PERERAT KEDEKATAN DENGAN WARGA, SATGAS DAMAI CARTENZ GELAR PATROLI HUMANIS DI KAMPUNG WANDOGA

INTAN JAYA, PAPUA TENGAH – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli humanis di Kampung Wandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (16/10/2026), sekitar pukul 11.10 WIT. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mempererat hubungan dengan warga melalui komunikasi langsung dan sapaan yang ramah.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyapa masyarakat yang ditemui di sekitar kampung. Interaksi berlangsung dalam suasana akrab, dengan mengedepankan sikap santun dan pendekatan persuasif sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara petugas keamanan dan masyarakat.

Patroli humanis ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membuka ruang bagi personel untuk menjalin kedekatan dengan warga. Melalui komunikasi secara langsung, personel berupaya menciptakan suasana yang nyaman sehingga masyarakat dapat berinteraksi secara terbuka dan merasakan kehadiran aparat di tengah kehidupan sehari-hari.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli humanis merupakan salah satu pendekatan penting dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

“Setiap personel harus mampu menjalankan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh kepedulian. Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan warga. Kami berharap pendekatan ini dapat menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap petugas keamanan,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa komunikasi langsung melalui patroli humanis menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara personel dan masyarakat.

“Melalui sapaan yang ramah dan komunikasi yang terbuka, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, menjalin komunikasi yang baik, dan bersama-sama memelihara keamanan di lingkungan masing-masing,” ungkap Wakaops Damai Cartenz-2026.

Salah seorang warga, Lipius Beliau, saat dijumpai menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personel Satgas Damai Cartenz atas kepedulian dan rasa aman yang mereka bawa ke lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Kehadiran patroli yang ramah seperti ini membuat kami merasa tenang, aman, dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Lipius Beliau saat dijumpai di sela-sela kegiatan patroli.

Melalui patroli humanis di Kampung Wandoga, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus berupaya mengedepankan pendekatan yang ramah dan persuasif dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat, menjaga hubungan yang harmonis, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Intan Jaya.

Jumat Berkah di Tenggarong, Wakapolres Kukar Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Bagikan 100 Nasi Kotak

Kukar – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Berkah. Tak sekadar hadir beribadah bersama warga, Polri juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta berbagi kepedulian.

Kegiatan berlangsung di Masjid Babussalam, Jalan Gunung Menyapa RT 17, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026), dipimpin Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, bersama Kasi Propam Polres Kukar AKP Slamet Rijadi, Kabag Log AKP Suprafto, serta personel Sipropam dan Bag Log.

Usai melaksanakan salat Jumat, Wakapolres menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada jemaah. Masyarakat diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, mencegah perundungan (bullying), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian 100 kotak nasi kepada masyarakat dan jemaah yang melaksanakan salat Jumat. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Polres Kukar sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga.

Melalui program Jumat Keliling dan Jumat Berkah, Polres Kukar berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mengedepankan pendekatan humanis, serta membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Polres Kukar berharap pesan kamtibmas yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Polda Jambi Update Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Dua Personel Dijatuhi Sanksi PTDH

JAMBI – Polda Jambi menyampaikan perkembangan penanganan kasus dugaan penipuan terkait rekrutmen Bintara Polri Tahun 2026. Dalam proses penegakan kode etik, dua personel Polri berinisial Briptu MD dan Bripda Y telah menjalani Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) dan dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan, putusan sidang menyatakan perbuatan kedua personel tersebut sebagai perbuatan tercela. Namun, keduanya saat ini masih mengajukan banding atas putusan tersebut.

“Berdasarkan hasil sidang Kode Etik Profesi Polri, kedua pelanggar dinyatakan melakukan perbuatan tercela dan dijatuhi sanksi administratif berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH. Saat ini, keduanya sedang mengajukan banding,” ujar Erlan dalam doorstop di Media Center Bidhumas Polda Jambi, Jumat (16/10/2026).

Selain terhadap kedua personel tersebut, Bidpropam Polda Jambi masih melakukan pemeriksaan terhadap personel lain berinisial IPDA P, Brigadir R, dan IPDA F. Sementara itu, penanganan terkait personel berinisial KBP H dilakukan oleh Divpropam Polri di Mabes Polri.

