Jumat Keliling, Kapolsek Loa Kulu Ajak Warga Bersatu Cegah Narkoba hingga Karhutla

Kukar – Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat. Pesan itu disampaikan Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Juling) di Masjid Al Mizan, Kelurahan Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (16/10/2026).

Usai salat Jumat berjemaah, Kapolsek memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat sekaligus mengajak warga memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam penyampaiannya, AKP Hari Supranoto menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan serta membangun kebiasaan saling mengingatkan demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Narkoba, kejahatan digital, dan karhutla menjadi perhatian. Kapolsek mengajak masyarakat bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda, melalui pengawasan dan kepedulian mulai dari lingkungan keluarga.

Warga juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial. Informasi yang belum terverifikasi, penipuan daring, berita bohong, hingga provokasi dapat memicu kerugian dan keresahan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya ataupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Tak kalah penting, Kapolsek mengajak warga berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Selain merusak lingkungan, kebakaran dapat mengancam kesehatan, keselamatan, dan kehidupan masyarakat sekitar.

Melalui Jumat Keliling, Polsek Loa Kulu terus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat agar berbagai persoalan keamanan dapat dicegah sejak dini. Sinergi polisi dan warga menjadi kunci untuk menjaga Loa Kulu tetap aman, tertib, dan kondusif.

Safari Subuh Polres Kukar Perkuat Silaturahmi, Ajak Masyarakat Bangkitkan Kepedulian Sosial

Kukar – Menjaga keamanan dan mempererat persaudaraan tak hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga dengan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Polres Kutai Kartanegara bersama Forkopimda, organisasi keagamaan, dan warga menggelar Safari Subuh di Langgar Al Karim, Jalan Gunung Menyapa, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 04.30 Wita tersebut menjadi ruang memperkuat silaturahmi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdifahrudin Faris Raharja Putra hadir bersama Kasi Propam Polres Kukar AKP Slamet Rijadi, unsur pemerintah daerah, tokoh keagamaan, tokoh masyarakat, Forum RT Kelurahan Timbau, serta sekitar 60 jemaah.

Dalam sambutan pengurus Langgar Al Karim, kegiatan Safari Subuh diharapkan semakin mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Jemaah juga diajak memakmurkan masjid, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi warga yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Tenggarong.

Sementara itu, dalam kultum Subuh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sekaligus pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, Ustadz Bahrun Rasid, menyampaikan pentingnya menjaga pengendalian diri, terutama ketika menghadapi persoalan rumah tangga.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil keputusan saat emosi memuncak, melainkan menenangkan diri terlebih dahulu. Masjid juga didorong menjadi tempat memperkuat keimanan, menenangkan hati, menimba ilmu, dan membangun persaudaraan.

Tak hanya itu, jemaah diajak meneladani kehidupan masjid pada masa Nabi Muhammad SAW, termasuk semangat Ashabus Shuffah yang mencerminkan kesederhanaan, semangat menuntut ilmu, dan kebersamaan.

Kepedulian terhadap korban kebakaran di Kelurahan Melayu turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Apresiasi disampaikan kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Safari Subuh ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kedekatan dengan warga, komunikasi yang baik, dan penguatan nilai keagamaan, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin rukun, peduli, dan kondusif.

Polri: Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Judi Online, Tingkatkan Kesadaran Diri Jaga Keluarga

JAKARTA – Polri mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran diri untuk menjaga keluarga dari berbagai modus perjudian daring atau judi online yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan berdampak pada kehidupan sosial maupun keluarga. Upaya ini sejalan dengan program Quick Wins prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, upaya tersebut mendorong keterlibatan publik dalam menjaga keamanan serta mencegah penyebaran judi daring dan penipuan digital.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengingatkan bahwa pemberantasan judi online tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum terhadap jaringan dan pelaku, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mengenali risiko serta mencegah diri dan keluarga terjerat perjudian digital. Hal tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolri, khususnya poin ketiga tentang Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital.

“Sejalan dengan program prioritas Kapolri, yaitu program Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital, kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan promosi maupun janji keuntungan instan yang ditawarkan melalui ruang digital. Polisi Bersama Masyarakat perlu diwujudkan melalui kepedulian dan peran aktif bersama dalam mencegah penyebaran judi online, mengenali risikonya, serta melindungi diri dan keluarga dari dampak yang ditimbulkan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, promosi judi online dapat ditemukan melalui berbagai saluran digital, mulai dari unggahan media sosial, komentar spam, pesan pribadi, hingga tautan yang mengarahkan pengguna ke situs perjudian. Promosi tersebut dapat dikemas dengan menonjolkan kemenangan atau keuntungan tertentu sehingga menimbulkan persepsi keliru bahwa judi online merupakan cara mudah untuk mendapatkan penghasilan.

