Dukung Swasembada Pangan, Polres Kukar Gelar Penanaman Jagung Serentak di Lahan Eks Tambang

Kukar – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program Astacita Presiden RI terkait ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di lahan eks PT Kitadin, Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (07/03/2026) sore.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, ini dilaksanakan secara terintegrasi melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang berada di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, serta Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro.

Pemilihan lokasi di lahan eks tambang menjadi simbol inovasi Polres Kukar dalam memanfaatkan lahan marginal agar kembali produktif. Kapolres Kukar menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program pemerintah untuk mencapai swasembada jagung.

“Hari ini kami bersama unsur TNI, Pemerintah Daerah, serta kelompok tani di Tenggarong Seberang turun langsung ke lapangan. Tujuannya jelas, yakni memastikan program ketahanan pangan ini berjalan secara masif dari hulu ke hilir, sesuai arahan Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda,” ujar AKBP Khairul Basyar.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan juga menyimak arahan Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro, yang menekankan pentingnya konsep industri pertanian di Kalimantan Timur. Mengingat kondisi tanah Kaltim yang memiliki tantangan tersendiri seperti kadar asam yang tinggi, sinergi antara Polri sebagai fasilitator dengan para ahli dan petani menjadi kunci keberhasilan.

“Kami di Polres Kukar berperan sebagai pendorong bagi masyarakat. Kami ingin menciptakan sistem yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi petani, sehingga jagung bukan sekadar tanaman hiasan, melainkan komoditas yang menyejahterakan warga Kukar,” tambah Kapolres.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar, Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Aulia Hadi Rahman, serta perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara. Tak kurang dari tujuh kepala desa dan sembilan ketua kelompok tani turut serta dalam penanaman bibit jagung perdana di lokasi tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mengikuti dialog interaktif bersama Kapolri terkait peluncuran berbagai infrastruktur pendukung pertanian dan penandatanganan kerja sama dengan perbankan nasional untuk penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) bagi petani.

Melalui penanaman serentak ini, Polres Kutai Kartanegara berharap dapat memicu semangat para petani lokal untuk terus berinovasi, sehingga target swasembada pangan tahun 2026 dapat tercapai dengan maksimal.

Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I, Kapolri: Tuntaskan Target Swasembada Pangan Presiden

Sumsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan tanam raya jagung serentak se-Indonesia kuartal I tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini merupakan komitmen untuk menuntaskan target swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya ini menjadi program dan komitmen Polri untuk menuntaskan agar kita betul-betul bisa menyelesaikan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden,” kata Sigit kepada awak media, Sabtu (7/3/2026).

Sigit menyatakan, untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, Polri terus menggandeng kelompok tani, elemen masyarakat hingga seluruh kementerian/lembaga terkait.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama-sama melaksanakan kegiatan tanam raya jagung secara serentak untuk semester pertama, di mana kegiatan kali ini adalah merupakan program lanjutan dari target kami untuk menanam satu juta hektar,” ujar Sigit.

Di sisi satu, kata Sigit, kegiatan ini juga bagian dari upaya untuk menjawab dan mengantisipasi dinamika konflik global yang belakangan semakin memanas.

“Karena Bapak Presiden selalu menyampaikan agar kita mampu untuk melaksanakan swasembada pangan, swasembada energi, dan tentunya ini bagian dari upaya kita untuk menciptakan swasembada ataupun ketahanan pangan khususnya jagung,” ucap Sigit.

Sementara itu, Sigit menekankan, swasembada pangan juga akan turut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Yang juga membutuhkan pakan ternak baik untuk ayam potong ataupun ayam petelur, sehingga kemudian ini pun harus terus kita dorong,” tambah Sigit.

Tak hanya itu, Sigit juga menyambut baik adanya kesepakatan bersama dengan Himbara untuk membantu memberikan KUR kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Sehingga harapan kita dengan diberikannya KUR ini dari bank-bank Himbara, ini juga bisa membuat petani lebih bergairah. Karena petani memiliki modal yang bisa digunakan mulai dari pertanaman, kemudian perawatan dengan menggunakan pupuk dan pestisida, maupun nanti setelah selesai,” papar Sigit.

