Respons Cepat Bencana, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Amankan Arus Lalu Lintas di Lokasi Longsor Desa Tani Bhakti

Kukar – Menanggapi laporan warga terkait bencana alam, Bhabinkamtibmas Desa Tani Bhakti Polsek Loa Janan, Bripka Wahyudi Aminudin, bergerak sigap melakukan penanganan darurat di lokasi tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan pada Selasa (21/04/2026).

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang serta meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas di area terdampak. Material tanah yang menutupi jalur utama tersebut sempat mengganggu mobilitas warga dan berpotensi membahayakan jika tidak segera ditangani.

Di lokasi kejadian, Bripka Wahyudi Aminudin turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup. Kehadiran personel Polri di tengah situasi darurat ini bertujuan untuk memastikan arus kendaraan tetap mengalir meski dengan kapasitas terbatas.

“Kami hadir di lapangan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Prioritas utama kami adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memastikan tidak ada pengguna jalan yang terjebak atau mengalami kecelakaan akibat material longsor,” ujar Bripka Wahyudi.

Selain mengatur lalu lintas, Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi intensif dengan warga setempat. Secara bergotong-royong, petugas dan masyarakat berupaya membersihkan material tanah dan bebatuan secara bertahap agar akses jalan dapat segera kembali normal sepenuhnya.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe mengapresiasi kesigapan personel Bhabinkamtibmas dalam mendeteksi dan menangani gangguan kamtibmas akibat faktor alam. Polri mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Kami meminta para pengguna jalan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan selalu berhati-hati. Keselamatan bersama adalah yang utama,” tambah Bripka Wahyudi.

Berkat respons sigap dan sinergi antara kepolisian dan warga, situasi di lokasi longsor Desa Tani Bhakti terpantau aman dan terkendali. Hingga sore hari, arus lalu lintas mulai menunjukkan tren normal kembali, sementara pembersihan material terus dilanjutkan guna memastikan jalan benar-benar bersih dan aman dilalui.

Gerak Cepat, Polsek Muara Jawa Amankan Pelaku Penganiayaan Sajam Terhadap Ibu dan Anak di Handil 4

Kukar – Jajaran Polsek Muara Jawa berhasil meringankan kekhawatiran masyarakat dengan mengamankan seorang pria berinisial WY (36), pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang ibu dan balitanya. Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan M. Hatta, Handil 4, RT 023, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Rabu (22/04/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WITA ini menimpa korban DP (39) dan putrinya, yang masih berusia 4 tahun. Akibat serangan mendadak tersebut, sang ibu mengalami luka tusukan di bagian perut, sementara sang anak menderita luka tusuk di bagian betis kiri.

Kapolsek Muara Jawa, Iptu I Wayan Edi Surya Puryana, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak sesaat setelah menerima laporan via telepon dari warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

“Begitu menerima informasi, personel piket langsung kami terjunkan ke lokasi. Fokus pertama kami adalah memastikan keselamatan korban. Saat petugas tiba, kedua korban sudah dilarikan ke Klinik Maju Sejahtera Muara Jawa untuk mendapatkan pertolongan medis darurat,” ujar Iptu I Wayan.

Sembari mendata kondisi korban di klinik, tim gabungan Polsek Muara Jawa menyisir tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari saksi-saksi dan memburu pelaku. Tidak butuh waktu lama, berkat kesigapan petugas di lapangan, pelaku WY berhasil ditemukan dan langsung diamankan ke Mapolsek Muara Jawa tanpa perlawanan berarti.

Berdasarkan catatan kepolisian, pelaku WY diketahui memiliki rekam medis gangguan kejiwaan dan ketergantungan obat-obatan. “Pelaku tercatat pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Samarinda dan sempat menjalani rehabilitasi di BNN Samarinda,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengambil sejumlah langkah hukum, mulai dari menerbitkan Laporan Polisi, mengamankan barang bukti senjata tajam yang digunakan, hingga berkoordinasi dengan tim medis untuk keperluan Visum et Repertum terhadap kedua korban.

Kapolsek Muara Jawa menegaskan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini sudah kembali kondusif. Polisi masih terus mendalami motif penyerangan tersebut dan memeriksa saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara.

“Kami menghimbau warga agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian. Fokus kami saat ini adalah pemulihan korban dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur,” pungkas Iptu I Wayan.

Tabrakan di Tikungan Tajam Dusun Oloy, Polsek Muara Muntai Amankan Evakuasi dan Olah TKP

Kukar – Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Poros Muara Muntai, tepatnya di kawasan tikungan tajam Dusun Oloy, Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Rabu (22/04/2026) pagi. Akibat insiden ini, satu pengendara motor mengalami luka berat dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.17 WITA ini melibatkan sepeda motor Honda Supra X dengan nomor polisi KT 4419 UE yang dikendarai oleh pria berinisial S (55) dan mobil Toyota Rush hitam bernopol KT 1875 UG yang dikemudikan oleh M (25).

