Gerak-gerik Mencurigakan di Pinggir Jalan, Seorang Pria Diciduk Polsek Tabang Bersama Paket Sabu

Kukar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tabang kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AA (45), warga Desa Sidomulyo, diringkus petugas setelah kedapatan menyimpan dua paket barang haram tersebut di dalam kotak rokok, Sabtu (02/05/2026).

Kapolsek Tabang, IPTU Yohan Lihu, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai seringnya terjadi transaksi narkotika di wilayah Desa Sidomulyo. Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek segera memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Tersangka diamankan pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WITA di Jalan Poros Sungai Lunuk, RT 01 Desa Sidomulyo,” ujar IPTU Yohan Lihu.

Bermula saat anggota Polsek Tabang yang sedang melakukan patroli melihat tersangka berdiri di pinggir jalan dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan. Petugas kemudian melakukan interogasi dan penggeledahan badan terhadap pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut.

Dalam penggeledahan di saku celana belakang sebelah kanan, polisi menemukan satu buah kotak rokok merk Ale. Di dalam kotak tersebut, petugas mendapati lipatan kertas merah dan pipet plastik hitam yang berisi dua bungkus plastik bening kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 1,1 gram.

Tersangka AA mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya dan ia tidak memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Selain paket sabu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam merk Infinix dan celana pendek yang dikenakan tersangka sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Tabang untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Muara Wis Pantau Langsung Pertumbuhan Tanaman Jagung di Desa Sebemban

Kukar – Jajaran Polsek Muara Wis menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program penguatan ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan peninjauan lapangan di wilayah Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di area perkebunan Desa Sebemban. Dalam peninjauan tersebut, personel Polsek Muara Wis, Brigpol Toni Tri Laksono, turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan pengecekan fisik serta memberikan perawatan pada tanaman jagung yang menjadi komoditas utama di wilayah tersebut.

Kapolsek Muara Wis AKP Al Anas menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tanaman jagung tumbuh secara optimal dan terhindar dari gangguan hama yang dapat merusak kualitas hasil panen nantinya. Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian ini bukan sekadar pengawasan teknis, melainkan wujud dukungan moral dan nyata kepolisian terhadap ketersediaan stok pangan bagi masyarakat setempat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah melalui sektor pertanian. Dengan memastikan pertumbuhan komoditas pangan berjalan baik, kita turut menjaga ketahanan pangan masyarakat di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara,” ungkap Brigpol Toni Tri Laksono di sela-sela kegiatannya.

Selama proses pemantauan dan perawatan di Desa Sebemban, situasi dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Laporan peninjauan ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban tugas Polsek Muara Wis kepada pimpinan guna memastikan program swasembada pangan pemerintah dapat berjalan sukses di tingkat kecamatan.

Sigap!! Respons Cepat Polsek Sebulu Amankan TKP Kebakaran Gudang Pemdes Sebulu Ulu

Kukar – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sebulu bergerak cepat merespons insiden kebakaran yang menghanguskan bangunan garasi dan gudang milik Pemerintah Desa Sebulu Ulu pada Minggu (3/5/2026) pagi. Kehadiran petugas di lokasi memastikan proses pemadaman berjalan lancar dan area sekitar tetap kondusif selama evakuasi berlangsung.

Kapolsek Sebulu, Iptu Edi Subagyo, menyatakan bahwa segera setelah menerima laporan pada pukul 06.30 WITA, unit siaga langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di RT 011 Desa Sebulu Ulu. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada warga serta mendukung petugas pemadam kebakaran dalam menjinakkan api.

“Fokus utama kami adalah pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar proses pemadaman oleh dua unit armada Damkar yang dibantu warga tidak terhambat,” jelas Iptu Edi Subagyo. Polisi juga berperan penting dalam melokalisir area guna mencegah warga yang tidak berkepentingan mendekati bangunan yang terbakar demi alasan keselamatan.

Selain pengamanan fisik, peran Kepolisian dalam insiden ini mencakup langkah-langkah penyelidikan awal, seperti identifikasi penyebab, pendataan aset dan pemeriksaan saksi.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.00 WITA. Berkat koordinasi yang baik antara Polsek Sebulu, tim pemadam, dan masyarakat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan penjagaan di sekitar TKP untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah adanya titik api baru.

