Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltim Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Lamaru

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan penanaman mangrove di kawasan Pantai Lamaru, Balikpapan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga ekosistem pesisir demi keberlanjutan generasi mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., Kepala BPDAS Kalimantan Timur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur, serta para relawan dan masyarakat setempat.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam secara bersama-sama di kawasan pesisir Pantai Lamaru. Selain aksi penghijauan, Kapolda Kaltim juga menyerahkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada para relawan dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta dukungan terhadap masyarakat pesisir yang turut berperan dalam menjaga lingkungan.

Kapolda menyampaikan bahwa penanaman mangrove memiliki banyak manfaat bagi kelestarian lingkungan maupun kehidupan masyarakat. Menurutnya, mangrove berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai karena sistem perakarannya yang kuat mampu menahan abrasi, hempasan gelombang laut, serta terpaan angin kencang.

Selain itu, mangrove juga memiliki peran penting dalam menyerap karbon dioksida yang berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ekosistem mangrove juga menjadi habitat sekaligus tempat pemijahan berbagai biota laut seperti ikan, udang, kepiting, dan jenis organisme lainnya yang mendukung keberlangsungan sumber daya perikanan.

“Keberadaan mangrove bukan hanya menjaga keseimbangan alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat. Kawasan mangrove bahkan dapat dikembangkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda agar semakin peduli terhadap kelestarian alam,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta para pemangku untuk bersama-sama menginisiasi dan memperluas gerakan penanaman mangrove di berbagai wilayah pesisir Kalimantan Timur.

“Mari kita bersama menjaga lingkungan, salah satunya melalui penanaman mangrove. Semoga upaya ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat pesisir dan seluruh warga Kalimantan Timur. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan investasi berharga bagi generasi masa depan sekaligus langkah nyata dalam menjaga keseimbangan alam,” ucap Irjen Pol. Endar Priantoro.

Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, Polda Kaltim berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai warisan bagi generasi yang akan datang.

Doa Bersama Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Persatuan dan Kerukunan di Polda Kaltim

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan doa bersama lintas agama yang berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan dalam keberagaman demi mendukung tugas-tugas Polri yang semakin profesional dan humanis.

Doa bersama ini dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han, didampingi Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si., CPHR, para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta sejumlah tokoh agama.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ustadz Mahyuddin, Romo Yossef Kristianto, M.S.F., Pendeta Andreas J.W. Sinaga, M.Th., dan Jro Mangku Ketut Wirata yang secara bergantian memimpin doa sesuai ajaran masing-masing.

Mengusung tema “Dengan Semangat Doa Bersama Lintas Agama Kita Tingkatkan Iman, Takwa dan Kinerja Guna Mewujudkan Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus memohon keberkahan bagi institusi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain pelaksanaan doa bersama, Wakapolda Kaltim yang didampingi Karo SDM juga menyerahkan santunan kepada perwakilan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud rasa syukur menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. mengatakan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan bagian dari upaya memohon perlindungan dan kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses.

“Melalui doa bersama lintas agama ini, kita berharap tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif. Kebersamaan ini menjadi energi positif bagi Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi simbol kuat persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Menurutnya, harmonisasi antarumat beragama merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.

Melalui semangat kebersamaan yang terbangun dalam doa lintas agama ini, Polda Kaltim berharap nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong terus terjaga, sehingga Polri dapat semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.

Tumbuhkan Semangat Religius, Polsek Kota Bangun Gelar Lomba Adzan Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80

Kukar – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Kota Bangun menyelenggarakan lomba Adzan tingkat SMP dan SD yang berlangsung di TPA Darul Qur’an Al Falah Jalan Mulawarman Rt.03, Gang Tani, Kelurahan Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kukar, pada Kamis (25/06/2026)

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawab mengatakan bahwa lomba adzan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat religius dan kecintaan terhadap syiar Islam di kalangan generasi muda.

“Kegiatan ini dilaksanakan guna mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberikan motivasi kepada generasi muda untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan dan kecintaan terhadap syiar”, Jelas Kapolsek.

Dirinya juga menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi dari para guru dan orang tua siswa yang hadir. Selain untuk memperingati hari Bhayangkara, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Posek Kota Bangun dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan positif dan edukatif.

