Dikejar Bara di Tengah Malam, Polisi dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Tabang

Kukar – Saat sebagian warga masih terlelap, personel gabungan di Kecamatan Tabang justru berjibaku melawan kobaran api. Kebakaran lahan di kawasan Jenau, jalur umum masyarakat antara Desa Sidomulyo dan Desa Sungai Lunuk, berhasil dipadamkan pada Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 00.55 WITA. Api membakar semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering di pinggir jalan hingga meluas sekitar 1 hektare. Kondisi semakin menantang karena tidak tersedia sumber air yang memadai di sekitar lokasi.

Polsek Tabang bergerak cepat bersama Koramil Tabang, Pemerintah Kecamatan Tabang dan Damkar Kecamatan Tabang. Sebanyak 9 personel gabungan diterjunkan untuk memadamkan api menggunakan satu unit mobil Damkar dan dua fire hose.

Perjuangan tidak berhenti ketika persediaan air mobil Damkar habis sekitar pukul 01.45 WITA, Petugas harus melakukan pengisian ulang menggunakan air dari kolam milik warga yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kebakaran. Setelah air tersedia, penyemprotan kembali dilakukan terhadap titik api dan bara yang masih menyala.

Upaya pemadaman, pendinginan hingga penyisiran berlangsung sekitar dua jam. Pada pukul 02.50 WITA, api berhasil dipadamkan dan seluruh area bekas terbakar diperiksa untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Polsek Tabang selanjutnya melakukan pemantauan berkala, sementara Unit Reskrim melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Dini Hari, 25 Personel Gabungan Padamkan Karhutla 2 Hektare di Muara Jawa

Kukar – Gerak cepat Polsek Muara Jawa bersama 25 personel gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan yang melanda kawasan semak belukar di Jalan Poros Muara Jawa–Sanga Sanga, RT 014, Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Kebakaran yang terjadi di titik koordinat -0.724793, 117.237000 tersebut menghanguskan sekitar 2 hektare lahan yang ditumbuhi semak belukar, ilalang, ranting dan material kering yang mudah terbakar.

Begitu menerima informasi, Kapolsek Muara Jawa IPTU Yoga Fattur Rahman, S.Tr.K., M.H. bersama personel Polsek Muara Jawa langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Penanganan dilakukan bersama Danramil Muara Jawa, Sekcam Muara Jawa, 3 personel Polsek Muara Jawa, 5 personel Rantis Karhutla Polda Kaltim, 10 personel Damkar serta 4 warga Dondang, dengan total 25 personel gabungan.

Didukung satu unit mobil Damkar, Rantis Karhutla Polda Kaltim, mobil patroli dan tangki air, petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.30 WITA. Setelah itu, tim melanjutkan proses pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali serta melakukan pemantauan secara berkala.

Polsek Muara Jawa mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, khususnya saat kondisi lahan kering. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat.

Sinergi 25 personel gabungan dan dukungan sarana pemadam menjadi kunci keberhasilan penanganan Karhutla sehingga api berhasil dipadamkan dan situasi tetap aman serta kondusif.

Polsek Sanga Sanga Gencarkan Sosialisasi dan Himbauan Cegah Karhutla

Kukar – Polsek Sanga Sanga terus memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menyambangi masyarakat serta memasang stiker imbauan Karhutla di wilayah hukumnya, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 13.15 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai aturan pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Petani juga diimbau untuk tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara membakar.

Polsek Sanga Sanga turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sosialisasi dan pemasangan stiker tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan potensi Karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pembakaran lahan.

Polsek Kenohan Pasang Spanduk Imbauan Karhutla di Desa Kahala

Kukar – Polsek Kenohan terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memasang spanduk imbauan di wilayah yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA di Jalan Inpres, Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, oleh personel Polsek Kenohan Bripda Kevin Ardinatha Prayoga.

Pemasangan spanduk menjadi langkah preventif Polsek Kenohan untuk mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya Karhutla.

Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah kebakaran, terutama dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya api di lingkungan sekitar.

Empat Hektare Lahan Terbakar di Tabang, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kukar – Kebakaran lahan melanda kawasan IUP PT Adi Putra Tenrajang (APT) di KM 16 jalur umum masyarakat Desa Buluqsen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026).

Api yang membakar semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering tersebut diketahui sekitar pukul 09.44 WITA. Kondisi lokasi yang berada di pinggir jalan dan minim sumber air membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra.

Begitu menerima informasi, personel Polsek Tabang bersama Koramil Tabang dan tim perusahaan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian berjibaku melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar lebih luas.

Berdasarkan hasil pengecekan, kobaran api diperkirakan telah membakar lahan seluas ±4 hektare. Sementara penyebab awal munculnya api masih dalam proses penyelidikan.

Untuk menjinakkan api, tim gabungan mengerahkan dua unit mobil water tank, satu unit mesin pompa air serta fire hose sepanjang 500 meter. Air disemprotkan secara bergantian ke titik api dan bara yang masih menyala.

