Bukan Sekadar Titik Panas, Polisi Temukan Asap Karhutla di Rawa Gambut Puan Cepak

Kukar – Deteksi hotspot melalui aplikasi Lembuswana langsung ditindaklanjuti Polsek Muara Kaman dengan turun ke lapangan. Hasil ground check di wilayah Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (3/10/2026), menemukan kepulan asap dari lahan rawa gambut yang sebelumnya terbakar.

Data pemantauan mendeteksi 10 hotspot kategori high dan 22 hotspot kategori medium di kawasan Puan Cepak. Salah satu titik dengan tingkat kepercayaan 88 persen terdeteksi satelit TERRA milik NASA pada 2 Oktober 2026.

Personel Polsek Muara Kaman kemudian menempuh perjalanan sekitar 100 menit melalui jalur sungai untuk memastikan kondisi di lapangan. Pengecekan dilakukan bersama unsur pemadam dari PT ATK, PT AEK, PT MKH serta Damkar Desa Sabintulung.

Hasil verifikasi menunjukkan titik panas berada di kawasan rawa yang mengering dan bergambut, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Sabintulung dan Desa Puan Cepak. Kepulan asap masih terlihat dari area yang telah terbakar dengan estimasi luasan mencapai 10 hingga 15 hektare.

Sebagian kawasan tersebut merupakan lahan pemerintah dan sebagian lainnya masuk dalam wilayah HGU PT ATK.

Penanganan di lapangan menghadapi tantangan serius. Medan berupa semak belukar dan rawa gambut menyulitkan petugas melakukan pemadaman maupun pendinginan. Kondisi diperparah dengan minimnya sumber air di sekitar titik api, sementara sumber air terdekat berjarak sekitar satu kilometer. Sinyal komunikasi juga sulit diperoleh di lokasi.

Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait sebagai langkah pencegahan agar api tidak kembali meluas.

Polsek Muara Kaman juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah yang berpotensi memicu kebakaran.

Ground check ini menjadi bagian dari langkah cepat kepolisian memastikan setiap deteksi hotspot tidak berhenti sebagai data di layar, tetapi diverifikasi langsung untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan menentukan langkah penanganan di lapangan.

1,5 Hektare Lahan Warga Terbakar di Sanga Sanga, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat

Kukar – Kebakaran lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare terjadi di Jalan Simpang Tani RT 01, Kelurahan Jawa, Kecamatan Sanga Sanga, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (3/10/2026).

Mendapat informasi kebakaran, personel Polsek Sanga Sanga bersama petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Upaya pemadaman juga melibatkan relawan Damkar Al-Badar, perangkat RT, warga setempat serta unsur terkait lainnya.

Dalam penanganan tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil truk Damkar serta dua unit kendaraan roda tiga untuk menjangkau dan mengendalikan titik-titik api di area lahan yang terbakar.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan kebun milik sejumlah warga. Petugas terus melakukan penyisiran hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA.

Setelah api padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dilakukan pada sejumlah titik yang masih berpotensi memunculkan api kembali, disertai pemantauan berkala untuk memastikan tidak terjadi penyalaan ulang.

Dari hasil pemeriksaan awal, pemilik lahan
menyebut kebakaran diduga sengaja dilakukan oleh seorang pria berinisial T yang disebut meminjam lahan untuk menanam padi. Informasi tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian.

Kapolsek Sanga Sanga IPTU Wahid juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terlebih pada kondisi musim kemarau.

Polisi mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas dan mengancam permukiman maupun lingkungan sekitar.

Sebagai langkah lanjutan, manajemen PT Adimitra Baratama Nusantara menyampaikan akan mengevaluasi serta memberikan sanksi internal terhadap warga yang terbukti melakukan pembakaran lahan dalam kelompok tani binaannya.

Cegah Karhutla Meluas, Polsek Tenggarong Ingatkan Warga Mangkurawang: Jangan Bakar Lahan!

Kukar – Mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak dini, Polsek Tenggarong Polres Kutai Kartanegara (Kukar) turun langsung memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada warga di kawasan Jalan Usaha Tani, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.40 WITA tersebut menjadi langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama di tengah kondisi rawan karhutla.

