Berantas Habis! Polsek Muara Kaman Bongkar Jaringan Besar Narkoba, Setengah Kilogram Sabu dan Ganja Disita

Kukar – Genderang perang terhadap narkotika ditabuh kencang oleh jajaran Polsek Muara Kaman. Dalam sebuah operasi berantai yang berlangsung dramatis selama dua hari, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Muara Kaman berhasil menggulung jaringan pengedar narkoba lintas kabupaten. Tak tanggung-tanggung, total barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari setengah kilogram sabu dan paket ganja.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, mengonfirmasi bahwa operasi besar ini bermula dari informasi masyarakat yang resah akan aktivitas mencurigakan di Desa Menamang Kanan.

Drama dimulai pada Senin (13/04/2026) sore sekitar pukul 18.30 WITA. Petugas meringkus tersangka pertama, H (38), di kediamannya. Sempat berkelit, H akhirnya tak berkutik saat petugas menemukan 20 poket sabu seberat 6,54 gram yang disembunyikan secara rapi di sela-sela atap pintu masuk rumah walet miliknya.

Di lokasi yang sama, polisi juga mengamankan A (39). Dari hasil interogasi cepat, terungkap bahwa A berperan sebagai perantara yang mengambil barang haram tersebut dari seorang bandar di wilayah distrik perusahaan sawit.

Tak ingin kehilangan momentum, malam itu juga pukul 20.30 WITA, petugas melakukan pengejaran ke Mess RPK Distrik 32 Sebulu PT. Surya Hutani Jaya (SHJ). Di sana, polisi menyergap SF (35).

Penggeledahan di kamar SF membuahkan hasil mengejutkan, petugas menemukan 65 poket sabu siap edar seberat 25,7 gram yang disembunyikan dalam kaleng wafer, lengkap dengan timbangan digital dan alat hisap (bong). SF mengakui bahwa seluruh barang haram tersebut dipasok oleh seorang pria di Muara Bengkal, Kutai Timur.

Puncak drama terjadi pada Selasa (14/04/2026) subuh. Menembus batas kabupaten, tim bergerak cepat menuju Desa Muara Bengkal Ulu untuk mengepung kediaman A. Meski tersangka Awin berhasil meloloskan diri dan kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang), petugas yang disaksikan ketua RT dan orang tua pelaku melakukan penggeledahan teliti di kamar tersangka.

Hasilnya mencengangkan. Polisi menemukan gudang penyimpanan narkoba berupa 10 bal sabu seberat 512,48 gram, dua paket tambahan seberat 10,53 gram, serta dua paket ganja seberat 19,01 gram.

Dalam operasi maraton ini, Polsek Muara Kaman berhasil mengamankan total barang bukti sabu dengan berat kotor mencapai lebih dari 550 gram. Para tersangka kini terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal penyesuaian dalam UU No. 1 Tahun 2026.

“Kami tidak akan berhenti. Ini adalah peringatan keras bagi siapa saja yang berani bermain narkoba di wilayah Muara Kaman. Jaringan ini akan kami usut hingga ke akar-akarnya,” tegas Iptu Herwin.

Ketiga tersangka beserta barang bukti berupa sabu, ganja, timbangan digital, hingga unit kendaraan motor kini telah diamankan di Mapolsek Muara Kaman untuk proses hukum lebih lanjut. Kepolisian pun kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap tersangka A yang identitasnya telah dikantongi petugas.

Hapus Dendam dengan Jabat Tangan, Dua Pemuda di Muara Muntai Sepakat Damai Lewat Jalur Kekeluargaan

Kukar – Luka fisik mungkin bisa sembuh, namun hubungan persaudaraan yang retak jauh lebih berharga untuk dipulihkan. Semangat itulah yang mendasari pertemuan hangat di Pos Lebak Cilong pada Kamis (16/04/2026) pagi, saat kepolisian memfasilitasi mediasi kasus pemukulan yang melibatkan dua pemuda setempat.

Suasana tenang menyelimuti pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut. Dua warga yang sempat bersitegang akibat insiden di Desa Lebak Mantan pada Sabtu malam lalu, kini duduk berdampingan untuk saling bicara dari hati ke hati.

Bukan sekadar formalitas hukum, mediasi ini menjadi ruang bagi kedua pihak untuk saling memaafkan. Aiptu yang bertugas sebagai penengah mengingatkan bahwa hidup bertetangga di desa haruslah saling menjaga, bukan saling menyakiti.

