Polsek Kenohan Lakukan Pemantauan Banjir, Sejumlah Wilayah Terendam Akibat Luapan Sungai

Kukar – Curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jajaran Polsek Kenohan melakukan pemantauan intensif terhadap dampak bencana alam tersebut pada Minggu (18/1/2026), sejak pukul 05.00 hingga 17.00 Wita.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir terpantau menggenangi beberapa titik, di antaranya Desa Kahala Ilir, Desa Semayang, serta Jalan HTI PT AAU di wilayah Loa Surut, Desa Kahala.

Di Desa Kahala Ilir, tepatnya di Jalan Desa RT 07 dan RT 08, air sungai meluap hingga menggenangi badan jalan dan pekarangan rumah warga dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Genangan air juga terpantau mencapai halaman Kantor Desa Kahala Ilir. Kondisi ini diperkirakan masih berpotensi meningkat seiring limpahan air dari wilayah hulu Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut serta tingginya intensitas curah hujan.

Sementara itu, di Desa Semayang, genangan air terpantau di jalan masuk desa sepanjang 50 hingga 400 meter dengan ketinggian 20 hingga 40 sentimeter. Kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati. Namun, di area pemukiman warga, ketinggian air tercatat mengalami kenaikan sekitar 5 sentimeter dan berpotensi bertambah apabila hujan terus berlangsung.

Kondisi paling parah terpantau di Jalan HTI PT AAU, Loa Surut, Desa Kahala. Di lokasi tersebut, air menggenangi jalan dengan ketinggian mencapai sekitar 100 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa, disertai arus yang cukup deras. Untuk keselamatan, seluruh kendaraan, baik truk, kendaraan roda enam, maupun sepeda motor, tidak disarankan melintas. Bagi pengendara roda dua, warga setempat menyediakan jasa penyeberangan menggunakan perahu klotok.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya titik longsor maupun pohon tumbang. Situasi secara umum masih dalam keadaan aman dan terkendali, dengan personel Polsek Kenohan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Pemantauan akan terus kami lakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di wilayah yang terdampak banjir,” ujar Kapolsek.

Polsek Kenohan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta menyampaikan perkembangan situasi secara berkala sesuai kondisi di lapangan.

Polres Kukar Hadir untuk Warga, Salurkan Sembako bagi Korban Banjir di Desa Hambau

Kukar – Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di Desa Hambau, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (17/1/2026) sore.

Bantuan tersebut merupakan bantuan dari Polres Kutai Kartanegara yang disalurkan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Hambau, Brigpol Henriadi, bersama Pemerintah Desa Hambau yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Hadiannur. Kegiatan penyaluran dilaksanakan di RT 12 Desa Hambau.

Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga memberikan dukungan moril serta memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Warga penerima bantuan menyambut dengan antusias dan mengapresiasi kepedulian Polres Kutai Kartanegara serta jajaran Polsek Kembang Janggut yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam.

Kasat Binmas Polres Kukar Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan II Tahun 2026

Kukar – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kutai Kartanegara menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Garda Kedung Jaya, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan penutupan dilaksanakan di Pusdiklat PT Garda Kedung Jaya, Simpang Raya Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Kukar AKP Sukardi, selaku Inspektur Upacara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT Garda Kedung Jaya H. Ruskan, jajaran Sat Binmas Polres Kukar, para instruktur, serta sebanyak 44 peserta Diksar Satpam Gada Pratama.

Dalam amanatnya, AKP Sukardi, menegaskan bahwa Satpam merupakan ujung tombak pengamanan di lingkungan perusahaan serta mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Satpam juga memiliki peran sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas dalam upaya penegakan hukum secara preventif.

“Satpam dituntut untuk memiliki profesionalisme, integritas, serta pemahaman tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mematuhi Kode Etik Satpam dan Perpol Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa,” tegasnya.

Kasat Binmas juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah terprovokasi dalam menjalankan tugas, menjauhi sikap arogan, serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait guna menjaga situasi kamtibmas di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar.

Selain itu, para Satpam diharapkan mampu menjadi contoh di masyarakat serta turut membantu pemerintah dalam menyosialisasikan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan.

Upacara penutupan ditandai dengan penanggalan tanda siswa, penyematan pin Gada Pratama, penyerahan ijazah, serta pembacaan Kode Etik Satuan Pengamanan.

