Api Membesar di Belakang TPA, Polsek Muara Muntai Bergerak Cepat Cegah Karhutla Meluas

Kukar – Kobaran api sempat membesar di kawasan semak belukar belakang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sore.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WITA di lahan masyarakat RT 012. Mengetahui adanya titik api, personel Polsek Muara Muntai bersama relawan Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Kondisi semak belukar yang mudah terbakar membuat api sempat membesar. Personel Polsek Muara Muntai bersama relawan kemudian berjibaku melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WITA, api berhasil dipadamkan dan titik kebakaran dinyatakan aman. Personel selanjutnya memastikan tidak ada lagi kobaran api sebelum meninggalkan lokasi.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani melalui personelnya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Respons cepat menjadi kunci yang mana ketika api terdeteksi, personel Polsek Muara Muntai langsung turun bersama relawan agar kebakaran tidak berkembang dan mengancam lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Cegah Kecelakaan Susulan, Sat Samapta Polres Kukar Sigap Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Taman Kota Raja

Kukar – Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian personel Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara. Saat melaksanakan patroli di kawasan Timbau, Kamis (3/9/2026) siang, personel Regu 2 Patroli Sat Samapta bersama Siaga Karhutla bergerak cepat menangani tumpahan solar di Jalan Lingkar Taman Kota Raja.

Tumpahan solar tersebut sebelumnya menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan. Melihat kondisi jalan yang licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, personel langsung melakukan penyiraman pada titik tumpahan solar untuk mengurangi risiko kecelakaan susulan.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Sat Samapta dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keselamatan di jalan. Personel juga memastikan kondisi lokasi tetap aman sehingga masyarakat dapat kembali melintas dengan lebih nyaman.

Kasat Samapta Polres Kukar AKP Nursan menghimbau para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi yang berpotensi licin, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan diri berkendara apabila kondisi jalan membahayakan.

“Pengendara juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tumpahan bahan bakar, pohon tumbang, jalan rusak, atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan kecelakaan”,pungkas AKP Nursan.

Patroli bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman. Sat Samapta Polres Kukar hadir dan bergerak cepat sebelum potensi bahaya berubah menjadi kecelakaan.

Lahan Gambut Terbakar di Samboja Barat, Polsek Samboja Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan RT 08, Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026). Api membakar semak belukar di area seluas kurang lebih 1 hektare.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WITA. Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Samboja segera menuju lokasi yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Mako Polsek Samboja untuk melakukan penanganan bersama tim gabungan.

Sebanyak 13 personel terlibat dalam penanganan, terdiri dari 5 personel Polsek Samboja, 2 personel Koramil, 3 personel MPA Kelurahan Tanjung Harapan dan 3 personel Damkar.

Polsek Samboja berperan melakukan respons cepat, koordinasi antarunsur, membantu pemadaman, serta memantau kondisi di lokasi untuk mencegah api meluas. Koramil dan MPA turut memperkuat penanganan di lapangan, sementara Damkar melaksanakan pemadaman menggunakan sarana yang tersedia.

Proses pemadaman menghadapi kendala berupa sulitnya akses sumber air serta kondisi lahan gambut yang membuat penanganan membutuhkan waktu dan kewaspadaan lebih. Meski demikian, seluruh unsur terus bekerja hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA.

Setelah api berhasil dikendalikan, tim memastikan kondisi asap dan api telah aman serta melakukan pemantauan terhadap area yang terbakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polsek Samboja mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca panas dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan maupun lahan.

Sinergi Polri, TNI, Damkar dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penanganan Karhutla, terutama di wilayah dengan karakteristik lahan gambut yang rawan terbakar kembali.

Tim Gabungan Bergerak Cepat, Karhutla 2 Hektare di Sebulu Berhasil Dipadamkan

Kukar – Tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 015, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Menerima informasi sekitar pukul 12.30 WITA, 7 personel Polsek Sebulu dipimpin Kapolsek IPTU Edi Subagyo langsung mendatangi lokasi.

