HUT ke-81 TNI, Polsek Muara Muntai Datangi Koramil Bawa Ucapan dan Tumpeng

Kukar – Suasana penuh keakraban mewarnai peringatan HUT ke-81 TNI di Kecamatan Muara Muntai. Personel Polsek Muara Muntai mendatangi Koramil 0906-10/Muara Muntai untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun, Senin (5/10/2026).

Dipimpin Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani delapan personel Polsek Muara Muntai menyambangi tiga personel Koramil. Kedatangan tersebut menjadi simbol soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ucapan Dirgahayu TNI ke-81 disampaikan langsung kepada personel Koramil yang mewakili Danramil. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Perwakilan Koramil Muara Muntai menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta ucapan yang diberikan jajaran Polsek Muara Muntai.

Kebersamaan TNI-Polri bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi energi untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Muara Muntai.

Polisi Gerak Cepat Padamkan Karhutla 3 Hektare di Dondang

Kukar – Polisi bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran lahan sekitar 3 hektare di Jalan Poros Muara Jawa–Sanga Sanga, Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa, Minggu (4/10/2026).

Kapolsek Muara Jawa IPTU Yoga Fattur Rahman bersama personel Polsek, TNI, Damkar dan relawan langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Api membakar lahan gambut, semak belukar, ilalang serta ranting-ranting kering.

Berkat penanganan bersama, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Polsek Muara Jawa mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Api kecil dapat dengan cepat berubah menjadi kebakaran besar, mengancam kesehatan, lingkungan, hingga keselamatan masyarakat.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian atau petugas terkait apabila melihat asap maupun titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Karhutla KM 56 Bukit Soeharto Ancam Pengendara, Polisi Amankan Jalur dan Kejar Titik Api

Kukar – Kebakaran vegetasi di kawasan Hutan Lindung Bukit Soeharto KM 56, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, tak hanya mengancam kawasan hutan. Asap dan potensi pohon tumbang akibat terbakar juga membahayakan pengguna jalan Samarinda–Balikpapan.

Menyikapi kondisi tersebut, personel Polsek Loa Janan melalui Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto bersama unsur gabungan langsung turun melakukan pemantauan dan penanganan titik api, Minggu (4/10/2026) sejak sekitar pukul 15.00 WITA.

Kobaran api berada di sisi kiri dan kanan jalan utama, kemudian merambat dari tepian jalan menuju bagian dalam kawasan hutan. Vegetasi yang terbakar meliputi semak belukar, dedaunan kering hingga pepohonan.

Bahaya terbesar bukan hanya api, tetapi pohon yang terbakar berpotensi tumbang ke badan jalan dan mengancam keselamatan pengendara. Asap yang muncul juga dapat mengganggu jarak pandang pengguna jalan yang melintas.

Petugas gabungan dari Polsek Loa Janan, Otorita IKN, relawan, Damkar UPTD Tahura, tim penanganan kebakaran perusahaan serta masyarakat bergerak melakukan penanganan.

Bagian vegetasi di sekitar tepi jalan berhasil dipadamkan, sementara titik api yang mengarah ke dalam hutan masih dipantau secara intensif.

Medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri, kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau seluruh titik api sehingga petugas harus menyesuaikan metode penanganan dengan kondisi medan dan sarana yang tersedia.

Hingga sekitar pukul 21.30 WITA, luas kawasan hutan yang terdampak diperkirakan mencapai ±2 hektare. Meski situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif, petugas masih melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali merambat.

Polsek Loa Janan juga mengantisipasi dampak karhutla terhadap keselamatan lalu lintas di jalur Samarinda–Balikpapan, mengingat lokasi kebakaran berada tepat di kawasan yang dilintasi kendaraan dan asap berpotensi mengurangi jarak pandang.

Penanganan tidak berhenti setelah api di tepi jalan padam. Polisi bersama tim gabungan terus memantau titik api di dalam kawasan hutan untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Api Lahap Kebun Karet 5 Hektare, Polisi Samboja dan Tim Gabungan Berpacu Padamkan Karhutla

Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam kawasan Samboja. Kali ini, api membakar semak belukar hingga sebagian tanaman karet milik warga di RT 11, Kelurahan Handil Baru Darat, Kecamatan Samboja, Minggu (4/10/2026).