Melalui kegiatan edukatif dan religius seperti ini, Polri berharap bisa terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan jiwa toleransi dalam diri anak-anak sejak usia dini.

Polsek Kenohan Amankan 3 Tersangka Pemakai Sabu-Sabu di Desa Kahala

Kukar – Upaya pemberantasan narkotika terus digencarkan jajaran Polres Kenohan. Unit Reskrim Polsek Kenohan berhasil mengamankan tiga pria yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah PT. Tunas Prima Sejahtera (TPS) Desa Kahala Rt.001, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kukar, Jumat (26/6/2026).

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratowo menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut cepat dari informasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

“Informasi dari masyarakat ini disampaikan kepada anggota Polsek Kenohan yang sedang melaksanakan pengamanan di PT. TPS dan langsung ditindaklanjuti oleh tim anggota Polsek Kenohan,” jelasnya.

Peristiwa penangkapan terjadi Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.00 WITA di sebuah WC umum yang berada di Pabrik kelapa sawit PT. TPS.

Saat dilakukan pengecekan di lokasi, petugas mendapati tiga orang pria sedang berada di WC umum yang berada di PT. TPS yang diduga tengah menggunakan narkotika jenis sabu, ketiganya kemudian langsung diamankan petugas kepolisian.

“Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial AI (48), MA (45) dan SA (29) dengan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik kelip kosong bekas sabu-sabu, 1 (satu) pipet kaca bening berisikan kristal, 1 (satu) buah sendok yang terbuat dari sedotan, 1 (Satu) alat pengisap Boong beserta sedotan dan 1 (satu) buah korek Api berwarna kuning,” ungkap Kapolsek.

Selain itu, hasil tes urine terhadap ketiga tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine, yang menguatkan dugaan adanya penyalahgunaan narkotika.

Saat ini para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Pinggir guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

POLRI GELAR DZIKIR DAN DOA BERSAMA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar dzikir dan doa bersama di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Upacara Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata atau Penyucian Panji-panji Rastra Sewakottama yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dzikir dan doa bersama diikuti oleh para Pejabat Utama Mabes Polri, kepala satuan kerja, serta jajaran kepolisian dari seluruh Indonesia secara virtual. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana memohon kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Suasana khidmat mewarnai jalannya dzikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel Polri diajak untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman moral dan etika dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapusjarah Polri Brigjen Pol. Abas Basuni, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa rangkaian Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata yang dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama memiliki makna mendalam bagi seluruh insan Bhayangkara, khususnya dalam menyambut usia pengabdian Polri yang ke-80 tahun.

“Saya pikir ini adalah momentum yang sangat baik untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup anggota Polri. Dengan dzikir dan doa bersama, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kemampuan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Brigjen Pol. Abas Basuni kepada Wartawan di Jakarta.

Ia berharap memasuki usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, adaptif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, serta semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata harus terus diinternalisasikan oleh seluruh anggota sebagai landasan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Harapan kami, di usia ke-80 ini Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus mampu memberikan pelayanan yang Presisi. Nilai-nilai Tribrata yang dimaknai dalam setiap rangkaian kegiatan ini harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” lanjutnya.

Melalui dzikir dan doa bersama tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, memperkuat semangat pengabdian, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual bagi seluruh jajaran Polri untuk memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Polri Perkuat Rekrutmen Inklusif bagi Penyandang Disabilitas, Seleksi Disesuaikan dengan Kompetensi dan Kebutuhan Jabatan

Jakarta – Polri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan institusi yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dan diperkuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri yang telah disahkan.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mekanisme seleksi bagi penyandang disabilitas pada prinsipnya tetap mengedepankan aspek kompetensi, integritas, serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi, namun disertai penyesuaian yang memperhatikan kondisi disabilitas peserta.

“Polri memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Dalam proses seleksi, kami menerapkan prinsip keadilan dan inklusivitas dengan memberikan penyesuaian sesuai kondisi disabilitas yang dimiliki peserta, tanpa mengurangi standar kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas kepolisian,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa rekrutmen penyandang disabilitas telah memiliki landasan hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2019 tentang Rekrutmen Proaktif Calon Anggota Polri.

