Cegah Balap Liar, Sat Samapta Polres Kukar Intensifkan Patroli Malam di Titik Rawan

Kukar – Guna menjaga kondusivitas wilayah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat aksi ugal-ugalan, Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar patroli rutin pencegahan balap liar pada Senin (16/03/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya pemuda dan arena balap lari ilegal di wilayah hukum Polres Kukar.

Kasat Samapta Polres Kukar AKPNursan, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif menanggapi laporan masyarakat yang merasa resah dengan kebisingan dan bahaya balap liar di malam hari.

“Kami menerjunkan personel Piket Patroli Regu III di bawah kendali Kanit Turjawali untuk menyisir lokasi-lokasi rawan. Fokus kami adalah membubarkan kerumunan pemuda yang nongkrong hingga larut malam serta mencegah niat para pelaku balap liar,” jelas Kasat Samapta.

Tindakan Tegas dan Humanis
Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan tindakan disiplin di tempat bagi pemuda yang terjaring. Langkah ini diambil sebagai efek jera agar para pemuda tidak mengulangi perbuatannya.

“Jika ditemukan indikasi balap liar, personel langsung mengamankan pelaku. Kami juga menerapkan tindakan fisik terukur seperti push-up dan sit-up bagi mereka yang melanggar ketertiban, sebagai bentuk pembinaan di lokasi,” tambahnya.

Hingga Selasa dini hari, hasil dari kegiatan patroli ini menunjukkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kukar terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi balapan yang berlangsung secara masif.

Polres Kukar mengimbau kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama saat keluar rumah menggunakan kendaraan pada malam hari, demi keselamatan bersama dan ketenangan warga Tenggarong.

Wujudkan Sinergitas TNI-Polri, Polsek Tenggarong Seberang Kawal Aksi Tanam Pohon dan Rekor MURI di Desa Manunggal Jaya

Kukar – Polsek Tenggarong Seberang menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian lingkungan dan sinergitas antarinstansi melalui pengawalan serta partisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon serentak yang diinisiasi oleh Kodim 0906/KKR, Senin (16/3/2026).

Kegiatan bertajuk “Teruslah Menanam, Menyatu dengan Alam, Menebar Energi Kebaikan” tersebut dilaksanakan di RT 16 Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Aksi hijau ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemecahan Rekor MURI dalam kategori penanaman pohon serentak.

Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Aulia Hadi Rahman, melalui Bhabinkamtibmas Desa Manunggal Jaya, Aipda I Komang Pasti, hadir langsung membaur bersama personel TNI, perangkat kecamatan, serta masyarakat setempat. Kehadiran unsur Kepolisian ini menegaskan peran Polri sebagai mitra strategis TNI dan pemerintah dalam menyukseskan program-program yang berdampak positif bagi ekosistem lokal.

“Kehadiran kami bukan sekadar memenuhi undangan, namun merupakan bentuk nyata sinergitas TNI-Polri di lapangan. Kami mendukung penuh langkah Kodim 0906/KKR dalam penghijauan ini karena lingkungan yang sehat merupakan pondasi bagi situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar Iptu Aulia Hadi Rahman dalam keterangan terpisah.

Dalam acara tersebut, sebanyak 50 bibit pohon gaharu ditanam di atas lahan seluas kurang lebih satu hektar. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Danramil 0906-14/Tgrs Kapten Inf. Priyanto, diikuti oleh perangkat desa, perwakilan Pramuka, dan warga sekitar.

Partisipasi Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial (door to door system) untuk mempererat hubungan emosional dengan warga binaan. Dengan menyatu bersama alam dan masyarakat, Polsek Tenggarong Seberang berharap pesan-pesan kepedulian lingkungan dan keamanan dapat tersampaikan secara lebih humanis.

Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi stimulus bagi warga sekitar untuk terus menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam demi keberlangsungan ekologi di wilayah Kutai Kartanegara.

