Tembus Medan Gambut dan Rawa, Tim Gabungan Jinakkan Karhutla 2 Hektare di Samboja Barat

Kukar – Medan rawa dan gambut tidak menyurutkan semangat tim gabungan dalam menanggulangi bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Personel Polsek Samboja bersama instansi lintas sektor bergerak cepat menaklukkan kobaran api yang melalap lahan semak belukar seluas ± 2 hektare di Kampung Bone KM 45 Dalam, RT 007 Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kamis (17/9/2026) malam.

Aksi tanggap darurat ini berawal dari aduan masyarakat yang resah akan kepulan asap pekat. Menanggapi laporan tersebut, 5 personel Polsek Samboja langsung menempuh jarak cukup jauh sekitar 40 kilometer dari Mako Polsek menuju lokasi kejadian untuk melakukan lokalisasi serta pemadaman.

Penanganan di medan yang terbilang sulit ini melibatkan kekuatan personel gabungan dari berbagai pihak, meliputi 3 personel BKO Sat Brimob Polda Kaltim, 6 petugas Dinas Kehutanan Prov. Kaltim, 4 personel UPTD KPHK Tahura Bukit Soeharto, 6 relawan Yayasan Jejak Pulang, 2 perwakilan PT Lembuswana Perkasa, serta 13 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Kelurahan Bukit Merdeka dan Sungai Merdeka.

Dukungan armada juga dikerahkan secara maksimal, terdiri dari 2 unit mobil Damkar Dishut Kaltim, 2 unit mobil Damkar Tahura Bukit Soeharto, armada pendukung dari yayasan dan perusahaan, 1 unit ambulans siaga, serta 3 unit mesin pompa air portabel untuk menyiram struktur tanah gambut yang berpotensi menyimpan bara api.

Kerja keras dan sinergi solid seluruh elemen di lapangan akhirnya membuahkan hasil. Kobaran si jago merah berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.00 WITA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan seluruh pihak yang terlibat.

“Sinergi yang kuat antara kepolisian, instansi kehutanan, perusahaan, dan relawan masyarakat sangat krusial dalam mengatasi kebakaran di lahan gambut dan rawa seperti ini. Indikasi awal pemicu kebakaran diduga akibat iklim cuaca yang sangat ekstrem di wilayah Samboja Barat, namun penyelidikan lebih lanjut tetap kami lakukan,” ungkap AKP Mohamad Yazid.

Langkah Preventif Polsek Tenggarong: Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Edukasi Karhutla di Kelurahan Maluhu

Kukar – Guna memutus potensi munculnya titik api di kawasan rawan, jajaran Polsek Tenggarong menerjunkan personelnya untuk menggelar Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kelurahan Maluhu, Kamis (17/9/2026) siang.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Aiptu Lutfi Jusuf bersama tim yang terdiri dari Aiptu Aliansyah, Aiptu Lenhad, Aiptu Agus, Aipda Roby, Brigpol Fajar, dan Brigpol Wira. Pendekatan edukatif ini difokuskan pada dialog interaktif bersama warga setempat.

Melalui giat tersebut, personel Polsek Tenggarong menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mengingatkan bahwa tindakan pembakaran hutan maupun lahan merupakan pelanggaran tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum tegas.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi menyampaikan bahwa keterlibatan aktif masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah bencana Karhutla sejak dini.

“Kami mengajak masyarakat Loa Ipuh Darat untuk bersama-sama menjadi benteng pencegahan Karhutla. Kesadaran untuk tidak membakar lahan demi menjaga kelestarian lingkungan sangat dibutuhkan agar wilayah Tenggarong tetap aman dari ancaman asap,” tegas Kapolsek.

Masyarakat menyambut positif sosialisasi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi menjaga lingkungan sekitar.

Cegah Kerugian di Area Obvitnas, Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Kawasan PT ENI Muara Bakau

Kukar – Respon cepat ditunjukkan jajaran Polsek Samboja bersama tim pemadam kebakaran dan pihak perusahaan dalam mengamankan Objek Vital Nasional (Obvitnas). Tim gabungan bahu-membahu menaklukkan kebakaran lahan semak belukar seluas ± 2 hektare di RT 012 Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kamis (17/9/2026) sore hingga malam.

Kebakaran yang melalap area semak belukar dan perkebunan di wilayah kerja PT ENI Muara Bakau tersebut sempat memicu kepulan asap tebal. Menanggapi situasi yang berpotensi mengganggu aktivitas Obvitnas tersebut, personel Polsek Samboja langsung menempuh jarak sekitar 20 kilometer menuju lokasi kejadian.

