Bongkar Jaringan Ganja Lintas Kota: Tim Kolomonggo Polsek Loa Kulu Sita 3 Kg Ganja, Libatkan WNA

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika golongan I jenis ganja berskala besar yang beroperasi di wilayah Kutai Kartanegara dan Samarinda. Dalam operasi senyap yang berlangsung maraton sejak Sabtu (07/03/2026) hingga Senin (09/03/2026), polisi mengamankan lima orang tersangka dan menyita barang bukti ganja dengan berat total lebih dari 3 kilogram.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan intensif mulai dari aksi undercover buy hingga pengejaran ke luar daerah.

Operasi dimulai pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WITA. Tim Unit Reskrim Polsek Loa Kulu melakukan strategi undercover buy (penyamaran sebagai pembeli) untuk memancing tersangka pertama, WA (27). Tersangka diringkus di Jalan Gunung Petung, Desa Rempanga, dengan barang bukti awal berupa lintingan ganja.

Tak berhenti di situ, Tim Kolomonggo melakukan pengembangan ke kediaman WA di Mangkuraja, Tenggarong, dan berlanjut ke penangkapan tersangka kedua, MR (31), di Jalan Bougenville, Kelurahan Panji. Dari tangan MR, polisi menemukan 38 bungkus ganja kering siap edar.

Berdasarkan nyanyian para tersangka, diketahui bahwa pasokan besar berasal dari seorang bandar di Kota Samarinda. Pada Senin (09/03/2026) pagi, tim melakukan penggerebekan di sebuah indekos di wilayah Sempaja Timur, Samarinda Utara.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan dua pria, yakni JH (19) dan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Afghanistan berinisial YA (26). Di lokasi ini, polisi menyita satu toples berisi ganja kering seberat 185 gram beserta timbangan digital.

Puncak dari operasi ini terjadi saat tim bergerak ke wilayah Loa Janan Ilir, Samarinda. Petugas meringkus seorang wanita berinisial JA (20) yang dititipkan barang haram oleh sang bandar besar (DPO berinisial E). Dari tangan JA, polisi menyita barang bukti fantastis berupa 5 bal ganja kering dengan berat total kurang lebih 3 kilogram yang disimpan dalam tas ransel.

Secara keseluruhan, polisi menyita lebih dari 3 kilogram ganja kering (dalam bentuk bal, bungkus, dan lintingan), T
3 buah timbangan digital (ukuran besar dan sedang), dan sejumlah unit handphone, alat pelinting, kertas sigaret, dan tas yang digunakan untuk menyembunyikan narkoba.

Para tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati.

“Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di wilayah hukum kami. Terlebih lagi, jaringan ini melibatkan warga negara asing dan menyasar kalangan muda. Kami akan terus memburu sisa jaringan yang belum tertangkap,” tegas AKP Hari Supranoto.

Saat ini, kelima tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Loa Kulu guna proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan untuk menangkap aktor intelektual berinisial E.

Noda Hitam di Bulan Suci: Satresnarkoba Polres Kukar Gulung Jaringan Sabu Antar-Kecamatan, Oknum PNS Turut Diringkus

Kukar – Di tengah khidmatnya masyarakat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, jajaran Satresnarkoba Polres Kutai Kartanegara justru berhasil mengungkap sisi gelap peredaran narkotika. Tim pimpinan AKP Yohanes Bonar Adiguna sukses menggulung jaringan pengedar sabu kelas kakap di sebuah penginapan di Jalan Naga, Kelurahan Timbau, Sabtu (07/03/2026) malam.

Tak main-main, dalam pengungkapan ini polisi mengamankan empat tersangka dengan barang bukti sabu seberat 382,68 gram. Mirisnya, salah satu dari tersangka merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kasat Resnarkoba, AKP Yohanes Bonar Adiguna, menjelaskan bahwa penangkapan ini adalah buah dari penyelidikan intensif selama satu pekan.

“Kami mendapatkan informasi bahwa di sekitar Jalan Naga sering terjadi transaksi barang haram. Tim kemudian melakukan pemantauan melekat sejak akhir Februari hingga akhirnya melakukan penggerebekan di Hotel Liza pada Sabtu malam sekitar pukul 22.10 WITA,” tegas AKP Yohanes Bonar.

