Pererat Silaturahmi Melalui Tradisi, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu Hadiri Ritual Sedekah Bumi di Desa Sumber Sari

Kukar – Menjunjung tinggi nilai kearifan lokal sekaligus memperkuat harmoni sosial, Bhabinkamtibmas Desa Sumber Sari, Aiptu Budi Santoso, hadir di tengah ratusan warga dalam perayaan adat Bersih Desa dan Sedekah Bumi. Kegiatan yang sarat akan makna syukur ini dipusatkan di Balai Dusun 1, Jalan Amat Kasim, Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, pada Minggu (26/04/2026).

Acara ini diikuti oleh warga dari RT 01, 02, 03, dan 04. Kehadiran personel Polsek Loa Kulu di tengah ritual adat ini merupakan wujud nyata Polri dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memastikan stabilitas Kamtibmas melalui pendekatan yang kekeluargaan.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam acara adat adalah bagian dari strategi Cooling System untuk menjaga kedekatan emosional antara petugas keamanan dan warga binaannya.

“Kehadiran Polri di acara Sedekah Bumi ini bukan sekadar tamu undangan, melainkan simbol kebersamaan. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai gotong royong dan keamanan lahir dari hubungan sosial yang harmonis seperti ini,” ujar jajaran Polsek Loa Kulu.

Dipimpin oleh Kepala Desa Sumber Sari, rangkaian acara diisi dengan aksi bersih lingkungan secara gotong royong dan makan bersama dari hasil bumi lokal. Puncak kekhidmatan terasa saat ratusan warga memanjatkan doa bersama dan pembacaan ikrar turun-temurun sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah kesehatan dan rezeki yang melimpah.

Gema selawat dan ikrar “Tetap iman dan tetap Islam, RAHAYU RAHAYU RAHAYU WILUJENG!” menutup prosesi dengan suasana haru dan penuh rasa syukur. Ikrar tersebut menjadi doa tulus warga agar Desa Sumber Sari senantiasa diberikan kesejahteraan dan dijauhkan dari segala balak.

Aiptu Budi Santoso di sela kegiatan juga menyempatkan diri berdialog dengan warga, memberikan pesan-pesan Kamtibmas agar semangat kebersamaan dalam Sedekah Bumi ini terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Tradisi seperti ini adalah benteng pertahanan sosial kita. Jika warganya rukun dan bersatu seperti ini, maka situasi keamanan desa dengan sendirinya akan terjaga dengan baik,” tutur Aiptu Budi.

Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Cerita inspiratif dari Desa Sumber Sari ini menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terjalin melalui penghormatan terhadap adat istiadat dan tradisi leluhur.

Buka Muktamar Pemuda Persis, Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

Jabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergisitas seluruh elemen bangsa dalam menjaga serta menciptakan situasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal tersebut ditegaskan Kapolri saat menghadiri sekaligus membuka acara opening ceremony Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2026.

Sigit memaparkan bahwa, di situasi perkembangan teknologi dewasa ini terkadang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Di antaranya maraknya penyebaran misinformasi yang menyesatkan masyarakat. Belum lagi kejahatan lain yang merugikan warga seperti narkoba, cyber crime dan kejahatan seksual.

Menurut Sigit, untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan kejahatan tersebut diperlukan sinergisitas dan dukungan seluruh elemen Bangsa Indonesia.

“Tentunya harapan kita PERSIS dengan seluruh kekuatan dan kader yang dimiliki bisa bekerja sama dengan kami dengan Polri. Karena kami juga tentunya menyadari bahwa Polri tidak akan bisa berdiri sendiri, Polri tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen bangsa,” kata Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, Polri dan PERSIS ke depannya bakal terus meningkatkan sinergisitas dan soliditas demi menjaga situasi kamtibmas dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang muncul.

“Oleh karena itu tentunya saya mengharap ke depan kolaborasi persahabatan rasa kekeluargaan yang dimiliki Polri dan PERSIS akan terus terjalin dengan semakin baik, semakin kuat dan kita yakin bahwa dengan kita bersama-sama kita akan menghadapi berbagai tantangan bangsa yang kita hadapi sehingga kita bisa menjalankan apa yang menjadi amanat nasional,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan soal situasi global yang masih penuh dengan ketidakpastian. Hal itu juga tentunya berdampak ke seluruh negara termasuk Indonesia.