Personel Polsek berperan melakukan penanganan awal, mengoordinasikan unsur yang hadir, serta membantu proses pemadaman dan memastikan kebakaran tidak meluas.

Dalam penanganan tersebut, 2 personel Koramil Sebulu turut membantu upaya pemadaman di lapangan dan memperkuat personel gabungan dalam mengendalikan kebakaran.

Sementara itu, 7 personel Damkar Kecamatan Sebulu melaksanakan pemadaman dengan mengoperasikan 2 unit mobil pemadam dan 4 unit pompa air, termasuk melakukan penyemprotan dan pembasahan pada area yang terbakar.

5 relawan Damkar Segihan turut membantu proses pemadaman di lokasi, terutama dalam mendukung personel dan petugas pemadam saat melakukan penanganan api serta pembasahan lahan.

Kebakaran menghanguskan sekitar 2 hektare lahan yang didominasi semak belukar, ilalang dan ranting kering. Berkat sinergi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA.

Setelah api padam, tim gabungan memastikan kondisi lokasi tetap aman dan mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, khususnya pada musim kemarau, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Kecepatan respons Polri, dukungan TNI, kemampuan teknis Damkar dan keterlibatan relawan menjadi kekuatan bersama dalam mencegah Karhutla meluas dan melindungi masyarakat serta lingkungan.

Api Membesar di Lahan Danau Mengering, Polsek Muara Muntai Bergerak Cepat Padamkan Karhutla

Kukar – Kepulan asap dan kobaran api muncul di kawasan Danau Muara Aloh, RT 005, Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Kebakaran yang terjadi di lahan danau yang mengering tersebut sempat membuat api membesar. Mengetahui kejadian itu, Posko Penanggulangan Karhutla Kecamatan Muara Muntai langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Personel Polsek Muara Muntai menjadi bagian dari tim yang turun langsung menghadapi kobaran api bersama personel Koramil 0906-10, Damkar Muara Leka, serta bantuan anggota perusahaan JMS dan para relawan.

Dengan peralatan yang tersedia, tim gabungan melakukan pemadaman dari sejumlah titik untuk mencegah api meluas. Upaya tersebut membuahkan hasil, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA.

Tidak berhenti setelah api padam, petugas bersama relawan langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi kunci dalam mencegah kebakaran lahan meluas, terlebih kondisi lahan yang mengering membuat api berpotensi cepat menjalar.

“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak bersama tim Posko Karhutla. Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan lokasi benar-benar aman,” ujar Kapolsek.

Polsek Muara Muntai juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat untuk melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Hingga kegiatan penanganan berlangsung, situasi aman dan kondusif.

Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bentuk respons cepat dalam penanganan Karhutla sekaligus upaya mencegah api meluas yang dapat membahayakan masyarakat dan lingkungan.

Tempuh 50 Kilometer, Polsek Samboja Terjang Karhutla 1,5 Hektare hingga Api Berhasil Dijinakkan

Kukar – Jarak sekitar 50 kilometer tak menghalangi personel Polsek Samboja untuk bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 12, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Begitu menerima informasi kebakaran sekitar pukul 11.40 WITA, personel Polsek Samboja langsung menuju lokasi. Sebanyak 5 personel Polsek Samboja diterjunkan untuk melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam pemadaman.

Kobaran api yang membakar pohon dan semak belukar dengan luas sekitar 1,5 hektare ditangani secara bersama-sama. Polsek Samboja bersinergi dengan Brimob Polda Kaltim, Koramil Samboja, Manggala Agni, Damkar Samboja, Balai Gakkum Hutwil Kaltim, Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, PMI Samboja serta MPA Kelurahan Bukit Merdeka dan Sungai Merdeka.

Dalam penanganan tersebut, Polri berperan melakukan respons cepat menuju titik api, membantu proses pemadaman, membangun koordinasi lintas unsur, serta memastikan perkembangan situasi di lokasi dapat terpantau dan dilaporkan secara cepat.

