Sinergi Polsek Sebulu dan Koramil Padamkan Karhutla di Eks Tambang Desa Beloro

Kukar – Jajaran Polsek Sebulu bersama Koramil Sebulu dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Beloro, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan penanganan berlangsung mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Kebakaran terjadi pada lahan eks tambang PT Masindo Inti Energi dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare.

Mendapat informasi adanya kebakaran, personel Polsek Sebulu bersama Koramil Sebulu dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas juga melakukan dokumentasi serta pemantauan guna memastikan api tidak kembali menyala dan meluas ke area sekitar.

Berkat sinergi dan respons cepat petugas bersama masyarakat, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, personel Polsek Sebulu, Koramil Sebulu dan warga masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi langkah penting dalam mencegah karhutla meluas, khususnya pada kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Personel kami bersama Koramil Sebulu dan masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman. Setelah api padam, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan situasi benar-benar aman,” ujarnya.

Polsek Sebulu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di lahan terbuka dan kawasan yang rawan terbakar.

Sinergi Polri, TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah meluasnya karhutla sekaligus menjaga wilayah Sebulu tetap aman dan kondusif.

Sinergi TNI-Polri dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Sanga Sanga

Kukar – Respons cepat dilakukan jajaran Polsek Sanga Sanga bersama TNI, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, perusahaan dan masyarakat dalam menangani kebakaran lahan milik warga di Jalan Haliburton RT 09, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (22/8/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 WITA tersebut membakar lahan yang diperkirakan seluas ±4 hektare, dimana kondisi lahan yang ditumbuhi semak belukar dan vegetasi kering membuat api mudah menjalar.

Mendapat informasi kejadian, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm. Benny Budiman, Kapolsek Sanga Sanga Iptu Wahid, bersama personel TNI-Polri, BPBD Kukar, Damkarmatan Sangasanga, relawan, petugas pemadam perusahaan serta masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pemadaman dan pengendalian api.

Proses penanganan menghadapi sejumlah kendala karena lokasi berada di kawasan rawa atau gambut, minim sumber air serta memiliki akses yang cukup sulit. Bahkan terdapat titik api yang sulit dijangkau karena tidak tersedia akses jalan menuju lokasi.

Meski demikian, berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan dikendalikan. Namun, petugas tetap melakukan pemantauan karena masih terdapat potensi munculnya kembali titik api pada lahan gambut.

Kapolsek Sanga Sanga Iptu Wahid mengatakan, personel bersama unsur terkait masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi apabila api kembali membesar maupun merembet ke arah permukiman warga.

“Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan pencegahan agar api tidak meluas. Karena kondisi lahan merupakan gambut dan akses cukup sulit, pemantauan tetap kami lakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujarnya.

Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Penyebab pasti kebakaran juga masih dalam tahap pengecekan dan pendalaman oleh pihak berwenang.

Polsek Sanga Sanga bersama TNI, pemadam kebakaran dan unsur terkait akan terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut dan semak belukar yang mudah terbakar.

Sinergi dan respons cepat seluruh unsur menjadi kunci dalam mengendalikan karhutla serta mencegah api meluas ke wilayah permukiman masyarakat.

Kapolda Lampung: Karhutla di TN Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Personel Gabungan Lakukan Pembasahan

LAMPUNG TIMUR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8/2026) malam. Sekitar 200 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Proses pemadaman dilakukan sejak pukul 16.00 WIB. Meski menghadapi kondisi medan yang cukup sulit dan hembusan angin kencang, berkat kerja keras serta sinergi Polri bersama seluruh unsur terkait, titik api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mengatakan keberhasilan pengendalian kebakaran tersebut tidak terlepas dari respons cepat dan kerja sama seluruh pihak di lapangan.

“Alhamdulillah, kebakaran di kawasan Way Kambas sudah berhasil dikendalikan dan titik api telah dipadamkan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dan unsur yang sejak awal bersinergi melakukan penanganan di lapangan,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf, Minggu (23/8/2026).

