Tim Kolomonggo Polsek Loa Kulu Ringkus Pengedar Sabu di Jembayan, Barang Bukti Siap Edar Diamankan

Kukar – Tim Kolomonggo Unit Reskrim Polsek Loa Kulu kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial “S”, warga Desa Jembayan, berhasil diringkus setelah kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu di kediamannya pada Rabu (15/4/2026) malam.

Penangkapan dilakukan sekira pukul 21.00 WITA melalui operasi cepat yang dipimpin langsung oleh jajaran Reskrim Polsek Loa Kulu. Tersangka “S” tak berkutik saat petugas menggerebek lokasinya di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari keresahan masyarakat terkait maraknya penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka. Informasi intelijen yang matang kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Kolomonggo dengan melakukan pengintaian di lapangan.

“Saat dilakukan penggeledahan, tersangka tertangkap tangan sedang menyimpan barang haram tersebut. Langkah tegas ini kami ambil untuk memutus rantai peredaran narkoba yang mengancam generasi muda di wilayah Jembayan,” tegas pihak Polsek Loa Kulu.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti yang cukup lengkap, yaknib3 bungkus narkotika jenis sabu-sabu siap edar, 1 buah pipet yang masih berisi serbuk kristal diduga sabu, 1 buah sedotan plastik putih dengan karet penutup merah dan 1 buah korek gas warna ungu.

Keberadaan alat-alat tersebut memperkuat dugaan bahwa tersangka tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam pendistribusian zat adiktif tersebut di wilayah sekitarnya.

Saat ini, tersangka “S” beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Loa Kulu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas di balik aktivitas tersangka.

Keberhasilan Tim Kolomonggo ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang berharap wilayah mereka bersih dari pengaruh narkoba. Polsek Loa Kulu kembali mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba demi menjaga kondusivitas wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Antisipasi Karhutla, Polsek Muara Wis Pasang Himbauan Larangan Membakar Hutan di Desa Lebak Cilong

Kukar – Guna mencegah terjadinya bencana kabut asap dan kerusakan lingkungan, jajaran Polsek Muara Wis mengencangkan langkah preventif dengan melakukan sosialisasi dan pemasangan himbauan larangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan ini difokuskan di Desa Lebak Cilong, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh sejumlah personil, yakni Aiptu Benny J, Bripka Agus Indratmo, Briptu Arizal Rifai, dan Bripda Zulfahmi. Tim menyisir titik-titik strategis, mulai dari kawasan pemukiman penduduk hingga area perkantoran dan perkebunan milik warga.

Kapolsek Muara Wis, AKP Al Anas, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk deteksi dini untuk meminimalisir potensi pembakaran lahan secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami memasang sarana informasi di lokasi-lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat. Tujuannya jelas, memberikan edukasi mengenai aturan hukum yang berlaku serta dampak buruk yang ditimbulkan akibat Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” ujar AKP Al Anas.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas juga mengingatkan warga bahwa tindakan membakar hutan atau lahan secara disengaja merupakan tindak pidana serius. Polri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan mandiri di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap warga tidak hanya paham secara hukum, tetapi juga sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Jika melihat adanya aktivitas pembakaran yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Kegiatan pemasangan himbauan ini mendapat respon positif dari warga setempat yang menyadari pentingnya mencegah kebakaran lahan, terutama di area perkebunan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan tertib dan situasi di wilayah hukum Polsek Muara Wis terpantau aman dan kondusif.

Lestarikan Budaya, Polsek Loa Kulu Hadiri Tradisi Syukur Panen Uman Undat di Desa Lung Anai

Kukar – Semangat kebersamaan dan rasa syukur terpancar di Lamin Adat Desa Budaya Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu, saat masyarakat setempat menggelar tradisi syukur panen “Uman Undat”, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Polsek Loa Kulu sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat Dayak di Desa Lung Anai untuk merayakan hasil bumi yang melimpah. Selain dihadiri oleh Kepala Desa Lung Anai, Lukas Nai, kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, serta tokoh adat dan tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, tidak hanya memberikan apresiasi atas terjaganya tradisi leluhur, tetapi juga memberikan arahan terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa perayaan adat yang suci ini dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kami juga mengajak seluruh warga Desa Lung Anai untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan yang telah terbina dengan sangat baik selama ini,” ujar AKP Hari Supranoto.

