Polri Kerahkan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara Guna Perkuat Keamanan

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan ratusan personel untuk diberangkatkan ke wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat pengamanan serta merespons perkembangan situasi kamtibmas di kedua daerah tersebut.

Pengecekan kesiapan pasukan Brimob yang akan bertugas di Papua Tengah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 12.00 WIB di Mako Brimob dan dipimpin langsung oleh Wakapolri.

Adapun kekuatan personel yang disiapkan antara lain 100 personel Brimob untuk Papua Tengah, Tim Itwasum sebanyak 8 personel yang dibagi ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Tim BIK 10 personel untuk Papua Tengah, Tim Divpropam 26 personel yang terbagi ke dua wilayah, serta Tim Bareskrim sebanyak 20 personel untuk Papua Tengah.

Untuk wilayah Maluku Utara, sebanyak 12 personel Divpropam telah diberangkatkan pada Sabtu pagi menggunakan pesawat Beechcraft. Sementara 4 personel Itwasum masih dalam proses pencarian tiket keberangkatan.

Sedangkan untuk penguatan di Papua Tengah, total personel gabungan yang akan diberangkatkan berjumlah 148 personel. Mereka dijadwalkan berangkat pada Minggu, 5 April 2026 pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air dengan tujuan Nabire.

Langkah penguatan ini dilakukan seiring dengan adanya perkembangan situasi kamtibmas di beberapa wilayah. Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terjadi konflik antarwarga yang dipicu oleh kasus dugaan pembunuhan seorang warga di Desa Bobane Jaya.

Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo yang mengakibatkan korban jiwa, pembakaran rumah warga, fasilitas umum, serta satu unit tempat ibadah. Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat untuk meredam konflik hingga situasi berangsur kondusif pada Jumat sore.

Selain itu, di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, terjadi aksi penganiayaan berat terhadap personel Polri, Bripda Juventus Edowai, yang dilakukan oleh orang tak dikenal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta merespons cepat setiap dinamika di lapangan.

“Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tidak terpengaruh isu hoaks maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan,” tambahnya.

Saat ini, Polri masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan di Halmahera Tengah maupun penyerangan terhadap personel di Dogiyai, serta memastikan situasi keamanan di kedua wilayah tetap terkendali.

Jamin Keamanan Ibadat Jumat Agung, Polsek Tabang Siagakan Personel di 10 Gereja

Kukar – Jajaran Polsek Tabang memastikan pelaksanaan rangkaian ibadah Jumat Agung tahun 2026 di wilayah hukum Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, berjalan dengan aman, khidmat, dan kondusif. Pengamanan ketat dilakukan dengan menempatkan puluhan personel di seluruh gereja yang menggelar ibadah, Jumat (03/04/2026).

Kegiatan pengamanan dan patroli dialogis ini dimulai sejak pukul 09.00 WITA hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Fokus utama petugas adalah menjamin keselamatan jemaat serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi rumah ibadah.

LKapolsek Tabang, Iptu Yohan Lihu, mengonfirmasi bahwa dalam menjalankan tugas pengamanan ini, pihaknya bersinergi erat dengan personel Koramil Tabang.

“Kami menurunkan personel secara merata di 10 gereja besar yang tersebar di wilayah Tabang, mulai dari Desa Umaq Dian, Muara Pedohon, Bilatalang, hingga Desa Umaq Tukung. Sinergitas antara Polri dan TNI menjadi kunci utama untuk memberikan rasa aman bagi saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah,” ujar Iptu Yohan Lihu.

Pemantauan di 10 Titik Gereja
Berdasarkan data yang dihimpun, ribuan jemaat memadati sejumlah gereja dengan mengusung tema besar “Kristus Bangkit Harapan Masih Ada” dan “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”.

Personel Polsek Tabang disiagakan di setiap pintu masuk dan area parkir untuk melakukan pemantauan secara preventif.

