Kedepankan Musyawarah, Polsek Kota Bangun Berhasil Mediasi Sengketa Warisan Antar Anggota Keluarga

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Bangun kembali menunjukkan perannya sebagai pemecah permasalahan di tengah masyarakat (problem solving). Melalui proses mediasi yang humanis, jajaran Polsek Kota Bangun berhasil menyelesaikan sengketa pembagian harta warisan antara seorang ayah tiri dan anak kandung di ruang SPKT Mapolsek Kota Bangun, Kamis (23/04/2026) sore.

Perselisihan ini melibatkan Pihak Pertama, MT (suami dari almarhumah), dengan Pihak Kedua, H, yang merupakan anak kandung dari almarhumah. Keduanya sepakat meminta bantuan kepolisian untuk menjadi penengah guna menghindari konflik berkepanjangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menjelaskan bahwa mediasi ini dipimpin oleh Kanit Samapta Iptu Kusmadi didampingi Kanit Propam Aiptu Syahrul dan Bhabinkamtibmas setempat.

“Kami memfasilitasi kedua belah pihak untuk duduk bersama mencari jalan keluar yang paling adil secara kekeluargaan. Tujuan utama kami adalah menjaga silaturahmi antar anggota keluarga agar tidak terputus karena persoalan harta,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Setelah melalui proses musyawarah yang cukup panjang, kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan mufakat yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Dalam poin kesepakatan tersebut, Pihak Pertama bersedia memberikan uang kompensasi kepada Pihak Kedua sebagai penyelesaian harta peninggalan almarhumah.

Sebagai timbal balik, Pihak Kedua menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan warisan di kemudian hari dan kedua belah pihak berjanji untuk tidak saling menaruh dendam. Mediasi ini juga disaksikan langsung oleh Sekretaris BPD Desa Suka Bumi serta saksi dari masing-masing pihak.

“Alhamdulillah, proses mediasi berjalan lancar. Kedua pihak telah menandatangani kesepakatan dan menyadari bahwa perdamaian jauh lebih berharga,” tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa fungsi Problem Solving seperti ini terus digalakkan untuk memberikan rasa keadilan yang cepat dan tuntas di tingkat paling dasar, sekaligus mengurangi beban perkara hukum yang tidak perlu melalui jalur pengadilan jika masih bisa diselesaikan secara musyawarah.

Wujud Kepedulian Polri, Polres Kukar Gelar Warung Berkah hingga Pengobatan Gratis bagi Ratusan Pekerja Jalanan

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara kembali menebar kebaikan di tengah masyarakat melalui program unggulan “Warung Berkah Kapolres Kukar” yang dirangkai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan sosial ini berlangsung khidmat di Kedai Ojol Kamtibmas, Tenggarong, pada Jumat (24/04/2026) pagi.

Sebanyak 226 orang yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), buruh pasar, petugas kebersihan, pemulung, hingga masyarakat umum nampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak pukul 08.00 WITA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Binmas AKP Sukardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aspek kesejahteraan dan kesehatan warga.

“Hari ini kami hadir untuk berbagi melalui Program Warung Berkah. Selain menyediakan makanan siap saji dan bantuan sembako berupa beras, kami juga fokus pada kesehatan masyarakat dengan menggandeng Seksi Dokkes Polres Kukar dan PMI Kab. Kutai Kartanegara,” ujar AKP Sukardi di sela-sela kegiatan.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kesehatan dasar, serta konsultasi medis secara cuma-cuma. Tidak hanya itu, sinergitas antara Polri dan PMI juga diwujudkan melalui aksi donor darah yang bertujuan untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kutai Kartanegara.

Kasi Dokkes Polres Kukar, Iptu Supriadi Nurdin, menambahkan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya juga menyelipkan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta menjaga ketertiban lingkungan sekitar.

“Sambil memberikan pelayanan medis, kami juga mengedukasi masyarakat agar tetap peduli pada kesehatan diri sendiri dan keluarga. Harapannya, masyarakat tetap bugar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutur Iptu Supriadi.

Respon positif datang dari para peserta. Banyak dari mereka yang merasa sangat terbantu, terutama para pekerja lapangan yang jarang memiliki waktu untuk memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas medis.

