Redam Ketegangan Antarwarga, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu Berhasil Mediasi Kesalahpahaman di Desa Sumber Sari

Kukar – Kesigapan personel kepolisian kembali membuahkan hasil positif dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Jajaran Polsek Loa Kulu melalui Bhabinkamtibmas berhasil memediasi perselisihan antara warga RT 06 dan RT 07 yang sempat memicu keributan di Kantor Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Rabu (22/04/2026).

Ketegangan bermula sekitar pukul 14.00 WITA, saat terjadi cekcok mulut antara keduanya. Perselisihan tersebut dipicu oleh adanya salah komunikasi terkait informasi yang diterima dari pihak ketiga. Informasi yang dianggap bersifat negatif tersebut memicu emosi hingga terjadi keributan di area kantor desa.

apolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menjelaskan bahwa mediasi dilakukan segera setelah Bhabinkamtibmas dan Babinsa menerima laporan dari staf desa terkait adanya kegaduhan.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk melerai ketegangan. Kami mengedepankan pendekatan problem solving dengan mendudukkan semua pihak yang terlibat, termasuk saudara pihak ketiga, untuk mencari akar permasalahan melalui musyawarah mufakat,” ujar AKP Hari Supranoto.

Setelah melalui diskusi selama lebih dari satu jam dengan pendampingan TNI-Polri, ketiga pihak akhirnya menyadari kekeliruan dan sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan. Dalam kesepakatan tersebut, pihak kedua secara ksatria menyampaikan permohonan maaf kepada pihak pertama dan ketiga, serta berjanji untuk memperbaiki sikap demi kemajuan Desa Sumber Sari.

“Pihak kedua bersedia meminta maaf dan berkomitmen untuk menjadi figur warga yang baik. Bahkan, yang bersangkutan menyatakan siap mundur dan ditindak sesuai aturan jika di kemudian hari mengulangi perbuatan serupa,” tambah Kapolsek.

Proses mediasi ini berakhir haru dengan ditandai aksi saling memaafkan dan pencabutan kata-kata yang sempat memicu ketersinggungan. Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu juga menyampaikan apresiasinya kepada para pihak yang mau mengesampingkan ego demi kepentingan yang lebih besar.

“Polri sangat mendukung setiap permasalahan warga yang bisa diselesaikan dengan duduk bersama. Mari kita jaga Desa Sumber Sari agar tetap menjadi desa yang penuh cinta damai, guyup rukun, dan selalu menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” pungkas AKP Hari Supranoto.

Kawal Aspirasi dengan Hati, Kapolres Kukar Instruksikan Pleton Siaga Kedepankan Pendekatan Humanis

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar memberikan arahan khusus kepada Pleton Siaga Polres Kukar yang dipersiapkan untuk membantu pengamanan aksi unjuk rasa di Kota Samarinda, Selasa (21/04/2026). Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel menjaga profesionalisme dan mengedepankan sisi humanis saat berhadapan dengan massa aksi.

Apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mapolres Kukar pagi tadi menjadi momentum bagi AKBP Khairul Basyar untuk membekali personelnya secara mental dan operasional. Fokus utama adalah memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman tanpa mencederai hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat.

“Rekan-rekan yang berangkat hari ini membawa nama baik Polres Kutai Kartanegara. Saya instruksikan agar tidak ada satu pun personel yang terpancing emosi. Hadapi saudara-saudara kita yang berunjuk rasa dengan senyum dan pelayanan terbaik,” tegas AKBP Khairul Basyar di hadapan ratusan personel Pleton Siaga.

Kapolres menjelaskan bahwa tugas utama Polri dalam aksi unjuk rasa adalah mengawal dan mengamankan jalannya aspirasi agar tidak terganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan di lapangan harus terukur dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tujuan kita adalah memastikan suara masyarakat terdengar dalam situasi yang kondusif. Hindari kontak fisik yang tidak perlu dan utamakan dialog. Kita adalah pelindung dan pengayom mereka,” tambahnya.

Langkah ini diambil menyusul adanya gelombang aksi unjuk rasa di ibu kota provinsi, Samarinda. Polres Kukar mengirimkan bantuan personel sebagai bagian dari koordinasi Polda Kaltim untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah hukum Kalimantan Timur.

Selain membekali personel dengan instruksi humanis, Kapolres juga memastikan sarana dan prasarana yang dibawa telah sesuai dengan ketentuan pengamanan massa tanpa menggunakan senjata api, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Respons Cepat Polsek Muara Kaman Tangani Kebakaran di Desa Kupang Baru, Pastikan Keamanan dan Olah TKP di Lokasi Terisolir

Kukar – Personel Polsek Muara Kaman bergerak cepat melakukan penanganan pasca-musibah kebakaran yang menghanguskan fasilitas umum dan pemukiman di Km. 73, RT 5, Dusun Mekar Sari, Desa Kupang Baru, Selasa (21/04/2026). Meski lokasi kejadian mengalami kendala sinyal dan listrik padam, pihak kepolisian tetap memastikan hadirnya pelayanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat.

