Api Menjalar 500 Meter ke Hutan Lindung Bukit Soeharto, Polisi Bergerak Padamkan Karhutla

Kukar – Kebakaran vegetasi di kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto kembali mendapat penanganan serius. Polisi bersama tim gabungan bergerak langsung ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api di KM 56, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Senin (5/10/2026).

Penanganan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WITA itu melibatkan Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto dan Bhabinkamtibmas Aipda M. Fatchur Rasyid, bersama personel Otorita IKN serta tim dari PT KBM dan PT Tectona.

Kebakaran terpantau telah menjalar dari sekitar pinggir Jalan Poros Samarinda–Balikpapan menuju bagian dalam kawasan hutan hingga kurang lebih 500 meter. Kondisi semak belukar, rumput, dedaunan kering dan vegetasi lainnya membuat api berpotensi kembali menyala dan meluas.

Polisi bersama tim gabungan langsung melakukan penyisiran dan pemadaman pada titik yang masih dapat dijangkau, terutama di sekitar jalan poros. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali merambat sekaligus mengantisipasi asap yang dapat mengganggu jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan.

Hasilnya, titik api di sekitar pinggir jalan berhasil dikendalikan. Namun, api yang berada jauh di dalam kawasan hutan belum dapat dipadamkan secara langsung karena medan berat dan akses yang sulit dijangkau.

Lokasi kebakaran diketahui berada di kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto yang masuk dalam delineasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Tim gabungan pun tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api maupun penjalaran ke area lainnya.

Penanganan berakhir sekitar pukul 18.05 WITA. Polisi memastikan pemantauan tetap menjadi perhatian, terutama pada area yang berbatasan langsung dengan jalan poros.

10 Hektare Terbakar, Polisi dan Damkar Berjibaku Jinakkan Api di Samboja Barat

Kukar – Api membakar hamparan vegetasi di Jalan Yos Sudarso, RT 04, Kelurahan Ambalat, Samboja Barat, Kutai Kartanegara, Senin (5/10/2026). Tak menunggu api meluas, personel Polsek Samboja bersama Damkar dan unsur kelurahan langsung bergerak melakukan pemadaman.

Tim gabungan mulai berjibaku di lokasi sejak pukul 13.00 WITA. Dengan dukungan tangki air berkapasitas 5.000 liter, mobil pengangkut selang dan mesin pompa, petugas menyisir area terdampak dan memukul mundur kobaran api.
Kebakaran diperkirakan telah menghanguskan sekitar 10 hektare lahan. Berdasarkan informasi warga, api mulai terlihat sekitar pukul 09.00 WITA.

Setelah kurang lebih empat jam penanganan, upaya petugas membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WITA.

Polsek Samboja memastikan penanganan tidak berhenti pada pemadaman. Kondisi lokasi tetap menjadi perhatian untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal di lapangan mengarah pada kondisi cuaca panas dan kering dalam beberapa hari terakhir, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Kehadiran polisi bersama Damkar, Satpol PP, kelurahan dan masyarakat menjadi langkah cepat untuk mencegah kebakaran meluas dan menjaga wilayah Samboja tetap aman dari ancaman Karhutla.

Polisi Bergerak, Karhutla 2 Hektare di Samboja Berhasil Dipadamkan

Kukar – Polisi bersama relawan kebakaran bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan semak belukar di Jalan Karya Bhakti RT 006, Kelurahan Wonotirto, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Senin (5/10/2026).

Begitu mendapat laporan, personel Polsek Samboja langsung menuju lokasi dan bergabung dengan PMI Samboja, Redkar Tanjung Harapan serta warga untuk melakukan pemadaman.

Api membakar sekitar 2 hektare lahan dan sempat meluas. Berkat respons cepat tim gabungan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kondisi cuaca panas dan kering menjadi indikasi awal, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil pemeriksaan.

Polsek Samboja mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya di lahan gambut dan area yang mudah terbakar.

Polisi Gerak Cepat Jinakkan Api, Karhutla 0,5 Hektare di Kuala Samboja Padam

Kukar – Kebakaran lahan gambut dan semak belukar mengancam kawasan Jalan Wisata Pantai Tanah Merah, Kelurahan Kuala Samboja, Senin (5/10/2026). Polisi langsung bergerak setelah menerima laporan warga.

