Abrasi Sungai Kahala Gerus Rumah Warga, Polsek Kenohan Kawal Penanganan dan Rencana Bantuan

Kukar – Ancaman abrasi Sungai Kahala semakin nyata. Empat rumah warga di RT 05, Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, terdampak longsor setelah tepian sungai tergerus arus hingga menyebabkan tiga rumah ambruk ke arah sungai dan satu rumah lainnya berada dalam kondisi rawan.

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian lintas unsur di Kecamatan Kenohan. Pada Selasa (15/9/2026), Polsek Kenohan bersama pemerintah kecamatan dan Koramil Kenohan mengikuti rapat koordinasi melalui Zoom Meeting untuk membahas langkah penanganan serta rencana bantuan bagi warga terdampak.

Dalam koordinasi tersebut, Polsek Kenohan diwakili IPTU Mulyanto, bersama Camat Kenohan Misri, personel Koramil Kenohan Sertu Edib Efendi, serta para kepala seksi di lingkungan Kecamatan Kenohan.

Dari hasil pendataan, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Rumah milik Sahid dan Maslah dilaporkan ambruk ke tepi sungai, sementara rumah milik Hajri Ashari tersisa bagian teras setelah sebagian bangunan terdampak longsor. Satu rumah milik Saumi masih berdiri, namun tiang bagian belakang menggantung sehingga kondisinya rawan.

Usai mengikuti koordinasi, unsur terkait tidak berhenti pada pembahasan. Sekitar pukul 10.00 Wita, mereka turun langsung meninjau lokasi terdampak untuk melihat kondisi tepian Sungai Kahala sekaligus mengidentifikasi titik lain yang berpotensi mengalami longsor.

Dari hasil peninjauan, lokasi rumah warga berada tepat di bagian ilir Teluk Dungun. Saat arus sungai menguat, kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang menerima tekanan arus, sehingga material tanah di tepian sungai berpotensi terus tergerus dan memicu longsor.

Polsek Kenohan turut memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman serta melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi kawasan terdampak. Warga juga perlu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap rumah yang berada di dekat tepian sungai dan telah mengalami kerusakan struktur.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dijadwalkan turun langsung ke lokasi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Rombongan Pemkab Kukar yang dipimpin Asisten Pembangunan direncanakan melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.

Langkah koordinasi dan peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan kondisi warga terdampak terpantau serta penanganan terhadap ancaman longsor dapat dilakukan secara terkoordinasi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + five =