Kapolri: Kita Pertahankan Zero Attack Saat Nataru, Masyarakat Nyaman Ibadah

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan capaian Polri dalam pengamanan nasional saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. Ia menyebut pihaknya telah melakukan 270 operasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama 2025.
Jenderal Sigit awalnya membeberkan bahwa terciptanya situasi kamtibmas dapat memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap Indonesia. Menurutnya, itu dapat meningkatkan perekonomian hingga pembangunan nasional.

“Agenda nasional maupun internasional memiliki multiplier effect yang dapat meningkatkan internasional task serta berdampak pada perekonomian dan pembangunan nasional, sehingga Polri harus pastikan seluruh kegiatan berjalan lancar aman dan kondusif, tentunya atas keberhasilan kegiatan tersebut ini akan berdampak pada berbagai macam hal, termasuk Polri mendapat berbagai macam apresiasi baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Jenderal Sigit saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).

Ia lantas membeberkan, selama 2025 ada 270 operasi keamanan yang telah dilakukan Polri. Mulai pengamanan (pam) terkait kegiatan politik hingga kunjungan tamu negara lain.

“Ada 270 operasi kepolisian baik bersifat terpusat ataupun kewilayahan, beberapa event nasional mulai dari kegiatan politik, pam hari raya, pam rangkaian Interpol internasional, ataupun konferensi internasional olahraga, termasuk 9 kunjungan tamu negara mulai dari Februari sampai Desember 2025,” ucapnya.

Ia lantas mengungkap adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi usai pengamanan dilakukan terhadap event-event tertentu. Ia menyebut setidaknya ada pertumbuhan ekonomi ratusan triliun rupiah dari upaya pengamanan Polri.

“Ini bisa dilihat dari portrait atau kita laksanakan pam event internasional MotoGP berhasil membuat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut sebesar Rp 4,8 T, Jakarta E-prix 2025 Rp 2 T, pengamanan Idul Fitri terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sebesar Rp 160,3 T, dan survei Indikator 80,9% masyarakat menyatakan puas,” ujar dia.

Selanjutnya, Jenderal Sigit juga bicara terkait pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru (nataru) 2026. Ia mengungkap pengamanan berjalan efektif sehingga tidak ada gangguan signifikan pada event besar tersebut.

“Kemudian saat Nataru kemarin alhamdulillah semua berjalan aman dan lancar, tidak terjadi serangan selama operasi Nataru, karena kita jaga dan pertahankan zero attack terrorism, masyarakat dapat ibadah dengan nyaman dan pelaksanaan malam pergantian tahun 2026 terselenggara dengan tertib,” ujar dia.

Kapolri Lapor Layanan 110 ke DPR: Sesuai Standar PBB

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan pelayanan 110 di hadapan Komisi III DPR. Kapolri menekankan pelayanan masyarakat ini sudah sesuai standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Jenderal Listyo Sigit mengikuti Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI pagi ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Kapolri memaparkan optimalisasi layanan 110 milik Polri.

“Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan masyarakat, Polri melaksanakan penguatan pada beberapa simpul pelayanan utama. Utamanya adalah pelayanan polisi 110. Pelayanan ini sesuai dengan standar PBB, command center dan monitoring center, integrasi smart city sebagai pusat kendali serta penguatan peran Pamapta dan SPKT sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian di lapangan,” kata Kapolri.

Kapolri menekankan Polri terus melakukan perbaikan standar layanan 110. Jika telepon tidak direspons dalam waktu 10 detik, panggilan tersebut diarahkan langsung ke jenjang lebih tinggi.

“Kita memberikan waktu respons terhadap panggilan 110 itu selama 10 detik. Ketika tidak diangkat dia akan naik ke jenjang yang lebih tinggi dari mulai Polsek, Polres, Polda sampai dengan Mabes Polri,” ujar Jenderal Sigit.

Polri juga menetapkan waktu respons cepat untuk ke TKP selama 10 menit. Ini, kata Kapolri, juga sesuai standar PBB.

“Kami membuat waktu pembatasan ataupun respons cepat untuk bisa datang ke TKP selama 10 menit. Ini juga mengacu standar PBB terkait quick response untuk layanan darurat kepolisian,” kata Kapolri.

Layanan 110 Polri terintegrasi dengan Pemadam Kebakaran, RSUD, perusahaan ojek online hingga hotline DPR RI. Kapolri menegaskan bakal terus melakukan perbaikan dengan menyusun regulasi untuk mendukung layanan 110.

