Polsek Sangasanga Ungkap Kasus Pengeroyokan, Dua Perempuan Diproses Hukum

Kukar – Unit Reskrim Polsek Sangasanga berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang perempuan yang terjadi di Jalan Sekolahan RT 012, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 17.40 WITA. Korban diduga mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh dua perempuan berinisial SA (46) dan AP (26).

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersebut bermula saat terjadi perselisihan antara korban dengan kedua terlapor. Dalam kejadian itu, salah satu terlapor diduga mencolok mata korban, sementara terlapor lainnya menjambak rambut korban hingga terjatuh. Korban juga mengalami tindakan kekerasan lainnya pada bagian leher dan wajah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sangasanga melakukan serangkaian penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan kedua terlapor di wilayah Sangasanga.

Pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.00 WITA, personel mendatangi kediaman terlapor di Jalan Madrasah RT 012, Kelurahan Sangasanga Dalam. Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, kedua terlapor kemudian bersikap kooperatif dan datang ke Mapolsek Sangasanga sekitar pukul 10.30 WITA untuk menjalani proses hukum.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah jilbab warna navy. Kedua tersangka selanjutnya menjalani pemeriksaan bersama para saksi guna melengkapi proses penyidikan.

Atas perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 262 Ayat (1) dan (2) KUHP sesuai hasil penyidikan.

Kapolsek Sangasanga IPTU Wahid menegaskan bahwa pihaknya akan menangani setiap laporan masyarakat secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Polri berkomitmen memberikan pelayanan dan penegakan hukum secara profesional, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif,” ujar Kapolsek.

Polda Metro Jaya Siapkan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat dalam Kegiatan Penyampaian Aspirasi

JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiapkan layanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka kegiatan penyampaian aspirasi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) disiagakan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan medis apabila dibutuhkan.

Kesiapan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Personel Dokkes disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama serta layanan kesehatan kepada masyarakat maupun personel yang membutuhkan.

Selain menyiagakan personel medis, Polda Metro Jaya juga memastikan akses terhadap fasilitas kesehatan lanjutan apabila terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kesiapan layanan kesehatan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, personel Dokkes kami siapkan untuk memberikan pertolongan apabila ada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, kami juga memastikan akses terhadap fasilitas kesehatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari ruang demokrasi yang harus dapat berlangsung secara tertib. Polri juga berupaya memastikan seluruh masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.

“Yang kami kedepankan adalah pelayanan. Kami ingin memastikan masyarakat yang hadir maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi tetap mendapatkan pelayanan dan merasa aman. Termasuk apabila ada yang membutuhkan pertolongan kesehatan, personel Dokkes siap memberikan bantuan,” katanya.

Polri mengajak seluruh masyarakat yang mengikuti maupun berada di sekitar kegiatan penyampaian aspirasi untuk bersama-sama menjaga ketertiban, memperhatikan kondisi kesehatan, serta saling menghormati agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Harapan kami seluruh kegiatan dapat berlangsung tertib dan damai. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat direspons dengan baik, termasuk dalam hal pelayanan kesehatan,” tutupnya.

Polda Metro Jaya & Kodam Jaya Gelar Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat di Sejumlah Titik

Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapan pelayanan masyarakat, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 47 agenda berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdiri atas 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Gedung DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa, Taman Pandang Silang Monas.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Pada saat yang sama, beragam agenda olahraga, pameran, seni dan hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman juga berlangsung di sejumlah wilayah. Beberapa di antaranya ialah Piala Soeratin U-15 di Klender, International Battery Summit 2026 di JIExpo Kemayoran, Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai di GOR Ciracas, APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD City, serta Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2.

Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI. Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi guna mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan.

Dalam pelaksanaan tugas, seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan dan kondisi di lapangan.

Polda Metro Jaya mengimbau peserta penyampaian pendapat agar menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati,” pungkasnya.