Dengan berakhirnya Diksar ini, diharapkan para lulusan Satpam Gada Pratama Angkatan II Tahun 2026 mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal dalam melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan bertanggung jawab.

Percepat Pemulihan Fasilitas Publik, Personel BKO Sat Brimob Polda Kaltim Terus Bergerak Bantu Bersihkan Sisa Lumpur di Stadion Krueng Mane

Aceh Utara – Kepedulian dan komitmen kemanusiaan personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tergabung dalam penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Aceh terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Minggu (18/01/26), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Brimob Polda Kaltim yang dipimpin oleh Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., melakukan kegiatan pembersihan lumpur sisa banjir bandang di Stadion Sepak Bola Krueng Mane, Kec.Muara Batu, Kab.Aceh Utara.

Kegiatan ini menyasar fasilitas olahraga yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang, sebagai upaya mempercepat pemulihan sarana publik agar dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda dalam menyalurkan aktivitas positif di bidang olahraga.

Dalam pelaksanaanya, personel Brimob Polda Kaltim bersama unsur terkait bekerja secara gotong royong membersihkan lumpur tebal yang menutupi tribun penonton, ruang ganti pemain, hingga lintasan lari. Kekompakan dan sinergitas antarinstansi terlihat jelas dalam upaya membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam.

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari semangat “Bakti Brimob untuk Masyarakat”, khususnya dalam membantu pemulihan kehidupan sosial warga pascabencana.

Menurutnya, Stadion Krueng Mane memiliki peran penting sebagai ruang interaksi dan aktivitas positif masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran Brimob diharapkan mampu memberikan dorongan moril sekaligus mempercepat proses pemulihan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa aktivitas masyarakat tidak terhenti terlalu lama. Brimob Kaltim hadir sebagai saudara yang siap membantu masyarakat Aceh Utara dalam situasi apa pun,” ujar Kombes Pol Andy Rifai.

Lebih lanjut, Dansat Brimob Polda Kaltim juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga kesehatan, stamina, serta semangat pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah Serambi Mekkah. Ia menekankan bahwa setiap upaya yang dilakukan dalam membantu pemulihan fasilitas publik merupakan wujud nyata kontribusi Polri dalam menjaga persatuan dan kemanusiaan.

“Jadikan setiap pengabdian sebagai ladang ibadah. Tetaplah humanis dan tulus dalam melayani masyarakat. Sinergi dari Bumi Etam untuk Aceh adalah simbol persaudaraan yang kuat dan tak terputus. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” tutupnya.

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Kaltim Tekankan Profesionalisme Kinerja serta Integritas Personel

Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Kaltim, Senin (19/01/26). Upacara berlangsung khidmat sebagai momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh personel Polri dalam mengawali pelaksanaan tugas di Tahun 2026.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dan diikuti Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta personel Polri dan ASN Polda Kaltim.

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kinerja selama Tahun 2025.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Kaltim yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung tugas pokok kepolisian, operasi, KRYD, serta agenda nasional, termasuk Asta Cita dan pengamanan proyek strategis nasional,” ujar Kapolda.

Kapolda menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk meningkatkan disiplin, soliditas, dan semangat kerja.

“Upacara ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tetap teguh dalam bertugas, berperilaku baik di tengah masyarakat, memedomani aturan dan etika, serta menjalankan peran sebagai problem solver dan teladan,” tegasnya.

Terkait situasi kamtibmas, Irjen Pol Endar juga menyampaikan bahwa kondisi di Kalimantan Timur secara umum tetap kondusif. Namun demikian, berdasarkan data, gangguan kamtibmas pada Tahun 2025 tercatat sebanyak 7.908 kejadian atau meningkat 4,8 persen dibandingkan Tahun 2024, serta tren kejahatan meningkat 3,5 persen yang didominasi kejahatan konvensional.

“Data ini harus kita sikapi secara serius melalui analisa dan evaluasi yang komprehensif, sehingga pada Tahun 2026 angka gangguan kamtibmas dan kejahatan dapat kita minimalkan,” ungkap Kapolda.

Ia menekankan pentingnya penguatan penegakan hukum yang diimbangi langkah preventif dan preemtif serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepolisian.