Masyarakat perlu memahami bahwa kemenangan sesaat bukan jaminan keuntungan berkelanjutan. Sebaliknya, keinginan untuk mengembalikan uang yang telah hilang akibat kekalahan dapat mendorong seseorang terus bermain dan mempertaruhkan lebih banyak uang. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi mengganggu pemenuhan kebutuhan sehari-hari, menimbulkan utang, hingga memicu persoalan dalam keluarga.

“Jangan sampai keinginan mendapatkan keuntungan dengan cepat justru membuat masyarakat mengabaikan risiko kerugian yang lebih besar. Kami mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap promosi perjudian, tidak menggunakan uang untuk kebutuhan pokok sebagai taruhan, serta tidak menyebarluaskan tautan atau konten yang mempromosikan judi online. Langkah pencegahan perlu dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga,” tegasnya.

Untuk mencegah dampak yang lebih luas, masyarakat diimbau tidak mengakses situs perjudian, tidak melakukan deposit atau transfer dana untuk berjudi, serta tidak memberikan data pribadi maupun informasi keuangan kepada pihak yang mempromosikan aktivitas tersebut. Orang tua juga diharapkan mendampingi anak dalam menggunakan internet dan membangun komunikasi terbuka mengenai risiko perjudian digital agar anak dan remaja tidak mudah terpapar konten tersebut.

Apabila menemukan konten atau aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian daring, masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal resmi yang berwenang. Masyarakat juga diimbau tidak ikut menyebarluaskan promosi perjudian, termasuk melalui komentar, unggahan, maupun pesan berantai. Apabila terdapat anggota keluarga yang mulai mengalami kesulitan menghentikan kebiasaan berjudi, dukungan dan komunikasi tanpa menghakimi dapat menjadi langkah awal untuk mencegah dampak yang lebih besar.

Trunoyudo menegaskan bahwa Polisi Bersama Masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui dukungan terhadap penegakan hukum, tetapi juga melalui keterlibatan bersama dalam membangun kesadaran dan mencegah risiko kejahatan digital. Penindakan terhadap pelaku perlu berjalan beriringan dengan edukasi publik agar masyarakat semakin memahami bahaya judi online dan mampu mengambil langkah pencegahan.

“Pemberantasan judi online membutuhkan peran bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi penyebaran perjudian daring, berani melaporkan aktivitas yang diduga melanggar hukum, serta saling mengingatkan mengenai risikonya. Polisi Bersama Masyarakat dapat memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan mewujudkan ruang digital yang lebih aman serta bertanggung jawab,” tutup Trunoyudo.

PERERAT KEDEKATAN DENGAN WARGA, SATGAS DAMAI CARTENZ GELAR PATROLI HUMANIS DI KAMPUNG WANDOGA

INTAN JAYA, PAPUA TENGAH – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli humanis di Kampung Wandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (16/10/2026), sekitar pukul 11.10 WIT. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mempererat hubungan dengan warga melalui komunikasi langsung dan sapaan yang ramah.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyapa masyarakat yang ditemui di sekitar kampung. Interaksi berlangsung dalam suasana akrab, dengan mengedepankan sikap santun dan pendekatan persuasif sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara petugas keamanan dan masyarakat.

Patroli humanis ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membuka ruang bagi personel untuk menjalin kedekatan dengan warga. Melalui komunikasi secara langsung, personel berupaya menciptakan suasana yang nyaman sehingga masyarakat dapat berinteraksi secara terbuka dan merasakan kehadiran aparat di tengah kehidupan sehari-hari.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli humanis merupakan salah satu pendekatan penting dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

“Setiap personel harus mampu menjalankan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh kepedulian. Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan warga. Kami berharap pendekatan ini dapat menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap petugas keamanan,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa komunikasi langsung melalui patroli humanis menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara personel dan masyarakat.

“Melalui sapaan yang ramah dan komunikasi yang terbuka, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, menjalin komunikasi yang baik, dan bersama-sama memelihara keamanan di lingkungan masing-masing,” ungkap Wakaops Damai Cartenz-2026.

Salah seorang warga, Lipius Beliau, saat dijumpai menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personel Satgas Damai Cartenz atas kepedulian dan rasa aman yang mereka bawa ke lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Kehadiran patroli yang ramah seperti ini membuat kami merasa tenang, aman, dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Lipius Beliau saat dijumpai di sela-sela kegiatan patroli.

Melalui patroli humanis di Kampung Wandoga, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus berupaya mengedepankan pendekatan yang ramah dan persuasif dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat, menjaga hubungan yang harmonis, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Intan Jaya.

Jumat Berkah di Tenggarong, Wakapolres Kukar Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Bagikan 100 Nasi Kotak

Kukar – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Berkah. Tak sekadar hadir beribadah bersama warga, Polri juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta berbagi kepedulian.

