Seorang Pemuda Desa Jantur Berhasil Diamankan Polsek Muara Muntai Sebagai Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Kukar – Unit Reserse Kriminal Polsek Muara Muntai berhasil mengamankan satu orang pemuda penyalahgunaan narkotika jenis sabu berinisial N (24) di wilayah Desa Jantur Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (03/07/2026).

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan sering terjadinya transaksi narkotika di Desa Jantur. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Reskrim Polsek Muara Muntai melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi dimaksud.

“Dari hasil penyelidikan, kemudian pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 petugas berhasil mengamankan seorang pemuda yang berada di salah satu rumah yang ada di Desa Janur Kecamatan Muara Muntai”, Jelas Kapolsek.

Lebih lanjut lagi Kapolsek menjelaskan, lalu unit reskrim Polsek Muara. dilakukan penggeledahan terhadap tas selempang milik pelaku, ditemukan 3 (tiga) bungkus narkotika jenis sabu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti 3 (tiga) bungkus plastik bening yang berisi narkotika jenis sabu sabu dengan berat bruto 1,00 (satu koma nol nol) gram, 1 (satu) buah pipet kaca tersambung sedotan yang berisi kristal sabu sabu dengan berat bruto 3,55 (tiga koma lima lima) gram, 1 (satu) buah tas warna hitam merk AIGER, 1 (satu) Unit alat komunikasi Hp merek Iphone 12 promax warna biru dan 1 (satu) buah plastik klip bening.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Muara Muntai guna proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Undang-Undang No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polsek Muara Muntai mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian maupun melalui layanan 110 demi menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran narkotika khususnya di Kecamatan Muara Muntai.

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Tekankan Personel Polda Kaltim Semakin Profesional, Humanis, dan Presisi Melayani Masyarakat

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Di tengah rintik gerimis yang mengguyur Kota Balikpapan, Polda Kaltim tetap khidmat menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., serta dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Pangdam VI/Mulawarman, Forkopimda Kaltim, pejabat utama TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tema tersebut merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polri yang senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, responsif, dan berintegritas.

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polda Kalimantan Timur. Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan seluruh personel yang selama ini tanpa mengenal lelah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Kaltim.

Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai perayaan hari jadi institusi, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi terhadap kualitas pengabdian seluruh jajaran Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan dan anggota Polri yang telah gugur dalam menjalankan tugas.

Kapolda menegaskan bahwa implementasi tema Hari Bhayangkara tahun ini harus diwujudkan melalui pelayanan Kepolisian yang semakin cepat, profesional, tegas, dan humanis sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Selain menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum, Kapolda mengingatkan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam mengawal berbagai program prioritas pemerintah. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk memastikan kelancaran distribusi program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mendukung program swasembada pangan melalui optimalisasi lahan di Kalimantan Timur, serta menjaga stabilitas keamanan sebagai penunjang pembangunan nasional.

Kapolda juga memberikan penekanan agar seluruh personel terus meningkatkan upaya pemberantasan berbagai tindak pidana yang merugikan masyarakat dan negara, terutama kejahatan narkotika, penyelundupan, serta praktik judi online. Di sisi lain, jajaran Polda Kaltim diminta memberikan jaminan keamanan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), kawasan industri hilirisasi, hingga objek-objek vital sektor energi yang berada di wilayah Kalimantan Timur.

Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda menyampaikan lima pedoman utama yang harus menjadi arah pelaksanaan tugas seluruh personel, yakni memperkuat reformasi kelembagaan Polri, meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi kompleksitas ancaman, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel Polda Kaltim dan Polres jajaran agar senantiasa menjaga kehormatan institusi dengan mengamalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap tindakan maupun ucapan. Selain itu, personel diminta terus meningkatkan kompetensi, menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat guna mendukung pembangunan di Kalimantan Timur menuju daerah yang maju dan berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

“Sebagai anggota Polri, tugas kita bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan setiap kepercayaan masyarakat sebagai amanah yang harus dijaga,” tegas Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalimantan Timur juga menganugerahkan Bintang Bhayangkara Nararya sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian personel kepada Kompol Ahmad Supriadi, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Ps. Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, AKP Agus Salim selaku Kanit Unit 3 Sat PJR Ditlantas Polda Kaltim, serta Aipda I Nyoman Gede Suraga yang bertugas sebagai Bamin Ps. Pamin Subbagrenmin Satbrimob Polda Kaltim.

