Polres Kukar dan Polsek Tenggarong Amankan Kegiatan Campus Fair I Tahun 2026 di Simpang Odah Etam

Kutai Kukar – Personel Polres Kutai Kartanegara bersama Polsek Tenggarong melaksanakan pengamanan kegiatan Campus Fair I Tahun 2026 – Pekan Promosi Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan pengamanan berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 10.00 WITA, bertempat di Simpang Odah Etam, Jalan Kartanegara, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sekaligus mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, personel Polres Kukar dan Polsek Tenggarong melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan serta membantu mengatur arus lalu lintas guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta maupun masyarakat yang melintas.

Campus Fair I Tahun 2026 merupakan kegiatan Pekan Promosi Perguruan Tinggi se-Indonesia yang menjadi sarana informasi bagi masyarakat, khususnya pelajar dan calon mahasiswa, untuk memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan perguruan tinggi dan pendidikan lanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian terus melakukan monitoring terhadap situasi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar Simpang Odah Etam.

Hingga kegiatan selesai pada pukul 10.00 WITA, seluruh rangkaian pengamanan berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif.

Polsek Muara Kaman Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja GPMII Jemaat Kristus Penebus

Kukar – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah, personel Polsek Muara Kaman melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah Minggu di Gereja Persekutuan Misi Injil Indonesia (GPMII) Jemaat Kristus Penebus, Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan pengamanan dilaksanakan oleh dua personel Polri, yakni AIPDA Tuyar Miyanto dan BRIPTU Yusuf Efendi Prasetyo.

Pengamanan dilakukan selama pelaksanaan Perayaan Ibadah Minggu Pagi yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. G.I. Arkilaus Gam dengan mengangkat tema “Pergi Sediakan Tempat Bagi Kita dan Yesus Duduk di Sebelah Kanan Bapa.”

Kegiatan ibadah tersebut diikuti oleh sekitar 60 jemaat. Personel pengamanan melaksanakan pemantauan dan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Kehadiran personel kepolisian juga merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya bagi umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gereja GPMII Jemaat Kristus Penebus terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Kapolres Kukar Silaturahmi ke Rumah Duka Korban Ignasius, Keluarga Percayakan Penanganan Kasus Kepada Polisi

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar bersama jajaran bersilaturahmi dengan keluarga korban meninggal dunia atas nama Ignasius dikediaman orang tua korban, Sdr. Usah, di Desa Kampung Baru, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kukar, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan belasungkawa Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar kepada keluarga korban sekaligus upaya membangun komunikasi dengan keluarga serta tokoh adat dan masyarakat setempat dalam menyikapi peristiwa yang terjadi di wilayah Kecamatan Tabang.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kasat Intelkam Polres Kukar AKP Andy Wahyudi, Kapolsek Tabang IPTU Yohan Liu, Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Timur Hendrik Tandoh, Ketua Lembaga Adat Dayak Kenyah Kabupaten Kukar Noh Ingan, Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Kabupaten Kukar Apniel Daniel dan Ajang Apui, Kepala Desa Kampung Baru Supardi Bath, serta orang tua korban Sdr. Usah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan rasa belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa keluarga korban.

“Kami datang untuk bersilaturahmi kepada keluarga korban sekaligus menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Kami sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa korban,” ujar Kapolres.

Kapolres juga meminta keluarga untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada jajaran Polres Kukar.

“Kami berharap keluarga yakin dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kami. Polres Kutai Kartanegara akan mengungkap perkara ini dengan cepat, tegas dan transparan sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyelidikan dan penyidikan akan dilakukan secara profesional untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan dan memberikan keadilan bagi korban.

AKBP Khairul Basyar juga menegaskan bahwa dalam penanganan perkara tersebut tidak terdapat kepentingan atau kecenderungan terhadap pihak tertentu. Seluruh proses akan dilakukan berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak ada tendensi apa pun. Perkara ini akan kami proses dengan tegas sesuai peraturan perundang-undangan dan dilakukan secara transparan kepada semua pihak,” jelasnya

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres juga menyampaikan kepada keluarga mengenai pilihan untuk dilakukan atau tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban sebagai bagian dari proses penyidikan. Keputusan tersebut disampaikan untuk dikembalikan kepada pihak keluarga.