Kegiatan berlangsung di Masjid Babussalam, Jalan Gunung Menyapa RT 17, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026), dipimpin Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, bersama Kasi Propam Polres Kukar AKP Slamet Rijadi, Kabag Log AKP Suprafto, serta personel Sipropam dan Bag Log.

Usai melaksanakan salat Jumat, Wakapolres menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada jemaah. Masyarakat diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, mencegah perundungan (bullying), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian 100 kotak nasi kepada masyarakat dan jemaah yang melaksanakan salat Jumat. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Polres Kukar sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga.

Melalui program Jumat Keliling dan Jumat Berkah, Polres Kukar berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mengedepankan pendekatan humanis, serta membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Polres Kukar berharap pesan kamtibmas yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Polda Jambi Update Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Dua Personel Dijatuhi Sanksi PTDH

JAMBI – Polda Jambi menyampaikan perkembangan penanganan kasus dugaan penipuan terkait rekrutmen Bintara Polri Tahun 2026. Dalam proses penegakan kode etik, dua personel Polri berinisial Briptu MD dan Bripda Y telah menjalani Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) dan dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan, putusan sidang menyatakan perbuatan kedua personel tersebut sebagai perbuatan tercela. Namun, keduanya saat ini masih mengajukan banding atas putusan tersebut.

“Berdasarkan hasil sidang Kode Etik Profesi Polri, kedua pelanggar dinyatakan melakukan perbuatan tercela dan dijatuhi sanksi administratif berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH. Saat ini, keduanya sedang mengajukan banding,” ujar Erlan dalam doorstop di Media Center Bidhumas Polda Jambi, Jumat (16/10/2026).

Selain terhadap kedua personel tersebut, Bidpropam Polda Jambi masih melakukan pemeriksaan terhadap personel lain berinisial IPDA P, Brigadir R, dan IPDA F. Sementara itu, penanganan terkait personel berinisial KBP H dilakukan oleh Divpropam Polri di Mabes Polri.

Di sisi lain, Ditreskrimum Polda Jambi terus melakukan penyidikan terhadap laporan dugaan penipuan yang berkaitan dengan perkara tersebut. Hingga saat ini, penyidik menangani sembilan laporan polisi (LP), terdiri dari tujuh LP dengan terlapor MD dan dua LP dengan terlapor Y.

Dari tujuh LP dengan terlapor MD, satu perkara telah dinyatakan lengkap atau P-21 dan dilanjutkan ke tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU). Adapun enam LP lainnya masih dalam proses penyidikan.

Sementara itu, dua LP dengan terlapor Y juga masih dalam proses penyidikan. Penyidik turut mengembangkan perkara yang berkaitan dengan KBP H dan telah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Penanganan perkara ini masih terus berjalan, baik dari sisi penyidikan pidana maupun pemeriksaan kode etik. Kami memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” tegas Erlan.

Polda Jambi menegaskan bahwa proses penyidikan dan pemeriksaan kode etik terhadap pihak-pihak terkait akan terus dilakukan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada masyarakat setelah tahapan pemeriksaan dan penyidikan dilaksanakan sesuai prosedur.

Polda Jambi juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi terkait dugaan penipuan rekrutmen Bintara Polri tersebut agar segera melapor melalui Call Center Polri 110.

“Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa menjadi korban untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti oleh penyidik,” tutup Erlan.

Pakar Hukum Kepolisian: Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum

JAKARTA – Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memberikan dukungan pengamanan kepada jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) mendapat apresiasi dari kalangan pemerhati hukum kepolisian. Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum sekaligus mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Indonesia.

Pemerhati hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan, menilai kerja sama antara Polri dan Kejagung merupakan bagian penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang solid. Menurutnya, sinergi kedua institusi diperlukan untuk menjaga keamanan, memastikan kelancaran pelaksanaan tugas, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kapolri bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Oktober 2026. Dalam pertemuan itu, Suyudi menegaskan bahwa Polri akan terus memberikan dukungan kepada jajaran kejaksaan, termasuk dalam aspek pengamanan sesuai nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati oleh kedua institusi.

Edi menyambut baik komitmen tersebut. Ia menilai dukungan pengamanan dari Polri menjadi salah satu bentuk konkret kerja sama antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan. Menurutnya, hubungan yang baik antara institusi penegak hukum perlu terus dijaga agar masing-masing dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

“Kita menyambut baik komitmen bersama Kapolri dan Jaksa Agung. Sinergi Polri dan Kejaksaan sangat penting dan diapresiasi berbagai kalangan untuk memastikan penegakan hukum berjalan aman, profesional, dan saling mendukung,” kata Edi, Kamis (15/10/2026).

