Prabowo Puji Jenderal Sigit: Pantas Capai Puncak Tertinggi Polri karena Prestasi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah mengerahkan anggotanya untuk bahu membahu membangun jembatan untuk rakyat. Sejauh ini, Polri telah membangun dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi.
“Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo mencapai puncak tertinggi di kepolisian, itu pantas karena prestasi, pengabdian, dan kemampuannya.
Hari ini bagi saya, hari ini saya gunakan kesempatan ini sekali lagi menyampaikan rasa bangga saya,” kata Prabowo saat peresmian dilihat di YouTube Setpres, Kamis (13/8/2026).

Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, baik dalam kapasitasnya sebagai Presiden Republik Indonesia maupun secara pribadi. Menurutnya, pemerintah bersama jajaran kepolisian telah bahu membahu menjalankan tugas untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia secara khusus menyoroti kerja kepolisian yang dilakukan hingga ke wilayah terpencil dan desa. Menurut Prabowo, anggota kepolisian telah bekerja siang dan malam dalam berbagai kondisi yang tidak mudah.

“Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Saudara telah menangkap bagaimana bahagianya kalau kita bisa berbuat yang berarti untuk rakyat kita. Apalagi rakyat kita yang paling terpencil, apalagi rakyat kita di desa,” ujarnya.

“Saudara-saudara hari ini Saudara telah melaporkan, telah melakukan ribuan usaha dan di daerah-daerah yang tidak gampang. Rakyat sendiri mengakui anak buahmu, prajuritmu, anggota kepolisian telah bekerja siang malam, siang malam di saat yang susah, dalam cuaca yang tidak mudah. Saudara telah mencapai hal-hal yang sangat mendasar,” lanjut Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa kehadiran negara tidak boleh hanya dirasakan oleh masyarakat yang berada di pusat-pusat kehidupan dan ekonomi. Ia menyebut masyarakat di wilayah terpencil juga harus mendapatkan kualitas hidup yang baik.

“Mungkin kita bisa melakukan proyek-proyek yang lebih gemilang, ya kita butuh investasi besar-besaran, tapi kita baru mengerti dan kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” ujarnya.

Kapolri Beberkan Rincian 895 Jembatan yang Dibangun, Terbanyak di Banten

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan ini tersebar di wilayah 30 polda.
“Kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 polda dengan rincian 874 unit telah selesai 17 unit dalam tahap pembangunan dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan,” ujar Jenderal Sigit dalam peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD yang digelar secara hybrid, Kamis (13/8/2026).

Jenderal Sigit merinci 874 jembatan yang telah selesai memiliki total panjang 19,2 km. Jembatan tersebut menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat kepada 2 juta orang mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM hingga masyarakat umum.

“Dari jumlah tersebut 145 jembatan di wilayah Polda Banten dengan total panjang 3 km menghubungkan 23 desa dengan penerima manfaat sebanyak 500 ribu jiwa. Hal ini menjadikan Banten sebagai Polda dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi jembatan Merah Putih Presisi terbanyak di antara polda-polda lainnya,” lanjutnya.

Jenderal Sigit melaporkan selain Banten, pembangunan dan revitalisasi juga dilakukan secara masif pada berbagai wilayah, di antaranya Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan, serta di polda-polda lain dengan rata-rata pembangunan 20 sampai dengan 30 jembatan di setiap wilayah.

“Tentunya sesuai dengan arahan bapak (Presiden) kita akan terus melanjutkan pembangunan jembatan jembatan sesuai dengan apa yang terkait dengan kebutuhan bagi anak-anak dan masyarakat kita,” terang Jenderal Sigit.

Di kesempatan yang sama, Sigit menyampaikan Polri juga membangun 39 jembatan untuk mendukung wilayah-wilayah yang terdampak bencana di pulau Sumatra beberapa waktu yang lalu. Enam di antaranya merupakan jembatan bailey, yang terdiri 4 jembatan bailey di Aceh dan 2 jembatan bailey di Sumatera Barat.