Mendapat informasi kebakaran sekitar pukul 14.50 WITA, Polsek Samboja bergerak cepat menuju lokasi yang berjarak sekitar 25 kilometer dari markas. Enam personel Polsek Samboja bersama TNI, Damkar, PMI, Redkar serta tim pemadam perusahaan langsung berjibaku melakukan pemadaman.

Api membakar semak, dedaunan kering di bawah pohon karet hingga sebagian tanaman karet warga. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare.

Medan dan jarak lokasi menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan dukungan armada pemadam dan suplai air dari berbagai unsur, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menegaskan penanganan karhutla dilakukan secara cepat dan terpadu untuk mencegah api meluas, terlebih lokasi kebakaran berada sekitar 100 meter dari jalur pipeline.

“Kami tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga memastikan lokasi terus dipantau agar tidak muncul kembali titik api,” tegas Kapolsek.

Pasca pemadaman, patroli dan monitoring akan dilakukan, termasuk pendataan pemilik lahan bersama pihak kelurahan untuk mendukung penyelidikan penyebab kebakaran.

Hingga pemadaman selesai, situasi di lokasi aman dan kondusif. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Polisi Tembus Medan Sulit, Karhutla Purwajaya Dikendalikan

Kutai Kartanegara – Personel Polsek Loa Janan bergerak cepat menangani kebakaran semak belukar di Km 15 RT 18, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Minggu (4/10/2026).

Kapolsek Loa Janan AKP Danang Wahyu Rahardika bersama personel, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan dan unsur pemadam langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kebakaran.

Api diperkirakan membakar sekitar setengah hektare lahan yang didominasi semak dan dedaunan kering. Kondisi medan menjadi tantangan karena titik api berada di area yang tidak dapat dijangkau kendaraan dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Petugas kemudian melakukan penanganan secara manual pada titik api yang dapat dijangkau. Setelah api berhasil dikendalikan, penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Medan yang sulit tidak menjadi alasan untuk membiarkan api berkembang. Personel bersama unsur terkait tetap melakukan pemantauan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Kapolsek.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 20.20 WITA, api berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka, serta tidak ditemukan kerusakan bangunan atau fasilitas umum.

Polsek Loa Janan bersama unsur terkait masih memantau lokasi untuk memastikan tidak muncul kembali titik api dan mencegah kebakaran meluas.

Polisi Gerak Cepat Sisir Hotspot, Api Karhutla Tunjungan Langsung Dipadamkan

Kukar – Polisi bersama tim gabungan bergerak cepat mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tunjungan, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan dipusatkan di Posko Karhutla Desa Tunjungan RT 04 sejak pukul 09.00 WITA.
Personel Polsek Muara Kaman bersama Babinsa, Manggala Agni, MPA, Kecamatan Muara Kaman dan BKSDA langsung melakukan patroli serta pengecekan titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran.

Tak hanya memantau, petugas juga langsung melakukan pemadaman terhadap api yang ditemukan di sekitar wilayah Desa Tunjungan.

Penanganan dilakukan secara bersama untuk mencegah api meluas dan mengancam kawasan permukiman maupun lahan masyarakat.

Kegiatan didukung dua unit perahu ces dan dua unit Alkon untuk mempercepat mobilisasi serta proses pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat untuk memastikan potensi karhutla segera ditangani.

Polisi memastikan pemantauan dan penanganan karhutla terus dilakukan bersama unsur terkait sebagai upaya menjaga keamanan masyarakat dan mencegah meluasnya kebakaran.

Polri Perkenalkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”, Tegaskan Arah Pengabdian yang Berorientasi pada Rakyat

JAKARTA – Polri memperkenalkan tagline baru “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai bagian dari penguatan arah pengabdian dan pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada masyarakat.

