Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika, Satresnarkoba Polres Kukar Amanakan Dua Tersangka Dan Sejumlah Barang Bukti

Kukar – Satresnarkoba Polres Kukar berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kukar, Rabu (27/05/2026).

Pengungkapan tersebut terjadi pada hari Senin 25 Mei 2026, aparat berhasil mengamankan dja orang tersangka berinisial AL (37) dan NR (37) serta sejumlah barang bukti meliputi 10 bungkus narkotika jenis sabu, 2 (dua) unit handphone, 1 (satu) kendaraan bermotor Merek Suzuki Satria, 1 (satu) buah kertas alumunium foil bekas bungkus rokok dan uang tunai senilai Rp. 3.200.000,- (tiga juta dua ratus ribu rupiah).

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kasi Humas IPTU Maryono mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 19.30 WITA, yang menyebutkan adanya dugaan transaksi narkotika di Desa Sebulu Modern Kecamata. Sebulu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Lidik Satresnarkoba Polres Kukar dengan dipimpin langsung Kanit I Satresnarkoba Polres Kukar IPDA Steven Moses bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka NR bersama barang bukti 10 bungkus plastik bening diduga sabu, sebuah motor, dan handphone miliknya.

Lebih lanjut lagi Maryono menjelaskan, dari hasil interogasi, tersangka NR mengaku mendapatkan barang tersebut dari AL. Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan AL saat petugas memancing AL untuk mendatangi NR. Petugas mengamankan 1 (Satu) Buah Kertas Alumunium Foil Bekas Bungkus Rokok Pop, 1 (Satu) Unit Handphone Merk Vivo Warna Biru Tua, 1 (Satu) Unit Handphone Merk Infinix Warna Hitam, 1 (Satu) Unit Kendaraan Bermotor Merk Suzuki Satria FU Warna Merah KT 3983 UO, Uang Tunai Rp. 3.200.000,- (Tiga Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).

“Untuk saat ini kedua terdangka diamankan di Mako Polres Kukar guna pemeriksaan lebih lanjut”, kata Kasi Humas.

IPTU Maryono menegaskan komitmen Polres Kukar untuk terus memberantas peredaran narkoba dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Kutai Kartanegara bebas narkoba demi masa depan yang lebih baik.

Polsek Tenggarong Seberang Kerahkan Personelnya Dalam Mengamankan Takbir Keliling Di Tenggarong Seberang

Kukar – Dalam upaya mendukung kelancaran kegiatan takbir keliling Hari Raya Idul Adha 1447 H, personel Polsek Tenggarong Seberang melaksanakan pengamanan di beberapa titik yang menjadi rute takbir keliling.

Sebelum pengamanan kegiatan diawali dengan apel kesiapsiagaan personil di halaman Mako Polsek Tenggarong Seberang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Aulia Hadi Rahman, Selas (26/05/2026), malam.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Aulia Hadi Rahman menegaskan kepada seluruh personil untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat. Kapolsek juga menghimbau kepada personil yang berada di lapangan untuk selalu sabar dalam memberikan pelayanan, selalu berhati-hati dan waspada akan lingkungan sekitar, serta menjaga keselamatan diri sendiri dan rekan.

“Kita adalah pelayan rakyat, berikan mereka rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan takbir keliling dengan kendaraan dan pengguna jalan raya lainnya” tegasnya.

Kapolsek juga mengingatkan kepada anggota agar tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas pada saat kegiatan berlangsung.

Kegiatan pengamanan takbir keliling tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan karena aktivitas takbir keliling kali ini dilaksanakan di jalan protokol atau di jalan raya yang ada di wilayah hukum Polsek Tenggarong Seberang. Tentunya akan timbul kurang lancarnya arus lalu lintas bahkan kemacetan dan tidak menutup kemungkinan akan ada pengalihan arus.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Aulia Hadi Rahman bersama Ustadz Jainudin Mansyur, Ustadz Amin Mustofa, tokoh masyarakat dan Pengurur Masjid Jami’ Ulil Ijtihad berkesempatan melepas secara simbolis peserta takbir keliling.

Ciptakan Rasa Aman, Sat Brimob Polda Kaltim Lakukan Sterilisasi dan Pengamanan Gereja

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim melaksanakan pengamanan dan sterilisasi di sejumlah gereja yang menggelar ibadah Minggu di wilayah Kota Samarinda, Minggu (24/05/26). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama umat Kristiani menjalankan ibadah.