Menurut Sigit, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan upaya terbaik dengan meluncurkan sejumlah program untuk kebaikan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Sigit menyebut, Presiden, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu dalam menghadapi segala bentuk tantangan global yang masuk ke dalam negeri.

“Jadi ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama dan tentunya ini juga menjadi tugas dan PR dari para pemuda khususnya yang nanti akan menghadapi hal-hal seperti ini dan bagaimana kita bisa eksis, bisa ikut berkontribusi dan memiliki semangat untuk bersama-sama menjaga dan menghadapi situasi yang ada,” ucap Sigit.

Indonesia, kata Sigit, pernah berjuang bersama mengusir penjajahan. Menurut Sigit, para pejuang ketika itu mengutamakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan.

Oleh sebab itu, Sigit meyakini, Indonesia dengan semangat nilai persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa, akan bisa menghadapi segala bentuk tantangan yang ada.

“Kalau kita semua memiliki semangat yang sama, memiliki rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang memang itu menjadi karunia bagi bangsa Indonesia,” tutup Sigit.

Wujudkan Lingkungan Mako yang Nyaman, Polsek Tenggarong Seberang Gelar Program “ASRI POLRI”

Kukar – Jajaran Polsek Tenggarong Seberang melaksanakan aksi kebersihan lingkungan melalui program “ASRI POLRI” (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang dipusatkan di area Mapolsek Tenggarong Seberang, Desa Manunggal Jaya, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari instruksi Kapolda Kaltim guna menciptakan lingkungan kerja kepolisian yang lebih prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Aulia Hadi Rahman, menjelaskan bahwa program ASRI POLRI merupakan agenda strategis untuk meningkatkan standar kebersihan dan kelestarian di lingkungan institusi Polri.

“Pagi ini seluruh personel terlibat langsung dalam menata dan membersihkan area Mako. Tujuannya jelas, yakni mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah. Lingkungan kerja yang bersih adalah cerminan kesiapan kami dalam melayani masyarakat dengan lebih nyaman dan maksimal,” ujar Iptu Aulia Hadi Rahman.

Dimulai pukul 08.10 WITA, para personel melakukan berbagai pembenahan, mulai dari pengelolaan sanitasi, penataan taman, hingga pembersihan area pelayanan publik. Selain menjaga keindahan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian anggota terhadap kelestarian lingkungan sekitar.

Kapolsek menambahkan bahwa kebersihan Mako merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan personel sehingga tugas-tugas kepolisian di lapangan dapat berjalan optimal. Dengan lingkungan yang asri, diharapkan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat saat berkunjung ke Mapolsek juga semakin meningkat.

“Kami ingin Mapolsek Tenggarong Seberang menjadi contoh lingkungan yang bersih bagi warga sekitar. Jika lingkungan kantor rapi dan indah, semangat kerja personel akan meningkat dan masyarakat yang datang pun merasa lebih dihargai,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama 20 menit tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan penuh semangat gotong-royong. Program ASRI POLRI ini dipastikan akan terus menjadi agenda rutin demi menjaga konsistensi kebersihan di wilayah hukum Polsek Tenggarong Seberang.

Perahu Bermuatan Sawit Karam di Sungai Belayan, Polsek Kembang Janggut Pimpin Pencarian Korban Tenggelam

Kukar – Kecelakaan air yang mengakibatkan seorang warga tenggelam terjadi di perairan Sungai Belayan, RT 08, Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (25/04/2026) sore.

Korban diketahui berinisial H (39), warga Jalan Lembo Raya, Desa Genting Tanah. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian intensif oleh petugas gabungan dan warga sekitar setelah perahu yang dikemudikannya karam saat mengangkut hasil panen sawit.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, korban bersama rekannya, A (38), tengah menyeberangi sungai untuk memanen sawit menggunakan satu unit perahu “ces” berwarna biru.

“Korban dan rekannya sudah dua kali berhasil menyeberangi sungai. Namun, pada penyeberangan ketiga dengan muatan sekitar 200 kilogram buah sawit, perahu mengalami kebocoran di tengah sungai hingga akhirnya karam,” ujar AKP Dedi Supriyanto.

Dalam insiden tersebut, rekan korban, yang bertindak sebagai motoris perahu, berhasil menyelamatkan diri dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta pihak kepolisian.

Merespons laporan tersebut, Polsek Kembang Janggut langsung mengambil langkah cepat dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan koordinasi lintas instansi. “Kami telah berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Kukar, BPBD Kukar, serta Tim SAR Samarinda untuk memperkuat upaya pencarian,” tambah Kapolsek.

