Haidar Alwi: Operasi Ketupat 2026 Bukti Nyata Presisi Kapolri, 85,3% Pemudik Puas

Jakarta – Sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berdasarkan survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia. Capaian ini dipandang bukan sekadar statistik tahunan, melainkan gambaran nyata pengalaman publik dalam menghadapi salah satu mobilitas terbesar di dunia.

Dalam skala pergerakan jutaan orang lintas wilayah dalam waktu singkat, tingkat kepuasan tersebut menjadi indikator konkret bahwa sistem pengamanan dan pelayanan berjalan efektif. Keberhasilan ini dinilai lahir dari pendekatan terukur, terintegrasi, serta berbasis sistem yang kuat.

Mudik Lebaran selama ini dikenal bukan hanya tradisi sosial, tetapi fenomena nasional dengan kompleksitas tinggi. Lonjakan kendaraan, kepadatan jalur utama, potensi kecelakaan, hingga gangguan distribusi logistik menjadikan momentum ini sebagai ujian kapasitas negara. Dalam situasi tersebut, kegagalan pengelolaan bukan hanya berdampak pada kemacetan, tetapi berpotensi memicu gangguan stabilitas yang lebih luas. Karena itu, kelancaran dan keamanan mudik dipandang sebagai indikator kemampuan negara mengelola tekanan publik secara langsung.

Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute sekaligus Dewan Pembina Ikatan Alumni Ikatan Alumni ITB, Haidar Alwi, menilai kepuasan publik pada momentum mudik tidak dapat dilihat sekadar sebagai ukuran pelayanan, tetapi refleksi kualitas sistem negara dalam mengelola mobilitas sosial berskala besar.

“Dalam sistem modern, pergerakan manusia dalam jumlah besar adalah ujian kapasitas negara yang paling nyata. Ketika mobilitas dapat dikelola secara aman, lancar, dan terkendali, itu menunjukkan adanya integrasi antara kebijakan, data, dan eksekusi di lapangan. Kepuasan publik dalam konteks ini bukan sekadar persepsi, tetapi cerminan dari sistem yang bekerja secara utuh,” tegas Haidar Alwi.

Ia menekankan, tanpa memahami mudik sebagai sistem kompleks, angka kepuasan 85,3 persen mudah dianggap sebagai capaian biasa. Padahal di baliknya terdapat struktur pelayanan terintegrasi yang mencakup pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga kehadiran negara di titik-titik krusial perjalanan masyarakat.

Survei tersebut juga menampilkan indikator turunan yang memperkuat kualitas pelayanan di lapangan. Sebanyak 84 persen pemudik puas terhadap posko pelayanan kepolisian yang berfungsi sebagai pusat informasi, pengamanan, sekaligus ruang istirahat masyarakat. Selain itu, 77,6 persen responden menyatakan puas terhadap rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow yang diterapkan secara dinamis untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Di sisi lain, 81,7 persen responden menyatakan puas terhadap ketersediaan bahan bakar, menunjukkan koordinasi lintas sektor berjalan efektif selama periode mudik. Data ini menegaskan keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil kerja sistem pelayanan yang saling terhubung dan berjalan simultan.

“Pelayanan publik yang efektif tidak ditentukan oleh seberapa banyak kebijakan dibuat, tetapi oleh seberapa tepat kebijakan tersebut menjawab kebutuhan masyarakat. Ketika sistem mampu menerjemahkan kompleksitas menjadi solusi, di situlah kepercayaan publik mulai terbentuk secara rasional,” jelas Haidar Alwi.

Keberhasilan ini juga dinilai tidak terlepas dari arah kebijakan Kapolri Listyo Sigit Prabowo melalui konsep Presisi yang menekankan pendekatan prediktif, responsibilitas, serta transparansi berkeadilan. Dalam kerangka tersebut, kepolisian tidak hanya bergerak reaktif, tetapi mengedepankan kemampuan membaca potensi risiko sebelum berkembang menjadi masalah.

