Tim Food Safety Biddokkes Polda Kaltim Cek Kualitas Makanan di SPPG Stalkuda Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka menjamin keamanan konsumsi masyarakat, Tim Food Safety Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltim melaksanakan pemeriksaan makanan di SPPG Stalkuda Balikpapan, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif guna memastikan seluruh makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan layak konsumsi. Pemeriksaan dilakukan secara langsung oleh dua personel Biddokkes Polda Kaltim, yakni Briptu Yudistira dan Briptu Noufalian yang tergabung dalam Tim Food Safety Dapur MBG SPPG Stalkuda.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai jenis makanan yang disajikan. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada pengelola guna meningkatkan kualitas serta keamanan pangan.

Adapun aspek yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi kebersihan lingkungan dapur, sanitasi peralatan, hingga kualitas bahan baku yang digunakan dalam proses pengolahan makanan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi kontaminasi yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

Biddokkes Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan terhadap penyediaan makanan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan dan layanan publik lainnya, sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.

Puluhan Siswa SD di Samarinda Kunjungi Mako Brimob, Belajar Tugas Polisi Sejak Dini

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Suasana berbeda tampak di Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim pada Selasa pagi (28/4/2026). Puluhan siswa SD Negeri 005 Samarinda mengikuti kunjungan edukatif untuk mengenal lebih dekat tugas dan peran kepolisian, khususnya satuan Brimob.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wadanyon B Pelopor, Kompol Mateus Konserinus Flota, S.H., M.A.P., yang menyambut para siswa dengan hangat. Kunjungan ini menjadi bagian dari program edukasi kepolisian guna menanamkan pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang peran aparat dalam menjaga keamanan.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa diajak berinteraksi langsung dengan personel Batalyon B Pelopor serta Subden Komposit Gegana. Mereka diperkenalkan pada berbagai peralatan dinas, kendaraan taktis, hingga nilai-nilai kedisiplinan yang menjadi karakter utama anggota Brimob.

Antusiasme para siswa terlihat jelas saat menyaksikan demonstrasi kesiapsiagaan personel. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana edukatif yang menyenangkan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bertajuk “Polisi Sahabat Anak” ini merupakan langkah strategis dalam membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat memahami tugas kepolisian sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan. Menurutnya, kegiatan edukasi lapangan seperti ini mampu memberikan pengalaman langsung yang lebih berkesan bagi siswa, sekaligus membangun citra Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor, Bidhumas Polda Kaltim Jadi Narasumber Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Timur menghadiri kegiatan kerja sama lintas sektor pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KtPA) yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Telaga Sari, Kec.Balikpapan Kota, Selasa (28/04/26).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) tersebut menghadirkan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim AKBP Musliadi Mustafa, S.E., bersama Sekretaris PWI Kaltim M. Maulana sebagai narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut peserta dari unsur Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim serta sejumlah elemen masyarakat yang mengikuti sosialisasi dengan tema “Kerja Sama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”.

Dalam paparannya, AKBP Musliadi Mustafa menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik sekaligus menjadi sarana edukasi masyarakat terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang berdasarkan fakta serta perlunya verifikasi sebelum suatu berita dipublikasikan, khususnya di media sosial.

“Media harus mampu membedakan informasi yang benar dan tidak benar. Setiap informasi perlu dilakukan crosscheck agar pemberitaan yang disampaikan tetap akurat dan tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, para narasumber juga menyoroti pentingnya perlindungan identitas korban dalam pemberitaan kasus kekerasan perempuan dan anak, serta perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan media sosial secara bijak sesuai ketentuan Undang-Undang ITE.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak melalui pendekatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan sinergi seluruh elemen, baik pemerintah, Polri, media maupun masyarakat. Kami berharap melalui edukasi seperti ini dapat meningkatkan kepedulian bersama serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Polda Kaltim Raih Peringkat Pertama Nasional, Kapolda: Bukti Komitmen Nyata Berantas Korupsi

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Ditreskrimsus Polda Kaltim menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dalam ajang Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kortastipidkor Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Mercure Ancol pada 26–28 April 2026.

Kegiatan Rakernis yang diikuti oleh jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda se-Indonesia tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Kortastipidkor Polri dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional untuk Mengawal Program Prioritas Pemerintah.”

Tema ini menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang selaras dengan arah kebijakan nasional.