Pimpin Apel Pagi, Wakapolres Kutai Kartanegara Tekankan Profesionalisme dan Netralitas Jelang Hari Bhayangkara

Kukar – Wakapolres Kutai Kartanegara, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, memimpin apel pagi rutin di halaman Mako Polres Kutai Kartanegara pada Senin (16/3/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme anggota di tengah sorotan publik serta kesiapan pengamanan agenda nasional.

Apel yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU), termasuk para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, bintara, hingga ASN di lingkungan Polres Kutai Kartanegara.

Dalam amanatnya, Wakapolres mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga perilaku dan profesionalisme dalam bertugas. Hal ini berkaitan dengan atensi Kapolda Kaltim mengenai target Zero Pelanggaran (nihil pelanggaran) guna mempertahankan citra positif Polri di mata masyarakat.

“Saat ini Polri tengah menjadi sorotan publik. Menjelang HUT Bhayangkara 1 Juli mendatang, saya instruksikan seluruh anggota untuk berhati-hati dan profesional. Ingat, satu kesalahan kecil bisa menjadi konsumsi media yang besar. Laksanakan tugas dengan ikhlas agar bernilai ibadah,” tegas Kompol Izdiharuddin.

Terkait operasional di lapangan, Wakapolres menyoroti pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang sedang berlangsung. Ia meminta personel yang terlibat dalam surat perintah (Sprint) pengamanan agar menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh hingga operasi berakhir pada 25 Maret mendatang.

Kegiatan apel yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan personel yang sedang sakit.

Persempit Ruang Gerak Kriminalitas, Polsek Anggana Gencarkan Patroli Dialogis di Titik Rawan

Kukar – Polsek Anggana terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Pada Minggu malam (15/3/2026), personel Polsek Anggana melaksanakan patroli dialogis menyasar sejumlah lokasi strategis guna memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.35 Wita ini dipimpin oleh Aiptu Yosua P bersama empat personel lainnya, yakni Aiptu Aziz Rahmawanto, Aipda Dwi Cahyadi, Bripka Dedi Dores, dan Briptu Zidan Nur Alif. Patroli menyisir empat desa utama, yaitu Desa Sungai Meriam, Desa Anggana, Desa Kutai Lama, dan Desa Sidomulyo.

Kapolsek Anggana IPTU I Komang Mahendra Putra menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah bertemunya niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk menutup celah terjadinya tindak pidana seperti Curas, Curat, Curanmor (3C), serta peredaran narkotika. Selain pengawasan fisik, kami mengedepankan komunikasi dua arah melalui patroli dialogis,” ujarnya.

Dalam interaksi tersebut, petugas mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing yang memiliki gerak-gerik mencurigakan. Masyarakat juga diminta tidak segan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan ke kantor polisi terdekat.

Selain berfungsi sebagai tindakan preventif, patroli ini menjadi sarana bagi Polri untuk menggali informasi langsung dari warga mengenai situasi di lapangan. Informasi tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan masukan dalam menentukan langkah pengamanan wilayah ke depan.

Polsek Anggana menegaskan bahwa patroli rutin ini akan terus digencarkan secara konsisten. Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya, diharapkan wilayah Kecamatan Anggana tetap menjadi hunian yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warga.

Hangatnya Kebersamaan di Desa Tani Bhakti: Bhabinkamtibmas dan Pemdes Berbagi Bahagia Bersama Anak Yatim

Kukar – Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum indah untuk mempererat tali asih dan kepedulian antarsesama. Hal ini tercermin dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Tani Bhakti bersama anak-anak yatim di wilayah setempat, Minggu (15/3/2026).