Kapolsek Tabang menegaskan bahwa hingga seluruh rangkaian ibadah berakhir sekira pukul 12.00 WITA, tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang berarti. Kehadiran polisi di tengah masyarakat mendapatkan apresiasi dari para pemimpin gereja (Pendeta) dan jemaat yang merasa lebih tenang dalam menjalankan ibadah.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat Tabang atas kerja samanya dalam menjaga toleransi dan kerukunan. Secara umum, situasi di wilayah hukum Polsek Tabang terpantau aman dan terkendali,” tutup Iptu Yohan Lihu.

Dengan pengawalan ketat ini, perayaan Jumat Agung di Kecamatan Tabang tahun in

Sigap Penanganan Musibah, Polsek Sebulu Bantu Padamkan Kebakaran Kandang Ayam

Kukar – Personel Polsek Sebulu menunjukkan aksi tanggap darurat saat terjadi musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit bangunan kandang ayam di Jalan Antai Baru, RT 002, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (02/04/2026) malam.

Segera setelah menerima laporan dari warga sekira pukul 21.30 WITA, jajaran Polsek Sebulu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sebulu, Iptu Edi Subagyo, langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman.

Di lokasi kejadian, personel Kepolisian bersinergi dengan warga setempat dan petugas pemadam kebakaran untuk melokalisir kobaran api. Fokus utama petugas adalah memastikan api tidak merembet ke pemukiman padat penduduk yang berada di sekitar lokasi.

“Personel kami di lapangan langsung melakukan pembagian tugas; ada yang membantu memadamkan api menggunakan mesin Alkon, ada yang mengatur arus lalu lintas untuk akses mobil pemadam, serta mengamankan area agar warga tidak mendekat ke titik api yang berbahaya,” ujar Iptu Edi Subagyo.

Berkat kerja keras tim gabungan dan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 22.30 WITA.

Pasca-api padam, peran kepolisian berlanjut pada tahap identifikasi dan olah TKP awal. Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi, sumber api diduga kuat berasal dari tungku pemanas arang yang berada di lantai bawah kandang milik Supriyadi.

Sebagai langkah hukum lebih lanjut, pihak Polsek Sebulu telah mengamankan satu buah tungku pemanas yang menjadi pemicu awal kebakaran dan meminta keterangan dari saksi mata serta mendata estimasi kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah).

Kapolsek Sebulu menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pihaknya mengimbau kepada seluruh pelaku usaha peternakan di wilayah Sebulu untuk lebih waspada dalam penggunaan alat pemanas.

“Kami meminta para pemilik kandang untuk selalu melakukan pengawasan ketat terhadap alat pemanas atau tungku api, terutama pada malam hari. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan situasi kembali kondusif dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” pungkasnya.

Polsek Muara Kaman Sulap Area Mako Jadi Lebih Asri Lewat Program Jumat Bersih

Kukar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Kaman menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kenyamanan fasilitas publik. Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata kerja bakti dalam bingkai program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dilaksanakan di area Markas Komando (Mako) Polsek Muara Kaman, Jumat (03/04/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.30 WITA tersebut melibatkan seluruh personel Polsek Muara Kaman. Dengan semangat gotong royong, para petugas membersihkan setiap sudut halaman kantor, menata drainase, hingga merapikan area pelayanan publik guna memastikan lingkungan kerja tetap asri dan representatif.

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan budaya hidup sehat di internal kepolisian.

“Lingkungan yang bersih dan resik adalah modal awal dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Jika kantor kita nyaman, masyarakat yang datang untuk mengurus keperluan kepolisian pun akan merasa lebih dihargai dan tenang,” ujar Iptu Herwin.

Selain menyasar area internal, program Indonesia ASRI ini juga bertujuan menjadi contoh bagi warga sekitar agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri. Polri berharap aksi “Jumat Bersih” ini dapat memicu semangat masyarakat Muara Kaman untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga peduli terhadap isu kesehatan lingkungan. Kebersihan adalah bagian dari keamanan itu sendiri,” tambah Kapolsek.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Mako Polsek Muara Kaman terpantau aman, lancar, dan kini tampil lebih segar. Langkah konsisten ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menciptakan suasana kerja yang kondusif demi mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di wilayah Kecamatan Muara Kaman.