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dilanjutkan dengan penampilan seni budaya yang menggambarkan keberagaman Kalimantan Timur melalui Tari Tiga Pilar, yang mengangkat harmoni budaya pedalaman, budaya pesisir, dan budaya Kesultanan Kutai.

Suasana semakin semarak dengan atraksi Tari Kolone Senapan yang diperagakan oleh personel Polda Kaltim bersama personel Satbrimob Polda Kaltim, menampilkan perpaduan disiplin, kekompakan, dan semangat pengabdian sebagai insan Bhayangkara.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut menjadi momentum bagi Polda Kalimantan Timur untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan Polri yang Presisi, profesional, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan keberhasilan pembangunan di Benua Etam.

Humas Polda Kaltim

Cegah Kebakaram Hutan dan Lahan, Polsek Muara Kaman Gencarkan Sosialisasi Karhutla

Kukar – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Muara Kaman, Polsek Muara Kaman melaksanakan kegiatan sosialisasi karhutla, Rabu (01/07/2026) siang.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di ruang serbaguna Kantor Kecamatan Muara Kaman. Personel Polsek Muara Kaman menyampaikan edukasi langsung kepada peserta sosialisasi mengenai bahaya karhutla serta sanksi hukum yang mengatur pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Hadir dalam kegiatan Camat Muara Kaman Nadi Baswan, Kanit Binmas Polsek Muara Kaman IPTU Wahyudi, Koramil Muara Kaman Praka Luis, Forest Protection PT. SHJ Totok Setyo Widodo, Para Kades Se-Kecamatan Muara Kaman, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Kaman Bripka Pandi Achmat dan masyarakat pedulu api (MPA).

Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan pemahaman tentang dampak negatif karhutla, mulai dari kerusakan ekosistem, gangguan kesehatan akibat asap, hingga ancaman pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka karhutla di wilayah rawan, khususnya di wilayah Kecamatan Muara Kaman.

“Kami ingin masyarakat paham bahwa karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan perekonomian. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif, dengan harapan masyarakat dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga lingkungan, terutama menjelang musim kemarau yang rawan terjadinya karhutla.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Masyarakat terlihat antusias dan menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang memberikan pemahaman secara langsung.

Terbar Kebahagiaan, Polsek Muara Kaman Gelar Bakti Sosial Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80

Kukar – Polres Kukar mulalui Polsek Muara Kaman Berbagi Kebahagiaan di Hari Bhayangkara ke-80, dengan nenberikan Bantuan Paket Sembako kepada Masyarakat, Rabu (01/07/2026) sore.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Kaman IPTU Hermin mengatakan bahwa Polsek Muara Kaman berikan Bantuan Sosial Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Muara Kaman menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan memberikan bantuan paket sembako kepada warga Sidomulyo, Kecamatan Muara Kaman.

Bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polsek Muara Kaman dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sebagai wujud rasa syukur atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. “Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui bantuan paket sembako ini. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Kapolsek.

Masyarakat Desa Sidomulyo mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Polsek Muara Kaman. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pererat Silaturahmi, Kapolsek Loa Kulu Sambangi Tokoh Adat Jembayan

​Loa Kulu – Guna memperkuat sinergi dan menjaga kondusifitas wilayah, Kapolsek Loa Kulu yang baru, AKP Hari Supranoto melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan pengurus Adat Seni Budaya Jalinan Budaya Nusantara di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, pada Senin (29/6/2026) siang. Kehadiran jajaran Polsek Loa Kulu yang didampingi Kanit Intel dan Bhabinkamtibmas ini disambut hangat oleh Ketua Adat Bpk. Sopiyan, bersama para tokoh adat dan perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten.

