Kapolres Kukar Hadiri Pelepasan Offroad BLUKAR Idaman Terbaik 2026, Pastikan Pengamanan Jalur Ekspedisi Samboja-Tabang

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar), AKBP Khairul Basyar, menghadiri langsung prosesi pelepasan peserta Offroad BLUKAR Idaman Terbaik “EXPEDITION 4×4 SEASON 5” Tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini dipusatkan di halaman Gedung Velodrome, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Kutai Kartanegara tersebut merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap kegiatan olahraga otomotif yang bertujuan mengeksplorasi potensi daerah, sekaligus memastikan aspek keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara, Dandim 0906/Kukar, Ketua IOF Kalimantan Timur, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Sebanyak 80 unit kendaraan offroad dari berbagai klub dan peserta pribadi bersiap menaklukkan rute menantang yang membentang dari Tenggarong Seberang hingga menuju Ritan Baru, Kecamatan Tabang.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui jajaran Polsek Tenggarong Seberang memastikan bahwa pengamanan ketat telah disiagakan di titik keberangkatan. Sebanyak 13 personel gabungan dari TNI, Polres Kukar, dan Polsek Tenggarong Seberang diterjunkan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas serta keamanan di area stadion.

“Kehadiran Bapak Kapolres di sini adalah untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta sekaligus memastikan bahwa manajemen pengamanan rute telah siap. Kami ingin memastikan event besar ini berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan keselamatan di jalan,” ujar jajaran pengamanan di lokasi.

Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kadispora Kukar, dilanjutkan dengan penyerahan asuransi secara simbolis oleh Ketua IOF Kaltim. Bupati Kutai Kartanegara kemudian memberikan sambutan dan arahan sebelum akhirnya melakukan start simbolis pada pukul 09.38 WITA.

Kapolres Kukar bersama unsur Forkopimda tampak melepas keberangkatan 80 mobil offroad yang akan menempuh perjalanan panjang menembus pedalaman Kutai Kartanegara. Selama prosesi pelepasan, personel kepolisian tetap bersiaga mengawal jalannya kegiatan hingga seluruh kendaraan peserta meninggalkan area stadion menuju rute ekspedisi.

Hingga seluruh rangkaian acara pembukaan selesai, situasi di kawasan Stadion Aji Imbut terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Kapolres Kukar dalam kegiatan ini mempertegas komitmen Polri dalam mengawal setiap agenda kemasyarakatan dan olahraga di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Kolaborasi Lintas Sektor di Bali Perkuat Perlindungan Anak dari Ekstremisme di Lingkungan Sekolah

Bali, 24 April 2026 — Upaya pencegahan penyebaran paham ekstremisme dan terorisme di kalangan pelajar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam kegiatan Talkshow Segitiga Ekosistem Perlindungan Anak di Lingkungan Sekolah yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (24/4).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Polda Bali, Densus 88 AT Polri, Disdikpora Provinsi Bali, KPAD Provinsi Bali, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan keluarga.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Gubernur Bali Wayan Koster, perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ni Luh Gede Sukardiasih, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., perwakilan Kejaksaan Tinggi Bali Chandra Eka Yustisia, Kaban Kesbangpol Gede Suralaga, Kadisdikpora Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, serta perwakilan Kanwil Kemenag dan lembaga perlindungan anak.

Dalam sambutan yang mewakili Kepala Densus 88 AT Polri, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan ekstremisme pada anak.
“Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh kementerian dan lembaga, penanganan yang ada masih cenderung parsial dan belum terintegrasi. Ini menjadi tantangan bersama untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong pembentukan satgas nasional yang mampu mengoordinasikan penanganan secara terpadu, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa isu perlindungan anak telah berkembang menjadi isu strategis nasional.
“Perlindungan anak hari ini tidak lagi sekadar isu sosial, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional, karena ancaman terhadap anak berkembang secara dinamis, kompleks, dan sering kali tidak terlihat secara kasat mata,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menyoroti tantangan generasi muda di era digital.
“Generasi muda sebagai digital native memang unggul dalam teknologi, namun di saat yang sama mereka juga rentan terhadap paparan informasi tanpa filter, efek echo chamber, dan rendahnya literasi digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa perlindungan anak dari pengaruh ekstremisme merupakan bagian dari agenda strategis pembangunan nasional.
“Perlindungan anak dari pengaruh ekstremisme harus dimulai dari hulu, yaitu keluarga. Ini merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kearifan lokal sebagai benteng terhadap masuknya ideologi yang bertentangan dengan karakter bangsa.
“Nilai-nilai lokal seperti Tri Hita Karana harus terus diperkuat untuk menjaga harmoni dan membangun karakter generasi muda yang toleran,” kata dia.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan komitmen kepolisian dalam pendekatan preventif berbasis kolaborasi.
“Pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara aparat, pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi talkshow, materi dari Densus 88 AT Polri menyoroti bahwa penyebaran paham ekstremisme saat ini banyak memanfaatkan ruang digital dengan menyasar kelompok remaja. Pendekatan deteksi dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah paparan sejak awal.