Kegiatan yang berakhir dengan situasi aman dan terkendali ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Melalui Warung Berkah ini, Polres Kukar berkomitmen untuk terus konsisten menebar manfaat bagi warga, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Pererat Silaturahmi, Polsek Loa Kulu Salurkan Paket Sembako untuk Lansia dan Warga Sakit di Desa Loh Sumber

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya. Melalui aksi Bakti Sosial, jajaran Polsek Loa Kulu menyambangi kediaman warga lansia dan warga yang tengah terbaring sakit di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Ardiansyah, didampingi sejumlah anggota Bhabinkamtibmas. Kehadiran personel Polri ini disambut baik oleh Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, beserta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa bantuan ini menyasar warga di lingkungan RT 02, RT 04, dan RT 06 yang masuk dalam kategori prioritas, seperti Ibu Siti Nurbaya yang sedang sakit serta Bapak Ichwan Sudarto dan beberapa lansia lainnya.

“Hari ini kami menyalurkan paket sembako lengkap, mulai dari beras, minyak goreng, susu, hingga bumbu dapur. Tujuan utama kami bukan sekadar memberi bantuan fisik, tetapi untuk mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan kepolisian agar tercipta lingkungan yang harmonis dan aman,” ujar AKP Hari Supranoto.

Paket bantuan yang diberikan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan harian warga, termasuk tambahan asupan gizi seperti susu steril kurma dan biskuit. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga prasejahtera, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri di lapangan.

Kapolsek juga menambahkan bahwa program Bakti Sosial ini merupakan agenda rutin yang diharapkan dapat menjadi pemantik bagi komunitas atau pihak swasta lainnya untuk turut peduli terhadap sesama.

“Melalui aksi nyata ini, kami berharap dapat menggugah rasa kepedulian pihak lain untuk membantu warga yang kurang mampu di sekitarnya. Dengan gotong royong, beban masyarakat akan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Senyum syukur terpancar dari para penerima manfaat yang merasa diperhatikan oleh pihak kepolisian di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi. Melalui aksi ini, Polsek Loa Kulu membuktikan bahwa peran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang memiliki empati tinggi terhadap warga.

Kawal Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Desa Liang, Polsek Kota Bangun Pastikan Distribusi Logistik Aman dan Tepat Sasaran

Kukar – Personel Polsek Kota Bangun bersinergi dengan TNI melakukan pengawalan ketat dalam kegiatan penyaluran bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Kampung Baru, Desa Liang RT 011, Jumat (24/04/2026).

Langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin ketertiban di Posko Penyaluran Bantuan serta memastikan seluruh paket sembako diterima langsung oleh warga yang berhak tanpa kendala teknis di lapangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel Polri di lokasi pengungsian merupakan bagian dari operasi kemanusiaan pascabencana. Kehadiran polisi bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi petugas penyalur maupun warga penerima manfaat.

“Sejak hari pertama musibah hingga tahap pemulihan saat ini, personel Polsek Kota Bangun, khususnya Bhabinkamtibmas, terus bersiaga di lokasi. Fokus kami adalah memastikan distribusi bantuan logistik dari BPBD berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran kepada para korban,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan BPBD Kukar, Camat Kota Bangun, dan Camat Kota Bangun Darat. Dalam prosesnya, personel Polsek Kota Bangun tidak hanya melakukan pengamanan fisik, tetapi juga membantu koordinasi data antara pengelola posko dengan instansi terkait guna menghindari terjadinya duplikasi atau ketidakteraturan data penerima.

“Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan sangat krusial dalam mendampingi perangkat desa saat pembagian sembako. Kami ingin memastikan situasi psikologis warga tetap terjaga kondusif di tengah masa sulit ini,” tambah Kapolsek.

Selain pengawalan logistik, petugas kepolisian di lapangan juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar area pengungsian. Polisi memastikan bahwa negara hadir melalui jajaran kepolisian untuk memberikan perlindungan maksimal bagi penyintas kebakaran.

Langkah sigap kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena proses pembagian bantuan dapat berlangsung cepat tanpa adanya antrean yang semrawut.

Kapolres Kukar Hadiri Pelepasan Offroad BLUKAR Idaman Terbaik 2026, Pastikan Pengamanan Jalur Ekspedisi Samboja-Tabang

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar), AKBP Khairul Basyar, menghadiri langsung prosesi pelepasan peserta Offroad BLUKAR Idaman Terbaik “EXPEDITION 4×4 SEASON 5” Tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini dipusatkan di halaman Gedung Velodrome, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Kutai Kartanegara tersebut merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap kegiatan olahraga otomotif yang bertujuan mengeksplorasi potensi daerah, sekaligus memastikan aspek keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara, Dandim 0906/Kukar, Ketua IOF Kalimantan Timur, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Sebanyak 80 unit kendaraan offroad dari berbagai klub dan peserta pribadi bersiap menaklukkan rute menantang yang membentang dari Tenggarong Seberang hingga menuju Ritan Baru, Kecamatan Tabang.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui jajaran Polsek Tenggarong Seberang memastikan bahwa pengamanan ketat telah disiagakan di titik keberangkatan. Sebanyak 13 personel gabungan dari TNI, Polres Kukar, dan Polsek Tenggarong Seberang diterjunkan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas serta keamanan di area stadion.

“Kehadiran Bapak Kapolres di sini adalah untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta sekaligus memastikan bahwa manajemen pengamanan rute telah siap. Kami ingin memastikan event besar ini berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan keselamatan di jalan,” ujar jajaran pengamanan di lokasi.

Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kadispora Kukar, dilanjutkan dengan penyerahan asuransi secara simbolis oleh Ketua IOF Kaltim. Bupati Kutai Kartanegara kemudian memberikan sambutan dan arahan sebelum akhirnya melakukan start simbolis pada pukul 09.38 WITA.

Kapolres Kukar bersama unsur Forkopimda tampak melepas keberangkatan 80 mobil offroad yang akan menempuh perjalanan panjang menembus pedalaman Kutai Kartanegara. Selama prosesi pelepasan, personel kepolisian tetap bersiaga mengawal jalannya kegiatan hingga seluruh kendaraan peserta meninggalkan area stadion menuju rute ekspedisi.

Hingga seluruh rangkaian acara pembukaan selesai, situasi di kawasan Stadion Aji Imbut terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Kapolres Kukar dalam kegiatan ini mempertegas komitmen Polri dalam mengawal setiap agenda kemasyarakatan dan olahraga di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Kolaborasi Lintas Sektor di Bali Perkuat Perlindungan Anak dari Ekstremisme di Lingkungan Sekolah

Bali, 24 April 2026 — Upaya pencegahan penyebaran paham ekstremisme dan terorisme di kalangan pelajar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam kegiatan Talkshow Segitiga Ekosistem Perlindungan Anak di Lingkungan Sekolah yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (24/4).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Polda Bali, Densus 88 AT Polri, Disdikpora Provinsi Bali, KPAD Provinsi Bali, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan keluarga.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Gubernur Bali Wayan Koster, perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ni Luh Gede Sukardiasih, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., perwakilan Kejaksaan Tinggi Bali Chandra Eka Yustisia, Kaban Kesbangpol Gede Suralaga, Kadisdikpora Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, serta perwakilan Kanwil Kemenag dan lembaga perlindungan anak.

Dalam sambutan yang mewakili Kepala Densus 88 AT Polri, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan ekstremisme pada anak.
“Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh kementerian dan lembaga, penanganan yang ada masih cenderung parsial dan belum terintegrasi. Ini menjadi tantangan bersama untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong pembentukan satgas nasional yang mampu mengoordinasikan penanganan secara terpadu, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa isu perlindungan anak telah berkembang menjadi isu strategis nasional.
“Perlindungan anak hari ini tidak lagi sekadar isu sosial, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional, karena ancaman terhadap anak berkembang secara dinamis, kompleks, dan sering kali tidak terlihat secara kasat mata,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menyoroti tantangan generasi muda di era digital.
“Generasi muda sebagai digital native memang unggul dalam teknologi, namun di saat yang sama mereka juga rentan terhadap paparan informasi tanpa filter, efek echo chamber, dan rendahnya literasi digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa perlindungan anak dari pengaruh ekstremisme merupakan bagian dari agenda strategis pembangunan nasional.
“Perlindungan anak dari pengaruh ekstremisme harus dimulai dari hulu, yaitu keluarga. Ini merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kearifan lokal sebagai benteng terhadap masuknya ideologi yang bertentangan dengan karakter bangsa.
“Nilai-nilai lokal seperti Tri Hita Karana harus terus diperkuat untuk menjaga harmoni dan membangun karakter generasi muda yang toleran,” kata dia.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan komitmen kepolisian dalam pendekatan preventif berbasis kolaborasi.
“Pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara aparat, pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi talkshow, materi dari Densus 88 AT Polri menyoroti bahwa penyebaran paham ekstremisme saat ini banyak memanfaatkan ruang digital dengan menyasar kelompok remaja. Pendekatan deteksi dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah paparan sejak awal.

Ketua KPAD Provinsi Bali Ni Luh Gede Yastini menegaskan bahwa anak yang terpapar ekstremisme harus dipandang sebagai korban yang memerlukan perlindungan khusus.
“Pendekatan yang digunakan harus mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk dalam proses penanganan dan reintegrasi,” jelasnya.

Sementara itu, Disdikpora Provinsi Bali melalui Kepala Bidang Pembinaan PK dan PLK Anak Agung Bagus Suryawan, AP., M.AP. menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai instrumen utama pencegahan.
“Pendidikan karakter merupakan instrumen preventif utama untuk membangun ketahanan mental, moral, dan intelektual siswa agar tidak mudah terpengaruh paham radikal maupun terorisme.”

Kegiatan ini juga diisi dengan deklarasi bersama anti intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme yang melibatkan siswa, guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bali.

Melalui pendekatan segitiga ekosistem yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari pengaruh ideologi kekerasan.

Satgas Damai Cartenz Laksanakan Patroli dan Layanan Kesehatan di Pengungsian Gigobak Sinak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Warga

Puncak — Satgas Operasi Damai Cartenz terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Pada Jumat (24/4/2026), personel melaksanakan patroli jalan kaki dan pelayanan kesehatan bagi warga di lokasi pengungsian Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kegiatan ini difokuskan pada upaya memastikan situasi keamanan di sekitar pengungsian tetap kondusif, sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak situasi sebelumnya. Dengan menyusuri area pengungsian secara langsung, personel dapat berinteraksi dekat dengan warga serta mengetahui kebutuhan mereka di lapangan.

Selain patroli, tim juga memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan ringan kepada masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga pengungsian disambut hangat, terutama karena membantu menjawab kebutuhan dasar di bidang kesehatan yang sangat dibutuhkan dalam kondisi pengungsian.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Satgas Damai Cartenz dalam menciptakan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Dengan hadir secara langsung, personel tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak.

Kaops Damai Cartenz, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari strategi terpadu dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kehadiran personel di pengungsian adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga,” ujar Kaops.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M. Hum., menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun situasi yang kondusif di wilayah penugasan.

“Melalui patroli dialogis dan pelayanan kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan diperhatikan. Ini juga menjadi upaya untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kondisi di wilayah Sinak, khususnya di pengungsian Kampung Gigobak, tetap aman dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang di tengah situasi yang berangsur kondusif.

Tanamkan Edukasi Sejak Dini, Satbrimob Polda Kaltim Terima Kunjungan Siswa TK Yayasan Bethel Berkat Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Satbrimob Polda Kalimantan Timur menerima kunjungan pembelajaran dari siswa-siswi TK Yayasan Bethel Berkat Balikpapan dalam rangka kegiatan luar kelas yang edukatif, Kamis (23/4/2026).

Sebanyak 60 anak didampingi para guru berkesempatan mengunjungi Kesatrian BJP Leo Bona Lubis, Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim yang berada di kawasan Stalkuda, Kota Balikpapan.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para siswa dikenalkan secara langsung dengan lingkungan kepolisian, khususnya tugas dan peran Korps Brimob Polri dalam menjaga keamanan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak tentang fungsi kepolisian sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperlihatkan berbagai jenis seragam dinas serta perlengkapan yang digunakan oleh personel Brimob. Selain itu, mereka juga diberikan penjelasan ringan mengenai tugas-tugas kepolisian dengan bahasa yang mudah dipahami.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya serta kedekatan anak-anak terhadap institusi Polri.

Kombes Pol Andy Rifai juga menambahkan bahwa melalui kunjungan seperti ini, diharapkan terbentuk citra positif bahwa kehadiran polisi merupakan sahabat bagi anak-anak yang siap memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Polwan dan Bhayangkari Satbrimob Polda Kaltim Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kampung Bungas

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polwan Satbrimob Polda Kaltim bersama Bhayangkari Cabang Satbrimobda Kaltim melalui kegiatan bakti sosial di Kelurahan Gunung Sari Ilir Kota Balikpapan, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut diisi dengan penyaluran bantuan tunai kepada sekitar 100 warga yang membutuhkan. Para Polwan dan anggota Bhayangkari turun langsung ke lingkungan warga untuk menyerahkan bantuan secara langsung, yang disambut dengan antusias dan penuh kehangatan oleh masyarakat setempat.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa melalui keterlibatan Polwan dan Bhayangkari, diharapkan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk empati kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu kebutuhan warga serta memperkuat jalinan silaturahmi,” ungkapnya.

Sementara itu, warga penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Salah seorang warga, Ibu Dewi menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang.

Terima kasih kepada jajaran Satbrimob Polda Kaltim, khususnya Polwan dan Bhayangkari, atas kepedulian yang ditunjukkan kepada Masyarakat, ujarnya.

Melalui aksi sosial ini, Polwan Satbrimob Polda Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan.

Hangatnya Sapaan Pagi Satlantas Polres Kukar: Kawal Keselamatan Pelajar dan Pengguna Jalan di Titik Strategis Tenggarong

Kukar – Suasana pagi di Kota Tenggarong tampak lebih hidup dan tertib saat puluhan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) tersebar di berbagai sudut jalan. Sejak pukul 06.30 WITA, para petugas ini telah bersiaga dalam kegiatan Strong Point Pagi untuk memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Pamtur Lalin) ini menyasar 15 titik krusial, mulai dari simpang jalan utama hingga area depan sekolah seperti SD Muhammadiyah, SDN 002, dan SMAN 1 Tenggarong. Kehadiran personel Polri di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus melindungi pejalan kaki, terutama anak-anak sekolah.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat di jam-jam tersibuk.

“Kami ingin setiap orang tua merasa tenang saat melepas anaknya ke sekolah, dan setiap pekerja merasa nyaman saat berangkat menuju tempat kerja. Personel kami hadir bukan hanya untuk mengatur kendaraan, tapi juga menyapa dan membantu warga menyeberang jalan dengan aman,” ujar AKP Ahmad Fandoli.

Di lapangan, terlihat interaksi humanis antara petugas dan masyarakat. Personel seperti Aiptu Anggelin dan Brigpol Jevsen di depan SD Muhammadiyah tampak dengan sigap memandu siswa-siswi menyeberangi jalur yang mulai padat. Senyum dan sapaan hangat para petugas menjadi pemandangan rutin yang diharapkan mampu membangun kedekatan antara Polri dan warga.

Pantauan di lokasi lain, seperti Simpang Jembatan Kedaton dan Simpang Bundaran, menunjukkan arus kendaraan roda dua maupun roda empat mengalir dengan tertib. Meski volume kendaraan meningkat seiring jam masuk kantor, tidak ditemukan adanya kemacetan berarti berkat pengaturan yang dilakukan secara persuasif oleh tim di lapangan.

“Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 07.30 WITA dengan situasi yang aman, lancar, dan terkendali. Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang telah disiplin dalam berkendara, karena keamanan adalah hasil kerja sama kita bersama,” tambahnya.

Melalui Strong Point Pagi ini, Polres Kukar berkomitmen untuk terus konsisten hadir di tengah masyarakat setiap harinya. Upaya ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan dedikasi untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di wilayah hukum Kutai Kartanegara.