“Kita semua bersaudara. Masalah yang terjadi biarlah menjadi pelajaran agar kita lebih dewasa dalam bertindak,” ujar pihak penengah dengan nada mengayomi.

Kehadiran Ketua RT dan Kakak wwrga tersebut menambah suasana kekeluargaan dalam pertemuan tersebut. Mereka hadir bukan untuk membela siapa yang benar, melainkan untuk memastikan kedua pemuda ini kembali ke jalan yang benar.

Tanpa ada paksaan, kedua belah pihak merumuskan jalan tengah. Salah satu dr keduanya dengan tulus mengakui kekhilafannya dan menyanggupi pemberian bantuan biaya pengobatan. Angka tersebut bukan sekadar ganti rugi, melainkan bentuk tanggung jawab moral atas tindakan yang telah dilakukan.

Poin penting dalam pertemuan ini adalah janji keduanya untuk tidak lagi menyimpan dendam. Mereka sepakat untuk menutup lembaran lama dan tidak akan mengungkit permasalahan tersebut di masa depan. Namun, sebagai pengingat, kesepakatan ini juga mencantumkan komitmen bahwa jika kekhilafan serupa terulang, maka hukum akan mengambil perannya.

Puncak dari mediasi ini adalah momen saat kedua belah pihak berjabat tangan erat di hadapan orang tua dan saksi-saksi. Tak ada lagi wajah tegang, yang ada hanyalah senyum lega dari kedua belah pihak.

“Kami berterima kasih kepada keluarga dan pihak kepolisian yang sudah membimbing kami. Damai itu jauh lebih tenang,” ungkap salah satu pihak.

Langkah damai ini membuktikan bahwa dengan kepala dingin dan hati yang besar, perselisihan seberat apa pun dapat diselesaikan tanpa harus menyisakan luka di hati.

Wujud Kepedulian Pimpinan, Dokkes Polres Kukar Gelar “Home Visit” Berikan Layanan Medis bagi Personel Sakit

Kukar – Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan dan kesehatan personel, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Siedokkes) melaksanakan kegiatan Home Visit atau kunjungan kesehatan ke rumah anggota yang sedang sakit, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA ini menyasar kediaman Aipda Andreas, seorang anggota Satlantas Polres Kukar yang saat ini tengah menjalani masa pemulihan akibat sakit.

Tim Dokkes yang dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Iptu Supriadi Nurdin, bersama dr. Retno selaku dokter klinik serta staf Siedokkes lainnya, datang untuk mengecek kondisi kesehatan fisik dan perkembangan pengobatan Aipda Andreas secara langsung di kediamannya.

Kasi Dokkes Iptu Supriadi Nurdin menjelaskan bahwa program Home Visit ini merupakan agenda rutin untuk memastikan setiap personel yang mengalami kendala kesehatan mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Kami hadir bukan hanya untuk memeriksa kesehatan secara fisik, tetapi juga untuk memberikan dukungan moral. Kami ingin memastikan rekan kami mendapatkan perawatan yang maksimal agar bisa segera pulih dan kembali melayani masyarakat,” ujar Iptu Supriadi Nurdin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Aipda Andreas diketahui sedang menjalani pengobatan rutin. Dalam kunjungan tersebut, dr. Retno memberikan arahan khusus mengenai pentingnya disiplin mengikuti anjuran Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) serta penerapan pola hidup sehat di lingkungan keluarga.

Selain pemeriksaan medis, tim Dokkes juga memberikan edukasi terkait asupan nutrisi dan kebersihan lingkungan guna mendukung percepatan proses penyembuhan.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Aipda Andreas dan keluarga. Kehadiran tim medis Polres Kukar di tengah masa pemulihan ini dirasakan sebagai penyemangat tersendiri bagi personel yang sedang sakit. Hal ini juga menunjukkan bahwa Polres Kukar merupakan satu keluarga besar yang saling peduli dan mendukung satu sama lain.

Hingga kegiatan berakhir, situasi berjalan aman dan lancar. Program Home Visit ini diharapkan dapat terus meningkatkan indeks kesehatan personel, sehingga institusi Polri, khususnya Polres Kutai Kartanegara, selalu siap sedia dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Satgas Damai Cartenz perkuat kepedulian untuk anak Papua lewat bakti sosial di panti asuhan

Jayapura – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak Papua melalui kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Pelangi, Abepura, Kota Jayapura, Rabu (15/4).