Kapolri Resmikan 57 Jembatan Merah Putih, Permudah Akses Warga

Sumsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 57 jembatan merah putih Presisi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo untuk kemaslahatan masyarakat.

“Di sisi lain kami juga kali ini meresmikan pembangunan 57 jembatan Merah Putih sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Sigit di Ogan Ilir Sumsel, Sabtu (7/3/2026).

Sigit menjelaskan, jalur penghubung ini sengaja dibangun oleh Polri agar bisa dimanfaatkan untuk para anak sekolah, petani maupun masyarakat sekitar. Dengan begitu, dapat mempercepat atau mempermudah akses warga.

“Yang tadinya mungkin harus berputar, dengan jembatan yang ada bisa jauh lebih singkat,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit berharap, jembatan ini dapat memangkas ongkos logistik dari para petani. Sehingga, roda perekonomian bertumbuh untuk masyarakat.

“Dan harapan kita ini juga selain memperpendek jarak waktu, juga bisa membantu memotong ongkos logistik dari petani yang mungkin lewat jalur tersebut,” ucap Sigit.

Sigit juga mengapresiasi jajarannya dan meminta untuk terus mengawal serta mendukung apa yang menjadi program Pemerintah untuk masyarakat Indonesia.

“Dan juga tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan terus bekerja semangat untuk betul-betul bisa menjalankan apa yang menjadi program Bapak Presiden untuk masyarakat,” tutup Sigit.

Warung Berkah Polres Kukar Jadi Titik Temu Sinergitas: Kapolres Rangkul Forkopimda, Mahasiswa, dan Pemuda di Meja Berbuka

Kukar – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti “Warung Berkah” Polres Kutai Kartanegara pada Jumat (6/3/2026) petang. Di lokasi yang terletak di Jalan KH. Ahmad Mukhsin, Kelurahan Melayu ini, Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, menggelar agenda silaturahmi dan buka puasa bersama yang mempertemukan unsur Forkopimda dengan simpul-simpul organisasi mahasiswa serta pemuda se-Kabupaten Kutai Kartanegara.

Momen ini menjadi istimewa karena tidak hanya dihadiri oleh pejabat teras seperti perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Dandim 0906/KKR, dan jajaran Pemkab Kukar, tetapi juga melibatkan lebih dari 150 orang dari komunitas ojek online serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, AKBP Khairul Basyar mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi “Warung Berkah” memiliki makna mendalam. Program ini merupakan inisiasi murni personel Polres Kukar yang menyisihkan sebagian rezekinya sejak Oktober 2025 untuk membantu sesama.

“Warung Berkah bukan sekadar tempat berbagi makanan gratis setiap Jumat. Ini adalah wujud nyata kepedulian Polri. Di sini, kami juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan,” ujar AKBP Khairul Basyar.

Ia menambahkan bahwa Ramadhan adalah momentum emas untuk memperkuat toleransi dan berdiskusi santai mengenai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kami mengajak adik-adik mahasiswa dan organisasi pemuda untuk peka terhadap potensi gangguan di lingkungan masing-masing, agar ibadah puasa kita semua berjalan aman dan nyaman,” imbuhnya.

Langkah inklusif Kapolres Kukar ini mendapat sambutan positif dari para aktivis mahasiswa. Ketua HMI Cabang Kukar, Zulhansyah, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Kapolres dalam merangkul elemen pemuda. “Kegiatan ini menunjukkan kedekatan Polri yang nyata dengan masyarakat. Kami berharap semangat ini bisa meluas hingga ke tingkat kecamatan,” tuturnya.

Senada, Presiden BEM Unikarta, Zulkarnain, menilai bahwa komunikasi informal di meja berbuka puasa mampu meruntuhkan sekat dan memperkuat rasa toleransi. Sementara Ketua PMII Cabang Kukar, Junaidi, menyebut langkah ini sebagai gerakan harmonis yang mampu mempererat kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung khidmat. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali, meninggalkan pesan kuat bahwa keamanan Kutai Kartanegara adalah tanggung jawab kolektif antara aparat dan seluruh lapisan masyarakat.