Irjen Pol Endar juga mengapresiasi capaian penegakan hukum atas pengungkapan sejumlah kasus menonjol.

“Keberhasilan pengungkapan kasus pembunuhan berencana, tindak pidana korupsi dengan kerugian negara Rp10,8 miliar, perjudian online, hingga pengungkapan 33 Kg sabu dengan penerapan TPPU senilai Rp11,35 miliar merupakan hasil kerja keras seluruh personel,” ujarnya.

Di bidang lalu lintas, Kapolda menyoroti peningkatan kecelakaan pada Tahun 2025 dan meminta fungsi lalu lintas untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memaksimalkan ETLE.

“Kehadiran anggota di lapangan harus semakin dirasakan masyarakat, dengan mengedepankan pelayanan yang cepat dan humanis,” tambahnya.

Lanjutnya, Kapolda Kaltim menekankan pentingnya menjaga soliditas internal, tertib administrasi, memahami pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru, serta meningkatkan kehadiran personel menjelang Bulan Suci Ramadan.

“Mari kita jaga kepercayaan publik dan marwah institusi dengan bekerja profesional, berintegritas, dan selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkas Irjen Pol Endar.

Brimob Polda Sumut Laksanakan Gotong Royong Pembersihan Rumah dan Gudang Warga Terdampak Bencana

Minggu, 18 Januari 2026, personel Satuan Brimob Batalyon A Polda Sumatra Utara melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan rumah dan gudang milik warga yang terdampak bencana alam di Desa Hutanabolon dan Desa Aek Tolang, wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai wujud kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat pascabencana.

Kegiatan ini melaksanakan pembersihan material lumpur, tanah, serta sisa-sisa puing akibat bencana alam yang masuk ke dalam rumah dan gudang warga. Pembersihan dilakukan pada bagian dalam dan luar bangunan, termasuk halaman serta area sekitar, guna mengembalikan fungsi rumah dan gudang agar dapat kembali digunakan oleh masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan gotong royong tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam serta mempercepat proses pemulihan kondisi lingkungan dan tempat tinggal warga. Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moril, rasa aman, serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri, khususnya Satuan Brimob Polda Sumatra Utara, dalam mendukung upaya penanggulangan bencana serta pemulihan pascabencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Brimob untuk selalu hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana alam.

Pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan kebersihan sederhana, seperti sekop, cangkul, sapu, dan alat pendukung lainnya. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dan tetap mengutamakan keselamatan personel serta warga setempat. Meskipun dihadapkan pada kondisi sisa material bencana, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan pada saat terjadi bencana alam dan dapat memberikan manfaat nyata serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di Desa Hutanabolon dan Desa Aek Tolang, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Festival Komik Polisi Penolong 2026: Menghidupkan Kembali Wajah Humanis Polri Lewat Komik, Aksi, dan Dialog Publik

Jakarta, 18 Januari 2026 — Upaya membangun kembali kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, terus dilakukan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Salah satunya diwujudkan lewat Festival Komik Polisi Penolong 2026 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi.

Festival ini merupakan puncak rangkaian Lomba Komik “Polisi Penolong” 2026, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak publik—khususnya anak muda—untuk merekam dan menyampaikan kisah-kisah positif tentang polisi melalui medium komik.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, SIK. beserta jajaran Baharkam Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun citra Polri yang humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Komik sebagai Jembatan Emosi Generasi Muda
Dalam beberapa tahun terakhir, citra Polri di ruang publik—terutama di media sosial—menghadapi tantangan serius. Padahal di lapangan, masih banyak polisi yang hadir sebagai penolong pertama saat terjadi bencana, kecelakaan, konflik sosial, hingga situasi darurat lainnya.

“Komik dipilih karena menjadi bahasa yang dekat dengan generasi muda. Ringkas, visual, menyentuh, dan mudah dibagikan. Lewat komik, publik diajak melihat polisi dari sisi kemanusiaan,” ujar salah satu inisiator kegiatan.

Lomba Komik “Polisi Penolong” sendiri telah dilaksanakan pada November–Desember 2025, dengan lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia. Sebanyak 15 karya terbaik dan 1 karya favorit dipamerkan dalam festival ini, sekaligus diumumkan para pemenangnya.