​Dalam pertemuan penuh keakraban tersebut, AKP Hari Supranoto secara resmi memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kapolsek menegaskan bahwa kunjungan ke Desa Jembayan ini merupakan bentuk penghormatan nyata Polri terhadap warisan sejarah dan kelestarian nilai-nilai budaya lokal yang ada di wilayah hukum Loa Kulu.

​Lebih lanjut, Kapolsek mengajak seluruh elemen tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk saling bahu-membahu dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, komunikasi dua arah dan sinergi yang kokoh antara Kepolisian dengan pemangku adat menjadi kunci utama dalam mendeteksi dini serta menekan potensi konflik sosial di lingkungan warga.

​Kegiatan sambang dialogis yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.30 WITA ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui langkah proaktif ini, Polsek Loa Kulu berharap dapat terus menyerap aspirasi serta masukan dari masyarakat demi mengoptimalkan pelayanan perlindungan dan penegakan hukum yang humanis di Kecamatan Loa Kulu.

Kemeriahan Hari Bhayangkara ke-80: Polres Kukar Terima Kejutan Dari Paguyuban Seni Budaya Sekecamatan Loa Kulu

Loa Kulu — Suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar) mendadak berubah menjadi penuh kemeriahan dan haru pada Rabu (1/7). Sebanyak 18 grup dari Paguyuban Seni Budaya se-Kecamatan Loa Kulu datang memberikan aksi kejutan yang sukses memukau para hadirin.

Aksi simpatik ini diinisiasi oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, sebagai bentuk apresiasi dan sinergi nyata antara Polri dan pelaku seni budaya di tingkat akar rumput. Kedatangan rombongan seniman ini disambut hangat langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Bupati Kukar, Ketua DPRD Kukar, serta jajaran tamu undangan.

“Ini adalah wujud cinta dan kedekatan masyarakat, khususnya para pelaku seni, terhadap institusi Polri. Kami ingin memberikan sesuatu yang berkesan di Hari Bhayangkara ini,” ujar AKP Hari Supranoto.

Tidak sekadar membawa ucapan selamat, paguyuban seni ini datang memboyong tumpeng, buket bunga, dan menyajikan berbagai tarian tradisional. Puncak keseruan terjadi saat Kapolres AKBP Khairul Basyar, Bupati Kukar, dan Ketua DPRD Kukar ditantang untuk naik di atas dadak merak Reog Ponorogo.

Dengan penuh tawa dan semangat kebersamaan, ketiga tokoh daerah tersebut diarak di halaman Mapolres. Gemuruh tepuk tangan dari personel kepolisian dan tamu undangan pun pecah, menciptakan momen humanis yang mencerminkan kedekatan tanpa sekat antara pemimpin, aparat, dan rakyat.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, menyampaikan rasa terima kasih dan keharuannya atas kejutan luar biasa ini. Menurutnya, kehadiran para seniman lintas generasi ini menjadi energi tambahan bagi Polres Kukar untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan mengayomi masyarakat dengan hati.

Sebagai Wujud Rasa Syukur dan Sinergi Polri Bersama Masyarakat, Polres Kukar Gelar Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80

Kukar – Dalam nuansa penuh kebersamaan dan syukur, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara menyelenggarakan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, bertempat di Ruang Catur Prasetya Polres Kukar. Syukuran ini menjadi lanjutan dari rangkaian Upacara Peringatan Hari Bhayangkara dengan mengusung tema nasional “Polri Untuk Masyarakat”, Rabu (1/7/2026) sekira pukul 10.00 WITA.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, pengusaha, serta stakeholder lainnya yang tergabung dalam satu kebersamaan dan sinergi dalam memperingati hari lahirnya Bhayangkara ke-80. Beberapa pejabat yang hadir antara lain Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm Benny Budiman, Ketua DPRD Ahmad Yani, Kajari Kukar Tengku Firdaus dan Ketua PN Tenggarong Ben Ronald Situmorang.

Turut hadir pula para tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan perusahaan yang ikut memeriahkan rangkaian acara Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80.