Saat ini, personel Polsek Kembang Janggut bersama unit Damkar Kecamatan masih bersiaga di lokasi untuk mengumpulkan informasi detail mengenai titik koordinat jatuhnya korban. Mengingat kondisi arus sungai dan pencahayaan, pihak kepolisian terus memantau situasi di lapangan.

“Jika situasi tidak memungkinkan, pencarian skala besar akan dilanjutkan esok hari sembari menunggu bantuan dari Tim BPBD dan Tim SAR tiba di lokasi. Kami memohon doa dari masyarakat agar korban dapat segera ditemukan,” pungkas AKP Dedi Supriyanto.

Pihak Kepolisian juga mengimbau warga yang beraktivitas di perairan Sungai Belayan untuk lebih waspada dan memperhatikan kapasitas muatan serta kondisi kelayakan perahu guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Ringankan Beban Warga, Polsek Anggana Serbuan 2 Ton Beras Murah dalam Gerakan Pangan Murah Serentak

Kukar – Ratusan warga Kecamatan Anggana memadati halaman Mapolsek Anggana untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau dalam gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) Periode 1 Minggu Ke-I April 2026, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kegiatan yang diinisiasi serentak oleh jajaran Polres Kutai Kartanegara ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, memimpin langsung jalannya penyaluran bersama jajaran Kanit dan delapan Bhabinkamtibmas dari seluruh desa binaan. Sebanyak 2.000 kg atau 2 ton beras berkualitas disiapkan untuk menjawab antusiasme sekitar 400 warga yang hadir.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami menyediakan 400 sak beras kemasan 5 kg dengan harga Rp 65.000 per sak, yang mana harga tersebut berada di bawah harga pasar saat ini. Kami ingin memastikan warga Anggana bisa mengakses pangan berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau,” ujar IPTU I Komang Mahendra Putra.

Untuk menjaga ketertiban, Polsek Anggana menerapkan sistem kupon yang telah didistribusikan sebelumnya oleh para Bhabinkamtibmas di masing-masing desa, mulai dari Desa Kutai Lama hingga Desa Muara Pantauan. Langkah ini terbukti efektif, di mana proses antrean berjalan sangat tertib dan lancar.

Hanya dalam waktu tiga jam, seluruh stok beras ludes terjual dengan total perputaran dana mencapai Rp 24.000.000. Salah satu warga Desa Sidomulyo mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif kepolisian ini. “Sangat membantu sekali, selisih harganya lumayan untuk kebutuhan dapur lainnya. Terima kasih banyak untuk Bapak-Bapak Polisi,” ungkapnya.

Kapolsek Anggana menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal program serupa secara berkala guna memastikan stabilitas stok dan harga pangan di wilayah hukum Kecamatan Anggana tetap terjaga.

Sikat Peredaran Narkoba, Polsek Kembang Janggut Ringkus Petani Pemilik Poket Sabu di Desa Kelekat

Kukar – Komitmen Polsek Kembang Janggut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Seorang pria paruh baya berinisial RU (52), yang sehari-hari bekerja sebagai petani, berhasil diringkus petugas lantaran diduga kuat menjadi pengedar narkotika jenis sabu, Sabtu (25/04/2026) malam.

Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kembang Janggut ini dilakukan di sebuah rumah kayu yang terletak di Desa Kelekat, RT 008, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah akan seringnya terjadi transaksi narkotika di daerah tersebut.

“Personel kami melakukan penyelidikan intensif sejak Jumat sore. Berdasarkan ciri-ciri yang didapat, tim kemudian melakukan pemantauan terhadap sebuah pondok kayu di pinggir jalan yang dicurigai sebagai lokasi penyimpanan barang haram tersebut,” ujar AKP Dedi Supriyanto.

Tepat pada Sabtu pukul 18.30 WITA, petugas melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka RU saat berada di dalam kamar. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan, di antaranya 1 poket besar kristal putih (sabu) seberat 2,43 gram, 5 poket kecil sabu seberat 1,67 gram, 1 unit timbangan digital dan sendok takar plastik, Alat hisap sabu (bong) lengkap dan Uang tunai sebesar Rp1.200.000 yang diduga hasil penjualan.