Dengan demikian, Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak lagi sekadar operasi rutin tahunan, melainkan model pelayanan publik yang menunjukkan kemampuan institusi negara bekerja secara terukur, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hadir di Tengah Masyarakat, Sat Brimob Polda Kaltim Intensifkan Patroli Humanis hingga Pengamanan Obyek Vital

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Dalam rangka memelihara stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, personel Satuan Brimob Polda Kaltim terus mengintensifkan kegiatan patroli di sejumlah wilayah, baik melalui pendekatan humanis maupun pengamanan obyek vital, Senin (06/04/26).

Di wilayah Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, satu regu personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor melaksanakan patroli sambang dengan menyisir titik-titik keramaian ekonomi dan transportasi, mulai dari pasar tradisional di Jalan Karang Asam Ilir hingga kawasan Pelabuhan Sungai Kunjang di Jalan Untung Suropati. Dalam kegiatan tersebut, personel dilapangan aktif berdialog dengan pedagang, pengunjung pasar, serta para pekerja pelabuhan guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan imbauan kamtibmas secara humanis.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Kutai Barat, satu regu personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor melaksanakan patroli pengamanan obyek vital di kawasan Melak dan sekitarnya. Patroli difokuskan pada sejumlah lokasi strategis, seperti Kantor PLN di Jalan Dewi Sartika Melak Ilir, Kantor Pegadaian di Jalan Bung Tomo Melak Ulu, serta pusat perbelanjaan di kawasan Barong Tongkok. Personel melakukan pengecekan sistem keamanan serta berkoordinasi dengan petugas setempat guna memastikan aktivitas pelayanan publik berjalan aman dan lancar.

Secara terpisah, Komandan Satua Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis.

“Patroli sambang dan pengamanan obyek vital merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan Brimob selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah Kalimantan Timur dengan mengedepankan pendekatan humanis serta meningkatkan intensitas kehadiran personel di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perlindungan terhadap pusat-pusat aktivitas masyarakat dan infrastruktur penting menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Teruslah mengabdi dengan ketulusan hati karena keamanan rakyat adalah kehormatan bagi korps. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Humas Polda Kaltim

Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, Ditpolairud Polda Kaltim Gelar Aksi Bersih-Bersih di Pesisir Somber

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan perairan, Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan pembersihan sampah di kawasan pesisir Jalan Baru Somber, Senin (06/04/26).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Aksi ini juga merupakan gerakan bersih sampah laut dan sungai, sekaligus mendukung program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Selain melakukan pembersihan di sepanjang pesisir, personel Polairud turut memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke laut dan aliran sungai. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta mengantisipasi potensi bencana lingkungan seperti banjir.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah perairan dan pesisir.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan, terutama laut dan sungai, adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, diharapkan ekosistem tetap terjaga dan risiko pencemaran maupun bencana dapat diminimalisir,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Ditpolairud Polda Kaltim dalam menjaga kebersihan lingkungan perairan sekaligus membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian laut dan sungai.

Humas Polda Kaltim

Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Polres Kukar Gelar Pelatihan Teknis Reskrim di Ruang Catur Prasetya

Kukar – Guna menghadapi dinamika kejahatan yang semakin kompleks di era digital, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara menggelar Pelatihan Kemampuan Fungsi Teknis Reskrim bagi para personel penyidik. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, Selasa (07/04/2026) pagi.

Bertempat di Ruang Catur Prasetya, Mako Polres Kukar, pelatihan ini diikuti oleh sedikitnya 49 personel yang terdiri dari para Kanit, anggota Satreskrim Polres Kukar, serta para Kanit Reskrim dari seluruh Polsek jajaran Polres Kutai Kartanegara.

Pelatihan ini dirancang untuk memperdalam kemampuan teknis personel dalam menangani berbagai tindak pidana khusus dan krusial.

Dalam sambutan pembukanya, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya institusi dalam meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan profesionalisme penyidik maupun penyidik pembantu.