Sejuknya Berbagi: Saat Seragam Polisi dan Senyum Bhayangkari Menyapa Pengendara di Sore Ramadhan

Kukar – Di bawah langit sore yang mulai teduh di sepanjang Jalan Wolter Monginsidi, sebuah pemandangan hangat tersaji di depan Mako Polres Kutai Kartanegara. Bukan barisan pemeriksaan kendaraan yang kaku, melainkan deretan personel kepolisian bersama ibu-ibu Bhayangkari yang tampak sibuk menyapa ramah setiap pengendara yang melintas, Jumat (6/3/2026).

Senyum tulus terpancar dari wajah para petugas saat tangan-tangan mereka menyodorkan paket takjil gratis kepada para musafir, pengemudi ojek online, hingga pekerja yang baru pulang mencari nafkah.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Kukar, Kompol Roganda, Bersama puluhan personel dan pengurus Bhayangkari, mereka menyebar di dua titik strategis, yakni depan Mapolres Kukar dan Pos Lantas Kumala, Jalan K.H. Ahmad Muksin.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi sebagai saudara bagi masyarakat. Di bulan yang penuh berkah ini, sedikit yang kami berikan semoga bisa membantu bapak dan ibu yang masih di perjalanan agar bisa berbuka puasa tepat waktu,” ujar Kompol Roganda dengan nada rendah hati.

Suasana haru sempat terlihat saat beberapa pengendara tampak terkejut sekaligus bahagia menerima pemberian tersebut. Bagi Polres Kukar, bungkusan takjil ini adalah simbol doa dan harapan agar hubungan antara Polri dan masyarakat tetap terjaga dalam bingkai kekeluargaan.

Kehadiran sosok polisi yang humanis ini seolah meruntuhkan sekat antara aparat dan warga. Melalui sapaan hangat “Selamat berbuka puasa, hati-hati di jalan,” Polres Kukar ingin memastikan bahwa setiap warga merasa dilindungi dan diayomi, bahkan melalui hal-hal kecil di pinggir jalan.

Kegiatan singkat namun bermakna ini ditutup dengan situasi yang aman dan kondusif, meninggalkan kesan manis di hati masyarakat Tenggarong yang melintas sore itu.

Operasi Pekat Mahakam 2026: Polsek Tenggarong Sita Puluhan Botol Miras dari Toko di Kelurahan Timbau

Kukar – Jajaran Polsek Tenggarong kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Melalui rangkaian Operasi Pekat Mahakam 2026, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko di kawasan Jalan KH. Akhmad Muksin, Kelurahan Timbau, pada Jumat (6/3/2026) sore.

Penindakan ini dilakukan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Tenggarong sebagai tindak lanjut dari direktif Kapolda Kaltim dan Kapolres Kutai Kartanegara guna memberantas penyakit masyarakat (pekat) di wilayah hukum Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Tenggarong, AKP Achmad Hanifi, menjelaskan bahwa temuan ini bermula saat personel sedang melaksanakan patroli rutin kewilayahan sekitar pukul 15.00 WITA. Petugas mencurigai aktivitas perdagangan di Toko Terang Baru yang diduga menjual minuman beralkohol secara bebas.

“Anggota kami melakukan pemeriksaan secara humanis dan persuasif di lokasi tersebut. Hasilnya, ditemukan berbagai jenis minuman beralkohol yang disimpan di dalam toko milik pria berinisial EA (47),” ujar AKP Achmad Hanifi.

Meski pemilik toko berinisial EA mengaku memiliki izin untuk memperjualbelikan minuman tersebut, pihak kepolisian tetap melakukan pengamanan terhadap barang bukti karena keabsahan atau legalitas surat izin yang ditunjukkan belum dapat dipastikan secara hukum.

Adapun rincian barang bukti yang disita petugas meliputi 12 Botol Singaraja, 14 Botol Newport Revolution, 24 Botol Kecil Konig Ludwig Dunkel, 7 Botol Anggur Kolesom, 3 Botol Anggur Merah, 5 Botol Bir Bintang, 2 Botol Besar Konig Ludwig Dunkel dan 2 Botol Anggur Putih.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, pemilik toko beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Tenggarong. Penindakan ini disandarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 5 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku dan menghormati kekhusyukan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dengan tidak mengedarkan minuman keras ilegal.