“Secara khusus kegiatan peresmian hari ini dipusatkan di jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. Jembatan ini menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari yang memberikan manfaat langsung kepada 8000 jiwa dan juga kami menyalurkan 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar dan 140 kacamata gratis, 81 SIM gratis dan penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan,” kata Jenderal Sigit.

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.

“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.

Kapolri menuturkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.

Khusus di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa. Capaian tersebut menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.

Selain Banten, pembangunan juga dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Pembangunan juga terus dilakukan di Polda-Polda lainnya dengan rata-rata 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.

Tak hanya pembangunan reguler, Polri turut membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana.

Peresmian secara khusus dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.

Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, layanan SIM gratis, serta bakti kesehatan.

Kapolri menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.

Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan Polri akan terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden agar institusi kepolisian senantiasa dekat dengan masyarakat.

“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

Polsek Tenggarong Seberang Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Pornografi dan Bullying kepada Pelajar

Kukar – Polsek Tenggarong Seberang melalui personelnya memberikan sosialisasi kepada para pelajar SMPN 4 Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA tersebut diisi dengan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pornografi dan bullying yang disampaikan oleh Aiptu Dodi Tiasworo dan Bripka Andar Sumedi sebagai narasumber dari Polsek Tenggarong Seberang.

Sebanyak 69 siswa dan siswi mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 36 siswa laki-laki dan 33 siswi perempuan.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovaz menyebutkan bahwa dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjauhi berbagai bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Selain itu, personel Polsek juga memberikan edukasi terkait bahaya pornografi, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, serta mengajak para pelajar untuk bijak menggunakan internet dan tidak mengakses maupun menyebarluaskan konten yang melanggar norma dan hukum”, Jelas Kapolsek.

Materi lainnya membahas bullying atau perundungan, dengan mengajak para siswa untuk saling menghormati, menjaga pertemanan, tidak melakukan kekerasan maupun intimidasi terhadap sesama, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Tenggarong Seberang dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan pelajar sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat dan kondusif.

Polsek Tabang Sita 669 Botol Miras Ilegal dalam Razia Bersama Forkopimcam

Kukar – Polsek Tabang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tabang melaksanakan razia minuman keras (miras) selama dua hari di wilayah hukum Polsek Tabang. Hasil kegiatan tersebut disampaikan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WITA, bertempat di Polsek Tabang.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu, Kanit Intel Polsek Tabang Ipda Ataries, Kanit Samapta Aiptu Ardiansyah, Kanit Binmas Aiptu Yulius Rambak, Kasium Aiptu Arief Mujayanto serta personel Polsek Tabang.

Dalam razia tersebut, tim gabungan menemukan dan menyita berbagai jenis minuman keras yang diduga diperjualbelikan tanpa izin atau legalitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Razia menyasar sejumlah toko dan warung di Desa Muara Ritan serta kawasan Pondok Labu, Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang. Dari 10 lokasi yang diperiksa, petugas mengamankan barang bukti berupa 669 botol minuman keras berbagai merek, 63 kaleng minuman keras, 87 botol alkohol 70 persen kemasan 100 ml, 25 liter minuman tradisional (Jakan), serta 64 botol minuman tradisional Cap Tikus kemasan botol 600 ml.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah kepolisian bersama unsur Forkopimcam Tabang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah peredaran minuman keras ilegal di wilayah Kecamatan Tabang.

“Barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan proses lebih lanjut. Terhadap para pemilik atau pihak yang menjual minuman keras tanpa izin akan dilakukan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kapolsek.

Polsek Tabang juga mengimbau masyarakat agar tidak menjual, mengedarkan maupun mengonsumsi minuman keras secara ilegal karena dapat menimbulkan gangguan kamtibmas dan berpotensi memicu terjadinya tindak pidana.

Kegiatan razia tersebut diharapkan dapat menekan peredaran minuman keras ilegal sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Tabang.