Rangkaian acara diawali dengan laporan ketua panitia, sambutan dari berbagai tokoh termasuk Ketua KKDK LJ Kukar, Jon Efendi, dan ditutup dengan ibadah syukur panen yang dipimpin oleh Pdt. Martoni Usat. Tradisi Uman Undat sendiri merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan panen padi yang menjadi sandaran hidup warga desa.

Pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Bripka Roni Sappo dan Kanit IK Aiptu Filman juga tampak membaur dengan masyarakat, menciptakan suasana akrab antara aparat dan warga desa budaya tersebut.

Hingga berakhirnya acara pada pukul 12.00 WITA, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, aman, dan terkendali. Pelaksanaan syukuran ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkokoh sinergitas antara kepolisian dan masyarakat adat di wilayah hukum Polsek Loa Kulu.

Polsek Loa Kulu Gelar Bakti Sosial, Salurkan Sembako untuk Lansia dan Warga Sakit

Kukar – Sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, Polsek Loa Kulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga lansia dan yang tengah terbaring sakit di wilayah Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Ardiansyah, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Ponoragan, Aiptu Sunardi, serta disaksikan oleh perangkat Desa Ponoragan.

Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa bantuan ini menyasar warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik akibat usia dan penyakit.

“Hari ini kami menyambangi beberapa orang tua kita, di antaranya Ibu Ngatminah (78), Bapak Sukari (79), Bapak Syaharuddin (80), dan Ibu Helmi (74). Kehadiran kami tidak hanya mengantar bantuan fisik, tapi juga memberikan dukungan moril kepada mereka,” ujar AKP Hari Supranoto.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, tepung, gula, hingga asupan tambahan seperti susu steril, biskuit, dan bahan pangan lainnya.

AKP Hari Supranoto menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman.

“Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban warga. Selain itu, aksi nyata ini kami harapkan dapat menginspirasi komunitas atau pihak lain untuk turut peduli terhadap sesama yang kurang mampu di lingkungan sekitar kita,” tambahnya.

Warga menyambut baik kehadiran personil Polri yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.

Musim Kemarau Tiba, Kapolsek Sangasanga Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan Saat “Jumat Curhat”

Kukar – Menghadapi perubahan cuaca ekstrem, Polsek Sangasanga memberikan atensi khusus terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Sangasanga, Iptu Wahid, saat menggelar program unggulan Kapolri “Jumat Curhat” bersama warga Kelurahan Sarijaya, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung santai di Jalan Yos Sudarso RT.07, Kelurahan Sarijaya ini, bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan imbauan kamtibmas langsung kepada masyarakat setempat.

Kapolsek Sangasanga, Iptu Wahid, menekankan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan, terutama saat memasuki musim kemarau seperti sekarang.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya di Kelurahan Sarijaya, agar apabila membuka lahan jangan dengan cara membakar. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan yang dapat merugikan kita semua,” ujar Iptu Wahid di hadapan para warga.

Selain masalah lingkungan, Iptu Wahid juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan menjalin silaturahmi antar sesama warga maupun dengan aparat pemerintah. Sinergitas ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga yang hadir, di antaranya Ibu Eka, Jumiati, dan warga lainnya. Mereka menyatakan sangat mendukung program Jumat Curhat ini karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan berdialog langsung dengan pihak kepolisian.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Polri di tengah-tengah kami. Melalui acara seperti ini, keluhan warga bisa langsung didengar dan kami merasa lebih dekat dengan aparat,” ungkap salah satu warga yang hadir.

Melalui program Jumat Curhat
Ini, Polsek Sangasanga berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan serupa guna meningkatkan kepercayaan publik serta menjamin stabilitas keamanan di wilayah hukum Sangasanga.