Kapolri juga tengah mendorong agar command center dan monitoring center 110 dapat melaksanakan fungsi sebagai komando kendali komunikasi informasi pelayanan masyarakat. Kapolri juga mengungkapkan pihaknya tengah membuat model smart city berbasis road safety policing di beberapa kota.

“Saat ini kami sedang membuat model smart city berbasis road safety policing di Bandung, Jogjakarta, Solo, Bali dan Medan dan terus akan kita dorong ke beberapa kota, termasuk tadi kami laporkan bahwa kami menghidupkan kembali Pamapta berdasarkan SKEP Kapolri tanggal 21 September 2025 di mana kegiatan tugas pokok Pamapta ini mulai dari penerimaan laporan pengaduan, tindakan pertama di TKP sampai dengan penanganan perkara ringan dan penyelenggaraan pengendalian operasional sehari-hari,” ujar Kapolri.

Layanan 110 ini juga didukung aplikasi SOT. Keberadaan polisi di lapangan pun bisa dipantau.

“Kegiatan yang kita lakukan didukung oleh digitalisasi melalui aplikasi SOT, sistem operasi terpadu, untuk monitoring keberadaan anggota di lapangan pada saat pelaksanaan operasi,” beber Jenderal Sigit.

Rapat di DPR, Kapolri: Indikator Capaian Kinerja Polri 91,54% Kategori Sangat Baik

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian kinerja Polri. Jenderal Sigit mengatakan indikator capaian Polri di tahun 2025 mencapai 91,54%.
Hal tersebut disampaikan Jenderal Sigit saat rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026). Jenderal Sigit mulanya menerangkan ada 6 sasaran strategis dan 17 indikator kinerja dalam target capaian di 2026.

“Kemudian terkait evaluasi capaian kinerja tahun 2025 indikator keberhasilan, rencana kerja dan target-target capaian 2026 kami tuangkan sebagai berikut capaian kinerja Polri 2026 terbagi dalam 6 strategis dan 17 indikator kinerja,” kata Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit mengungkap indikator capaian Polri di tahun 2025 mencapai rata-rata 91,54% yang dikeluarkan oleh kementerian terkait. Di mana, hal itu masuk kategori sangat baik.

“Yang saat ini mencapai rata-rata 91,54 persen dengan kategori sangat baik dan ini dikeluarkan oleh kementerian terkait,” ujarnya.

Jenderal Sigit memaparkan 6 sasaran strategis itu meliputi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Tak hanya itu, pengawasan yang akuntabel, bersih, terbuka dan melayani juga masuk dalam 6 sasaran strategis itu.

“6 sasaran strategis tersebut meliputi kamtibmas, harkamtibmas sampai dengan pengawasan yang akuntabel bersih terbuka dan melayani, demikian juga dengan 17 indikator kinerja,” ujarnya.

Habiburokhman Puji Reformasi Polri: KUHP Baru Garansi Akhir Era Represif

Jakarta – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi transformasi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai berhasil mengubah wajah kepolisian menjadi lebih humanis. Habib meyakini tren positif ini akan semakin permanen dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP baru yang menjadi jaminan perlindungan kebebasan berpendapat.
Habib bicara dalam Rapat Komisi III DPR dengan Polri di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/2/2026). Politikus Gerindra ini awalnya memaparkan data konkret terkait penurunan drastis tindakan represif aparat.

Puncak represifitas Polri, kata Habib, terjadi pada periode 2014-2019. Dia mengurai catatan 240 kasus penangkapan terkait ekspresi pendapat, melonjak jauh dibanding periode 2009-2014 yang hanya 47 kasus.

Habib mengingatkan kembali sejumlah kasus menonjol yang mewarnai periode “kelam” tersebut, mulai dari kasus Buni Yani, Ahmad Dhani, hingga kerusuhan di Bawaslu RI. Kala itu, penanganan demonstrasi kerap diwarnai dengan penangkapan massal hingga jatuhnya korban luka yang memicu citra negatif kepolisian secara luas.

Namun, grafik tersebut berbalik arah secara drastis sejak tahun 2021 berkat pendekatan baru yang diterapkan Jenderal Sigit melalui restorative justice. Angka penindakan hukum terhadap kebebasan berekspresi merosot tajam menjadi hanya 29 kasus sepanjang periode 2019-2024.

Penurunan ini dinilai sebagai buah dari Surat Edaran dan Peraturan Kapolri tahun 2021 yang menempatkan pidana sebagai ultimum remedium atau upaya terakhir. Polisi kini lebih didorong untuk mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan edukasi, terutama dalam menangani kasus-kasus terkait UU ITE.