“Tersangka menyembunyikan narkotika tersebut di dalam wadah kaleng kecil dan kotak plastik untuk mengelabui petugas. Namun, berkat ketelitian anggota di lapangan, seluruh barang bukti berhasil ditemukan,” tambah Kapolsek.

Saat ini, tersangka RU beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Kembang Janggut guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 114 Ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana disesuaikan dalam UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara yang berat.

AKP Dedi Supriyanto menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang berani memberikan informasi kepada pihak berwajib.

“Keberhasilan ini adalah bukti sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk terus waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga wilayah Kembang Janggut tetap bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Kedepankan Musyawarah, Polsek Kota Bangun Berhasil Mediasi Sengketa Warisan Antar Anggota Keluarga

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Bangun kembali menunjukkan perannya sebagai pemecah permasalahan di tengah masyarakat (problem solving). Melalui proses mediasi yang humanis, jajaran Polsek Kota Bangun berhasil menyelesaikan sengketa pembagian harta warisan antara seorang ayah tiri dan anak kandung di ruang SPKT Mapolsek Kota Bangun, Kamis (23/04/2026) sore.

Perselisihan ini melibatkan Pihak Pertama, MT (suami dari almarhumah), dengan Pihak Kedua, H, yang merupakan anak kandung dari almarhumah. Keduanya sepakat meminta bantuan kepolisian untuk menjadi penengah guna menghindari konflik berkepanjangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menjelaskan bahwa mediasi ini dipimpin oleh Kanit Samapta Iptu Kusmadi didampingi Kanit Propam Aiptu Syahrul dan Bhabinkamtibmas setempat.

“Kami memfasilitasi kedua belah pihak untuk duduk bersama mencari jalan keluar yang paling adil secara kekeluargaan. Tujuan utama kami adalah menjaga silaturahmi antar anggota keluarga agar tidak terputus karena persoalan harta,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Setelah melalui proses musyawarah yang cukup panjang, kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan mufakat yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Dalam poin kesepakatan tersebut, Pihak Pertama bersedia memberikan uang kompensasi kepada Pihak Kedua sebagai penyelesaian harta peninggalan almarhumah.

Sebagai timbal balik, Pihak Kedua menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan warisan di kemudian hari dan kedua belah pihak berjanji untuk tidak saling menaruh dendam. Mediasi ini juga disaksikan langsung oleh Sekretaris BPD Desa Suka Bumi serta saksi dari masing-masing pihak.

“Alhamdulillah, proses mediasi berjalan lancar. Kedua pihak telah menandatangani kesepakatan dan menyadari bahwa perdamaian jauh lebih berharga,” tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa fungsi Problem Solving seperti ini terus digalakkan untuk memberikan rasa keadilan yang cepat dan tuntas di tingkat paling dasar, sekaligus mengurangi beban perkara hukum yang tidak perlu melalui jalur pengadilan jika masih bisa diselesaikan secara musyawarah.

Wujud Kepedulian Polri, Polres Kukar Gelar Warung Berkah hingga Pengobatan Gratis bagi Ratusan Pekerja Jalanan

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara kembali menebar kebaikan di tengah masyarakat melalui program unggulan “Warung Berkah Kapolres Kukar” yang dirangkai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan sosial ini berlangsung khidmat di Kedai Ojol Kamtibmas, Tenggarong, pada Jumat (24/04/2026) pagi.

Sebanyak 226 orang yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), buruh pasar, petugas kebersihan, pemulung, hingga masyarakat umum nampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak pukul 08.00 WITA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Binmas AKP Sukardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aspek kesejahteraan dan kesehatan warga.

“Hari ini kami hadir untuk berbagi melalui Program Warung Berkah. Selain menyediakan makanan siap saji dan bantuan sembako berupa beras, kami juga fokus pada kesehatan masyarakat dengan menggandeng Seksi Dokkes Polres Kukar dan PMI Kab. Kutai Kartanegara,” ujar AKP Sukardi di sela-sela kegiatan.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kesehatan dasar, serta konsultasi medis secara cuma-cuma. Tidak hanya itu, sinergitas antara Polri dan PMI juga diwujudkan melalui aksi donor darah yang bertujuan untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kutai Kartanegara.

Kasi Dokkes Polres Kukar, Iptu Supriadi Nurdin, menambahkan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya juga menyelipkan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta menjaga ketertiban lingkungan sekitar.