Di sisi lain, Ditreskrimum Polda Jambi terus melakukan penyidikan terhadap laporan dugaan penipuan yang berkaitan dengan perkara tersebut. Hingga saat ini, penyidik menangani sembilan laporan polisi (LP), terdiri dari tujuh LP dengan terlapor MD dan dua LP dengan terlapor Y.

Dari tujuh LP dengan terlapor MD, satu perkara telah dinyatakan lengkap atau P-21 dan dilanjutkan ke tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU). Adapun enam LP lainnya masih dalam proses penyidikan.

Sementara itu, dua LP dengan terlapor Y juga masih dalam proses penyidikan. Penyidik turut mengembangkan perkara yang berkaitan dengan KBP H dan telah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Penanganan perkara ini masih terus berjalan, baik dari sisi penyidikan pidana maupun pemeriksaan kode etik. Kami memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” tegas Erlan.

Polda Jambi menegaskan bahwa proses penyidikan dan pemeriksaan kode etik terhadap pihak-pihak terkait akan terus dilakukan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada masyarakat setelah tahapan pemeriksaan dan penyidikan dilaksanakan sesuai prosedur.

Polda Jambi juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi terkait dugaan penipuan rekrutmen Bintara Polri tersebut agar segera melapor melalui Call Center Polri 110.

“Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa menjadi korban untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti oleh penyidik,” tutup Erlan.

Pakar Hukum Kepolisian: Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum

JAKARTA – Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memberikan dukungan pengamanan kepada jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) mendapat apresiasi dari kalangan pemerhati hukum kepolisian. Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum sekaligus mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Indonesia.

Pemerhati hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan, menilai kerja sama antara Polri dan Kejagung merupakan bagian penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang solid. Menurutnya, sinergi kedua institusi diperlukan untuk menjaga keamanan, memastikan kelancaran pelaksanaan tugas, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kapolri bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Oktober 2026. Dalam pertemuan itu, Suyudi menegaskan bahwa Polri akan terus memberikan dukungan kepada jajaran kejaksaan, termasuk dalam aspek pengamanan sesuai nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati oleh kedua institusi.

Edi menyambut baik komitmen tersebut. Ia menilai dukungan pengamanan dari Polri menjadi salah satu bentuk konkret kerja sama antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan. Menurutnya, hubungan yang baik antara institusi penegak hukum perlu terus dijaga agar masing-masing dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

“Kita menyambut baik komitmen bersama Kapolri dan Jaksa Agung. Sinergi Polri dan Kejaksaan sangat penting dan diapresiasi berbagai kalangan untuk memastikan penegakan hukum berjalan aman, profesional, dan saling mendukung,” kata Edi, Kamis (15/10/2026).

Dosen Program Pascasarjana tersebut menjelaskan, sinergi antarlembaga penegak hukum tidak hanya berkaitan dengan dukungan operasional, tetapi juga menyangkut koordinasi dan komunikasi yang baik dalam pelaksanaan tugas. Dengan kerja sama yang terjalin secara profesional, setiap institusi diharapkan dapat menjalankan kewenangannya secara tepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengingatkan bahwa kerja sama antara Polri dan Kejagung harus tetap dilandasi prinsip saling menghormati kewenangan masing-masing. Menurutnya, sinergi yang kuat bukan berarti mencampuradukkan tugas dan fungsi, melainkan membangun koordinasi yang baik agar pelaksanaan penegakan hukum berjalan sesuai koridor hukum.

Anggota Kompolnas periode 2012–2016 itu menegaskan, hubungan kelembagaan yang harmonis di antara aparat penegak hukum merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya proses penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan. Karena itu, komitmen bersama antara pimpinan Polri dan Kejagung perlu ditindaklanjuti melalui pelaksanaan kerja sama yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan penegakan hukum.

“Sinergitas aparat penegak hukum baik, penegakan hukum akan semakin kuat,” kata Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) tersebut.

Menurut Edi, dukungan pengamanan yang diberikan Polri kepada jajaran kejaksaan sebagaimana tertuang dalam kesepakatan kedua institusi menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pelaksanaan tugas. Dengan koordinasi yang baik dan penghormatan terhadap kewenangan masing-masing, Polri dan Kejagung diharapkan dapat terus membangun sinergi yang mendukung penegakan hukum secara profesional di Indonesia.

Kapolsek Loa Janan Kawal Konsultasi Publik PT IHM, Konflik Lahan hingga Karhutla Jadi Sorotan

Kukar – Persoalan lahan, perlindungan lingkungan, hingga kesejahteraan masyarakat menjadi sorotan dalam konsultasi publik penilaian kinerja pengelolaan hutan tanaman industri PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) di Kantor Camat Loa Janan, Jumat (16/10/2026).

Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardika, S.H., M.H., hadir bersama Camat Loa Janan Drs. Hery Rusnandi dan unsur terkait dalam kegiatan yang dilaksanakan PT Sarbi International Certification (SIC).

Forum tersebut menghimpun masukan dari enam kecamatan, yakni Loa Janan, Muara Wis, Sebulu, Sepaku, Kota Bangun, dan Kota Bangun Darat, sebagai bahan evaluasi terhadap pengelolaan hutan tanaman industri.

Sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari kepastian penyelesaian konflik lahan melalui musyawarah, perlindungan lingkungan di wilayah penyangga IKN, hingga penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain itu, peserta juga menyoroti pentingnya keselamatan dan kesejahteraan pekerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta perluasan peluang usaha dan kemitraan bagi masyarakat lokal.

Kehadiran Polsek Loa Janan menjadi bagian dari upaya mendukung komunikasi yang kondusif antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Dialog terbuka diharapkan mampu mencegah kesalahpahaman serta mendorong penyelesaian persoalan secara transparan dan sesuai ketentuan.

Masukan yang dihimpun diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Jumat Bersih, Polres Kukar Rawat Gereja dan Perkuat Toleransi

Kukar – Wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kerukunan antarumat beragama, personel Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di Gereja Kemah Injil Indonesia, Jalan Maduningrat No. 18, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini diikuti AKP Syahrial Harahap bersama sejumlah personel Polres Kukar.

Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri dalam menjaga kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat lintas agama.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polres Kukar menunjukkan bahwa menjaga kerukunan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan merawat lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Propam Polres Kukar Turun Langsung Bersihkan Masjid Babussalam, Wujud Kepedulian Polri di Tengah Masyarakat

Kukar – Pengabdian Polri tak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata merawat lingkungan dan tempat ibadah. Semangat itu ditunjukkan personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kutai Kartanegara melalui kegiatan Jumat Bersih di Masjid Babussalam, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Dipimpin Kasi Propam Polres Kukar, AKP Slamet Rijadi bersama personel Sipropam, kegiatan berlangsung pukul 08.30 hingga 09.30 Wita di Masjid Babussalam, Jalan Gunung Menyapa RT 17.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kenyamanan tempat ibadah sekaligus bagian dari dukungan terhadap Program 100 Hari Kapolri. Personel turun langsung membersihkan lingkungan masjid agar tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, kegiatan ini juga membawa pesan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat dapat dibangun melalui tindakan sederhana yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

Melalui Jumat Bersih, Sipropam Polres Kukar turut mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mempererat silaturahmi, membangun kepercayaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

Polres Kukar terus mendorong pelaksanaan kegiatan sosial yang memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Warung Berkah Polres Kukar Sentuh 250 Warga, Ojol hingga Petugas Kebersihan Dapat Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis

Kukar – Kepedulian tak harus menunggu diminta. Polres Kutai Kartanegara hadir langsung di tengah masyarakat melalui Program Warung Berkah yang memadukan bantuan kebutuhan pokok, makanan gratis, dan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan yang digelar di Kedai Ojol Timbau, Jumat (16/10/2026) pagi, itu menyasar sekitar 250 orang, mulai dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pemulung, pekerja kasar hingga masyarakat umum.

Dipimpin Ps. Kasat Binmas Polres Kukar, Iptu Dewa Gede Ertana, bersama Kasi Dokkes Iptu Supriadi dan personel Satbinmas serta Dokkes, kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan Polri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain membagikan 250 paket beras, masing-masing seberat 2 kilogram, petugas juga menyediakan makanan siap saji dan minuman gratis. Warga turut memperoleh pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, serta pengecekan kesehatan dasar.