Dosen Program Pascasarjana tersebut menjelaskan, sinergi antarlembaga penegak hukum tidak hanya berkaitan dengan dukungan operasional, tetapi juga menyangkut koordinasi dan komunikasi yang baik dalam pelaksanaan tugas. Dengan kerja sama yang terjalin secara profesional, setiap institusi diharapkan dapat menjalankan kewenangannya secara tepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengingatkan bahwa kerja sama antara Polri dan Kejagung harus tetap dilandasi prinsip saling menghormati kewenangan masing-masing. Menurutnya, sinergi yang kuat bukan berarti mencampuradukkan tugas dan fungsi, melainkan membangun koordinasi yang baik agar pelaksanaan penegakan hukum berjalan sesuai koridor hukum.

Anggota Kompolnas periode 2012–2016 itu menegaskan, hubungan kelembagaan yang harmonis di antara aparat penegak hukum merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya proses penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan. Karena itu, komitmen bersama antara pimpinan Polri dan Kejagung perlu ditindaklanjuti melalui pelaksanaan kerja sama yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan penegakan hukum.

“Sinergitas aparat penegak hukum baik, penegakan hukum akan semakin kuat,” kata Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) tersebut.

Menurut Edi, dukungan pengamanan yang diberikan Polri kepada jajaran kejaksaan sebagaimana tertuang dalam kesepakatan kedua institusi menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pelaksanaan tugas. Dengan koordinasi yang baik dan penghormatan terhadap kewenangan masing-masing, Polri dan Kejagung diharapkan dapat terus membangun sinergi yang mendukung penegakan hukum secara profesional di Indonesia.

Kapolsek Loa Janan Kawal Konsultasi Publik PT IHM, Konflik Lahan hingga Karhutla Jadi Sorotan

Kukar – Persoalan lahan, perlindungan lingkungan, hingga kesejahteraan masyarakat menjadi sorotan dalam konsultasi publik penilaian kinerja pengelolaan hutan tanaman industri PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) di Kantor Camat Loa Janan, Jumat (16/10/2026).

Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardika, S.H., M.H., hadir bersama Camat Loa Janan Drs. Hery Rusnandi dan unsur terkait dalam kegiatan yang dilaksanakan PT Sarbi International Certification (SIC).

Forum tersebut menghimpun masukan dari enam kecamatan, yakni Loa Janan, Muara Wis, Sebulu, Sepaku, Kota Bangun, dan Kota Bangun Darat, sebagai bahan evaluasi terhadap pengelolaan hutan tanaman industri.

Sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari kepastian penyelesaian konflik lahan melalui musyawarah, perlindungan lingkungan di wilayah penyangga IKN, hingga penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain itu, peserta juga menyoroti pentingnya keselamatan dan kesejahteraan pekerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta perluasan peluang usaha dan kemitraan bagi masyarakat lokal.

Kehadiran Polsek Loa Janan menjadi bagian dari upaya mendukung komunikasi yang kondusif antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Dialog terbuka diharapkan mampu mencegah kesalahpahaman serta mendorong penyelesaian persoalan secara transparan dan sesuai ketentuan.

Masukan yang dihimpun diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Jumat Bersih, Polres Kukar Rawat Gereja dan Perkuat Toleransi

Kukar – Wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kerukunan antarumat beragama, personel Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di Gereja Kemah Injil Indonesia, Jalan Maduningrat No. 18, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini diikuti AKP Syahrial Harahap bersama sejumlah personel Polres Kukar.

Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri dalam menjaga kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat lintas agama.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polres Kukar menunjukkan bahwa menjaga kerukunan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan merawat lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Propam Polres Kukar Turun Langsung Bersihkan Masjid Babussalam, Wujud Kepedulian Polri di Tengah Masyarakat

Kukar – Pengabdian Polri tak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata merawat lingkungan dan tempat ibadah. Semangat itu ditunjukkan personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kutai Kartanegara melalui kegiatan Jumat Bersih di Masjid Babussalam, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Dipimpin Kasi Propam Polres Kukar, AKP Slamet Rijadi bersama personel Sipropam, kegiatan berlangsung pukul 08.30 hingga 09.30 Wita di Masjid Babussalam, Jalan Gunung Menyapa RT 17.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kenyamanan tempat ibadah sekaligus bagian dari dukungan terhadap Program 100 Hari Kapolri. Personel turun langsung membersihkan lingkungan masjid agar tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, kegiatan ini juga membawa pesan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat dapat dibangun melalui tindakan sederhana yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

Melalui Jumat Bersih, Sipropam Polres Kukar turut mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mempererat silaturahmi, membangun kepercayaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

Polres Kukar terus mendorong pelaksanaan kegiatan sosial yang memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.