Di lokasi pertama, polisi mengamankan tersangka BT (29) dan AM (21). Dari penggeledahan tas ransel, ditemukan paket sabu beserta timbangan digital. Saat interogasi berlangsung, sebuah mobil Xenia perak muncul di lokasi yang dikendarai oleh DD (40), seorang oknum PNS Bapenda Kukar.

“Tersangka DD mengaku sebagai orang suruhan untuk mengantarkan narkotika tersebut. Dari nyanyian DD, tim langsung bergerak cepat memburu sang bandar besar yakni RS (42) di kediamannya di Jalan Jelawat,” tambahnya.

Di rumah RS, polisi menemukan barang bukti yang lebih fantastis: 17 bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat kotor mencapai 381,41 gram yang disembunyikan dalam tas ransel, lengkap dengan uang tunai senilai Rp1.550.000 dan peralatan takar.

Ancaman Hukuman Berat
Kini, keempat tersangka beserta seluruh barang bukti termasuk satu unit mobil Xenia telah diamankan di Mapolres Kukar. Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta penyesuaian pidana dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026.

“Sangat disayangkan, di bulan yang penuh berkah ini masih ada oknum yang merusak kesucian Ramadhan dengan bisnis haram. Kami tidak akan pandang bulu, siapa pun yang terlibat, termasuk oknum aparatur sipil, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kasat Resnarkoba.

Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus membersihkan wilayah hukumnya dari peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan ketenangan masyarakat dalam beribadah.

Pastikan Fisik Prima, Sidokkes Polres Kukar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala bagi Bintara Remaja

Kukar – Guna memastikan kesiapan fisik dan stamina personel muda dalam menjalankan tugas kepolisian yang dinamis, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutai Kartanegara menggelar pemeriksaan kesehatan (Rikkes) berkala bagi para Bintara Remaja. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Urkes Mako Polres Kutai Kartanegara, Senin (9/03/2026) pagi.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal terhadap kondisi kesehatan personel yang baru saja bergabung di jajaran Polres Kukar, agar selalu dalam kondisi siap sedia (siap mako dan siap ops) saat diterjunkan ke lapangan.

Deteksi Dini Kondisi Personel, Kasi Dokkes Iptu Supriadi Nurdin menjelaskan bahwa rangkaian pemeriksaan meliputi pengecekan tanda-tanda vital seperti tekanan darah (tensi), pemeriksaan fisik standar, pengukuran berat dan tinggi badan, serta konsultasi kesehatan umum.

“Bintara remaja adalah aset masa depan Polri yang memiliki mobilitas tinggi. Melalui pemeriksaan ini, kami ingin mendeteksi dini jika ada personel yang mengalami gangguan kesehatan, sehingga bisa segera diberikan penanganan medis yang tepat,” ujar perwakilan Sidokkes Polres Kukar di sela kegiatan.

Selain pemeriksaan fisik, para Bintara Remaja juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan, pola istirahat, dan olahraga rutin di tengah padatnya jadwal pengamanan, terutama di bulan suci Ramadhan. Kesehatan yang terjaga dinilai menjadi kunci utama profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Tugas polisi ke depan semakin berat. Jika fisik mereka tidak bugar, maka pelayanan kepada masyarakat tidak akan maksimal. Oleh karena itu, monitoring kesehatan ini akan kami lakukan secara konsisten,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan Bintara Remaja mengikuti tahapan pemeriksaan dengan antusias dan tertib. Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas personel muda tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan layak untuk menjalankan tugas-tugas operasional maupun pembinaan.

Sidokkes Polres Kukar berkomitmen untuk terus mengawal kesehatan seluruh personel guna mewujudkan institusi Polri yang tangguh dan sehat.

Cek Kesiapan Operasional, Propam Polres Kukar Gelar Pemeriksaan Senjata Api Personel

Kukar – Guna memastikan kedisiplinan serta kelayakan alat pendukung tugas di lapangan, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) khusus pemeriksaan senjata api (Senpi) dinas, Senin (9/03/2026) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di ruang Propam Polres Kutai Kartanegara ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam, AKP Slamet Rijadi, atas instruksi Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar.