Ketua KPAD Provinsi Bali Ni Luh Gede Yastini menegaskan bahwa anak yang terpapar ekstremisme harus dipandang sebagai korban yang memerlukan perlindungan khusus.
“Pendekatan yang digunakan harus mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk dalam proses penanganan dan reintegrasi,” jelasnya.

Sementara itu, Disdikpora Provinsi Bali melalui Kepala Bidang Pembinaan PK dan PLK Anak Agung Bagus Suryawan, AP., M.AP. menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai instrumen utama pencegahan.
“Pendidikan karakter merupakan instrumen preventif utama untuk membangun ketahanan mental, moral, dan intelektual siswa agar tidak mudah terpengaruh paham radikal maupun terorisme.”

Kegiatan ini juga diisi dengan deklarasi bersama anti intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme yang melibatkan siswa, guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bali.

Melalui pendekatan segitiga ekosistem yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari pengaruh ideologi kekerasan.

Satgas Damai Cartenz Laksanakan Patroli dan Layanan Kesehatan di Pengungsian Gigobak Sinak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Warga

Puncak — Satgas Operasi Damai Cartenz terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Pada Jumat (24/4/2026), personel melaksanakan patroli jalan kaki dan pelayanan kesehatan bagi warga di lokasi pengungsian Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kegiatan ini difokuskan pada upaya memastikan situasi keamanan di sekitar pengungsian tetap kondusif, sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak situasi sebelumnya. Dengan menyusuri area pengungsian secara langsung, personel dapat berinteraksi dekat dengan warga serta mengetahui kebutuhan mereka di lapangan.

Selain patroli, tim juga memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan ringan kepada masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga pengungsian disambut hangat, terutama karena membantu menjawab kebutuhan dasar di bidang kesehatan yang sangat dibutuhkan dalam kondisi pengungsian.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Satgas Damai Cartenz dalam menciptakan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Dengan hadir secara langsung, personel tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak.

Kaops Damai Cartenz, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari strategi terpadu dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kehadiran personel di pengungsian adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga,” ujar Kaops.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M. Hum., menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun situasi yang kondusif di wilayah penugasan.

“Melalui patroli dialogis dan pelayanan kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan diperhatikan. Ini juga menjadi upaya untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kondisi di wilayah Sinak, khususnya di pengungsian Kampung Gigobak, tetap aman dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang di tengah situasi yang berangsur kondusif.

Tanamkan Edukasi Sejak Dini, Satbrimob Polda Kaltim Terima Kunjungan Siswa TK Yayasan Bethel Berkat Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Satbrimob Polda Kalimantan Timur menerima kunjungan pembelajaran dari siswa-siswi TK Yayasan Bethel Berkat Balikpapan dalam rangka kegiatan luar kelas yang edukatif, Kamis (23/4/2026).

Sebanyak 60 anak didampingi para guru berkesempatan mengunjungi Kesatrian BJP Leo Bona Lubis, Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim yang berada di kawasan Stalkuda, Kota Balikpapan.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para siswa dikenalkan secara langsung dengan lingkungan kepolisian, khususnya tugas dan peran Korps Brimob Polri dalam menjaga keamanan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak tentang fungsi kepolisian sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperlihatkan berbagai jenis seragam dinas serta perlengkapan yang digunakan oleh personel Brimob. Selain itu, mereka juga diberikan penjelasan ringan mengenai tugas-tugas kepolisian dengan bahasa yang mudah dipahami.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya serta kedekatan anak-anak terhadap institusi Polri.