Personel Polsek Tenggarong yang dipimpin Aiptu Lilik S bersama lima personel lainnya menyampaikan edukasi mengenai dampak pembakaran lahan serta aturan hukum yang mengatur larangan tersebut.

Warga diingatkan bahwa membakar hutan atau lahan bukan sekadar membahayakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan, asap, hingga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Polsek Tenggarong juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pembakaran lahan maupun kejadian karhutla.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan kepada Polsek Tenggarong atau melalui Call Center 0852-4994-5542.

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tugas petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Api Mengarah ke Permukiman, Polsek Kota Bangun Hadang Karhutla 5 Hektare hingga Malam

Kukar – Kebakaran lahan di kawasan Gunung Tinjauan, yang berada di antara Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun dan Desa Sumber Sari, Kecamatan Kota Bangun Darat, memicu respons cepat aparat gabungan, Jumat (2/10/2026).

Begitu informasi diterima sekitar pukul 16.00 WITA, personel Polsek Kota Bangun bersama Satgas Karhutla, MPA, pemerintah desa dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi. Api yang membakar lahan rawa dan semak belukar diperkirakan telah melahap sekitar 5 hektare.

Medan yang sulit tidak menghentikan upaya pemadaman. Petugas menggunakan satu unit alkon bantuan masyarakat serta peralatan manual untuk memukul dan menutup titik api, sekaligus membuat penyekatan agar kobaran tidak terus menjalar.

Ancaman terbesar bukan hanya luasnya lahan terbakar, tetapi arah penjalaran api yang berpotensi mendekati permukiman warga. Karena itu, personel Polsek Kota Bangun bersama unsur terkait melakukan penyisiran, pemantauan dan pendinginan hingga sekitar pukul 22.00 WITA.

Hasil penanganan, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka, sementara pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara atau titik api.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polsek Kota Bangun juga mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan asap maupun titik api.

Polisi memastikan penanganan karhutla tidak berhenti saat api padam, tetapi dilanjutkan dengan pendinginan dan pemantauan untuk mencegah api kembali muncul.

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Polsek Muara Kaman Bergerak Rawat Lingkungan

Kukar – Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Polsek Muara Kaman melalui Program Indonesia Asri, Jumat (2/10/2026). Personel turun langsung membersihkan sejumlah fasilitas publik dan tempat ibadah di wilayah hukumnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA itu menyasar Mako Polsek Muara Kaman, Masjid Nurul Iman Desa Muara Kaman Ulu, hingga Museum Lesong Batu.

Personel membersihkan lingkungan dan area sekitar lokasi untuk menciptakan suasana yang lebih bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pelayanan kepolisian yang hadir langsung di tengah warga.

Kapolsek Muara Kaman Iptu Herwin mengatalan bahwasanya kegiatan tersebut mendorong kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Program Indonesia Asri ini juga menjadi sarana mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga menjaga lingkungan bukan hanya saat kegiatan berlangsung, tetapi secara berkelanjutan.

Karhutla 2 Hektare di Bukit Soeharto, Polsek Loa Janan Turun Langsung Hadang Api

Kukar – Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto, tepatnya KM 37 Jalan Soekarno-Hatta, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Jumat (2/10/2026). Api membakar sekitar 2 hektare lahan di kawasan yang masuk delineasi Otorita IKN.

Menerima informasi kebakaran, Polsek Loa Janan langsung bergerak. Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuah Aipda M. Fathur Rasyid, relawan, MPA dan unsur terkait turun ke lokasi untuk mengendalikan api.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman, pendinginan hingga penyisiran untuk memastikan api tidak kembali menyala dan tidak merambat ke kawasan hutan lindung di sekitarnya.

Penanganan berlangsung hingga sekitar 22.45 WITA. Setelah dilakukan penanganan bersama, api berhasil dipadamkan dan situasi di sekitar lokasi tetap aman serta kondusif.

Gerak cepat Polsek Loa Janan bersama unsur terkait menjadi langkah penting untuk membatasi penyebaran api dan melindungi kawasan hutan dari ancaman kebakaran yang lebih luas.