Kapolsek Muara Muntai, Iptu Jaelani, menjelaskan bahwa segera setelah menerima laporan warga, personel Polsek Muara Muntai langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Petugas kami bergerak cepat mendatangi lokasi untuk memastikan korban segera mendapatkan pertolongan medis. Pengendara motor tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Rimba Ayu karena mengalami patah tulang paha kiri serta luka lecet di tangan dan kaki,” ujar Iptu Jaelani.

Berdasarkan kronologis awal hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Kuyung menuju Muara Muntai. Saat memasuki tikungan tajam yang sempit di Dusun Oloy, pengendara motor diduga kehilangan kendali. Di saat yang bersamaan, muncul mobil Toyota Rush dari arah berlawanan, sehingga benturan keras tidak dapat dihindarkan.

“Kondisi jalan di lokasi memang berupa tikungan sempit dan belum memiliki marka jalan. Faktor kecepatan tinggi di jalur rawan seperti ini sangat berisiko,” tambah Kapolsek.

Selain mengevakuasi korban, pihak kepolisian juga telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp 10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah).

Iptu Jaelani menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah hukum sesuai Pasal 310 UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Polisi juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk lebih waspada dan mengurangi kecepatan, terutama saat melintasi jalur tikungan tajam yang minim rambu-rambu.

“Kami minta pengendara selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” pungkasnya.

Redam Ketegangan Antarwarga, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu Berhasil Mediasi Kesalahpahaman di Desa Sumber Sari

Kukar – Kesigapan personel kepolisian kembali membuahkan hasil positif dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Jajaran Polsek Loa Kulu melalui Bhabinkamtibmas berhasil memediasi perselisihan antara warga RT 06 dan RT 07 yang sempat memicu keributan di Kantor Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Rabu (22/04/2026).

Ketegangan bermula sekitar pukul 14.00 WITA, saat terjadi cekcok mulut antara keduanya. Perselisihan tersebut dipicu oleh adanya salah komunikasi terkait informasi yang diterima dari pihak ketiga. Informasi yang dianggap bersifat negatif tersebut memicu emosi hingga terjadi keributan di area kantor desa.

apolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menjelaskan bahwa mediasi dilakukan segera setelah Bhabinkamtibmas dan Babinsa menerima laporan dari staf desa terkait adanya kegaduhan.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk melerai ketegangan. Kami mengedepankan pendekatan problem solving dengan mendudukkan semua pihak yang terlibat, termasuk saudara pihak ketiga, untuk mencari akar permasalahan melalui musyawarah mufakat,” ujar AKP Hari Supranoto.

Setelah melalui diskusi selama lebih dari satu jam dengan pendampingan TNI-Polri, ketiga pihak akhirnya menyadari kekeliruan dan sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan. Dalam kesepakatan tersebut, pihak kedua secara ksatria menyampaikan permohonan maaf kepada pihak pertama dan ketiga, serta berjanji untuk memperbaiki sikap demi kemajuan Desa Sumber Sari.

“Pihak kedua bersedia meminta maaf dan berkomitmen untuk menjadi figur warga yang baik. Bahkan, yang bersangkutan menyatakan siap mundur dan ditindak sesuai aturan jika di kemudian hari mengulangi perbuatan serupa,” tambah Kapolsek.

Proses mediasi ini berakhir haru dengan ditandai aksi saling memaafkan dan pencabutan kata-kata yang sempat memicu ketersinggungan. Bhabinkamtibmas Polsek Loa Kulu juga menyampaikan apresiasinya kepada para pihak yang mau mengesampingkan ego demi kepentingan yang lebih besar.

“Polri sangat mendukung setiap permasalahan warga yang bisa diselesaikan dengan duduk bersama. Mari kita jaga Desa Sumber Sari agar tetap menjadi desa yang penuh cinta damai, guyup rukun, dan selalu menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” pungkas AKP Hari Supranoto.

Kawal Aspirasi dengan Hati, Kapolres Kukar Instruksikan Pleton Siaga Kedepankan Pendekatan Humanis

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar memberikan arahan khusus kepada Pleton Siaga Polres Kukar yang dipersiapkan untuk membantu pengamanan aksi unjuk rasa di Kota Samarinda, Selasa (21/04/2026). Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel menjaga profesionalisme dan mengedepankan sisi humanis saat berhadapan dengan massa aksi.

Apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mapolres Kukar pagi tadi menjadi momentum bagi AKBP Khairul Basyar untuk membekali personelnya secara mental dan operasional. Fokus utama adalah memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman tanpa mencederai hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat.