Wujud Kepedulian Polri, Polres Kukar Gelar Warung Berkah dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Ratusan Warga

Kukar – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui aksi kemanusiaan. Bertempat di Kedai Ojol Kamtibmas Tenggarong, Polres Kukar menyelenggarakan program “Warung Berkah” yang dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis pada Jumat (17/4/2026) pagi.

Kegiatan ini menyasar kelompok masyarakat pekerja lapangan, di antaranya pengemudi ojek online (ojol), petugas kebersihan, pemulung, serta warga umum. Tercatat sebanyak 170 orang antusias memanfaatkan layanan tersebut.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Binmas AKP Sukardi, yang didampingi Kasi Dokkes Iptu Supriadi Nurdin, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan tetapi juga kesejahteraan dan kesehatan.

“Hari ini kami memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, dan pengecekan kesehatan dasar secara cuma-cuma. Selain itu, kami juga menyiapkan makanan dan minuman gratis bagi seluruh warga yang hadir,” ujar AKP Sukardi di sela-sela kegiatan.

Tidak hanya memberikan layanan medis dan santap siang, Polres Kukar juga membagikan bantuan sembako berupa beras kepada warga yang membutuhkan guna meringankan beban ekonomi mereka. Di lokasi yang sama, personil Satbinmas juga aktif melakukan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

“Program Warung Berkah ini adalah wadah silaturahmi. Kami ingin memastikan bahwa hubungan antara Polri dan warga tetap erat. Dengan masyarakat yang sehat dan sejahtera, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kukar tentu akan lebih terjaga,” tambahnya.

Masyarakat yang hadir menyambut hangat kegiatan ini. Banyak dari mereka yang merasa terbantu, terutama dengan adanya konsultasi medis gratis yang jarang mereka akses karena kesibukan bekerja di jalanan.

Program gagasan Kapolres Kukar ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari agenda rutin Polres Kutai Kartanegara dalam mengabdi kepada masyarakat.

Cegah Perundungan Sejak Dini, Sat Binmas Polres Kukar Sambangi MI RHQ Islamic School

Kukar – Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Kutai Kartanegara terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi pelajar. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya sosialisasi terkait pencegahan aksi perundungan (bullying) dan kenakalan remaja di MI RHQ Islamic School, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin oleh PS Kanit Bintibsos Sat Binmas, Bripka Bayu Pambudi, didampingi oleh Brigpol Wachid Saiful Lukman dan Bripda Moh. Rizki Ananda Saputra.

Kasat Binmas AKP Sukardi menyampaikan bahwa edukasi mengenai bahaya perundungan perlu diberikan sejak usia dini agar siswa memahami batasan dalam berinteraksi dengan sesama teman.

“Kami memberikan pemahaman mendalam mengenai apa itu bullying, baik secara verbal maupun fisik. Sangat penting bagi siswa untuk mengetahui bahwa tindakan tersebut memiliki dampak psikologis yang serius bagi korban,” ujar Bripka Bayu Pambudi di hadapan para siswa.

Selain membahas perundungan, personil Sat Binmas juga memaparkan materi terkait kenakalan remaja. Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak buruk serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat perilaku menyimpang di sekolah maupun di luar sekolah.

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif Polres Kukar ini. Sosialisasi ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang lebih peduli, saling menghargai, dan menjauhkan diri dari perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

Dengan adanya pendampingan rutin dari kepolisian, diharapkan sekolah menjadi tempat yang steril dari aksi kekerasan dan perundungan.

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal

Jakarta – Polri resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji dan Umrah sebagai langkah konkret dalam memperkuat perlindungan jemaah serta menindak berbagai praktik penyelenggaraan ibadah haji ilegal. Pembentukan satgas ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi antara Polri dan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Polri berkomitmen mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi agar berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji Republik Indonesia,” ujar Irjen Nunung dalam keterangannya, Jumat (17/4).

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji saat ini berada dalam dinamika strategis global, termasuk kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada biaya transportasi, akomodasi, dan logistik. Selain itu, penguatan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 juga menuntut peningkatan pengawasan dan sinergi antar lembaga, khususnya terkait praktik haji non-kuota dan non-prosedural.