Patroli digelar di beberapa Gereja, di antaranya Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Loa Janan Ilir, GPSI Jemaat Filadelfia Samarinda Seberang, Gereja Toraja Jemaat Moria Samarinda Seberang, GPIB Jemaat Immanuel di Jalan Jenderal Sudirman, serta Gereja Katedral Samarinda.

Sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, personel Sat Brimob terlebih dahulu melakukan sterilisasi di area gereja dan lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Selain itu, personel juga disiagakan di sejumlah titik strategis untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada jemaat yang hadir.

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga toleransi dan menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Personel kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan tenang. Pengamanan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Sat Brimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pola pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap mengedepankan kewaspadaan.

Menurutnya, personel di lapangan telah ditempatkan sesuai ploting yang telah ditentukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan sekaligus memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi ibadah.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pengurus gereja dan masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif. Hingga kegiatan selesai, situasi di seluruh lokasi terpantau aman terkendali,” pungkasnya.

Respon Cepat, Polsek Samboja Datangi TKP 3 Kebakaran Tiga Bangunan Kayu

Kukar – Mendengar adanya laporan warga terkait kebakaran bangunan terbuat kayu di lokasi Sekolah Dasar Negeri 018 Samboja, Polsek Samboja langsung Datangi TKP Kebakaran 3 (Tiga) Bangunan terbuat dari Kayu, Senin (25/05/2026) Sore.

Diketahui, dari keterangan saksi 1 bahwa api terlohat pertama kali sekitar pukul 16.00 WITA berasal dari bangunan gudang SDN 018 Samboja pada saat saksi 1 sedang berada di rumahnya yang terletak di depan SDN 018 Samboja.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Samboja AKP M. Yazid mengatakan bahwa api sempat membesar dan membakar bangunan perumahan guru yang berada disebelah gudang tersebut.

“Syukurnya api berhasil dipadamkan pada pukul 17.00 WITA dengan bantuan dari 3 (Tiga) unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Samboja”, Jelas Kapolsek.

Dalam kejadian ini dilaporkan bahwasanya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kapolsek menambahkan bahwa kondisi di sekolah pascakebakaran yang terjadi tidak terlalu berdampak terhadap kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut

“Kita semua berharap proses belajar mengajar di SDN 018 Samboja dapat berjalan seperti biasa tanpa adanya hambatan,” harapnya.

Polres Kukar Berikan Pelayanan Humanis Saat Aksi Unjuk Rasa Jilid II

Kukar – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan pelayanan dan pengamanan secara humanis dalam rangka aksi unjuk rasa oleh Aliansi Ormas 3 Daerah yang dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda yakni Kantor DPC PDI Perjuangan Kukar dan Gedung DPRD Kukar, Senin (25/05/2026).

Dalam pelaksanaannya, Personel Polres Kukar melakukan pengawalan dan pengamanan rute peserta aksi sejak titik kumpul hingga lokasi aksi.

Pelayanan dan pengamanan dilaksanakan secara persuasif serta humanis guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib dan lancar tanpa mengganggu aktivitas umum.

Kabag Ops Polres Kukar AKP Ecky Widi Prawira yang memimpin pelaksanaan pelayanan dan pengamanan mengatakan kami mensiagakan ratusan personel gabungan untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

“Untuk pelaksanaan pelayanan dan pengamanan ini personel gabungan kita tempatkan di dua lokasi yakni di Kantor DPC PDIP Kukar dan Kantor DPRD Kukar”, jelasnya.

Lebih lanjut lagi, Kabag Ops menjelaskan kegiatan aksi di DPC PDIP Kukar dan Kantor DPRD Kukar dapat berjalan aman dan tertib serta Massa aksi juga tertib dengan mematuhi peraturan-peraturan yang ada.

Selain itu, dalam orasi yang disampaikan oleh Ketua Remaong Menamang Moch Saddam Jordi menyampaikam apresiasinya kepada pihak Polres Kukar, Kodim 0906 Kukar, Satpol PP Kukar dan Pandal yang telah membantu mengawal mereka dalam menyampaikan aspirasinya.

Aksi unjuk rasa jilid II oleh Aliansi Ormas 3 Daerah berakhir dengan aman dan kondusif, massa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Bangun Kebersamaan Dengan Masyarakat Melalui Patroli Dialogis Polsek Sangasanga

Kukar – Polisi tidak hanya hadir ketika ada gangguan keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan teman bicara. Itulah yang dilakukan jajaran Polsek Sangasanga melalui program Patroli Dialogis yang digelar pada Senin (26/5/2026) Malam.