Pemadaman berlangsung selama beberapa jam, Personel Polsek Tabang bersama Koramil Tabang, PT Rea Kaltim Plantations dan PT Bayan Resources terus melakukan penyisiran hingga proses pendinginan selesai sekitar pukul 15.30 WITA.

Tidak sekadar memadamkan kobaran, petugas juga melakukan pendinginan dan pengecekan menyeluruh di area bekas terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu mengatakan penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu karena kondisi lahan yang kering berpotensi membuat api kembali membesar.

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan penyisiran dan pemantauan. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal dan mencegah munculnya kebakaran susulan,” ujarnya.

Dalam penanganan tersebut, Polsek Tabang juga berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Sebanyak dua personel Polsek Tabang, empat personel Koramil Tabang, 10 personel PT Rea Kaltim Plantations dan delapan personel PT Bayan Resources terlibat langsung di lapangan.

Pasca pemadaman, Unit Reskrim Polsek Tabang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pemantauan berkala juga akan dilakukan di lokasi sebagai langkah antisipasi kebakaran kembali terjadi.

Polsek Tenggarong Seberang dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Perjiwa

Kukar – Kebakaran lahan terjadi di lahan kosong RT 003, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.

Menerima laporan tersebut, personel Pos Pol Pelabuhan Polsek Tenggarong Seberang langsung mendatangi lokasi dan bersama tim BPBD serta personel Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara melakukan pemadaman.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1 hektare. Petugas bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area sekitar.

Hingga penanganan selesai, api telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi terpantau aman serta kondusif. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, penyebab dan asal mula api masih dalam proses pengecekan dan pendalaman oleh pihak terkait.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas menegaskan jajaran kepolisian akan terus melakukan respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran lahan sekaligus memastikan kondisi lokasi tetap aman setelah api berhasil dipadamkan.

Dalam penanganan tersebut, petugas juga melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.

Polsek Sanga Sanga Tangani Karhutla 2 Hektare, Sejumlah Titik Api Masih Menyala

Kukar – Jajaran Polsek Sanga Sanga bersama TNI, Damkar, BKO Polair Polda Kaltim, Yon TP dan relawan melakukan penanganan kebakaran lahan (Karhutla) di Jalan Jalur Pipa RT 03 dan RT 06, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga Sanga, Jumat (4/9/2026).

Pemadaman dimulai sekitar pukul 13.30 WITA pada dua titik lokasi dengan koordinat -0,664280°S, 117,277438°E dan -0,67436°S, 117,271929°E. Luas lahan warga yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare.

Kapolsek Sanga Sanga Iptu Wahid bersama personel gabungan langsung melakukan pemadaman, penyisiran dan pendinginan di area terdampak. Api utama telah berhasil dikendalikan, namun pemadaman belum dinyatakan selesai sepenuhnya karena masih ditemukan beberapa titik api dan bara di dalam lahan gambut.

Kondisi lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api dapat merambat dan kembali muncul dari dalam permukaan tanah.

Oleh karena itu, tim masih melakukan pemantauan serta pendinginan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali maupun perluasan kebakaran.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WITA, status lokasi masih dalam penanganan dan pemantauan tim gabungan, dengan beberapa titik api yang masih menjadi perhatian petugas. Penyebab kebakaran juga masih dalam proses pengecekan dan pendalaman.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Petugas memastikan penanganan terus dilakukan guna mencegah Karhutla meluas.

Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, dengan tim tetap bersiaga melakukan pemantauan terhadap titik api yang tersisa.

Bara Api Terbawa Angin, Dua Titik Karhutla di Perbatasan Kukar-PPU Langsung Dijinakkan Tim Gabungan

Kukar – Bara api yang tersisa dari kebakaran tanaman pakis kembali memicu munculnya dua titik kebakaran lahan di wilayah perbatasan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (4/9/2026).

Mendapat informasi adanya titik api, Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe bersama personelnya bergerak langsung ke lokasi. Sekitar pukul 09.00 WITA, Kapolsek bersama empat personel Polsek Loa Janan tiba di titik api pertama yang berada di perbatasan Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, dengan Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku.

Di lokasi pertama, api telah membakar lahan sekitar 0,5 hektare. Kapolsek bersama personel langsung melakukan pengecekan, penanganan titik api dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mencegah api menjalar lebih luas.

Namun penanganan tidak berhenti di satu lokasi. Sekitar pukul 12.00 WITA, tim bergerak menuju titik api kedua yang masih berada di kawasan perbatasan. Kali ini, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 1 hektare.

Kapolsek Loa Janan bersama personel dan tim gabungan langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan, kedua titik api tersebut diduga berasal dari tanaman pakis yang terbakar sebelumnya, namun masih menyisakan bara. Bara tersebut kemudian terbawa angin dan memicu munculnya kebakaran di dua lokasi berbeda.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius petugas karena bara kecil yang tertinggal di tengah lahan kering dapat kembali menjadi api dan meluas dengan cepat.

