Terekam CCTV Masuk Gedung Walet, Polsek Kenohan Ungkap Dugaan Pencurian

Kukar – Rekaman kamera pengawas menjadi petunjuk penting bagi Polsek Kenohan dalam mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Desa Teluk Muda, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai seseorang yang terekam CCTV berada di sekitar gedung sarang burung walet milik warga di Desa Teluk Muda RT 006.

Dalam rekaman tersebut, seseorang terlihat melakukan aktivitas mencurigakan di sekitar gedung sebelum kemudian masuk ke dalam bangunan. Informasi itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Kenohan untuk dilakukan penanganan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kenohan melakukan serangkaian tindakan penyelidikan hingga mengamankan seorang pria berinisial RH (34) yang disebut sebagai terduga pelaku.

Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu flashdisk merek VEGER berisi rekaman CCTV serta satu bilah parang berukuran sekitar 60 sentimeter dengan gagang berbahan kayu.

Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo mengatakan, penanganan perkara dilakukan melalui tahapan penyidikan sesuai prosedur. Polisi telah membuat laporan, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/07/IX/2026/SPKT/Polsek Kenohan/Polres Kutai Kartanegara/Polda Kaltim tertanggal 15 September 2026.

Terhadap perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 477 ayat (1) huruf f juncto Pasal 126 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023, sesuai konstruksi perkara yang sedang didalami.

Polsek Kenohan memastikan proses hukum berjalan dengan mengedepankan pembuktian serta asas praduga tak bersalah. Penyidikan masih dilakukan untuk melengkapi keterangan dan alat bukti terkait peristiwa tersebut.

Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk dalam pengungkapan perkara, sementara proses hukum terhadap terduga pelaku terus berjalan sesuai ketentuan.

Asap Tebal Muncul di Tengah Semak, Polsek Samboja Bergerak Cepat Kendalikan Karhutla

Kukar – Kepulan asap putih tebal yang terlihat warga di sekitar kebun kelapa RT 004, Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, menjadi tanda awal kebakaran lahan. Laporan warga segera ditindaklanjuti, hingga api berhasil dikendalikan sebelum meluas, Selasa (15/9/2026).

Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 14.30 Wita. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Handil Baru dan Damkar Samboja.

Tak berselang lama, unsur gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 15.00 Wita, personel Polsek Samboja bersama Koramil Samboja, Damkar dan MPA tiba di titik kebakaran untuk melakukan penanganan.

Kebakaran terjadi di lahan yang ditumbuhi semak belukar dengan luas sekitar 3.000 meter persegi. Lokasi kebakaran berada pada koordinat -0,9200946, 117,2015533, dengan kondisi vegetasi yang cukup mudah terbakar.

Polsek Samboja menerjunkan tiga personel dan menggunakan satu unit mobil patroli untuk mendukung penanganan. Di lapangan, petugas bersama unsur lainnya berupaya memadamkan kobaran api sekaligus mencegah api menjalar ke area di sekitarnya.

Penanganan melibatkan 6 personel Damkar Samboja, 6 personel MPA Handil Baru, 3 personel Polsek Samboja dan 1 personel Koramil Samboja, dengan dukungan dua unit mobil Damkar.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 Wita.

Personel Polsek Samboja juga melakukan pemantauan di lokasi serta mendokumentasikan kondisi pascakebakaran sebagai bagian dari penanganan dan pelaporan.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kondisi cuaca yang panas dalam beberapa hari terakhir, namun kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab sebenarnya.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid melalui personelnya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada area semak belukar dan lahan kosong yang mudah terbakar.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila melihat asap atau titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Berkat laporan cepat masyarakat dan respons bersama unsur terkait, kebakaran lahan tersebut berhasil dikendalikan. Situasi di sekitar lokasi hingga penanganan selesai dalam keadaan aman dan kondusif.

Polsek Tenggarong Seberang Gerak Cepat, Karhutla di Separi Berhasil Dilokalisir

Kukar – Respons cepat personel Polsek Tenggarong Seberang bersama unsur pemadam, relawan, warga dan pihak perusahaan berhasil menghentikan perambatan api yang membakar lahan bergambut di Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (15/9/2026).

Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 17.00 WITA di kawasan lahan RT 19 Desa Separi dengan luas terdampak diperkirakan mencapai 0,5 hektare. Vegetasi berupa rumput dan daun kering di lahan bergambut membuat api cepat menjalar.

Begitu menerima informasi, empat personel Polsek Tenggarong Seberang langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk mempercepat penanganan. Upaya pemadaman melibatkan satu unit PMK Tenggarong Seberang, Relawan Terakat Etam Desa Separi, warga, serta tiga unit water tank PT Kitadin.