Kegiatan tersebut menyasar langsung anak-anak panti sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendekatan humanis Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.

Kepala Panti Asuhan Pelangi, Yudith M. Renda, mengapresiasi kehadiran Satgas Damai Cartenz yang dinilai membawa dampak positif bagi anak-anak di panti tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan. Ini sangat berarti bagi anak-anak kami dan menjadi motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, personel Satgas tidak hanya menyalurkan bantuan berupa sembako dan makanan ringan, tetapi juga menggelar permainan interaktif (ice breaking) guna menciptakan suasana hangat, penuh keceriaan, serta mempererat kedekatan dengan anak-anak.

Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun hubungan emosional dengan masyarakat Papua, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

“Bakti sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami terhadap anak-anak Papua. Kami ingin memastikan bahwa mereka merasakan kehadiran negara melalui sentuhan kemanusiaan, bukan semata aspek keamanan,” ujar Ka Ops Damai Cartenz.

Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua guna menciptakan rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Waka Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama antara personel Satgas dan anak-anak panti, yang mencerminkan suasana kebersamaan dan kedekatan emosional.

Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan peran tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap masa depan anak-anak Papua.

Polda Bali Kerahkan 1.595 Personel Gabungan Amankan Event Internasional Kemala Run 2026

Bali – Polda Bali menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal perhelatan olahraga bergengsi berskala internasional, Kemala Run 2026. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan puluhan ribu peserta lari, sebanyak 1.595 personel gabungan disiagakan guna mengamankan jalannya acara yang akan dipusatkan di Bali United Training Centre Pantai Purnama Jl. Ida Bagus Mantra Gianyar, Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy dalam keterangan resminya pada Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa persiapan pengamanan telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektoral.
“Polda Bali berkomitmen penuh untuk menyukseskan Kemala Run 2026. Fokus utama kami adalah memastikan aspek keamanan (security) dan kelancaran arus lalu lintas (safety and mobility) bagi seluruh elemen yang terlibat,” ujar Ariasandy.

Rincian Kekuatan Personel yang diterjunkan Polda Bali dari total 1.595 personel yang diterjunkan, kekuatan pengamanan terdiri dari:
1.397 Personel: Anggota Polda Bali dan jajaran Polres terkait.
198 Personel bantuan Instansi Terkait, diantaranya: TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, serta partisipasi aktif dari Pecalang Adat Bali dan unsur pam swakarsa lainnya.
Strategi Pengamanan sangat ketat dan berlapis pada Event yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 11.000 pelari, dari seluruh Indonesia maupun mancanegara. Mengingat tingginya jumlah peserta, Polda Bali akan menerapkan pola pengamanan ketat di titik-titik strategis:
Zona Sterilisasi: Pengamanan intensif pada area Start dan Finish.
Rute Lari: Penempatan personel di sepanjang jalur rute 5K, 10K, hingga 21K (Half Marathon).
Manajemen Lalu Lintas: Pengaturan arus kendaraan secara real-time untuk mencegah penumpukan kendaraan serta memastikan lintasan lari bebas dari hambatan kendaraan bermotor.

Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan apabila pada hari pelaksanaan nanti terjadi pengalihan arus lalu lintas atau gangguan Kamseltibcarlantas di sekitar lokasi acara.
“Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Bali. Kesuksesan Kemala Run 2026 bukan sekadar keberhasilan acara olahraga, namun merupakan representasi wajah Bali di mata dunia. Keamanan yang terjamin akan memberikan efek sangat positif yang signifikan bagi citra pariwisata Bali ke depan.

Polda Bali mengimbau bagi masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Gianyar pada Minggu pagi untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi pengalihan arus yang akan disosialisasikan lebih lanjut melalui kanal media sosial resmi Humas Polda Bali,” tutup Kabid Humas.