Polsek Anggana Monitoring Pengendalian Hama Ulat Bulu di Desa Sepatin Menggunakan Teknologi Drone Spraying

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Anggana turut ambil bagian dalam langkah inovatif penanganan gangguan lingkungan yang meresahkan warga. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Anggana bersama unsur terpadu melakukan monitoring penyemprotan hama ulat bulu menggunakan teknologi Drone Spraying tipe DJI Agras T40 di wilayah Desa Persiapan Tanjung Berukang, Desa Sepatin, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat dan pihak sekolah. Serangan hama ulat bulu tersebut dilaporkan telah mengganggu aktivitas warga hingga menghambat kegiatan belajar mengajar karena menyebabkan efek gatal-gatal pada kulit.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, hadir langsung memimpin pengamanan dan pemantauan jalannya operasional di Pelabuhan Dermaga Dusun 2.

“Penggunaan teknologi drone ini dilakukan agar penyemprotan lebih efektif dan efisien, terutama untuk menjangkau area vegetasi pohon yang sulit diakses secara manual,” ujar IPTU I Komang Mahendra Putra.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan, Koramil, BPP, Puskesmas, serta tokoh masyarakat menggunakan insektisida sistemik jenis DIME-TAN 500 SL. Area penyemprotan difokuskan pada pemukiman warga, lingkungan sekolah, hingga vegetasi di sekitar Pulau Datu.

Monitoring kepolisian memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan logistik bahan kimia hingga operasional drone yang dikelola oleh Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) Kecamatan Anggana, berjalan dengan aman dan tepat sasaran. Pihak Puskesmas Sungai Meriam juga disiagakan di lokasi dengan perlengkapan APD dan obat-obatan P3K untuk mengantisipasi dampak kesehatan bagi petugas maupun warga.

Hingga kegiatan berakhir, populasi ulat bulu di area sasaran mulai terlihat menurun secara signifikan. Kehadiran Polri dalam pengawalan teknologi pertanian ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan pemulihan kenyamanan lingkungan mereka.

Junjung Kearifan Lokal, Kapolsek Loa Kulu Hadiri Tradisi Bersih Desa di Loh Sumber

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya serta penguatan hubungan sosial kemasyarakatan. Hal ini tercermin melalui kehadiran Kapolsek Loa Kulu dalam kegiatan “Bersih Desa” yang dilaksanakan di Dusun 1 Lobang Batu, RT 05 dan RT 06, Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, pada Sabtu (02/05/2026) siang.

Kegiatan ini mengangkat tema tentang peningkatan partisipasi dan gotong royong masyarakat melalui nilai-nilai budaya kearifan lokal demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, hadir langsung bersama Kepala Desa Loh Sumber Sukirno, Bhabinkamtibmas Briptu Depri Daud S, serta Babinsa Serma Sumarno. Selain unsur pimpinan kecamatan dan desa, acara ini turut diikuti oleh tokoh adat, tokoh pemuda, dan sekitar 100 warga Desa Loh Sumber.

Dalam sambutannya, AKP Hari Supranoto mengapresiasi semangat kolektif warga dalam menjaga kelestarian lingkungan dan tradisi. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar pembersihan secara simbolis, melainkan sarana penting untuk mempererat solidaritas antarwarga.

“Kehadiran Polri di sini bertujuan untuk mendukung penuh inisiatif positif masyarakat. Selain melestarikan budaya, melalui gotong royong ini kita juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Hari Supranoto.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa sebagai ungkapan syukur, diikuti dengan prosesi pembersihan secara adat/simbolis, dan ditutup dengan dialog hangat bersama warga. Selama acara berlangsung, personel Polsek Loa Kulu juga melakukan monitoring serta pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan tanpa kendala.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, tradisi Bersih Desa ini diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai kebaikan bagi generasi muda di Desa Loh Sumber.

Pimpin Apel Pagi, Wakapolres Kutai Kartanegara Tekankan Penguatan Program Astacita dan Kedisiplinan Personel

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara menggelar apel pagi rutin guna memantapkan kesiapan personel dalam menghadapi agenda kamtibmas dan mendukung program prioritas pemerintah. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, ini berlangsung khidmat di Halaman Mako Polres Kutai Kartanegara pada Senin (04/05/2026) pagi.

