Tiga Titik Api di Perbukitan Purwajaya, Polsek Loa Janan Bergerak dan Siagakan Damkar

Kukar – Bukan sekadar melihat kepulan asap dari kejauhan. Begitu tiga titik api terpantau di kawasan perbukitan RT 11 Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 18.00 Wita, personel Polsek Loa Janan langsung bergerak melakukan pemantauan bersama unsur pemadam dan relawan.

Namun, kali ini medan menjadi tantangan tersendiri. Titik api berada di kawasan perbukitan dengan kontur terjal dan terdapat jurang, membuat lokasi belum dapat dijangkau langsung oleh personel maupun kendaraan pemadam.

Di tengah keterbatasan akses tersebut, Polsek Loa Janan tidak meninggalkan lokasi begitu saja. Personel bersama PMK/Damkar dan gabungan relawan memilih titik pemantauan yang aman untuk mengawasi perkembangan api, kepulan asap, serta arah perambatannya.

Kanit Samapta Polsek Loa Janan Ipda Didik Gianto bersama tiga personel lainnya turut berada di lapangan. Sementara itu, satu unit mobil Damkar disiagakan pada titik yang masih dapat dijangkau kendaraan sebagai langkah antisipasi apabila api berkembang dan akses pemadaman memungkinkan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi meluasnya kebakaran, khususnya apabila arah pergerakan api berubah dan mendekati area yang lebih mudah dijangkau atau berpotensi terdampak.

Polsek Loa Janan juga melakukan koordinasi dengan BPBD, PMK/Damkar Loa Janan dan relawan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi medan yang berisiko.

Jarak titik api sendiri diperkirakan sekitar 4 kilometer dari Mako Polsek Loa Janan. Kendati belum dapat dilakukan pemadaman langsung, kesiapsiagaan tetap diperkuat dengan menempatkan personel dan armada pada posisi yang memungkinkan untuk segera bergerak apabila kondisi berubah.

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Kukar Tekankan Pelayanan Humanis dan Kesiapsiagaan Karhutla

Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar, menegaskan pentingnya profesionalisme, disiplin, serta pelayanan humanis kepada masyarakat dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi personel Polres Kutai Kartanegara di halaman Mako Polres Kukar, Senin (14/9/2026) pukul 08.00 Wita. Apel diikuti para Kabag, Kasat, Kasi, Kasubbag, perwira, bintara, ASN dan PPPK Polres Kukar.

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk menjadikan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Orang nomor satu di jajaran Polres Kukar tersebur secara khusus menekankan kualitas pelayanan pada fungsi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Personel, terutama petugas SPKT, diminta memberikan pelayanan secara humanis karena masyarakat yang datang ke kantor polisi pada dasarnya sedang membutuhkan bantuan dan solusi atas persoalan yang dihadapi.

“Berikan pelayanan yang baik dan humanis sehingga masyarakat yang datang bisa mendapatkan solusi atas permasalahannya,” tegasnya.

Di tengah kondisi kemarau panjang dan meningkatnya potensi kebakaran lahan, AKBP Khairul Basyar juga meminta seluruh personel aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Upaya pencegahan dinilai penting agar masyarakat memahami bahaya pembakaran lahan sekaligus tidak terjerat persoalan hukum.

AKBP Khairul Basyar turut mengingatkan personel yang melaksanakan pengamanan penyampaian pendapat di muka umum agar mengedepankan pendekatan humanis dan memberikan pelayanan terbaik dengan tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Dalam aspek internal, Kapolres menekankan kepedulian pimpinan terhadap kondisi personel, termasuk memastikan anggota yang mengalami gangguan kesehatan mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat.

“Jaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas. Pimpinan dan senior agar lebih peduli terhadap anggota,” pesannya.

Mengakhiri arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai fungsi dan tidak melakukan pelanggaran maupun tindak pidana. Apabila terdapat personel yang terindikasi melakukan pelanggaran, Sie Propam diminta segera melaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Melalui apel rutin tersebut, Polres Kukar terus memperkuat konsistensi pelaksanaan tugas, kedisiplinan personel, serta komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, responsif dan berintegritas bagi masyarakat.