Polda Metro Jaya Berikan Layanan Penyampaian Aspirasi Agar Nyaman dan Tertib Bagi Seluruh Aktifitas Masyarakat Lainnya

Jakarta — Polda Metro Jaya hadir memberikan pelayanan dalam pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka umum. Polri menegaskan bahwa penyampaian pendapat merupakan hak dasar dan hak konstitusional masyarakat yang dilindungi undang-undang, namun tetap harus dilaksanakan dengan mematuhi ketentuan hukum dan etika.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, terdapat ketentuan mengenai barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa dalam kegiatan penyampaian pendapat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

“Polri hadir memberikan pelayanan dalam penyampaian pendapat di muka umum. Itu merupakan hak dasar, hak konstitusi yang dilindungi oleh undang-undang. Tetapi ada aturan hukum, ada etika yang harus menjadi pertanggungjawaban kita bersama agar pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka umum dapat berjalan aman, tertib, damai, dan bertanggung jawab,” ujar Budi Hermanto saat Konferensi Pers Polda Metro Jaya, Kamis (27/8).

Menurutnya, Polri juga mencermati munculnya sejumlah konten dan narasi di ruang digital yang berpotensi memicu keresahan, termasuk provokasi, disinformasi, malinformasi dan ujaran kebencian.

“Kami dari Polda Metro Jaya akan melakukan patroli media sosial dan akan men-stem kalau itu hoaks ataupun disinformasi dan malinformasi. Adapun terkait penemuan di lapangan, ini merupakan penyelidikan baik secara digital maupun konvensional yang dilakukan oleh jajaran Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Selain itu, kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap berbagai temuan di lapangan, baik melalui metode digital maupun konvensional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fakta serta mencegah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan penyampaian aspirasi dengan membawa barang-barang yang dilarang oleh ketentuan perundang-undangan.

Budi menegaskan, Polri tidak membatasi kemerdekaan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Kehadiran kepolisian justru ditujukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan aman dan nyaman serta tertib.

“Kepolisian tidak pernah membatasi ruang kemerdekaan penyampaian pendapat, melainkan memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik dan seluruh masyarakat dapat beraktivitas sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan hingga pukul 10.38 WIB, situasi Jakarta masih dalam kondisi aman dan dapat dikendalikan. Aktivitas masyarakat, termasuk lalu lintas, pendidikan, kegiatan ibadah, dan perekonomian, tetap berjalan aman dan nyaman serta tertib.

Budi mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif serta tidak memberikan ruang bagi kelompok yang berupaya menciptakan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Aspirasi harus disampaikan melalui ruang keselamatan dan harus mendapat perlindungan. Potensi-potensi kekerasan harus dicegah sedikit mungkin. Demokrasi memberikan ruang bagi perbedaan pendapat, tetapi tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” pungkasnya.

Kompolnas Visitasi Polrestabes dan Polres Semarang, Soroti Inovasi Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat

SEMARANG, JAWA TENGAH – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi Kompolnas Awards 2026 di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, dengan mengunjungi Polrestabes Semarang dan Polres Semarang, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Anggota Kompolnas selaku Ketua Tim Visitasi, Dr. Yusuf, S.Ag., S.H., M.H., bersama Dewan Juri Eksternal Kompolnas Awards 2026, serta jajaran Sekretariat Kompolnas.

Sejumlah program dan inovasi menjadi perhatian dalam visitasi, antara lain aplikasi pelayanan publik LIBAS yang memiliki sejumlah fitur seperti tombol darurat SOS, Polisi RW, Tim Elang, dan Patroli Perintis Presisi. Polrestabes Semarang juga menyediakan fasilitas pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas, seperti ramp kursi roda, toilet khusus, dan tactile paving.

Selain pelayanan publik, Polrestabes Semarang turut memperkuat dukungan terhadap aktivitas ekonomi melalui penempatan pospol subsektor di Kawasan Industri Candi serta patroli keamanan untuk mencegah premanisme, pungutan liar, dan gangguan kamtibmas di kawasan industri.

Dalam aspek lingkungan, Polrestabes Semarang menerapkan konsep green office, antara lain melalui pemanfaatan aplikasi ASTINA untuk mendukung paperless investigation, pengelolaan sampah, serta efisiensi penggunaan energi listrik.

Penguatan kemitraan juga dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari TNI dan Satpol PP, Bapas, Dinsos, Mall Pelayanan Publik Kota Semarang, KPU, Pengadilan Agama, UNNES, Bulog, Dinas Pertanian, PT Pos Indonesia hingga pelaku usaha. Kemitraan tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan masyarakat, penanganan perkara anak, ketahanan pangan, serta pemeliharaan keamanan.