Kekuatan gabungan sebanyak 57 personel dikerahkan dengan dukungan berbagai unsur pemadam dan lapangan. Manggala Agni, Damkar dan unsur terkait fokus pada upaya pemadaman dan pengendalian api, sementara personel Polri bersama unsur lainnya mendukung penanganan agar kobaran tidak meluas.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 16.00 WITA. Kondisi asap dan api telah terkendali, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan sinergi seluruh pihak.

“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur untuk mengendalikan api. Penanganan dilakukan bersama hingga api berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Polsek Samboja juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca panas dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

Bagi Polri, penanganan Karhutla bukan sekadar memadamkan api, tetapi memastikan setiap titik kebakaran segera direspons agar tidak berubah menjadi bencana yang lebih luas.

Kapolri: Pramuka PUI Wadah Strategis Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Pemimpin Masa Depan

Sukabumi – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.499 peserta, yang terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus, serta tokoh PUI. 0309 – MEMBERIKAN SAMBUTAN PADA APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI 2026.pdf

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Ummat Islam (PUI) dan Gerakan Pramuka yang selama ini konsisten menjadi wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, mandiri, terampil, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolri menegaskan bahwa Pramuka merupakan wadah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. Nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui kegiatan Pramuka menjadi modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Terlebih, Indonesia akan menghadapi momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Menurut Kapolri, besarnya jumlah penduduk usia produktif akan menjadi kekuatan bangsa apabila diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, penguasaan keterampilan, pembentukan karakter, serta peningkatan daya saing.

Sejalan dengan hal tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka dan memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui berbagai program, antara lain Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, LPDP, serta berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia lainnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kapolri juga mengingatkan para pelajar dan generasi muda agar bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Kemajuan teknologi harus digunakan untuk belajar, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Pada saat yang sama, generasi muda diminta untuk menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, serta penyebaran berbagai konten maupun paham negatif melalui ruang digital.

Kapolri turut mengajak keluarga besar PUI untuk terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan memperkuat nilai Islam wasathiyah, serta menjaga komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat kebangsaan dan nilai keagamaan yang moderat dinilai menjadi fondasi penting dalam merawat keberagaman Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan dukungan terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan, pengabdian, dan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

Selain membentuk karakter, Kapolri berharap gerakan Pramuka semakin hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat. Anggota Pramuka didorong untuk terlibat aktif dalam pelayanan sosial, penanggulangan bencana, membantu pengamanan berbagai kegiatan masyarakat, menjaga kebersihan, serta melestarikan lingkungan.

“Semangat Pramuka harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga peduli terhadap sesama, siap membantu masyarakat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya,” pesan Kapolri.

Kapolri menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Sinergi antara Polri, PUI, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berkarakter.

“Adik-adik yang hari ini berdiri sebagai anggota Pramuka adalah generasi penerus dan calon pemimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, berlatih, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing,” tutup Kapolri.

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 sendiri dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, dengan rangkaian kegiatan antara lain pengucapan Intisab PUI, sambutan pimpinan PUI, sambutan Kapolri, serta doa bersama.

Kapolda Jambi Hadir Langsung ke Kejati, Sampaikan Ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI

JAMBI – Sebagai wujud penghormatan sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas antar-aparat penegak hukum, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., hadir secara langsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Rabu (2/9/2026).

Kehadiran Kapolda Jambi tersebut secara khusus untuk menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Provinsi Jambi.

Setibanya di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Kapolda Jambi disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Bapak Sugeng Hariadi, S.H., M.H beserta jajaran. Penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan serta sinergitas yang telah terjalin antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jambi didampingi oleh Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Ditpolair dan Dirlantas Polda Jambi.

Kehadiran jajaran tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polda Jambi dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama Kejaksaan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi sekaligus memberikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Kejaksaan dalam penegakan hukum serta memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat.

“Saya hadir langsung ke Kejaksaan Tinggi Jambi untuk menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga Kejaksaan RI semakin profesional, berintegritas dan semakin kuat dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Krisno H. Siregar.