Menurut Johnny, jenis disabilitas yang selama ini dapat mengikuti rekrutmen Polri antara lain disabilitas fisik dengan kategori tertentu yang masih memungkinkan untuk melaksanakan tugas sesuai kompetensi dan jabatan yang dibutuhkan organisasi. Beberapa kategori yang telah direkrut antara lain penyandang amputasi, lumpuh layu atau kaku, paraplegia, maupun cerebral palsy dengan tingkat disabilitas ringan yang masih mampu menjalankan aktivitas secara mandiri.

“Penempatan personel disabilitas dilakukan berdasarkan kompetensi, latar belakang pendidikan, dan kebutuhan organisasi. Mereka dapat bertugas pada fungsi-fungsi yang lebih mengedepankan kemampuan administrasi, analisis, pelayanan publik, teknologi informasi, kesehatan, maupun bidang pendukung lainnya yang relevan dengan kemampuan yang dimiliki,” jelasnya.

Lebih lanjut, Johnny menuturkan bahwa hingga saat ini Polri telah merekrut penyandang disabilitas melalui jalur SIPSS, Bintara, maupun ASN Polri. Pada tahun 2024 tercatat dua peserta disabilitas direkrut melalui SIPSS dan 16 orang melalui jalur Bintara. Sementara pada tahun 2025 terdapat satu peserta disabilitas yang diterima melalui jalur Bintara Polri.

Terkait jumlah atau persentase rekrutmen ke depan, Johnny mengatakan bahwa Polri masih melakukan kajian dan penyesuaian sesuai kebutuhan organisasi serta perkembangan regulasi yang berlaku.

“Yang terpenting adalah memastikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dan potensi untuk menjadi bagian dari Polri. Prinsipnya, Polri akan terus membuka ruang pengabdian yang inklusif, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara,” tutupnya.

Program rekrutmen proaktif penyandang disabilitas merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun institusi yang modern, humanis, dan menghormati hak setiap warga negara tanpa diskriminasi, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Kapolsek Tenggarong Seberang Sambang Tokoh Adat, Ajak Bersinergi Jaga Kamtibmas

Kukar – Dalam rangka mewujudkan suasana yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tenggarong Seberang, Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas sambang ke Tokog Adat Dayak Bapak Geney bertempat kediamannya Desa Karang Tunggal Rt.13 Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, Kamis (25/6/26).

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pihak kepolisian dengan masyarakat, khususnya tokoh adat yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengajak para tokoh untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis. Ia juga menekankan pentingnya peran para tokoh dalam memberikan informasi sejak dini apabila terjadi potensi gangguan keamanan.

“Sinergi antara kepolisian dan tokoh adat sangat dibutuhkan dalam menjaga ketertiban, karena tokoh adat memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat,” ungkap IPTU Rizky Rovas.

Bapak Geney selaku tokoh adat dayak menyatakan siap mendukung kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang kondusif serta mencegah terjadinya konflik maupun tindak kriminalitas di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang.

Dengan adanya giat sambang tokoh ini diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang tetap aman dan terkendali.

Perkuat Kamtibmas, Kapolsek Loa Kulu Rangkul KBPP Polri Kutai Kartanegara

​LOA KULU — Kapolsek Loa Kulu, AKP H. Hari Supranoto, S.H., M.H., menggelar kegiatan silaturahmi bersama Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Kabupaten Kutai Kartanegara pada Selasa (23/6/2026) siang. Bertempat di Mapolsek Loa Kulu, pertemuan yang berlangsung hangat mulai pukul 13.15 WITA ini bertujuan untuk mempererat hubungan emosional sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Loa Kulu.

​Dalam kesempatan tersebut, AKP H. Hari Supranoto menegaskan pentingnya kolaborasi aktif antara Kepolisian dengan organisasi masyarakat, khususnya KBPP Polri yang berada langsung di bawah naungan Polri. Mengingat adanya keterbatasan jumlah personel dibandingkan luas wilayah, Kapolsek mengajak seluruh kader KBPP Polri untuk menjadi perpanjangan tangan kepolisian.
Sebagai langkah konkret, Polsek Loa Kulu juga menginisiasi agenda berkelanjutan bertajuk “Ngopi Bareng Kapolsek” untuk membedah potensi gangguan kamtibmas secara berkala.