Tagline tersebut menegaskan semangat bahwa Polri hadir bersama masyarakat, berada di tengah masyarakat, serta menjadikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, tagline “Polisi Bersama Masyarakat” merupakan penegasan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

“Polisi bersama masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Menurut Isir, semangat tersebut sejalan dengan arah transformasi Polri yang disampaikan Kapolri saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menegaskan pentingnya profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Karena itu, kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh anggota Polri. Kritik dan masukan dari masyarakat juga harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas,” katanya.

Isir menambahkan, implementasi tagline tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik melalui pelayanan, penegakan hukum yang berkeadilan maupun respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban.

“Harapannya, semangat ini dipahami dan diwujudkan oleh seluruh anggota Polri. Polisi bersama masyarakat berarti Polri tidak berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir, mendengar, bekerja bersama, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat sosialisasi semangat tersebut, Polri menggunakan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai identitas komunikasi yang akan disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh jajaran Polri.

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Ada Temuan Latihan Tembak

Jakarta, 4 Oktober 2026 – Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme di enam provinsi. Dalam proses penyidikan, polisi menemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan, mulai dari latihan fisik hingga menembak.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan penegakan hukum terhadap 12 tersangka dilakukan secara serentak di enam provinsi.

Keenam wilayah tersebut yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

“Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah serta jaringan terorisme lainnya,” kata Mayndra kepada wartawan.

Sebanyak 11 tersangka yang diamankan tersebut berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).

Dalam rangkaian penyidikan, Densus 88 menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh sebagian tersangka. Pelatihan tersebut mencakup latihan fisik hingga menembak.

“Dalam kegiatan penyidikan juga ditemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan pada sebagian tersangka. Dari latihan fisik, menembak, serta kegiatan pelatihan lainnya yang terkait dengan aktivitas militansi terorisme,” ujar Mayndra.

Setelah melakukan penangkapan, Densus 88 melanjutkan proses penyidikan dengan melakukan sejumlah tindakan terhadap para tersangka dan barang bukti.

“Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, berdasarkan SOP yang ada,” jelasnya.

Densus 88 memastikan proses penyidikan terhadap 11 tersangka tersebut masih berlangsung. Penyidik masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta hubungan para tersangka dengan individu maupun jaringan terorisme lainnya.

Polsek Loa Kulu Kawal Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Loa Kulu

Kukar – Semangat kepramukaan mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus penutupan Lomba Tingkat II Kwarran Loa Kulu Pramuka Penggalang di SD Negeri 003 Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dihadiri berbagai unsur, termasuk Camat Loa Kulu H. Adriansyah dan Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto bersama jajaran TNI, Kwarcab Kukar, para pembina serta guru.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian pengucapan Pancasila, UUD 1945 dan Dasa Dharma Pramuka, dilanjutkan amanat serta pelepasan tanda peserta. Momentum tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian lomba yang diikuti Pramuka Penggalang Loa Kulu.

Suasana semakin semarak saat diumumkan para juara umum lomba. Bagi para peserta, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, kekompakan dan jiwa kepemimpinan sejak dini.

Kapolsek Loa Kulu turut memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran kepolisian menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada peserta, pembina, guru maupun masyarakat yang hadir.

4 Hektare Semak Belukar Terbakar di Samboja, Polisi dan Damkar Berjibaku hingga Petang

Kukar – Kobaran api melahap sekitar 4 hektare semak belukar dan lahan kosong di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (3/10/2026). Polisi bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mencegah api meluas.

Kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Samboja bersama Damkar Kecamatan Samboja langsung menuju lokasi yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Mako Polsek Samboja.

Medan lahan yang didominasi semak belukar membuat proses penanganan membutuhkan waktu. Sebanyak 2 personel Polsek Samboja dan 8 petugas Damkar dikerahkan dengan dukungan tiga unit mobil pemadam serta satu unit mobil Redkar.

Petugas melakukan penyekatan, pemadaman hingga pembasahan di area yang terbakar. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Tak berhenti setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kondisi cuaca ekstrem dan panas yang terjadi di wilayah Samboja menjadi salah satu indikasi awal yang masih perlu didalami.

Polsek Samboja mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca kering. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.

Berkat respons cepat personel gabungan, kebakaran berhasil ditangani dan situasi di sekitar lokasi kembali aman serta kondusif.