Kapolda Jambi menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan Kejaksaan merupakan bagian penting dalam mendukung terwujudnya penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

“Polri dan Kejaksaan memiliki peran strategis dalam sistem penegakan hukum. Karena itu, sinergitas, koordinasi dan kolaborasi yang telah terjalin harus terus kita perkuat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat memberikan pelayanan serta kepastian hukum yang terbaik bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Polsek Sangasanga Amankan Sholat Istisqa, 400 Jamaah Khusyuk Memohon Turunnya Hujan

Kukar – Di tengah kemarau yang melanda, sekitar 400 jamaah mengikuti Sholat Istisqa di halaman Masjid Jami’ Al-Mukarramah, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kamis (3/9/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar sebagai ikhtiar memohon hujan yang bermanfaat dan penuh berkah tersebut turut dihadiri Kapolsek Sangasanga IPTU Wahid bersama personel Polsek Sangasanga, jajaran Koramil, unsur kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.

Polsek Sangasanga mengambil peran langsung dalam pengamanan kegiatan, mulai dari memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif, mengatur kelancaran aktivitas jamaah, hingga melakukan pemantauan selama rangkaian Sholat Istisqa dan doa bersama berlangsung.

Sholat Istisqa dipimpin Imam Ustadz Tajuddin Nor dengan khatib Ustadz Nurul Hakim. Kegiatan berlangsung khidmat dan selesai sekitar pukul 08.30 WITA.

Kapolsek Sangasanga menegaskan kehadiran personel Polri merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan.

Karhutla di Muara Aloh Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Selamatkan Permukiman Warga

Kukar – Kebakaran lahan gambut kembali terjadi di wilayah Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, api melanda kawasan gambut di RT 005 Desa Muara Aloh dan sempat menjalar hingga membakar satu unit sarang burung walet milik warga.

Peristiwa tersebut terjadi sejak Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 14.30 WITA dan penanganannya masih berlangsung hingga Kamis (3/9/2026) dini hari.

Kebakaran lahan gambut diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Kobaran api yang berada tidak jauh dari permukiman membuat tim gabungan harus bergerak cepat untuk mencegah api semakin meluas.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani bersama 12 personel Polsek Muara Muntai turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan mengoordinasikan upaya pemadaman bersama Koramil, pemadam kebakaran, relawan serta masyarakat.

Menurut keterangan awal saksi, api pertama kali terlihat dari lahan gambut sekitar 100 meter dari permukiman. Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke kawasan gambut serta mengenai satu unit sarang walet berukuran sekitar 6 x 12 meter.

Sarang walet milik warga tersebut mengalami kerusakan dengan nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp200 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Upaya pemadaman sempat berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WITA. Karena kondisi lahan gambut yang sulit dipadamkan dan api masih berpotensi meluas, tim Posko Karhutla Muara Muntai kemudian meminta dukungan tambahan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sekitar pukul 00.30 WITA, bantuan dua unit tim pemadam kebakaran Kabupaten Kukar tiba di lokasi. Kapolsek Muara Muntai selanjutnya mengoordinasikan pembagian tugas antara personel gabungan untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan.

Kekuatan personel yang terlibat semakin diperkuat, terdiri dari 12 personel Polsek Muara Muntai, 12 relawan Damkar Muara Leka, 5 personel Koramil, 7 personel Damkar Kecamatan Muara Muntai, 15 personel Damkar Kabupaten Kukar serta 10 personel BKO Brimob Polda Kaltim.

Pemadaman juga mendapat dukungan sarana dari PT JMS berupa dua unit water tank dan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Berkat respons cepat dan koordinasi tim gabungan, titik api di sekitar permukiman Desa Muara Aloh berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai menjalar ke kawasan permukiman warga.

Meski demikian, sejumlah titik api masih mengarah ke kawasan danau. Tim Posko Karhutla bersama Damkar Kabupaten Kukar terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali membesar maupun meluas.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menegaskan, personel gabungan akan terus berada di lokasi hingga situasi benar-benar aman dan titik api dapat dikendalikan.

Polsek Muara Muntai juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kawasan gambut yang mudah terbakar. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material akibat terbakarnya sarang walet ditaksir mencapai Rp200 juta.