“Dua produk aturan tersebut adalah titik awal reformasi kultural Polri dalam merespons penyampaian perbedaan pendapat. Untuk saat ini dan seterusnya, berlakunya KUHP dan KUHAP baru yang secara maksimal mengatur mekanisme keadilan restoratif dapat dipastikan akan semakin membuat tingkat represifitas Polri semakin menurun,” kata Habib.

Ke depan, Habiburokhman optimistis wajah humanis Polri akan semakin kuat dengan adanya payung hukum KUHP baru yang menganut asas dualistis. Dalam aturan anyar ini, pemidanaan tidak cukup hanya melihat perbuatan fisik, tetapi harus membuktikan adanya niat jahat atau mens rea dari pelaku secara sah.

Selain itu, instrumen KUHAP baru juga didesain untuk memberikan perlindungan lebih ketat terhadap hak asasi warga negara dalam proses hukum. Syarat penahanan diperketat dan peran advokat diperkuat, sehingga kewenangan aparat tidak lagi bisa digunakan secara sewenang-wenang untuk membungkam kritik.

Kapolri Rapat Kerja dengan Komisi III DPR Bahas Capaian-UU KUHP Baru

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba di Gedung DPR RI. Jenderal Sigit rapat kerja dengan Komisi III DPR membahas capaian kerja hingga UU KUHP-KUHAP baru yang sudah berlaku.
Jenderal Sigit tiba di DPR RI, Senin (26/1/2026), sekitar pukul 09.00 WIB. Jenderal Sigit didampingi oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri hingga para Kapolda.

Setibanya, Jenderal Sigit langsung memasuki ruang rapat Komisi III DPR. Rapat kerja dengan Kapolri ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.

Ia memastikan rapat telah memenuhi kuorum. Rapat juga dipastikan terbuka untuk umum.

“Secara kasat mata kita bisa lihat ini full fraksi, full poksi, full anggota, dan kuorum tentu saja sudah terpenuhi, saya mohonkan rekan-rekan rapat ini terbuka untuk umum, sepakat?” ucap Habiburokhman membuka rapat kerja.

Adapun rapat hari ini akan diawali oleh penjelasan Kapolri Jenderal Sigit mengenai beberapa hal termasuk capaian Polri. Kemudian, penjelasan Jenderal Sigit akan direspons tiap Kapoksi dan anggota Komisi III DPR. Rapat tengah berlangsung.

Bedah Sekolah, Kepsek: bersyukur Kepedulian Taruna Akpol

Aceh Tamiang – Taruna Akademi Kepolisian kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan Peduli Kasih Natal dalam rangkaian Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Lasitardanus) Tahun 2026. Senin, (26/1/2026).

Taruna dan Taruni Akpol menyalurkan bantuan renovasi kepada TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang.

Kepala TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Aceh Tamiang, Rosmawati, S.Pd., mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur atas peduli kasih dari Taruna-Taruni Akademi Kepolisian yang sangat membantu proses perbaikan sekolah ini,” katanya.

Ia berharap perbaikan dapat segera selesai sehingga sekolah kembali nyaman digunakan.

“Semoga TK Kemala Bhayangkari kembali lebih baik dan lebih nyaman untuk anak-anak belajar,” tambahnya.

Sementara itu Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Mulyadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa kondisi TK Bhayangkari pascabanjir memang membutuhkan perhatian khusus agar kembali layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“TK ini kita lihat bersama kondisinya sangat parah pascabanjir bandang, sehingga memerlukan perbaikan demi kenyamanan anak-anak kita untuk belajar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Taruna Akpol atas kepedulian yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada teman-teman dari Akademi Kepolisian atas sumbangsihnya kepada TK Bhayangkari,” pungkasnya.

Perkuat Harkamtibmas, Ditsamapta Polda Kaltim Sambangi Sejumlah Pos Kamling di Kota Balikpapan

Balikpapan – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Timur terus mengintensifkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui kegiatan Patroli Sambang Dialogis di sejumlah pos keamanan lingkungan (pos kamling) yang berada di wilayah hukum Kota Balikpapan, Jumat (23/01/26).

Kegiatan patroli tersebut menyasar beberapa titik pos kamling, di antaranya Pos Kamling Kawasan Markoni Atas, Pos Kamling Kelurahan Damai, Pos Kamling RT.19 Kelurahan Klandasan Ilir, serta Pos Kamling RT.09 Kelurahan Sepinggan.