“Di era perkembangan teknologi dan dinamika kejahatan yang semakin kompleks, kita dituntut untuk tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga penguasaan teknis yang mumpuni,” tegas Wakapolres di hadapan para peserta.

Beliau juga menginstruksikan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius, proaktif, dan disiplin. Hal ini bertujuan agar materi yang disampaikan oleh para pemateri dapat diserap dengan baik dan diaplikasikan dalam tugas penyelidikan maupun penyidikan di lapangan.

Melalui pelatihan ini, Wakapolres Kukar berharap adanya peningkatan kualitas dalam penanganan perkara tindak pidana. Para peserta didorong untuk tidak ragu bertanya dan saling berbagi pengalaman (sharing knowledge) selama sesi materi berlangsung.

“Harapan saya, setelah mengikuti kegiatan ini, kemampuan personel dalam penanganan perkara semakin meningkat, yang pada akhirnya dapat memberikan pelayanan hukum terbaik dan berkeadilan kepada masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan pelatihan berjalan dengan khidmat dan interaktif, menandakan komitmen Polres Kutai Kartanegara dalam mewujudkan personel Polri yang unggul dan responsif terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas.

Perkuat Keamanan Desa, Bhabinkamtibmas Tani Harapan Sidak Poskamling di Jam Rawan

Kukar – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Tani Harapan, Aipda Sudarsono, melakukan pengecekan mendadak ke Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di RT 04 Desa Tani Harapan, Rabu (08/04/2026) dini hari.

Didampingi langsung oleh Kasatgas Linmas setempat, kegiatan ini menyasar kesiapsiagaan personel jaga serta kelengkapan sarana pendukung keamanan di tingkat RT.

Patroli Berkala di Jam Rawan
Dalam kunjungannya, Aipda Sudarsono memberikan arahan khusus kepada petugas jaga dan warga yang sedang melaksanakan ronda. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam melakukan patroli lingkungan, terutama pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas.

“Kami meminta warga untuk tidak hanya berdiam diri di pos, tetapi aktif melakukan patroli berkala di seputaran wilayah RT. Kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama pada waktu-waktu krusial saat masyarakat sedang beristirahat,” ujar Aipda Sudarsono.

Selain memberikan motivasi, Aipda Sudarsono mengingatkan warga untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwajib jika menemukan hal-hal atau orang yang mencurigakan. Sinergi antara warga dan Bhabinkamtibmas menjadi kunci utama dalam mencegah gangguan kamtibmas seperti pencurian maupun tindak pidana lainnya.

Kegiatan pengecekan yang berlangsung hingga menjelang subuh tersebut menunjukkan hasil yang positif. Kesadaran warga RT 04 Desa Tani Harapan dalam menjalankan siskamling dinilai cukup tinggi, yang dibuktikan dengan adanya petugas yang berjaga secara terjadwal.

Dengan kehadiran Polri di tengah-tengah aktivitas ronda malam, diharapkan situasi Desa Tani Harapan tetap berada dalam keadaan aman, damai, dan kondusif.

Cegah Kecelakaan di Jalur Vital, Polsek Tabang dan Warga Umaq Bekuay Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung

Kukar – Personel Polsek Tabang menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap keselamatan warga dengan menggelar bakti sosial perbaikan infrastruktur jalan. Bersama masyarakat Desa Umaq Bekuay, aparat kepolisian bahu-membahu memperbaiki jembatan gantung penghubung antardesa yang kondisinya mulai memprihatinkan, Selasa (07/04/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini difokuskan pada penggantian papan lantai jembatan gantung yang retak serta pembersihan bahu jalan di jalur penghubung antara Desa Umaq Bekuay dan Desa Bila Talang, Kecamatan Tabang.

Jembatan berkonstruksi kayu ulin tersebut merupakan urat nadi utama bagi mobilitas dan jalur ekonomi masyarakat di kedua desa untuk menuju pusat Kecamatan Tabang. Mengingat pentingnya akses tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Umaq Bekuay berinisiasi melakukan koordinasi cepat dengan Pemerintah Desa untuk melakukan perbaikan secara swadaya.