“Sambil memberikan pelayanan medis, kami juga mengedukasi masyarakat agar tetap peduli pada kesehatan diri sendiri dan keluarga. Harapannya, masyarakat tetap bugar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutur Iptu Supriadi.

Respon positif datang dari para peserta. Banyak dari mereka yang merasa sangat terbantu, terutama para pekerja lapangan yang jarang memiliki waktu untuk memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas medis.

Kegiatan yang berakhir dengan situasi aman dan terkendali ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Melalui Warung Berkah ini, Polres Kukar berkomitmen untuk terus konsisten menebar manfaat bagi warga, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Pererat Silaturahmi, Polsek Loa Kulu Salurkan Paket Sembako untuk Lansia dan Warga Sakit di Desa Loh Sumber

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya. Melalui aksi Bakti Sosial, jajaran Polsek Loa Kulu menyambangi kediaman warga lansia dan warga yang tengah terbaring sakit di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Ardiansyah, didampingi sejumlah anggota Bhabinkamtibmas. Kehadiran personel Polri ini disambut baik oleh Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, beserta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa bantuan ini menyasar warga di lingkungan RT 02, RT 04, dan RT 06 yang masuk dalam kategori prioritas, seperti Ibu Siti Nurbaya yang sedang sakit serta Bapak Ichwan Sudarto dan beberapa lansia lainnya.

“Hari ini kami menyalurkan paket sembako lengkap, mulai dari beras, minyak goreng, susu, hingga bumbu dapur. Tujuan utama kami bukan sekadar memberi bantuan fisik, tetapi untuk mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan kepolisian agar tercipta lingkungan yang harmonis dan aman,” ujar AKP Hari Supranoto.

Paket bantuan yang diberikan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan harian warga, termasuk tambahan asupan gizi seperti susu steril kurma dan biskuit. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga prasejahtera, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri di lapangan.

Kapolsek juga menambahkan bahwa program Bakti Sosial ini merupakan agenda rutin yang diharapkan dapat menjadi pemantik bagi komunitas atau pihak swasta lainnya untuk turut peduli terhadap sesama.

“Melalui aksi nyata ini, kami berharap dapat menggugah rasa kepedulian pihak lain untuk membantu warga yang kurang mampu di sekitarnya. Dengan gotong royong, beban masyarakat akan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Senyum syukur terpancar dari para penerima manfaat yang merasa diperhatikan oleh pihak kepolisian di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi. Melalui aksi ini, Polsek Loa Kulu membuktikan bahwa peran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang memiliki empati tinggi terhadap warga.

Kawal Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Desa Liang, Polsek Kota Bangun Pastikan Distribusi Logistik Aman dan Tepat Sasaran

Kukar – Personel Polsek Kota Bangun bersinergi dengan TNI melakukan pengawalan ketat dalam kegiatan penyaluran bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Kampung Baru, Desa Liang RT 011, Jumat (24/04/2026).

Langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin ketertiban di Posko Penyaluran Bantuan serta memastikan seluruh paket sembako diterima langsung oleh warga yang berhak tanpa kendala teknis di lapangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel Polri di lokasi pengungsian merupakan bagian dari operasi kemanusiaan pascabencana. Kehadiran polisi bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi petugas penyalur maupun warga penerima manfaat.

“Sejak hari pertama musibah hingga tahap pemulihan saat ini, personel Polsek Kota Bangun, khususnya Bhabinkamtibmas, terus bersiaga di lokasi. Fokus kami adalah memastikan distribusi bantuan logistik dari BPBD berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran kepada para korban,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan BPBD Kukar, Camat Kota Bangun, dan Camat Kota Bangun Darat. Dalam prosesnya, personel Polsek Kota Bangun tidak hanya melakukan pengamanan fisik, tetapi juga membantu koordinasi data antara pengelola posko dengan instansi terkait guna menghindari terjadinya duplikasi atau ketidakteraturan data penerima.

“Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan sangat krusial dalam mendampingi perangkat desa saat pembagian sembako. Kami ingin memastikan situasi psikologis warga tetap terjaga kondusif di tengah masa sulit ini,” tambah Kapolsek.

Selain pengawalan logistik, petugas kepolisian di lapangan juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar area pengungsian. Polisi memastikan bahwa negara hadir melalui jajaran kepolisian untuk memberikan perlindungan maksimal bagi penyintas kebakaran.

Langkah sigap kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena proses pembagian bantuan dapat berlangsung cepat tanpa adanya antrean yang semrawut.