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa dan pemutaran video selayang pandang kiprah Polres Kukar yang menjadi simbol pengharapan dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberlangsungan pengabdian Polri hingga hari ini.

Dalam sambutannya, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengatakan dalam Pelayanan prima Kepolisian tentu tak hanya berbicara pada tataran implementasi saja, namun terdapat indikator dan capaian target yang harus dilalui sehingga pembangunan zona integritas layanan masyarakat dapat mencapai pada tataran paripurna yaitu WBBM (Wilayah Birokrasi Bebas Melayani). Wilayah pelayanan publik ini tentunya mempersyaratkan figur dan karakter polri yang profesional, proporsional dan humanis sehingga tercapai kepuasan publik yang baik.

“Terlepas dari berbagai indikator syarat keberhasilan layanan publik tersebut di atas, polri tak mampu bekerja dengan sendiri, untuk itu dibutuhkan adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dalam memberikan saran dan kritik membangun, guna tercapainya keberhasilan reformasi struktural secara komprehensif dan masif”, Jelas Kapolres.

Beliau juga menyebutkan berkaitan dengan itu pula, eksistensi dan loyalitas Polri dalam mengawal kebijakan nasional terkait pemulihan ekonomi nasional, tentunya juga menjadi skala prioritas kami untuk memastikan keamanan dan ketertiban, serta stabilitas roda perekonomian dengan melalui pemantauan alur proses produksi, layanan produk dan jasa yang tergelar di tengah-tengah masyarakat, sebagai antisipasi indikasi kecurangan dan upaya mengambil keuntungan yang tidak sepatutnya.

“Dalam momentum yang berbahagia ini, selaku pimpinan Polres Kukar dan sebagai representasi Polri, kami sangat berharap dan menghimbau perlunya perkuatan sinergitas kemitraan terhadap semua elemen masyarakat dan pemerintah untuk saling bahu membahu dalam upaya keluar dari permasalahan dan mencapai solusi pemecahan masalah”, Ujar Kapolres.

Suasana penuh kebahagiaan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue syukuran Hari Bhayangkara ke-80 serta pemberian penghargaan kepada pihak eksternal Polres Kukar. Tidak hanya itu, keberagaman budaya juga turut dipentaskan dalam acara ini melalui penampilan tari-tarian tradisional dari berbagai suku dan daerah, mencerminkan semangat kebhinekaan yang menjadi kekuatan representasi budaya Indonesia.

Acara diakhiri dengan foto bersama, ramah tamah dan penampilan band Polres Kukar serta hiburan, sebagai bentuk apresiasi dan keakraban antar seluruh tamu undangan, Perayaan ini bukan sekadar peringatan seremonial, namun menjadi simbol nyata sinergitas antara Polri dan seluruh komponen masyarakat, dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan membangun kota Bontang yang damai, sejahtera, dan berdaya saing.

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Transformasi Berkelanjutan untuk Hadir dan Mengabdi kepada Masyarakat

Bogor – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif dengan tetap menjadikan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di sela-sela Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).

Brigjen Pol. Trunoyudo mengatakan, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan perjalanan panjang Polri tumbuh bersama rakyat.

“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Menurutnya, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri memiliki tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Karena itu, keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional.

“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun program pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, Polri akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, melindungi ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, melayani, membantu, serta melakukan penegakan hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah digelar sejak rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.

“Makna Bulan Bakti Bhayangkara adalah Polri hadir di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga program-program sosial lainnya menunjukkan bahwa Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo juga menegaskan bahwa transformasi Polri terus berjalan secara berkelanjutan melalui empat bidang utama yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yakni transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan. Transformasi tersebut diperkuat melalui digitalisasi layanan seperti Super Apps Polri, layanan darurat Polisi 110, hingga penguatan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan publik, Polri juga terus mendukung berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pemenuhan gizi bagi anak-anak, peningkatan kualitas pendidikan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, serta penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional.