Menurut Irjen Nunung, penyelenggaraan haji tidak hanya menyangkut aspek ibadah, tetapi juga perlindungan warga negara, citra bangsa, serta kepercayaan internasional.

“Satgas ini menjadi instrumen strategis dalam memastikan perlindungan jemaah sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran penyelenggaraan haji yang terjadi,” tegasnya.

Indonesia sendiri memperoleh kuota sekitar 221.000 jemaah pada tahun 2026, yang menjadi salah satu terbesar di dunia. Tingginya animo masyarakat ini diakui turut menghadirkan tantangan serius, terutama dalam aspek pengawasan dan potensi penyimpangan.

Dalam pemantauan yang dilakukan, Polri menemukan berbagai modus operandi yang marak terjadi. Modus tersebut antara lain penyalahgunaan visa non-haji seperti visa ziarah dan visa kerja, di mana calon jemaah diberangkatkan satu tahun sebelumnya untuk mendapatkan izin tinggal (ighomah) yang kemudian digunakan untuk berhaji. Selain itu, terdapat penawaran haji tanpa antre (0 tahun) dengan biaya tinggi yang tidak sesuai ketentuan resmi, menggunakan visa furoda, mujamalah, dan/atau visa amil yang sebenarnya tidak dipungut biaya oleh Pemerintah Arab Saudi.

Polri juga menemukan praktik penggunaan visa dari negara lain seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan negara lainnya untuk memberangkatkan Warga Negara Indonesia secara ilegal melalui negara tersebut menuju Arab Saudi.

Tak hanya itu, ditemukan pula kasus jemaah gagal berangkat dari sejumlah embarkasi internasional seperti Jakarta, Surabaya, Batam, dan Makassar, serta penelantaran jemaah di luar negeri tanpa kejelasan akomodasi, transportasi, maupun kepastian pelaksanaan ibadah. Modus lain yang turut teridentifikasi adalah skema ponzi atau penipuan keuangan dengan menggunakan dana jemaah baru untuk memberangkatkan jemaah lama, serta penggelapan dana jemaah dengan dalih force majeure untuk menghindari kewajiban pengembalian dana.

“Modus ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan praktik penipuan dan pemberangkatan non-prosedural yang merugikan masyarakat,” ungkap Nunung.

Selain itu, maraknya biro perjalanan haji dan umrah ilegal juga menjadi perhatian serius. Biro ilegal tersebut umumnya tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi, menggunakan identitas, logo, atau afiliasi palsu, menawarkan paket yang tidak transparan dan tidak sesuai ketentuan, serta tidak memiliki standar pelayanan dan perlindungan jemaah.

Sebagai langkah penanganan, Satgas Haji Polri mengedepankan tiga strategi utama, yakni upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum.

Dalam upaya preemtif, Polri melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur resmi ibadah haji serta meningkatkan literasi publik terhadap modus penipuan. Sementara itu, langkah preventif dilakukan melalui pengawasan bersama dan koordinasi lintas sektor dengan kementerian terkait, imigrasi, serta maskapai.

Di sisi lain, penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pelaku penipuan, penggelapan, dan penyalahgunaan dokumen, termasuk penertiban biro perjalanan ilegal.

“Bareskrim Polri berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam upaya penegakan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.

Berdasarkan data tahun 2026, tercatat sebanyak 77 aduan terkait haji dan umrah, dengan 21 kasus telah diselesaikan dan sisanya masih dalam proses penanganan.

Menutup keterangannya, Nunung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memastikan pendaftaran ibadah haji dilakukan melalui jalur resmi, memverifikasi legalitas biro perjalanan, tidak tergiur dengan tawaran haji tanpa antre, serta selalu memastikan penggunaan visa haji resmi,” tutupnya.

Polri menegaskan akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia.