Patroli dipimpin KA SPK Regu 2 (Dua) Polsek Sangasanga bersama personel piket, dengan menyusuri sejumlah titik di Kelurahan Sarijaya, Kelurahan Jawa, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kelurahan Pendingin. Namun berbeda dari patroli biasa, kegiatan kali ini dilakukan dengan pendekatan tatap muka dan dialog bersama warga.

Dalam kesempatan itu, polisi tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas terkait antisipasi tindak kriminal seperti curas, curat, curanmor, hingga narkoba, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berani melapor ke call center 110 jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungannya. Masyarakat pun diingatkan agar tidak main hakim sendiri, melainkan segera menghubungi kantor polisi terdekat bila terjadi gangguan keamanan.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Sangasanga IPTU Wahid menjelaskan tujuan utama dari patroli dialogis ini adalah mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, sekaligus mencegah bertemunya niat dan kesempatan tindak kejahatan. Dengan cara ini, polisi berharap bisa menggali informasi langsung dari masyarakat, sekaligus memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif.

Kegiatan patroli ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polsek Sangasanga dalam menjaga keamanan dengan menggandeng warga sebagai mitra utama. Karena keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama.

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Kukar Dan Lapas Kelas II A Temggarong Gelar Razia Gabungan

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kukar bersama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong melaksanakan razia gabungan di lingkungan Lapas pada Senin (25/05/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba dan barang-barang terlarang lainnya di dalam sel tahanan.

Razia yang dimulai pukul 19.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa didampingi oleh personel gabungan dari Satuan Samapta Polres Kukar, Satresnarkoba, Koramil Tenggarong dan petugas Lapas.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kasi Humas IPTU Maryono mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Razia Gabungan dari Kalapas dan Surat Perintah dari Kapolres Kukar.

Dalam pelaksanaan razia, petugas gabungan menyisir setiap ruang sel penjara dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap narapidana, tahanan, serta barang-barang milik mereka.

“Hasil dari razia gabungan ini, petugas tidak menemukan barang terlarang yang tidak diperbolehkan berada di dalam sel, ” ungkap IPTU Maryono

Selain melaksanakan pemeriksaan, petugas juga mengecek kondisi ruang tahanan dan memberikan pengarahan langsung kepada para narapidana dan tahanan. Mereka diimbau untuk tidak membawa atau menyimpan barang-barang yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban Lapas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Secara keseluruhan, kegiatan razia gabungan ini berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. Upaya sinergi antara Polres Kukar dan Lapas Kelas IIA Tenggarong ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga integritas dan keamanan di dalam Lapas.

Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas

Jakarta — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat koordinasi dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri dan Bareskrim Polri guna mengawal penanganan dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat BGN atau mengklaim memiliki kedekatan dengan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan imbalan sejumlah uang.

“Hari ini saya melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan juga berkomunikasi dengan Kabareskrim serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan di beberapa daerah, di mana para pelapor merupakan korban penipuan dari pihak-pihak yang mengaku orang dekat pejabat BGN, bahkan ada yang mengaku sebagai pejabat BGN, lalu menawarkan jasa untuk mendaftarkan titik SPPG dengan permintaan sejumlah uang,” ujar Wakil Kepala BGN di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Wakil Kepala BGN menyebut sejumlah laporan telah ditangani aparat kepolisian. Salah satunya di Polda Jawa Barat, di mana pelaku telah berhasil diamankan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah Tangerang dan Lombok Timur seiring bertambahnya informasi mengenai korban dugaan penipuan.

Menurutnya, koordinasi dengan Satgas MBG Polri dilakukan untuk memperkuat respons jajaran kepolisian daerah dalam menerima laporan masyarakat, memproses perkara, serta mengungkap pihak-pihak yang diduga memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan pribadi.

“Program ini harus kita jaga bersama. Ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan dukungan penuh Polri terhadap penegakan hukum atas dugaan penyalahgunaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk praktik jual beli titik SPPG.

“Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum,” ujar Nurworo Danang.

Ia mengungkapkan, sejumlah laporan pengaduan terkait dugaan penyimpangan telah ditangani di beberapa Polda. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran atau penyimpangan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, khususnya terkait dugaan jual beli titik, agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat, baik di Polres maupun Polda,” katanya.

Polri menilai pengawalan terhadap Program MBG penting dilakukan karena selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan aktivitas usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan, mencegah bertambahnya korban, serta memastikan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas guna menjaga integritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas pemerintah

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Jakarta, 25 Mei 2026 – Bareskrim Polri bersama PT PLN (Persero) menyampaikan hasil investigasi awal terkait gangguan sistem kelistrikan atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026). Hasil sementara menyebut gangguan diduga dipicu faktor teknis dan cuaca ekstrem, serta dipastikan tidak ditemukan indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan.