Dalam pelaksanaannya, personel Ditsamapta melakukan sambang dan berdialog langsung dengan warga yang tengah melaksanakan ronda malam. Dialog tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menyerap informasi serta aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Petugas juga mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Melalui kegiatan patroli sambang dialogis ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal warga Kota Balikpapan.

Ditsamapta Polda Kaltim menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Terus Bergerak Pulihkan Konektivitas Masyarakat, Personel BKO Sat Brimob Polda Kaltim Bangun Jembatan Darurat di Aceh Utara

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Aceh Utara – Komitmen Polri dalam tugas kemanusiaan kembali diwujudkan oleh Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tergabung dalam penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah Polda Aceh. Sebanyak 50 personel Brimob Kaltim bergerak cepat membangun jembatan penyeberangan sementara di Desa Riseh Tunong, Kec.Sawang, Kab.Aceh Utara, Sabtu (24/01/26).

Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas terputusnya akses penghubung antarwilayah akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. Kehadiran jembatan sementara ini diharapkan mampu memulihkan aktivitas masyarakat, baik dari sisi mobilitas harian maupun roda perekonomian warga setempat.

Dipimpin langsung oleh Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., para personel Brimob di lapangan tampak bekerja secara gotong royong menyusun material konstruksi dengan penuh semangat dan kehati-hatian, demi memastikan jembatan dapat digunakan secara aman oleh masyarakat.

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian Brimob kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam. Ia menegaskan bahwa keberadaan Brimob harus mampu memberikan solusi cepat dan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak.

“Pembangunan jembatan darurat ini menjadi langkah prioritas agar akses masyarakat dapat segera kembali normal. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” jelas Kombes Pol Andy Rifai.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh personel agar menjadikan penugasan kemanusiaan ini sebagai ladang pengabdian terbaik. Menurutnya, perbedaan wilayah penugasan tidak mengurangi semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa.

“Laksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Setiap upaya yang dilakukan adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Jaga nama baik kesatuan dan terus hadir sebagai pelindung serta pengayom masyarakat. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” tutupnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Anggana Dampingi Pemilihan Ketua RT 13 Desa Sepatin, Wujudkan Demokrasi yang Aman dan Guyub

Kukar – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan Pemilihan Ketua RT 13 Dusun 1 Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (24/1/2026). Bhabinkamtibmas Polsek Anggana, Bripka A. Azwar, turut hadir mendampingi jalannya pemilihan guna memastikan proses demokrasi berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.

Pemilihan Ketua RT tersebut diikuti dua calon, yakni Ibrahim dan Hartono. Antusiasme warga RT 13 terlihat dari partisipasi aktif masyarakat yang hadir dan menggunakan hak pilihnya. Seluruh tahapan pemilihan berjalan secara terbuka dan demokratis, mencerminkan semangat kebersamaan serta kedewasaan berdemokrasi di tingkat lingkungan.

Dari hasil penghitungan suara, Ibrahim terpilih sebagai Ketua RT 13 Desa Sepatin dengan perolehan 31 suara, sementara Hartono memperoleh 22 suara. Usai pemilihan, suasana tetap kondusif dan penuh keakraban antarwarga.

Bripka A. Azwar, menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan masyarakat, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan damai. Ia juga mengimbau warga untuk terus menjaga persatuan serta mendukung ketua RT terpilih demi kemajuan lingkungan.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas serta partisipasi masyarakat Desa Sepatin. Menurutnya, sinergi antara Polri dan warga merupakan kunci terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kegiatan pemilihan Ketua RT 13 Desa Sepatin berakhir sekitar pukul 14.00 Wita dan berjalan dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Bhabinkamtibmas Loa Duri Ilir Laksanakan DDS, Ajak Warga Cegah Karhutlah Sejak Dini

Kukar – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) terus dilakukan jajaran Polri melalui pendekatan humanis kepada masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Loa Duri Ilir, Brigpol Bayu Erawanto, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) Binmas dengan menyambangi warga di wilayah binaannya, pada Senin (26/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Bayu Erawanto memberikan penyuluhan dan imbauan kamtibmas secara langsung kepada warga, khususnya terkait bahaya serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, terlebih pada musim kemarau yang rawan terjadinya kebakaran.

Melalui dialog yang penuh keakraban, Bhabinkamtibmas juga mengimbau warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian apabila melihat adanya titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Selain dampak lingkungan, Brigpol Bayu Erawanto turut mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap, merusak ekosistem, serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan DDS Binmas ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan warga. Diharapkan melalui pendekatan langsung dan humanis, masyarakat semakin berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di wilayah Desa Loa Duri Ilir.