Pemadaman dilakukan secara terpadu menggunakan kendaraan pemadam, pompa air dan peralatan manual. Setelah api berhasil dilokalisir dan dipadamkan, petugas melanjutkan pendinginan pada area yang masih berpotensi menyimpan bara, sekaligus melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali muncul.

Sekitar pukul 18.00 WITA, penanganan dinyatakan selesai. Tidak ada laporan korban maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.

Polsek Tenggarong Seberang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama cuaca panas. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api dan segera melapor apabila menemukan titik kebakaran.

Gerak cepat, pemadaman terpadu, dan pendinginan menjadi kunci agar api tidak berkembang dan meluas ke area lainnya.

Enam Hektare Lahan Terbakar di Sabintulung, Polsek Muara Kaman Turun Langsung Kendalikan Api

Kukar – Kebakaran lahan milik masyarakat di Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), mendapat penanganan cepat aparat gabungan setelah satu titik api terpantau sekitar satu kilometer dari Jalan Poros, Selasa (14/9/2026).

Informasi kebakaran diterima Polsek Muara Kaman sekitar pukul 15.30 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Muara Kaman langsung bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Koramil Muara Kaman, Damkar Kecamatan Muara Kaman serta Damkar Desa Sabintulung.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin turut berada di lokasi bersama Danramil Muara Kaman Kapten Elya Ikhsan Purba dan unsur terkait lainnya. Tim gabungan kemudian melakukan penyemprotan air secara langsung pada area yang terbakar untuk menghentikan perambatan api.

Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±6 hektare. Kondisi medan menjadi perhatian petugas dalam proses penanganan, namun tidak terdapat kendala berarti selama pemadaman.

Berkat penanganan bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun potensi munculnya kembali titik api.

Polsek Muara Kaman juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab serta awal mula kebakaran. Pemantauan di sekitar lokasi terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul dan meluas.

Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya saat kondisi lahan kering.

Setiap kemunculan asap atau titik api diharapkan segera dilaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.
Api berhasil dihentikan, lahan didinginkan, dan penyebab kebakaran masih ditelusuri.

Api Merambat ke Kawasan Konservasi Samboja, Polsek dan BKO Brimob Bergerak Cepat

Kukar – Kobaran api yang merambat dari tumpukan sampah menuju semak belukar di kawasan konservasi HDTK Samboja, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara, berhasil dikendalikan setelah tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman, Selasa (15/9/2026).

Kebakaran yang terdeteksi sekitar pukul 14.00 Wita tersebut menghanguskan semak belukar dengan luas diperkirakan mencapai 0,5 hektare.

Lokasi yang berada sekitar 25 kilometer dari Mako Polsek Samboja membuat personel harus bergerak menuju kawasan yang cukup jauh untuk segera mengendalikan kobaran api.

Polsek Samboja menjadi salah satu unsur yang bergerak langsung ke titik kebakaran. Empat personel Polsek Samboja diperkuat tiga personel BKO Brimob Kaltim langsung melakukan penanganan bersama unsur gabungan lainnya.

Upaya pemadaman melibatkan Koramil Samboja, perwakilan OIKN, Damkar Samboja, Yayasan Jejak Pulang/Wanariset, PMI serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Merdeka.

Dengan dukungan dua unit alkon portabel dan satu unit mobil pemadam, tim gabungan berupaya memutus rambatan api agar tidak semakin meluas ke kawasan di sekitarnya.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, api diduga bermula dari tumpukan ban atau sampah yang terbakar kemudian merambat ke semak belukar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait.

Setelah sekitar tiga jam penanganan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 Wita. Personel kemudian tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang kembali memicu kebakaran.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid melalui personelnya memastikan pemantauan tetap dilakukan setelah api berhasil dikendalikan.

“Yang utama adalah memastikan api tidak kembali menyala dan tidak merambat ke area lainnya. Setelah pemadaman, pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan,” ujar petugas di lapangan.

Hingga penanganan selesai sekitar pukul 17.30 Wita, api dan asap berhasil dikendalikan. Situasi di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan kondusif.

Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang meningkatkan risiko penyebaran api.

Abrasi Sungai Kahala Gerus Rumah Warga, Polsek Kenohan Kawal Penanganan dan Rencana Bantuan

Kukar – Ancaman abrasi Sungai Kahala semakin nyata. Empat rumah warga di RT 05, Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, terdampak longsor setelah tepian sungai tergerus arus hingga menyebabkan tiga rumah ambruk ke arah sungai dan satu rumah lainnya berada dalam kondisi rawan.

