Polsek Muara Jawa Gerak Cepat Tangani Karhutla 1,5 Hektare di Muara Jawa Ilir

Kukar – Personel Polsek Muara Jawa bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Martadinata RT 015, Kelurahan Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sore.

Kebakaran yang diketahui sekitar pukul 15.30 WITA tersebut membakar sekitar 1,5 hektare lahan yang dipenuhi semak belukar, ilalang dan ranting kering. Kondisi lahan yang mudah terbakar membuat api berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.

Mendapat informasi kebakaran, personel Polsek Muara Jawa langsung menuju lokasi, melakukan pengecekan dan mengambil langkah penanganan awal. Di lapangan, Polsek Muara Jawa juga berkoordinasi dengan Rantis Karhutla Polda Kaltim, BPBD Kukar, Damkar Muara Jawa, pihak Kecamatan, LPM serta masyarakat untuk mempercepat proses pemadaman.

Polsek Muara Jawa berperan dalam mengoordinasikan penanganan bersama seluruh unsur, membantu pengendalian api, serta memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan aman. Sekitar 30 warga turut membantu petugas dalam upaya memadamkan kebakaran.

Setelah api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.50 WITA, personel Polsek Muara Jawa bersama tim gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Petugas melakukan pendinginan dan penyisiran, terutama pada titik yang masih panas atau terdapat bara, guna mencegah api kembali menyala.

Polsek Muara Jawa juga melakukan pemantauan berkala terhadap lokasi bekas kebakaran sebagai langkah antisipasi munculnya titik api baru. Sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Muara Jawa Iptu Yoga Fattur Rahman menegaskan bahwa respons cepat sangat diperlukan dalam penanganan kebakaran lahan, terutama ketika kondisi vegetasi kering mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas,” imbaunya.

Berkat respons cepat Polsek Muara Jawa bersama seluruh unsur dan masyarakat, kebakaran berhasil dipadamkan sebelum meluas lebih jauh, Situasi di lokasi aman dan kondusif.

Polsek Kota Bangun Bergerak Cepat, Karhutla 0,3 Hektare di Sumber Sari Berhasil Dipadamkan

Kukar – Personel Polsek Kota Bangun bergerak cepat menangani kebakaran lahan di samping Jalan Poros Sumber Sari, Desa Sumber Sari, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sore.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.00 WITA. Mendapat informasi tersebut, tiga personel Polsek Kota Bangun bersama unsur Kecamatan dan perangkat Desa Sumber Sari langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan.

Api membakar sekitar 0,3 hektare lahan yang dipenuhi semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering. Kondisi diperparah dengan tidak adanya sumber air di sekitar lokasi, sehingga petugas mengandalkan peralatan pemadaman manual untuk mengendalikan api.

Personel Polsek Kota Bangun bersama unsur terkait berjibaku menyiram titik api dan bara yang masih menyala. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan penyisiran dan pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Berkat respons cepat dan koordinasi lintas unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut dan situasi di lokasi dipastikan aman serta kondusif.

Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Kota Bangun masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pemantauan juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi munculnya titik api susulan.

Polsek Kota Bangun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan yang kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Polsek Tenggarong Gerak Cepat, Lahan Terbakar Dekat Permukiman Berhasil Dipadamkan

Kukar – Personel Polsek Tenggarong bergerak cepat menangani kebakaran lahan di Jalan Gunung Sentul, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Dua personel Polsek Tenggarong, Aipda Roni A. dan Briptu Ilham, langsung mendatangi lokasi yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Mako Polsek. Kebakaran menghanguskan lahan sekitar 500 meter persegi dan lokasinya berada dekat permukiman warga.

Bersama 10 personel Balakar dan BPBD, petugas melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan. Setelah memastikan kondisi area aman dan tidak ada potensi penyebaran api, petugas meninggalkan lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Respons cepat petugas menjadi kunci mencegah kebakaran lahan meluas ke area permukiman.

Medan Sulit dan Tanpa Sumber Air, Polsek Loa Kulu Kawal Penanganan Karhutla 30 Hektare

Kukar – Kebakaran lahan seluas sekitar 30 hektare terjadi di Dusun Loa Gagak RT 022, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 WITA tersebut membakar kawasan yang didominasi semak belukar dan vegetasi kering. Kondisi medan berupa perbukitan, akses yang sulit serta minimnya sumber air menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian api.

Mendapat informasi kejadian, personel Polsek Loa Kulu langsung turun ke lokasi bersama Koramil Loa Kulu, Pemerintah Desa, Damkar Kabupaten Kukar, pemadam perusahaan, relawan dan masyarakat.

Tidak hanya membantu pemadaman, personel Polri juga melakukan pengecekan titik kebakaran, koordinasi lintas unsur, meminta keterangan warga, pendataan area terdampak serta memantau pergerakan api, khususnya untuk mengantisipasi kemungkinan kobaran merembet ke permukiman warga.

Sebanyak dua personel Bhabinkamtibmas dan dua personel Reskrim turut diterjunkan dalam penanganan. Kehadiran personel Reskrim juga menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendalami asal mula dan penyebab kebakaran, yang hingga kini masih dalam proses pengecekan.

Penanganan dilakukan secara bersama dengan melibatkan unsur TNI, Damkar, pemadam perusahaan, MPA, pemerintah desa dan masyarakat. Tim gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi apabila api kembali membesar atau bergerak mendekati kawasan permukiman.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara cepat dan terukur, dengan keselamatan masyarakat serta pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas.

Polsek Loa Kulu memastikan penanganan tidak berhenti pada pemadaman. Pengawasan, pendataan dan pendalaman penyebab kebakaran terus dilakukan hingga situasi benar-benar aman.

Api Membesar di Belakang TPA, Polsek Muara Muntai Bergerak Cepat Cegah Karhutla Meluas

Kukar – Kobaran api sempat membesar di kawasan semak belukar belakang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sore.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WITA di lahan masyarakat RT 012. Mengetahui adanya titik api, personel Polsek Muara Muntai bersama relawan Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Kondisi semak belukar yang mudah terbakar membuat api sempat membesar. Personel Polsek Muara Muntai bersama relawan kemudian berjibaku melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WITA, api berhasil dipadamkan dan titik kebakaran dinyatakan aman. Personel selanjutnya memastikan tidak ada lagi kobaran api sebelum meninggalkan lokasi.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani melalui personelnya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Respons cepat menjadi kunci yang mana ketika api terdeteksi, personel Polsek Muara Muntai langsung turun bersama relawan agar kebakaran tidak berkembang dan mengancam lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Cegah Kecelakaan Susulan, Sat Samapta Polres Kukar Sigap Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Taman Kota Raja

Kukar – Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian personel Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara. Saat melaksanakan patroli di kawasan Timbau, Kamis (3/9/2026) siang, personel Regu 2 Patroli Sat Samapta bersama Siaga Karhutla bergerak cepat menangani tumpahan solar di Jalan Lingkar Taman Kota Raja.

Tumpahan solar tersebut sebelumnya menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan. Melihat kondisi jalan yang licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, personel langsung melakukan penyiraman pada titik tumpahan solar untuk mengurangi risiko kecelakaan susulan.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Sat Samapta dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keselamatan di jalan. Personel juga memastikan kondisi lokasi tetap aman sehingga masyarakat dapat kembali melintas dengan lebih nyaman.

Kasat Samapta Polres Kukar AKP Nursan menghimbau para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi yang berpotensi licin, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan diri berkendara apabila kondisi jalan membahayakan.

“Pengendara juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tumpahan bahan bakar, pohon tumbang, jalan rusak, atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan kecelakaan”,pungkas AKP Nursan.

Patroli bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman. Sat Samapta Polres Kukar hadir dan bergerak cepat sebelum potensi bahaya berubah menjadi kecelakaan.

Lahan Gambut Terbakar di Samboja Barat, Polsek Samboja Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan RT 08, Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026). Api membakar semak belukar di area seluas kurang lebih 1 hektare.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WITA. Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Samboja segera menuju lokasi yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Mako Polsek Samboja untuk melakukan penanganan bersama tim gabungan.

Sebanyak 13 personel terlibat dalam penanganan, terdiri dari 5 personel Polsek Samboja, 2 personel Koramil, 3 personel MPA Kelurahan Tanjung Harapan dan 3 personel Damkar.

Polsek Samboja berperan melakukan respons cepat, koordinasi antarunsur, membantu pemadaman, serta memantau kondisi di lokasi untuk mencegah api meluas. Koramil dan MPA turut memperkuat penanganan di lapangan, sementara Damkar melaksanakan pemadaman menggunakan sarana yang tersedia.

Proses pemadaman menghadapi kendala berupa sulitnya akses sumber air serta kondisi lahan gambut yang membuat penanganan membutuhkan waktu dan kewaspadaan lebih. Meski demikian, seluruh unsur terus bekerja hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA.

Setelah api berhasil dikendalikan, tim memastikan kondisi asap dan api telah aman serta melakukan pemantauan terhadap area yang terbakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polsek Samboja mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca panas dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan maupun lahan.

Sinergi Polri, TNI, Damkar dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penanganan Karhutla, terutama di wilayah dengan karakteristik lahan gambut yang rawan terbakar kembali.

Tim Gabungan Bergerak Cepat, Karhutla 2 Hektare di Sebulu Berhasil Dipadamkan

Kukar – Tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 015, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Menerima informasi sekitar pukul 12.30 WITA, 7 personel Polsek Sebulu dipimpin Kapolsek IPTU Edi Subagyo langsung mendatangi lokasi.

Personel Polsek berperan melakukan penanganan awal, mengoordinasikan unsur yang hadir, serta membantu proses pemadaman dan memastikan kebakaran tidak meluas.

Dalam penanganan tersebut, 2 personel Koramil Sebulu turut membantu upaya pemadaman di lapangan dan memperkuat personel gabungan dalam mengendalikan kebakaran.

Sementara itu, 7 personel Damkar Kecamatan Sebulu melaksanakan pemadaman dengan mengoperasikan 2 unit mobil pemadam dan 4 unit pompa air, termasuk melakukan penyemprotan dan pembasahan pada area yang terbakar.

5 relawan Damkar Segihan turut membantu proses pemadaman di lokasi, terutama dalam mendukung personel dan petugas pemadam saat melakukan penanganan api serta pembasahan lahan.

Kebakaran menghanguskan sekitar 2 hektare lahan yang didominasi semak belukar, ilalang dan ranting kering. Berkat sinergi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA.

Setelah api padam, tim gabungan memastikan kondisi lokasi tetap aman dan mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, khususnya pada musim kemarau, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Kecepatan respons Polri, dukungan TNI, kemampuan teknis Damkar dan keterlibatan relawan menjadi kekuatan bersama dalam mencegah Karhutla meluas dan melindungi masyarakat serta lingkungan.

Api Membesar di Lahan Danau Mengering, Polsek Muara Muntai Bergerak Cepat Padamkan Karhutla

Kukar – Kepulan asap dan kobaran api muncul di kawasan Danau Muara Aloh, RT 005, Desa Muara Aloh, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Kebakaran yang terjadi di lahan danau yang mengering tersebut sempat membuat api membesar. Mengetahui kejadian itu, Posko Penanggulangan Karhutla Kecamatan Muara Muntai langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Personel Polsek Muara Muntai menjadi bagian dari tim yang turun langsung menghadapi kobaran api bersama personel Koramil 0906-10, Damkar Muara Leka, serta bantuan anggota perusahaan JMS dan para relawan.

Dengan peralatan yang tersedia, tim gabungan melakukan pemadaman dari sejumlah titik untuk mencegah api meluas. Upaya tersebut membuahkan hasil, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA.

Tidak berhenti setelah api padam, petugas bersama relawan langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi kunci dalam mencegah kebakaran lahan meluas, terlebih kondisi lahan yang mengering membuat api berpotensi cepat menjalar.

“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak bersama tim Posko Karhutla. Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan lokasi benar-benar aman,” ujar Kapolsek.

Polsek Muara Muntai juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat untuk melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Hingga kegiatan penanganan berlangsung, situasi aman dan kondusif.

Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bentuk respons cepat dalam penanganan Karhutla sekaligus upaya mencegah api meluas yang dapat membahayakan masyarakat dan lingkungan.

Tempuh 50 Kilometer, Polsek Samboja Terjang Karhutla 1,5 Hektare hingga Api Berhasil Dijinakkan

Kukar – Jarak sekitar 50 kilometer tak menghalangi personel Polsek Samboja untuk bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 12, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Begitu menerima informasi kebakaran sekitar pukul 11.40 WITA, personel Polsek Samboja langsung menuju lokasi. Sebanyak 5 personel Polsek Samboja diterjunkan untuk melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam pemadaman.

Kobaran api yang membakar pohon dan semak belukar dengan luas sekitar 1,5 hektare ditangani secara bersama-sama. Polsek Samboja bersinergi dengan Brimob Polda Kaltim, Koramil Samboja, Manggala Agni, Damkar Samboja, Balai Gakkum Hutwil Kaltim, Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, PMI Samboja serta MPA Kelurahan Bukit Merdeka dan Sungai Merdeka.

Dalam penanganan tersebut, Polri berperan melakukan respons cepat menuju titik api, membantu proses pemadaman, membangun koordinasi lintas unsur, serta memastikan perkembangan situasi di lokasi dapat terpantau dan dilaporkan secara cepat.

Kekuatan gabungan sebanyak 57 personel dikerahkan dengan dukungan berbagai unsur pemadam dan lapangan. Manggala Agni, Damkar dan unsur terkait fokus pada upaya pemadaman dan pengendalian api, sementara personel Polri bersama unsur lainnya mendukung penanganan agar kobaran tidak meluas.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 16.00 WITA. Kondisi asap dan api telah terkendali, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan sinergi seluruh pihak.

“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur untuk mengendalikan api. Penanganan dilakukan bersama hingga api berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Polsek Samboja juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca panas dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

Bagi Polri, penanganan Karhutla bukan sekadar memadamkan api, tetapi memastikan setiap titik kebakaran segera direspons agar tidak berubah menjadi bencana yang lebih luas.