“Kami melihat ada beberapa bagian lantai jembatan yang retak dan sangat rawan menimbulkan kecelakaan bagi pengendara maupun pejalan kaki. Oleh karena itu, personel Polsek Tabang bersama warga sepakat untuk segera memperbaikinya sebelum memakan korban,” ujar Kapolsek Tabang, Iptu Yohan Lihu.

Selain mengganti papan ulin yang rusak, tim gabungan juga membersihkan semak belukar di bahu jalan guna meningkatkan jarak pandang para pengendara yang melintas.

Kapolsek Tabang menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bentuk penguatan silaturahmi dan kemanunggalan Polri dengan rakyat. Dengan infrastruktur yang lebih aman, diharapkan roda ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan teknis di perjalanan.

Jembatan gantung kini telah kembali layak dan lebih aman untuk dilalui oleh kendaraan roda dua maupun warga sekitar.

Wujudkan Wilayah Asri, Kapolsek Kota Bangun dan Masyarakat Gelar Aksi Gotong Royong Massal

Kukar – Sinergitas antara aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat di Kecamatan Kota Bangun semakin solid. Hal ini terlihat dalam kegiatan gotong royong massal yang digelar unsur Forkopimcam bersama warga setempat guna mendukung program “Indonesia Asri”, Selasa (07/04/2026) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kota Bangun Ulu (KBU) ini dimulai pada pukul 14.00 WITA. Aksi lingkungan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Aksi nyata ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting di wilayah Kecamatan Kota Bangun, di antaranya Camat Kota Bangun, Abdul Kharim, Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Hairul Umam serta dukungan dari Bhabinkamtibmas Desa KBU Aiptu Lorenta Jw, Bripda Pangeran, para Ketua RT, dan puluhan masyarakat setempat.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program nasional Indonesia Asri. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan asri tidak hanya sedap dipandang, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

“Kegiatan ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan, dan yang terpenting adalah semangat kebersamaannya,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Fokus utama gotong royong kali ini meliputi pembersihan drainase untuk mengantisipasi banjir, pemangkasan rumput liar di bahu jalan, serta penataan area publik agar terlihat lebih rapi.

Masyarakat Kota Bangun tampak antusias bahu-membahu bersama personel kepolisian dan staf kecamatan. Partisipasi aktif warga menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.

Melalui aksi ini, diharapkan Kota Bangun dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengimplementasikan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.

Sinergi Polri dan Pendidikan: Kapolsek Loa Kulu Pantau Proyek Percontohan Jagung Unggul di SMK Faluy

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal program ketahanan pangan nasional. Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, turun langsung memimpin pengecekan lahan tanam jagung di SMK Faluy, Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kamis (02/04/2026) siang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara SMK Faluy dengan PT Niaga Mas Gemilang, yang didampingi oleh Polsek Loa Kulu sebagai motor penggerak pemberdayaan potensi lokal menuju swasembada pangan.

Dalam kunjungan tersebut, AKP Hari Supranoto didampingi Kanit IK Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Ardiansyah, serta Perangkat Pengelola Lahan (PPL) Desa Jonggon Jaya, Juwarni. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Kapolsek memberikan apresiasi atas kondisi tanaman yang tumbuh dengan subur.

“Alhamdulillah, pertumbuhannya cukup bagus. Kami sangat berterima kasih kepada tim dari SMK Faluy yang telah merawat lahan ini dengan sangat telaten. Ini adalah awal yang positif,” ujar AKP Hari Supranoto di sela-sela pengecekan.

Namun, Kapolsek juga memberikan arahan tegas terkait kewaspadaan terhadap ancaman hama. Berkaca dari kegagalan panen yang pernah terjadi di Desa Jongkang akibat serangan ulat, tikus, dan monyet, ia meminta pengelola lahan untuk memperketat perawatan intensif demi memastikan hasil panen yang maksimal.