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian lintas unsur di Kecamatan Kenohan. Pada Selasa (15/9/2026), Polsek Kenohan bersama pemerintah kecamatan dan Koramil Kenohan mengikuti rapat koordinasi melalui Zoom Meeting untuk membahas langkah penanganan serta rencana bantuan bagi warga terdampak.

Dalam koordinasi tersebut, Polsek Kenohan diwakili IPTU Mulyanto, bersama Camat Kenohan Misri, personel Koramil Kenohan Sertu Edib Efendi, serta para kepala seksi di lingkungan Kecamatan Kenohan.

Dari hasil pendataan, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Rumah milik Sahid dan Maslah dilaporkan ambruk ke tepi sungai, sementara rumah milik Hajri Ashari tersisa bagian teras setelah sebagian bangunan terdampak longsor. Satu rumah milik Saumi masih berdiri, namun tiang bagian belakang menggantung sehingga kondisinya rawan.

Usai mengikuti koordinasi, unsur terkait tidak berhenti pada pembahasan. Sekitar pukul 10.00 Wita, mereka turun langsung meninjau lokasi terdampak untuk melihat kondisi tepian Sungai Kahala sekaligus mengidentifikasi titik lain yang berpotensi mengalami longsor.

Dari hasil peninjauan, lokasi rumah warga berada tepat di bagian ilir Teluk Dungun. Saat arus sungai menguat, kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang menerima tekanan arus, sehingga material tanah di tepian sungai berpotensi terus tergerus dan memicu longsor.

Polsek Kenohan turut memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman serta melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi kawasan terdampak. Warga juga perlu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap rumah yang berada di dekat tepian sungai dan telah mengalami kerusakan struktur.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dijadwalkan turun langsung ke lokasi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Rombongan Pemkab Kukar yang dipimpin Asisten Pembangunan direncanakan melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.

Langkah koordinasi dan peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan kondisi warga terdampak terpantau serta penanganan terhadap ancaman longsor dapat dilakukan secara terkoordinasi.

Kapolres Kukar Cek Ruang Tahanan, Pastikan Keamanan dan Pengawasan Berjalan Ketat

Kukar – Keamanan ruang tahanan menjadi perhatian serius Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar Pada Selasa (15/9/2026), Kapolres Kukar turun langsung melakukan pengecekan ruang tahanan Polres Kukar.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi ruang tahanan tetap aman, tertib, serta sistem pengawasan terhadap para tahanan berjalan sesuai prosedur.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Kukar didampingi Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kasat Tahti Iptu Agus Subroto, serta personel piket jaga tahanan.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar memeriksa langsung kondisi ruang tahanan dan memastikan personel yang bertugas menjalankan pengawasan secara maksimal.

Pemeriksaan juga menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran prosedur di lingkungan ruang tahanan.

Kepada personel jaga, Kapolres menekankan pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas. Pengawasan harus dilakukan secara konsisten, termasuk memperhatikan kondisi para tahanan dan situasi di sekitar ruang tahanan.

“Pelaksanaan tugas jaga tahanan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Pastikan keamanan, lakukan pengawasan secara berkala dan jangan lengah,” menjadi penekanan dalam kegiatan tersebut.

Pengecekan langsung oleh pimpinan diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus memastikan pengelolaan ruang tahanan Polres Kukar berjalan aman, tertib dan sesuai ketentuan.

Penilaian AKIP Digelar di Polres Kukar, Tata Kelola dan Penggunaan Anggaran Jadi Sorotan

Kukar – Penguatan tata kelola organisasi dan akuntabilitas kinerja menjadi perhatian jajaran Polres Kutai Kartanegara. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) pada satuan kewilayahan jajaran Polda Kalimantan Timur yang digelar di Ruang Catur Prasetya Polres Kukar, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.20 Wita tersebut menghadirkan Tim Evaluator Itwasda Polda Kaltim untuk melakukan penilaian sekaligus memberikan arahan terhadap pelaksanaan sistem akuntabilitas kinerja di satuan kewilayahan.

Tim dipimpin KBP Yudhi Suhariyadi selaku Auditor Kepolisian Madya TK III dan Ketua Tim Evaluator I, didampingi Kompol Gatot Supriyanto, sebagai Evaluator II serta Brigpol Jemni Jumli sebagai operator.

Dari Polres Kukar kegiatan diikuti Kabag SDM Kompol Suwarno, Kabagren AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan, dan Kasiwas AKP Gatot Siswanto bersama anggota Bagren dan Siwas.