Orang nomor satu di jajaran Polres Kukar tersebut juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Sementara itu, orang tua korban, Sdr. Usah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Kukar beserta jajaran yang telah datang langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran yang telah hadir dan bersilaturahmi di tempat kami. Kami menyambut baik kedatangan beliau,” ungkap Usah.

Pihak keluarga berharap kepolisian dapat segera mengungkap perkara tersebut dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya korban.

“Kami berharap para pelaku segera ditangkap dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa seseorang,” tegasnya.

Kapolres Kukar Temui Lembaga Adat Dayak dan Masyarakat Tabang, Bahas Penyelesaian Kasus Dugaan Pengeroyokan

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama jajaran Polres Kukar menggelar pertemuan dengan Lembaga Adat Dayak, unsur Muspika, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Tabang, Minggu (9/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tabang tersebut membahas penanganan dan penyelesaian kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Jalan Poros Utama Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kasat Lantas AKP Ahmad Fandoli, Kasat Reskrim AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, Kasat Intelkam AKP Andi Wahyudi, Kapolsek Kembang Janggut AKP Dedi Supriyanto, Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu dan para personel Polres Kukar.

Selain jajaran kepolisian, hadir pula Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, para Kepala Desa, Kepala Adat, Perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, tokoh masyarakat, serta sekitar 100 warga Kecamatan Tabang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen mengungkap kasus tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami dari Polres Kutai Kartanegara akan segera mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Tabang. Kami juga telah mendatangi pihak korban untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya saudara kita akibat kejadian yang mengarah kepada tindak pidana,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan dan gelar perkara untuk menentukan status hukum para terduga pelaku sesuai dengan alat bukti dan hasil penyidikan.

Ia meminta masyarakat Kecamatan Tabang untuk mempercayakan proses penanganan perkara kepada kepolisian dan bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.

“Kami berharap masyarakat Tabang membantu kami menjaga situasi tetap kondusif. Percayakan penanganan kasus ini kepada kami. Kami akan mengungkap dan menangani perkara ini secara adil,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres juga menyoroti persoalan peredaran minuman keras dan narkotika di wilayah Kecamatan Tabang. Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, sejumlah barang yang berkaitan dengan pengungkapan kasus narkotika diketahui berasal dari luar Kabupaten Kukar dan peredarannya terindikasi menuju wilayah Kecamatan Tabang.

Kapolres meminta seluruh unsur Muspika, tokoh adat, Kepala Desa dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras maupun narkotika.

“Kami berharap seluruh unsur Muspika bersama-sama meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban terhadap peredaran minuman keras. Dari hasil yang kami lihat, persoalan yang terjadi berawal dari penggunaan minuman keras,” jelasnya.

AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, ia meminta masyarakat segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika dan minuman keras.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk menyerahkan proses hukum kepada kepolisian agar berjalan secara transparan, profesional dan seadil-adilnya.

Berdasarkan hasil penanganan awal, sebanyak enam orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan di Mako Polsek Tabang. Selanjutnya, para terduga pelaku akan dipindahkan ke Polres Kutai Kartanegara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar Polsek Loa Kulu Gelar Family Gathering Penuh Kehangatan

LOA KULU – Suasana penuh tawa dan keakraban mewarnai Kolam Pemancingan “Rocky 2HS” saat Polsek Loa Kulu menggelar acara Family Gathering bersama keluarga besar jajaran Kepolisian Sektor Loa Kulu, Minggu (09/08/2026) pagi.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu AKP H. Hari Supranoto, S.H., M.H., dan Ketua Bhayangkari Ranting Loa Kulu Ny. Linda Hari, kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel, pengurus Bhayangkari, hingga Pegawai Harian Lepas (PHL) beserta keluarga masing-masing.

Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kapolsek Loa Kulu AKP H. Hari Supranoto menyampaikan bahwa ajang berkumpul ini dirancang khusus untuk melepas penat sekaligus memperkokoh rasa kekeluargaan dan soliditas di luar dinas.

“Di balik tugas-tugas pelayanan kepolisian yang padat, ada peran dan doa keluarga yang selalu mendukung kita. Lewat kegiatan ini, kami ingin memupuk kebersamaan, kekompakan, serta hubungan yang harmonis antarpersonel dan keluarga besar Polsek Loa Kulu,” ujar AKP H. Hari Supranoto hangat.

Berbagai kemeriahan mengisi rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini, seperti perlombaan seru bagi anak-anak dan orang tua, pembagian doorprize, hingga hiburan musik santai yang menambah kehangatan suasana.

Kemeriahan dan tawa bersama yang tercipta menjadi bukti nyata eratnya ikatan kekeluargaan di lingkungan Polsek Loa Kulu. Seluruh rangkaian acara ditutup pada pukul 12.00 WITA dengan situasi yang aman, lancar, dan penuh kebahagiaan.

KAPOLRI TUTUP E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026, AJAK GENERASI MUDA JADI DUTA KAMTIBMAS DAN AKTIF LAPORKAN GANGGUAN KE 110

Jakarta, 9 Agustus 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus mengajak generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tiga Rekor MURI tersebut yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi antusiasme para peserta yang mencapai 35.936 orang dari 34 Polda dan 403 Polres. Menurutnya, perkembangan e-sports saat ini tidak lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi olahraga dengan potensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional. Dan pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar,” ujar Kapolri.

Kapolri berharap kompetisi tersebut terus dikembangkan hingga mampu melahirkan lebih banyak talenta baru. Ia bahkan mendorong agar jumlah peserta pada tahun depan dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat dengan menggelar kompetisi secara rutin di tingkat kewilayahan.

“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini, pertanyaannya: bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” kata Kapolri.

Selain menjadi atlet dan talenta e-sports, Kapolri mengajak para peserta menjadi agen perubahan dan Duta Kamtibmas yang ikut mengajak generasi muda meninggalkan aktivitas kontraproduktif seperti tawuran, balap liar, dan vandalisme, serta mendorong kegiatan positif dan berprestasi.

Kapolri juga menitipkan pesan agar para Duta Kamtibmas ikut mencegah berbagai ancaman di ruang digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Baik untuk kegiatan-kegiatan negatif, apakah itu judi online, apakah itu game-game yang kemudian membahayakan generasi muda, dan juga model-model penipuan. Tolong bantu para Duta Kamtibmas ini untuk menginformasikan kepada teman-temannya yang ini berbahaya. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” tegas Kapolri.

Kapolri mendorong kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, dan platform digital dalam melakukan pencegahan kejahatan siber. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun indikasi kejahatan melalui kanal pengaduan Polri, termasuk layanan 110 dan kanal Patroli Siber.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game hingga Youth Movement. Kapolri menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, sekaligus literasi dan kesadaran keamanan digital generasi muda.

“Dengan melihat pertunjukan-pertunjukan yang ada, bagaimana tadi ditampilkan robotik, kemudian IoT, AI, saya yakin bahwa generasi-generasi kita betul-betul siap untuk mengisi dan menunjukkan bahwa kalian semua mampu untuk mengantarkan Indonesia ini menjadi generasi-generasi terbaik menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Kapolri pada Minggu (9/8/2026) malam.

Tim Gabungan Lakukan Penegakan Hukum terhadap DPO di Tembagapura

Mimika – Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartproporsionalitas Satgas Amole-2026 melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial GW di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (7/8/2026).

Upaya penegakan hukum tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan, pemantauan, dan pengembangan informasi personel di lapangan terkait keberadaan GW yang telah tercatat sebagai DPO dan berkaitan dengan sejumlah perkara pidana di wilayah Tembagapura dan Kabupaten Mimika.

GW tercatat melakukan aksi berdasarkan LP/55/XI/2017/SEK. TEMBAGAPURA tanggal 14 November 2017. Yang bersangkutan diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap kendaraan LWB di area Mile 69, Distrik Tembagapura, yang mengakibatkan seorang korban berinisial RTS mengalami luka pada paha kiri.

Selain itu, GW juga tercatat melakukan aksi sesuai LP/39/III/2020/RES. MIMIKA tanggal 30 Maret 2020. Dalam aksi penyerangan dan penembakan di area perkantoran Office Building 1 PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, yang mengakibatkan seorang warga negara Selandia Baru, Graeme Thomas Wall (57) meninggal dunia dan dua karyawan lainnya mengalami luka.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. saat dijumpai media pada Sabtu (8/8), menjelaskan bahwa upaya penegakan hukum terhadap GW dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan informasi yang dilakukan personel secara bertahap.

“Dalam pelaksanaan penegakan hukum, personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan. Karena situasi dilapangan ini jurang dan bukit. Serta tetap berpedoman pada hukum yang berlaku,” jelas Kasatgas Humas.

Dalam pelaksanaan penegakan hukum, personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan serta tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Dari tindakan tersebut, GW mengalami luka pada bagian tubuhnya. Setelah itu, yang bersangkutan mendapatkan pertolongan dari anggota kelompoknya. Personel selanjutnya melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, GW kemudian dibawa oleh anggota kelompoknya menuju kawasan hutan,” tambah Kasatgas Humas.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penindakan terhadap GW merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap target yang telah masuk dalam daftar pencarian orang.

“Penindakan terhadap GW dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemantauan personel di lapangan terhadap target yang telah masuk dalam daftar pencarian orang serta berkaitan dengan sejumlah perkara yang ditangani oleh kepolisian. Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Kaops menegaskan bahwa setiap sasaran penegakan hukum ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan data yang dimiliki kepolisian.

“Kami memastikan bahwa setiap upaya penegakan hukum dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan data yang dimiliki kepolisian. Terhadap GW, yang bersangkutan merupakan target yang telah tercatat dalam DPO terkait sejumlah perkara pidana. Karena itu, langkah yang dilakukan personel merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap target tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan di lapangan akan terus kami dalami dan setiap informasi yang disampaikan kepada publik akan didasarkan pada fakta yang telah diverifikasi oleh petugas,” kata Wakaops.

Saat ini, Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Amole-2026 masih melakukan pemantauan, pengumpulan informasi, dan pengembangan penyelidikan terkait perkembangan situasi di wilayah Tembagapura.

Penegakan hukum terhadap GW merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menangani berbagai tindak pidana serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang telah masuk dalam daftar pencarian orang. Seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, kehati-hatian, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua IESPA Ibnu Riza Apresiasi Kapolri Cup 2026: Wadah Luar Biasa, dari Polres hingga Panggung Nasional

Jakarta — Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Riza mengapresiasi penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 sebagai wadah kompetisi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang e-sports.

Apresiasi tersebut disampaikan Ibnu Riza dalam Opening E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Ibnu Riza, Kapolri Cup 2026 memiliki keunggulan karena membuka kompetisi secara berjenjang mulai dari tingkat Polres, Polda hingga Mabes Polri atau tingkat nasional.

“Ini adalah wadah yang luar biasa. Turnamen amatir yang terbesar untuk e-sport, khususnya Mobile Legends,” ujar Ibnu Riza.

Kapolri Cup 2026 merupakan kompetisi yang terbuka bagi masyarakat umum. Anak-anak muda dari berbagai daerah yang memiliki minat dan kemampuan di bidang e-sports mendaftarkan diri melalui jajaran Polda dan Polres di wilayah masing-masing.

Para peserta kemudian mengikuti rangkaian pertandingan secara berjenjang hingga tingkat nasional.

Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres mengikuti rangkaian kompetisi E-Sports Kapolri Cup 2026.

Ibnu Riza menilai mekanisme tersebut memberikan kesempatan kepada talenta e-sports dari berbagai daerah untuk berkembang dan memperoleh pengalaman kompetisi.

“Harapannya kepada Polri, semoga acaranya berkelanjutan karena ini wadah yang luar biasa, dari jenjang Polres, provinsi, Polda sampai dengan Mabes Polri atau nasional,” katanya.

Polri Hadir di Ruang Digital Generasi Muda

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan perkembangan digital telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, mengasah kompetensi hingga mengukir prestasi.

Namun, perkembangan digital juga menghadirkan tantangan yang perlu diwaspadai.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital tahun 2026, Indonesia berada di posisi keempat dunia dalam jumlah pengguna internet. Sebanyak 48 persen pengguna internet di Indonesia merupakan anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya keterlibatan generasi muda dalam ekosistem digital sekaligus pentingnya membangun ruang digital yang aman dan produktif.

“Peran Polri dalam transformasi digital tidak hanya sebagai penjaga aktivitas di ruang siber, namun juga sebagai pengawas agar setiap aktivitas tetap berjalan secara produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Komjen Dedi.

Menurutnya, kehadiran Polri di ruang digital juga dilakukan melalui edukasi digital citizenship, sehingga generasi muda memiliki kemampuan menggunakan teknologi secara cakap sekaligus memahami risiko di ruang siber.

Salah satu bentuk konkret pendekatan tersebut adalah penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026.

