Propam Polres Kukar Turun Langsung Bersihkan Masjid Babussalam, Wujud Kepedulian Polri di Tengah Masyarakat

Kukar – Pengabdian Polri tak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata merawat lingkungan dan tempat ibadah. Semangat itu ditunjukkan personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kutai Kartanegara melalui kegiatan Jumat Bersih di Masjid Babussalam, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Dipimpin Kasi Propam Polres Kukar, AKP Slamet Rijadi bersama personel Sipropam, kegiatan berlangsung pukul 08.30 hingga 09.30 Wita di Masjid Babussalam, Jalan Gunung Menyapa RT 17.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kenyamanan tempat ibadah sekaligus bagian dari dukungan terhadap Program 100 Hari Kapolri. Personel turun langsung membersihkan lingkungan masjid agar tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, kegiatan ini juga membawa pesan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat dapat dibangun melalui tindakan sederhana yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

Melalui Jumat Bersih, Sipropam Polres Kukar turut mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mempererat silaturahmi, membangun kepercayaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

Polres Kukar terus mendorong pelaksanaan kegiatan sosial yang memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Warung Berkah Polres Kukar Sentuh 250 Warga, Ojol hingga Petugas Kebersihan Dapat Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis

Kukar – Kepedulian tak harus menunggu diminta. Polres Kutai Kartanegara hadir langsung di tengah masyarakat melalui Program Warung Berkah yang memadukan bantuan kebutuhan pokok, makanan gratis, dan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan yang digelar di Kedai Ojol Timbau, Jumat (16/10/2026) pagi, itu menyasar sekitar 250 orang, mulai dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pemulung, pekerja kasar hingga masyarakat umum.

Dipimpin Ps. Kasat Binmas Polres Kukar, Iptu Dewa Gede Ertana, bersama Kasi Dokkes Iptu Supriadi dan personel Satbinmas serta Dokkes, kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan Polri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain membagikan 250 paket beras, masing-masing seberat 2 kilogram, petugas juga menyediakan makanan siap saji dan minuman gratis. Warga turut memperoleh pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, serta pengecekan kesehatan dasar.

Tak sekadar berbagi bantuan, Polres Kukar juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan, keamanan, serta perlindungan sosial (perlinsos), agar masyarakat semakin memahami informasi dan layanan yang dapat mereka manfaatkan.

Di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Iptu Dewa Gede Ertana turut mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Imbauan ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan mengancam lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

Program Warung Berkah sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara polisi dan warga. Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kepedulian bersama.

Melalui kegiatan ini, Polres Kukar menegaskan bahwa pengabdian kepolisian bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu, melayani, dan menguatkan masyarakat.

Pagi di Tenggarong, Polisi Hadir di 13 Titik Strategis, Pelajar dan Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Kukar – Mengawali aktivitas masyarakat pada Jumat pagi (16/10/2026), Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara menempatkan personel di 13 titik strategis di Tenggarong. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi pelajar, pekerja, dan pengguna jalan.

Sejak pukul 06.30 hingga 07.30 WITA, personel Satlantas melaksanakan strong point dengan mengatur lalu lintas, memantau pergerakan kendaraan, serta membantu menciptakan ketertiban di sejumlah persimpangan dan kawasan aktivitas masyarakat.

Penempatan personel dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya depan SD Muhammadiyah Tenggarong, Jembatan Kartini, Simpang Gunung Sentul, Simpang Pendopo, Simpang SMAN 2, Bundaran Cut Nyak Dien, hingga kawasan Simpang Museum Tenggarong.

Kehadiran polisi pada jam sibuk pagi bukan sekadar mengatur kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat memulai aktivitas dengan lebih aman dan tertib.

Terutama di sekitar sekolah dan persimpangan yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan, kewaspadaan pengendara menjadi hal penting untuk mencegah potensi kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menegaskan pentingnya pelayanan kepolisian di jalan raya sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Hasil pemantauan selama kegiatan menunjukkan arus lalu lintas dalam keadaan aman, lancar, tertib, dan terkendali.

Satlantas Polres Kukar juga mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, serta mengutamakan keselamatan daripada terburu-buru mengejar waktu.

Melalui pengaturan lalu lintas sejak pagi, Polres Kukar terus berupaya menghadirkan pelayanan yang nyata agar aktivitas masyarakat di Tenggarong berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.

Karyawan Ditemukan Tak Bernyawa di Mess Perusahaan Loa Kulu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kukar – Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mess karyawan sebuah perusahaan di Dusun Loa Gagak RT 021, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (15/10/2026) pagi.

Korban berinisial Y (58), yang diketahui bekerja sebagai penanggung jawab operasional perusahaan, ditemukan sekitar pukul 09.49 WITA setelah rekan kerjanya berusaha menghubungi korban, tetapi tidak mendapat respons.

Merasa curiga, dua rekan korban kemudian mendatangi kamar mess dan mengetuk pintu berulang kali. Karena tidak ada jawaban, salah seorang saksi membuka pintu menggunakan kunci cadangan. Keduanya terkejut saat mendapati korban sudah tergeletak di lantai kamar.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada ketua RT setempat. Pihak perusahaan kemudian melakukan pengecekan awal melalui tenaga medis sebelum korban dibawa menggunakan ambulans perusahaan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit.

Sekitar pukul 11.10 WITA, korban tiba di rumah sakit dan menjalani pemeriksaan medis. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari pemeriksaan fisik, ditemukan luka pada bagian bawah bahu kanan korban.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Loa Kulu bergerak melakukan penanganan di lokasi, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, hingga meminta keterangan sejumlah saksi untuk menghimpun informasi terkait peristiwa tersebut.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa langkah-langkah kepolisian telah dilakukan dan kejadian tersebut dilaporkan kepada pimpinan.