Dewan juri yang hadir dalam acara ini terdiri dari Jan Praba (seniman dan komikus nasional), Wahyu Aditia (komikus digital nasional), serta Hasby Ristama, inisiator Lomba Komik Polisi Penolong. Melalui festival ini, masyarakat juga diajak melihat langsung kemampuan dan kelengkapan peralatan Polri dalam menjalankan fungsi penolong dan penyelamat.

Beragam satuan kerja di bawah Baharkam Polri turut hadir, di antaranya Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), termasuk Polair dan Poludara yang sebelumnya viral saat membantu penanganan bencana di Sumatra melalui jalur udara dan laut. Korps Sabhara, menghadirkan Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, hingga Polisi Satwa (K9) yang berperan penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana. Salah satu anjing pelacak legendaris yang gugur saat mencari korban bencana Sumatra, K9 Reno, bahkan menjadi inspirasi dalam salah satu karya komik peserta lomba.

Tak hanya itu, jajaran Binmas Polri juga hadir, termasuk sosok Pak Purnomo – Polisi Baik, yang dikenal luas karena dedikasi dan pendekatan kemanusiaannya. Kehadirannya menjadi simbol nyata polisi yang hadir, mendengar, dan membantu masyarakat.

Ruang Ekspresi, Dialog, dan Partisipasi Publik
Festival Komik Polisi Penolong dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Beragam kegiatan digelar, mulai dari:

  • Lomba menggambar komik untuk anak-anak SD
  • Lomba lukis Polisi Penolong secara spontan (on the spot)
  • Senam Zumba bersama
  • Pameran foto dan peralatan rescue Polri
  • Panggung dialog dan “curhat publik” tentang pengalaman, kritik, dan harapan terhadap Polri

Masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri, berdialog, bertanya, hingga menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Acara ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah Lomba Komik Polisi Penolong 2026, yang diserahkan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto sebagai simbol apresiasi terhadap kreativitas publik dalam merawat narasi positif tentang polisi.

Melalui festival ini, Polri menegaskan kembali pesan penting bahwa di balik seragam, masih banyak polisi baik—siap menolong, siap hadir, dan siap mendengar masyarakat.

Polri Bergerak Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob

Jakarta Timur — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/1/2026). Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, kelancaran pelayanan kemanusiaan, serta terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sejak banjir terjadi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, hingga Polsek Cakung turun langsung ke lokasi terdampak bersama unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan relawan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pasukan Brimob, Samapta/Sabhara, Tim SAR, serta Tim Rescue dan Dapur Lapangan (Randurlap).

Banjir menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya di RW 05, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Untuk menjangkau wilayah yang terendam cukup dalam, petugas mengerahkan perahu taktis/karet, kendaraan patroli taktis 4×4, serta mobil dinas jenis Hilux guna mempercepat proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan medis.

Berdasarkan pendataan di lapangan oleh Polres Metro Jakarta Timur, seluruh warga RT 010/RW 05 Kelurahan Rawa Terate terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau 880 jiwa. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing (lantai dua) dan tidak berkenan dievakuasi, namun tetap mendapatkan pelayanan, pemantauan kesehatan, serta bantuan logistik dari petugas gabungan.

Pada pukul 14.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung pelayanan penanggulangan banjir di Jl. Kramayudha RW 05, Kelurahan Rawa Terate, guna memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, total 132 personel dikerahkan, dengan rincian:
• TNI: 50 personel
• Polri, terdiri dari:
• SAR Brimob Polda Metro Jaya: 11 personel
• Dapur Lapangan Brimob: 15 personel
• Samapta Polda Metro Jaya: 10 personel
• Polres Metro Jakarta Timur: 25 personel
• Polsek Cakung: 15 personel
• Pol PP: 5 personel
• Tagana Sudin Sosial: 1 personel

Dalam rangkaian kegiatan, Dandim 0505/Jakarta Timur bersama jajaran TNI–Polri dan Pol PP turut melakukan distribusi sembako dan logistik kepada warga terdampak di RT 010/RW 05 dengan menggunakan perahu karet, mengingat tingginya genangan air.