“Aktivitas yang dahulu lebih banyak dipandang sebagai hobi kini telah tumbuh menjadi ruang ekspresi, kompetisi dan prestasi yang diakui secara luas,” katanya.

Kolaborasi Bangun Ekosistem E-Sports

Penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 dilakukan melalui kolaborasi Polri bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), IESPA, serta kementerian dan lembaga terkait.

Opening kegiatan turut dihadiri perwakilan Kemenko PMK, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Kejaksaan Agung dan BSSN.

Jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan secara daring.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong e-sports sebagai ruang pengembangan talenta, olahraga prestasi, kreativitas dan kegiatan positif bagi generasi muda.

Membangun Talenta dan Karakter

Kapolri Cup 2026 mengusung tagline “Dream to Become”. Melalui kompetisi tersebut, Polri mendorong generasi muda untuk mengembangkan minat dan kemampuan menjadi prestasi.

Wakapolri berharap kompetisi ini dapat melahirkan talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas dan memiliki daya saing global.

“Semangat inilah yang ingin kita bangun, yaitu mengubah mimpi menjadi kemampuan, kemampuan menjadi prestasi, dan prestasi menjadi masa depan,” tutur Komjen Dedi.

Wakapolri juga menekankan pentingnya sportivitas, disiplin, kerja sama tim dan kepemimpinan dalam kompetisi.

“Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim dan jiwa kepemimpinan. Selain kemenangan yang tentunya patut dibanggakan, semangat fair play adalah kehormatan yang juga harus dirawat dalam diri,” pesan Wakapolri.

Selain mengembangkan kemampuan, peserta juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga ruang digital tetap aman.

“Jadikan diri kalian duta Kamtibmas siber dengan memanfaatkan ruang digital secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar Komjen Dedi.

Menurutnya, keamanan ruang digital merupakan tanggung jawab bersama.

“Ruang digital yang sehat, aman dan produktif hanya dapat terwujud melalui kepedulian dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Melalui Kapolri Cup 2026, Polri memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkompetisi dan mengembangkan talenta e-sports secara berjenjang.

Dengan 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres, kompetisi ini menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat sekaligus potensi generasi muda di bidang e-sports.

Sejalan dengan apresiasi IESPA, Kapolri Cup diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wadah kompetisi yang memberikan kesempatan kepada talenta muda dari berbagai daerah untuk berkembang dari tingkat Polres, Polda hingga panggung nasional.

Bentuk kepedulian, Polsek Loa Janan Bersama Unsur Muspika Bagikan Bendera Merah Putih Dalam Rangka HUT RI ke-81

Kukar Loa Janan – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Polsek Loa Janan bersama unsur Muspika Kecamatan Loa Janan melaksanakan kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat. Minggu (09/08/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe bersama Camat Loa Janan, Danramil Loa Janan, Kepala Desa Loa Janan Ulu, Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu AIPTU Suwarno serta personel Polsek Loa Janan.

Pembagian Bendera Merah Putih merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, serta semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Masyarakat diimbau untuk memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan rumah maupun tempat usaha masing-masing selama bulan kemerdekaan.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah dan masyarakat dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus mempererat hubungan serta kebersamaan dengan masyarakat.

Dengan semangat “Merah Putih di Setiap Sudut Negeri”, diharapkan seluruh masyarakat Kecamatan Loa Janan dapat bersama-sama menyemarakkan HUT RI ke-81 dengan penuh semangat, tertib dan rasa nasionalisme.

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Personel Polsek Tenggarong Laksanakan Patroli Dialogis Siang Hari

Kukar – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya, personel Polsek Tenggarong Seberang melaksanakan patroli dialogis pada siang hari, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian
dari upaya preventif kepolisian guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas
serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.

Patroli dilakukan secara
menyeluruh di sejumlah titik strategis, termasuk pusat keramaian, kawasan
pemukiman, serta jalan lintas utama.

Dalam pelaksanaannya, petugas
tidak hanya berpatroli secara mobile, namun juga aktif berdialog dengan warga
untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan imbauan keamanan.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas menegaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan kegiatan rutin yang terus diintensifkan, terlebih dalam situasi cuaca yang terik di siang hari, yang kerap menjadi waktu rawan bagi potensi kriminalitas.

“Patroli dialogis merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan kehadiran negara melalui kehadiran personel di tengah masyarakat, sehingga rasa aman dan nyaman dapat terus terjaga,” ujar Kapolsek.