Sekitar pukul 16.40 WITA, personel Polsek Samboja tiba di lokasi dan bergabung dengan Damkar serta Redkar untuk memburu titik api yang telah meluas.

Api membakar sekitar 0,5 hektare lahan. Kondisi gambut dan semak belukar yang mudah terbakar membuat penanganan harus dilakukan cepat agar kobaran tidak merambat lebih luas.

Dengan dukungan satu unit mobil Damkar, petugas berjibaku melakukan pemadaman. Setelah hampir tiga jam penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WITA.

Penyebab kebakaran masih diselidiki. Dugaan awal mengarah pada kondisi cuaca panas dan kering dalam beberapa hari terakhir, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan.

Polsek Samboja mengingatkan masyarakat
untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan gambut dan semak belukar yang mudah terbakar.

Polisi Sambangi Warga Bensamar, Cegah Karhutla Sejak Dini

Kukar – Polsek Tenggarong turun langsung menyambangi warga di Jalan Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, untuk menggencarkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (5/10/2026).

Personel Polsek Tenggarong memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat terkait bahaya pembakaran hutan dan lahan serta konsekuensi hukumnya.

Polisi mengajak warga tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, masyarakat juga didorong berperan aktif mencegah serta segera melaporkan potensi Karhutla di lingkungan sekitar.

Langkah preventif ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Polsek Samboja Perkuat Pengamanan Fasilitas Migas, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Kukar – Polsek Samboja bersama lintas instansi memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus menjaga keamanan fasilitas migas di wilayah Kecamatan Samboja, Senin (5/10/2026).

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid hadir langsung dalam sosialisasi terpadu yang digelar di Gedung BP2TK, Kelurahan Sanipah. Kegiatan ini mempertemukan unsur kepolisian, TNI, pemerintah, Damkar, pengelola fasilitas migas, tokoh masyarakat hingga pemilik lahan di sekitar jalur pipa.

Dalam kegiatan tersebut, kepolisian menekankan pentingnya deteksi dini, pencegahan dan respons cepat terhadap potensi Karhutla, terutama di sekitar fasilitas objek vital nasional (Obvitnas).

Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Kaltim Kompol Ahmad juga mengingatkan bahwa pencegahan harus dimulai dari edukasi masyarakat, patroli terpadu, pemantauan titik panas hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja.

Tiga wilayah Ring 1 PT PHM, yakni Kelurahan Senipah, Teluk Pemedas dan Handil Baru, menjadi perhatian karena dinilai cukup rawan terjadi kebakaran lahan.

Polsek Samboja bersama seluruh unsur terkait mendorong masyarakat dan pemilik lahan agar segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat maupun fasilitas migas.

Melalui sinergi TNI-Polri, pemerintah, Damkar, perusahaan dan masyarakat, upaya pencegahan Karhutla sekaligus pengamanan fasilitas migas di Samboja terus diperkuat.

Polisi Turun Langsung Cegah Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Kukar – Polsek Tenggarong Seberang turun langsung ke tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (5/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tenggarong Seberang gencar memberikan sosialisasi sekaligus memasang stiker imbauan Karhutla di sejumlah lokasi wilayah hukumnya.

Polisi mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, agar tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar. Warga juga diberikan pemahaman mengenai sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Selain memberikan edukasi, personel kepolisian mengajak masyarakat untuk aktif bersama-sama mencegah, menanggulangi dan melaporkan potensi Karhutla demi menjaga lingkungan serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Aksi nyata Polsek Tenggarong Seberang ini menjadi langkah preventif untuk menekan potensi Karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan.

Kapolsek Loa Kulu Tutup HUT Desa Margahayu ke-44, Warga Diajak Jaga Kekompakan

Kukar – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peringatan HUT ke-44 Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (5/10/2026).

Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Margahayu itu diisi karnaval, kreasi budaya masyarakat hingga tradisi Besepah atau tumpengan. Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, peserta karnaval hingga warga.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto turut hadir sekaligus memberikan pesan penting agar semangat kebersamaan yang terbangun dalam perayaan tersebut terus dipertahankan.

Menurutnya, peringatan hari jadi desa bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipertahankan. Pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” pesannya.

Kapolsek juga menilai keterlibatan masyarakat dalam karnaval, kegiatan budaya dan UMKM menjadi potensi positif yang dapat mendorong kreativitas sekaligus menggerakkan perekonomian warga.

