Operasi Damai Cartenz 2026 Wujudkan Kedamaian melalui Aksi Bersih Gereja di Kuala Kencana

MIMIKA — Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan Gereja GKI Ottow Geissler Mile 32, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga kedamaian serta mempererat hubungan dengan masyarakat dan unsur keagamaan di daerah operasi.

Selain menjalankan patroli dan penegakan hukum, personel Operasi Damai Cartenz 2026 meluangkan waktu untuk melakukan kerja bakti bersama di lingkungan gereja. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi dan komunikasi dengan pengurus gereja serta jemaat, guna memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Damai Cartenz mengedepankan nilai-nilai kedamaian dan toleransi antarumat beragama.

“Menjaga Papua tetap aman dan damai tidak hanya dilakukan melalui pengamanan, tetapi juga melalui kehadiran yang tulus di tengah masyarakat. Rumah ibadah adalah simbol kedamaian, dan Polri hadir untuk merawatnya bersama masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak gereja. Pdt. Rocky thaime, S.Si., M.M., salah satu tokoh gereja setempat, mengapresiasi keterlibatan personel Operasi Damai Cartenz 2026 dalam kegiatan sosial keagamaan.

“Kami merasakan kehadiran Polri yang benar-benar humanis. Kegiatan bersih-bersih ini bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga membangun rasa aman, kebersamaan, dan kepercayaan. Operasi Damai Cartenz membawa pesan damai bagi jemaat,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Aksi bersih gereja ini menjadi bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga stabilitas keamanan Papua melalui pendekatan persuasif dan bermartabat.

Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Pesan Penting Pemberantasan TPPA–PPO kepada 5 Calon Atase dan Staf Teknis Polri

Jakarta — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan pesan strategis pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang serta Perlindungan Perempuan dan Anak (TPPA–PPO) kepada lima calon Atase Kepolisian Republik Indonesia (Atpol RI) dan staf teknis Polri melalui penyerahan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital”.

Pesan penting tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Bagi Calon Atase Kepolisian RI dan Staf Teknis Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 10.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Ruang Kerja Wakapolri, Lantai 2 Gedung Utama Mabes Polri.

Adapun lima personel Polri yang mengikuti pembekalan dan akan melaksanakan penugasan sebagai Atase Kepolisian dan Staf Teknis Polri di luar negeri adalah:
1. Kombes Pol Sofyan Arief, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Berlin, Jerman
2. Kombes Pol M. Sandhi Satyatama, S.H., S.I.K., M.S.C.S. — Atase Kepolisian RI di Ankara, Turki
3. Kombes Pol I Nengah Adi Putra, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Manila, Filipina
4. AKBP Taufik Noor Isya, S.I.K. — Staf Teknis Polri di Kuala Lumpur, Malaysia
5. AKP Louis Stefanus Gregory Kaunang, S.I.K., M.Si. — Staf Teknis Polri di Kuching, Malaysia

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa TPPA–PPO merupakan kejahatan kemanusiaan lintas negara yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital, dengan perempuan dan anak sebagai kelompok paling rentan menjadi korban. Oleh karena itu, para atase dan staf teknis diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan, penindakan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama internasional.

“Melalui buku ini, saya menitipkan pesan penting agar pemberantasan TPPA dan PPO menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan. Ini adalah amanah kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral dan institusional Polri,” tegas Wakapolri.

Wakapolri juga menekankan bahwa para calon atase dan staf teknis merupakan representasi kehormatan Polri di kancah internasional, sehingga diharapkan mampu menjalankan fungsi intelijen, diplomasi kepolisian, serta kehumasan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan diaspora Indonesia di negara penugasan.

Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. dan Kabagwakinter Rokersin Divhubinter Polri Kombes Pol Andiko Wicaksono, S.I.K.

Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” ditulis bersama oleh:
• Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.
• Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, M.Si.
• Direktur Tindak Pidana PPA–PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si.

Karya ini diharapkan menjadi rujukan akademis, praktis, dan kebijakan bagi aparat penegak hukum, akademisi, serta pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan TPPA–PPO di era digital.

Tinjau langsung Pelayanan Pascabanjir, Kapolda Aceh Pastikan Masyarakat Terlayani Optimal

Aceh Tamiang — Pascabanjir yang melanda wilayah Aceh, Polres Aceh Tamiang terus melakukan pembenahan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah melakukan pemantauan langsung terhadap kegiatan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Polres Aceh Tamiang. Jumat, (23/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Aceh meninjau langsung pelayanan pergantian STNK dan BPKB yang rusak akibat banjir. Selain itu, ia juga memantau aktivitas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Tamiang.

Pemantauan berlangsung di Gedung Sentra Pelayanan Polres Aceh Tamiang. Kapolda Aceh mengecek sejumlah fasilitas serta ruang pelayanan publik untuk memastikan seluruh layanan kepolisian tetap berjalan cepat, responsif, dan optimal meskipun berada dalam masa pemulihan pascabencana.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah mengakses layanan kepolisian. Ia mendengarkan kebutuhan dan masukan warga, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan yang mudah dan nyaman.