Polda Bali Kerahkan 1.595 Personel Gabungan Amankan Event Internasional Kemala Run 2026

Polda Bali menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal perhelatan olahraga bergengsi berskala internasional, Kemala Run 2026. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan puluhan ribu peserta lari, sebanyak 1.595 personel gabungan disiagakan guna mengamankan jalannya acara yang akan dipusatkan di Bali United Training Centre Pantai Purnama Jl. Ida Bagus Mantra Gianyar, Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., dalam keterangan resminya pada Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa persiapan pengamanan telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektoral.
“Polda Bali berkomitmen penuh untuk menyukseskan Kemala Run 2026. Fokus utama kami adalah memastikan aspek keamanan (security) dan kelancaran arus lalu lintas (safety and mobility) bagi seluruh elemen yang terlibat,” ujar KBP. Ariasandy.

Rincian Kekuatan Personel yang diterjunkan Polda Bali dari total 1.595 personel yang diterjunkan, kekuatan pengamanan terdiri dari:
1.397 Personel: Anggota Polda Bali dan jajaran Polres terkait.
198 Personel bantuan Instansi Terkait, diantaranya: TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, serta partisipasi aktif dari Pecalang Adat Bali dan unsur pam swakarsa lainnya.
Strategi Pengamanan sangat ketat dan berlapis pada Event yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 10.000 pelari, dari seluruh Indonesia maupun mancanegara. Mengingat tingginya jumlah peserta, Polda Bali akan menerapkan pola pengamanan ketat di titik-titik strategis:
Zona Sterilisasi: Pengamanan intensif pada area Start dan Finish.
Rute Lari: Penempatan personel di sepanjang jalur rute 5K, 10K, hingga 21K (Half Marathon).
Manajemen Lalu Lintas: Pengaturan arus kendaraan secara real-time untuk mencegah penumpukan kendaraan serta memastikan lintasan lari bebas dari hambatan kendaraan bermotor.

Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan apabila pada hari pelaksanaan nanti terjadi pengalihan arus lalu lintas atau gangguan Kamseltibcarlantas di sekitar lokasi acara.
“Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Bali. Kesuksesan Kemala Run 2026 bukan sekadar keberhasilan acara olahraga, namun merupakan representasi wajah Bali di mata dunia. Keamanan yang terjamin akan memberikan efek sangat positif yang signifikan bagi citra pariwisata Bali ke depan.

Polda Bali mengimbau bagi masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Gianyar pada Minggu pagi untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi pengalihan arus yang akan disosialisasikan lebih lanjut melalui kanal media sosial resmi Humas Polda Bali,” tutup Kabid Humas.

11 Ribu Peserta Siap Meriahkan Kemala Run 2026 di Bali

Bali – Kemala Run 2026 siap digelar Hari Minggu (19/04) sebagai ajang lari berskala nasional dengan total pendaftar mencapai 11.000 peserta per 13 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat serta melibatkan pelari dari berbagai kalangan, mulai dari profesional hingga komunitas, termasuk unsur TNI-Polri.

Kemala Run 2026 mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Half Marathon, 10K, dan 5K. Meliputi kategori nasional berdasarkan kelompok usia, kategori open, hingga kategori khusus.

Selain jumlah peserta yang besar, penyelenggaraan tahun ini menjadikan Kemala Run sebagai salah satu event lari dengan total hadiah terbesar di Indonesia. Besaran hadiah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik sekaligus kualitas kompetisi.

Seluruh rangkaian lomba akan dimulai dan berakhir di Jalan Ida Bagus Mantra, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan rute yang melintasi sejumlah kawasan strategis seperti Pantai Saba dan Pantai Purnama. Rute ini dirancang tidak hanya untuk mendukung aspek kompetitif, tetapi juga memberikan pengalaman berlari dengan latar keindahan alam Bali.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga menyiapkan area race village yang berlokasi di kawasan Pantai Purnama dengan berbagai fasilitas seperti media center, area start dan finish, panggung media, serta zona UMKM. Alur pergerakan peserta telah diatur secara sistematis mulai dari area parkir menuju garis start hingga ke area pemulihan setelah mencapai garis finish.

Dalam mendukung partisipasi yang lebih luas, panitia menyediakan skema pendaftaran community package bagi kelompok dengan jumlah minimal 50 peserta, sehingga komunitas dapat mengikuti berbagai kategori lomba dengan biaya yang lebih terjangkau.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen. Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Kemala Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan positif.

“Kemala Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan energi positif, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta mendorong gaya hidup sehat secara luas,” ujarnya.

Dengan tingginya minat peserta serta dukungan berbagai pihak, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.

