Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Polsek Muara Kaman Turun Langsung Wujudkan Indonesia Asri

Kukar – Kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan terus ditunjukkan Polsek Muara Kaman. Melalui Program Indonesia Asri, jajaran Polsek Muara Kaman melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di sejumlah lokasi, mulai dari lingkungan Mako Polsek, Masjid Nurul Iman hingga kawasan Museum Lesong Batu, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 10.00 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin bersama personel Polsek Muara Kaman. Para anggota turun langsung membersihkan lingkungan, merapikan area sekitar dan memastikan kawasan yang menjadi ruang publik tersebut tetap bersih, nyaman serta terawat.

Tidak hanya berfokus pada lingkungan kantor kepolisian, kegiatan juga menyasar Masjid Nurul Iman Desa Muara Kaman Ulu dan Museum Lesong Batu. Pemilihan lokasi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap fasilitas keagamaan sekaligus ruang yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari lingkungan masyarakat.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas bersih-bersih, tetapi merupakan bentuk kehadiran Polri untuk ikut menjaga lingkungan bersama masyarakat.

“Menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Program Indonesia Asri, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari tempat-tempat yang ada di sekitar kita,” ujarnya.

Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan suasana yang nyaman dan sehat, tetapi juga mencerminkan kepedulian serta rasa memiliki terhadap fasilitas yang digunakan bersama.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, personel Polsek Muara Kaman menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sederhana yang berdampak positif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat,” tegas Kapolsek.

Samboja Dilanda Kemarau, Ratusan Warga Bersatu: Doa dan Ikhtiar Lawan Karhutla

Kukar – Di tengah kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kutai Kartanegara, sekitar 500 warga Kecamatan Samboja berkumpul dalam suasana penuh kekhusyukan untuk melaksanakan Sholat Istisqa dan memanjatkan doa memohon turunnya hujan, Jumat (4/9/2026).

Sholat Istisqa dilaksanakan sejak pukul 07.30 WITA di halaman Masjid Jami Syafa’atul Ikhwan, Jalan Balikpapan–Handil II, Kelurahan Kampung Lama. Kegiatan dihadiri Camat Samboja Damsik, Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid unsur TNI, lurah dan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan warga.

Kemarau yang berkepanjangan tidak hanya menyebabkan berkurangnya ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas masyarakat, pertanian, perikanan dan lingkungan.

Dalam sambutan Bupati Kukar yang dibacakan Camat Samboja, pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, relawan dan berbagai instansi terkait terus melakukan upaya penanganan, mulai dari pemadaman Karhutla, penyaluran air bersih hingga kesiapsiagaan posko kebencanaan.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid turut hadir sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

Sholat Hajat, Sholat Istisqa, ceramah dan doa bersama menjadi rangkaian utama kegiatan. Masyarakat diajak tidak hanya memanjatkan doa, tetapi juga melakukan ikhtiar nyata menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran lahan.

Di tengah kemarau yang menguji, doa dan ikhtiar berjalan beriringan. Masyarakat memohon hujan, sementara seluruh unsur terus bergerak menjaga lingkungan dan melindungi warga dari dampak Karhutla.

Bukan Sekadar Berbagi, Polres Kukar Hadir Layani Warga Lewat Warung Berkah dan Cek Kesehatan Gratis

Kukar – Pagi di kawasan Kedai Ojol Kamtibmas Polres Kukar Kelurahan Timbau, Kabupaten Kutai Kartanegara, terasa berbeda. Sekitar 250 warga dari berbagai kalangan mendapat layanan kesehatan gratis, makanan, hingga bantuan sembako dalam Program Warung Berkah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Polres Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026).

Program yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menyasar pengemudi ojek online, petugas kebersihan DLHK, pemulung, pekerja kasar hingga masyarakat sekitar. Polres Kukar menyalurkan 250 paket beras masing-masing 2 kilogram, serta makanan dan minuman gratis.

Tak hanya berbagi, personel Dokkes Polres Kukar juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan dasar. Warga dapat melakukan cek tekanan darah, konsultasi medis dan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Ps. Kasat Binmas Polres Kukar Iptu Dewa Gede Ertana bersama Kasi Dokkes Iptu Supriadi Nurdin dan personel turut berinteraksi langsung dengan masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan penting terkait keamanan dan kesehatan.

Di tengah kondisi cuaca yang panas dan meningkatnya potensi kebakaran lahan,
Satbinmas juga mengingatkan warga agar tidak membakar lahan atau ladang. Masyarakat diajak bersama-sama mencegah Karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Melalui Warung Berkah, Polres Kukar menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya hadir saat terjadi persoalan, tetapi juga melalui kepedulian, kesehatan, bantuan sosial dan edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Cegah Karhutla, Polsek Muara Muntai Edukasi Warga soal Bahaya Membakar Lahan

Kukar – Polsek Muara Muntai terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat di Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dilakukan oleh Aiptu Rahmat Fahmi, Bripda Fuji Adhaji dan Bripda Antonisu Arkian Lamanele dengan menyampaikan edukasi mengenai aturan hukum dan sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Polsek Muara Muntai juga mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, agar tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan api sulit dikendalikan dan memicu kebakaran yang lebih luas.

Masyarakat juga diajak menjadi bagian penting dalam pencegahan Karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api. Kebakaran lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Polsek Muara Muntai menegaskan, mencegah Karhutla jauh lebih baik daripada menunggu api membesar.

Dini Hari, Kapolsek Loa Janan Sisir Titik Api di Perbatasan Kukar–PPU

Kukar – Tidak ingin kecolongan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe bersama personelnya melakukan pengecekan langsung terhadap informasi titik api di wilayah perbatasan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (3/9/2026) malam hingga Jumat (4/9/2026) dini hari.

Berbekal informasi dan titik koordinat yang diterima sekitar pukul 23.00 WITA, Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe bersama empat personel Polsek Loa Janan langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 03.00 WITA, petugas tiba di titik pertama dan melakukan pengecekan di sekitar lokasi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan api yang masih menyala, namun petugas masih menemukan bara yang mengeluarkan asap. Kondisi tersebut tetap menjadi perhatian karena bara dapat kembali memicu kebakaran, khususnya pada lahan yang kering.

Pengecekan kemudian diperluas. Sekitar pukul 05.10 WITA, personel Polsek Loa Janan bersama empat personel Yon TP 826 melanjutkan penyisiran menuju lokasi kedua berdasarkan dokumentasi dan informasi yang diterima.

Lokasi kedua berada di perbatasan Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kukar, dengan Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara. Kegiatan melibatkan unsur Polsek Loa Janan, Koramil Sepaku, Yon TP 826 serta dipimpin Dandim 0913 PPU Letkol Inf Fandi Satria.

Petugas gabungan melakukan pengecekan kondisi sekitar dan memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi meluas. Langkah ini menunjukkan bahwa setiap informasi mengenai titik api tetap ditindaklanjuti, meski harus dilakukan pada malam hingga dini hari dan di wilayah perbatasan.

Polsek Loa Janan terus mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api sekecil apa pun, sehingga dapat ditangani sebelum berkembang menjadi Karhutla yang lebih luas.

Cegah Harga Pangan Melonjak, Satgas Pangan Polres Kukar Sidak Pasar Mangkurawang

Kukar – Satreskrim Polres Kutai Kartanegara melalui Tim Satgas Pangan bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut menjadi langkah konkret Polri dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi gejolak harga yang dapat memicu inflasi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pengecekan dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, UPP Satuan Kerja Kabupaten Kukar serta Tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Kutai Kartanegara.

Petugas menyambangi sejumlah kios untuk memantau langsung harga dan stok komoditas strategis, di antaranya daging ayam, daging sapi, daging kerbau, Minyakita, beras, kedelai, telur, bawang merah dan bawang putih.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah komoditas masih relatif stabil dan ketersediaannya aman. Harga daging ayam berada di kisaran Rp36.000 per kilogram dan stok masih mencukupi. Sementara harga daging sapi dan kerbau terpantau masih berada di atas HET/HAP, namun kondisi pasokan tetap tersedia dan tidak ditemukan kelangkaan.

Untuk komoditas lainnya, Minyakita terpantau Rp15.700 per liter, BerasKita Premium Bulog Rp15.400 per kilogram, telur Rp25.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000 per kilogram.

Tim Satgas Pangan juga menemukan adanya kenaikan pada harga beras medium dan premium. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi meningkatnya biaya transportasi.

Meski demikian, stok bahan pokok di Pasar Mangkurawang masih dalam kondisi aman dan belum ditemukan indikasi kelangkaan.

Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath S.W. Gemilang menegaskan, pemantauan harga dan stok akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas pangan, mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.

“Pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi sejak dini apabila terjadi kenaikan harga yang tidak wajar maupun gangguan distribusi. Polri bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan agar stabilitas pangan tetap terjaga,” pungkas Kasat.

Karhutla 1 Hektare Terjadi Tengah Malam, Kapolsek Sangasanga Pimpin Langsung Pemadaman

Kukar – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, sekitar 1 hektare semak belukar, ilalang dan ranting kering terbakar di Jalan Bakti Abri RT 06, Kelurahan Pendingin, Kamis (3/9/2026) malam.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 23.30 WITA.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Sangasanga Iptu Wahid bersama personel Polsek langsung bergerak ke lokasi dan memimpin penanganan di tengah kondisi malam hari.

Tidak menunggu api membesar, Polsek Sangasanga segera berkoordinasi dengan BKO Polairud Polda Kaltim, BKO Kodim 0906/KKR, Damkar Kecamatan Sangasanga, Pemadam PT Pertamina EP Sangasanga serta Relawan Damkar Kelurahan Pendingin.

Dengan dukungan sejumlah kendaraan pemadam dan unit suplai air, tim gabungan langsung melakukan penyemprotan untuk memutus penyebaran api. Medan dan waktu bukan alasan untuk memperlambat penanganan. Petugas terus berjibaku hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20 WITA.

Setelah api padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan dilakukan pada titik-titik yang masih menyimpan panas dan bara, dilanjutkan pemantauan untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul.

Kapolsek Sangasanga Iptu Wahid menegaskan, setiap laporan kebakaran lahan akan segera direspons karena api di lahan kering dapat dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya saat kondisi lahan kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Respons cepat Polri bersama seluruh unsur menjadi kunci. Api berhasil dipadamkan, situasi di lokasi aman dan kondusif.

Karhutla 4 Hektare di Samboja, Polsek dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api hingga Malam

Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sore. Api membakar semak belukar dengan luas diperkirakan mencapai 4 hektare.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.00 WITA. Mendapat informasi tersebut, Polsek Samboja langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Mako Polsek. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Koramil, Masyarakat Peduli Api (MPA), Damkar, PMI dan petugas jaga bendungan untuk melakukan penanganan bersama.

Sebanyak 26 personel gabungan dikerahkan. Mereka berjibaku mengendalikan api yang cukup luas, sementara kondisi medan menjadi tantangan karena akses menuju titik kebakaran sulit dilalui.

Hingga sekitar pukul 19.30 WITA, api dan asap berhasil dikendalikan sekitar 80 persen. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan dan pemantauan untuk mencegah api kembali membesar atau merambat ke area lain.

Dalam penanganan tersebut, Polsek Samboja tidak hanya membantu pemadaman, tetapi juga mengoordinasikan penanganan bersama unsur terkait, memantau perkembangan api, mendokumentasikan kondisi di lapangan dan melaporkan perkembangan kepada pimpinan.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kondisi cuaca yang panas dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu indikasi awal, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil pendalaman petugas.

Polsek Samboja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu api serta segera melaporkan apabila melihat titik api.

Situasi di lokasi hingga saat ini aman dan kondusif, sementara penanganan terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam.

Tak Hanya Padamkan Api, Siswa PTIK Sambangi Warga Terdampak Karhutla di Pendingin

Kukar – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ditunjukkan mahasiswa S1 dan S2 Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melalui kegiatan dialog dan bakti sosial di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 13.30 WITA di Jalan Jaya Makmur RT 05. Mahasiswa S1 PTIK Iptu Rastra Elfra Mokat dan mahasiswa S2 PTIK Iptu Medika hadir langsung menemui warga yang terdampak Karhutla.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan warga pascakebakaran. Kepedulian kemudian diwujudkan melalui pemberian bantuan sembako kepada warga yang terdampak.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Posko Karhutla di RT 09 Kelurahan Pendingin. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi penanganan Karhutla sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan unsur yang terlibat di lapangan.

Polsek Sangasanga turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan akibat dampak Karhutla.

Kapolsek Sangasanga Iptu Wahid menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan warga tidak merasa sendiri. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus memperkuat semangat bersama dalam menghadapi dampak Karhutla,” ujarnya.

Polsek Muara Kaman Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Sabintulung

Kukar – Personel Polsek Muara Kaman bergerak cepat menangani kebakaran lahan di pinggir Jalan Poros Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya titik api, piket Polsek Muara Kaman langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar Kecamatan serta Damkar Desa Bunga Jadi. Bersama-sama, petugas melakukan pemadaman menggunakan semprotan air hingga api berhasil dipadamkan.

Lahan yang terbakar diperkirakan berukuran 10 x 15 meter. Tidak terdapat kendala dalam proses pemadaman dan tidak ada korban jiwa.

Selain membantu memadamkan api, personel Polsek Muara Kaman melakukan pemantauan, koordinasi dengan pemerintah kecamatan, dokumentasi serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Berkat respons cepat petugas bersama unsur terkait, api berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi aman dan kondusif.