Kombes Pol Andy Rifai juga menambahkan bahwa melalui kunjungan seperti ini, diharapkan terbentuk citra positif bahwa kehadiran polisi merupakan sahabat bagi anak-anak yang siap memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Polwan dan Bhayangkari Satbrimob Polda Kaltim Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kampung Bungas

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polwan Satbrimob Polda Kaltim bersama Bhayangkari Cabang Satbrimobda Kaltim melalui kegiatan bakti sosial di Kelurahan Gunung Sari Ilir Kota Balikpapan, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut diisi dengan penyaluran bantuan tunai kepada sekitar 100 warga yang membutuhkan. Para Polwan dan anggota Bhayangkari turun langsung ke lingkungan warga untuk menyerahkan bantuan secara langsung, yang disambut dengan antusias dan penuh kehangatan oleh masyarakat setempat.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa melalui keterlibatan Polwan dan Bhayangkari, diharapkan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk empati kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu kebutuhan warga serta memperkuat jalinan silaturahmi,” ungkapnya.

Sementara itu, warga penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Salah seorang warga, Ibu Dewi menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang.

Terima kasih kepada jajaran Satbrimob Polda Kaltim, khususnya Polwan dan Bhayangkari, atas kepedulian yang ditunjukkan kepada Masyarakat, ujarnya.

Melalui aksi sosial ini, Polwan Satbrimob Polda Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan.

Hangatnya Sapaan Pagi Satlantas Polres Kukar: Kawal Keselamatan Pelajar dan Pengguna Jalan di Titik Strategis Tenggarong

Kukar – Suasana pagi di Kota Tenggarong tampak lebih hidup dan tertib saat puluhan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) tersebar di berbagai sudut jalan. Sejak pukul 06.30 WITA, para petugas ini telah bersiaga dalam kegiatan Strong Point Pagi untuk memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Pamtur Lalin) ini menyasar 15 titik krusial, mulai dari simpang jalan utama hingga area depan sekolah seperti SD Muhammadiyah, SDN 002, dan SMAN 1 Tenggarong. Kehadiran personel Polri di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus melindungi pejalan kaki, terutama anak-anak sekolah.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat di jam-jam tersibuk.

“Kami ingin setiap orang tua merasa tenang saat melepas anaknya ke sekolah, dan setiap pekerja merasa nyaman saat berangkat menuju tempat kerja. Personel kami hadir bukan hanya untuk mengatur kendaraan, tapi juga menyapa dan membantu warga menyeberang jalan dengan aman,” ujar AKP Ahmad Fandoli.

Di lapangan, terlihat interaksi humanis antara petugas dan masyarakat. Personel seperti Aiptu Anggelin dan Brigpol Jevsen di depan SD Muhammadiyah tampak dengan sigap memandu siswa-siswi menyeberangi jalur yang mulai padat. Senyum dan sapaan hangat para petugas menjadi pemandangan rutin yang diharapkan mampu membangun kedekatan antara Polri dan warga.

Pantauan di lokasi lain, seperti Simpang Jembatan Kedaton dan Simpang Bundaran, menunjukkan arus kendaraan roda dua maupun roda empat mengalir dengan tertib. Meski volume kendaraan meningkat seiring jam masuk kantor, tidak ditemukan adanya kemacetan berarti berkat pengaturan yang dilakukan secara persuasif oleh tim di lapangan.

“Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 07.30 WITA dengan situasi yang aman, lancar, dan terkendali. Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang telah disiplin dalam berkendara, karena keamanan adalah hasil kerja sama kita bersama,” tambahnya.