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menyatakan bahwa segera setelah menerima laporan meski sempat terkendala komunikasi, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP).

“Peran kami di lapangan tidak hanya sekadar mendata, tetapi memastikan situasi pasca-kebakaran tetap kondusif, mengamankan barang bukti, serta memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak,” tegas Iptu Herwin.

Kapolsek menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat terjadi musibah yang melumpuhkan fasilitas vital masyarakat.

“Kami menyadari bahwa mesin yang terbakar adalah satu-satunya sumber listrik warga setempat. Oleh karena itu, kami hadir untuk memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak desa agar langkah-langkah pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan,” pungkasnya.

Kawal Kelestarian Hutan IKN, Polsek Samboja Dampingi Satgas OIKN Layangkan Surat Peringatan di Kawasan Tahura

Kukar – Memasuki hari kedua operasi penertiban, jajaran Polsek Samboja kembali mendampingi Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melakukan tindakan tegas namun tetap humanis di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari langkah persuasif yang telah dimulai sehari sebelumnya. Fokus utama hari ini adalah pemberian surat peringatan resmi kepada warga yang memiliki bangunan atau melakukan aktivitas ilegal di sepanjang jalur Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari KM 46 hingga KM 57.

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan seluruh proses penertiban berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Kami mendampingi Satgas OIKN untuk menyerahkan Surat Peringatan. Fokus kami adalah memastikan situasi kondusif saat petugas memberikan pemahaman kepada warga bahwa area yang mereka tempati merupakan kawasan hutan konservasi yang harus dilindungi,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

Operasi diawali dengan rapat koordinasi di Gedung Serbaguna Wana Riset yang dipimpin oleh Wakil Ketua Satgas Penindakan, Abdul Rahman. Turut hadir dalam giat tersebut Kanit Reskrim Polsek Samboja Ipda Andri Riyanto, S.H., jajaran Polhut OIKN, Pol PP Kabupaten Kukar, serta para Bhabinkamtibmas.

Sejak pukul 13.00 WITA, petugas gabungan menyisir lokasi-lokasi sasaran, termasuk bangunan yang dikenal sebagai “Warung Panjang” dan “Warung Pendek” serta rumah-rumah non-permanen lainnya. Petugas mendata pemilik bangunan sekaligus menyerahkan surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Satgas OIKN, Agung Dodit Muliawan.

“Pendekatan kami tetap mengutamakan dialog. Kami memberikan edukasi bahwa penertiban ini adalah bagian dari upaya negara mengembalikan fungsi hutan lindung demi mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan,” tambah Iptu Iwan.

Pemberian surat peringatan ini menjadi sinyal serius pemerintah agar masyarakat segera menghentikan aktivitas ilegal dan mengosongkan lahan secara mandiri sebelum dilakukan tindakan pembongkaran lebih lanjut.

Hingga pukul 18.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa ada gejolak berarti dari masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan sangat efektif dalam menjembatani komunikasi antara Satgas dan warga setempat, sehingga situasi tetap aman dan terkendali.

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Saat Beristirahat di Pos Kamling Polsek Samboja Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kukar – Warga Jalan Usaha Tani Merdeka, Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat mendadak geger dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah pos kamling, Selasa (21/04/2026) sore sekitar pukul 15.00 WITA.

Korban diketahui berinisial J (65), seorang pria asal Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh saksi warga setempat dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh yang sudah mulai kaku.

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika saksi melihat korban melintas menggunakan sepeda motor dari arah Samarinda pada pukul 12.00 WITA. Korban kemudian terlihat memarkirkan kendaraannya di Pos Kamling RT 021 untuk beristirahat.

“Saksi sempat melihat korban tertidur pada pukul 14.00 WITA. Namun, saat didatangi kembali pada pukul 15.00 WITA untuk diperiksa, korban sudah tidak merespons. Setelah dilakukan pengecekan bersama warga lain, korban diketahui sudah tidak bernapas,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

Mendapati hal tersebut, warga segera melapor ke Relawan PMI Kecamatan Samboja Barat dan Polsek Samboja. Tak berselang lama, personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja untuk menjalani pemeriksaan medis.

Iptu Iwan menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Hasil visum luar menunjukkan nihil tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu jam sebelum ditemukan,” tambahnya.

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan otopsi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini diketahui tidak memiliki riwayat penyakit kronis.