Polres Kukar Pastikan Haornas ke-43 di Tenggarong Berlangsung Aman dan Kondusif

Kukar – Polres Kutai Kartanegara melalui Polsek Tenggarong dan Sat Lantas memastikan rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada sekitar 500 peserta yang memadati kawasan Taman Tanjong, Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 Wita tersebut diisi berbagai agenda olahraga dan kemasyarakatan, mulai dari jalan santai, senam bersama, donor darah, pertandingan olahraga atlet NPCI Kukar, olahraga tradisional hingga panggung hiburan dan pembagian doorprize.

Dalam pengamanan tersebut, personel kepolisian melakukan pemantauan terhadap jalannya kegiatan, termasuk mengawal aktivitas peserta saat mengikuti jalan santai yang mengambil rute Taman Tanjong–Jalan Cut Nyak Dien–Jalan A. Yani–Jalan Imam Bonjol–Jalan Sudirman–kembali ke Taman Tanjong.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kepadatan arus lalu lintas selama masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan.

Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi menegaskan kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memastikan kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

“Pengamanan kami lakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan masyarakat merasa nyaman mengikuti peringatan Haornas,” ujar AKP Nahrawi.

Selain aspek keamanan, peringatan Haornas menjadi momentum untuk mendorong masyarakat Kukar menerapkan pola hidup sehat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan melalui olahraga.

Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah daerah, komunitas olahraga, organisasi kepemudaan dan masyarakat tersebut berakhir sekitar pukul 09.20 Wita.

Berkat pengamanan dan pemantauan yang dilakukan personel kepolisian bersama unsur terkait, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Polres Kukar hadir memberikan rasa aman, memastikan setiap kegiatan masyarakat berlangsung nyaman dan kondusif.

Tengah Malam, Polsek Samboja Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Teluk Pemedas

Kukar – Saat sebagian warga tengah beristirahat, kepulan asap tebal terdeteksi di kawasan semak belukar belakang PLTGU Sanipah, RT 04 Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Minggu (13/9/2026) dini hari.

Informasi warga sekitar pukul 00.20 WITA langsung ditindaklanjuti. Petugas Damkar Samboja bersama Polsek Samboja, Otorita IKN dan Security PLTGU Sanipah bergerak menuju lokasi untuk mencegah api meluas.

Kebakaran menghanguskan sekitar 5.000 meter persegi lahan semak belukar. Dengan mengerahkan dua unit mobil Damkar dan kendaraan patroli, petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.40 WITA.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid bersama personel turut memastikan penanganan berlangsung cepat dan terkoordinasi. Setelah api padam, lokasi menjadi perhatian untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Lokasi kebakaran tercatat pada koordinat -0.9887319, 117.1339731, sekitar 20 kilometer dari Mako Polsek Samboja. Data koordinat tersebut menjadi pendukung dokumentasi dan pemantauan lokasi kejadian.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal terkait kondisi cuaca panas masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Polsek Samboja mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.

Safari Subuh Muspika Samboja, Polisi dan Pemerintah Hadir Bangun Kedekatan dengan Warga

Kukar – Bukan hanya hadir saat masyarakat membutuhkan penanganan persoalan, Polri bersama unsur Muspika Samboja membangun kedekatan dengan warga melalui Safari Subuh di Masjid Jami Hidayatul Amin, Jalan Poros Beringin Agung RT 03, Desa Beringin Agung, Kecamatan Samboja, Minggu (13/9/2026).

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid bersama Camat Samboja Damsik, unsur TNI, jajaran pemerintah kecamatan, MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa/lurah serta sekitar 100 jemaah mengikuti Salat Subuh berjamaah sejak pukul 04.30 WITA.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, tausiah agama, doa bersama, penyerahan bingkisan dan ramah tamah. Suasana tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi langsung antara aparat dan masyarakat.

