Polsek Muara Muntai Gerak Cepat Tangani Karhutla, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan ±100 Hektare

Kukar – Polsek Muara Muntai bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Muara Aloh, Desa Kayu Batu, Desa Muara Leka dan Desa Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (20/8/2026).

Penanganan dilakukan setelah personel Polsek Muara Muntai menerima informasi titik hotspot kategori medium melalui aplikasi Lembuswana.

Petugas kemudian mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, serta berkoordinasi dengan BPBD Kukar, Manggala Agni, personel Polres Kukar, TNI, pihak perusahaan, relawan, pemerintah desa dan masyarakat.

Kebakaran diperkirakan melanda sekitar ±100 hektare yang terdiri dari areal perkebunan kelapa sawit PT. JMS serta lahan rawa/gambut yang belum diketahui pemiliknya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan.

Dalam proses pemadaman, tim menghadapi kendala berupa kondisi medan yang merupakan lahan rawa dan gambut, minimnya sumber air serta akses menuju lokasi yang sulit. Meski demikian, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan dikendalikan.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani bersama personel dan tim gabungan masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun kemungkinan api merembet ke permukiman warga.

Sementara itu, penyebab maupun awal mula kebakaran masih dalam tahap pendalaman, Polsek Muara Muntai juga terus melakukan pengecekan titik koordinat, pendataan luas lahan terdampak serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Polsek Muara Muntai mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah kebakaran meluas.

Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kobarkan Semangat Perjuangan Polri untuk Mewujudkan Kemajuan Bangsa

SURABAYA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026). Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Polisi Istimewa Surabaya sekaligus menghidupkan kembali semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mendorong kemajuan bangsa.

Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus, bertepatan dengan peristiwa bersejarah Proklamasi Polisi yang dikumandangkan di Surabaya pada 21 Agustus 1945. Peristiwa tersebut menjadi tonggak keteguhan sikap anggota Kepolisian untuk berdiri bersama Republik Indonesia dan mengambil bagian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Sejarah mencatat, pada 20 Agustus 1945, Iptu Muhammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa Surabaya menyepakati pernyataan kesetiaan kepada Negara Republik Indonesia sekaligus menyusun teks Proklamasi Polisi. Sehari kemudian, Muhammad Jasin memimpin apel di Markas Polisi Istimewa Surabaya dan membacakan Proklamasi Polisi yang diikuti seluruh anggotanya.

Proklamasi tersebut tidak hanya menjadi pernyataan kesetiaan, tetapi juga menegaskan tekad Polisi Istimewa Surabaya untuk berjuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat itu diwujudkan melalui keterlibatan aktif Polisi dalam melucuti persenjataan Jepang, menyalurkan senjata kepada badan-badan perjuangan dan wilayah lain, hingga melakukan perlawanan terhadap Sekutu dalam rangkaian perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Dalam rangkaian upacara, Kapolri selaku Inspektur Upacara memimpin mengheningkan cipta dan membacakan Naskah Proklamasi Polisi. Pembacaan kembali naskah bersejarah tersebut menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pendahulu harus terus diwarisi dan diterjemahkan sesuai tantangan pada setiap zaman.

Jika pada masa awal kemerdekaan perjuangan Polri diarahkan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa, maka saat ini semangat yang sama diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Stabilitas keamanan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan. Karena itu, setiap pelaksanaan tugas Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman, menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan, serta mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa.

Momentum Hari Juang Polri sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh personel untuk terus menjaga nilai keberanian, pengabdian, loyalitas, integritas, serta semangat pantang menyerah yang diwariskan para pendahulu. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi Polri untuk menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks sekaligus memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian yang semakin baik.

Semangat berjuang bersama rakyat yang ditunjukkan Polisi Istimewa Surabaya juga tetap relevan hingga saat ini. Kemajuan bangsa membutuhkan persatuan, stabilitas, serta sinergi seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Polri terus mengambil bagian dengan menjaga keamanan, membangun kedekatan dengan masyarakat, dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 diikuti jajaran Polri dan dihadiri 203 tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari Mabes Polri, Forkopimda, Pemerintah Kota Surabaya, tokoh agama dan masyarakat, mahasiswa, akademisi, veteran, hingga keluarga besar Polri.