Proyek tanam jagung ini diproyeksikan menjadi pilot project atau model percontohan bagi wilayah lain di Kutai Kartanegara. Kapolsek meyakini bahwa jika kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor swasta ini berhasil, maka pola serupa dapat diterapkan secara luas untuk memperkuat solidaritas masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan.

“Ini bisa menjadi model kerjasama yang menular. Jika di sini sukses, kita bisa menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal yang sama,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan moral dan apresiasi atas kerja keras warga sekolah, AKP Hari Supranoto berencana mengundang Kapolres Kutai Kartanegara untuk menghadiri panen raya mendatang.

Langkah proaktif Polsek Loa Kulu ini tidak hanya bertujuan memperkuat stok pangan daerah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda di SMK Faluy agar lebih mencintai sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Senyum Humanis di Balik Loket Pelayanan Satpas Polres Kukar

TENGGARONG – Pagi yang cerah di Satpas Polres Kutai Kartanegara diawali dengan sapaan hangat dari para personel Satlantas kepada masyarakat pemohon SIM. Melalui program “Polantas Menyapa”, petugas tidak hanya berdiri di balik loket, tetapi aktif menghampiri warga untuk memberikan asistensi dan memastikan setiap proses administrasi berjalan tanpa hambatan. Suasana yang biasanya formal kini terasa lebih cair dengan komunikasi dua arah yang mengedepankan aspek keramahan dan kenyamanan publik.

Kasat Lantas Polres Kukar menekankan bahwa pelayanan terbaik bukan hanya soal kecepatan durasi, melainkan juga soal kualitas interaksi. Petugas secara proaktif memberikan edukasi terkait mekanisme perpanjangan masa berlaku SIM hingga tata cara ujian teori dan praktik dengan bahasa yang mudah dipahami. Langkah ini diambil untuk menghapus kesan kaku dalam pelayanan kepolisian, sekaligus membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat Kutai Kartanegara.

Kehadiran sosok Polantas yang menyapa langsung ini mendapat apresiasi positif dari para pemohon. Dengan ruang tunggu yang representatif dan petugas yang responsif, Satpas Polres Kukar berkomitmen mewujudkan pelayanan prima yang bersih dari pungli dan transparan. Upaya ini merupakan wujud nyata transformasi Polri yang Presisi, di mana setiap warga yang datang merasa dilayani layaknya tamu istimewa, demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Sabuk Putih.

Sinergi Pelayanan dan Edukasi: Polantas Kukar Menyapa Pemohon SIM

TENGGARONG – Mengawali operasional pelayanan dengan semangat baru, personel Satlantas Polres Kutai Kartanegara melaksanakan giat Polantas Menyapa bagi para pemohon SIM yang telah hadir sejak pagi hari. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan aksi nyata dalam memberikan pendampingan psikologis bagi masyarakat yang akan menempuh ujian teori maupun praktik. Dukungan moral dari petugas diharapkan dapat mengurangi kecemasan pemohon sehingga hasil yang dicapai dapat maksimal.

Dalam setiap tegur sapanya, personel Satlantas selalu menyelipkan pesan bahwa memiliki SIM bukan sekadar memegang kartu identitas berkendara, melainkan sebuah tanggung jawab besar di jalan raya. Bahasa yang digunakan petugas sangat santun dan mudah dicerna, membuat pesan edukasi keselamatan terasa lebih masuk ke dalam hati sanubari masyarakat. Inilah esensi dari Polantas Menyapa; menggabungkan ketegasan aturan dengan kelembutan pelayanan demi keselamatan bersama.

Secara keseluruhan, suasana di Satpas Polres Kukar kini jauh lebih dinamis dan humanis berkat konsistensi program ini. Masyarakat merasa memiliki akses langsung untuk bertanya dan berkonsultasi mengenai segala hal terkait lalu lintas. Dengan semangat melayani tanpa pamrih, Satlantas Polres Kutai Kartanegara terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang unggul, demi terwujudnya citra Polri yang semakin Presisi di mata dunia.