Dalam pembukaannya, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa konferensi pers dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait peristiwa blackout yang menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah.

“Kami akan menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian publik, termasuk pemerintah, bersama Polri dan khususnya PT PLN (Persero), terkait terjadinya blackout di wilayah Sumatera Utara,” ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta (25/05/2026).

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifudin menjelaskan bahwa pada Minggu (24/5/2026), tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Tindak Pidana Umum, Puslabfor Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Jambi, serta PT PLN telah melakukan investigasi lapangan di lokasi tower transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di wilayah Jambi yang diduga dipicu cuaca buruk. Gangguan tersebut mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.

Akibatnya, sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai hingga menyebabkan blackout massal di beberapa wilayah Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan.

“Hasil identifikasi awal diketahui bahwa gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai diduga dipicu faktor cuaca buruk yang mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera,” kata Irjen Pol Nunung.

Tim gabungan di lapangan juga menemukan adanya kabel transmisi yang mengalami putus di sekitar tower transmisi. Namun, kondisi struktur tower secara umum masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan.

Menurut Irjen Pol Nunung, dugaan sementara penyebab putusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan, antara lain faktor mekanis akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan loncatan listrik, hingga faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.

“Sampai dengan saat ini dapat kami pastikan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan pola kerusakan kabel berbentuk serabut terurai dan tidak menunjukkan pola potongan rapi yang mengarah pada tindakan sabotase. Saat ini bagian kabel yang putus telah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik oleh Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan secara ilmiah.

Di kesempatan yang sama, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera memiliki dua jalur utama transmisi yang menyalurkan daya dari wilayah selatan menuju utara, yakni koridor timur 500 kV dan koridor barat 275 kV.

Pada saat gangguan terjadi, jalur transmisi mengalami trip akibat cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan aliran daya berbalik dan memicu fenomena power swing atau osilasi tegangan dan frekuensi yang sangat tinggi.

Akibat gangguan tersebut, sistem kelistrikan Sumatera terpisah menjadi dua bagian, yakni wilayah selatan yang mengalami kelebihan daya pembangkit dan wilayah utara yang kekurangan daya pembangkit. Kondisi di wilayah utara menyebabkan sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai atau domino effect hingga mengakibatkan pemadaman di berbagai wilayah terdampak.

PLN kemudian melakukan proses pemulihan secara bertahap melalui mekanisme black start menggunakan pembangkit diesel dan gas, dilanjutkan pengoperasian PLTGU dan PLTU hingga seluruh sistem kembali normal.

“Seluruh sistem kelistrikan Sumatera telah kembali normal 100 persen dan saat ini beroperasi dengan aman dan stabil,” ujar Edwin.

PLN juga memastikan bahwa pada Senin (25/5/2026), sejumlah pembangkit besar telah kembali masuk ke sistem sehingga pasokan listrik dipastikan aman dan stabil di seluruh wilayah Sumatera.

Kebakaran Rumah di Klandasan Ulu, Personel Gabungan Lakukan Pemadaman dan Evakuasi Warga

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan — Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Jalan Ars Muhammad RT 29, Kelurahan Kelandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 11.15 Wita. Personel gabungan bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penanganan guna mencegah api meluas ke bangunan lainnya.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas piket Pammat, informasi kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 11.00 Wita. Personel kemudian langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 11.20 Wita untuk melakukan proses pemadaman.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita dan selanjutnya petugas melaksanakan proses pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak empat unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, terdiri dari tiga rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan. Sejumlah warga terdampak turut dilakukan pendataan oleh petugas di lapangan.

Proses penanganan melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya BPBD, TNI, Polri, PLN, PDAM, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PSC 119, Tagana/Dinsos, ambulans relawan, pihak kelurahan dan kecamatan, Linmas, relawan, serta masyarakat setempat. Personel Pammat Ditsamapta Polda Kaltim juga turut membantu proses pengamanan dan pemadaman di lokasi kejadian.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang bergerak cepat membantu penanganan kebakaran tersebut.

“Kehadiran personel gabungan di lapangan merupakan bentuk sinergitas dalam penanganan bencana dan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat korsleting listrik maupun kelalaian lainnya,” ujarnya.

Kegiatan penanganan di lapangan dipimpin oleh Danru Regu 1 Bripda Ibnu Fhadheil Amarta dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif.