Wakapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Sah Konstitusi, PP Polri Nyatakan Komitmen Tegak Lurus Jaga Marwah Institusi

Jakarta — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan kondisi ideal yang sah secara konstitusi dan telah memperoleh dukungan politik dari lembaga legislatif.

“Kapolri telah menyampaikan secara tegas di DPR RI bahwa kondisi ideal saat ini adalah Polri berada di bawah Presiden Republik Indonesia, sebagaimana diatur secara sah dalam konstitusi, serta telah mendapatkan dukungan politik dari lembaga legislatif,” tegas Wakapolri di hadapan jajaran Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Pepabri, serta purnawirawan TNI AD, AL, dan AU, dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI PP Polri Tahun 2026.

Wakapolri menambahkan, secara konstitusional, yuridis, sosiologis, dan filosofis, posisi Polri berada langsung di bawah kendali Presiden Republik Indonesia, serta mendapat dukungan penuh dari organisasi purnawirawan demi menjaga stabilitas dan marwah institusi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat PP Polri Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., menegaskan komitmen PP Polri untuk tetap tegak lurus terhadap almamater Kepolisian Negara Republik Indonesia dan menjaga marwah institusi di mata masyarakat.

Ia juga menginstruksikan secara tegas kepada seluruh purnawirawan Polri agar tidak melakukan tindakan yang bersifat mengkhianati atau mencederai nama baik Korps Bhayangkara.

Selain itu, Ketua PP Polri menyampaikan bahwa organisasi PP Polri terus mengalami pertumbuhan signifikan, dengan kepengurusan yang kini mencakup tingkat pusat, 34 daerah, 359 cabang, hingga 1.566 ranting di seluruh Indonesia.

PP Polri juga mencatat pencapaian penting berupa kepemilikan penuh aset strategis Gedung Tribrata dan Hotel Sutasoma, serta penyelesaian seluruh kewajiban administratif dan audit sebagai upaya memperkuat kemandirian dan keberlanjutan organisasi.

Menutup sambutannya, Ketua PP Polri menegaskan kembali doktrin “Sekali Bhayangkara, Tetap Bhayangkara” sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ketua Umum PP Polri Tegaskan Loyalitas Purnawirawan, Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden Fondasi Strategis

Jakarta — Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., menegaskan bahwa PP Polri tetap memiliki komitmen tegak lurus terhadap almamater Kepolisian Negara Republik Indonesia dan menjaga marwah institusi di mata masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Polri juga menyampaikan instruksi tegas agar seluruh purnawirawan Polri tidak melakukan tindakan yang bersifat mengkhianati atau mencederai nama baik Korps Bhayangkara.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan posisi strategis dalam memperkuat efektivitas transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Wakapolri dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026, yang turut dihadiri para mantan Wakapolri, tokoh senior Polri, serta pimpinan organisasi purnawirawan TNI–Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa dukungan terhadap penguatan kedudukan Polri di bawah Presiden disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Polri.

“Dukungan ini menjadi energi besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus melaksanakan transformasi secara menyeluruh. Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan fondasi strategis dalam memperkuat reformasi serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, dan berkeadilan,” tegas Wakapolri.

Wakapolri menambahkan, Polri berkomitmen penuh menindaklanjuti arahan Presiden melalui penguatan transformasi struktural, kultural, dan instrumental, guna membangun institusi kepolisian yang modern, adaptif, dan dipercaya masyarakat.

“Transformasi Polri bukan sekadar perubahan sistem, tetapi perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak seluruh personel. Tujuannya satu, menghadirkan Polri yang semakin presisi dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menekankan pentingnya sinergi antara Polri, para purnawirawan, akademisi, serta seluruh elemen bangsa dalam mengawal keberlanjutan transformasi Polri.

Melalui momentum Munas VI PP Polri ini, Wakapolri berharap semangat kebersamaan, pengabdian, dan loyalitas kepada bangsa dan negara terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Transformasi Polri menuju Polri Presisi,” pungkas Wakapolri.

