Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan di Dekai

Yahukimo — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Yahukimo bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait dugaan percobaan penembakan yang terjadi di kawasan Ruko Blok A, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (30/4/2026) pagi.

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, S.I.K., saat dijumpai media (30/4), menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 08.40 WIT saat seorang warga berinisial S (54) hendak membuka tempat usahanya. Saat korban berada di depan rumah dan bersiap menggunakan sepeda motor, dua orang tak dikenal (OTK) yang berboncengan melintas di sekitar lokasi, lalu berbalik arah dan mendekati korban.

“Salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan satu kali tembakan ke arah korban. Tembakan tidak mengenai korban, namun merusak bagian spidometer sepeda motor milik korban,” jelas AKBP Andria.

Usai menerima laporan, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, memeriksa korban dan saksi, serta melaksanakan patroli dan penyisiran di seputaran Kota Dekai guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

AKBP Andria menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional. Ia juga mengapresiasi peran aktif warga yang segera memberikan informasi awal kepada petugas sehingga respons dapat dilakukan dengan cepat.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material berupa kerusakan pada bagian spidometer sepeda motor milik korban akibat tembakan. Saat ini korban bersama sejumlah saksi telah dimintai keterangan di Mapolres Yahukimo untuk mendukung proses penyelidikan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan keamanan yang mengancam masyarakat sipil.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Tindakan kekerasan seperti ini akan kami respons dengan langkah tegas dan terukur demi menjaga keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh situasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak panik, dan segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan hal-hal mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.

Hingga kini, Satgas Operasi Damai Cartenz masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal, serta Pasal 338 KUHP juncto Pasal 53 KUHP tentang percobaan pembunuhan.

Satgas Operasi Damai Cartenz kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, 8 Calon Jemaah Digagalkan Berangkat

Jakarta – Satgas Penanganan Haji dan Umrah Illegal terus mendalami dugaan praktik pemberangkatan haji ilegal yang menggunakan modus penyalahgunaan visa tenaga kerja.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, S.I.K., M.H., M.Han. selaku Kasubsatgas Gakkum Haji, menyampaikan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

“Menindaklanjuti tugas sebagai Satgas Haji, kami telah melakukan pemeriksaan pada 18 April bersama rekan-rekan Imigrasi Soekarno-Hatta. Dari hasil tersebut, terdapat 8 orang yang patut diduga melaksanakan kegiatan haji ilegal,” ujar Brigjen Pol. Moh. Irhamni dalam doorstop di Lobby Utama Lantai 1 Bareskrim Polri, Kamis (30/4/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pihak yang diduga terlibat diketahui telah melakukan pemberangkatan kegiatan haji ilegal sebanyak 127 kali sejak 2024.

“Mereka merekrut masyarakat Indonesia untuk diberangkatkan dengan mengatasnamakan visa tenaga kerja. Oleh sebab itu, kami bekerja sama dengan rekan-rekan imigrasi ke depan akan melaksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, serta perusahaan-perusahaan atau PT yang memberangkatkan akan segera kami kejar,” katanya.

Menurutnya, modus yang digunakan adalah menawarkan keberangkatan haji tanpa antrean panjang dengan memanfaatkan visa tenaga kerja.

“Biasanya peserta diiming-imingi bisa berangkat pada tahun yang sama saat mendaftar. Padahal secara normal, keberangkatan haji memerlukan waktu antrean beberapa tahun. Dalam temuan kami, secara administrasi mereka menggunakan visa tenaga kerja, namun ditemukan bukti bahwa tujuan sebenarnya adalah untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini,” jelasnya.

Brigjen Pol. Moh. Irhamni menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh pihak yang terlibat, termasuk agen penyedia administrasi dan pihak yang menyiapkan visa.

“Kami sebagai penyelidik dan penyidik akan mengejar pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan visa maupun manipulasi administrasi keberangkatan tersebut,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keberangkatan haji secara instan.

“Oleh karena itu, kami memohon dukungan kepada masyarakat agar tidak terpancing apabila diajak atau ditawari untuk mendaftar kepada pihak-pihak tersebut,” pungkasnya.

Terkait perkembangan penanganan, Brigjen Pol. Moh. Irhamni menjelaskan bahwa delapan orang yang diamankan tersebut berbeda dengan tiga orang yang sebelumnya dikabarkan diamankan di Arab Saudi.

“Delapan orang tersebut masih berada di Indonesia dan telah digagalkan keberangkatannya oleh pihak imigrasi. Sementara terkait informasi mengenai tiga orang di Arab Saudi, hal tersebut masih dibahas dalam pertemuan dan akan dijelaskan lebih lanjut oleh pihak terkait,” tutupnya.

AKBP Heti Patmawati Ukir Prestasi Global, Raih Penghargaan Bergengsi Leadership Award IAWP 2026

Lampung Timur– International Association of Women Police (IAWP) hari ini mengumumkan bahwa AKBP Heti Patmawati, Kepala Kepolisian Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Sumatra, Indonesia, telah terpilih sebagai penerima Penghargaan Kepemimpinan IAWP 2026, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya yang berprinsip, tangguh, serta dampak berkelanjutan terhadap kinerja operasional dan kepercayaan masyarakat.

IAWP adalah organisasi profesional global yang didedikasikan untuk memperkuat, menyatukan, dan memajukan perempuan dalam kepolisian di seluruh dunia. “AKBP Heti Patmawati mencerminkan nilai-nilai yang diusung oleh Penghargaan Kepemimpinan IAWP: kepemimpinan yang tenang dan berani; komitmen terhadap integritas; serta fokus tanpa henti pada pelayanan kepada masyarakat,” ujar Julia Jaeger President of IAWP.

Presiden IAWP. “Hasil kerjanya dalam lingkungan operasional yang kompleks, bersama dedikasinya dalam mengembangkan orang lain dan memajukan pendekatan kepolisian yang berpusat pada korban, menjadi inspirasi bagi perempuan dalam kepolisian di seluruh dunia.”

AKBP Heti Patmawati mengatakan “Saya sungguh merasa terhormat menerima Penghargaan Kepemimpinan IAWP ini. Penghargaan ini mencerminkan kekuatan kolektif dan komitmen dari semua pihak yang telah saya miliki kehormatan untuk bekerja bersama. Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para atasan dan mentor saya, yang bimbingannya telah membentuk perjalanan saya.”

“Kepemimpinan, bagi saya, adalah tentang pelayanan, integritas, dan memberdayakan orang lain—terutama perempuan dalam kepolisian—untuk melangkah maju, memimpin dengan percaya diri, dan menciptakan dampak nyata di dalam komunitas kita. Saya percaya ada banyak polisi perempuan Indonesia yang sama layaknya, bahkan lebih layak, menerima pengakuan ini, dan saya berbagi kehormatan ini bersama mereka”.

AKBP Heti Patmawati menjabat sebagai Kepala Kepolisian di salah satu wilayah dengan tantangan terbesar di Provinsi Lampung. Memimpin wilayah yang luas dan beragam dengan 23 sektor dan lebih dari 800 personel, ia menunjukkan kejelasan komando, pengambilan keputusan yang tegas di bawah tekanan, serta kemampuan memotivasi tim dalam kondisi berisiko tinggi yang memperkuat kepercayaan publik dan kinerja organisasi.

Perempuan dalam kepolisian dari seluruh Indonesia dan dunia akan berkumpul di Bali pada 20 September 2026 untuk merayakan para penerima penghargaan serta berpartisipasi dalam Konferensi Pelatihan Tahunan ke-63.

Tingkatkan Kompetensi Personel, Bag SDM Polres Kukar Gandeng Universitas Terbuka Gelar Sosialisasi Perkuliahan

Kukar – Guna meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia, Bag SDM Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan sosialisasi perkuliahan bersama Universitas Terbuka (UT). Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh anggota Polri dan ASN di lingkungan Polres Kukar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya, Mapolres Kutai Kartanegara ini dilaksanakan pada Rabu (29/4/2026) mulai pukul 09.00 WITA. Acara ini dihadiri langsung oleh Kabag SDM Polres Kukar, Kompol Suwarno, didampingi Kasubbagdalpers Akp Suranto, serta diikuti oleh 30 personel Polres Kukar sebagai peserta sosialisasi.

Kabag SDM Kompol Suwarno menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang fleksibel bagi anggota kepolisian. Melalui sistem pembelajaran jarak jauh yang ditawarkan Universitas Terbuka, personel diharapkan tetap dapat menjalankan tugas kedinasan tanpa mengabaikan pengembangan akademik mereka.

“Kami mendorong seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, diharapkan kualitas pengetahuan dan keterampilan anggota dalam melayani masyarakat juga akan meningkat,” ujar Kompol Suwarno.

Dalam pemaparannya, pihak Universitas Terbuka yang diwakili oleh Ibu Yeni Santi beserta tim menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme perkuliahan, mulai dari proses pendaftaran, metode belajar daring, hingga sistem evaluasi. Penjelasan ini dimaksudkan agar para personel memiliki gambaran utuh mengenai kemudahan kuliah jarak jauh.

Selain peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam membangun kemitraan institusional antara Polres Kukar dan Universitas Terbuka dalam bidang pengembangan pendidikan.

Diharapkan pasca kegiatan ini, minat personel Polres Kukar untuk melanjutkan studi semakin meningkat demi mewujudkan SDM Polri yang unggul dan berprestasi.

Wujudkan Kepedulian Infrastruktur, Polsek Kenohan Resmikan Jembatan Merah Putih di Desa Kahala Ilir

Kukar – Polsek Kenohan jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan aksi nyata dalam mendukung mobilitas warga dengan meresmikan Program Jembatan Merah Putih di Desa Kahala Ilir, Kecamatan Kenohan, pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini diawali dengan pengerjaan renovasi ringan guna memastikan infrastruktur tersebut layak dan aman bagi masyarakat setempat.

Acara peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekcam Kenohan Bapak Misri, Kepala Desa Kahala Ilir Bapak Bahruni, Sertu Tri Lukito yang mewakili Danramil Kenohan, serta Ketua BPD Desa Kahala Ilir Bapak Ali Akbar.

Jembatan yang terletak di Jalan Inpres RT 08 Desa Kahala Ilir ini memiliki dimensi panjang 9 meter dan lebar 4 meter. Program Jembatan Merah Putih merupakan inisiatif kepolisian untuk membantu perbaikan fasilitas umum yang vital bagi aksesibilitas warga di pelosok desa.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Polri dalam renovasi ini adalah bentuk dedikasi untuk hadir di tengah masyarakat dalam segala aspek, termasuk pembangunan fisik. Partisipasi aktif anggota Polsek Kenohan bersama staf desa dan warga setempat menunjukkan kuatnya sinergitas antara aparat dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif, serta disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga Desa Kahala Ilir yang kini dapat memanfaatkan fasilitas jembatan tersebut dengan lebih nyaman.

Jelang May Day 2026, Sat Binmas Polres Kukar Sambangi Tokoh Buruh Guna Jaga Kondusivitas

Kukar – Satuan Binmas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan kegiatan sambang tokoh dan pembinaan luhur (Binluh) Kamtibmas sebagai langkah antisipasi menjaga kondusivitas wilayah menjelang peringatan Hari Buruh Nasional atau May Day 2026. Kegiatan ini menyasar Ketua Partai Buruh sekaligus Ketua Kahutindo Kabupaten Kukar, Bapak Mustain, di kediamannya di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Loa Kulu, pada Rabu (29/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit Bhabinkamtibmas Iptu Eko Santoso bersama Kanit Polmas Iptu Abdul Rajab dan personel Sat Binmas lainnya ini bertujuan untuk menyerap informasi serta mempererat silaturahmi antara Polri dan elemen masyarakat. Melalui dialog ini, diharapkan tercipta sinergi untuk menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Kukar tetap terkendali.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kahutindo Kukar, Mustain, menjelaskan rencana kegiatan buruh pada 1 Mei 2026 mendatang. Ia menyebutkan bahwa massa buruh dari Kukar rencananya akan bergabung dalam aksi damai dan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda dengan estimasi massa mencapai 400 orang. Meski demikian, rencana tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pengurus Kahutindo tingkat provinsi.

“Sedangkan untuk di wilayah Kukar sendiri, kami tidak melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa,” jelas Mustain. Pihaknya memilih mengisi Hari Buruh dengan rangkaian kegiatan positif, seperti mengikuti upacara di Pemkab Kukar, bakti sosial donor darah, pasar murah, hingga pemberian santunan bagi pekerja melalui BPJS.

Selain itu, para buruh direncanakan akan membacakan surat pernyataan sikap saat upacara di Pemkab Kukar. Beberapa poin utama yang akan disuarakan antara lain penolakan sistem kerja outsourcing, penegakan hukum ketenagakerjaan yang tegas, peningkatan kesejahteraan pekerja melalui regulasi, serta dorongan untuk memberlakukan kembali sistem pesangon sesuai UU No. 13 Tahun 2003.

Menanggapi rencana tersebut, jajaran Sat Binmas Polres Kukar memberikan sejumlah imbauan Kamtibmas. Petugas meminta agar setiap penyampaian aspirasi, baik dalam bentuk aksi damai maupun audiensi, dilakukan secara tertib, santun, dan humanis.

“Kami mengimbau kepada rekan-rekan buruh agar menghindari perbuatan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak lain yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas,” ujar Iptu Eko Santoso. Pihak kepolisian juga mengingatkan warga untuk segera menghubungi layanan 110 jika terdapat gangguan keamanan atau tindak pidana di lingkungan sekitar.

Satgas PKH Gelar Sosialisasi Penertiban Kawasan Hutan di Desa Wonosari, Ajak Warga Jaga Kelestarian Alam

Kukar – Upaya menjaga kelestarian hutan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara terus diperkuat melalui langkah edukasi kepada masyarakat. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi mengenai penertiban kawasan hutan yang bertempat di Ruang BPU Desa Wonosari, Kecamatan Kota Bangun Darat, Rabu (29/4/2026) siang.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak lintas instansi, di antaranya Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan, perwakilan BPKH Wilayah IV Samarinda, Penegak Hukum (Gakkum) Kehutanan, serta Pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kukar. Turut hadir pula perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh jajaran Ketua RT dan warga Desa Wonosari.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami maksud dan tujuan kehadiran Satgas PKH. Selain itu, pertemuan ini menjadi sarana untuk menginformasikan perkembangan penertiban hutan yang telah dilakukan, khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam rangkaian acara tersebut, pihak Kejari Kukar memaparkan materi terkait Perpres No. 5 Tahun 2025 yang menjadi dasar hukum tugas Satgas PKH. Sementara itu, pejabat dari BPKH Wilayah IV Samarinda memberikan materi mengenai status kawasan hutan terkait wilayah operasional perusahaan di sekitar lokasi tersebut.

“Kegiatan ini sangat penting agar warga mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan dan perkembangan penertiban hutan secara transparan,” ujar AKP Asnan Rusmawan dalam keterangannya. Selain materi teknis, Polsek Kota Bangun juga memberikan imbauan Kamtibmas, sementara jajaran Koramil memberikan imbauan bela negara kepada warga yang hadir.

Acara yang berlangsung tertib ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menyerap aspirasi serta kekhawatiran warga terkait pengelolaan kawasan hutan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif dalam menjaga ketertiban dan kelestarian hutan di Desa Wonosari.

Tim Food Safety Biddokkes Polda Kaltim Cek Kualitas Makanan di SPPG Stalkuda Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka menjamin keamanan konsumsi masyarakat, Tim Food Safety Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltim melaksanakan pemeriksaan makanan di SPPG Stalkuda Balikpapan, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif guna memastikan seluruh makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan layak konsumsi. Pemeriksaan dilakukan secara langsung oleh dua personel Biddokkes Polda Kaltim, yakni Briptu Yudistira dan Briptu Noufalian yang tergabung dalam Tim Food Safety Dapur MBG SPPG Stalkuda.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai jenis makanan yang disajikan. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada pengelola guna meningkatkan kualitas serta keamanan pangan.

Adapun aspek yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi kebersihan lingkungan dapur, sanitasi peralatan, hingga kualitas bahan baku yang digunakan dalam proses pengolahan makanan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi kontaminasi yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

Biddokkes Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan terhadap penyediaan makanan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan dan layanan publik lainnya, sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.

Puluhan Siswa SD di Samarinda Kunjungi Mako Brimob, Belajar Tugas Polisi Sejak Dini

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Suasana berbeda tampak di Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim pada Selasa pagi (28/4/2026). Puluhan siswa SD Negeri 005 Samarinda mengikuti kunjungan edukatif untuk mengenal lebih dekat tugas dan peran kepolisian, khususnya satuan Brimob.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wadanyon B Pelopor, Kompol Mateus Konserinus Flota, S.H., M.A.P., yang menyambut para siswa dengan hangat. Kunjungan ini menjadi bagian dari program edukasi kepolisian guna menanamkan pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang peran aparat dalam menjaga keamanan.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa diajak berinteraksi langsung dengan personel Batalyon B Pelopor serta Subden Komposit Gegana. Mereka diperkenalkan pada berbagai peralatan dinas, kendaraan taktis, hingga nilai-nilai kedisiplinan yang menjadi karakter utama anggota Brimob.

Antusiasme para siswa terlihat jelas saat menyaksikan demonstrasi kesiapsiagaan personel. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana edukatif yang menyenangkan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bertajuk “Polisi Sahabat Anak” ini merupakan langkah strategis dalam membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat memahami tugas kepolisian sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan. Menurutnya, kegiatan edukasi lapangan seperti ini mampu memberikan pengalaman langsung yang lebih berkesan bagi siswa, sekaligus membangun citra Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor, Bidhumas Polda Kaltim Jadi Narasumber Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Timur menghadiri kegiatan kerja sama lintas sektor pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KtPA) yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Telaga Sari, Kec.Balikpapan Kota, Selasa (28/04/26).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) tersebut menghadirkan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim AKBP Musliadi Mustafa, S.E., bersama Sekretaris PWI Kaltim M. Maulana sebagai narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut peserta dari unsur Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim serta sejumlah elemen masyarakat yang mengikuti sosialisasi dengan tema “Kerja Sama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”.

Dalam paparannya, AKBP Musliadi Mustafa menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik sekaligus menjadi sarana edukasi masyarakat terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang berdasarkan fakta serta perlunya verifikasi sebelum suatu berita dipublikasikan, khususnya di media sosial.

“Media harus mampu membedakan informasi yang benar dan tidak benar. Setiap informasi perlu dilakukan crosscheck agar pemberitaan yang disampaikan tetap akurat dan tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, para narasumber juga menyoroti pentingnya perlindungan identitas korban dalam pemberitaan kasus kekerasan perempuan dan anak, serta perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan media sosial secara bijak sesuai ketentuan Undang-Undang ITE.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak melalui pendekatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan sinergi seluruh elemen, baik pemerintah, Polri, media maupun masyarakat. Kami berharap melalui edukasi seperti ini dapat meningkatkan kepedulian bersama serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.