Setelah api berhasil dipadamkan, personel gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Upaya pembasahan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di semak maupun material kering yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Fokus kami sekarang adalah memastikan kondisi benar-benar aman. Karena itu, setelah pemadaman, personel tetap melakukan pembasahan, penyisiran, dan pemantauan untuk mencegah munculnya kembali titik api,” katanya.

Selain melakukan pembasahan, petugas juga terus melaksanakan patroli dan pemantauan di sekitar kawasan terdampak. Polri bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan tidak ada titik api lain yang berpotensi berkembang dan kebakaran tidak kembali meluas.

Kapolda menegaskan, sinergi lintas unsur akan terus diperkuat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Lampung.

“Penanganan karhutla membutuhkan respons yang cepat dan kerja sama dari semua pihak. Sinergi ini akan terus kita perkuat, baik dalam penanganan di lapangan maupun langkah-langkah pencegahan agar potensi kebakaran dapat segera diantisipasi,” pungkasnya.

Hingga Minggu (23/8/2026), personel gabungan masih bersiaga di kawasan TN Way Kambas dengan terus melakukan pembasahan, penyisiran, patroli, dan pemantauan untuk memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman dan terkendali.

Polres Kukar Ikuti Rakor Klasterisasi Pemantauan dan Penanganan Karhutla di Kawasan IKN

Kukar – Polres Kutai Kartanegara turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Klasterisasi Pemantauan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Multifunction Hall Gedung Kemenko 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tersebut dimulai pukul 13.30 WITA dan dihadiri perwakilan Polres Kukar, jajaran Polsek terkait, pemerintah kecamatan dan desa, pihak perusahaan serta UPTD Tahura Bukit Soeharto.

Polres Kukar diwakili Kasat Samapta AKP Nursan, bersama Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, dan Kapolsek Muara Jawa Iptu Yoga Fattur Rahman, Rapat membahas penguatan koordinasi pemantauan dan penanganan Karhutla di kawasan pemerintahan IKN, termasuk penyusunan koordinator dan keanggotaan yang akan terbagi dalam 7 klaster wilayah.

Selain itu, peserta membahas kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penanganan Karhutla, sehingga respons terhadap potensi kebakaran dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan efektif.

Sejumlah narasumber turut memberikan pemaparan, di antaranya Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Myrna Asnawati Safitri, Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Lasuardi Nasution, Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Onesimus Patiung, Dir Ketentraman dan Ketertiban Umum Brigjen Pol Fransiscus Barung, serta Kapolresta IKN Kombes Supriyanto.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 18.00 WITA tersebut berjalan aman dan terkendali. Rakor diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas instansi dalam upaya pencegahan, pemantauan dan penanganan Karhutla di kawasan IKN.

Polsek Tabang Gerak Cepat Tangani Karhutla di KM 10 Desa Buluk Sen, Dua Hektare Lahan Terbakar

Kukar – Polsek Tabang bersama TNI dan pihak perusahaan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di areal perkebunan kelapa sawit/IUP PT APT (Ade Putra Tanrajeng), KM 10 Jalan Masyarakat, Desa Buluk Sen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (21/8/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.45 WITA setelah titik hotspot kategori medium terdeteksi melalui aplikasi Lembuswana. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Tabang langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan unsur TNI serta pihak perusahaan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare. Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan, namun petugas tetap melakukan pemantauan karena masih terdapat titik api yang berpotensi kembali membesar, terutama akibat kondisi lahan gambut dan akses menuju lokasi yang sulit.

Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Tabang bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa Koramil Tabang, karyawan dan petugas keamanan PT Rea Kaltim turut melakukan pemadaman serta pengendalian api.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam pendalaman. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas masyarakat yang melakukan pembersihan lahan dengan cara dibakar, namun kepolisian masih melakukan pengecekan untuk memastikan penyebab sebenarnya.