Satu per satu personel pemegang senjata api dinas diperiksa secara mendetail. Pemeriksaan ini meliputi kebersihan fisik senjata, fungsi mekanis, jumlah amunisi, hingga kelengkapan administrasi berupa kartu izin pemegang senjata api (IPSA) yang masih berlaku.

“Gaktibplin ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan senjata api oleh anggota, serta memastikan kondisi senjata selalu dalam keadaan siap pakai saat dibutuhkan untuk pelayanan masyarakat,” ujar AKP Slamet Rijadi.

AKP Slamet Rijadi menegaskan bahwa kepemilikan senjata api bagi anggota Polri adalah amanah yang besar. Oleh karena itu, pengawasan ketat dilakukan mulai dari kelayakan psikologi anggota hingga kedisiplinan dalam perawatan barang milik negara tersebut.

“Kami tidak hanya mengecek kondisi senjatanya, tetapi juga masa berlaku kartu izinnya. Jika ditemukan ada personel yang kartu izinnya sudah habis masa berlakunya atau secara psikologis dinilai kurang stabil, maka senjata tersebut akan segera kami amankan ke gudang logistik,” tegas Kasi Propam.

Kegiatan ini disambut baik oleh jajaran personel Polres Kukar sebagai upaya untuk terus memupuk rasa tanggung jawab. Selain pemeriksaan fisik, personel juga diberikan arahan mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan kekuatan dan tata cara penyimpanan senjata yang aman di rumah masing-masing.

Melalui Gaktibplin ini, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme anggotanya, guna menghindari insiden salah tembak atau penyalahgunaan senjata api yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.

Hingga berakhirnya kegiatan, proses pemeriksaan berjalan dengan tertib dan lancar. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar senjata api dalam kondisi terawat dan personel memiliki administrasi yang lengkap.

Patroli Humanis di Intan Jaya, Satgas Ops Damai Cartenz Duduk dan Berdialog dengan Warga

Sugapa, Intan Jaya — Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar patroli dialogis di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (9/3/2026), untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Patroli yang dipimpin Danpos Tower Belukar 4.1 Ops Damai Cartenz 2026, Ipda Adri Ansyar Umar, S.M., menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Sugapa. Salah satu fokus pengamanan adalah Bandara Bilorai Sugapa, yang menjadi jalur vital mobilitas masyarakat dan logistik di wilayah tersebut.

Selain melakukan pemantauan keamanan, personel juga melaksanakan pendekatan dialogis dengan warga setempat. Dalam patroli tersebut, petugas menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat yang tengah melaksanakan tradisi bakar batu dalam rangka kegiatan kedukaan.

Interaksi berlangsung santai dan penuh keakraban. Aparat keamanan dan warga terlihat duduk bersama, berbincang, serta saling bertukar cerita. Kehadiran personel di tengah masyarakat disambut hangat dan menjadi ruang komunikasi yang memperkuat rasa saling percaya.

Tim patroli juga melakukan pengecekan keamanan di Bank Papua Sugapa, guna memastikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

“Patroli dialogis dilakukan secara humanis untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat di wilayah Intan Jaya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan persuasif terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan di Papua.

Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman dan kepercayaan publik terhadap kehadiran aparat di lapangan.

Melalui patroli dialogis tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz berharap stabilitas keamanan di Distrik Sugapa dan wilayah sekitarnya tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Patroli Malam Minggu, Sat Brimob Polda Kaltim Sisir Objek Vital di Kawasan Sungai Kunjang Samarinda

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Samarinda – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pada malam akhir pekan, personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan patroli intensif di sejumlah objek vital di wilayah Kec.Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Sabtu malam (07/03/26).

Kegiatan patroli tersebut menyasar kawasan ekonomi serta pusat aktivitas masyarakat yang umumnya ramai pada malam hari. Kehadiran personel Brimob di lapangan bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, tim patroli menyambangi beberapa titik strategis di Kelurahan Karang Asam Ulu, di antaranya kawasan Big Mall di Jalan Untung Suropati, pasar modern di Jalan Ir. Juanda, serta Dealer Honda Amartha yang berada di Jalan Untung Suropati No. 99.

Selain melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, personel juga melaksanakan dialog kamtibmas dengan petugas keamanan setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Eko Setiawan mengimbau para satpam untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian maupun gangguan keamanan lainnya.