Saat ini jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan ke kampung halaman. Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Kawal Penyaluran BLT, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Perkuat Sinergi dan Pesan Kamtibmas di Desa Binaan

Kukar – Dalam rangka memastikan program bantuan pemerintah tepat sasaran sekaligus menjaga kondusivitas wilayah, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan, Aipda Daris, menghadiri rapat koordinasi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa binaannya, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa ini menjadi momentum penting bagi pihak kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain memantau jalannya rapat persiapan penyaluran bantuan, Aipda Daris menyisipkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada warga yang hadir.

“Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk mengawal transparansi penyaluran bantuan, tetapi juga untuk mendengarkan langsung aspirasi warga serta memastikan lingkungan kita tetap aman dan nyaman bagi semua,” ujar Aipda Daris di sela-sela dialognya dengan masyarakat.

Dalam himbauannya, Aipda Daris menekankan tiga poin utama bagi warga yakni kewaspadaan lingkungan, sinergi pelaporan dan bijak bermedia sosial.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di desa sangat krusial. Melalui kegiatan sambang dan kehadiran dalam rapat desa seperti ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat.

“Kami ingin masyarakat merasa aman. Dengan partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan masing-masing, situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat terus kita pertahankan,” tambahnya.

Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang dinilai memberikan rasa tenang sekaligus edukasi hukum bagi masyarakat tingkat desa.

Perketat Jalur Poros, Polsek Anggana Lakukan Pemetaan dan Razia Antisipasi Mobilisasi Massa Unras ke Samarinda

Kukar – Menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Selasa (21/04), jajaran Polsek Anggana bergerak cepat melakukan langkah antisipasi. Pada Senin (20/04/2026) sore, petugas melaksanakan patroli mapping (pemetaan) dan razia intensif di jalur utama penghubung wilayah Kutai Kartanegara menuju Kota Samarinda.

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA ini dipusatkan di Jalan Poros Samarinda – Anggana, Desa Sungai Meriam. Jalur ini merupakan akses krusial bagi mobilisasi masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), maupun kelompok mahasiswa dari wilayah pesisir menuju ibu kota provinsi.

Iptu Hairullah menjelaskan bahwa patroli H-1 ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban umum (Kamtibmas). “Kami mengedepankan upaya pencegahan. Fokus kami adalah memastikan tidak ada pergerakan massa yang membawa benda berbahaya menuju lokasi aksi di Samarinda,” tegas Iptu Hairullah.

Dalam operasi tersebut, personel Polsek Anggana yang terdiri dari Aiptu Yosua Parura, Aiptu Aris Adiyanto, Aiptu Hamid, dan Bripka Ainun Aswar menjalankan tiga langkah strategis yakni pemetaan massa, himbauan persuasif dan razia selektif.

Aiptu Hamid, saat memberikan himbauan di lapangan, menekankan bahwa hak berpendapat dijamin oleh undang-undang, namun keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama. “Silakan bersuara, namun tetap tertib dan bermartabat,” pesannya kepada warga.

Hingga kegiatan berakhir, petugas melaporkan situasi di Jalan Poros Desa Sungai Meriam tetap aman dan terkendali. Dalam razia tersebut, tidak ditemukan adanya pergerakan massa dalam jumlah besar maupun barang-barang mencurigakan yang melanggar hukum.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sehingga dinamika penyampaian pendapat di Kota Samarinda esok hari dapat berjalan dengan damai dan kondusif.

Sinergi Tanpa Batas, Polsek Muara Wis Bersama Kesultanan Kutai dan Perusahaan Swasta Salurkan Sembako Gratis di Desa Sebemban

Kukar – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Muara Wis. Bersinergi dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura serta pihak swasta, Polsek Muara Wis menggelar aksi sosial pembagian sembako gratis bagi warga Desa Sebemban, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (20/04/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi dan Berbagi untuk Sesama” ini dilangsungkan di Kantor Desa Sebemban pada pukul 13.00 WITA. Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polsek Muara Wis, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, BUP PT Anugerah Linoe, dan PT Sejati Mahkota Borneo (SMB).

Kapolsek Muara Wis, AKP Al Annas, melalui Kanit Samapta Aiptu Sudiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam meringankan beban ekonomi warga.

“Hari ini kami bersama pihak Kesultanan dan mitra dari perusahaan swasta turun langsung ke lapangan. Tujuannya satu, yakni mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan bantuan nyata berupa sembako bagi saudara-saudara kita di Desa Sebemban,” ujar Aiptu Sudiman di sela-sela kegiatan.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Sebemban Bapak Harpilih, perwakilan Kesultanan Kutai Bapak Koyim, perwakilan PT SMB Bapak Koko, Ketua Adat Bapak Jumani, serta perangkat desa dan seluruh Ketua RT se-Desa Sebemban.

Antusiasme warga terlihat jelas saat prosesi pembagian sembako berlangsung. Kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan yang menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah, aparat, pihak swasta, dan lembaga adat dalam membangun kesejahteraan desa.