Menurut Trunoyudo, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Kapolri selalu menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk masyarakat. Walaupun Polri dituntut semakin modern dan adaptif, hakikatnya Polri harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat. Integritas dan prestasi Polri diukur dari kepercayaan publik. Oleh karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tutupnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Wujudkan Polri Untuk Masyarakat, Polres Kukar Gelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80

Kukar – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar oleh Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu pagi (01/07/2026) pukul 09.00 Wita, di Lapangan Apel Mapolres Kukar, Jalan Wolter Monginsidi Km.4, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kukar. Upacara ini menjadi simbol kuat komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, sebagaimana tema peringatan tahun ini: “Polri untuk Masyarakat.”

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Kabag Ren AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan dipercaya sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Asyril Rivai, S.Tr.K. yang menjabat sebagai Ipda Naufal Razan Eduardo Kanit Turjawali Satlantas Polres Kukar mengemban tugas sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para tokoh masyarakat, serta jajaran pejabat dari berbagai instansi di Kabupaten Kukar, antara lain Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm Benny Budiman, Ketua DPRD Ahmad Yani, Kajari Kukar Tengku Firdaus, Ketua PN Tenggarong Ben Ronald Situmorang, serta jajaran pejabat dari Lapas, TNI, KPU, Bawaslu, OPD Pemkot Kukar, serta unsur masyarakat lainnya.

Barisan peserta upacara yang rapi dan disiplin terdiri dari Pleton Pama Polres Kukar, Pleton Polwan, unsur TNI dari Kodim 0906 Kukar dan Armed 22 Kesumawira Desa Jembayan, seluruh satuan fungsi Polres, Dishub, Satpol PP dan Senkom.

Rangkaian acara berjalan penuh hikmat. Setelah penghormatan kepada inspektur upacara dan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan pengucapan Tribrata sebagai simbol nilai luhur yang menjadi dasar pengabdian setiap insan Bhayangkara.

Salah satu momen penting dalam upacara ini adalah penyerahan piagam penghargaan kepada personel Polres Kukar yang berprestasi diantaranya :

  1. Iptu Danto Utomo kanit Reskrim Polsek Loa Kulu
  2. Ipda Dwi Handono Kanit Reskrim Polsek Loa Janan
  3. Ipda Rio Hedy Wiyatma selaku Kanit Gakkum Satpolairud
  4. Ipda Silvester Rante Mas Pakurimba Kanit 1 Sat Reskrim
  5. Aiptu Arif Wahyudi Bamin Sikeu
  6. Aipda Taufiq Fahizal Bhabinkamtibmas Kelurahan Amborawang Laut Polsek Samboja
  7. Aipda Bambang Hermanto Banum Binopsnal Satresnarkoba
  8. Aipda Gusti Ngurah Gede Kosy Virgo Ba Satintelkam
  9. Asriel Banit Turjawali Satlantas
  10. M. Firman Ba Polsek Loa Janan

Dalam amanat Presiden RI yang dibacakan Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengatakan tema peringatan hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini adalah “80 tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat. Tema ini mengandung makna bahwa Polri dalam seluruh perjalanan pengabdiannya bermuara pada satu tujuan luhur yaitu memberikanpelayananterbaik kepadamasyarakat.halini berarti bahwa seluruh pengabdian polri diarahkan untukmelindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Perwujudan pengabdian kepada masyarakat, tentunya dapat tercapai apabila Polri dalam melaksanakan tugas pokoknya mampu mencerminkan kesigapan, ketegasan dan profesionalisme untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

”Kita sadari bersama bahwa bangsa indonesia sebagai bagian dari dunia internasional, tentunya tidak dapat lepas dari pengaruh geopolitik global. dinamika global saat ini yang diwarnai oleh rivalitas kekuatan besar, perang siber, kejahatan transnasional dan ketidakpastian ekonomi dunia sebagai dampak adanya perang Amerika Serikat,Israel dengan Iran,menuntut kesiapan dan kemampuan Polri untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan kejahatan yang dimungkinkan akan terjadi, termasuk di dalamnya memperkuat keamanan siber serta mendukung misi perdamaian dunia”, jelas Kapolres.