“Rekan-rekan yang berangkat hari ini membawa nama baik Polres Kutai Kartanegara. Saya instruksikan agar tidak ada satu pun personel yang terpancing emosi. Hadapi saudara-saudara kita yang berunjuk rasa dengan senyum dan pelayanan terbaik,” tegas AKBP Khairul Basyar di hadapan ratusan personel Pleton Siaga.

Kapolres menjelaskan bahwa tugas utama Polri dalam aksi unjuk rasa adalah mengawal dan mengamankan jalannya aspirasi agar tidak terganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan di lapangan harus terukur dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tujuan kita adalah memastikan suara masyarakat terdengar dalam situasi yang kondusif. Hindari kontak fisik yang tidak perlu dan utamakan dialog. Kita adalah pelindung dan pengayom mereka,” tambahnya.

Langkah ini diambil menyusul adanya gelombang aksi unjuk rasa di ibu kota provinsi, Samarinda. Polres Kukar mengirimkan bantuan personel sebagai bagian dari koordinasi Polda Kaltim untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah hukum Kalimantan Timur.

Selain membekali personel dengan instruksi humanis, Kapolres juga memastikan sarana dan prasarana yang dibawa telah sesuai dengan ketentuan pengamanan massa tanpa menggunakan senjata api, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Respons Cepat Polsek Muara Kaman Tangani Kebakaran di Desa Kupang Baru, Pastikan Keamanan dan Olah TKP di Lokasi Terisolir

Kukar – Personel Polsek Muara Kaman bergerak cepat melakukan penanganan pasca-musibah kebakaran yang menghanguskan fasilitas umum dan pemukiman di Km. 73, RT 5, Dusun Mekar Sari, Desa Kupang Baru, Selasa (21/04/2026). Meski lokasi kejadian mengalami kendala sinyal dan listrik padam, pihak kepolisian tetap memastikan hadirnya pelayanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat.

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menyatakan bahwa segera setelah menerima laporan meski sempat terkendala komunikasi, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP).

“Peran kami di lapangan tidak hanya sekadar mendata, tetapi memastikan situasi pasca-kebakaran tetap kondusif, mengamankan barang bukti, serta memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak,” tegas Iptu Herwin.

Kapolsek menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat terjadi musibah yang melumpuhkan fasilitas vital masyarakat.

“Kami menyadari bahwa mesin yang terbakar adalah satu-satunya sumber listrik warga setempat. Oleh karena itu, kami hadir untuk memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak desa agar langkah-langkah pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan,” pungkasnya.

Kawal Kelestarian Hutan IKN, Polsek Samboja Dampingi Satgas OIKN Layangkan Surat Peringatan di Kawasan Tahura

Kukar – Memasuki hari kedua operasi penertiban, jajaran Polsek Samboja kembali mendampingi Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melakukan tindakan tegas namun tetap humanis di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari langkah persuasif yang telah dimulai sehari sebelumnya. Fokus utama hari ini adalah pemberian surat peringatan resmi kepada warga yang memiliki bangunan atau melakukan aktivitas ilegal di sepanjang jalur Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari KM 46 hingga KM 57.

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan seluruh proses penertiban berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Kami mendampingi Satgas OIKN untuk menyerahkan Surat Peringatan. Fokus kami adalah memastikan situasi kondusif saat petugas memberikan pemahaman kepada warga bahwa area yang mereka tempati merupakan kawasan hutan konservasi yang harus dilindungi,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

Operasi diawali dengan rapat koordinasi di Gedung Serbaguna Wana Riset yang dipimpin oleh Wakil Ketua Satgas Penindakan, Abdul Rahman. Turut hadir dalam giat tersebut Kanit Reskrim Polsek Samboja Ipda Andri Riyanto, S.H., jajaran Polhut OIKN, Pol PP Kabupaten Kukar, serta para Bhabinkamtibmas.

Sejak pukul 13.00 WITA, petugas gabungan menyisir lokasi-lokasi sasaran, termasuk bangunan yang dikenal sebagai “Warung Panjang” dan “Warung Pendek” serta rumah-rumah non-permanen lainnya. Petugas mendata pemilik bangunan sekaligus menyerahkan surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Satgas OIKN, Agung Dodit Muliawan.

“Pendekatan kami tetap mengutamakan dialog. Kami memberikan edukasi bahwa penertiban ini adalah bagian dari upaya negara mengembalikan fungsi hutan lindung demi mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan,” tambah Iptu Iwan.

Pemberian surat peringatan ini menjadi sinyal serius pemerintah agar masyarakat segera menghentikan aktivitas ilegal dan mengosongkan lahan secara mandiri sebelum dilakukan tindakan pembongkaran lebih lanjut.

Hingga pukul 18.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa ada gejolak berarti dari masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan sangat efektif dalam menjembatani komunikasi antara Satgas dan warga setempat, sehingga situasi tetap aman dan terkendali.