Lawan Petugas Saat Ditangkap, Residivis Pencurian Monitor Alat Berat IKN Diringkus Polsek Loa Janan

Kukar – Jajaran Polsek Loa Janan kembali menunjukkan taringnya dalam pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026. Seorang pria berinisial SA (40), yang merupakan residivis kasus pencurian spesialis controller alat berat yang sempat viral di wilayah IKN, berhasil diringkus di Desa Batuah, Kamis (5/3/2026) lalu.

Penangkapan pelaku berlangsung dramatis. Tersangka SA sempat melakukan perlawanan sengit saat akan diamankan, yang mengakibatkan seorang personel kepolisian mengalami luka-luka di bagian tangan.

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, mengungkapkan bahwa penangkapan bermula saat personel intelijen melakukan patroli rutin guna menindaklanjuti maraknya laporan pencurian layar monitor dan controller eksavator di wilayah hukumnya.

“Sekitar pukul 11.00 WITA, petugas mencurigai gerak-gerik seorang pria di simpang empat jalan kampung, RT 15 Dusun Batuah. Saat diinterogasi dan dilakukan penggeledahan, ditemukan sebilah senjata tajam jenis badik yang terselip di pinggang sebelah kiri pelaku,” ujar AKP Abdillah.

Melihat dirinya terpojok, pelaku SA mencoba melawan petugas hingga terjadi pergumulan yang menyebabkan saksi pelapor, menderita luka di kedua tangannya. Namun, berkat kesigapan tim yang segera, pelaku akhirnya berhasil ditundukkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, SA bukan wajah baru dalam dunia kriminal. Ia tercatat sudah dua kali keluar masuk penjara. Bahkan, namanya sempat mencuat dalam kasus pencurian komponen alat berat yang viral di lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) beberapa waktu lalu.

Saat ini, tersangka SA beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Loa Janan. Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 307 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penguasaan senjata tajam tanpa hak.

Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh untuk memperkuat persatuan dan soliditas bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan jajaran Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jawa Barat, Jumat (6/3/2026).

Dalam sambutannya, Sigit menekankan bahwa dinamika dan eskalasi situasi global saat ini berpotensi berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri.

Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah dan para pekerja sangat penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul.

“Eskalasi yang terjadi di luar negeri tentu akan berdampak pada situasi dalam negeri. Oleh karena itu kita harus solid dan bekerja sama menghadapi situasi yang ada,” ujar Sigit yang juga Dewan Penasehat KSPSI.

Sigit juga menyinggung berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian nasional, termasuk kebijakan hilirisasi sumber daya alam.

Program tersebut dinilai dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat, termasuk bagi kalangan buruh.

“Dengan pengelolaan sumber daya alam yang lebih optimal di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing secara global.
Polri, kata dia, juga membuka peluang kerja sama dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui fasilitas pendidikan dan pelatihan yang dimiliki institusi kepolisian.

Program pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana transfer pengetahuan bagi tenaga kerja Indonesia, terutama dalam menghadapi investasi perusahaan dalam dan luar negeri.

“Dengan pelatihan dan peningkatan kompetensi, SDM kita akan semakin siap dan profesional untuk bersaing dengan negara lain,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan milik Polri dapat dimanfaatkan oleh kalangan buruh sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan organisasi pekerja sekaligus memberikan kemudahan akses layanan kesehatan.

Kapolri menegaskan bahwa seluruh elemen bangsa perlu bersatu dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan agar cita-cita besar Indonesia dapat tercapai.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja menjadi kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Ke depan kita harus bersama-sama mempersiapkan semuanya sehingga Indonesia benar-benar mampu mewujudkan cita-cita besar menuju Indonesia Emas,” tutupnya.

Kapolri Ungkap Peran Pemerintah Jaga Perdamaian dan Ekonomi di Tengah Konflik Global

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan peran pemerintah dalam rangka menjaga perdamaian dan ekonomi ditengah konflik global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di acara Silaturahmi Ramadan dengan DPD KSPSI Jawa Barat di PT NOK, pada Jumat (6/3) sore.