Peringatan di Kota Pahlawan tersebut menegaskan bahwa semangat perjuangan Polri tidak berhenti pada catatan sejarah. Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Polisi dikumandangkan, api perjuangan itu terus diwariskan kepada setiap generasi Bhayangkara untuk menjaga stabilitas, melayani masyarakat, serta memberikan pengabdian terbaik demi mendukung pembangunan dan mendorong Indonesia terus bergerak maju.

BRIPDA JHON GALU SITUMORANG TERLUKA DITEMBAK DI TOLIKARA, SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENYELIDIKAN

Tolikara, Papua Pegunungan – Seorang personel Polsek ilu, Polres Puncak Jaya, Bripda Jhon Galu Situmorang, mengalami luka tembak saat rombongan personel kepolisian melintas di kawasan sebelum Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara, Kamis (20/8/2026).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat diwawancarai, Jumat (21/8) membenarkan kejadian yang terjadi terhadap personil Polsek ilu Bripda Jhon Galu Situmorang.

“Kejadian tersebut terjadi di jalan Poros dari Puncak Jaya menuju Tolikara, yaitu di sekitar Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara, saat anggota Polsek ilu sedang melakukan observasi, tiba-tiba diserang dengan kontak tembak dari ketinggian. Tembakan mengenai atap kendaraan dinas, di antaranya lampu rotator yang pecah, dan salah satu proyektil peluru mengenai anggota atas nama Bripda Jhon Galu Situmorang pada pangkal paha kiri,” kata Kasatgas Humas Damai Cartenz-2026.

Ia pun menambahkan, setelah kejadian, tim langsung memprioritaskan penyelamatan korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Pada saat itu, kami langsung mengutamakan penyelamatan korban karena proyektil masih berada di dalam dan belum dikeluarkan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Karubaga. Karena keterbatasan fasilitas, korban dievakuasi lagi ke RSUD yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Namun, pada siang hari ini korban dievakuasi ke Jayapura untuk dibawa ke RS Bhayangkara karena kondisi anggota semakin menurun,” lanjutnya.

“Terkait dugaan pelaku, Kasatgas Humas menyebutkan masih melakukan identifikasi dan penyelidikan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut”, ungkapnya.

“Berdasarkan hasil identifikasi dan penyelidikan kami, pelaku patut diduga kelompok kriminal bersenjata pimpinan Ternus Enumbi,” ujarnya.

“Selain mengevakuasi korban, anggota juga melakukan penyisiran di seputaran TKP dan pengembangan ke daerah selanjutnya. Karena memang daerahnya ini, sebelah kiri tebing, kanan ketinggian, sehingga perlu upaya yang cukup tinggi, selain hutan yang cukup lebat di daerah tersebut,” katanya.

Kasatgas Humas mengatakan, dari kondisi kendaraan dinas yang digunakan rombongan personel, personel menduga serangan tersebut menyasar aparat keamanan.

“Sasarannya aparat keamanan, karena korban menggunakan kendaraan dinas, jadi mudah diketahui, dengan kondisi banyak lubang tembakan terutama di bagian atap,” jelasnya.

“Pada satu bulan terakhir, Kabupaten Tolikara sendiri memiliki tingkat kerawanan, dikarenakan bulan lalu juga terdapat kejadian di mana pekerja jalan menjadi korban,” pungkasnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan Satgas bersama jajaran kewilayahan telah melakukan langkah penanganan terhadap korban dan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal. Setelah itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan informasi yang diperoleh,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan proses penyelidikan terus dilakukan untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai peristiwa tersebut.

“Setiap informasi yang diperoleh akan kami verifikasi dan kembangkan untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Penanganannya dilakukan berdasarkan fakta, keterangan dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan,” jelas Wakaops Damai Cartenz-2026.

Selain mengembangkan penyelidikan terhadap pelaku penembakan, aparat juga mencermati adanya informasi mengenai potensi aksi lanjutan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tolikara dan sekitarnya. Langkah antisipasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan personel.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian tersebut dapat menyampaikannya kepada aparat keamanan melalui jalur yang tersedia.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, terukur dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel.

Polres Kukar Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Perjuangan

Kukar – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan serta meneguhkan kembali semangat pengabdian insan Bhayangkara kepada bangsa dan masyarakat, Jumat (21/08/2026) pagi.

Upacara berlangsung di halaman Mako Polres Kukar debgan Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar bertindak selaku Inspektur Upacara dan Ipda Ridwan sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kabag SDM Kompol Suwarno, Kabag Ren AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan, Kabag Log AKP Suprafto, serta para Kasat dan Kasi Polres Kukar.