Agum Gumelar ke Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden

Jakarta — Kamis, 29 Januari 2026

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI–Polri (PEPABRI), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, menegaskan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia Penegasan tersebut disampaikan kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan para senior Polri dan PEPABRI. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus mempercepat Transformasi Polri yang berkelanjutan.

“Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan fondasi utama dalam memperkuat efektivitas transformasi kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan profesionalisme personel,” tegas Wakapolri.

Langkah Nyata Wakapolri Dorong Transformasi Polri

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dan terus dilakukan untuk mendorong transformasi menyeluruh di tubuh Polri, antara lain:

  1. Penguatan SDM dan Pendidikan
    Pembenahan sistem rekrutmen yang transparan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan karier berbasis kompetensi. Dalam waktu dekat, Polri akan membentuk Pusat Studi Kepolisian di 74 perguruan tinggi di seluruh Indonesia guna memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan ilmu kepolisian.
  2. Transformasi Kultural dan Etika Profesi
    Penguatan pembinaan mental, etika profesi, dan keteladanan pimpinan guna menanamkan nilai humanis, responsif, dan berintegritas kepada seluruh personel.
  3. Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas
    Peningkatan sistem pengawasan internal dan eksternal untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kepercayaan publik.
  4. Modernisasi Sarana dan Prasarana
    Modernisasi fasilitas operasional, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sistem pendukung tugas kepolisian.
  5. Transformasi Digital
    Percepatan digitalisasi layanan publik, pengawasan, dan manajemen organisasi guna menghadirkan Polri yang modern, adaptif, dan efisien.
  6. Penguatan Fungsi Operasional
    Peningkatan kualitas Harkamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.

Wakapolri menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan komitmen nyata Polri dalam menjawab harapan Presiden dan masyarakat.

“Transformasi Polri adalah proses berkelanjutan. Dengan dukungan para senior, purnawirawan, dan seluruh elemen bangsa, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Kapolri MoU dengan PT Pupuk Indonesia Terkait Distribusi: Agar Tepat Sasaran

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan peresmian proyek revamping ammonia pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penekenan MoU terkait dengan pendistribusian pupuk di Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini di samping kami dapatkan undangan mendampingi Ketua dan pak Mentan melaksanakan peresmian revamping yang dilaksanakan di PT Kaltim artinya negara bisa melaksanakan efisiensi khususnya dalam produksi pupuk sebesar 10 sampai 16 persen,” kata Sigit di Bontang, Kaltim, Kamis (29/1/2026).

Sigit mengungkapkan, Polri dan PT Pupuk Indonesia juga melakukan nota kesepahaman terkait dengan pendistribusian pupuk di Indonesia. Hal itu dilakukan agar penyubur tanaman tersebut bisa tepat sasaran ke para petani.

“Kami melaksanakan penandatanganan MoU untuk pendistribusian pupuk. Sehingga pupuk betul-betul bisa tepat sasaran sampai di masyarakat petani yang membutuhkan,” ujar Sigit.

MoU ini, kata Sigit juga diharapkan proses distribusi pupuk bisa tepat waktu. Mengingat, apabila dalam proses penyaluran terjadi keterlambatan maka secara nasional akan membuat kerugian senilai ratusan triliun.

“Harapan kita sampai tepat waktu, karena tadi disampaikan bahwa keterlambatan satu minggu akan berdampak terhadap penurunan produktivitas dan apabila dinasionalkan itu merugikan seratu triliun,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, dengan tertibnya proses distribusi pupuk tersebut, maka diharapkan bisa meningkatkan produktivitas para petani. Sehingga, kata Sigit hal itu bisa menghasilkan swasembada pangan, sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Disatu sisi produktivitas akan berkurang ini yang menjadi perhatian kita. Sebagaimana arahan Pak Presiden kita sedang membuat road map ke depan selain wujdukan swasembada pangan ke depan kita betul-betul bisa wujudkan indonesia menjadi salah satu negara menjadi lumbung padi dunia,” tegas Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk maksimal dan optimal dalam mengawal proses distribusi pupuk di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami dari jajaran Polri berterima kasih dan kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan seluruh jajaran untuk ikut mengawal terkait distribusi pupuk sehingga tepat sasaran produktivitas petani juga betul-betul optimal dan pencapaian peningkatan swasembada pangan sebagaimana ditarget pak Presiden betul-betul bisa berjalan dengan maksimal,” tutup Sigit.