Kapolri mengatakan situasi global saat ini sedang tidak menentu akibat eskalasi yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sigit mengatakan pemerintah Indonesia sebagai negara nonblok tinggal diam atas situasi tersebut. Ia menyebut pelbagai upaya diplomasi terus dilakukan untuk menciptakan perdamaian.

“Tentunya saya sampaikan kepada rekan-rekan semua bagaimana pemerintah terus berusaha untuk bekerja keras sebagai negara non-blok untuk melaksanakan politik bebas dan aktif,” ujarnya.

“Kemudian Indonesia ingin berperan aktif untuk ikut mendamaikan Palestina dan Israel dengan usulan two-state solution,” imbuh Kapolri.

Dari sisi ekonomi, Sigit mengatakan pemerintah juga terus melakukan negosiasi untuk menurunkan besaran tarif yang dikenakan Amerika Serikat kepada Indonesia. Ia menyebut lewat upaya yang dilakukan pemerintah besaran tarif bisa diturunkan dari 32 persen menjadi 19 persen.

Tak hanya itu, Kapolri mengatakan kedepan pemerintah juga akan mendorong hilirisasi di pelbagai macam industri untuk meningkatkan perekonomian. Mulai dari industri otomotif, baterai listrik hingga lifting minyak.

Di sisi lain, Sigit menegaskan pemerintah melalui program Asta Cita juga terus berupaya menciptakan ketahanan pangan hingga energi agar Indonesia dapat mandiri dan tidak bergantung dengan negara lain.

“Berbagai macam program Asta Cita ini juga terus didorong, sehingga di dalam kondisi apa pun Indonesia tetap bisa terjaga, khususnya dalam situasi menghadapi pertarungan, menghadapi berbagai macam tekanan,” jelasnya.

Oleh karenanya, ia meminta agar kelompok buruh juga dapat bersatu agar dapat menjaga iklim investasi di Indonesia terus tumbuh. Selain itu, Sigit meminta agar seluruh peluang dan sumber daya alam yang ada dapat dikelola dengan sebaik-baiknya agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam situasi global seperti saat ini, kondisi seperti saat ini, mau tidak mau Indonesia harus bisa mandiri, harus bisa berdiri di atas kaki sendiri,” jelasnya.

“Oleh karena itu tentunya kita harus bisa mengelola seluruh sumber daya alam yang kita miliki untuk kemudian betul-betul kita manfaatkan untuk masyarakat kita, bangsa kita,” sambungnya.

Terakhir, Sigit juga meminta agar kelompok buruh terus mempersiapkan diri dan meningkatkan kualitasnya agar tidak kalah bersaing dengan luar negeri.

“Sehingga ketika ada program-program yang terkait dengan masalah hilirisasi, hal-hal yang kemudian memang harus kita dorong untuk kualitas SDM kita harus siap, maka buruh-buruh kita tidak kalah dengan negara lain, karena ini bagian dari kompetisi kita dengan negara-negara yang ada,” pungkasnya.

Polda Kaltim Terima Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI, Bahas Evaluasi Penegakan Hukum Terpadu

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menerima kunjungan kerja reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dari Komisi III DPR RI dalam rangka evaluasi pelaksanaan penegakan hukum terpadu di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Kamis (05/03/26).

Rombongan Komisi III DPR RI dipimpin langsung oleh Irjen Pol (Purn) Drs. H. Safaruddin, M.I.Kom. selaku Ketua Tim. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., yang didampingi Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim serta para Kapolres jajaran.

Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah instansi terkait di wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki peran dalam bidang penegakan hukum, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas antar lembaga dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang efektif dan terpadu.

Dalam pelaksanaannya, rapat dibuka langsung oleh Ketua Tim Komisi III DPR RI yang diawali dengan perkenalan anggota tim reses. Selanjutnya disampaikan penjelasan singkat mengenai maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut, dilanjutkan dengan pembahasan serta permintaan jawaban terhadap sejumlah pertanyaan tertulis dari Komisi III DPR RI terkait pelaksanaan penegakan hukum di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara anggota Komisi III DPR RI dengan jajaran Polda Kaltim serta instansi terkait guna memperoleh gambaran yang komprehensif terkait situasi dan tantangan penegakan hukum di daerah.