Melalui Strong Point Pagi ini, Polres Kukar berkomitmen untuk terus konsisten hadir di tengah masyarakat setiap harinya. Upaya ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan dedikasi untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Sinergi Polisi dan Warga Berhasil Ungkap Pencurian Baterai Tower Telekomunikasi di Kota Bangun, Pelaku Diringkus di Kediamannya

Kukar – Unit Reskrim Polsek Kota Bangun berhasil mengungkap kasus pencurian komponen vital pada infrastruktur telekomunikasi milik PT Protelindo. Seorang pria berinisial AR (31) diringkus polisi setelah terbukti melakukan aksi pencurian baterai litium di Tower telekomunikasi yang berlokasi di Jalan P. Suta Kanan, Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

Pengungkapan kasus ini bermula dari kewaspadaan warga pada Selasa (21/04/2026) malam. Saksi di lapangan mencurigai adanya sepeda motor yang keluar dari area tower, mengingat lokasi tersebut sebelumnya pernah menjadi sasaran pencurian serupa. Berkat keberanian warga dan tokoh pemuda yang segera melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan petugas pemeliharaan tower, aksi ilegal tersebut berhasil terdeteksi.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menjelaskan bahwa laporan resmi diterima pihaknya pada Rabu (22/04/2026) pagi. Merespons laporan tersebut, tim kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam.

“Setelah menerima laporan dari pihak maintenance PT Protelindo, kami langsung memimpin penyelidikan di lapangan. Berdasarkan petunjuk mengenai identitas sepeda motor yang terlihat di TKP, tim bergerak cepat menuju kediaman terduga pelaku di Jalan Awang Long, Desa Liang,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka AR, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti krusial yang disembunyikan pelaku, di antaranya 1 unit Bank Baterai Litium, berbagai jenis potongan kabel (Power, Optic, Ground), alat bukti kejahatan berupa tang dan alat pemukul besi dan 1 unit sepeda motor Honda Scoopy abu-abu tanpa pelat nomor yang digunakan sebagai sarana transportasi saat beraksi.

Di hadapan penyidik, tersangka AR mengakui telah melakukan pencurian tersebut pada Minggu (20/04/2026) dini hari sekitar pukul 05.00 WITA. Atas perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Kota Bangun dan dijerat dengan Pasal 476 KUHP Jo Pasal 477 ayat (1) huruf (f) KUHP Tahun 2023, sesuai dengan UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

AKP Asnan Rusmawan memberikan apresiasi tinggi kepada warga Desa Liang Ulu yang proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan aset vital di wilayah mereka.

“Keberhasilan pengungkapan ini adalah buah dari sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan, agar stabilitas kamtibmas di wilayah Kota Bangun tetap terjaga,” pungkasnya.

Kawal Proses Hukum, Polres Kukar Pastikan Sita Eksekusi di Proyek Jembatan Sebulu Berjalan Kondusif

Kukar – Jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan pengamanan ketat terhadap jalannya Sita Eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong atas objek perkara berupa ratusan besi tiang pancang di area Proyek Jembatan Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kamis (23/04/2026).

Langkah pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, guna memastikan tindakan hukum (pro justitia) antara PT Ferika Steel selaku pemohon terhadap PT Yasa Patria Perkasa selaku termohon berjalan tertib tanpa adanya gangguan keamanan di lapangan.

Kabag Ops Polres Kukar Kompol Roganda menjelaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan kepada instansi yudikatif untuk mencegah terjadinya resistensi atau potensi konflik fisik di lokasi eksekusi.

“Tugas utama kepolisian dalam agenda ini adalah memberikan jaminan keamanan bagi Tim Juru Sita PN Tenggarong dalam menjalankan tugas negara. Kami mengedepankan pendekatan humanis dan koordinasi intensif dengan semua pihak, baik pemohon, termohon, maupun pemerintah desa setempat,” ujar Kompol Roganda di lokasi eksekusi.

Kegiatan dimulai dengan apel persiapan di Kantor PN Tenggarong pada pukul 08.30 WITA yang dipimpin langsung Ketua PN Tenggarong, Ben Ronald Situmorang, Dalam arahannya, ditekankan bahwa tindakan sita ini merupakan upaya paksa negara yang harus dilaksanakan secara profesional.

Setibanya di lokasi proyek, personel Polres Kukar bersama Polsek Sebulu melakukan sterilisasi area selama tim juru sita melakukan penghitungan fisik dan pemasangan spanduk penyitaan. Objek yang disita meliputi 142 batang besi tiang pancang diameter 1.000 mm dan 184 batang diameter 1.200 mm.