Suasana penuh kekeluargaan tampak menyelimuti acara yang berlangsung di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan. Hadir di tengah-tengah warga, Bhabinkamtibmas Desa Tani Bhakti Polsek Loa Janan, Bripka Wahyudi Aminudin, yang membaur akrab bersama Kepala Desa, perangkat desa, tokoh agama, serta puluhan anak yatim.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas berbuka puasa, melainkan wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Dalam momen penantian waktu berbuka, Bripka Wahyudi Aminudin menyempatkan diri berdialog santai dengan warga sembari menitipkan pesan-pesan kesejukan.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa Polri selalu ada di tengah masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan agar ibadah Ramadhan kita semua berjalan aman dan kondusif,” ujar Bripka Wahyudi.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Raut wajah bahagia terpancar dari anak-anak tersebut saat menerima santunan yang diserahkan secara simbolis oleh jajaran Pemdes dan Bhabinkamtibmas.

Melalui pendekatan yang humanis ini, diharapkan hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Sinergi yang terbangun di meja makan saat berbuka puasa diyakini menjadi pondasi kokoh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) berbasis kekeluargaan di Desa Tani Bhakti.

Hingga azan Magrib berkumandang, seluruh tamu undangan tampak menikmati hidangan dalam kesederhanaan yang penuh makna, menutup rangkaian kegiatan dengan senyum dan rasa syukur.

Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat Mahakam 2026, Tim Roops Polda Kaltim Supervisi Pos Terpadu Polres Kukar

Kukar – Guna memastikan kelancaran dan kesiapan personel dalam pengamanan arus mudik serta perayaan Idul Fitri, Tim Biro Operasi (Roops) Polda Kalimantan Timur melaksanakan supervisi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan supervisi tersebut dipusatkan di Pos Terpadu Taman Titik Nol, Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong. Tim dari Roops Polda Kaltim dipimpin langsung oleh AKBP Elwis Irwan, didampingi Aipda Helmi Gunawan, dan Briptu Angga Phandarko.

Kedatangan tim disambut oleh jajaran pejabat utama Polres Kutai Kartanegara, di antaranya Kabag Ops Kompol Roganda, Kabag Ren AKP Rihard Nixon Hernando L Toruan, serta para Kasubbag di lingkungan Bag Ops Polres Kukar.

Dalam arahannya, Ketua Tim Supervisi AKBP Elwis Irwan menekankan pentingnya akurasi data dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Tim melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Panel Data Operasi, pengecekan Posko Digital, serta memastikan jumlah personel piket sesuai dengan ploting yang telah ditentukan.

“Supervisi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta mengecek sejauh mana kesiapan administrasi maupun kesiapan operasional di pos terpadu. Kita ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Mahakam berjalan maksimal,” ujar tim supervisi melalui koordinasi di lapangan.

Selain diikuti oleh personel Polri, pengecekan ini juga melibatkan personel TNI dan adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara yang turut membantu penjagaan di Pos Terpadu. Keterlibatan berbagai unsur ini menunjukkan sinergitas yang kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah Kutai Kartanegara.

Dengan adanya supervisi ini, Polres Kutai Kartanegara diharapkan dapat terus mempertahankan standar operasional prosedur (SOP) demi terciptanya rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang merayakan hari raya.

Arus Mudik Baru 25 Persen Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Prioritas Operasi Ketupat 2026

KORLANTAS POLRI, Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum mengatakan bahwa situasi arus lalu lintas mudik lebaran 2026 masih sangat terkendali.

Hal itu ia sampaikan di Posko Command Center KM 29, Cikampek, Minggu (15/3/2026). Kakorlantas mencatat bahwa sebanyak 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta.

“Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi, belum nampak kepadatan. Namun demikian yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Transjawa, Bandung, dan Sumatera,” kata Kakorlantas.

Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu. Hal ini menjadi catatan yang positif mengingat segala bentuk persiapan telah dilakukan sejak jauh hari.

“Tetapi yang paling penting, saya sampaikan bahwa fatalitas korban meninggal dunia turun 45 persen. Jadi, fatalitas korban turun 45 persen,” tegas Kakorlantas.