Upacara juga diikuti oleh personel dari berbagai satuan fungsi, terdiri dari satu pleton perwira, satu pleton gabungan staf, satu pleton Satlantas, satu pleton Sat Samapta, satu pleton Satpolairud, satu pleton gabungan Satintelkam dan Satreskrim, serta satu regu ASN Polres Kukar.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan dan masuknya Komandan Upacara ke lapangan. Selanjutnya, Kapolres Kutai Kartanegara selaku Inspektur Upacara tiba di lapangan dan upacara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Polri serta penghormatan pasukan.

Suasana khidmat semakin terasa saat dilaksanakan mengheningkan cipta, dilanjutkan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri dan pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Inspektur Upacara.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menekankan bahwa peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

“Semangat Hari Juang Polri harus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen terus memperkuat semangat Presisi, pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kukar.

Polsek Muara Kaman Ungkap Kasus Percobaan Pemerkosaan, Pelaku Diamankan Polisi

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Kaman, Polres Kutai Kartanegara, berhasil mengungkap tindak pidana percobaan pemerkosaan dan kekerasan seksual yang terjadi di sebuah kebun kelapa sawit di Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (20/8/2026).

Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial VN (34), warga yang berdomisili di wilayah Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman. Terduga pelaku diamankan setelah sebelumnya diamankan oleh warga setempat dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin menjelaskan, berdasarkan keterangan dari korban kejadian bermula sehari sebelum peristiwa, saat terduga pelaku datang ke rumah korban untuk meminta makanan, minuman, serta tempat tinggal karena mengaku membutuhkan pekerjaan. Korban yang merasa iba kemudian memberikan bantuan dan mengizinkan terduga pelaku menginap.

“Pada Rabu pagi, korban bersama anggota keluarganya dan terduga pelaku berangkat menuju kebun kelapa sawit di Desa Menamang Kiri untuk melakukan pekerjaan. Sesampainya di lokasi, terduga pelaku menyampaikan keinginannya untuk bekerja sekaligus tinggal di pondok kebun”, ujar Kapolsek.

Ketika anggota keluarga korban pergi berbelanja kebutuhan sembako dan perlengkapan untuk memperbaiki pondok, korban bersama terduga pelaku berada di sekitar pondok kebun.

Lebih lanjut lagi IPTU Herwin menjelaskan, sekitar pukul 11.00 WITA, saat korban sedang beristirahat dan minum di halaman pondok, terduga pelaku diduga melakukan tindakan seksual secara paksa terhadap korban. Korban kemudian berupaya melepaskan diri dan melarikan diri dari lokasi.

“Dalam situasi tersebut, terduga pelaku juga diduga mengambil sebilah parang dan mengayunkannya ke arah korban. Korban berhasil menghindar dan melakukan perlawanan hingga terduga pelaku terjatuh. Selanjutnya, korban bersembunyi di sekitar tanggul tanah di pinggir jalan HTI sambil menunggu anggota keluarganya kembali”, Jelas IPTI Herwin.

Sekitar pukul 11.30 WITA, setelah anggota keluarga korban tiba, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya. Selanjutnya, korban bersama keluarganya melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.

Warga kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku yang saat itu masih berada di kawasan kebun kelapa sawit. Terduga pelaku selanjutnya diserahkan kepada Polsek Muara Kaman untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar hoodie warna ungu, satu lembar celana training warna hijau, satu lembar celana jeans warna hitam, satu lembar baju kaos warna biru, serta satu bilah parang.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dipersangkakan dengan ketentuan Pasal 473 ayat (1) jo. Pasal 17 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 6 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin menegaskan bahwa pihaknya akan menangani perkara tersebut secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta melengkapi administrasi penyidikan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara terang.

“Polsek Muara Kaman berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya korban tindak pidana kekerasan seksual, serta memproses setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polres Kutai Kartanegara mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, sehingga dapat segera ditangani dan mencegah terjadinya kejadian serupa.

Polsek Sangasanga Amankan Pawai HUT ke-81 RI, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar

Kukar – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Polsek Sangasanga melaksanakan pengamanan kegiatan pawai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (20/08/2026).