Lewat Belajar dan Bermain, Satgas Damai Cartenz Hadirkan Senyum Ceria Anak-anak Papua di Momen Paskah

Jayapura – Dalam rangka menyambut perayaan Paskah yang penuh makna, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan humanis. Kali ini, kegiatan tersebut diwujudkan dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di Gereja GKI Abraham Rollo Green Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Kamis (2/4/2026) sore.

Kehadiran personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz yang terdiri dari Kasubsatgas PID Ipda Andi Mappanyompa S.H, didampingi Brigpol Marthen Luther Emauri, Bripda Rahmad Fajar, Bripda Annisa Mahardika dan Bripda Adnan Maulana disambut dengan penuh antusias oleh anak-anak serta para pengurus gereja. Suasana hangat dan penuh keakraban langsung terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para personel tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, namun juga berperan sebagai sahabat bagi anak-anak. Dalam kesempatannya, Brigpol Marthen bersama Bripda Annisa memberikan materi tentang dampak negatif penggunaan Media Sosial kepada anak-anak remaja.

Tak hanya itu, dirinya juga mengajak anak-anak untuk belajar sambil bermain melalui berbagai aktivitas sederhana yang edukatif seperti menyanyikan lagu indonesia raya sampai menghafalkan pancasila. Canda tawa pun menghiasi setiap momen, menciptakan kebersamaan yang tulus dan penuh makna.

Sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang, personel Satgas juga membagikan bingkisan kepada anak-anak. Pemberian tersebut menjadi simbol perhatian sekaligus upaya mempererat hubungan emosional antara Satgas dan generasi muda di wilayah tersebut. Raut wajah bahagia dan senyum ceria anak-anak pun terlihat jelas, menjadi gambaran keberhasilan pendekatan humanis yang dilakukan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan.

“Momentum Paskah ini kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz membawa rasa aman sekaligus kehangatan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

“Kami terus mendorong personel di lapangan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa saling percaya dan memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.

Ketua PAR GKI Abraham Rollo Green, Kores Tasidjawa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas Ops Damai Cartenz.

“Terima kasih kepada Satgas Ops Damai Cartenz yang telah hadir memberikan materi tentang dampak penggunaan media sosial, khususnya di kalangan remaja. Apa yang disampaikan oleh pihak kepolisian sangat luar biasa, jelas, dan mudah dipahami, sehingga kami dapat menggunakan media sosial dengan lebih baik dan bijak,” ujarnya.

Melalui kegiatan berbagi ini, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan kasih sayang di tengah masyarakat Papua, khususnya dalam menyambut hari raya Paskah yang penuh damai dan harapan.

Hadapi Ancaman Super El Nino, Kapolda Riau Turun Langsung ke Bengkalis Pastikan Pemadaman Karhutla Berjalan Maksimal

Bengkalis-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal sekaligus memberikan dukungan moril kepada tim gabungan di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) bidang perlindungan hutan, Prof. Bambang Hero Suharjo, serta Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa penanganan karhutla di Riau dilakukan secara terpadu, menggabungkan pendekatan operasional dan ilmiah.

Di tengah kondisi lapangan yang masih dipenuhi titik api, Irjen Herry menyapa langsung personel BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) yang terus berjibaku melakukan pemadaman.

“Kami hadir di sini untuk memberikan motivasi, dukungan moril dan memastikan bahwa upaya pemadaman dilakukan secara maksimal. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri, tetapi harus kolaboratif melibatkan semua pihak,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa langkah strategis yang saat ini dilakukan adalah menemukan dan memutus titik api sedini mungkin agar kebakaran tidak meluas, terlebih menjelang puncak musim kemarau.