Tanamkan Karakter Sejak Dini, Sat Brimob Polda Kaltim Gelar ‘Outdoor Learning’ bersama Siswa SD KPS Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Suasana penuh keceriaan tampak di area Halang Rintang Wajracyena, Balikpapan Selatan, saat puluhan siswa kelas II SD Nasional KPS Balikpapan mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas bersama personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim, Rabu (15/04/25).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Outdoor Learning yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbeda kepada para siswa dengan memanfaatkan lingkungan terbuka sebagai sarana edukasi.

Dalam pelaksanaannya, personel Brimob tidak hanya mengajak siswa bermain, tetapi juga memberikan pengenalan terkait tugas pokok dan fungsi Korps Brimob Polri secara sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Selain itu, berbagai aktivitas interaktif turut digelar guna menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan pengetahuan serta kedisiplinan sejak usia dini.

Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan dukungan terhadap program pendidikan yang menekankan pembelajaran di luar ruang kelas.

Menurutnya, metode Outdoor Learning dinilai efektif dalam mengurangi kejenuhan siswa serta mampu membangun karakter dan keterampilan sosial anak di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

“Pembelajaran di luar kelas memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, sehingga mereka lebih mudah memahami materi sekaligus belajar tentang kebersamaan dan kedisiplinan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta pengalaman langsung yang mendukung proses tumbuh kembang mereka.

Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan dapat terus terjalin guna menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan luas.

Hadirkan Senyum di Sekolah, Polsek Loa Kulu Sambangi TK Cempaka Jembayan Tengah Lewat Program “Polsanak”

Kukar – Suasana belajar di TK Cempaka Desa Jembayan Tengah berubah menjadi ceria dan penuh antusias pada Kamis (16/04/2026) pagi. Hal ini terjadi saat personel Polsek Loa Kulu melaksanakan kegiatan sambang sekolah dalam rangka program Polsanak (Polisi Sahabat Anak) untuk mendekatkan sosok Polri kepada anak-anak sejak usia dini.

Kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Jembayan Tengah, Aipda Erwin Efendi, di tengah-tengah halaman sekolah disambut hangat oleh sekitar 40 murid beserta para guru. Alih-alih merasa takut, anak-anak justru berebut menyalami petugas yang datang dengan pendekatan humanis tersebut.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini, Aipda Erwin mengajak murid-murid berkumpul untuk mengenal lebih dekat profesi kepolisian. Petugas mengenalkan berbagai jenis seragam dinas hingga peralatan tugas Polri melalui metode bercerita yang interaktif.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menjelaskan bahwa aksi sambang sekolah ini merupakan langkah jemput bola untuk menghapus kesan menakutkan pada sosok polisi.

“Kami yang mendatangi mereka di lingkungan sekolah agar anak-anak merasa nyaman. Tujuannya jelas, mengubah citra polisi menjadi sosok pelindung dan penolong yang dicintai, sehingga mereka merasa aman setiap kali melihat kehadiran polisi di tengah masyarakat,” ujar AKP Hari Supranoto.

Tidak hanya bermain, petugas juga memberikan edukasi penting mengenai keselamatan berlalu lintas di area sekolah. Menggunakan alat peraga edukatif, Aipda Erwin mengajarkan arti warna lampu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang benar, hingga mengingatkan anak-anak untuk selalu meminta orang tua mengenakan helm saat berkendara.

Pendidikan karakter seperti disiplin, kejujuran, dan keberanian untuk tampil percaya diri juga disisipkan dalam setiap sesi permainan yang diberikan oleh petugas.

Kepala Sekolah TK Cempaka, Neli Heriati, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polsek Loa Kulu yang terjun langsung ke sekolahnya. Menurutnya, kehadiran polisi secara langsung di lingkungan belajar memberikan kesan mendalam bagi anak-anak.

“Anak-anak sangat senang dikunjungi Pak Polisi. Pengetahuan praktis tentang aturan jalan raya dan pengenalan karakter ini sangat berharga bagi tumbuh kembang mereka,” ungkap Neli Heriati.

Tawa bahagia anak-anak menjadi penutup kunjungan edukatif tersebut, sekaligus memperkuat silaturahmi antara Polri dan dunia pendidikan di wilayah Loa Kulu.