Kegiatan pengamanan dilaksanakan mulai sekitar pukul 07.30 WITA, berlangsung di Masjid Jami’ Al Mukarramah, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sangasanga Dalam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pawai berlangsung aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan perlindungan kepada para peserta maupun pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Sangasanga Iptu Wahid, Lurah Sangasanga Dalam Sri Wahyuni Ermawati, Bhabinkamtibmas Sangasanga Dalam Aiptu Jusnadi, Ka SPK Polsek Sangasanga Aiptu M. Zubair, serta personel Polsek Sangasanga lainnya.

Selain unsur kepolisian dan pemerintahan kelurahan, kegiatan juga diikuti para Ketua RT se-Kelurahan Sangasanga Dalam, masyarakat, peserta didik tingkat SD, SMP dan SMA, para guru serta orang tua peserta.

Pawai dimulai dari Masjid Jami’ Al Mukarramah, kemudian peserta bergerak melalui Jl. Jenderal Sudirman – Jl. HOS Cokroaminoto – Jl. Dr. Wahidin – Jl. Mesjid – Jl. Pangeran Hidayat – Jl. Jenderal Sudirman, dan selanjutnya kembali ke Masjid Jami’ Al Mukarramah sebagai titik akhir.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polsek Sangasanga ditempatkan di sejumlah titik sepanjang rute pawai. Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada peserta dan masyarakat agar tetap tertib selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Sangasanga Iptu Wahid mengatakan bahwa pengamanan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus upaya memastikan kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.

“Pengamanan kami laksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian pawai berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta keselamatan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Dengan adanya pengamanan dari jajaran Polsek Sangasanga, kegiatan pawai dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Sangasanga Dalam dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif.

Polres Kukar Gelar Olahraga Bersama, Perkuat Kebersamaan Personel dan Bhayangkari

Kukar – Dalam rangka menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan dan soliditas keluarga besar Polri, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan olahraga bersama personel dan Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara, Jumat (21/08/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WITA tersebut dilaksanakan di halaman Mako Polres Kukar dan diikuti dengan penuh semangat oleh jajaran personel Polres Kukar bersama para pengurus serta anggota Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara.

Kegiatan olahraga bersama turut dihadiri Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kabag SDM Kompol Suwarno, Kabag Ren AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan, Kabag Log AKP Suprafto, serta para Kasat, Kasi, perwira dan bintara Polres Kukar.

Hadir pula Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara Ny. Bella Khairul, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara Ny. Wina Fariz, beserta para pengurus dan anggota Bhayangkari Polres Kutai Kartanegara.
Dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, seluruh peserta mengikuti rangkaian olahraga bersama dengan antusias.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara personel Polres Kukar dengan keluarga besar Bhayangkari.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa olahraga bersama merupakan salah satu upaya untuk menjaga kondisi fisik personel agar tetap prima dalam melaksanakan tugas sekaligus membangun kekompakan dan semangat kebersamaan.

“Olahraga bersama ini menjadi sarana untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran serta mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antara personel Polres Kukar dengan Bhayangkari,” ujar Kapolres.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan penuh semangat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan soliditas serta kebersamaan keluarga besar Polres Kutai Kartanegara dan Bhayangkari semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sinergi Polsek Sangasanga Bersama TNI, Damkar dan Relawan Tangani Karhutla di Kelurahan Pendingin, Luas Lahan Terbakar Diperkirakan 50 Hektare

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Sangasanga bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, perusahaan, relawan dan masyarakat terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (19/8/2026).

Kebakaran terjadi di beberapa lokasi, di antaranya kawasan RT 03, RT 05, RT 09, RT 11 dan RT 02 Kelurahan Pendingin. Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±50 hektare.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Sangasanga IPTU Wahid menjelaskan, setelah menerima informasi adanya kebakaran, personel Polsek Sangasanga bersama anggota Koramil Sangasanga, Damkar Kecamatan Sangasanga, pemadam kebakaran perusahaan, relawan serta masyarakat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses pemadaman dan pengendalian api.

“Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Damkar, perusahaan, relawan dan masyarakat. Saat ini seluruh unsur masih melakukan pemantauan dan pengendalian di sekitar lokasi,” ujar Kapolsek.

Sejumlah titik kebakaran berada pada kawasan lahan milik warga dan lahan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diketahui tidak dikelola atau dirawat secara optimal. Kondisi lahan yang ditumbuhi semak belukar serta vegetasi kering menjadi salah satu faktor yang membuat api mudah menjalar.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala. Kondisi medan yang berupa rawa dan lahan gambut, keterbatasan sumber air serta sulitnya akses menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjangkau titik api.