Pastikan Standar Pelayanan dan Keamanan, Kapolres Kukar Sidak Mako Hingga Ruang Tahanan

Kukar – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek kesiapan personel dan kondisi sarana prasarana di lingkungan Mako Polres Kutai Kartanegara pada Rabu (15/04/2026).

Pengecekan ini mencakup seluruh aspek vital markas komando, mulai dari kebersihan, kesiapsiagaan personel piket fungsi, hingga pengawasan ketat terhadap kondisi ruang tahanan.

Mengawali pengecekannya, AKBP Khairul Basyar meninjau langsung lingkungan area luar mako. Beliau menekankan bahwa kebersihan adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan yang humanis bagi masyarakat.

“Mako adalah rumah bagi masyarakat yang memerlukan perlindungan dan bantuan hukum. Saya ingin memastikan setiap sudut mako terjaga kebersihannya dan personel yang bertugas memberikan senyum, sapa, dan salam secara tulus,” tegas Kapolres di sela-sela inspeksi.

Puncak dari pengecekan ini dilakukan di ruang tahanan. Kapolres memeriksa secara mendetail kondisi fisik jeruji besi, kebersihan sel, hingga kesehatan para tahanan. Didampingi oleh petugas jaga, beliau juga mengecek buku administrasi mutasi untuk memastikan jumlah tahanan sesuai dengan data serta memantau fungsi kamera pengawas (CCTV).

Kepada petugas jaga tahanan, AKBP Khairul Basyar memberikan instruksi keras agar selalu waspada dan tidak lalai dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Keamanan ruang tahanan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Periksa setiap barang bawaan pembesuk dengan teliti, lakukan patroli pengecekan sel secara berkala, dan pastikan hak-hak kesehatan tahanan terpenuhi dengan baik. Jangan pernah underestimate terhadap situasi,” ujar Kapolres memberikan arahan tegas.

Langkah pengecekan ini merupakan bagian dari upaya rutin Polres Kutai Kartanegara dalam menjaga disiplin internal dan kualitas pelayanan. Kapolres berharap, dengan terjaganya standar keamanan mako dan profesionalisme personel, kepercayaan masyarakat terhadap Polri di wilayah hukum Kutai Kartanegara akan terus meningkat.

Kegiatan pengecekan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini berjalan dengan tertib. Kapolres Turut didampingi Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kasat Intelkam AKP Andy Wahyudi dan Kasi Humas Iptu Maryono.

Redam Sengketa Lahan, Bhabinkamtibmas Desa Jongkang Satukan Kembali Hati Warga yang Berselisih

Kukar – Di balik rimbunnya lahan di kawasan RT.1 Desa Jongkang, sempat tersimpan ketegangan yang membayangi hubungan bertetangga. Namun, api perselisihan terkait tumpang tindih (overlap) lahan tersebut akhirnya padam, berganti dengan jabat tangan hangat dalam sebuah mediasi damai yang diprakarsai oleh Bhabinkamtibmas Desa Jongkang, Aiptu Budi Santoso.

Pada Selasa (14/04/2026) pagi, suasana di Jalan Eks Projakal tampak berbeda. Sejak pukul 09.30 WITA, Aiptu Budi Santoso bersama jajaran Tiga Pilar—Kades Jongkang Syuriansah dan Babinsa Serma Siswanto—duduk melingkar bersama dua warga yang bersengketa.

Alih-alih menempuh jalur hukum yang melelahkan, Aiptu Budi Santoso memilih pendekatan problem solving melalui musyawarah kekeluargaan. Selama tiga jam, ruang dialog dibuka lebar. Setiap keluhan didengarkan dengan empati, dan setiap dokumen dipelajari dengan saksama.

“Tanah mungkin punya batas, tapi silaturahmi antarwarga tidak boleh terputus. Kami di sini bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, tapi mencari jalan tengah agar semua pihak bisa kembali hidup berdampingan dengan tenang,” ujar Aiptu Budi Santoso di sela-sela mediasi.

Titik terang mulai terlihat saat para peserta mediasi bersama-sama melakukan peninjauan lapangan. Dengan merujuk pada dokumen SPPT tahun 1999 dari Desa Rempanga, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk saling menghormati batas lahan masing-masing.

Ada lima poin kesepakatan yang lahir dari pertemuan tersebut, di antaranya komitmen menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, pengakuan terhadap patok batas yang telah dipasang, serta kesediaan untuk saling menjadi saksi jika terjadi pembaruan administrasi tanah di masa depan. Kesepakatan ini pun dikukuhkan dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol perdamaian yang sah.