Polsek Tabang bersama TNI dan pihak perusahaan hingga saat ini tetap standby di lokasi untuk mengantisipasi meluasnya api serta melakukan pemantauan terhadap kemungkinan api merembet ke wilayah sekitar.

Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam upaya penanganan dan pencegahan Karhutla, sekaligus melakukan pendalaman terhadap penyebab kebakaran.

Polsek Tabang juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena dapat menyebabkan kebakaran meluas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Divkum Polri Laksanakan Monev Fungsi Hukum di Polres Kukar, Tekankan Peningkatan Pemahaman Personel

Kukar – Divisi Hukum (Divkum) Polri melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Fungsi Hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Polres Kutai Barat (Kubar) dan Polres Mahulu, Jumat (21/8/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tribrata Polres Kukar tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Divkum Polri KBP Heri Tri Maryadi, didampingi AKBP M.J.H. David, serta Pembina Victor Wales.

Monev turut diikuti para Wakapolres, Kasikum dan operator Fungsi Hukum Polres jajaran Polres Kukar, Kubar dan Mahulu. Kegiatan dilanjutkan dengan arahan Ketua Tim terkait pentingnya peningkatan pengetahuan dan pemahaman personel mengenai pelaksanaan Fungsi Hukum di lingkungan Polri.

Dalam arahannya, Tim Divkum Polri juga menjelaskan struktur jabatan dan kepangkatan dalam Fungsi Hukum mulai dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polres. Selain itu, Divkum Polri akan memberikan pembinaan dan penyuluhan terkait tata cara persidangan dalam penanganan suatu perkara.

Monev diharapkan dapat memperkuat pemahaman serta meningkatkan profesionalisme personel dalam menjalankan Fungsi Hukum di lingkungan Polri.

Sementara itu Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra mengucapkan selamat datang kepada Tim Divkum Polri di Polres Kukar. Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan Monev ini sebagai bagian penting dalam meningkatkan pemahaman, kemampuan dan profesionalisme personel dalam melaksanakan Fungsi Hukum di lingkungan Polri.

“Hadirnya Tim Divkum Polri tentunya menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk mendapatkan arahan, evaluasi serta penguatan terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Fungsi Hukum, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian agar tetap berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”, ujar Wakapolres.

Polsek Muara Muntai Gerak Cepat Tangani Karhutla, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan ±100 Hektare

Kukar – Polsek Muara Muntai bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Muara Aloh, Desa Kayu Batu, Desa Muara Leka dan Desa Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (20/8/2026).

Penanganan dilakukan setelah personel Polsek Muara Muntai menerima informasi titik hotspot kategori medium melalui aplikasi Lembuswana.

Petugas kemudian mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, serta berkoordinasi dengan BPBD Kukar, Manggala Agni, personel Polres Kukar, TNI, pihak perusahaan, relawan, pemerintah desa dan masyarakat.

Kebakaran diperkirakan melanda sekitar ±100 hektare yang terdiri dari areal perkebunan kelapa sawit PT. JMS serta lahan rawa/gambut yang belum diketahui pemiliknya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan.

Dalam proses pemadaman, tim menghadapi kendala berupa kondisi medan yang merupakan lahan rawa dan gambut, minimnya sumber air serta akses menuju lokasi yang sulit. Meski demikian, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan dikendalikan.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani bersama personel dan tim gabungan masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun kemungkinan api merembet ke permukiman warga.

Sementara itu, penyebab maupun awal mula kebakaran masih dalam tahap pendalaman, Polsek Muara Muntai juga terus melakukan pengecekan titik koordinat, pendataan luas lahan terdampak serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Polsek Muara Muntai mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah kebakaran meluas.

Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kobarkan Semangat Perjuangan Polri untuk Mewujudkan Kemajuan Bangsa

SURABAYA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026). Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Polisi Istimewa Surabaya sekaligus menghidupkan kembali semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mendorong kemajuan bangsa.

Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus, bertepatan dengan peristiwa bersejarah Proklamasi Polisi yang dikumandangkan di Surabaya pada 21 Agustus 1945. Peristiwa tersebut menjadi tonggak keteguhan sikap anggota Kepolisian untuk berdiri bersama Republik Indonesia dan mengambil bagian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Sejarah mencatat, pada 20 Agustus 1945, Iptu Muhammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa Surabaya menyepakati pernyataan kesetiaan kepada Negara Republik Indonesia sekaligus menyusun teks Proklamasi Polisi. Sehari kemudian, Muhammad Jasin memimpin apel di Markas Polisi Istimewa Surabaya dan membacakan Proklamasi Polisi yang diikuti seluruh anggotanya.

Proklamasi tersebut tidak hanya menjadi pernyataan kesetiaan, tetapi juga menegaskan tekad Polisi Istimewa Surabaya untuk berjuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat itu diwujudkan melalui keterlibatan aktif Polisi dalam melucuti persenjataan Jepang, menyalurkan senjata kepada badan-badan perjuangan dan wilayah lain, hingga melakukan perlawanan terhadap Sekutu dalam rangkaian perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Dalam rangkaian upacara, Kapolri selaku Inspektur Upacara memimpin mengheningkan cipta dan membacakan Naskah Proklamasi Polisi. Pembacaan kembali naskah bersejarah tersebut menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pendahulu harus terus diwarisi dan diterjemahkan sesuai tantangan pada setiap zaman.

Jika pada masa awal kemerdekaan perjuangan Polri diarahkan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa, maka saat ini semangat yang sama diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Stabilitas keamanan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan. Karena itu, setiap pelaksanaan tugas Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman, menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan, serta mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa.

Momentum Hari Juang Polri sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh personel untuk terus menjaga nilai keberanian, pengabdian, loyalitas, integritas, serta semangat pantang menyerah yang diwariskan para pendahulu. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi Polri untuk menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks sekaligus memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian yang semakin baik.

Semangat berjuang bersama rakyat yang ditunjukkan Polisi Istimewa Surabaya juga tetap relevan hingga saat ini. Kemajuan bangsa membutuhkan persatuan, stabilitas, serta sinergi seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Polri terus mengambil bagian dengan menjaga keamanan, membangun kedekatan dengan masyarakat, dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 diikuti jajaran Polri dan dihadiri 203 tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari Mabes Polri, Forkopimda, Pemerintah Kota Surabaya, tokoh agama dan masyarakat, mahasiswa, akademisi, veteran, hingga keluarga besar Polri.

Peringatan di Kota Pahlawan tersebut menegaskan bahwa semangat perjuangan Polri tidak berhenti pada catatan sejarah. Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Polisi dikumandangkan, api perjuangan itu terus diwariskan kepada setiap generasi Bhayangkara untuk menjaga stabilitas, melayani masyarakat, serta memberikan pengabdian terbaik demi mendukung pembangunan dan mendorong Indonesia terus bergerak maju.

BRIPDA JHON GALU SITUMORANG TERLUKA DITEMBAK DI TOLIKARA, SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENYELIDIKAN

Tolikara, Papua Pegunungan – Seorang personel Polsek ilu, Polres Puncak Jaya, Bripda Jhon Galu Situmorang, mengalami luka tembak saat rombongan personel kepolisian melintas di kawasan sebelum Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara, Kamis (20/8/2026).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat diwawancarai, Jumat (21/8) membenarkan kejadian yang terjadi terhadap personil Polsek ilu Bripda Jhon Galu Situmorang.

“Kejadian tersebut terjadi di jalan Poros dari Puncak Jaya menuju Tolikara, yaitu di sekitar Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara, saat anggota Polsek ilu sedang melakukan observasi, tiba-tiba diserang dengan kontak tembak dari ketinggian. Tembakan mengenai atap kendaraan dinas, di antaranya lampu rotator yang pecah, dan salah satu proyektil peluru mengenai anggota atas nama Bripda Jhon Galu Situmorang pada pangkal paha kiri,” kata Kasatgas Humas Damai Cartenz-2026.