Aksi pemadaman dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan armada dan personel gabungan. Sebanyak 4 personel Polsek Samboja, 2 personel Pam Obvit Polda Kaltim, 7 petugas Damkar Kecamatan Samboja, serta 2 relawan PMI berkolaborasi intensif dengan tim Damkar PT PHM dan PT ENI Muara Bakau.

Dukungan sarana prasarana seperti 2 unit mobil pemadam Kecamatan Samboja, 1 unit mobil tangki Ziegler PT PHM, dan 1 unit mobil damkar PT ENI dikerahkan untuk melakukan lokalisasi api, penyiraman, hingga pendinginan area terdampar. Setelah kerja keras di lapangan, si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.00 WITA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid membenarkan penanganan Karhutla di kawasan strategis tersebut.

“Sinergi antara kepolisian, Damkar daerah, dan tim Damkar perusahaan sangat krusial sehingga api di area Obvitnas dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Indikasi awal pemicu kebakaran diduga akibat cuaca ekstrem, namun penyelidikan lebih lanjut tetap kami lakukan,” jelas AKP Mohamad Yazid.

Pasca pemadaman dan pendinginan, situasi di area PT ENI Muara Bakau dilaporkan aman, kondusif, serta aktivitas operasional dapat berjalan normal. Kepolisian mengimbau seluruh pihak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman titik api selama musim kemarau.

Dampak Asap Karhutla Diwilayah Loa Janan, Polsek Loa Janan Bagikan Ribuan Masker untuk Pelajar

Kukar – Menanggapi paparan kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara, Polsek Loa Janan bergerak cepat melindungi kesehatan generasi muda. Bersama Pemerintah Desa Loa Duri Ulu dan Puskesmas setempat, kepolisian menggelar aksi peduli dengan membagikan masker kepada para siswa sekolah, Kamis (17/9/2026) pagi.

Aksi sosial yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini menyasar murid-murid di SDN 006 serta santri dan pelajar di Yayasan MTs Al-Istiqomah, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan.

Bhabinkamtibmas Desa Loa Duri Ulu Aipda Daris mendampingi langsung Kepala Desa Loa Duri Ulu M. Arsyad, unsur BPD, LPM, pihak Puskesmas, serta para kepala sekolah dan guru dalam mendistribusikan masker sekaligus menyosialisasikan program Desa Pangan Aman.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardhika menyampaikan bahwa langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah gangguan pernapasan (ISPA) yang mengintai anak-anak sekolah akibat penurunan kualitas udara.

“Kesehatan anak-anak sekolah adalah prioritas kita bersama. Lewat pembagian masker dan sosialisasi ini, kami ingin memastikan proses belajar mengajar tetap aman serta terlindungi dari risiko penyakit yang disebabkan oleh asap Karhutla,” ungkap IPTU Danang.

Antusiasme terlihat dari para siswa dan tenaga pengajar saat menerima bantuan masker tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan humanis yang rampung pada pukul 10.00 WITA ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Gerak Cepat Petugas, Api di Lahan Eks PT Kitadin Berhasil Dijinakkan Sebelum Meluas

Kukar – Respons siaga kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Personel Polsek Tenggarong Seberang bersama tim Damkar bergerak cepat memadamkan kobaran api yang membakar area lahan di kawasan eks PT Kitadin, RT 8 Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (17/9/2026) malam.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekira pukul 18.30 WITA tersebut membakar tumpukan rumput dan pepohonan kering seluas 40×20 meter. Kondisi cuaca terik disertai material serasah daun yang mengering diduga menjadi pemicu munculnya titik api hingga dengan cepat merambat ke sekitarnya.

Mendapat laporan dari warga, 4 personel Polsek Tenggarong Seberang langsung meluncur ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan petugas Damkar Tenggarong Seberang untuk mengisolasi pergerakan api.

Dengan mengandalkan mesin pompa air dan peralatan pemadaman manual, kolaborasi terpadu antara kepolisian dan petugas pemadam kebakaran akhirnya membuahkan hasil. Si jago merah berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 WITA, disusul dengan penyiraman ekstra (pendinginan) untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas membenarkan penanganan tanggap darurat tersebut dan mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Sinergi di lapangan membuat api bisa dengan cepat dikendalikan sehingga tidak meluas ke area sekitarnya. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, terutama di area yang dipenuhi material kering saat cuaca panas seperti ini,” ujar IPTU Rizky Tovas.