Lebih lanjut lagi, dirinya meyebutkan bahwa tantangan tugas Polri kedepan akan semakin kompleks.selain dihadapkan pada dinamika kejahatan yang bersifat multidimensional, Polri juga dituntut untuk melakukan reformasi birokrasi Polri sebagai wujud nyata dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Dengan telah disahkannya undang-undang Polri yang baru, hendaknya dapat menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri dimanapun bertugas untuk melakukan pembenahan – pembenahan baik di bidang pembinaan secara internal institusi Polri ataupun bidang operasional guna menjawab dinamika perkembangan jaman dan tuntutan publik.

”Dalam Negara Demokrasi, Legitimasi Polri tidak hanya dilihat dari keberhasilan Polri dalam pelaksanaan tugas, namun juga pengakuan dan kepercayaan publik terhadap Polri. untuk itu, harus mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi masyarakat. bangun budaya integritas organisasi. perkuat komunikasi publik, respon cepat keluhan dan kritik publik serta manfaatkan media sebagai sarana untuk memperkuat reputasi Polri”, terang AKBP Khairul Basyar.

Selanjutnya orang nomor satu di jajaran Polres Kukar tersebut menegaskan, insan Bhayangkara dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat bukan hanya sekadar kewajiban, namun merupakan komitmen institusi Polri untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan membangun kedekatan dengan masyarakat.perlu diingat, bahwa tugas pokok Polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum semata, namun juga menjaga kepercayaan publik. untuk itu,Polri harus bertransformasi menuju Institusi yang semakin profesional, humanis, responsif dan prediktif serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri Polri.

”Selamat Hari Bhayangkara ke- 80. jadilah Insan Bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia, panggilan untuk menjadi anggota Polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat. jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang Aman,Indonesia yang Aman adalah Indonesia yang Maju:”, tutup Kapolres.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan penghormatan pasukan pasukan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan menyanyikan Hymne Polri sebagai bentuk penghargaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang institusi Kepolisian.

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Libatkan Ribuan Masyarakat sebagai Wujud Sinergi Polri dan Rakyat

Bogor – Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7), tidak hanya dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran pejabat negara, tetapi juga melibatkan ribuan masyarakat dari berbagai elemen. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu ciri utama peringatan Hari Bhayangkara tahun ini yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelibatan masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara merupakan wujud nyata bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama.

“Pelibatan berbagai elemen masyarakat menegaskan bahwa Polri berorientasi kepada masyarakat. Masyarakat adalah kekuatan sejati Polri, dan keamanan serta rasa aman merupakan tugas bersama. Karena itu, kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat kepada Polri menjadi prioritas kami,” ujar Johnny.

Dalam rangkaian upacara, Polri menampilkan berbagai atraksi kemampuan personel, mulai dari demonstrasi keterampilan Korps Brimob, penerjunan personel, simulasi pembebasan sandera, parade kendaraan operasional, hingga defile yang melibatkan 32 elemen masyarakat, di antaranya pengemudi ojek online, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, konfederasi buruh, Pramuka, serta berbagai komunitas lainnya.

Menurut Johnny, keterlibatan masyarakat tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga keamanan nasional.

“Kami ingin memperkuat sinergi dan kolaborasi, karena keamanan dan rasa aman tidak mungkin diwujudkan sendiri oleh Polri. Semua elemen bangsa harus bersama-sama membangun keamanan sebagai fondasi pembangunan Indonesia yang maju,” katanya.

Selain upacara, rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan sejak beberapa pekan terakhir, seperti bakti kesehatan, bakti sosial, bedah rumah, operasi bibir sumbing, khitanan massal, turnamen olahraga, hingga Kapolri Cup Esports yang melibatkan generasi muda.

Johnny menambahkan, transformasi Polri juga terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital, antara lain melalui Super Apps Polri, layanan SKCK Online, SIM Digital, kanal pengawasan berbasis teknologi, serta layanan darurat 110 yang memungkinkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian secara cepat, mudah, dan gratis.

“Semua inovasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses, cepat, transparan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Johnny.