“Kami mengingatkan agar petugas keamanan selalu meningkatkan kewaspadaan serta segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Bripka Eko Setiawan.

Sementara itu, Kabagops Sat Brimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto menuturkan bahwa patroli malam di kawasan objek vital merupakan bagian dari langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

“Objek vital seperti pusat perbelanjaan dan sektor usaha memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun para pelaku usaha,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan petugas keamanan di lingkungan objek vital sangat penting dalam upaya mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan bentuk komitmen Brimob dalam memberikan perlindungan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Timur.

“Pengabdian ini merupakan bagian dari implementasi nilai ‘Bakti Brimob untuk Masyarakat’. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Polda Kaltim Gelar Bagi Takjil di Depan Mako Polda Kaltim kepada Masyarakat

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan, Bidhumas Polda Kalimantan Timur bersama Ditintelkam Polda Kaltim melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di depan Mako Polda Kaltim, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita tersebut dihadiri oleh Dirintelkam Polda Kaltim Kombes Pol Hadi Wiyono, S.I.K., bersama personel Ditintelkam Polda Kaltim serta personel Bidhumas Polda Kaltim. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 kotak takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polda Kaltim.

Pembagian takjil ini menyasar para pengendara, pekerja harian, serta warga yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat disambut antusias oleh warga yang menerima takjil untuk berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, diharapkan dapat semakin memperkuat citra positif Polri sebagai institusi yang humanis, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di wilayah Kalimantan Timur.

Polri Fasilitasi Mediasi, Kasus Nabilah O’brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai

Jakarta – Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri memfasilitasi proses mediasi antara para pihak yang terlibat dalam perkara yang melibatkan N.O dan Z.K. Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Bareskrim Polri pada Minggu (8/3/2026).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa langkah mediasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua proses peristiwa hukum yang saling berkaitan, yakni perkara yang ditangani di Polsek Mampang, Polres Jakarta Selatan, serta laporan yang berada di Bareskrim Polri. Oleh karena itu, Biro Wassidik Bareskrim Polri melakukan analisis mendalam guna menemukan penyelesaian terbaik.

“Berdasarkan pertemuan hari ini, seluruh pihak terkait telah hadir secara langsung, yakni Saudara Z beserta istrinya Saudari E, serta Saudari N.O dan Saudara K.D.H,” ujar Trunoyudo.

Dalam pertemuan tersebut, keempat pihak sepakat menempuh jalur damai yang dituangkan dalam perjanjian perdamaian. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, masing-masing pihak juga telah menandatangani pencabutan laporan polisi di unit penyidik yang menangani perkara mereka.

Selain penandatanganan berita acara mediasi dan pencabutan laporan, para pihak juga sepakat untuk menghapus konten di media sosial masing-masing sesuai dengan poin-poin kesepakatan yang telah disetujui bersama.

Ia menuturkan bahwa langkah damai tersebut dilandasi semangat introspeksi diri, terlebih di bulan suci Ramadan yang identik dengan nilai silaturahmi dan saling memaafkan.

“Proyeksi ke depan dari hasil mediasi ini adalah untuk memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” jelasnya.

Dengan adanya kesepakatan damai serta pencabutan laporan dari seluruh pelapor, maka proses hukum dalam perkara tersebut dinyatakan selesai melalui mekanisme perdamaian.

Polri pun mengapresiasi sikap para pihak yang memilih menyelesaikan permasalahan secara musyawarah demi menjaga hubungan baik serta kondusivitas di masyarakat.

Perkuat Sinergisitas di Bulan Suci, Kapolres Kukar Hadiri Doa Bersama dan Buka Puasa di Kediaman Dandim 0906/KKR

Kukar – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, menghadiri undangan Doa Bersama dan Buka Puasa Bersama yang digelar di Rumah Dinas Dandim 0906/KKR, Jalan KH Dewantara, Kelurahan Panji, Minggu (08/03/2026) petang.

Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Kutai Kartanegara tersebut menjadi potret nyata harmonisnya hubungan antara instansi Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di tengah momentum bulan suci Ramadan 1447 H.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 WITA ini dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, serta tuan rumah Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman. Hadir pula pimpinan instansi vertikal lainnya seperti Danyon Armed 22/Kesumawira dan Kalapas Kelas IIA Tenggarong.