“Lebih baik bekerja keras sekarang sebelum memasuki puncak kemarau, daripada nanti memadamkan dalam kondisi yang jauh lebih besar dan sulit,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan bahwa selain pemadaman, aspek penegakan hukum menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Sepanjang 2025, Polda Riau telah menangani 74 kasus karhutla dengan jumlah tersangka yang sama.

“Penegakan hukum harus tegas dan berkeadilan. Tidak boleh ada toleransi bagi pelaku pembakaran, baik yang disengaja maupun yang berlindung di balik alasan kelalaian,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Polda Riau bersama stakeholder telah memasang ratusan papan imbauan di wilayah rawan karhutla. Plang tersebut tidak hanya berisi ancaman pidana, tetapi juga larangan pemanfaatan lahan bekas terbakar.

“Kami ingin ada efek jera. Lahan yang sudah terbakar tidak boleh dimanfaatkan kembali, termasuk untuk penanaman sawit. Ini bagian dari upaya moratorium agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Bambang Hero Suharjo mengingatkan bahwa situasi tahun ini memerlukan kewaspadaan ekstra seiring munculnya sinyal fenomena Super El Nino yang berpotensi memicu kekeringan panjang dan memperparah karhutla.

Ia menjelaskan, Super El Nino ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut hingga 2,7 derajat celsius di atas rata-rata, yang berdampak pada perubahan sirkulasi atmosfer global dan memicu cuaca ekstrem.

“Dengan kondisi 2,7 derajat ini, ini persis seperti kejadian kebakaran 1997–1998, di mana lahan yang terbakar mencapai 10 hingga 11 juta hektare dan menimbulkan korban jiwa hingga ratusan orang,” kata Bambang.

Dalam peninjauan di Bengkalis, ia juga menyoroti kondisi tinggi muka air di kanal yang telah melebihi ambang batas aman, sehingga memperbesar potensi kebakaran.

“Ini harus segera dimitigasi secara komprehensif. Karena ke depan akan semakin kering dan kita akan kekurangan air,” ujarnya.

Bambang menegaskan bahwa kunci utama menghadapi ancaman tersebut adalah langkah preventif dan peringatan dini, sebagaimana juga ditekankan dalam berbagai studi ilmiah terbaru.

Ia turut mengapresiasi pendekatan Green Policing yang dijalankan Polda Riau, khususnya dalam upaya penanaman pohon sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengendalian karhutla.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar simbolik. Secara scientific, itu adalah cara untuk menekan emisi gas rumah kaca akibat kebakaran. Kalau tidak diimbangi, emisi yang kita lepaskan akan semakin besar,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda kembali menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara terintegrasi, tidak hanya dari sisi pemadaman, tetapi juga pencegahan, penegakan hukum, dan pendekatan ekologis.

“Kita bergerak bersama mencari titik api secara strategis, tujuannya agar tidak terjadi rembetan di tempat lain. Ini adalah komitmen bersama lintas sektor untuk melindungi lingkungan dan masyarakat,” pungkas Irjen Herry. []

Gerebek Rumah Biru di Desa Perdana, Polsek Kembang Janggut Amankan 37 Paket Sabu

Kukar – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Kembang Janggut berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara. Seorang pria berinisial SH (54) diringkus petugas di kediamannya di Dusun Ketenuq, Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, pada Kamis (02/04/2026) sore.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dalam jumlah cukup besar, yakni 36 bungkus plastik bening kecil dan satu bungkus plastik bening sedang dengan total berat kotor mencapai 8,05 gram.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah akan seringnya terjadi transaksi narkoba di wilayah Dusun Ketenuq.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kembang Janggut memimpin langsung serangkaian penyelidikan intensif. “Setelah melakukan pemantauan terhadap sebuah rumah kayu berwarna biru muda yang dicurigai, tim bergerak melakukan penggerebekan pada Kamis pukul 15.00 WITA,” ujar AKP Dedi.