Dalam forum strategis tersebut, Polda Kaltim berhasil meraih peringkat pertama tingkat nasional pada kategori penyelesaian penyelamatan aset tindak pidana korupsi Tahun 2025 sebesar Rp76.241.914.668. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan dalam optimalisasi penanganan perkara korupsi, khususnya dalam mengembalikan kerugian negara melalui proses hukum yang profesional dan akuntabel.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Totok Suharyanto selaku Kakortastipidkor Polri kepada Bambang Yugo Pamungkas yang mewakili Polda Kaltim. Menanggapi capaian tersebut, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Ditreskrimsus Polda Kaltim.

“Saya mewakili Kapolda Kaltim mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Ditreskrimsus Polda Kaltim atas prestasi yang diraih. Ini adalah bukti nyata kerja keras, dedikasi, dan komitmen dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya dalam penyelamatan aset negara,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Kabid Humas juga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, namun juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam penegakan hukum.

“Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas penanganan perkara, memperkuat integritas, serta mendukung penuh program prioritas pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kabis Humas berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang, serta menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.

Rakernis Kortastipidkor Polri T.A. 2026 sendiri menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi dan strategi penegakan hukum di seluruh Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan implementasi regulasi baru serta penguatan peran Polri dalam pemberantasan korupsi secara komprehensif.

Humas Polda Kaltim

POLRI BERI PENGHARGAAN IKPA TERBAIK PADA RAKERNIS EMPAT FUNGSI PUSAT POLRI 2026

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik kepada jajaran Polda dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri Tahun 2026 di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran yang akuntabel, efektif, dan profesional sepanjang tahun 2025.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo didampingi Kapuslitbang dan Kapuskeu Polri.

Untuk kategori pagu besar, penghargaan IKPA terbaik diraih Polda Sulawesi Selatan. Sementara kategori pagu sedang diberikan kepada Polda Riau, dan kategori pagu kecil diraih Polda Kalimantan Utara.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan organisasi, termasuk pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

“Tidak ada satu organisasi sehebat apa pun kalau tidak didukung oleh anggaran, dan tidak dilakukan tata kelola penggunaan anggaran yang benar,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Menurutnya, capaian para penerima penghargaan menunjukkan komitmen jajaran kewilayahan dalam mengelola anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di lingkungan Polri.

Wakapolri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh jajaran agar mampu menjawab tantangan organisasi ke depan. Ia menyebut profesionalisme personel pengemban fungsi keuangan harus terus diperkuat seiring tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi.

“Nilai IKPA Polri harus terus meningkat. Kita harus betul-betul memastikan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional,” katanya.

Selain penghargaan IKPA, Polri juga menyerahkan penghargaan lain berdasarkan hasil survei Puslitbang Polri Tahun 2025. Polda Bengkulu menerima penghargaan tingkat kepuasan masyarakat terbaik, sedangkan Polda Bali meraih penghargaan internalisasi budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan Polri.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendorong budaya kompetisi sehat, peningkatan kinerja, serta penguatan reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja. Melalui momentum Rakernis ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola organisasi yang modern serta terpercaya.

Pererat Sinergitas, Kapolres Kukar Gelar Audiensi Bersama Insan Pers PWI Kutai Kartanegara

Kukar – Guna memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan awak media, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar, menggelar kegiatan audiensi dan silaturahmi bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Tri Brata Polres Kutai Kartanegara, Rabu (29/4/2026) pagi. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, beserta 15 wartawan yang tergabung dalam keluarga besar PWI, serta didampingi oleh Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris R. Putra dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis Polri yang berperan sebagai “mata dan telinga” masyarakat. Ia menyadari bahwa sosialisasi program kepolisian serta pengungkapan kasus tidak akan sampai secara maksimal ke masyarakat tanpa dukungan insan pers.

“Di era informasi yang sangat cepat ini, tantangan kita semakin kompleks, terutama dalam membendung berita bohong (hoax). Kami berharap sinergi ini berjalan dalam semangat check and balance guna menjaga kondusivitas wilayah ‘Kota Raja’ agar tetap aman dan damai,” ujar AKBP Khairul Basyar.

Senada dengan Kapolres, Ketua PWI Kukar Andi Wibowo mengapresiasi keterbukaan Polres Kutai Kartanegara dalam menjalin komunikasi dengan media. Menurutnya, kerja sama yang erat sangat diperlukan untuk membangun opini publik yang positif dan akurat.

“Media memiliki tanggung jawab membangun opini publik, sementara kepolisian menjaga keamanan. Dengan komunikasi yang solid, kita bisa bersama-sama menciptakan situasi yang harmonis bagi masyarakat luas,” ungkap Andi Wibowo.

