Polisi dan Damkar Kerahkan 10 Ton Air, Karhutla di Sabintulung Berhasil Dipadamkan

Kukar – Respons cepat Polsek Muara Kaman bersama TNI dan petugas pemadam kebakaran berhasil menghentikan kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare di Jalan Poros RT 07, Desa Sabintulung, Kutai Kartanegara, Rabu (14/10/2026).

Menerima laporan masyarakat sekitar pukul 13.00 WITA, Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, bersama personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim pemadam dari Desa Sabintulung dan Desa Bunga Jadi.

Tiga unit kendaraan dengan total kapasitas sekitar 10 ton air dikerahkan untuk menyemprot dan memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitar.

Berkat kerja sama lintas unsur tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi juga terus memantau lokasi untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan.

Polsek Muara Kaman mengimbau masyarakat segera melaporkan jika menemukan titik api serta tidak melakukan pembakaran lahan.

Kecepatan laporan dan kesigapan petugas menjadi kunci mencegah karhutla meluas dan mengancam lingkungan.

Cegah Karhutla, Polsek Tenggarong Edukasi Warga Bensamar soal Ancaman Pidana

Kukar – Cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Tenggarong turun langsung mengedukasi warga di Jalan Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Rabu (14/10/2026).

Dipimpin tujuh personel, kegiatan binluh ini menekankan bahaya pembakaran lahan yang dapat merusak lingkungan serta berujung pada konsekuensi hukum pidana.

Polisi mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan jika menemukan titik api.

Polsek Tenggarong menegaskan, mencegah karhutla bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Perkuat Mental dan Integritas, Personel Polres Kukar Ikuti Binrohtal Serentak

Kukar – Polres Kutai Kartanegara terus memperkuat mental, spiritual, dan integritas personel melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–09.00 WITA ini diikuti personel Polres Kukar dan polsek jajaran, dengan pelaksanaan secara daring melalui Zoom Meeting.

Personel beragama Islam mengikuti pembacaan Surah Yasin, tausiyah yang disampaikan Pengatur Sahrin serta doa bersama. Sementara itu, Binrohtal Hindu dipimpin Ni Made Adnyani.

Binrohtal menjadi bagian dari upaya membangun personel Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga memiliki landasan moral, disiplin, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

Melalui pembinaan rutin ini, Polres Kukar mendorong seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Cegah Kemacetan dan Jaga Keselamatan Pelajar, Satlantas Polres Kukar Siaga di 14 Titik

Kukar – Mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pada jam berangkat kerja dan sekolah, Satlantas Polres Kutai Kartanegara menggelar Strong Point Pagi di 14 titik strategis wilayah Tenggarong, Kamis (15/10/2026).

Personel ditempatkan di sejumlah persimpangan, termasuk Simpang Ruwan, Simpang Pendopo, Simpang Kartini, hingga kawasan SMAN 1, SMAN 2, dan SD Muhammadiyah Tenggarong.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas serta membantu menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya pelajar dan masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya kehadiran polisi di jalan untuk mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus mencegah potensi kecelakaan.

Satlantas Polres Kukar mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan di kawasan sekolah, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

4 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Kota Bangun, Polisi dan Satgas Berjibaku Padamkan Api

Kukar – Kebakaran melahap sekitar 4 hektare lahan gambut di Desa Kota Bangun Sebrang, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Rabu (14/10/2026). Personel Polsek Kota Bangun bersama TNI, Damkar, relawan dan warga bergerak melakukan pemadaman di tengah sulitnya akses menuju titik api.

Api membakar semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering. Tim gabungan berjibaku memadamkan kobaran serta bara api menggunakan mobil pemadam dan peralatan portabel.

Sekitar pukul 17.30 WITA, api berhasil dikendalikan, dibantu hujan lokal yang turun selama beberapa menit. Petugas melanjutkan pemantauan dan menyiagakan peralatan pemadam untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan mengingatkan bahwa lahan gambut menyimpan potensi bara yang dapat memicu kebakaran susulan. Meski titik api belum terdeteksi dalam aplikasi LembuSwana, Satgas Karhutla tetap bersiaga.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api.