Seluruh rangkaian aksi pemadaman malam tersebut berjalan lancar, aman, dan kondusif. Pemantauan berkala di lokasi juga terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya titik api susulan.

Sinergi Pantang Surut: Tim Gabungan Jinakkan Karhutla 5 Hektare di Samboja Barat

Kukar – Respon cepat ditunjukkan oleh Polsek Samboja bersama jajaran instansi terkait dan elemen masyarakat. Tim gabungan bahu-membahu menaklukkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semak belukar seluas kurang lebih 5 hektare di lingkungan RT 024 Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kamis (17/9/2026) siang.

Aksi tanggap darurat ini dipicu oleh laporan warga sekitar yang resah akan kepulan asap pekat. Menanggapi aduan tersebut, personel Polsek Samboja langsung bergerak menempuh jarak sekitar 30 kilometer menuju lokasi kejadian untuk melakukan lokalisasi serta pemadaman api di dua titik berdekatan yang berada di areal reklamasi PT Singlurus Pratama (SGP).

Pemadaman ini melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur, mulai dari 6 personel Polsek Samboja, 3 personel BKO Sat Brimob Polda Kaltim, 4 anggota Yayasan Jejak Pulang, 5 perwakilan PT Dahana, hingga 15 relawan dari Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dengan mengandalkan 3 unit mesin pompa air serta armada kendaraan pendukung dari pihak yayasan dan perusahaan, tim gabungan berjibaku di lapangan hingga akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan total pada pukul 18.45 WITA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi cepat seluruh pihak di lapangan.

“Begitu menerima informasi aduan asap pekat dari warga, anggota langsung meluncur dan berkoordinasi dengan Brimob, perusahaan, serta relawan MPA. Indikasi awal pemicu kebakaran diduga akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Samboja Barat, namun proses penyelidikan lebih lanjut tetap kami lakukan,” ungkap AKP Mohamad Yazid.

Usai pemadaman, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Kepolisian terus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada serta tidak melakukan aktivitas yang memicu timbulnya titik api baru.

Bahu-membahu Tembus Rawa dan Kabut Asap, Polsek Muara Kaman Bersama Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Cagar Alam

Kukar – Sinergi dan aksi tanggap ditunjukkan oleh jajaran Polsek Muara Kaman bersama BKSDA Kaltim dan Manggala Agni. Tim gabungan menggelar patroli sekaligus pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Cagar Alam Desa Tunjungan, Kecamatan Muara Kaman, Kamis (17/9/2026).

Menyusuri jalur perairan dari Pelabuhan Muara Kaman hingga Desa Tunjungan menggunakan perahu ketinting, tim yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Brigpol Ketut Ngardi, personel BKSDA, dan Manggala Agni harus berjuang ekstra menembus tebalnya kabut asap dengan jarak pandang terbatas yang hanya sekitar 50 meter. Perjalanan udara dan pemantauan medan juga dibantu dengan penerbangan drone milik BKSDA.

Meski sempat terhambat oleh hamparan enceng gondok yang menutupi aliran sungai serta mengeringnya anak-anak sungai di area cagar alam, tim pantang surut langkah. Menggunakan 1 unit mesin pompa air mini striker dan peralatan manual, tim berhasil menjangkau titik panas (hotspot) dan melokalisasi kobaran api.

Hasil dari aksi pemadaman maraton tersebut, tim gabungan sukses memadamkan total 2,5 hektare lahan terbakar di kawasan Cagar Alam Desa Tunjungan, termasuk area Dusun Nangkabonah, melalui metode penyiraman intensif meski sumber air berjarak lebih dari 120 hingga 150 meter dari titik api.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin membenarkan perjuangan personelnya di lapangan.

“Penanganan Karhutla di kawasan cagar alam ini memiliki tantangan tersendiri karena kondisi lahan gambut yang mengering dan keterbatasan akses air. Namun berkat sinergi solid Polsek Muara Kaman, BKSDA, Manggala Agni, dan warga, sebagian besar titik api yang terjangkau berhasil kami padamkan,” ujar IPTU Herwin.

Ia juga menambahkan bahwa dari hasil pantauan di lapangan, satwa liar di dalam kawasan Cagar Alam dipastikan masih aman dan tidak terdampak langsung karena masih tersedianya area hijau.

Aksi pemadaman pantang menyerah yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA ini akhirnya selesai pada pukul 19.15 WITA dengan situasi aman, lancar, dan terkendali. Polsek Muara Kaman akan terus memantau pergerakan titik api serta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan jenis apa pun.