​Menanggapi ajakan tersebut, Ketua KBPP Polri Kutai Kartanegara, Sumarji, menyatakan apresiasi tinggi atas keterbukaan dan kepedulian Kapolsek Loa Kulu yang dinilai aktif turun langsung ke masyarakat. Pihaknya menegaskan komitmen penuh 300 anggota KBPP Kartanegara, termasuk 15 personel di tingkat Kecamatan Loa Kulu, untuk siap membantu tugas kepolisian. Sumarji juga melaporkan bahwa selama ini KBPP Polri telah berkontribusi aktif dalam memediasi dan mendamaikan beberapa konflik antarwarga di lapangan.

​Kegiatan silaturahmi yang berjalan komunikatif tersebut berakhir pada pukul 14.25 WITA dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui momentum ini, Polsek Loa Kulu membuktikan komitmennya untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman sekaligus memastikan pembinaan organisasi di bawah kepolisian berjalan optimal.

Ciptakan Situasi Kamtibmas Yang Aman dan Kondusif, Polsek Tenggarong Seberang Intensifkan Patroli Malam Hari

Kukar – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Tenggarong Seberang secara rutin melaksanakan kegiatan patroli malam hari di wilayah hukumnya. Kegiatan ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman serta mewujudkan tertib sosial di tengah masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah, diperlukan pelaksanaan tugas kepolisian yang optimal serta dukungan dan kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat. Sinergitas tersebut menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Kegiatan patroli malam ini dipimpin oleh Ka SPK Polsek Tenggarong Seberang Aiptu Sukamto bersama Aipda Dodi dan Bripda Fachnur yang melaksanalan Patroli dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas, lokasi aktivitas masyarakat, serta jalur-jalur yang dianggap berpotensi menimbulkan kerawanan, Rabu (24/6/2026).

Patroli rutin ini dilaksanakan setiap hari sebagai bentuk komitmen Polsek Tenggarong Seberang dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan kehadiran polisi di lapangan secara berkesinambungan, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Melalui patroli tersebut, personel Polsek Tenggarong Seberang juga melakukan pemantauan situasi wilayah, memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat, serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Rizky Tovas menyampaikan bahwa berbagai permasalahan Kamtibmas yang terjadi di tengah masyarakat membutuhkan kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat.

Menurut Kapolsek sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam penanganan gangguan Kamtibmas.

“Kegiatan patroli yang dilakukan ini merupakan kegiatan rutin sebagai bentuk upaya menjaga dan memelihara Kamtibmas secara berkelanjutan, dengan bersinergi bersama masyarakat,” ujar Kapolsek.

Turnamen Minisoccer Internal Hari Bhayangkara Ke-80 Polres Kukar Resmi Ditutup, Sat Samapta Raih Juara Pertama

Kukar – Dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polres Kukar resmi menutup Turnamen Internal Minisoccer yang di gelar di lapangan Minisoccer Stadion Aji Imbut pada Rabu (24/6/2026).

Tim Samapta sukses keluar sebagai juara pertama usai menaklukkan Tim Gabungan Polsek Hulu dengan skor 5-0 di partai final.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak yang turut mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.

“Terima kasih kepada semua rekan-rekan yang telah terlibat dalam turnamen ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema Semangat Sportifitas, Soliditas dan Kebersamaan” ujar Kapolres.

Dalam pertandingan yang penuh gengsi tersebur, pertandingan diakhiri dengan Juara I dari Sat Samapta, untuk Juara II dari Tim Gabungan Polsek Hulu dan Juara III diraih oleh Gabungan Staf.

Kapolres menambahkan, semangat kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa dalam laga final tersebut. Para istri dan anak anggota Polres turut hadir memeriahkan suasana sambil memberikan semangat.

“Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya

Dengan berakhirnya turnamen ini, Kapolres Kukar berharap semangat sportivitas, kreativitas, dan solidaritas yang terbangun dalam pertandingan dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.