Polisi, Relawan dan Warga Padamkan Karhutla di Loa Janan, Api Berhasil Dikendalikan

Kukar – Kebakaran lahan kosong bekas persawahan di kawasan Jahuq, RT 20, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, menghanguskan sekitar satu hektare lahan, Rabu (14/10/2026). Merespons kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama relawan, pihak perusahaan dan warga bergerak melakukan pemadaman agar api tidak meluas.

Aipda Daris selaku Bhabinkamtibmas bersama Relawan Damba dan Sahabat, PT ABK Grup, serta sekitar 20 warga turun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA. Upaya kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Setelah pemadaman, personel bersama relawan dan tim PT ABK Grup melanjutkan pemantauan di kawasan sekitar guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardika melalui jajaran di lapangan terus mendorong kesiapsiagaan dan sinergi bersama masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran di lahan terbuka dapat meluas apabila tidak segera ditangani. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan untuk keperluan apa pun serta segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api.

Polri bersama masyarakat terus bergerak untuk mencegah api meluas, melindungi lingkungan, dan menjaga wilayah Loa Janan tetap aman dari ancaman karhutla.

Kurang dari Dua Jam, Polsek Loa Janan Ringkus Terduga Pencuri Scoopy dalam Ops Jaran Mahakam 2026

Kukar – Bergerak cepat setelah menerima laporan pencurian sepeda motor, Unit Reskrim Polsek Loa Janan bersama masyarakat berhasil mengamankan seorang terduga pelaku curanmor beserta barang bukti dalam waktu kurang dari dua jam setelah kejadian, Rabu (14/10/2026).

Pengungkapan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Jaran Mahakam 2026 yang menyasar tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WITA di Jalan Soekarno-Hatta KM 11, RT 14, Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan.

Korban, Agus Suwarno (45), kehilangan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam silver yang sebelumnya diparkir di rumah kontrakannya.

Saat mengetahui motornya dibawa orang lain, korban langsung berteriak meminta pertolongan dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Loa Janan.

Merespons laporan tersebut, Tim Garangan Unit Reskrim Polsek Loa Janan yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Dwi Handono langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dengan bantuan masyarakat, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial Supryadi (28) di Jalan Widyagama, RT 1, Desa Tani Bhakti, sekitar pukul 16.18 WITA.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan satu unit Honda Scoopy bernomor polisi KT 2843 NG beserta kunci dan STNK kendaraan sebagai barang bukti.

Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardika menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Loa Janan.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Loa Janan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga melakukan pemeriksaan saksi, melengkapi administrasi penyidikan, serta mengembangkan perkara tersebut.

Terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, menggunakan kunci pengaman, dan segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.

Polisi dan BPBD Padamkan Karhutla di Tenggarong, Setengah Hektare Lahan Terbakar

Kukar – Polsek Tenggarong bersama TNI dan BPBD bergerak cepat menangani kebakaran lahan pertanian di Jalan Dr. Syaukani, kawasan Villa Kaning, Kelurahan Loa Ipuh, Rabu (14/10/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.30 WITA itu menghanguskan sekitar setengah hektare lahan. Petugas gabungan tiba di lokasi pukul 15.30 WITA dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan.

Dugaan sementara, api berasal dari sisa kebakaran sebelumnya. Api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api kembali. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi melalui penanganan di lapangan menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama bara api yang masih tersisa setelah kebakaran.

Polisi mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.

Polsek Kembang Janggut Kawal Aspirasi Warga Long Beleh Haloq, Mediasi Digelar agar Konflik Plasma Tak Berlarut

Kukar – Mengedepankan pelayanan humanis dan menjaga situasi tetap kondusif, Polsek Kembang Janggut mengawal aksi unjuk rasa masyarakat Desa Long Beleh Haloq yang menuntut kepastian realisasi kebun plasma 20 persen dari PT. REA Kaltim Plantations, Rabu (14/10/2026).