“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian itu sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi melalui surat pernyataan”, pungkas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan informasi mengenai penyebab pasti kematian korban tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan temuan awal tersebut.

Penanganan oleh kepolisian menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh keterangan dan fakta di lokasi terdokumentasi dengan baik.

Polisi dan Damkar Kerahkan 10 Ton Air, Karhutla di Sabintulung Berhasil Dipadamkan

Kukar – Respons cepat Polsek Muara Kaman bersama TNI dan petugas pemadam kebakaran berhasil menghentikan kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare di Jalan Poros RT 07, Desa Sabintulung, Kutai Kartanegara, Rabu (14/10/2026).

Menerima laporan masyarakat sekitar pukul 13.00 WITA, Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, bersama personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim pemadam dari Desa Sabintulung dan Desa Bunga Jadi.

Tiga unit kendaraan dengan total kapasitas sekitar 10 ton air dikerahkan untuk menyemprot dan memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitar.

Berkat kerja sama lintas unsur tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi juga terus memantau lokasi untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan.

Polsek Muara Kaman mengimbau masyarakat segera melaporkan jika menemukan titik api serta tidak melakukan pembakaran lahan.

Kecepatan laporan dan kesigapan petugas menjadi kunci mencegah karhutla meluas dan mengancam lingkungan.

Cegah Karhutla, Polsek Tenggarong Edukasi Warga Bensamar soal Ancaman Pidana

Kukar – Cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Tenggarong turun langsung mengedukasi warga di Jalan Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Rabu (14/10/2026).

Dipimpin tujuh personel, kegiatan binluh ini menekankan bahaya pembakaran lahan yang dapat merusak lingkungan serta berujung pada konsekuensi hukum pidana.

Polisi mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan jika menemukan titik api.

Polsek Tenggarong menegaskan, mencegah karhutla bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Perkuat Mental dan Integritas, Personel Polres Kukar Ikuti Binrohtal Serentak

Kukar – Polres Kutai Kartanegara terus memperkuat mental, spiritual, dan integritas personel melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–09.00 WITA ini diikuti personel Polres Kukar dan polsek jajaran, dengan pelaksanaan secara daring melalui Zoom Meeting.

Personel beragama Islam mengikuti pembacaan Surah Yasin, tausiyah yang disampaikan Pengatur Sahrin serta doa bersama. Sementara itu, Binrohtal Hindu dipimpin Ni Made Adnyani.

Binrohtal menjadi bagian dari upaya membangun personel Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga memiliki landasan moral, disiplin, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

Melalui pembinaan rutin ini, Polres Kukar mendorong seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Cegah Kemacetan dan Jaga Keselamatan Pelajar, Satlantas Polres Kukar Siaga di 14 Titik

Kukar – Mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pada jam berangkat kerja dan sekolah, Satlantas Polres Kutai Kartanegara menggelar Strong Point Pagi di 14 titik strategis wilayah Tenggarong, Kamis (15/10/2026).

Personel ditempatkan di sejumlah persimpangan, termasuk Simpang Ruwan, Simpang Pendopo, Simpang Kartini, hingga kawasan SMAN 1, SMAN 2, dan SD Muhammadiyah Tenggarong.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas serta membantu menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya pelajar dan masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya kehadiran polisi di jalan untuk mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus mencegah potensi kecelakaan.

Satlantas Polres Kukar mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan di kawasan sekolah, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

4 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Kota Bangun, Polisi dan Satgas Berjibaku Padamkan Api

Kukar – Kebakaran melahap sekitar 4 hektare lahan gambut di Desa Kota Bangun Sebrang, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Rabu (14/10/2026). Personel Polsek Kota Bangun bersama TNI, Damkar, relawan dan warga bergerak melakukan pemadaman di tengah sulitnya akses menuju titik api.

Api membakar semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering. Tim gabungan berjibaku memadamkan kobaran serta bara api menggunakan mobil pemadam dan peralatan portabel.

Sekitar pukul 17.30 WITA, api berhasil dikendalikan, dibantu hujan lokal yang turun selama beberapa menit. Petugas melanjutkan pemantauan dan menyiagakan peralatan pemadam untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan mengingatkan bahwa lahan gambut menyimpan potensi bara yang dapat memicu kebakaran susulan. Meski titik api belum terdeteksi dalam aplikasi LembuSwana, Satgas Karhutla tetap bersiaga.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api.

Polisi, Relawan dan Warga Padamkan Karhutla di Loa Janan, Api Berhasil Dikendalikan

Kukar – Kebakaran lahan kosong bekas persawahan di kawasan Jahuq, RT 20, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, menghanguskan sekitar satu hektare lahan, Rabu (14/10/2026). Merespons kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama relawan, pihak perusahaan dan warga bergerak melakukan pemadaman agar api tidak meluas.

Aipda Daris selaku Bhabinkamtibmas bersama Relawan Damba dan Sahabat, PT ABK Grup, serta sekitar 20 warga turun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA. Upaya kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Setelah pemadaman, personel bersama relawan dan tim PT ABK Grup melanjutkan pemantauan di kawasan sekitar guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardika melalui jajaran di lapangan terus mendorong kesiapsiagaan dan sinergi bersama masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran di lahan terbuka dapat meluas apabila tidak segera ditangani. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan untuk keperluan apa pun serta segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api.

Polri bersama masyarakat terus bergerak untuk mencegah api meluas, melindungi lingkungan, dan menjaga wilayah Loa Janan tetap aman dari ancaman karhutla.