Saat digeledah, petugas menemukan tersangka SH sedang berada di dalam kamar. Dari tangannya, polisi menyita sebuah tas handbag merk Quicksilver warna hitam yang di dalamnya berisi puluhan poket sabu siap edar.

Selain paket sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti pendukung lainnya, di antaranya Uang tunai sebesar Rp550.000 yang diduga hasil penjualan, Satu unit timbangan digital warna hitam, Dua buah sendok takar plastik dan satu pak plastik klip kosong, Satu unit ponsel merk Oppo warna biru yang digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi.

Saat ini, tersangka SH beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Kembang Janggut guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana disesuaikan dalam UU RI No. 1 Tahun 2026.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba di wilayah Kembang Janggut. Kami juga mengapresiasi warga yang berani melapor, karena peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran barang haram ini,” tegas AKP Dedi Supriyanto.

Polsek Kembang Janggut kini tengah melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan atau asal-usul barang haram yang didapatkan oleh tersangka.

Pastikan Keamanan Senpi Inventaris, Si Propam Polres Kukar Lakukan Pengecekan Fisik dan Amunisi di Gudang Senjata

Kukar – Guna mengantisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) dan memastikan kesiapsiagaan sarana prasarana dinas, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Kutai Kartanegara menggelar inspeksi mendadak (sidak) pengecekan fisik senpi dan amunisi di Gudang Senjata Mapolres Kukar, Kamis (02/04/2026).

Kegiatan Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Kukar, AKP Slamet Rijadi bersama lima personel provos lainnya.

Kasi Propam AKP Slamet Rijadi menjelaskan bahwa pemeriksaan ini mencakup pengecekan fisik secara mendetail terhadap ratusan senjata inventaris, baik jenis laras pendek (genggam) maupun laras panjang (bahu).

“Berdasarkan data inventaris, kami telah melakukan pengecekan fisik terhadap seluruh senjata api yang nerada di gudang dari berbagai jenis. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh senjata yang tersimpan di gudang dalam keadaan baik, terawat, dan lengkap,” ujar AKP Slamet Rijadi.

Selain senjata api, tim Si Propam juga menghitung secara teliti jumlah amunisi yang tersimpan. Tercatat amunisi berbagai jenis, meliputi amunisi tajam, karet, hingga amunisi hampa, dalam kondisi lengkap sesuai dengan buku mutasi logistik.

Terkait senpi yang sedang dipinjam pakaikan kepada personel untuk kepentingan penugasan, seperti pengamanan bank dan obyek vital lainnya, Kasi Propam menegaskan akan dilakukan pengecekan susulan secara terjadwal.

“Untuk beberapa pucuk senpi yang saat ini dipegang anggota dalam penugasan maupun yang berada di Polsek jajaran, akan segera dijadwalkan pengecekan susulan guna memastikan Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) masih berlaku dan kondisi senjata tetap laik pakai,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Rahasia Kapolri dan perintah Kabid Propam Polda Kaltim terkait langkah antisipasi pelanggaran anggota Polri dalam penggunaan senjata api.

Melalui pengecekan rutin ini, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk menerapkan pengawasan internal yang ketat guna mewujudkan personel yang disiplin, bertanggung jawab, dan profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Tingkatkan Profesionalisme Anggota, Polres Kukar Sosialisasikan Aturan Baru Penilaian Kinerja Personel

Kukar – Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 1 Tahun 2025 terkait sistem penilaian kinerja terbaru bagi seluruh anggota Polri. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Catur Prasetya Mapolres Kukar, Selasa (31/03/2026).

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kutai Kartanegara, KOMPOL Izdiharuddin Faris Raharja Putra, didampingi Kabag SDM KOMPOL Suwarno.

Fokus utama kegiatan ini adalah membedah mekanisme penilaian kinerja anggota Polri melalui Sistem Manajemen Kinerja (SMK) yang telah diperbarui dalam Perpol No 1 Tahun 2025. Aturan ini dirancang untuk menciptakan sistem penilaian yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data objektif.