Polsek Loa Kulu, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang positif dan membangun. Warga juga diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap aman serta kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Loa Kulu secara seremonial menyatakan rangkaian HUT Desa Margahayu ke-44 Tahun 2026 resmi ditutup.

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Mataram, NTB – Persiapan pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 memasuki tahap akhir. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Senin (5/10/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta soliditas seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan event balap motor internasional yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026.

Hadir dalam apel tersebut Wakapolda NTB beserta jajaran PJU Polda NTB, Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Dansat Brimob, para Kapolres/ta se-Pulau Lombok, Kabinda NTB, Basarnas NTB, sejumlah kepala dinas Pemprov NTB, Direktur Utama ITDC, MGPA, serta para mitra Kamtibmas dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam keterangannya seusai memimpin apel, Kapolda NTB menjelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan penting untuk mengecek kesiapan seluruh unsur yang akan terlibat dalam operasi.

“Apel gelar pasukan ini penting untuk menentukan kesiapan seluruh personel dari stakeholder yang terlibat, termasuk kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung penyelenggaraan operasi,” ujar Kapolda NTB.

Ia menjelaskan, pengamanan MotoGP tahun ini dikemas dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, sebuah operasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai unsur dalam rangka memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan MotoGP berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Operasi yang kita selenggarakan kali ini diberi nama Ops Mandalika Rinjani 2026, yang merupakan operasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan penyelenggaraan internasional Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung tanggal 9 hingga 11 Oktober mendatang,” ungkapnya.

Pengamanan MotoGP 2026 melibatkan 2.678 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait hingga elemen masyarakat.

Operasi Mandalika Rinjani 2026 sendiri berlangsung selama 12 hari, mulai 5 hingga 16 Oktober 2026, mencakup tahapan sebelum pelaksanaan MotoGP, saat event berlangsung, hingga pengamanan pasca kegiatan.

Menurut Kapolda, keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek pengamanan dapat berjalan secara terpadu.

Sinergi antarinstansi juga diperlukan mengingat MotoGP bukan hanya menghadirkan aktivitas balapan, tetapi juga pergerakan wisatawan, penonton, pembalap, kru, serta berbagai kegiatan pendukung di sejumlah wilayah NTB.

Kapolda NTB meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan profesionalisme.

“Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas ini dengan baik sesuai tupoksi, didasari rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab, sehingga operasi ini benar-benar mendatangkan hasil sesuai harapan, yaitu suksesnya penyelenggaraan MotoGP 2026 dengan Aman dan lancar,” tegasnya.

Kapolda menilai penyelenggaraan MotoGP menjadi kesempatan bagi seluruh stakeholder di NTB untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menjadi tuan rumah event bertaraf internasional.

Karena itu, keberhasilan pengamanan dan penyelenggaraan MotoGP tidak hanya berdampak terhadap nama baik NTB, tetapi juga membawa citra Indonesia di mata dunia.

“Ini saatnya sinergitas seluruh stakeholder yang ada di NTB untuk membuktikan diri bahwa kita memiliki kemampuan sebagai tuan rumah event bertaraf internasional. Kesuksesan yang kita harapkan nantinya bukan hanya kebanggaan bagi daerah dan masyarakat NTB, tetapi juga citra positif negara di mata internasional,” pungkas Kapolda NTB.

Kapolres Kukar Hadiri HUT ke-81 TNI, Sinergi TNI-Polri Makin Solid untuk Masyarakat

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama jajaran hadir langsung dalam syukuran dan pengarahan anggota dalam rangka HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di GOR Kodim 0906/Kukar, Tenggarong, Senin (5/10/2026). Kehadiran Kapolres Kukar menjadi bagian dari penguatan sinergi TNI-Polri di Kabupaten Kukar.

Kegiatan yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut turut dihadiri Bupati Kukar Dr Aulia Rahman Basri, Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Kajari Kukar Aji Kalbu Pribadi serta unsur pimpinan daerah lainnya.

Dalam momentum tersebut, jajaran TNI menegaskan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat sebagai pemberi solusi, sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan sinergi dengan seluruh komponen daerah.

Kapolres Kukar bersama jajaran turut mengikuti rangkaian syukuran, penyerahan tumpeng serta bantuan sembako kepada para santri. Kehadiran unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan kebersamaan dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan dan persoalan sosial di wilayah Kukar. TNI dan Polri terus didorong untuk hadir bersama masyarakat, menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan pelayanan terbaik.