Pada pukul 15.10 WIB, Dapur Lapangan Brimob Polda Metro Jaya dinyatakan selesai didirikan. Dapur lapangan tersebut ditempatkan berdekatan dengan Posko SAR yang dibangun Polri, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas serta mempercepat pelayanan konsumsi bagi warga terdampak dan personel di lapangan.

Selanjutnya, pada pukul 16.05 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur memimpin langsung distribusi logistik dan sembako, sekaligus mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Diman Budiman (lanjut usia) dan Frengky (sakit), menggunakan perahu untuk mendapatkan perawatan medis oleh Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.

Distribusi bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 17.15 WIB, dan pada pukul 17.30 WIB, personel SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi banjir guna mengantisipasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.

“Polri hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan, bantuan logistik, serta rasa aman. Penempatan posko SAR dan dapur lapangan secara terpadu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan wujud nyata pengabdian serta transformasi pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif, dengan personel gabungan masih terus bersiaga.

Polri Bersihkan Area Terdampak Banjir Bandang di Kampung Tengah Kecamatan Palembayan Agam Sumbar

Sumatera Barat – Pada hari Minggu, 18 Januari 2025, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor BKO Polda Sumbar melaksanakan kegiatan pembersihan area di sekitar sungai yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah yang menumpuk di bantaran sungai, guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah terjadinya banjir susulan. Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan normal.

Polri Bersama Masyarakat Bangun Jembatan Darurat, Akses Tiga Kampung di Rusip Antara Kembali Terhubung

Takengon — Polri bersama masyarakat terus menunjukkan sinergi dan kepedulian dalam percepatan pemulihan pascabencana alam di Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.

Personel BKO Brimob Polda Aceh bersama Personel Polsubsektor Rusip Antara melaksanakan gotong royong lanjutan pengisian beronjong sebagai bantalan jembatan darurat di Kampung Pilar, Sabtu (17/1/2026).

Jembatan darurat tersebut dibangun untuk menghubungkan Kampung Pilar dengan dua kampung lainnya, yakni Kampung Pilar Wih Kiri dan Kampung Tirmiara. Sebelumnya, jembatan penghubung utama hanyut dan rusak parah akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu, sehingga memutus akses transportasi dan menghambat aktivitas masyarakat.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan Personel Polsubsektor Rusip Antara, Personel Brimob BKO Polda Aceh, para Reje Kampung Pilar, Pilar Wih Kiri, dan Tirmiara, serta masyarakat dari ketiga kampung. Seluruh unsur bahu-membahu mempercepat pembangunan jembatan darurat agar segera dapat dilalui kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4).

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri dalam situasi sulit pascabencana.
“Kami merasakan langsung bagaimana beratnya aktivitas warga ketika akses utama terputus. Anak-anak sulit ke sekolah, hasil kebun terhambat dibawa ke pasar, dan kebutuhan sehari-hari menjadi tidak mudah. Karena itu, Polri hadir bukan sekadar bekerja, tetapi ikut merasakan dan bergotong royong bersama masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia menegaskan bahwa jembatan darurat ini memiliki peran vital sebagai urat nadi kehidupan warga, terutama dalam mendukung mobilitas, perekonomian, dan pelayanan sosial masyarakat antar kampung.
“Jembatan ini mungkin bersifat darurat, tetapi harapan masyarakat tidak boleh terhenti. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kami optimistis akses ini segera kembali normal dan aktivitas warga bisa berjalan seperti sediakala,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Pilar, Jamaluddin (45), mengaku sangat terbantu dengan pembangunan jembatan darurat yang dilakukan secara gotong royong bersama Polri.
“Sejak jembatan hanyut, kami harus memutar jauh kalau mau ke kampung sebelah atau membawa hasil kebun. Sekarang melihat Polri turun langsung bersama kami, rasanya kami tidak sendirian. Ini sangat membantu kehidupan kami sehari-hari,” ujarnya.

Kapolres Aceh Tengah juga memastikan Polres Aceh Tengah akan terus mendukung upaya pemulihan infrastruktur pascabencana serta menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Rusip Antara.
Melalui kegiatan gotong royong ini, Polri bersama masyarakat menegaskan komitmen untuk saling membantu dan memperkuat solidaritas sosial, sehingga proses pemulihan pascabencana di Kecamatan Rusip Antara dapat berjalan lebih cepat, aman, dan berkelanjutan.