“Penilaian kinerja bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan tolok ukur profesionalisme setiap personel dalam menjalankan tugas. Dengan sistem baru ini, diharapkan setiap anggota memiliki motivasi lebih untuk meningkatkan prestasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar KOMPOL Izdiharuddin saat memberikan sambutan.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar, di antaranya Kasikum AKP Hadi Winarno, Kasipropam AKP Slamet Rijadi, serta Kasi Humas Iptu Maryono. Turut hadir pula para Kasium dari Polsek jajaran serta Kaurmin dari setiap Bagian, Satuan, dan Seksi di lingkungan Polres Kukar.

Dalam sesi teknis, Operator SIPK (Sistem Informasi Penilaian Kinerja) Brigpol M. Yogi Dwiyantono memaparkan tata cara penginputan dan verifikasi kinerja yang kini terintegrasi secara digital. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemantauan progres kinerja personel secara real-time.

Kabag SDM Polres Kukar, KOMPOL Suwarno, menekankan bahwa pemahaman terhadap Perpol terbaru ini sangat krusial bagi para Kaurmin dan Kasium sebagai ujung tombak administrasi di satuan kerja masing-masing.

“Kami ingin memastikan seluruh personel memahami indikator penilaian terbaru ini agar selaras dengan semangat Polri yang Berprestasi, Inovasi, dan Presisi,” tegas Kabag SDM.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat integritas internal Polres Kutai Kartanegara dalam rangka memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kasat Binmas Polres Kukar Buka Latsar Satpam Gada Pratama: Tekankan Profesionalisme dan Larang Arogansi

Kukar – Dalam rangka menciptakan satuan pengamanan yang tangguh dan profesional, Satuan Binmas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Satpam Gada Pratama Angkatan ke-XVIII Tahun 2026. Upacara pembukaan berlangsung di Pusdiklat PT Garda Kedung Jaya, Simpang Raya, Kecamatan Loa Janan, Senin (30/03/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Kukar, AKP Sukardi, didampingi Direktur PT Garda Kedung Jaya, Ruskan, serta dihadiri jajaran Kanit Sat Binmas dan 38 peserta pelatihan.

Dalam amanatnya, AKP Sukardi menegaskan bahwa Satpam merupakan mitra utama Polri yang memiliki peran krusial sebagai pengembang fungsi kepolisian terbatas di lingkungan kerja. Sebagai ujung tombak perusahaan, Satpam dituntut memiliki kemampuan preventif yang mumpuni dalam penegakan hukum.

“Saudara adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di instansi masing-masing. Oleh karena itu, tingkatkan profesionalisme agar profesi Satpam semakin terhormat dan dipercaya masyarakat,” ujar Kasat Binmas di hadapan puluhan siswa Gada Pratama.

Salah satu poin tegas yang disampaikan AKP Sukardi adalah mengenai netralitas dan integritas Satpam. Ia mengingatkan agar personel pengamanan tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan tidak terpuji, seperti mogok kerja atau demonstrasi, yang justru bertentangan dengan fungsi pengamanan.

“Jangan sampai Satpam menjadi kepala serikat kerja atau terlibat aksi unjuk rasa di tempatnya bertugas. Hal ini sangat bertentangan dengan tugas, fungsi, dan peranan saudara sebagai satuan pengamanan. Jauhkan sifat arogansi dan selalu kedepankan koordinasi,” tegasnya.

Selain pembekalan mental, Kasat Binmas juga mensosialisasikan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa. Ia berharap melalui diksar ini, para peserta mampu mengimplementasikan kode etik Satpam dan menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.

“Terapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini sebagai bekal di lapangan. Bantu pemerintah mensosialisasikan kebijakan-kebijakan positif kepada karyawan dan warga di tempat saudara bermukim,” tambahnya.

Upacara pembukaan berakhir pada pukul 10.00 WITA dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar. Dengan dimulainya pelatihan ini, diharapkan lahir personel Satpam yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kutai Kartanegar