Apel tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU), para perwira, bintara, hingga ASN dan PPPK Polres Kutai Kartanegara. Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan apresiasi dari pimpinan atas terjaganya situasi kondusif di wilayah hukum Polres Kukar selama sepekan terakhir.

Menghadapi dinamika di lapangan, Kompol Izdiharuddin menekankan kesiapan personel untuk pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Kaltim (BKO Polresta Samarinda) serta pengamanan unras di Kantor DPRD Kutai Kartanegara yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Selain itu, ia juga mengingatkan persiapan personel menyambut perhelatan Judo Cup Kapolri yang akan digelar pada 15-18 Mei 2026 di GOR Segiri Samarinda. “Personel yang telah ditunjuk sebagai Liaison Officer (LO) agar terus berkoordinasi aktif dengan Polda Kaltim demi kelancaran acara tersebut,” tegas Wakapolres.

Salah satu poin utama dalam apel kali ini adalah penekanan pada implementasi Program Astacita Bapak Presiden. Wakapolres menginstruksikan penguatan pada tiga pilar utama yakni Pangan Murah, Ketahanan Pangan dan Revitalisasi Jembatan Merah Putih.

Terkait manajemen internal, pimpinan menekankan peningkatan kehadiran, keaktifan piket fungsi, serta optimalisasi penyerapan anggaran agar memenuhi target audit. Wakapolres juga memberikan peringatan keras agar seluruh personel menjauhi segala bentuk pelanggaran.

“Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencoreng nama baik institusi, kesatuan, maupun pribadi. Tetap jaga kesehatan dan manfaatkan layanan klinik yang tersedia untuk menunjang performa tugas,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

Pegunungan Bintang — Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli dialogis yang dirangkai dengan kegiatan sambang ke SDN Bale, Distrik Kabiding, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam situasi aman dan kondusif, sekaligus memperkuat pendekatan humanis aparat kepada masyarakat, khususnya di wilayah kabupaten pegunungan Bintang.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIT tersebut, dengan menyasar langsung lingkungan masyarakat dan sektor pendidikan. Dalam pelaksanaan kegiatan sambang di SDN Bale, personel Satgas Ops Damai Cartenz berinteraksi hangat dengan para siswa dan tenaga pendidik, menciptakan suasana penuh keakraban serta rasa aman.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara persuasif kepada masyarakat dan pihak sekolah. Kehadiran aparat di lingkungan pendidikan ini menjadi bentuk nyata pendekatan humanis, yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat sejak usia dini.

Hasil patroli menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Secara umum, situasi di Distrik Kabiding dan Distrik Oksibil dilaporkan dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali. Hubungan silaturahmi antara personel Ops Damai Cartenz dengan masyarakat pun terjalin dengan baik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S. Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa patroli dialogis yang menyasar ke masyarakat dan lembaga pendidikan merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis aparat di Papua.

“Patroli dialogis yang dilakukan personel tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus. Kehadiran anggota di sekolah diharapkan mampu memberikan rasa aman serta menumbuhkan kepercayaan terhadap aparat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan sambang ke sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang.

“Pendekatan humanis melalui kegiatan sambang, khususnya di lingkungan pendidikan, merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat. Dengan terjalinnya kedekatan sejak dini, diharapkan situasi kamtibmas dapat terus terjaga secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dukungan positif juga disampaikan oleh salah satu tenaga pendidik di SDN Bale, Yohana Wanimbo, S.Pd., yang mengapresiasi kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz di lingkungan sekolah.

“Kami merasa sangat Senang dengan kehadiran bapak-bapak dari Satgas. Anak-anak menjadi lebih merasa aman dan senang karena bisa berinteraksi langsung. Ini juga memberikan edukasi positif bagi mereka tentang pentingnya menjaga keamanan dan kedisiplinan sejak dini,” tuturnya.

Ke depan, Satgas Ops Damai Cartenz akan mengintensifkan patroli dialogis baik secara jalan kaki maupun menggunakan kendaraan, khususnya di titik-titik rawan dan objek vital. Selain itu, komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama juga akan terus diperkuat guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan pendekatan humanis yang konsisten, diharapkan kehadiran aparat tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Pegunungan Bintang.