Sinergi TNI-Polri: Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

​ACEH TAMIANG – Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja tingkat tinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1). Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi sasaran fisik pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna.

​Kunjungan ini difokuskan pada dua fasilitas publik vital, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Kehadiran para pimpinan tertinggi lintas angkatan ini bertujuan untuk memastikan proses normalisasi lingkungan berjalan optimal agar layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat segera pulih.

​Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peninjauan teknis, melainkan representasi kuat dari hadirnya negara di tengah kesulitan masyarakat.

​”Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).

​Selain memantau pengerjaan fisik, rombongan juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga setempat dan menyerahkan bantuan sosial. Langkah ini dilakukan untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.

Trunoyudo menambahkan bahwa interaksi antara pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai edukasi dan empati yang mendalam bagi para calon perwira.

​”Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat,” pungkasnya.

​Hingga saat ini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, dan masyarakat di Aceh Tamiang terus berlanjut guna mempercepat pembersihan sisa-sisa material banjir sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.

Sinergi TNI-Polri: Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

​ACEH TAMIANG – Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja tingkat tinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1). Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi sasaran fisik pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna.

​Kunjungan ini difokuskan pada dua fasilitas publik vital, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Kehadiran para pimpinan tertinggi lintas angkatan ini bertujuan untuk memastikan proses normalisasi lingkungan berjalan optimal agar layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat segera pulih.

​Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peninjauan teknis, melainkan representasi kuat dari hadirnya negara di tengah kesulitan masyarakat.

​”Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).

​Selain memantau pengerjaan fisik, rombongan juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga setempat dan menyerahkan bantuan sosial. Langkah ini dilakukan untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.

Trunoyudo menambahkan bahwa interaksi antara pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai edukasi dan empati yang mendalam bagi para calon perwira.

​”Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat,” pungkasnya.

​Hingga saat ini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, dan masyarakat di Aceh Tamiang terus berlanjut guna mempercepat pembersihan sisa-sisa material banjir sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.

Wakapolda Kaltim Tinjau Langsung Insiden Kapal Feri Miring di Pelabuhan Semayang, Personel Gabungan Gerak Cepat Lakukan Evakuasi Korban

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., didampingi Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si., meninjau langsung insiden kapal feri miring di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Selasa (27/01/26). Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polda Kaltim terhadap kecelakaan transportasi laut yang mengakibatkan korban jiwa.

Insiden terjadi pada KM Dharma Kartika IX rute Parepare-Balikpapan saat kapal sandar sekitar pukul 05.45 Wita. Pada pukul 06.15 Wita, ketika ramp door sisi kanan diturunkan untuk proses debarkasi, sebuah truk bermuatan berlebih terguling sehingga menyebabkan kapal miring ke kanan dan diikuti tergulingnya sejumlah kendaraan di car deck.

Kondisi tersebut mengakibatkan beberapa penumpang yang berada di area car deck tertimpa kendaraan, sehingga menimbulkan korban luka-luka hingga meninggal dunia. Proses penurunan penumpang dan bongkar muat pun sempat terhenti.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan TNI-Polri, Basarnas, bersama pihak pelabuhan segera melakukan upaya penanganan di lokasi. Bongkar muat darurat dilakukan untuk mengurangi beban kapal sekaligus menstabilkan posisi kapal sebelum evakuasi korban dilaksanakan.