Polres Kukar Gelar Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan

Kukar – Polres Kutai Kartanegara menggelar Apel Sabuk Kamtibmas bertema “Guyub Rukun Benua Etam Bersatu Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” di halaman Mako Polres Kukar, Kamis (13/8/2026).

Apel yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kutai Kartanegara Ahmad Taufik Hidayat serta Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman.

Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta jajaran Polres Kutai Kartanegara. Di antaranya Wakil Ketua III DPRD Kukar Aini Faridah, perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri, Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan, Ketua PCNU Kukar KH Muhammad Askin Bahar, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kukar Yamin Hadi Firnadi, Ketua PGI Kukar Pdt. Juari Daud, Ketua PHDI Kukar I Nyoman Surada, serta sejumlah pimpinan organisasi dan komunitas masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam Apel Sabuk Kamtibmas merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kukar.

AKBP Khairul Basyar juga menekankan bahwa di era digital, sebuah peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat dapat dengan cepat berkembang menjadi perhatian publik, bahkan memicu keresahan maupun konflik apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

“Esensi dari Apel Sabuk Kamtibmas ini adalah meneguhkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan harkamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah berbagai bentuk premanisme, anarkisme, terorisme, provokasi, hoaks, ujaran kebencian dan ajakan kekerasan.

Dirinya juga menambahkan, untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, masyarakat diimbau menjadi teladan ketertiban di lingkungannya, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, mengaktifkan kewaspadaan melalui Satkamling dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

“Jangan ragu untuk menghubungi layanan Polisi 110. Kami Polri siap menerima, melayani dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kukar untuk terus menjaga kerukunan dan kekompakan, baik di lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, jalan raya maupun ruang digital.

“Ketika kita rukun dan kompak, gangguan akan mengecil sebelum membesar, perselisihan akan selesai sebelum meluas, dan rasa aman akan lebih cepat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Apel kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, foto bersama serta penandatanganan Ikrar Peserta Apel Sabuk Kamtibmas.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WITA dan selama pelaksanaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

Polsek Tenggarong Seberang Amankan Turnamen Sepak Bola Camat Cup I 2026 di Desa Embalut

Kukar – Polsek Tenggarong Seberang melaksanakan pengamanan Turnamen Sepak Bola “Camat Cup I Tahun 2026” yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan turnamen yang berlangsung sejak 11 hingga 25 Agustus 2026 tersebut diikuti sebanyak 21 klub dari 18 Desa di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dengan menggunakan sistem gugur.

Pada pertandingan Rabu sore, dua laga berlangsung dengan hasil pertandingan antara Tanjung Batu FC melawan Buana Jaya FC dengan skor 5-1, serta Mulawarman FC menghadapi Teluk Dalam FC dengan skor 2-1.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovaz mengatakan untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif, Polsek Tenggarong Seberang menerjunkan 4 personel, dibantu 1 personel Koramil Tenggarong Seberang dan 2 personel Linmas Desa Embalut.

Personel pengamanan melakukan pemantauan dan pengamanan selama berlangsungnya pertandingan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.50 WITA. Selama pelaksanaan turnamen, situasi berlangsung aman, tertib dan terkendali.

Polri Pastikan Pengelolaan Rutan Bareskrim Berjalan Sesuai Prosedur

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan pengelolaan Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, mulai dari penerimaan dan penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pengawasan keamanan dan ketertiban.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengelolaan Rutan Bareskrim mengacu pada Perkap Nomor 4 Tahun 2015 tentang ketentuan mengenai perawatan tahanan di lingkungan Polri. Setiap proses dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan berada dalam sistem pengawasan secara berjenjang.

“Pengelolaan Rutan Bareskrim dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mulai dari penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan makanan dan kesehatan, sampai dengan pengawasan dan penjagaan semuanya memiliki ketentuan yang harus dipatuhi,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Ia menjelaskan, pelayanan terhadap tahanan mencakup pembinaan kerohanian dan jasmani, pemberian makanan, pemeriksaan kesehatan, pakaian tahanan, waktu kunjungan, serta mekanisme penyampaian keluhan. Seluruh bentuk pelayanan tersebut merupakan bagian dari perawatan tahanan yang telah diatur.

“Fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada tahanan juga sudah diatur dalam Perkap Nomor 4 Tahun 2015,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kunjungan, misalnya, setiap pengunjung wajib melalui pemeriksaan dan pencatatan identitas serta pemeriksaan barang bawaan. Kunjungan juga dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan dan tidak dipungut biaya.

Johnny menegaskan, aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan Rutan. Petugas jaga memiliki kewajiban melakukan pemeriksaan secara berkala dan insidentil, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi ruang tahanan serta penggeledahan apabila diperlukan.

“Penjagaan dilakukan secara berlapis. Ada pemeriksaan secara periodik dan insidentil, pengawasan ruang tahanan secara berkala, serta pencatatan setiap kegiatan jaga. Ini semua dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” kata Johnny.

Selain itu, terdapat sejumlah larangan yang wajib dipatuhi oleh tahanan, di antaranya membawa alat komunikasi, membawa uang, melakukan perjudian, serta memasukkan, menyimpan, menggunakan maupun mengedarkan narkoba di dalam Rutan.

Pengawasan dan pengendalian perawatan tahanan di tingkat Mabes Polri juga dilaksanakan melalui supervisi, monitoring dan evaluasi, serta bimbingan teknis dan arahan. Pelaksanaannya berada dalam koordinasi Kabareskrim Polri dan dilakukan secara berjenjang.

Menurut Johnny, keberadaan fasilitas Rutan juga telah disesuaikan dengan kebutuhan perawatan tahanan, antara lain ruang penjagaan, ruang tahanan, MCK, ruang kunjungan, ruang makan, ruang ibadah, tempat penyimpanan barang titipan, serta sarana pengamanan seperti CCTV dan metal detector.

“Prinsipnya, seluruh proses perawatan tahanan dilaksanakan berdasarkan prosedur, dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, pelayanan, dan penghormatan terhadap hak-hak tahanan. Pengawasan juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Johnny.

Kompolnas Visitasi Polres Barito Selatan, Verifikasi Inovasi Dua Bhabinkamtibmas dalam Kompolnas Awards 2026

Barito Selatan, Selasa, 11 Agustus 2026 – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi dalam rangka penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). Visitasi tersebut menjadi bagian dari tahapan verifikasi lapangan terhadap inovasi dan kinerja personel Polri yang masuk nominasi.

Anggota Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag., M.H. bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap program yang dijalankan dua Bhabinkamtibmas Polres Barito Selatan yang berhasil masuk tiga besar nominasi Kompolnas Awards 2026 Kategori Perorangan Partnership, yakni Aipda Yogi Friatno Setiawan, S.I.Kom. dan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H Kategori Perorangan People.

Dalam keterangannya, Dr. Yusuf mengatakan visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara hasil penilaian tahap awal, dokumen yang disampaikan, serta kondisi nyata di lapangan.

“Visitasi ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk memperoleh gambaran secara komprehensif mengenai implementasi kinerja, inovasi, kualitas pelayanan publik, tata kelola organisasi, serta dampak program yang dilaksanakan oleh peserta,” ujar Dr. Yusuf.

Ia menjelaskan, Kompolnas Awards merupakan salah satu bentuk penilaian terhadap praktik-praktik baik yang dilakukan anggota maupun satuan kerja Polri. Karena itu, tim Kompolnas melakukan verifikasi secara langsung untuk memastikan inovasi yang diajukan benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui visitasi ini kami ingin memastikan kesesuaian hasil penilaian tahap pertama dan dokumen dengan kondisi nyata, sekaligus memverifikasi keaslian inovasi dan praktik baik yang dilakukan di lapangan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tim Kompolnas yang terdiri dari Dr. Yusuf, Nining Desiwati, serta Dr. Mardonna Lamtio, S.Pd., M.M., didampingi Irwasda Polda Kalimantan Tengah. Kedatangan tim disambut Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., Bupati Barito Selatan, Forkopimda, Forkopimcam Dusun Selatan, Wakapolres, serta jajaran pejabat utama Polres Barito Selatan.