Kakorlantas juga menilai kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap mengalir dengan lancar.

Selain itu, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time.

“Alhamdulillah SKB ini sangat strategis bahwa flow daripada lalin yang ada di jalan tol dan alteri cukup terkendali. Dari dua hari ini kita melakukan sosialisasi dan bahkan tadi malam kami sudah melakukan tindakan tegas,” tutur dia.

“Apabila masih ada kendaraan sumbu tiga melintasi tol, karena ini bagian daripada komitmen bersama, bagaimana kita memerintahkan untuk ditindak,” sambungnya.

Apabila dari situasi harkamtibmas, laporan mengenai kriminalitas menonjol tercatat nihil, sementara kondisi di berbagai simpul transportasi utama stasiun, bandara, terminal cukup terkendali

“Sekali lagi, kami hadir untuk melayani masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Selamat pergi, selamat kembali,” pungkasnya.

Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.

Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.

“Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali,” kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.

“Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami,” uacpnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.

“Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.

“Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan,” ujarnya.

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal.

Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

“Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta,” ujarnya.

Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.

Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus

“Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada,” tegas Kapolri.

“Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan,” imbuhnya.

Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.

“Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2,” tuturnya.

Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.

Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.

“Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026,” tuturnya.

“Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Kapolri.

Indonesia Siap Gelar AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Momentum Kebangkitan Voli Asia

JAKARTA – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat perkembangan bola voli di kawasan Asia. Hal ini ditandai dengan digelarnya acara Drawing & Press Conference AVC Men’s Champions League 2026 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (15/3).

Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian turnamen bergengsi tingkat internasional yang akan mempertemukan klub-klub bola voli putra terbaik dari berbagai negara di Asia.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Presiden Asian Volleyball Confederation (AVC) Ramon Suzara, Chief Business Officer Volleyball World Guido Betti, Presiden Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo, serta Ketua Voli Polisi sekaligus Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto.

Turnamen internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, panggung utama kompetisi klub-klub elite Asia kali ini akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.

Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme penonton lokal yang tinggi, keputusan ini juga menunjukkan semakin matangnya dukungan regulasi serta partisipasi sponsor di daerah untuk menyelenggarakan ajang olahraga bertaraf internasional. Penyelenggaraan di luar Jakarta diharapkan mampu memperluas euforia dan pemerataan perkembangan olahraga voli di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pipit Rismanto menekankan bahwa momentum besar ini sejatinya adalah milik para atlet, khususnya keluarga besar Bhayangkara Presisi. Menurutnya, kerja keras serta jam terbang para pemain di lapangan menjadi faktor penting yang membawa kompetisi kelas dunia seperti AVC Men’s Champions League kembali digelar di Indonesia.

“Prestasi yang telah diukir tidak hanya membawa piala ke lemari penghargaan, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi jutaan anak muda di berbagai daerah yang saat ini sedang berlatih bola voli di kampung-kampung mereka,” ujar Pipit.

Sementara itu, Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga standar penyelenggaraan internasional guna meningkatkan nilai jual olahraga nasional di kancah global. Ia berharap ajang ini dapat menjadi batu loncatan bagi atlet Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat dunia.

Di sisi lain, Ramon Suzara menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia dalam memajukan bola voli Asia. Menurutnya, kesiapan infrastruktur serta ekosistem olahraga di Indonesia, termasuk di Pontianak, menjadikan Indonesia sebagai salah satu mitra strategis penting bagi federasi bola voli Asia.

Keberhasilan membawa ajang internasional ke Pontianak menjadi bukti bahwa ekosistem olahraga nasional semakin matang. Hal tersebut ditopang oleh tiga pilar utama, yakni kualitas atlet yang mampu bersaing di level Asia, antusiasme suporter Indonesia yang dikenal sangat fanatik, serta sinergi kuat antara pemerintah, federasi olahraga, dan dukungan sponsor dalam memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan secara profesional.