Sementara di Polres Semarang, Tim Visitasi diterima Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda, stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pegiat seni budaya.

Dalam visitasi tersebut, salah satu yang menjadi perhatian adalah nominasi kategori perseorangan kelompok Prosperity atas nama Briptu Adi Qori Kurniawan. Personel Polri tersebut aktif mengembangkan seni dan budaya melalui Sanggar Sarasvati Widiasmara Art di Kabupaten Semarang dan Wonosobo.

Kegiatan sanggar tidak hanya menjadi ruang belajar seni tari, drama, dan musik, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi generasi muda, pendampingan anak-anak termasuk penyandang disabilitas, serta upaya mencegah kenakalan remaja dan kriminalitas melalui kegiatan positif.

Ketua Tim Visitasi Kompolnas Awards 2026, Dr. Yusuf, mengatakan visitasi dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan praktik baik yang dijalankan jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Visitasi ini kami lakukan untuk melihat secara langsung bagaimana program dan inovasi yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga bagaimana pelayanan, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat itu dilaksanakan di lapangan,” ujar Dr. Yusuf dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, berbagai inovasi yang ditemukan dalam visitasi menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Yang kami lihat di Semarang cukup beragam. Ada inovasi pelayanan publik, perhatian terhadap kelompok disabilitas, dukungan terhadap kawasan ekonomi, kepedulian terhadap lingkungan, penguatan kemitraan, hingga pemberdayaan masyarakat melalui seni dan budaya. Ini menjadi bagian yang penting dalam membangun kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Dr. Yusuf berharap berbagai praktik baik yang ditemukan selama visitasi dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya.

“Kompolnas Awards bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga bagaimana praktik-praktik baik yang sudah dilakukan dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Pelaksanaan visitasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Kompolnas Awards 2026 untuk melihat secara langsung kinerja, inovasi, pelayanan, kemitraan, serta kontribusi satuan kerja dan personel Polri dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Api Padam, Sinergi Tetap Menyala: Polsek Samboja Tangani Karhutla di Tanjung Harapan

Kukar – Kepulan asap pekat dari lahan kosong di RT 08, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, memicu respons cepat personel gabungan, Rabu (26/8/2026).

Kebakaran yang mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WITA tersebut menghanguskan lahan gambut berupa semak belukar seluas kurang lebih 5 hektare yang tersebar di dua titik berdekatan.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Samboja bersama Koramil, Damkarmatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga langsung bergerak menuju lokasi. Dengan dukungan satu unit mobil pemadam, mesin pompa air serta 12 gulung selang pemadam, tim berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

Medan lahan yang didominasi semak belukar dan kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Meski demikian, berkat kerja sama seluruh unsur dan dukungan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid mengatakan penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara kepolisian, TNI, Damkar, MPA dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian api.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan petugas juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul.

Polsek Samboja mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

Berkat respons cepat dan kepedulian bersama, api berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi hingga saat ini aman serta kondusif.

Gerak Cepat Polsek Tabang Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di KM 14 Desa Buluk Sen

Kukar – Polsek Tabang bersama TNI dan pihak perusahaan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di areal IUP PT Ade Putra Tanrajeng (APT), KM 14, Desa Buluk Sen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (26/8/2026) malam.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WITA setelah adanya informasi dari karyawan PT APT. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Tabang langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pengecekan serta penanganan titik api.

Dalam penanganan tersebut, Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu bersama Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, personel TNI, personel Polsek Tabang, serta karyawan PT Rea Kaltim dan tim ERT PT Indonesia Pratama turut melakukan upaya pengendalian api.

Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan pemantauan karena masih terdapat beberapa titik api yang berpotensi kembali menyala. Kondisi medan berupa semak belukar dan tidak tersedianya akses jalan menuju sejumlah titik menjadi kendala dalam proses pemadaman.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dilakukan pengecekan serta pendalaman. Luas lahan yang terbakar dan kerugian materiil juga masih dalam proses pendataan, sementara korban jiwa dilaporkan nihil.