Karhutla 1 Hektare di Samboja Dipadamkan, Polsek Turun Langsung ke Titik Api

Kukar – Polsek Samboja bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan semak belukar seluas sekitar 1 hektare di RT 001, Kelurahan Kuala Samboja, Jumat (2/10/2026).

Begitu menerima laporan, personel Polsek Samboja langsung menuju lokasi dan bersama Damkar, PMI, Redkar serta warga melakukan pemadaman. Petugas berjibaku mengendalikan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA.

Penanganan cepat ini menjadi bagian dari upaya Polsek Samboja mencegah api meluas dan mengancam lingkungan maupun aktivitas masyarakat, sekaligus memastikan situasi tetap aman.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.

Polsek Samboja memastikan penanganan karhutla dilakukan bersama unsur terkait, dengan mengutamakan keselamatan warga dan pencegahan meluasnya api.

Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Ranting Loa Kulu Turun Langsung, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Kukar – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Loa Kulu bersama Bhayangkari. Lima keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Loa Kulu menerima bantuan sembako, Jumat (3/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, bersama Ketua Bhayangkari Ranting Loa Kulu Ny. Linda Hari dan pengurus Bhayangkari.

Bantuan disalurkan kepada warga di Desa Loa Kulu Kota dan Desa Loh Sumber yang berada di sekitar Mapolsek Loa Kulu. Penyaluran turut didampingi personel Bhabinkamtibmas serta perangkat desa dan ketua RT setempat.

Kapolsek Loa Kulu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, sekaligus membantu meringankan kebutuhan pangan sehari-hari.

Selain membantu kebutuhan pokok, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga juga menjadi bagian dari pelayanan Polri yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi turut menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.

Lima warga yang menerima bantuan masing-masing berasal dari RT 001 Desa Loa Kulu Kota serta RT 006 dan RT 007 Desa Loh Sumber.

Warung Berkah Polres Kukar Bukan Sekadar Bagi Sembako, Polisi Hadir Layani Warga

Kukar – Bukan sekadar datang, membagikan bantuan lalu pulang. Polres Kutai Kartanegara turun langsung menyentuh kebutuhan masyarakat melalui Program Warung Berkah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kedai Ojol Timbau, Jumat (2/10/2026).

Dipimpin Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra kegiatan tersebut menyasar sekitar 250 warga, mulai dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pemulung, pekerja kasar hingga masyarakat sekitar.

Pelayanan diberikan secara langsung. Warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, pengecekan tekanan darah, konsultasi medis hingga edukasi menjaga kesehatan. Polres Kukar juga menyalurkan 250 paket beras masing-masing 2 kilogram, makanan siap saji dan minuman gratis.

Tak berhenti pada bantuan sosial, Satbinmas Polres Kukar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga juga diingatkan mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta diajak tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan.

Pesan sosial turut disampaikan melalui sosialisasi perlindungan sosial (Perlinsos) agar masyarakat mengetahui pentingnya akses dan pemanfaatan program perlindungan sosial yang tersedia.

Kehadiran personel Polres Kukar di tengah masyarakat pekerja menjadi bagian dari pelayanan kepolisian yang menyentuh langsung kebutuhan warga—dari kesehatan, pangan hingga edukasi keamanan.

Kegiatan yang dilaksanakan Satbinmas bersama personel Dokkes Polres Kukar tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar.

Polsek Kenohan Hadir di Tengah Warga, Cegah Karhutla Sejak Dini

Kukar – Polsek Kenohan terus memperkuat perannya di tengah masyarakat dengan mengedepankan langkah pencegahan. Jumat (2/10/2026), personel Polsek Kenohan memasang spanduk imbauan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Inpres, Desa Kahala, Kecamatan Kenohan.

Bripda Kevin turun langsung ke lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga. Kehadiran polisi tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga mengajak masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah karhutla.

“Mencegah lebih baik daripada memadamkan.” Pesan tersebut menjadi semangat Polsek Kenohan dalam membangun kesadaran warga agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran.

Langkah sederhana di tengah warga ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan, lingkungan dan keselamatan masyarakat sejak dini.