Setelah rangkaian penyambutan dan arahan di Mapolsek Dusun Selatan, tim Kompolnas melanjutkan kegiatan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari nominasi kedua personel tersebut.

Salah satunya adalah program yang dikembangkan Aipda Yogi Friatno Setiawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan. Aipda Yogi mengembangkan budidaya jamur tiram bersama Pemerintah Desa Kalahien dan PT Nusantara sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Selain itu, Aipda Yogi juga menjalankan program BAJAKA PRESISI yang diwujudkan melalui kegiatan perpustakaan keliling untuk meningkatkan akses dan literasi anak-anak di wilayah binaannya.

Tim Kompolnas juga melakukan pengecekan program pembinaan masyarakat yang dijalankan Brigpol Lidya Aprilia Anisa A.Ng., S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Hilir Sper. Program tersebut antara lain kegiatan Anak Asuh yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan anak, serta sejumlah program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

Sebelumnya, Brigpol Lidya juga dikenal melalui program BHAMASAK atau Bhabinkamtibmas Membangun dan Membina Satkamling serta BAKMIE atau Bhabinkamtibmas Membina Pelajar. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat keamanan lingkungan, pembinaan generasi muda, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Dr. Yusuf menegaskan bahwa kehadiran Kompolnas dalam visitasi bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan dampak nyata dari program yang dijalankan oleh personel Polri.

“Yang kami lihat bukan hanya dokumen atau laporan kegiatan, tetapi bagaimana inovasi tersebut benar-benar diimplementasikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh personel Polres Barito Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Visitasi Kompolnas Awards 2026 di Polres Barito Selatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung terhadap lokasi program yang dijalankan kedua Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian sebelum Kompolnas menetapkan penerima penghargaan Kompolnas Awards 2026.

Kepala Suku Besar Kamoro Kecam Penembakan Warga Sipil di Jayawijaya, Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Papua

Timika – Kepala Suku Besar Kamoro di Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengecam tindakan penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Ia mengajak masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Pernyataan tersebut disampaikan Timotius Samin saat memberikan testimoni kepada personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 di Kabupaten Mimika, Selasa (11/8/2026).

Timotius menilai tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan karena dapat menimbulkan penderitaan dan mengganggu rasa aman masyarakat. Menurutnya, keamanan dan kedamaian di Tanah Papua merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga.

“Salam kedamaian untuk seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika. Saya mengutuk keras tindakan penembakan terhadap masyarakat sipil yang dilakukan oleh kelompok bersenjata pada Festival Budaya Lembah Baliem di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Saya mengecam setiap bentuk tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil. Tindakan seperti ini tidak dapat dibenarkan dan hanya akan merugikan masyarakat serta mengganggu keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” ujar Timotius.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas kepolisian dan aparat keamanan yang telah memberikan perlindungan serta merespons kejadian tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan ketika terjadi gangguan keamanan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada petugas kepolisian setempat dan aparat keamanan lainnya yang dibantu Satgas Operasi Damai Cartenz atas perlindungan serta respons cepat yang diberikan dalam menangani kejadian penembakan di Jayawijaya. Kami mengapresiasi tindakan yang profesional dan terukur dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat,” katanya.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Timotius mengajak masyarakat di Kabupaten Mimika untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang mempererat persatuan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan.

“Saya mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama dengan aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Mari kita ciptakan suasana kedamaian dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Mari kita kibarkan bendera Merah Putih secara serentak sebagai simbol kebanggaan, persatuan, dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita jaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif. Bersama-sama kita wujudkan Papua yang damai demi masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” pungkasnya.