Aksi yang melibatkan sekitar 50 warga tersebut berlangsung di kawasan Teguh Estate Divisi 07, Kecamatan Kembang Janggut. Warga melakukan penutupan jalan operasional perusahaan sebagai bentuk tuntutan atas belum adanya kepastian dan jawaban resmi terkait hasil pertemuan sebelumnya.

Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto bersama personel Polsek, mengawal jalannya aksi sekaligus mendorong penyelesaian melalui dialog dan musyawarah. Mediasi yang digelar di lokasi pada pukul 11.30 WITA turut melibatkan pihak manajemen perusahaan, perwakilan masyarakat, serta unsur TNI dan pengamanan objek vital Polda Kaltim.

Dalam mediasi tersebut, pihak perusahaan menyampaikan telah berupaya menawarkan sejumlah skema terkait Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) atau plasma 20 persen. Sementara itu, masyarakat meminta kepastian tertulis mengenai hasil pembahasan sebelumnya, termasuk besaran pendapatan kemitraan yang diharapkan sesuai dengan poin-poin Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kutai Kartanegara.

Kapolsek AKP Dedi Supriyanto menegaskan bahwa kepolisian hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengawal penyampaian aspirasi masyarakat agar berlangsung tertib dan membuka ruang penyelesaian bagi semua pihak.
Ia menyarankan agar setiap poin kesepakatan maupun skema yang ditawarkan perusahaan dituangkan dalam perjanjian tertulis resmi, sehingga memiliki kejelasan dan dapat menjadi pedoman bersama.

“Kami mengimbau seluruh pihak mengedepankan musyawarah, menjaga situasi tetap kondusif, dan mencari solusi yang dapat diterima bersama. Harapannya, hak-hak masyarakat dapat diperjelas dan aktivitas perusahaan kembali berjalan tanpa menimbulkan persoalan berkepanjangan,” pesan Kapolsek.

Meski dialog telah dilaksanakan, tuntutan warga hingga saat ini belum memperoleh jawaban konkret. Masyarakat masih melakukan pemortalan di empat titik akses operasional perusahaan, yakni Jembatan Santekan 1, Pos Jaga Badak, Pulau Desa Long Beleh Haloq, dan Jalan Teguh Estate Divisi 07.

Polsek Kembang Janggut terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis untuk mencegah eskalasi, menjaga keamanan, serta memastikan penyampaian aspirasi berlangsung damai.

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Jakarta- Irjen Jossy Kusumo resmi menjabat sebagai Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri setelah menjalani upacara serah terima jabatan di Mako Baharkam Polri, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Jossy menggantikan Irjen Mahmud Nazly Harahap dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Herry Heryawan.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari kesinambungan organisasi Polri dalam memperkuat fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya melalui peran Korps Sabhara sebagai salah satu unsur utama dalam pelaksanaan tugas preventif kepolisian.

Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Jossy Kusumo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, tantangan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat terus berkembang. Karena itu, jajaran Sabhara dituntut tidak hanya memiliki kesiapan operasional, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

“Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi salah satu landasan penting dalam pelaksanaan tugas tersebut. Kehadiran polisi diharapkan tidak sebatas merespons gangguan keamanan, tetapi juga mampu membangun rasa aman, mencegah potensi gangguan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” kata Jossy.

Dalam konteks tersebut, Jossy memandang penguatan patroli, pelayanan kepolisian, pengamanan objek vital, serta optimalisasi kemampuan personel dan sarana pendukung sebagai bagian penting dalam meningkatkan efektivitas tugas Korps Sabhara.

“Pendekatan preventif juga perlu diiringi dengan kolaborasi bersama masyarakat. Sebab, keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Sementara itu, upacara serah terima jabatan berlangsung dengan rangkaian pembacaan keputusan Kapolri, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Baharkam Polri, termasuk Kakorbinmas, Kakorpolairud, serta para pejabat di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Korps Sabhara dalam mendukung kebijakan Kapolri, khususnya mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Korps Sabhara diharapkan mampu menjadikan kehadiran polisi sebagai sumber rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata di lapangan.