Kehadiran tokoh masyarakat seperti Kasipem Ahmad, dan mantan Kades Salasnian, memberikan kekuatan moral bagi warganya untuk melepaskan ego masing-masing. Senyum lega terpancar dari wajah kedua warga ini saat mediasi berakhir pukul 12.30 WITA dalam situasi yang sangat kondusif.

Kepala Desa Jongkang, Syuriansah, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Bhabinkamtibmas yang berhasil menjadi “jembatan” bagi warga.

“Ini adalah bukti bahwa komunikasi yang baik adalah kunci. Kami berterima kasih kepada Polri yang selalu hadir merangkul warga hingga konflik sekecil apa pun bisa tuntas tanpa kekerasan,” ungkapnya.

Kisah dari Desa Jongkang ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa di atas tanah yang subur, yang paling berharga untuk ditanam adalah benih-benih persaudaraan. Lewat peran aktif Bhabinkamtibmas, kedamaian di Kabupaten Kutai Kartanegara tetap terjaga, satu jabat tangan pada satu waktu.

Polres Kukar Berantas Jaringan Narkoba: 1,5 Kilogram Sabu Disita, 15 Ribu Jiwa Terselamatkan!

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan perang total terhadap peredaran gelap narkotika. Dalam sebuah konferensi pers resmi yang digelar pada Rabu (15/04/2026) siang, Kapolres Kukar memaparkan keberhasilan besar jajarannya dalam membongkar jaringan sabu lintas wilayah dengan barang bukti mencapai 1,5 kilogram.

Kegiatan Press Release yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Lantai III Mako Polres Kukar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, didampingi Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra dan Kasat Narkoba AKP Yohannes Bonar Adiguna.

Dalam rilis tersebut, AKBP Khairul Basyar mengungkapkan data statistik yang mengejutkan. Hanya dalam kurun waktu empat bulan pertama di tahun 2026, Satresnarkoba Polres Kukar telah berhasil mengungkap 79 kasus dengan total 103 tersangka.

“Komitmen kami tidak main-main. Hingga April ini, kami telah mengamankan lebih dari 3,6 kilogram sabu, ganja, obat keras, hingga uang tunai puluhan juta rupiah dari tangan para pelaku,” tegas Kapolres di hadapan awak media.

Fokus utama rilis kali ini adalah pengungkapan kasus menonjol yang terjadi pada Minggu (12/04/2026) malam di wilayah Loa Janan. Petugas berhasil mengamankan dua tersangka utama, yakni A (24) dan NN (33), di dua lokasi berbeda.

Tersangka A ditangkap di Jalan Gerbang Dayaku, Loa Duri Ulu, saat hendak mengantar sabu seberat 1,027 gram yang disembunyikan dalam toples jelly. Hasil pengembangan kemudian mengarahkan petugas ke sebuah hotel di Samarinda, di mana tersangka NN berhasil diringkus dengan barang bukti tambahan seberat 561,3 gram sabu yang tengah dipecah dalam paket-paket kecil.

Kapolres menjelaskan bahwa barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram tersebut diperkirakan memiliki nilai pasar mencapai Rp 2,7 miliar. Namun, bagi kepolisian, nilai yang lebih berharga adalah jumlah nyawa yang berhasil diselamatkan dari ketergantungan barang haram tersebut.

“Dengan asumsi 1 gram sabu dikonsumsi 10 orang, maka pengungkapan 1,5 kilogram ini secara nyata telah menyelamatkan kurang lebih 15.000 jiwa generasi muda di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar AKBP Khairul Basyar.

Kini, kedua tersangka harus menghadapi jeratan hukum yang berat sesuai Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal penyesuaian dalam KUHP Baru (UU No. 1 Tahun 2023). Mereka terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun atau pidana denda hingga miliaran rupiah. Sementara itu, satu pelaku lain berinisial N telah resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Mengakhiri rilisnya pukul 14.05 WITA, Kapolres Kukar berjanji akan terus meningkatkan pengawasan, termasuk memantau peredaran narkoba melalui jalur digital dan munculnya narkotika jenis baru. “Kepolisian tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi bandar dan pengedar di wilayah hukum Polres Kukar,” pungkasnya.