Polsek Samboja Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Samboja Barat

Kukar – Jajaran Unit Reskrim Polsek Samboja berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial NPTR (22) yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu.

Penangkapan berlangsung di kediamannya di Jalan Soekarno-Hatta KM 41, RT 14, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kamis (17/9/2026) malam.

Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan warga setempat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka yang kerap dijadikan lokasi transaksi barang haram.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim unit Reskrim Polsek Samboja yang dipimpin langsung Kanit Reskrim bergerak menuju lokasi untuk melakukan penggeledahan. Dalam pemeriksaan di kamar rumah terduga pelaku sekira pukul 20.00 WITA, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang disembunyikan di atas kasur di bawah kain seprai.

Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menyita 2 poket plastik klip bening berisi kristal putih diduga sabu dengan berat kotor 0,46 gram, 1 unit timbangan digital, 1 bendel plastik klip, pipet kaca, sendok takar dari sedotan, 1 unit handphone, serta uang tunai Rp200.000 yang diduga hasil transaksi.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid membenarkan penangkapan tersebut. Saat diinterogasi di lokasi kejadian, terduga pelaku tidak dapat menunjukkan izin resmi atas kepemilikan barang terlarang tersebut.

Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Samboja guna menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Api Kembali Menyala di Tani Bhakti, Kapolsek Loa Janan Turun Langsung Pimpin Pemadaman Bersama Sinergi TNI-Warga

Kukar – Sinergi cepat ditunjukkan aparat gabungan di Kecamatan Loa Janan. Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardhika turun langsung memimpin aksi tanggap darurat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 13 Dusun Bhakti Luhur, Desa Tani Bhakti, Kamis (17/9/2026) pagi.

Insiden ini merupakan kemunculan kembali titik api pada lahan belukar seluas 1 hektare, setelah sebelumnya pada Rabu (16/9) malam area tersebut sempat dilalap si jago merah hingga mencapai 5 hektare.

Mendapat laporan api kembali berkobar sekira pukul 10.00 WITA, jajaran Polsek Loa Janan bersama personel Koramil, Kepala Desa Tani Bhakti M. Amin, ketua RT, dan warga sekitar langsung meluncur ke titik koordinat lokasi untuk melakukan lokalisasi api.

“Begitu ada laporan asap dan titik api menyala kembali, kami langsung bergerak ke lokasi bersama TNI, pemerintah desa, dan warga. Medan yang dipenuhi semak belukar membuat kami harus ekstra cepat agar api tidak merambat lebih luas,” tegas Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardhika.

Pantang menyerah di tengah hawa panas dan asap pekat, tim gabungan berjibaku memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya, mulai dari tangki semprot air hingga cara manual menggunakan ranting kayu.

Berkat kesiapsiagaan dan bahu-membahu di lapangan, api berhasil dipadamkan total pada pukul 12.00 WITA dan dilanjutkan dengan penyiraman ekstra (pendinginan) untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Saat ini, situasi di lokasi telah aman terkendali. Polsek Loa Janan masih melakukan pendalaman dan pengumpulan informasi di lapangan untuk menyelidiki penyebab pasti munculnya api di lahan tersebut.

Door to Door Sambangi Petani, Polsek Kembang Janggut Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan

Kukar – Memasuki musim rawan kebakaran, personel Polsek Kembang Janggut turun langsung ke lapangan mengedukasi para petani di Desa Kembang Janggut, Kamis (17/9/2026) siang.

Dipimpin Pawas Aiptu Hardi Winarno bersama empat personel lainnya, Polsek Kembang Janggut menyisir kawasan pemukiman hingga area persawahan warga sekitar pukul 10.41 WITA. Pendekatan tatap muka (door to door) ini dipilih agar pesan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersampaikan secara langsung dan efektif.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto menekankan bahwa sosialisasi ini tidak sekadar memberikan himbauan pencegahan, tetapi juga mengingatkan masyarakat akan konsekuensi hukum yang tegas bagi pelaku pembakaran lahan.

“Kami ingin memastikan para petani memahami bahwa membuka ladang dengan cara membakar ada sanksi pidananya. Edukasi ini penting agar masyarakat mengubah pola kerja menjadi lebih ramah lingkungan demi keselamatan bersama,” tegas Kapolsek.

Melalui giat edukatif ini, warga menyambut baik arahan pihak kepolisian dan berkomitmen untuk saling menjaga wilayahnya dari bahaya Karhutla.