Ia pun menambahkan, setelah kejadian, tim langsung memprioritaskan penyelamatan korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Pada saat itu, kami langsung mengutamakan penyelamatan korban karena proyektil masih berada di dalam dan belum dikeluarkan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Karubaga. Karena keterbatasan fasilitas, korban dievakuasi lagi ke RSUD yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Namun, pada siang hari ini korban dievakuasi ke Jayapura untuk dibawa ke RS Bhayangkara karena kondisi anggota semakin menurun,” lanjutnya.

“Terkait dugaan pelaku, Kasatgas Humas menyebutkan masih melakukan identifikasi dan penyelidikan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut”, ungkapnya.

“Berdasarkan hasil identifikasi dan penyelidikan kami, pelaku patut diduga kelompok kriminal bersenjata pimpinan Ternus Enumbi,” ujarnya.

“Selain mengevakuasi korban, anggota juga melakukan penyisiran di seputaran TKP dan pengembangan ke daerah selanjutnya. Karena memang daerahnya ini, sebelah kiri tebing, kanan ketinggian, sehingga perlu upaya yang cukup tinggi, selain hutan yang cukup lebat di daerah tersebut,” katanya.

Kasatgas Humas mengatakan, dari kondisi kendaraan dinas yang digunakan rombongan personel, personel menduga serangan tersebut menyasar aparat keamanan.

“Sasarannya aparat keamanan, karena korban menggunakan kendaraan dinas, jadi mudah diketahui, dengan kondisi banyak lubang tembakan terutama di bagian atap,” jelasnya.

“Pada satu bulan terakhir, Kabupaten Tolikara sendiri memiliki tingkat kerawanan, dikarenakan bulan lalu juga terdapat kejadian di mana pekerja jalan menjadi korban,” pungkasnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan Satgas bersama jajaran kewilayahan telah melakukan langkah penanganan terhadap korban dan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal. Setelah itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan informasi yang diperoleh,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan proses penyelidikan terus dilakukan untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai peristiwa tersebut.

“Setiap informasi yang diperoleh akan kami verifikasi dan kembangkan untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Penanganannya dilakukan berdasarkan fakta, keterangan dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan,” jelas Wakaops Damai Cartenz-2026.

Selain mengembangkan penyelidikan terhadap pelaku penembakan, aparat juga mencermati adanya informasi mengenai potensi aksi lanjutan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tolikara dan sekitarnya. Langkah antisipasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan personel.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian tersebut dapat menyampaikannya kepada aparat keamanan melalui jalur yang tersedia.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, terukur dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel.

Polres Kukar Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Perjuangan

Kukar – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan serta meneguhkan kembali semangat pengabdian insan Bhayangkara kepada bangsa dan masyarakat, Jumat (21/08/2026) pagi.

Upacara berlangsung di halaman Mako Polres Kukar debgan Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar bertindak selaku Inspektur Upacara dan Ipda Ridwan sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kabag SDM Kompol Suwarno, Kabag Ren AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan, Kabag Log AKP Suprafto, serta para Kasat dan Kasi Polres Kukar.

Upacara juga diikuti oleh personel dari berbagai satuan fungsi, terdiri dari satu pleton perwira, satu pleton gabungan staf, satu pleton Satlantas, satu pleton Sat Samapta, satu pleton Satpolairud, satu pleton gabungan Satintelkam dan Satreskrim, serta satu regu ASN Polres Kukar.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan dan masuknya Komandan Upacara ke lapangan. Selanjutnya, Kapolres Kutai Kartanegara selaku Inspektur Upacara tiba di lapangan dan upacara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Polri serta penghormatan pasukan.

Suasana khidmat semakin terasa saat dilaksanakan mengheningkan cipta, dilanjutkan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri dan pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Inspektur Upacara.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menekankan bahwa peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

“Semangat Hari Juang Polri harus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen terus memperkuat semangat Presisi, pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kukar.