Penilaian tersebut tidak sekadar memeriksa kelengkapan administrasi. Evaluasi diarahkan untuk melihat sejauh mana sistem akuntabilitas kinerja berjalan selaras dengan target yang telah ditetapkan, termasuk efektivitas dan efisiensi pemanfaatan anggaran serta sumber daya organisasi.

Tim evaluator juga memberikan arahan dan petunjuk terhadap dokumen pendukung kinerja maupun pelaporan program dan anggaran yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain Polres Kukar, kegiatan turut diikuti unsur Bagren dan Siwas dari Polres Kutai Barat dan Polres Mahakam Ulu, sehingga menjadi bagian dari evaluasi akuntabilitas kinerja pada satuan kewilayahan jajaran Polda Kaltim.

Melalui kegiatan ini, setiap satuan kerja didorong untuk memastikan perencanaan, pelaksanaan, penggunaan anggaran hingga pelaporan dapat dipertanggungjawabkan secara tepat, transparan dan terukur.

Kabag SDM Polres Kukar Kompol Suwarno menyampaikan bahwa penilaian AKIP menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil sekaligus memastikan setiap sumber daya organisasi digunakan secara efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Polsek Muara Muntai Dampingi Bareskrim Polri Turun Langsung Cek Karhutla di PT JMS, Lahan Terbakar Dipantau dari Udara

Kukar – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kutai Kartanegara mendapat perhatian langsung dari jajaran Bareskrim Polri. Tim Bareskrim bersama Ditkrimsus Polda Kalimantan Timur dan Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim turun ke wilayah Kecamatan Muara Muntai untuk melakukan pengecekan lapangan terkait kebakaran lahan di PT Jaya Mandiri Sukses (JMS), Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.30 Wita itu berlangsung di wilayah PT JMS, Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai. Polsek Muara Muntai bersama Polsek Muara Wis turut melakukan pendampingan selama proses pengecekan berlangsung.

Tidak hanya melihat kondisi lahan secara langsung, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek penanganan Karhutla di area perusahaan. Salah satunya dengan mengecek sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran yang tersedia di lokasi.

Pengecekan kemudian berlanjut ke gudang serta posko pemadam kebakaran PT JMS yang berada di Estate Gharu, Kecamatan Muara Wis. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas yang digunakan dalam menghadapi potensi kebakaran di kawasan tersebut.

Yang menarik, kondisi lahan terbakar juga diperiksa dari udara. Tim Bareskrim Polri bersama Ditkrimsus Polda Kaltim menggunakan drone untuk memantau area terdampak kebakaran, sehingga kondisi lapangan dapat dilihat secara lebih menyeluruh.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani bersama personelnya memastikan pendampingan dan pengamanan kegiatan berjalan selama tim melakukan pemeriksaan di sejumlah titik.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Bareskrim Polri, Ditkrimsus Polda Kaltim, Polsek Muara Muntai, Polsek Muara Wis serta Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.

Pengecekan langsung di lapangan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan penanganan Karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi lahan terdampak hingga kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran.

Gerak Cepat Polsek Muara Jawa Tangani Karhutla, Api di Muara Jawa Ilir Berhasil Dipadamkan

Kukar – Respons cepat kepolisian kembali terlihat dalam penanganan kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara. Begitu menerima informasi adanya kebakaran, personel Polsek Muara Jawa langsung bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mencegah api meluas, Selasa (15/9/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 Wita di Jalan M. Hatta Gang Arjuna, Kelurahan Muara Jawa Ilir. Api membakar lahan semak belukar dengan luas sekitar 10 x 20 meter, meliputi ilalang, ranting serta material kering yang mudah terbakar.

Dalam penanganan tersebut, Polsek Muara Jawa diperkuat 5 personel BKO Polda Kaltim, 1 personel Damkar Muara Jawa dan relawan Muara Jawa Ilir. Dukungan sarana turut dikerahkan berupa satu unit Mobil Rantis Karhutla Polda Kaltim serta satu unit kendaraan pickup milik warga.

Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama unsur gabungan langsung melakukan upaya pemadaman. Selain berfokus memutus penyebaran api, petugas juga melakukan koordinasi di lapangan agar proses penanganan berlangsung cepat dan terkendali.

Berkat penanganan bersama tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wita, Personel kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan pada sejumlah titik yang masih berpotensi memunculkan api kembali.

Kepolisian juga melakukan pemantauan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

Kapolsek Muara Jawa IPTU Yoga Fattur Rahman, melalui personelnya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan yang dipenuhi semak, ilalang dan material kering.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan kebakaran lahan dapat dikendalikan sedini mungkin sekaligus mencegah dampaknya meluas ke lingkungan sekitar.