Dalam penanganan tersebut, Polri tidak bekerja sendiri. Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Polri, TNI, OIKN, Damkar, serta masyarakat peduli kebakaran hutan dan lahan.

Sejumlah personel turut terlibat, di antaranya Direktur Ketentraman dan Ketertiban Umum OIKN Brigjen Pol. Barung Mangera, Dandim 0913/PPU Letkol Inf. Fandi Satria, Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe, Kanit Reskrim Iptu Dwi Handono, personel Polsek Loa Janan, personel Polres IKN, Yonif TP 826 PPU, Damkar Sepaku, Koramil Sepaku serta masyarakat peduli karhutla.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit kendaraan dengan tandon berkapasitas 1.000 liter serta lima unit tangki pemadam milik relawan.

Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus kewaspadaan, terutama setelah api terlihat padam.

“Pendinginan dan penyisiran tetap dilakukan karena bara yang tertinggal dapat kembali menyala dan terbawa angin ke area lain. Kami memastikan lokasi benar-benar aman sebelum meninggalkan kawasan,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Kesigapan lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga wilayah perbatasan Kukar–PPU dari ancaman karhutla, sekaligus mencegah api meluas yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Cegah Karhutla dari Rumah Ibadah, Polsek Tenggarong Seberang Sampaikan Imbauan kepada Jamaah Sholat Jumat

Kukar – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Kutai Kartanegara. Kali ini, Polsek Tenggarong Seberang menyasar jamaah Salat Jumat di Masjid Besar Ulil Ijtihad, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dilaksanakan Kanit Binmas Polsek Tenggarong Seberang Iptu Purwanto sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Dalam imbauannya, Iptu Purwanto mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi menyebabkan api meluas, pembakaran lahan dapat menimbulkan kerusakan ekosistem, gangguan kesehatan, kerugian sosial serta konsekuensi hukum.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering,” imbau Iptu Purwanto.

Polsek Tenggarong Seberang juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar dari berbagai potensi munculnya api serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Masyarakat turut diberikan pemahaman mengenai ancaman sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, serta disampaikan adanya Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2026 terkait larangan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang hadir, termasuk Ketua MUI Kabupaten Kutai Kartanegara Abdul Hanan, unsur Muspika Tenggarong Seberang, serta warga Desa Manunggal Jaya dan sekitarnya.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas mengatakan sosialisasi melalui kegiatan keagamaan merupakan salah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan pencegahan karhutla secara langsung kepada masyarakat.

“Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tenggarong Seberang menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif bersama masyarakat guna mencegah karhutla serta menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tenggarong Seberang.

Maulid Nabi di Polres Kukar, Kapolres Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelaksanaan Tugas

Kukar – Suasana religius menyelimuti Mako Polres Kutai Kartanegara. Jajaran Polres Kukar bersama Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M dengan penuh khidmat, Jumat (4/9/2026) malam.

Mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Lantai III Mako Polres Kukar tersebut menjadi momentum bagi personel untuk memperkuat keimanan sekaligus merefleksikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 19.30 WITA dengan Sholat Isya berjamaah, dilanjutkan penampilan hadrah personel Polres Kukar, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Pondok Pesantren Al Huro, Muhammad Iqbal, dengan saritilawah Bripda Megi Kurnia.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar dalam sambutannya mengajak seluruh personel menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas.
Menurutnya, keimanan yang kuat dan akhlak yang baik merupakan modal penting bagi setiap anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Marilah kita jadikan suri teladan Rasulullah SAW sebagai landasan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya dalam pelaksanaan tugas kita sebagai anggota Polri,” pesan AKBP Khairul Basyar.

Kapolres berharap peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap sikap dan perilaku personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Keimanan yang kuat dan akhlak yang baik akan mempengaruhi kualitas kinerja kita. Dengan begitu, kita akan lebih mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif dan sukses,” lanjutnya.

Usai sambutan Kapolres, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Al Huro Tenggarong, Ustadz Rahmadi Wirantanus.

Dalam ceramahnya, Ustadz Rahmadi mengingatkan pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan. Akhlak mulia seperti kejujuran, amanah, kecerdasan, kesabaran, kasih sayang dan keadilan dinilai tetap relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan profesi.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi diri dan mulai menerapkan keteladanan Rasulullah dari hal-hal sederhana, seperti menjaga lisan, meningkatkan kesabaran serta memperkuat kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.

“Sudahkah kita meneladani kelembutan dan kesabaran Rasulullah dalam keluarga, pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat? Mari mulai dari hal kecil: menjaga lisan, lebih sabar dan saling mengasihi antar sesama,” pesannya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kabag SDM Kompol Suwarno, Kabag Log AKP Suprafto, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kukar Ny. Wina Faris, personel Polres Kukar, pengurus Bhayangkari serta santri dan santriwati Ponpes Al Huro.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Polres Kutai Kartanegara terus mendorong penguatan karakter personel, sehingga nilai religius, integritas dan keteladanan dapat menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.