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Saat Beristirahat di Pos Kamling Polsek Samboja Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kukar – Warga Jalan Usaha Tani Merdeka, Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat mendadak geger dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah pos kamling, Selasa (21/04/2026) sore sekitar pukul 15.00 WITA.

Korban diketahui berinisial J (65), seorang pria asal Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh saksi warga setempat dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh yang sudah mulai kaku.

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika saksi melihat korban melintas menggunakan sepeda motor dari arah Samarinda pada pukul 12.00 WITA. Korban kemudian terlihat memarkirkan kendaraannya di Pos Kamling RT 021 untuk beristirahat.

“Saksi sempat melihat korban tertidur pada pukul 14.00 WITA. Namun, saat didatangi kembali pada pukul 15.00 WITA untuk diperiksa, korban sudah tidak merespons. Setelah dilakukan pengecekan bersama warga lain, korban diketahui sudah tidak bernapas,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

Mendapati hal tersebut, warga segera melapor ke Relawan PMI Kecamatan Samboja Barat dan Polsek Samboja. Tak berselang lama, personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja untuk menjalani pemeriksaan medis.

Iptu Iwan menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Hasil visum luar menunjukkan nihil tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu jam sebelum ditemukan,” tambahnya.

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan otopsi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini diketahui tidak memiliki riwayat penyakit kronis.

Saat ini jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan ke kampung halaman. Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Kawal Penyaluran BLT, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Perkuat Sinergi dan Pesan Kamtibmas di Desa Binaan

Kukar – Dalam rangka memastikan program bantuan pemerintah tepat sasaran sekaligus menjaga kondusivitas wilayah, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan, Aipda Daris, menghadiri rapat koordinasi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa binaannya, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa ini menjadi momentum penting bagi pihak kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain memantau jalannya rapat persiapan penyaluran bantuan, Aipda Daris menyisipkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada warga yang hadir.

“Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk mengawal transparansi penyaluran bantuan, tetapi juga untuk mendengarkan langsung aspirasi warga serta memastikan lingkungan kita tetap aman dan nyaman bagi semua,” ujar Aipda Daris di sela-sela dialognya dengan masyarakat.

Dalam himbauannya, Aipda Daris menekankan tiga poin utama bagi warga yakni kewaspadaan lingkungan, sinergi pelaporan dan bijak bermedia sosial.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di desa sangat krusial. Melalui kegiatan sambang dan kehadiran dalam rapat desa seperti ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat.

“Kami ingin masyarakat merasa aman. Dengan partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan masing-masing, situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat terus kita pertahankan,” tambahnya.

Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang dinilai memberikan rasa tenang sekaligus edukasi hukum bagi masyarakat tingkat desa.

Perketat Jalur Poros, Polsek Anggana Lakukan Pemetaan dan Razia Antisipasi Mobilisasi Massa Unras ke Samarinda

Kukar – Menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Selasa (21/04), jajaran Polsek Anggana bergerak cepat melakukan langkah antisipasi. Pada Senin (20/04/2026) sore, petugas melaksanakan patroli mapping (pemetaan) dan razia intensif di jalur utama penghubung wilayah Kutai Kartanegara menuju Kota Samarinda.

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA ini dipusatkan di Jalan Poros Samarinda – Anggana, Desa Sungai Meriam. Jalur ini merupakan akses krusial bagi mobilisasi masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), maupun kelompok mahasiswa dari wilayah pesisir menuju ibu kota provinsi.

Iptu Hairullah menjelaskan bahwa patroli H-1 ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban umum (Kamtibmas). “Kami mengedepankan upaya pencegahan. Fokus kami adalah memastikan tidak ada pergerakan massa yang membawa benda berbahaya menuju lokasi aksi di Samarinda,” tegas Iptu Hairullah.

Dalam operasi tersebut, personel Polsek Anggana yang terdiri dari Aiptu Yosua Parura, Aiptu Aris Adiyanto, Aiptu Hamid, dan Bripka Ainun Aswar menjalankan tiga langkah strategis yakni pemetaan massa, himbauan persuasif dan razia selektif.

Aiptu Hamid, saat memberikan himbauan di lapangan, menekankan bahwa hak berpendapat dijamin oleh undang-undang, namun keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama. “Silakan bersuara, namun tetap tertib dan bermartabat,” pesannya kepada warga.

Hingga kegiatan berakhir, petugas melaporkan situasi di Jalan Poros Desa Sungai Meriam tetap aman dan terkendali. Dalam razia tersebut, tidak ditemukan adanya pergerakan massa dalam jumlah besar maupun barang-barang mencurigakan yang melanggar hukum.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sehingga dinamika penyampaian pendapat di Kota Samarinda esok hari dapat berjalan dengan damai dan kondusif.