Kepala Desa Sebemban, Bapak Harpilih, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga dan memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat dengan kepolisian serta pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan wilayah Muara Wis.

Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, diharapkan semangat kepedulian sosial terus tumbuh di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara, khususnya di Kecamatan Muara Wis, demi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan kondusif.

Dukung Gaya Hidup Sehat dan Amal, Kapolres Kukar Beserta Ketua Bhayangkari Cabang Kukar Ikuti Kemala Run 2026 di Bali

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar menunjukkan komitmennya dalam mendukung gaya hidup sehat dan misi sosial dengan berpartisipasi langsung dalam ajang olahraga bergengsi Kemala Run 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, pada Minggu (19/04/2026).

Tidak sendirian, Kapolres Kukar hadir didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kukar, Ny. Bella Khairul. Turut serta dalam rombongan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar serta beberapa personel yang ikut ambil bagian sebagai peserta lari.

Event berskala nasional yang dibuka langsung oleh Kapolri ini diikuti oleh sekitar 11.000 peserta, mulai dari jajaran Polri se-Indonesia hingga masyarakat umum. Mengusung tema “Charity for Indonesia”, Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan di lintasan Half Marathon (21,1 km), 10 km, dan 5 km, tetapi juga menjadi sarana penggalangan dana untuk aksi kemanusiaan.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, menyampaikan bahwa kehadiran keluarga besar Polres Kukar dalam ajang ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Polri yang mengedepankan sinergi, kesehatan, dan kepedulian sosial.

“Keikutsertaan kami, termasuk Ibu Ketua Bhayangkari dan rekan-rekan PJU, adalah wujud nyata dukungan Polres Kukar terhadap kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat. Selain menjaga kebugaran fisik, ajang ini sangat mulia karena membawa misi amal dan pemberdayaan UMKM lokal,” ujar AKBP Khairul Basyar di sela kegiatan.

Senada dengan Kapolres, Ny. Bella Khairul menambahkan bahwa keterlibatan Bhayangkari dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota serta mendukung promosi sport tourism di Indonesia, khususnya di wilayah Bali yang menjadi tuan rumah.

Selain sisi olahraga, Kemala Run 2026 memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar melalui pelibatan pelaku UMKM lokal di lokasi acara. Hal ini selaras dengan semangat Polri untuk terus berkontribusi dalam pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional.

Antusiasme tinggi terlihat dari wajah para personel Polres Kukar yang mengikuti lomba. Keikutsertaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri di Kutai Kartanegara dan masyarakat luas untuk terus konsisten menerapkan pola hidup sehat di tengah kesibukan menjalankan tugas negara.

Melalui momentum Kemala Run 2026, Polres Kukar berharap sinergi antara kepolisian, keluarga besar Polri, dan masyarakat semakin solid, menciptakan lingkungan yang aktif, sehat, dan memiliki jiwa kepedulian sosial yang tinggi.

Antisipasi Pergerakan Massa ke Samarinda, Polsek Samboja Perketat Pemeriksaan di Gerbang Tol Balsam

Kukar – Jajaran Polsek Samboja memperketat pengamanan di titik strategis pintu keluar masuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Langkah ini dilakukan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi mobilisasi massa menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung di Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Kaltim, Samarinda.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menyasar kendaraan roda empat dan angkutan penumpang yang melintas di Gerbang Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), tepatnya di Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Senin (20/04/2026).

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa personel di lapangan melakukan pengecekan intensif terhadap penumpang dan kendaraan yang menuju arah Samarinda.

“Kami melakukan pemeriksaan kendaraan sekaligus memantau tujuan para penumpang. Hal ini merupakan upaya preventif untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif dan mencegah adanya barang-barang berbahaya yang dibawa menuju lokasi aksi di Samarinda,” ujar Iptu Iwan.

Selain melakukan pemeriksaan fisik kendaraan, petugas yang terdiri dari Aiptu Sucipto, Aiptu Udin Krisdianto, dan personel lainnya juga memberikan imbauan langsung kepada para pengemudi dan masyarakat. Warga diminta untuk selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan dan segera melapor ke Call Center 110 jika menemukan potensi tindak pidana.

Tidak hanya di jalur transportasi, Polsek Samboja juga melakukan penguatan koordinasi dengan Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Todat), dan Tokoh Masyarakat (Tomas) di wilayah sekitar. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas keamanan di lingkungan terkecil tetap terjaga selama dinamika unjuk rasa berlangsung di ibu kota provinsi.

“Sinergi dengan tokoh masyarakat sangat penting. Kami ingin memastikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum besok tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Hingga kegiatan berakhir, arus lalu lintas di kawasan Gerbang Tol Balsam KM 38 terpantau lancar. Petugas melaporkan tidak ditemukan adanya benda mencurigakan atau mobilisasi massa dalam jumlah besar yang dapat mengganggu keamanan.