Empat Hektare Lahan Terbakar di Tabang, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kukar – Kebakaran lahan melanda kawasan IUP PT Adi Putra Tenrajang (APT) di KM 16 jalur umum masyarakat Desa Buluqsen, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026).
Api yang membakar semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering tersebut diketahui sekitar pukul 09.44 WITA. Kondisi lokasi yang berada di pinggir jalan dan minim sumber air membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra.
Begitu menerima informasi, personel Polsek Tabang bersama Koramil Tabang dan tim perusahaan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian berjibaku melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar lebih luas.
Berdasarkan hasil pengecekan, kobaran api diperkirakan telah membakar lahan seluas ±4 hektare. Sementara penyebab awal munculnya api masih dalam proses penyelidikan.
Untuk menjinakkan api, tim gabungan mengerahkan dua unit mobil water tank, satu unit mesin pompa air serta fire hose sepanjang 500 meter. Air disemprotkan secara bergantian ke titik api dan bara yang masih menyala.
Pemadaman berlangsung selama beberapa jam, Personel Polsek Tabang bersama Koramil Tabang, PT Rea Kaltim Plantations dan PT Bayan Resources terus melakukan penyisiran hingga proses pendinginan selesai sekitar pukul 15.30 WITA.
Tidak sekadar memadamkan kobaran, petugas juga melakukan pendinginan dan pengecekan menyeluruh di area bekas terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu mengatakan penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu karena kondisi lahan yang kering berpotensi membuat api kembali membesar.
“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan penyisiran dan pemantauan. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal dan mencegah munculnya kebakaran susulan,” ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, Polsek Tabang juga berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Sebanyak dua personel Polsek Tabang, empat personel Koramil Tabang, 10 personel PT Rea Kaltim Plantations dan delapan personel PT Bayan Resources terlibat langsung di lapangan.
Pasca pemadaman, Unit Reskrim Polsek Tabang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pemantauan berkala juga akan dilakukan di lokasi sebagai langkah antisipasi kebakaran kembali terjadi.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!