Kapolda Aceh Irjen Marjuki mengatakan bahwa Polri hadir untuk masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. “pelayanan kepolisian harus tetap prima dan humanis”, Ucap Kapolda.

Ia juga memberikan arahan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan kesiapsiagaan serta menjaga kualitas pelayanan guna mendukung proses pemulihan masyarakat Aceh Tamiang.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Kapolda Aceh untuk memastikan seluruh layanan kepolisian di wilayah hukum Polres Aceh Tamiang berjalan maksimal dan berkesinambungan.

Polres Kutai Kartanegara Gelar Program Warung Berkah, Bagikan Beras dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Kukar – Polres Kutai Kartanegara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan Program Warung Berkah, yang dirangkai dengan pembagian bantuan beras serta pemeriksaan kesehatan gratis, Jumat (23/1/2026) pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kedai Ojol Kamtibmas, Lapangan Parkir Kumala, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Program sosial ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pemulung, serta masyarakat umum, dengan total penerima manfaat sebanyak 225 orang.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Kukar AKP Sukardi, didampingi Kasi Dokkes IPTU Supriadi Nurdin, KBO Satbinmas IPTU Dewa Gede Ertana, Kanit Binpolmas IPTU Abdul Rajab, serta personel Satbinmas dan Sidokkes Polres Kutai Kartanegara.

Dalam pelaksanaannya, Polres Kutai Kartanegara menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada masyarakat, membagikan makanan dan minuman gratis, serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma. Selain itu, personel juga menyampaikan penyuluhan singkat terkait pentingnya menjaga kesehatan, keamanan, dan ketertiban lingkungan.

AKP Sukardi menyampaikan bahwa Program Warung Berkah merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan pelayan masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan warga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat membantu serta mempererat hubungan Polri dengan warga,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polres Kutai Kartanegara kepada masyarakat.

Wakapolres Kutai Kartanegara Tekankan Kebersihan Mako Saat Apel Olahraga Pagi Personel

Kukar – Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesiapsiagaan lingkungan Mako Polres Kutai Kartanegara saat mengikuti Apel Olahraga Pagi Personel, Jumat (23/1/2026) pagi.

Apel yang digelar sekitar pukul 08.00 WITA di Halaman Mako Polres Kutai Kartanegara tersebut dipimpin oleh Kabag Ren Polres Kutai Kartanegara AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan, serta diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, bintara, dan ASN Polres Kutai Kartanegara.

Dalam arahannya, Wakapolres Kutai Kartanegara menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan Mako menjadi salah satu perhatian utama, terlebih dalam rangka menyambut rangkaian kegiatan kunjungan Wakapolda Kalimantan Timur ke wilayah Kutai Kartanegara. Menurutnya, kebersihan Mako tidak hanya mencerminkan kesiapan institusi, tetapi juga menjadi cerminan kedisiplinan dan profesionalisme personel Polri.

“Kebersihan lingkungan Mako harus menjadi perhatian bersama. Selain menciptakan suasana kerja yang nyaman, ini juga menunjukkan kesiapan kita dalam menerima kunjungan pimpinan serta pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wakapolres.

Sebagai tindak lanjut, usai pelaksanaan apel pagi, seluruh personel diarahkan untuk melaksanakan korve bersama guna memastikan kebersihan dan kerapian lingkungan Mako Polres Kutai Kartanegara tetap terjaga dengan baik.

Langkah ini diharapkan dapat terus menumbuhkan rasa tanggung jawab personel terhadap lingkungan kerja serta meningkatkan citra Polri yang bersih, disiplin, dan profesional.

Kapolres Kutai Kartanegara Pimpin Kegiatan Peningkatan Kebugaran Bagi Personel OW/Obesitas

Kukar – Dalam upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kesiapan fisik personel, Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan peningkatan kebugaran bagi personel yang memiliki berat badan berlebihan (overweight/obesitas), Jumat (23/1/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Mako Polres Kutai Kartanegara sekitar pukul 16.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar, serta dihadiri Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra. Turut hadir para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, serta bintara yang masuk dalam kategori overweight dan obesitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah (tensi) untuk memastikan kondisi fisik personel dalam keadaan aman sebelum berolahraga. Selanjutnya dilaksanakan peregangan dan pemanasan, dilanjutkan dengan olahraga bersama, serta diakhiri dengan pendinginan guna menjaga kebugaran tubuh dan mencegah cedera.

Kapolres Kutai Kartanegara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan personel secara berkelanjutan, dengan tujuan meningkatkan kesehatan, kebugaran, serta kesiapan fisik anggota dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Kesehatan personel merupakan aset utama institusi. Dengan kondisi fisik yang prima, personel akan lebih siap dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kegiatan peningkatan kebugaran tersebut berakhir sekitar pukul 17.40 WITA dan berjalan aman, tertib, serta kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, personel semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebugaran tubuh secara rutin.