Polsek Tabang bersama TNI dan pihak perusahaan tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi meluasnya api serta melakukan pemantauan secara berkala, khususnya terhadap kemungkinan api merembet ke wilayah sekitar.

Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan koordinasi dan penanganan hingga kondisi benar-benar terkendali, sekaligus mendalami penyebab terjadinya kebakaran.

Gerak Cepat Polsek Tabang Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di KM 14 Desa Buluk Sen

Kukar – Polsek Tabang bersama TNI dan pihak perusahaan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di areal IUP PT Ade Putra Tanrajeng (APT), KM 14, Desa Buluk Sen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (26/8/2026) malam.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WITA setelah adanya informasi dari karyawan PT APT. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Tabang langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pengecekan serta penanganan titik api.

Dalam penanganan tersebut, Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu bersama Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, personel TNI, personel Polsek Tabang, serta karyawan PT Rea Kaltim dan tim ERT PT Indonesia Pratama turut melakukan upaya pengendalian api.

Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan pemantauan karena masih terdapat beberapa titik api yang berpotensi kembali menyala. Kondisi medan berupa semak belukar dan tidak tersedianya akses jalan menuju sejumlah titik menjadi kendala dalam proses pemadaman.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dilakukan pengecekan serta pendalaman. Luas lahan yang terbakar dan kerugian materiil juga masih dalam proses pendataan, sementara korban jiwa dilaporkan nihil.

Polsek Tabang bersama TNI dan pihak perusahaan tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi meluasnya api serta melakukan pemantauan secara berkala, khususnya terhadap kemungkinan api merembet ke wilayah sekitar.

Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan koordinasi dan penanganan hingga kondisi benar-benar terkendali, sekaligus mendalami penyebab terjadinya kebakaran.

Kesigapan Personel Polsek Muara Jawa Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Muara Kembang Janggut

Kukar – Polsek Muara Jawa bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran lahan berupa semak belukar di RT 07 Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (26/8/2026).

Penanganan dan pemadaman dimulai sekitar pukul 13.30 WITA setelah petugas menerima informasi adanya kebakaran. Personel Polsek Muara Jawa langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Koramil, Damkar Kecamatan Muara Jawa serta relawan untuk melakukan upaya pemadaman.

Kebakaran menghanguskan lahan sekitar 3 hektare dengan objek yang terbakar berupa semak belukar, ilalang, serta ranting-ranting kering.

Sebanyak 21 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan tersebut, didukung mobil pemadam, kendaraan tangki untuk suplai air, ambulans relawan, serta kendaraan patroli.

Berkat kesigapan dan sinergi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan pada sejumlah titik yang masih berpotensi memunculkan api kembali serta melaksanakan pemantauan secara berkala.

Kapolsek Muara Jawa Iptu Yoga Fattur Rahman mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api guna mempercepat penanganan.

Wakapolda Kaltim Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Ruas Tol Balsam Samboja

Kukar – Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol Jossy Kusumo meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) STA 31.600, RT 005, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (25/8/2026).

Kebakaran terjadi pada lahan gambut berupa semak belukar dengan luas sekitar 5 hektare. Peristiwa tersebut mendapat perhatian setelah masyarakat melaporkan adanya kepulan asap pekat dari lokasi.

Personel Polsek Samboja bersama TNI, Damkarmatan, Manggala Agni, Jasamarga, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah kelurahan serta unsur terkait lainnya langsung bergerak melakukan pemadaman dan pengendalian api.

Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Jossy Kusumo tiba di lokasi untuk meninjau secara langsung proses penanganan Karhutla sekaligus memastikan upaya pemadaman berjalan optimal.

Lokasi tersebut diketahui sebelumnya telah terbakar sejak 18 Agustus 2026 dan beberapa kali kembali muncul titik api. Kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala karena api berpotensi muncul kembali meskipun telah dilakukan pemadaman.

Berkat kerja sama dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api dan asap berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.40 WITA.

Penanganan Karhutla melibatkan puluhan personel gabungan serta didukung berbagai sarana pemadaman, di antaranya mobil patroli, mobil tangki air, kendaraan pemadam dan kendaraan pendukung lainnya.

Polsek Samboja memastikan pemantauan dan penanganan di lokasi terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif.