Perahu Bermuatan Sawit Karam di Sungai Belayan, Polsek Kembang Janggut Pimpin Pencarian Korban Tenggelam

Kukar – Kecelakaan air yang mengakibatkan seorang warga tenggelam terjadi di perairan Sungai Belayan, RT 08, Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (25/04/2026) sore.

Korban diketahui berinisial H (39), warga Jalan Lembo Raya, Desa Genting Tanah. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian intensif oleh petugas gabungan dan warga sekitar setelah perahu yang dikemudikannya karam saat mengangkut hasil panen sawit.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, korban bersama rekannya, A (38), tengah menyeberangi sungai untuk memanen sawit menggunakan satu unit perahu “ces” berwarna biru.

“Korban dan rekannya sudah dua kali berhasil menyeberangi sungai. Namun, pada penyeberangan ketiga dengan muatan sekitar 200 kilogram buah sawit, perahu mengalami kebocoran di tengah sungai hingga akhirnya karam,” ujar AKP Dedi Supriyanto.

Dalam insiden tersebut, rekan korban, yang bertindak sebagai motoris perahu, berhasil menyelamatkan diri dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta pihak kepolisian.

Merespons laporan tersebut, Polsek Kembang Janggut langsung mengambil langkah cepat dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan koordinasi lintas instansi. “Kami telah berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Kukar, BPBD Kukar, serta Tim SAR Samarinda untuk memperkuat upaya pencarian,” tambah Kapolsek.

Saat ini, personel Polsek Kembang Janggut bersama unit Damkar Kecamatan masih bersiaga di lokasi untuk mengumpulkan informasi detail mengenai titik koordinat jatuhnya korban. Mengingat kondisi arus sungai dan pencahayaan, pihak kepolisian terus memantau situasi di lapangan.

“Jika situasi tidak memungkinkan, pencarian skala besar akan dilanjutkan esok hari sembari menunggu bantuan dari Tim BPBD dan Tim SAR tiba di lokasi. Kami memohon doa dari masyarakat agar korban dapat segera ditemukan,” pungkas AKP Dedi Supriyanto.

Pihak Kepolisian juga mengimbau warga yang beraktivitas di perairan Sungai Belayan untuk lebih waspada dan memperhatikan kapasitas muatan serta kondisi kelayakan perahu guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Ringankan Beban Warga, Polsek Anggana Serbuan 2 Ton Beras Murah dalam Gerakan Pangan Murah Serentak

Kukar – Ratusan warga Kecamatan Anggana memadati halaman Mapolsek Anggana untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau dalam gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) Periode 1 Minggu Ke-I April 2026, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kegiatan yang diinisiasi serentak oleh jajaran Polres Kutai Kartanegara ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, memimpin langsung jalannya penyaluran bersama jajaran Kanit dan delapan Bhabinkamtibmas dari seluruh desa binaan. Sebanyak 2.000 kg atau 2 ton beras berkualitas disiapkan untuk menjawab antusiasme sekitar 400 warga yang hadir.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami menyediakan 400 sak beras kemasan 5 kg dengan harga Rp 65.000 per sak, yang mana harga tersebut berada di bawah harga pasar saat ini. Kami ingin memastikan warga Anggana bisa mengakses pangan berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau,” ujar IPTU I Komang Mahendra Putra.

Untuk menjaga ketertiban, Polsek Anggana menerapkan sistem kupon yang telah didistribusikan sebelumnya oleh para Bhabinkamtibmas di masing-masing desa, mulai dari Desa Kutai Lama hingga Desa Muara Pantauan. Langkah ini terbukti efektif, di mana proses antrean berjalan sangat tertib dan lancar.

Hanya dalam waktu tiga jam, seluruh stok beras ludes terjual dengan total perputaran dana mencapai Rp 24.000.000. Salah satu warga Desa Sidomulyo mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif kepolisian ini. “Sangat membantu sekali, selisih harganya lumayan untuk kebutuhan dapur lainnya. Terima kasih banyak untuk Bapak-Bapak Polisi,” ungkapnya.

Kapolsek Anggana menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal program serupa secara berkala guna memastikan stabilitas stok dan harga pangan di wilayah hukum Kecamatan Anggana tetap terjaga.

Sikat Peredaran Narkoba, Polsek Kembang Janggut Ringkus Petani Pemilik Poket Sabu di Desa Kelekat

Kukar – Komitmen Polsek Kembang Janggut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Seorang pria paruh baya berinisial RU (52), yang sehari-hari bekerja sebagai petani, berhasil diringkus petugas lantaran diduga kuat menjadi pengedar narkotika jenis sabu, Sabtu (25/04/2026) malam.

Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kembang Janggut ini dilakukan di sebuah rumah kayu yang terletak di Desa Kelekat, RT 008, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah akan seringnya terjadi transaksi narkotika di daerah tersebut.

“Personel kami melakukan penyelidikan intensif sejak Jumat sore. Berdasarkan ciri-ciri yang didapat, tim kemudian melakukan pemantauan terhadap sebuah pondok kayu di pinggir jalan yang dicurigai sebagai lokasi penyimpanan barang haram tersebut,” ujar AKP Dedi Supriyanto.

Tepat pada Sabtu pukul 18.30 WITA, petugas melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka RU saat berada di dalam kamar. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan, di antaranya 1 poket besar kristal putih (sabu) seberat 2,43 gram, 5 poket kecil sabu seberat 1,67 gram, 1 unit timbangan digital dan sendok takar plastik, Alat hisap sabu (bong) lengkap dan Uang tunai sebesar Rp1.200.000 yang diduga hasil penjualan.

“Tersangka menyembunyikan narkotika tersebut di dalam wadah kaleng kecil dan kotak plastik untuk mengelabui petugas. Namun, berkat ketelitian anggota di lapangan, seluruh barang bukti berhasil ditemukan,” tambah Kapolsek.

Saat ini, tersangka RU beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Kembang Janggut guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 114 Ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana disesuaikan dalam UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara yang berat.

AKP Dedi Supriyanto menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang berani memberikan informasi kepada pihak berwajib.

“Keberhasilan ini adalah bukti sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk terus waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga wilayah Kembang Janggut tetap bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Kedepankan Musyawarah, Polsek Kota Bangun Berhasil Mediasi Sengketa Warisan Antar Anggota Keluarga

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Bangun kembali menunjukkan perannya sebagai pemecah permasalahan di tengah masyarakat (problem solving). Melalui proses mediasi yang humanis, jajaran Polsek Kota Bangun berhasil menyelesaikan sengketa pembagian harta warisan antara seorang ayah tiri dan anak kandung di ruang SPKT Mapolsek Kota Bangun, Kamis (23/04/2026) sore.

Perselisihan ini melibatkan Pihak Pertama, MT (suami dari almarhumah), dengan Pihak Kedua, H, yang merupakan anak kandung dari almarhumah. Keduanya sepakat meminta bantuan kepolisian untuk menjadi penengah guna menghindari konflik berkepanjangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menjelaskan bahwa mediasi ini dipimpin oleh Kanit Samapta Iptu Kusmadi didampingi Kanit Propam Aiptu Syahrul dan Bhabinkamtibmas setempat.

“Kami memfasilitasi kedua belah pihak untuk duduk bersama mencari jalan keluar yang paling adil secara kekeluargaan. Tujuan utama kami adalah menjaga silaturahmi antar anggota keluarga agar tidak terputus karena persoalan harta,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Setelah melalui proses musyawarah yang cukup panjang, kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan mufakat yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Dalam poin kesepakatan tersebut, Pihak Pertama bersedia memberikan uang kompensasi kepada Pihak Kedua sebagai penyelesaian harta peninggalan almarhumah.

Sebagai timbal balik, Pihak Kedua menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan warisan di kemudian hari dan kedua belah pihak berjanji untuk tidak saling menaruh dendam. Mediasi ini juga disaksikan langsung oleh Sekretaris BPD Desa Suka Bumi serta saksi dari masing-masing pihak.

“Alhamdulillah, proses mediasi berjalan lancar. Kedua pihak telah menandatangani kesepakatan dan menyadari bahwa perdamaian jauh lebih berharga,” tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa fungsi Problem Solving seperti ini terus digalakkan untuk memberikan rasa keadilan yang cepat dan tuntas di tingkat paling dasar, sekaligus mengurangi beban perkara hukum yang tidak perlu melalui jalur pengadilan jika masih bisa diselesaikan secara musyawarah.

Wujud Kepedulian Polri, Polres Kukar Gelar Warung Berkah hingga Pengobatan Gratis bagi Ratusan Pekerja Jalanan

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara kembali menebar kebaikan di tengah masyarakat melalui program unggulan “Warung Berkah Kapolres Kukar” yang dirangkai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan sosial ini berlangsung khidmat di Kedai Ojol Kamtibmas, Tenggarong, pada Jumat (24/04/2026) pagi.

Sebanyak 226 orang yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), buruh pasar, petugas kebersihan, pemulung, hingga masyarakat umum nampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak pukul 08.00 WITA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Binmas AKP Sukardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aspek kesejahteraan dan kesehatan warga.

“Hari ini kami hadir untuk berbagi melalui Program Warung Berkah. Selain menyediakan makanan siap saji dan bantuan sembako berupa beras, kami juga fokus pada kesehatan masyarakat dengan menggandeng Seksi Dokkes Polres Kukar dan PMI Kab. Kutai Kartanegara,” ujar AKP Sukardi di sela-sela kegiatan.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kesehatan dasar, serta konsultasi medis secara cuma-cuma. Tidak hanya itu, sinergitas antara Polri dan PMI juga diwujudkan melalui aksi donor darah yang bertujuan untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kutai Kartanegara.

Kasi Dokkes Polres Kukar, Iptu Supriadi Nurdin, menambahkan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya juga menyelipkan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta menjaga ketertiban lingkungan sekitar.

“Sambil memberikan pelayanan medis, kami juga mengedukasi masyarakat agar tetap peduli pada kesehatan diri sendiri dan keluarga. Harapannya, masyarakat tetap bugar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutur Iptu Supriadi.

Respon positif datang dari para peserta. Banyak dari mereka yang merasa sangat terbantu, terutama para pekerja lapangan yang jarang memiliki waktu untuk memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas medis.

Kegiatan yang berakhir dengan situasi aman dan terkendali ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Melalui Warung Berkah ini, Polres Kukar berkomitmen untuk terus konsisten menebar manfaat bagi warga, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Pererat Silaturahmi, Polsek Loa Kulu Salurkan Paket Sembako untuk Lansia dan Warga Sakit di Desa Loh Sumber

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya. Melalui aksi Bakti Sosial, jajaran Polsek Loa Kulu menyambangi kediaman warga lansia dan warga yang tengah terbaring sakit di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Ardiansyah, didampingi sejumlah anggota Bhabinkamtibmas. Kehadiran personel Polri ini disambut baik oleh Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, beserta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa bantuan ini menyasar warga di lingkungan RT 02, RT 04, dan RT 06 yang masuk dalam kategori prioritas, seperti Ibu Siti Nurbaya yang sedang sakit serta Bapak Ichwan Sudarto dan beberapa lansia lainnya.

“Hari ini kami menyalurkan paket sembako lengkap, mulai dari beras, minyak goreng, susu, hingga bumbu dapur. Tujuan utama kami bukan sekadar memberi bantuan fisik, tetapi untuk mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan kepolisian agar tercipta lingkungan yang harmonis dan aman,” ujar AKP Hari Supranoto.

Paket bantuan yang diberikan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan harian warga, termasuk tambahan asupan gizi seperti susu steril kurma dan biskuit. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga prasejahtera, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri di lapangan.

Kapolsek juga menambahkan bahwa program Bakti Sosial ini merupakan agenda rutin yang diharapkan dapat menjadi pemantik bagi komunitas atau pihak swasta lainnya untuk turut peduli terhadap sesama.

“Melalui aksi nyata ini, kami berharap dapat menggugah rasa kepedulian pihak lain untuk membantu warga yang kurang mampu di sekitarnya. Dengan gotong royong, beban masyarakat akan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Senyum syukur terpancar dari para penerima manfaat yang merasa diperhatikan oleh pihak kepolisian di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi. Melalui aksi ini, Polsek Loa Kulu membuktikan bahwa peran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang memiliki empati tinggi terhadap warga.

Kawal Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Desa Liang, Polsek Kota Bangun Pastikan Distribusi Logistik Aman dan Tepat Sasaran

Kukar – Personel Polsek Kota Bangun bersinergi dengan TNI melakukan pengawalan ketat dalam kegiatan penyaluran bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Kampung Baru, Desa Liang RT 011, Jumat (24/04/2026).

Langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin ketertiban di Posko Penyaluran Bantuan serta memastikan seluruh paket sembako diterima langsung oleh warga yang berhak tanpa kendala teknis di lapangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel Polri di lokasi pengungsian merupakan bagian dari operasi kemanusiaan pascabencana. Kehadiran polisi bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi petugas penyalur maupun warga penerima manfaat.

“Sejak hari pertama musibah hingga tahap pemulihan saat ini, personel Polsek Kota Bangun, khususnya Bhabinkamtibmas, terus bersiaga di lokasi. Fokus kami adalah memastikan distribusi bantuan logistik dari BPBD berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran kepada para korban,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan BPBD Kukar, Camat Kota Bangun, dan Camat Kota Bangun Darat. Dalam prosesnya, personel Polsek Kota Bangun tidak hanya melakukan pengamanan fisik, tetapi juga membantu koordinasi data antara pengelola posko dengan instansi terkait guna menghindari terjadinya duplikasi atau ketidakteraturan data penerima.

“Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan sangat krusial dalam mendampingi perangkat desa saat pembagian sembako. Kami ingin memastikan situasi psikologis warga tetap terjaga kondusif di tengah masa sulit ini,” tambah Kapolsek.

Selain pengawalan logistik, petugas kepolisian di lapangan juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar area pengungsian. Polisi memastikan bahwa negara hadir melalui jajaran kepolisian untuk memberikan perlindungan maksimal bagi penyintas kebakaran.

Langkah sigap kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena proses pembagian bantuan dapat berlangsung cepat tanpa adanya antrean yang semrawut.

Kapolres Kukar Hadiri Pelepasan Offroad BLUKAR Idaman Terbaik 2026, Pastikan Pengamanan Jalur Ekspedisi Samboja-Tabang

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar), AKBP Khairul Basyar, menghadiri langsung prosesi pelepasan peserta Offroad BLUKAR Idaman Terbaik “EXPEDITION 4×4 SEASON 5” Tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini dipusatkan di halaman Gedung Velodrome, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Jumat (24/04/2026) pagi.

Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Kutai Kartanegara tersebut merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap kegiatan olahraga otomotif yang bertujuan mengeksplorasi potensi daerah, sekaligus memastikan aspek keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara, Dandim 0906/Kukar, Ketua IOF Kalimantan Timur, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Sebanyak 80 unit kendaraan offroad dari berbagai klub dan peserta pribadi bersiap menaklukkan rute menantang yang membentang dari Tenggarong Seberang hingga menuju Ritan Baru, Kecamatan Tabang.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui jajaran Polsek Tenggarong Seberang memastikan bahwa pengamanan ketat telah disiagakan di titik keberangkatan. Sebanyak 13 personel gabungan dari TNI, Polres Kukar, dan Polsek Tenggarong Seberang diterjunkan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas serta keamanan di area stadion.

“Kehadiran Bapak Kapolres di sini adalah untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta sekaligus memastikan bahwa manajemen pengamanan rute telah siap. Kami ingin memastikan event besar ini berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan keselamatan di jalan,” ujar jajaran pengamanan di lokasi.

Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kadispora Kukar, dilanjutkan dengan penyerahan asuransi secara simbolis oleh Ketua IOF Kaltim. Bupati Kutai Kartanegara kemudian memberikan sambutan dan arahan sebelum akhirnya melakukan start simbolis pada pukul 09.38 WITA.

Kapolres Kukar bersama unsur Forkopimda tampak melepas keberangkatan 80 mobil offroad yang akan menempuh perjalanan panjang menembus pedalaman Kutai Kartanegara. Selama prosesi pelepasan, personel kepolisian tetap bersiaga mengawal jalannya kegiatan hingga seluruh kendaraan peserta meninggalkan area stadion menuju rute ekspedisi.

Hingga seluruh rangkaian acara pembukaan selesai, situasi di kawasan Stadion Aji Imbut terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Kapolres Kukar dalam kegiatan ini mempertegas komitmen Polri dalam mengawal setiap agenda kemasyarakatan dan olahraga di wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Kolaborasi Lintas Sektor di Bali Perkuat Perlindungan Anak dari Ekstremisme di Lingkungan Sekolah

Bali, 24 April 2026 — Upaya pencegahan penyebaran paham ekstremisme dan terorisme di kalangan pelajar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam kegiatan Talkshow Segitiga Ekosistem Perlindungan Anak di Lingkungan Sekolah yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (24/4).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Polda Bali, Densus 88 AT Polri, Disdikpora Provinsi Bali, KPAD Provinsi Bali, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan keluarga.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Gubernur Bali Wayan Koster, perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ni Luh Gede Sukardiasih, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., perwakilan Kejaksaan Tinggi Bali Chandra Eka Yustisia, Kaban Kesbangpol Gede Suralaga, Kadisdikpora Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, serta perwakilan Kanwil Kemenag dan lembaga perlindungan anak.

Dalam sambutan yang mewakili Kepala Densus 88 AT Polri, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan ekstremisme pada anak.
“Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh kementerian dan lembaga, penanganan yang ada masih cenderung parsial dan belum terintegrasi. Ini menjadi tantangan bersama untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong pembentukan satgas nasional yang mampu mengoordinasikan penanganan secara terpadu, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa isu perlindungan anak telah berkembang menjadi isu strategis nasional.
“Perlindungan anak hari ini tidak lagi sekadar isu sosial, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional, karena ancaman terhadap anak berkembang secara dinamis, kompleks, dan sering kali tidak terlihat secara kasat mata,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menyoroti tantangan generasi muda di era digital.
“Generasi muda sebagai digital native memang unggul dalam teknologi, namun di saat yang sama mereka juga rentan terhadap paparan informasi tanpa filter, efek echo chamber, dan rendahnya literasi digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa perlindungan anak dari pengaruh ekstremisme merupakan bagian dari agenda strategis pembangunan nasional.
“Perlindungan anak dari pengaruh ekstremisme harus dimulai dari hulu, yaitu keluarga. Ini merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kearifan lokal sebagai benteng terhadap masuknya ideologi yang bertentangan dengan karakter bangsa.
“Nilai-nilai lokal seperti Tri Hita Karana harus terus diperkuat untuk menjaga harmoni dan membangun karakter generasi muda yang toleran,” kata dia.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan komitmen kepolisian dalam pendekatan preventif berbasis kolaborasi.
“Pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara aparat, pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi talkshow, materi dari Densus 88 AT Polri menyoroti bahwa penyebaran paham ekstremisme saat ini banyak memanfaatkan ruang digital dengan menyasar kelompok remaja. Pendekatan deteksi dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah paparan sejak awal.

Ketua KPAD Provinsi Bali Ni Luh Gede Yastini menegaskan bahwa anak yang terpapar ekstremisme harus dipandang sebagai korban yang memerlukan perlindungan khusus.
“Pendekatan yang digunakan harus mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk dalam proses penanganan dan reintegrasi,” jelasnya.

Sementara itu, Disdikpora Provinsi Bali melalui Kepala Bidang Pembinaan PK dan PLK Anak Agung Bagus Suryawan, AP., M.AP. menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai instrumen utama pencegahan.
“Pendidikan karakter merupakan instrumen preventif utama untuk membangun ketahanan mental, moral, dan intelektual siswa agar tidak mudah terpengaruh paham radikal maupun terorisme.”

Kegiatan ini juga diisi dengan deklarasi bersama anti intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme yang melibatkan siswa, guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bali.

Melalui pendekatan segitiga ekosistem yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari pengaruh ideologi kekerasan.

Satgas Damai Cartenz Laksanakan Patroli dan Layanan Kesehatan di Pengungsian Gigobak Sinak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Warga

Puncak — Satgas Operasi Damai Cartenz terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Pada Jumat (24/4/2026), personel melaksanakan patroli jalan kaki dan pelayanan kesehatan bagi warga di lokasi pengungsian Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kegiatan ini difokuskan pada upaya memastikan situasi keamanan di sekitar pengungsian tetap kondusif, sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak situasi sebelumnya. Dengan menyusuri area pengungsian secara langsung, personel dapat berinteraksi dekat dengan warga serta mengetahui kebutuhan mereka di lapangan.

Selain patroli, tim juga memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan ringan kepada masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga pengungsian disambut hangat, terutama karena membantu menjawab kebutuhan dasar di bidang kesehatan yang sangat dibutuhkan dalam kondisi pengungsian.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Satgas Damai Cartenz dalam menciptakan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Dengan hadir secara langsung, personel tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak.

Kaops Damai Cartenz, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari strategi terpadu dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kehadiran personel di pengungsian adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga,” ujar Kaops.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M. Hum., menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun situasi yang kondusif di wilayah penugasan.

“Melalui patroli dialogis dan pelayanan kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan diperhatikan. Ini juga menjadi upaya untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kondisi di wilayah Sinak, khususnya di pengungsian Kampung Gigobak, tetap aman dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang di tengah situasi yang berangsur kondusif.