Tak sekadar berbagi bantuan, Polres Kukar juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan, keamanan, serta perlindungan sosial (perlinsos), agar masyarakat semakin memahami informasi dan layanan yang dapat mereka manfaatkan.

Di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Iptu Dewa Gede Ertana turut mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Imbauan ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan mengancam lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

Program Warung Berkah sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara polisi dan warga. Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kepedulian bersama.

Melalui kegiatan ini, Polres Kukar menegaskan bahwa pengabdian kepolisian bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu, melayani, dan menguatkan masyarakat.

Pagi di Tenggarong, Polisi Hadir di 13 Titik Strategis, Pelajar dan Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Kukar – Mengawali aktivitas masyarakat pada Jumat pagi (16/10/2026), Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara menempatkan personel di 13 titik strategis di Tenggarong. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi pelajar, pekerja, dan pengguna jalan.

Sejak pukul 06.30 hingga 07.30 WITA, personel Satlantas melaksanakan strong point dengan mengatur lalu lintas, memantau pergerakan kendaraan, serta membantu menciptakan ketertiban di sejumlah persimpangan dan kawasan aktivitas masyarakat.

Penempatan personel dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya depan SD Muhammadiyah Tenggarong, Jembatan Kartini, Simpang Gunung Sentul, Simpang Pendopo, Simpang SMAN 2, Bundaran Cut Nyak Dien, hingga kawasan Simpang Museum Tenggarong.

Kehadiran polisi pada jam sibuk pagi bukan sekadar mengatur kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat memulai aktivitas dengan lebih aman dan tertib.

Terutama di sekitar sekolah dan persimpangan yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan, kewaspadaan pengendara menjadi hal penting untuk mencegah potensi kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menegaskan pentingnya pelayanan kepolisian di jalan raya sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Hasil pemantauan selama kegiatan menunjukkan arus lalu lintas dalam keadaan aman, lancar, tertib, dan terkendali.

Satlantas Polres Kukar juga mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, serta mengutamakan keselamatan daripada terburu-buru mengejar waktu.

Melalui pengaturan lalu lintas sejak pagi, Polres Kukar terus berupaya menghadirkan pelayanan yang nyata agar aktivitas masyarakat di Tenggarong berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.

Karyawan Ditemukan Tak Bernyawa di Mess Perusahaan Loa Kulu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kukar – Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mess karyawan sebuah perusahaan di Dusun Loa Gagak RT 021, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (15/10/2026) pagi.

Korban berinisial Y (58), yang diketahui bekerja sebagai penanggung jawab operasional perusahaan, ditemukan sekitar pukul 09.49 WITA setelah rekan kerjanya berusaha menghubungi korban, tetapi tidak mendapat respons.

Merasa curiga, dua rekan korban kemudian mendatangi kamar mess dan mengetuk pintu berulang kali. Karena tidak ada jawaban, salah seorang saksi membuka pintu menggunakan kunci cadangan. Keduanya terkejut saat mendapati korban sudah tergeletak di lantai kamar.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada ketua RT setempat. Pihak perusahaan kemudian melakukan pengecekan awal melalui tenaga medis sebelum korban dibawa menggunakan ambulans perusahaan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit.

Sekitar pukul 11.10 WITA, korban tiba di rumah sakit dan menjalani pemeriksaan medis. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari pemeriksaan fisik, ditemukan luka pada bagian bawah bahu kanan korban.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Loa Kulu bergerak melakukan penanganan di lokasi, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, hingga meminta keterangan sejumlah saksi untuk menghimpun informasi terkait peristiwa tersebut.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa langkah-langkah kepolisian telah dilakukan dan kejadian tersebut dilaporkan kepada pimpinan.

“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian itu sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi melalui surat pernyataan”, pungkas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan informasi mengenai penyebab pasti kematian korban tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan temuan awal tersebut.

Penanganan oleh kepolisian menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh keterangan dan fakta di lokasi terdokumentasi dengan baik.