Camat Samboja menyampaikan bahwa Safari Subuh merupakan program rutin yang dilaksanakan secara bergilir di masjid-masjid wilayah Kecamatan Samboja. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dalam membangun wilayah.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menjelaskan bahwa kehadiran Polri dalam Safari Subuh menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi secara langsung, serta memperkuat sinergi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

Polisi Padamkan Karhutla di Sanga Sanga, Warga Diingatkan Bahaya Membakar Lahan

Kukar – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Sanga Sanga. Kali ini, api membakar lahan sekitar 1 hektare di kawasan Jalan Gunung Weldon, Sanga Sanga Dalam, tepatnya di belakang Perumahan 1010 Pertamina, Sabtu (12/9/2026).

Mendapat informasi kebakaran, Kapolsek Sanga Sanga Iptu Wahid bersama personel Polsek, BKO Sat Polairud Polda Kaltim, Koramil, Damkar, relawan Redkar dan warga bergerak melakukan penanganan sejak pukul 16.30 WITA.

Api yang berada di kawasan tempat pembuangan sampah warga berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan.

Polisi masih melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bahwa lahan kering dan tumpukan sampah sangat mudah terbakar, terlebih saat kondisi cuaca panas dan kering.

Karhutla bukan sekadar persoalan lahan yang terbakar. Api dapat menjalar tanpa terkendali, mengancam rumah dan fasilitas umum, menghasilkan asap yang mengganggu pernapasan, merusak lingkungan, hingga membahayakan keselamatan masyarakat.

Karena itu, Polsek Sanga Sanga mengajak masyarakat tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar, serta tidak meninggalkan sumber api di kawasan yang memiliki banyak vegetasi kering.

Jika melihat asap atau titik api, jangan menunggu api membesar. Segera laporkan kepada kepolisian, pemadam kebakaran atau aparat setempat agar dapat ditangani sejak dini.

“Cegah sebelum membesar. Satu titik api yang terlambat ditangani dapat berubah menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan.”

Polsek Sanga Sanga bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

Tindak Lanjut 7 Hotspot, Polsek Anggana Padamkan 4 Titik Api di Kutai Lama

Kukar – Menindaklanjuti laporan tujuh titik hotspot, Polsek Anggana bergerak melakukan pengecekan sekaligus membantu penanganan kebakaran lahan di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (12/9/2026).

Petugas mendatangi lokasi yang terindikasi hotspot di kawasan RT 11 Desa Kutai Lama. Hasil pengecekan menunjukkan terdapat lahan masyarakat yang terbakar dengan luasan sekitar 3 hektare. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Personel Polsek Anggana bersama relawan Kecamatan Anggana dan pihak perusahaan turut melakukan upaya pemadaman. Empat titik api berhasil dipadamkan hingga pukul 17.00 WITA.

Penanganan di lapangan menghadapi kendala medan berupa kawasan belukar yang cukup tebal serta tidak adanya akses jalan menuju sejumlah titik api. Keterbatasan panjang selang pemadam juga membuat beberapa titik yang berada jauh dari jangkauan sulit ditangani secara langsung.

Meski demikian, personel kepolisian tetap melakukan pemantauan dan membantu upaya pemadaman bersama relawan untuk mencegah api meluas. Lokasi penanganan tercatat pada koordinat 0°32’19.97″S, 117°19’44.65″E sebagai data pendukung pemetaan dan pemantauan karhutla.

Polsek Anggana mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Setiap kemunculan asap atau titik api diminta segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.

Bukan Sekadar Padamkan Api, Polsek Tabang Kawal Penanganan Karhutla hingga Tuntas

Kukar – Begitu kebakaran lahan terdeteksi di KM 0 dekat Lokphone Muara Rahung PT MKP, Desa Muara Tuboq, Kecamatan Tabang, Sabtu (12/9/2026), Polsek Tabang langsung mengambil peran di garis depan penanganan.

Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu bersama personelnya bergerak ke lokasi dan mengoordinasikan penanganan bersama pemerintah kecamatan, Koramil, Damkar dan pihak perusahaan. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah api yang membakar semak, pepohonan dan dedaunan kering semakin meluas.

Dengan dukungan satu unit mobil pemadam dan fire hose sepanjang 300 meter, petugas melakukan penyemprotan sekaligus penyisiran titik api. Ketika persediaan air kendaraan pemadam habis sekitar pukul 15.34 WITA, tim tidak berhenti. Pengisian air dilakukan di Sungai Belayan agar proses pemadaman dapat segera dilanjutkan.

Upaya bersama tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah pemadaman, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Penyisiran dan pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sekitar pukul 16.28 WITA, api di lahan seluas kurang lebih 2 hektare berhasil dikendalikan dan kondisi dinyatakan aman.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Unit Reskrim Polsek Tabang melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api secara pasti.

Lokasi kejadian tercatat pada koordinat 0.5945663, 115.9721219 sebagai data pendukung penanganan dan pemantauan.

Polsek Tabang bersama unsur terkait juga akan melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Bagi Polsek Tabang, pemadaman bukan akhir dari penanganan. Memastikan api tidak kembali menyala dan mencari penyebabnya menjadi bagian dari tugas kepolisian untuk menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Sinergi Lintas Unsur, Dua Titik Karhutla di Sabintulung Berhasil Dipadamkan

Kukar – Respons cepat dan sinergi lintas unsur berhasil memadamkan dua titik kebakaran lahan di sepanjang Jalan Poros Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara, Sabtu (12/9/2026).

Kebakaran dengan estimasi luasan sekitar 2 hektare tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat kepada Polsek Muara Kaman sekitar pukul 15.30 WITA. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Muara Kaman langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa serta sejumlah unsur pemadam.

Kapolsek Muara Kaman Iptu Herwin bersama personel kepolisian turun langsung dalam penanganan. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh Damkar Kecamatan Muara Kaman, Damkar Desa Sabintulung, Damkar Desa Bunga Jadi, Damkar PT SKL serta unsur masyarakat.

Sinergi tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.30 WITA, kedua titik api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara.

Polsek Muara Kaman juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan awal mula kebakaran serta pemantauan di lokasi sebagai langkah antisipasi kebakaran susulan.

Kapolsek menegaskan bahwa kecepatan laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah, pemadam, perusahaan dan masyarakat menjadi kekuatan utama untuk mencegah karhutla meluas dan mengancam lingkungan maupun permukiman.

Tindak Lanjut 7 Hotspot, Polsek Anggana Padamkan 4 Titik Api di Kutai Lama

Kukar – Menindaklanjuti laporan tujuh titik hotspot, Polsek Anggana bergerak melakukan pengecekan sekaligus membantu penanganan kebakaran lahan di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (12/9/2026).

Petugas mendatangi lokasi yang terindikasi hotspot di kawasan RT 11 Desa Kutai Lama. Hasil pengecekan menunjukkan terdapat lahan masyarakat yang terbakar dengan luasan sekitar 3 hektare. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Personel Polsek Anggana bersama relawan Kecamatan Anggana dan pihak perusahaan turut melakukan upaya pemadaman. Empat titik api berhasil dipadamkan hingga pukul 17.00 WITA.

Penanganan di lapangan menghadapi kendala medan berupa kawasan belukar yang cukup tebal serta tidak adanya akses jalan menuju sejumlah titik api. Keterbatasan panjang selang pemadam juga membuat beberapa titik yang berada jauh dari jangkauan sulit ditangani secara langsung.

Meski demikian, personel kepolisian tetap melakukan pemantauan dan membantu upaya pemadaman bersama relawan untuk mencegah api meluas. Lokasi penanganan tercatat pada koordinat 0°32’19.97″S, 117°19’44.65″E sebagai data pendukung pemetaan dan pemantauan karhutla.

Polsek Anggana mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Setiap kemunculan asap atau titik api diminta segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.