Dalam sambutannya, Letkol Arm Benny Budiman menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Kukar dan unsur Forkopimda lainnya. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam melayani masyarakat.

Suasana khidmat menyelimuti acara saat Ketua MUI Kukar, KH Abdul Hanan, memberikan tausiah. Beliau secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi TNI dan Polri, khususnya Polres Kukar, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kutai Kartanegara.

“Keamanan di Kukar terjaga berkat peran TNI sebagai penjaga kedaulatan dan Polri sebagai pelayan serta pengayom masyarakat. Aman dan sehat itu harganya sangat mahal, dan kita patut bersyukur memiliki institusi yang berdedikasi tinggi,” ujar KH Abdul Hanan dalam tausiahnya.

Selain doa dan buka bersama, Kapolres Kukar bersama Bupati dan Dandim juga turut serta dalam pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Pondok Pesantren Al-Afqori. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen bersama jajaran Forkopimda untuk saling berbagi di bulan penuh berkah.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, melalui kesempatan ini menyatakan bahwa sinergitas lintas sektoral adalah kunci utama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, komunikasi antar pimpinan daerah diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan wilayah ke depan.

Kegiatan diakhiri dengan shalat Magrib berjamaah dan ramah tamah yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Cahaya Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Sultan Sulaiman: Kapolres Kukar Hadir Pererat Ukhuwah Bersama Tokoh Nasional

Kukar – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Agung Sultan Sulaiman, Jalan KH Dewantara, Kelurahan Panji, pada Minggu (08/03/2026) malam. Di bawah pendar lampu masjid yang megah, ratusan jamaah berkumpul memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 H, sebuah momentum sakral turunnya wahyu pertama bagi umat Islam.

Hadir di tengah-tengah jamaah, Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, duduk berdampingan dengan Wakil Gubernur Kaltim Ir. H. Seno Aji dan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. Kehadiran Kapolres dalam agenda religi ini bukan sekadar pemenuhan undangan protokol, melainkan simbol kedekatan Polri dengan ulama dan masyarakat di bulan suci.

Peringatan malam istimewa ini menghadirkan sosok penceramah nasional, KH Zulfa Mustofa, yang merupakan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam tausiahnya yang segar dan humanis, KH Zulfa mengajak sekitar 400 jamaah yang hadir untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai lentera hidup yang membahagiakan.

“Nikmati proses membaca Al-Qur’an, jangan buru-buru. Qur’an adalah cahaya yang menuntun kita saat hidup terasa sulit. Dengan membaca dan mengamalkan, hati akan lebih tenang,” ujar KH Zulfa Mustofa dengan gaya penyampaiannya yang khas, sesekali diselingi humor yang menguatkan “otot hati” para jamaah.

Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, dalam sambutannya menekankan bahwa Nuzulul Qur’an adalah momentum untuk memperkuat Gerakan Etam Mengaji (GEMA) Idaman. Ia berharap dukungan penuh dari semua elemen, termasuk aparat keamanan, untuk membangun peradaban manusia yang unggul berlandaskan iman.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Ir. H. Seno Aji mengapresiasi kerukunan yang tercipta di Kutai Kartanegara. Ia menegaskan bahwa pembangunan spiritual masyarakat merupakan fondasi penting selain pembangunan infrastruktur dan ekonomi.

Bagi Polres Kutai Kartanegara, kehadiran dalam peringatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan spiritual. Kapolres AKBP Khairul Basyar tampak membaur dengan para tokoh agama, mulai dari Ketua MUI, PCNU, Muhammadiyah, hingga LDII, menunjukkan soliditas lintas ormas di wilayah hukumnya.

“Melalui syiar Islam seperti ini, kita harapkan karakter masyarakat Kukar yang beriman dan bertaqwa semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif,” pesan yang tersirat dalam kebersamaan tersebut.

Acara yang dimulai pukul 21.00 WITA dengan pembacaan salawat nabi ini diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah pada pukul 22.39 WITA. Hingga kegiatan usai, situasi dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan, mencerminkan indahnya kebersamaan di bulan Ramadhan.