Kapolres Kutai Kartanegara Hadiri Reggae Night Arjuna Trail, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menghadiri kegiatan Reggae Night yang diselenggarakan oleh Arjuna Trail Kutai Kartanegara di Taman Musik Tenggarong, Jumat (23/1/2025) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan S. Parman, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong tersebut dihadiri oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Ariffin, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, komunitas pecinta musik reggae dari Tenggarong dan Samarinda, serta masyarakat umum dengan jumlah pengunjung sekitar 150 orang.

Kehadiran Kapolres Kutai Kartanegara dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan positif masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan, komunitas, dan warga dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Kutai Kartanegara tampak berbaur dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, sembari memastikan jalannya kegiatan berlangsung tertib dan aman. Polres Kutai Kartanegara juga menerjunkan personel pengamanan secara terbuka dan tertutup guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama acara berlangsung.

Rangkaian kegiatan Reggae Night diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penampilan sejumlah band lokal seperti Takeru Band, Letheria Roots Band, Rasta Idaman Band, serta Enji Band, yang disambut antusias oleh para penonton. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan kebersamaan antar komunitas.

Kapolres Kutai Kartanegara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung tertib dan damai, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Kegiatan Reggae Night Arjuna Trail Kutai Kartanegara berakhir sekitar pukul 23.45 WITA dengan situasi aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi yang baik antara Polri, panitia, dan masyarakat.

Polsek Sanga Sanga Sigap Tangani Kebakaran Rumah Warga, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa

Kukar – Kepolisian Sektor Sanga Sanga bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran satu unit rumah warga yang terjadi di Jalan Pangeran Hidayat RT 16, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (23/1/2026) pagi.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 06.05 WITA dan menimpa rumah milik Hidayaturrahim (48). Mendapatkan laporan dari warga, personel Polsek Sanga Sanga segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta membantu proses pemadaman api bersama unsur terkait.

Kapolsek Sanga Sanga AKP Muhamad Zulhijah, menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan keselamatan warga, mengamankan area sekitar TKP, serta mendukung upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain.

“Begitu menerima informasi, personel kami langsung ke lokasi untuk membantu evakuasi, pemadaman, serta mengamankan TKP. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Kapolsek.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh Polsek Sanga Sanga, Koramil Sanga Sanga, Dinas Pemadam Kebakaran Sanga Sanga, Damkar Pertamina, para relawan, serta masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.45 WITA.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Selain melakukan pengamanan, Polsek Sanga Sanga juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pendataan di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada instalasi listrik dan peralatan rumah tangga, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie Kecamatan Timang Gajah

BENER MERIAH — Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).

Jembatan yang dibangun tersebut merupakan akses vital antar dusun yang sangat dibutuhkan warga, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang.

Sebelumnya, jembatan ini rusak parah akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhambat.

Kegiatan pembangunan jembatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. Selain membangun jembatan darurat, Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, selimut, serta pakaian kepada warga yang terdampak bencana.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pemulihan pascabencana.

“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Reje Kampung Setie, Husaini, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras selama beberapa hari membersihkan jalan dan membangun jembatan di kampung mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” ungkap Husaini.

Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, akses transportasi warga kembali terbuka dan diharapkan aktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat Kampung Setie dapat pulih secara bertahap.

Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026, Perkuat Diplomasi Presiden

Jakarta – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, sebagai bagian dari penguatan diplomasi Indonesia di panggung global.

Buku versi Bahasa Inggris ini memuat 80 menu pilihan khas Indonesia yang dikembangkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada komunitas internasional.

“Saya menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris kepada Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, untuk ditampilkan di Paviliun Indonesia pada WEF Davos 2026 sebagai bagian dari showcase diplomasi MBG dan khazanah rasa Nusantara,” ujar Dirgayuza Setiawan.

Sebelum diperkenalkan di Davos, buku yang dalam versi bahasa Inggris-nya berjudul “Taste Of Nusantara 80 Bhayangkara Menu For Indonesia’s Free Nutricious Meal’s Program” ini juga telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, pada Selasa (20/1/2026) di London, sebagai langkah awal diplomasi kuliner dan ketahanan pangan Indonesia.

“Alhamdulillah, Mas Dirgayuza di tengah kesibukan lawatan bersama Presiden terus berikhtiar memperkenalkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara di tempat-tempat yang istimewa. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di WEF Davos, forum bergengsi dunia. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Astacita Presiden kepada dunia,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Jumat (23/1/2026).

Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar dokumentasi menu, melainkan catatan pengabdian Polri dalam mendukung MBG, mulai dari aktivitas dapur SPPG Polri sejak dini hari hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol pendekatan baru membangun bangsa melalui perhatian nyata terhadap kesehatan dan gizi generasi masa depan.

Kehadiran buku ini di WEF Davos 2026 menegaskan komitmen Polri dalam mendukung diplomasi Presiden, memperkuat citra positif Indonesia, serta memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara di tingkat global.