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Kenohan Tanam Jagung Serentak di Lahan Satu Hektar

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kenohan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menggelar aksi penanaman jagung serentak kuartal II tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di lahan perkebunan milik masyarakat di Desa Kahala RT 01, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (02/05/2026) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, didampingi Kanit Binmas Aiptu Sugiono, sejumlah personel Bhabinkamtibmas, serta anggota Polsek Kenohan lainnya. Kehadiran personel kepolisian di tengah ladang ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah RI.

Lahan seluas kurang lebih satu hektar yang digunakan merupakan milik warga setempat yang dipinjamkan kepada Polsek Kenohan untuk dikelola. Dalam proses penanaman tersebut, petugas menggunakan benih jagung varietas Pertiwi Bisi, yang telah memenuhi standar Kementerian Pertanian RI.

Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan langkah konkret Polri dalam mengawal kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait swasembada pangan tahun 2026.

“Penanaman jagung ini adalah kontribusi nyata Polsek Kenohan untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat kecamatan. Kami berharap langkah ini dapat memotivasi masyarakat luas untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif,” ujar AKP Giri Pratiwo di sela-sela kegiatan.

Melalui program ini, Polri berharap ketersediaan stok pangan daerah tetap stabil sekaligus meningkatkan kedekatan emosional antara petugas kepolisian dengan kelompok tani di wilayah Kenohan.

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Polsek Loa Kulu Gelar Pelatihan ‘Basic Fire’ Bagi Relawan MPA

Kukar – Guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu bersama elemen terkait menggelar kegiatan Refresh Pelatihan Basic Fire. Kegiatan yang melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) ini dilaksanakan di Gedung BPU Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (2/4/2026) pagi.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Jonggon Jaya M. Kholil, Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Solihin, Babinsa Serka M. Yusuf, serta perwakilan dari PT IHM dan perangkat desa setempat. Peserta pelatihan merupakan gabungan tim pemadam kebakaran MPA dari tiga desa, yakni Desa Margahayu, Desa Jonggon Jaya, dan Desa Jonggon Desa.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat krusial mengingat wilayah Loa Kulu dan Kabupaten Kukar secara umum mulai memasuki musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran.

“Kami mengajak seluruh tim pemadam desa untuk terus mengingatkan masyarakat akan bahaya Karhutla. Kami juga berpesan agar peserta bersungguh-sungguh dalam latihan ini supaya saat dibutuhkan nanti, mereka sudah siap bertindak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” ujar Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Solihin saat memberikan sambutan.

Dalam sesi inti, tim ahli dari PT IHM memberikan materi pengenalan serta peragaan penggunaan alat pemadam api secara langsung kepada para peserta. Inisiatif dari pihak swasta dalam memprakarsai program MPA ini pun mendapat apresiasi dari pihak kepolisian sebagai bentuk kolaborasi positif dalam menjaga lingkungan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan sinergitas antara Polri, TNI, masyarakat, dan perusahaan semakin kuat dalam menciptakan wilayah Loa Kulu yang bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

Polsek Muara Muntai Ringkus Pengedar Sabu di Perkebunan Sawit Desa Muara Leka

Kukar – Unit Reskrim Polsek Muara Muntai berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial ND (32) alias Niko Demus Kaka diringkus petugas saat kedapatan membawa paket barang haram tersebut di area perkebunan sawit Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Muara Muntai, Iptu Jaelani, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai maraknya transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim segera melakukan penyelidikan intensif di lapangan.

“Pada hari Sabtu dini hari, 2 Mei 2026, sekitar pukul 02.00 WITA, anggota kami mencurigai gerak-gerik seorang laki-laki di dalam kebun sawit RT 04 Desa Muara Leka,” ujar Iptu Jaelani.

Saat didekati oleh petugas, tersangka sempat berupaya menghilangkan jejak dengan membuang sebuah kotak rokok ke tanah. Namun, aksi tersebut diketahui oleh personel Unit Reskrim. Setelah dilakukan pengecekan terhadap kotak rokok merk Sampoerna tersebut, polisi menemukan 5 bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat bruto 1,20 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini mengakui kepemilikan barang bukti tersebut. Kini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Muara Muntai guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Polsek Muara Muntai berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba demi menjaga kondusivitas dan menyelamatkan generasi muda di wilayah Kecamatan Muara Muntai.