Hingga saat ini, awal mula dan penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Personel kepolisian masih melakukan pengecekan serta pendalaman dengan meminta keterangan dari warga sekitar dan pihak-pihak yang mengetahui kejadian.

Situasi terkini, sejumlah titik api masih terpantau dan terdapat potensi kebakaran kembali membesar, mengingat sebagian area merupakan lahan gambut yang sulit dijangkau akibat tidak tersedianya akses jalan. Petugas juga terus mengantisipasi kemungkinan api merembet ke arah permukiman warga.

Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Sangasanga bersama Koramil Sangasanga bersinergi dengan Damkar Kecamatan Sangasanga, relawan pemadam Kelurahan Pendingin, Relawan Kota Juang Sangasanga, PT Equalindo, Pemadam PT Masbro, PT ABN, PT KFI, Relawan Albadar Kelurahan Bantuas, Relawan Kelurahan Sangasanga Muara serta masyarakat Kelurahan Pendingin.

Kapolsek Sangasanga menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mencegah meluasnya kebakaran serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.

“Personel Polsek Sangasanga bersama TNI, Damkar, relawan dan masyarakat tetap standby di sekitar lokasi untuk mengantisipasi apabila api kembali membesar atau merembet ke arah permukiman,” tegas Kapolsek.

Dalam kegiatan tersebut, kepolisian juga melakukan pendataan luas lahan yang terdampak, pengecekan titik koordinat lokasi kebakaran, pendataan kerugian materiil serta melaporkan perkembangan penanganan kepada pimpinan.

“Korban jiwa dalam kejadian tersebut nihil, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan”, Jelas IPTU Wahid.

Polsek Sangasanga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di kawasan lahan kering dan gambut, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Didukung 367 Ribu Warga, Polri Raih Juara III Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81, Usung Tema Pesona Sulawesi Utara

JAKARTA — Dukungan 367.315 warga mengantarkan kendaraan hias Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meraih Juara III Karnaval Kendaraan Hias dalam rangkaian Pesta Rakyat Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Bersaing dengan 31 kendaraan hias dari kementerian dan lembaga lainnya, kendaraan Polri tampil membawa tema “Polri untuk Masyarakat – Pesona Sulawesi Utara.” Tema tersebut memadukan kekayaan budaya Sulawesi Utara dengan pesan tentang kedekatan Polri bersama masyarakat serta berbagai program unggulan Polri.

Kemenangan Polri ditetapkan melalui Keputusan Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Nomor SK/HK.01.01/42/S/2026 tentang Penetapan Pemenang Karnaval Kendaraan Hias pada Kegiatan Pesta Rakyat Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Dalam keputusan tersebut, Kementerian Sosial meraih Juara I dengan 654.032 suara, Kementerian Pertanian Juara II dengan 518.103 suara, dan Polri Juara III dengan 367.315 suara.

Voting dibuka untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB hingga 18 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB.

Pesona Sulawesi Utara, Pesan Polri untuk Masyarakat

Kendaraan hias Polri dirancang sebagai representasi Polri yang hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, melindungi keberagaman, serta bersama-sama membangun Indonesia yang aman, maju dan sejahtera.

Nuansa Sulawesi Utara ditampilkan melalui ornamen budaya dan kekayaan kerajinan tenun yang dipadukan dengan program-program unggulan Polri, seperti MBG/SPPG, Ketahanan Pangan, layanan 110, Desk Ketenagakerjaan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Jembatan Merah Putih Presisi, Gerakan Asri, Polri Super App Presisi, Smart City dan Road Safety Policing, hingga Hunian Tetap Presisi Aceh.

Penampilan karnaval semakin semarak dengan kehadiran Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo yang kompak mengenakan pakaian adat Dayak Kalimantan.

Keduanya diiringi pasukan adat Bali dan pasukan berkuda, menciptakan perpaduan budaya Nusantara dalam satu barisan.

Pesan yang ingin disampaikan jelas: Indonesia kaya akan perbedaan, tetapi tetap satu dalam semangat persatuan.

32 Kendaraan Hias Ramaikan Monas

Karnaval kendaraan hias menjadi bagian dari rangkaian Malam Merdeka di kawasan Monas, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 32 kendaraan hias dari berbagai kementerian dan lembaga melintas bergantian dari Monas menuju Bundaran HI. Masing-masing menampilkan kreativitas, budaya dan pesan dari program yang dijalankan.

Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Kabinet Merah Putih menyaksikan langsung parade tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur karnaval. Sorak-sorai dan tepuk tangan pecah setiap kendaraan melintas. Presiden Prabowo juga tampak memberikan hormat dan membalas lambaian tangan para peserta.

Karnaval kemudian ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit kawasan Monas.

Polri: Terima Kasih untuk 367 Ribu Suara Masyarakat

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan.

“Polri menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memilih dan mendukung kendaraan karnaval Polri. Juara III ini bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan apresiasi masyarakat kepada Polri,” ujar Trunoyudo.

Menurutnya, 367.315 suara yang diberikan masyarakat menjadi energi bagi Polri untuk terus meningkatkan pengabdian.

“Setiap suara adalah bentuk dukungan. Setiap dukungan menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir, bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Trunoyudo menegaskan, penghargaan tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh anggota Polri untuk terus menghadirkan manfaat nyata.

“Kepercayaan masyarakat adalah amanah. Karena itu, penghargaan ini menjadi energi bagi Polri untuk terus berbenah, berinovasi dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh personel Polri, seniman, kreator, perancang serta berbagai pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kendaraan karnaval.

“Terima kasih Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih dan mendukung Polri. Penghargaan ini kami terima dengan penuh rasa syukur dan kami persembahkan kembali untuk masyarakat,” ucap Trunoyudo.

Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menjadi jembatan untuk mendekatkan institusi dengan masyarakat.

Polri hadir di tengah masyarakat.
Polri tumbuh bersama masyarakat.
Polri mengabdi untuk Indonesia.

🇮🇩 Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Merdeka!

Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil

Maumere — Polri bersama unsur terkait terus mempercepat penanganan warga terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah keterbatasan akses darat dan laut pascabencana, jalur udara dimanfaatkan untuk mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan medis segera, Kamis (20/8/2026).

Dua warga yang dievakuasi yakni Maria Noni (71), warga Cawalo, Desa Rokirole, yang mengalami patah tulang paha kiri bagian bawah akibat tertimpa reruntuhan rumah, serta Maria Angela Ngei (30), warga Desa Rokirole, yang sedang hamil dan dalam kondisi siap bersalin.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, proses evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan warga terdampak yang membutuhkan pertolongan medis dapat segera mendapatkan penanganan.

“Polri terus melakukan langkah-langkah kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan medis segera, dapat dievakuasi dengan aman dan cepat. Dalam kondisi akses darat dan laut yang terbatas, jalur udara menjadi salah satu upaya untuk mempercepat korban mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.28 WITA di Lapangan Futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Maumere. Dua armada udara dikerahkan, yakni Helikopter BNPB Airbus H125 9292 dan Helikopter PK-CAY BEII429, untuk mendukung proses pemindahan kedua korban menuju Maumere.

Maria Noni membutuhkan penanganan medis lanjutan akibat patah tulang paha yang dialaminya setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sementara Maria Angela Ngei dievakuasi karena kondisi kehamilannya yang sudah siap bersalin sehingga membutuhkan pemantauan dan pelayanan kesehatan lebih lanjut.

Jajaran Polres Sikka turut terlibat dalam proses evakuasi untuk memastikan seluruh tahapan pemindahan korban berjalan aman, tertib dan terkendali, sekaligus memberikan pendampingan selama proses menuju armada udara.

Trunoyudo menegaskan, keterlibatan Polri dalam penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses evakuasi dan pelayanan kemanusiaan dapat berjalan optimal.

“Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bagian dari upaya bersama dalam penanganan bencana. Kami membantu memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib dan lancar, serta memberikan dukungan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan dalam menangani warga yang membutuhkan pertolongan,” jelasnya.

Setelah seluruh persiapan selesai, kedua korban kemudian diterbangkan menuju Maumere untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Rangkaian proses evakuasi selesai sekitar pukul 11.35 WITA dan berlangsung aman, lancar serta kondusif.

Evakuasi tersebut menjadi bagian dari respons cepat terhadap masyarakat terdampak gempa di Palue, terutama warga dengan kondisi rentan yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan secara segera.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Polri akan terus bersinergi dengan BNPB, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan seluruh unsur terkait untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan serta penanganan yang dibutuhkan,” pungkas Trunoyudo.