Meski sempat muncul dinamika di lapangan terkait keberatan dari pihak termohon dan adanya surat penangguhan dari Dinas Pekerjaan Umum Kab. Kukar, kehadiran personel kepolisian di lokasi berhasil menjaga situasi tetap terkendali. Polisi berperan sebagai penengah dan memastikan seluruh keberatan disampaikan melalui jalur hukum yang berlaku tanpa mengganggu jalannya proses sita di lapangan.

“Kami menyadari adanya potensi resistensi karena ini menyangkut aset proyek strategis daerah. Oleh karena itu, personel disiagakan di titik-titik krusial untuk memastikan tidak ada pengerahan massa atau tindakan anarkis yang menghambat jalannya eksekusi hukum,” tambah Kabag Ops.

Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WITA setelah dilakukan pembacaan berita acara sita eksekusi dan apel konsolidasi. Berkat pengawalan ketat dan taktis dari Polres Kukar, seluruh proses administrasi dan peletakan tanda sita di Desa Sebulu Modern dinyatakan selesai dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Respon Cepat Polsek Kota Bangun Tangani Kebakaran di Kota Bangun Darat, Polisi Imbau Warga Waspada Bakar Sampah

Kukar – Kesigapan personel Polsek Kota Bangun dalam merespons laporan warga berhasil membantu lokalisir api pada musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit bangunan di Jalan Poros Desa Kota Bangun II, RT 020, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kamis (23/04/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.45 WITA ini melahap satu unit bengkel dan satu bangunan angkringan. Polsek Kota Bangun yang menerima informasi langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, membantu proses pemadaman, serta mengatur arus lalu lintas di jalan poros guna memastikan armada pemadam kebakaran memiliki akses cepat.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, mengonfirmasi bahwa api pertama kali muncul akibat kelalaian saat membakar sampah di samping bengkel. Kondisi cuaca yang panas terik disertai angin kencang membuat api cepat merambat ke tumpukan ban bekas dan bangunan di sekitarnya.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke TKP. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan mengamankan jalur bagi unit pemadam kebakaran agar api tidak merambat lebih luas ke pemukiman lain,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Berkat sinergi antara Polri, unit Damkar Kecamatan Muara Muntai, dua unit Damkar dari PT Petrosea, serta bantuan relawan dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.30 WITA.

Pasca-pemadaman, pihak kepolisian langsung melakukan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sisa bangunan serta ban bekas yang terbakar. Polsek Kota Bangun juga melakukan pendataan terhadap korban, yakni Sdr. Sopan Sopian dan Sdr. Suroso, dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp350 juta.

Tak berhenti pada penanganan api, pada pukul 12.00 WITA, Kapolsek Kota Bangun memimpin langsung rapat terbatas di sekitar lokasi kejadian untuk memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga setempat.

“Kami menekankan kepada seluruh masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas membakar sampah tanpa pengawasan, terutama di tengah cuaca panas dan angin kencang seperti sekarang. Kelalaian kecil bisa berdampak besar pada keselamatan dan harta benda,” tegas Kapolsek.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Polisi telah memeriksa saksi-saksi dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kehadiran aktif personel kepolisian di lapangan mendapat apresiasi dari warga karena dinilai mampu memberikan rasa aman dan penanganan yang terukur di tengah situasi darurat.

Tokoh Masyarakat Papua Dukung Satgas Damai Cartenz Jaga Kamtibmas

Jayapura – Tokoh masyarakat Papua, Timotius Maury, menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tanah Papua.

Menurut Timotius, kehadiran Satgas Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya sebagai tokoh masyarakat mendukung penuh Satgas Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Kami juga berterima kasih karena selama ini telah banyak membantu masyarakat, baik melalui pelayanan kesehatan, kegiatan bakti sosial, maupun kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Damai Cartenz turut memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif di berbagai wilayah.

Timotius juga mengapresiasi upaya aparat dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk melalui berbagai program kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Kami mengapresiasi kinerja Satgas Damai Cartenz yang terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif. Harapannya, kegiatan positif ini terus ditingkatkan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Tanah Papua,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan, termasuk merangkul pihak-pihak yang masih berseberangan agar dapat bersama-sama membangun Papua yang damai.

Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Papua tetap terjaga sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.