Acara silaturahmi tersebut juga diwarnai dengan diskusi hangat mengenai isu-isu terkini di wilayah hukum Kutai Kartanegara dan diakhiri dengan penyerahan cindera mata sebagai simbol kuatnya kerja sama antara Polres Kukar dan PWI.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 10.40 WITA ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen kedua belah pihak untuk terus bersinergi dalam mengawal informasi demi kepentingan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara.

POLRI PIMPIN TIMNAS, PENCAK SILAT INDONESIA BORONG EMAS DI BELGIA

Jakarta, 28 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tim Nasional Pencak Silat Indonesia dalam ajang Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang berlangsung pada 24–27 April 2026 di Schoten, Belgia. Kontingen Pelatnas Pencak Silat Indonesia yang diperkuat 9 atlet dan 2 pelatih berhasil meraih total 4 medali emas dan 1 medali perak, sekaligus menegaskan Indonesia sebagai kekuatan utama pencak silat dunia.

Menariknya, pada kejuaraan kali ini, 3 di antaranya merupakan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang turut mendominasi raihan medali tim nasional, menunjukkan keberhasilan pembinaan generasi muda Polri dalam bidang olahraga prestasi.

Adapun rincian prestasi yang diraih adalah sebagai berikut:
Medali Emas:

  1. M. Zaki Zikrilah Prasong (Taruna Akpol) — Kelas B Putra
  2. Iqbal Chandra Pratama — Kelas F Putra
  3. Safira Dwi Meilani — Kelas C Putri
  4. Regu Putra — Asep Yuldan Sani, Rano Slamet Nugraha (Taruna Akpol), Andika Dhani Reksa (Taruna Akpol)
    Medali Perak:
  5. Tito Hendra Septa Kurnia — Kelas E Putra

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dalam waktu singkat Polri mampu menunjukkan kontribusi prestasi internasional melalui olahraga bela diri. Sebelumnya, pada 27 April 2026, atlet Polri juga berhasil meraih Juara Umum pada ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, menegaskan capaian ini sebagai hasil nyata dari pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Dalam waktu kurang dari satu minggu, Polri membuktikan personelnya mampu berprestasi melalui olahraga bela diri. Setelah juara umum taekwondo di Jepang, kini kembali mengharumkan nama bangsa di Belgia. Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 menjadi wadah dan sistem untuk memastikan pembinaan serta penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, tetapi juga mengharumkan nama Polri yang selama ini konsisten memberikan dukungan penuh terhadap olahraga melalui Komite Olahraga Polri yang diresmikan oleh Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024.

Kontribusi nyata Polri dalam capaian ini juga terlihat melalui peran Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., yang bertindak sebagai Manager Timnas Pencak Silat Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, pembinaan atlet berjalan semakin profesional dan berkelanjutan hingga mampu menghasilkan prestasi dunia.

“Polri sangat bangga dengan atlet-atlet Timnas Pencak Silat yang mampu menjuarai kejuaraan internasional seperti Belgium Open. Ini adalah bukti nyata kualitas, mental juara, dan daya saing atlet Indonesia di tingkat dunia,” ujar Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

Prestasi ini menjadi modal penting dalam menghadapi ajang SEA Games 2027 di Malaysia. Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, Timnas Pencak Silat Indonesia optimistis dapat mempertahankan tradisi juara dan kembali mengharumkan nama bangsa.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Polri Presisi — Mendukung Prestasi, Mengharumkan Negeri

As SDM Kapolri Sambut Kepulangan Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Peraih Juara Umum WATA Championship 2026

TANGERANG – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh personel Polri di kancah internasional. Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Polri kembali ke tanah air setelah dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena, Sakai, Osaka, Jepang, pada 26-27 April 2026.

Kedatangan para atlet disambut hangat oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar, didampingi Brigjen Pol Langgeng Purnomo selaku Ketua Persatuan Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi, di Area Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026).

Dalam ajang bergengsi tersebut, 15 atlet terbaik Polri tampil dominan sejak hari pertama pertandingan. Kontingen Garbha Presisi berhasil mengumpulkan total 27 medali terdiri dari 17 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu, menempatkan Tim Polri di puncak klasemen akhir mengungguli atlet dari berbagai negara.

Menanggapi keberhasilan ini, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan tim pelatih.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan dan persiapan matang yang dilakukan oleh seluruh atlet. Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Polri yang telah berjuang dan berprestasi di bidang olahraga,” ujar Irjen Pol Anwar.

Irjen Pol Anwar menambahkan bahwa Polri melalui Komite Olahraga Polri berkomitmen penuh untuk terus mendukung pembinaan atlet guna melahirkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang untuk Indonesia.

“Keberhasilan menjadi kebanggaan bagi institusi Polri dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional,” pungkasnya.