Tim Pammat Direktorat Samapta Polda Kaltim bersama Satuan Brimob Polda Kaltim turut dikerahkan membantu evakuasi, pengamanan, serta sterilisasi area kejadian guna mencegah risiko lanjutan. Petugas juga memastikan tidak ada penumpang lain yang masih terjebak di dalam kapal.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan dan identifikasi terhadap para korban serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Polda Kaltim memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan profesional serta mengedepankan keselamatan penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Humas Polda Kaltim

Tanamkan Keselamatan Perairan Sejak Dini, Ditpolairud Polda Kaltim Beri Edukasi kepada Siswa SD Islamic Global School

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalimantan Timur menerima kunjungan belajar dari siswa SD Islamic Global School Balikpapan Utara di Mako Ditpolairud Polda Kaltim, Selasa (27/01/26).

Kunjungan edukatif tersebut bertujuan untuk memperkenalkan tugas pokok dan fungsi Polisi Perairan sekaligus memberikan pemahaman dasar mengenai keselamatan di wilayah perairan kepada para pelajar sejak usia dini.

Rombongan siswa bersama guru pendamping disambut hangat oleh personel Ditpolairud Polda Kaltim. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal peran Polairud dalam menjaga keamanan perairan serta keselamatan masyarakat.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penerapan keselamatan saat beraktivitas di perairan, termasuk pengenalan berbagai perlengkapan keselamatan seperti life jacket, perahu karet, hingga peralatan selam. Para siswa juga diberikan penjelasan sederhana terkait prosedur keselamatan dasar di lingkungan perairan.

Tidak hanya itu, Ditpolairud Polda Kaltim turut memberikan edukasi tentang pelestarian lingkungan laut dan pesisir. Personel mengenalkan jenis mangrove serta biota laut yang dilindungi, sebagai upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini.

Sebagai bentuk praktik nyata, kegiatan dilanjutkan dengan penyemaian bibit mangrove jenis Rhizophora apiculata yang dilakukan bersama para siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan laut.

Melalui kegiatan edukatif tersebut, para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan di perairan sekaligus kesadaran untuk menjaga lingkungan laut di masa mendatang.

Humas Polda Kaltim

Dekat dengan Masyarakat, Polantas Menyapa Hadir di Layanan SIM dan STNK Polres Kukar

Kutai Kartanegara – Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara terus berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa, yang dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan layanan terbaik, khususnya bagi masyarakat pemohon SIM, BPKB, dan STNK di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah humanis dan responsif dalam mempererat komunikasi antara Polantas dengan masyarakat, sekaligus memastikan proses pelayanan administrasi kendaraan bermotor berjalan dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Melalui program Polantas Menyapa, personel Satlantas turut hadir memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat yang sedang mengurus dokumen kendaraan, baik dalam pelayanan penerbitan maupun perpanjangan SIM, pengurusan BPKB, serta penerbitan dan pengesahan STNK.

Selain itu, petugas juga memberikan penjelasan terkait alur pelayanan yang berlaku, syarat administrasi, serta mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan ramah, sopan, serta transparan dalam memberikan pelayanan publik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman, terbantu, serta mendapatkan pelayanan terbaik. Polantas hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk melayani dan menjadi sahabat masyarakat,” ujarnya.

Polres Kutai Kartanegara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, serta mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah Kutai Kartanegara.

Dengan adanya Polantas Menyapa, Satlantas Polres Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Hadiri Musdes Penetapan Pengurus BUMDes, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Sampaikan Imbauan Waspada Pencurian

Kukar – Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu Polsek Loa Janan, Aipda Suwarno, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang digelar di Balai Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/1/2026).

Musdes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Loa Janan Ulu beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta calon pengurus BUMDes. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan perekonomian desa.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suwarno menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait upaya pencegahan tindak pidana pencurian. Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam dan pos satuan keamanan lingkungan (satkamling).

“Keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terwujud,” ujar Aipda Suwarno.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Musdes tersebut merupakan bentuk sinergi Polri dengan pemerintah desa dan masyarakat. Selain mendukung kelancaran program desa, kehadiran ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mempererat komunikasi antara kepolisian dan warga di wilayah hukum Polsek Loa Janan.