Dari total 27 medali tersebut terdapat 4 orang yang memperoleh masing-masing 3 medali, 4 orang yang memperoleh masing-masing 2 medali dan 7 orang yang memperoleh masing-masing 1 medali. Berikut adalah rincian medali yang diraih oleh Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri:

  1. Brigadir Ihya Ainizahra, 1 Emas, 2 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri
  2. Bripda Rizky Irma Suryani, 2 Emas, 1 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 1 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri
  3. Bripda Gabriel Simorangkir, 2 Emas, Juara 1 Poomsae Individu Putra; Juara 1 Poomsae Beregu Putra
  4. Bripda Muhammad Rizky Prasetia, 3 Emas, Juara 1 Poomsae Pair; Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 1 Poomsae Individu Putra
  5. Bripda Abi Nidya Ira Wati, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri; Juara 2 Prestasi U-49 Intermediate Putri
  6. Bripda Ressya Folingga, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri; Juara 2 U-73 Prestasi Putri
  7. Bripda Johansen Vicenzo, 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu, Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 3 Freestyle Poomsae
  8. Bripda Dinda Putri Lestari, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri
  9. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri
  10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra
  11. Bripda Gigih Adhiyodha, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra

Respons Cepat, Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Kaltim Amankan Proyektil Aktif Diduga Sisa Perang Dunia II

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Respons cepat ditunjukkan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Subden Gegana Sat Brimob Polda Kaltim dalam menangani temuan benda berbahaya berupa proyektil aktif yang diduga peninggalan Perang Dunia II di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Km 8, Kec.Balikpapan Utara, Minggu (26/04/26).

Peristiwa ini bermula saat seorang warga yang tengah melakukan penggalian makam menemukan benda mencurigakan pada kedalaman sekitar satu meter. Setelah memastikan bahwa objek tersebut menyerupai amunisi militer, yang bersangkutan segera melaporkannya kepada aparat setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Tim Jibom Sat Brimob Polda Kaltim untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Dipimpin oleh Ipda Harmoko, proses evakuasi dilaksanakan secara hati-hati dan terukur mulai sore hingga malam hari. Dari hasil identifikasi di lokasi, proyektil tersebut memiliki panjang kurang lebih 15 cm dengan diameter 5 cm serta berat sekitar 500 gram, dan masih dilengkapi dengan pemicu aktif yang berpotensi membahayakan.

Dalam proses pengamanan, tim menggunakan perlengkapan khusus seperti bom blanket guna meminimalisir risiko ledakan saat pemindahan. Selanjutnya, benda tersebut dibawa menggunakan kendaraan taktis menuju tempat penyimpanan sementara yang aman di Mako Sat Brimob Polda Kaltim.

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah cepat masyarakat yang segera melaporkan temuan tersebut tanpa melakukan tindakan berisiko.

“Temuan amunisi aktif di ruang publik tentu sangat berbahaya. Kami mengapresiasi kewaspadaan masyarakat yang tidak mengambil langkah sendiri. Hal ini sangat membantu kami dalam menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh rangkaian evakuasi telah dilaksanakan sesuai prosedur standar yang berlaku guna menghindari potensi bahaya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polresta Balikpapan, agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga berbahaya.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami berharap peran aktif warga dalam memberikan informasi dapat terus terjalin demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Perkuat Pemahaman Hukum, Bidkum Polda Kaltim Gelar Sosialisai dan Penyuluhan Aturan Hukum Terbaru di Polres PPU

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, PPU – Guna mendorong peningkatan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian, Bidang Hukum Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum bagi personel Polres Penajam Paser Utara beserta jajaran Polsek, Senin (27/04/26).

Kegiatan yang digelar di Ruang Catur Prasetya Lantai II Polres PPU tersebut diikuti oleh para Kanit dari berbagai fungsi, di antaranya Reskrim, Binmas, Samapta, Provost, serta sejumlah perwakilan personel Polres PPU.

Sosialisasi dipimpin oleh Ketua Tim Bidkum Polda Kaltim, AKBP Dr. Muntini, S.E., M.H., bersama tim, serta dihadiri Kasikum Polres PPU AKP Achmad Hadi Siswoyo, S.H., M.H., dan pejabat utama Polres PPU.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima pembaruan materi hukum terkait regulasi terbaru, yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Materi ini menjadi bekal penting dalam menunjang tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kasikum AKP Achmad Hadi Siswoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, khususnya dalam pemahaman aspek hukum.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, personel semakin memahami regulasi terbaru sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan akuntabel,” ungkapnya.