Jumat di Masjid Baiturrahim, Polsek Kenohan Ajak Warga Cegah Bullying dan Karhutla Sebagai Wujud Polisi Bersama Masyarakat

Kukar – Tak hanya menjaga keamanan, Polri juga hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan. Hal ini dilakukan Polsek Kenohan melalui kegiatan ibadah Shalat Jumat sekaligus penyampaian imbauan kamtibmas di Masjid Baiturrahim, Desa Tuana Tuha, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.10 WITA tersebut diikuti kurang lebih 400 jamaah, dengan Ustaz Muhammad sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam kesempatan itu, masyarakat diajak bersama-sama mencegah perundungan atau bullying, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun pergaulan sehari-hari. Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dengan tidak membuka atau membersihkan lahan melalui pembakaran.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kenohan berupaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen warga berperan aktif menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Polsek Kenohan berharap pesan antiperundungan dan pencegahan karhutla dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat yang peduli, rukun, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Gerak Cepat Polsek Loa Janan, Pohon Tumbang di Jalan Poros Samarinda–Balikpapan Berhasil Dibersihkan

Kukar – Respons cepat Polsek Loa Janan bersama warga berhasil mengatasi pohon tumbang yang melintang di Jalan Poros Samarinda–Balikpapan Kilometer 34, Kecamatan Loa Janan, Kamis (22/10/2026) malam. Penanganan dilakukan untuk mencegah kemacetan berkepanjangan dan mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

Peristiwa yang diketahui sekitar pukul 19.00 WITA tersebut sempat mengganggu perjalanan pengguna jalan. Batang pohon yang melintang menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan harus melintas dengan hati-hati.

Kapolsubsektor Tahura, Aiptu Edi Susanto, bersama Aipda Juwan Satria langsung melakukan penanganan di lokasi. Dibantu warga yang melintas, petugas memotong batang pohon menggunakan mesin gergaji mesin (chainsaw), kemudian memindahkan potongan kayu ke tepi jalan.

Selama proses pembersihan berlangsung, petugas juga mengatur arus lalu lintas secara bergantian untuk menjaga kelancaran kendaraan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di sekitar lokasi.

Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, pohon tumbang berhasil disingkirkan dan arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 20.00 WITA.

Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan respons terhadap gangguan keselamatan di jalan raya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat turut mempercepat penanganan sehingga pengguna jalan dapat kembali melintas dengan aman.

Polsek Loa Janan mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur poros, terutama ketika cuaca buruk atau kondisi lingkungan berpotensi menimbulkan pohon tumbang. Apabila menemukan hambatan jalan yang membahayakan, masyarakat diharapkan segera melapor kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya.

Ponton Batu Bara Hantam Rumah dan Keramba Warga di Sungai Mahakam, Polsek Loa Janan Turun ke Lokasi

Kukar – Sebuah ponton bermuatan batu bara yang ditarik kapal tugboat dilaporkan menghantam rumah, keramba ikan, dan perahu milik warga di perairan Sungai Mahakam, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Insiden tersebut diduga terjadi saat kapal terbawa arus sungai yang deras hingga keluar dari alur pelayaran. Ketika berupaya kembali ke alur, tali penarik ponton dilaporkan terputus sehingga ponton menghantam sejumlah fasilitas milik warga di tepian sungai.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel piket Polsek Loa Janan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Petugas yang turun ke lokasi yakni Ipda Didik Gianto, Aipda Yulius P.D., dan Briptu Willy Valentino Pakanda.

Berdasarkan pendataan awal, dampak kejadian meliputi kerusakan pada bagian belakang rumah warga serta 34 kotak keramba yang dilaporkan mengalami kerusakan. Sejumlah drum juga dilaporkan hilang. Besaran kerugian materiil masih belum dapat dipastikan dan masih dalam pendataan.

Kapal yang terlibat dalam insiden tersebut adalah TB Oceanus 202 yang menarik ponton BG Oceanus 32 bermuatan batu bara dengan tujuan Muara Berau.

Polsek Loa Janan telah menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam bersinggungan langsung dengan permukiman dan aktivitas ekonomi masyarakat di tepian sungai.

Penyebab pasti kejadian serta tanggung jawab atas kerusakan yang dialami warga masih perlu didalami melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Polsek Loa Janan mengimbau masyarakat dan pihak yang beraktivitas di sekitar perairan agar tetap mengutamakan keselamatan serta segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan warga maupun mengganggu aktivitas pelayaran.

Polsek Muara Kaman Ungkap Dugaan KDRT terhadap Anak, Korban Dapat Perlindungan

Kukar – Polsek Muara Kaman mengungkap kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Desa Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Seorang perempuan berusia 16 tahun diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan oleh ibu kandungnya.

Kasus tersebut dilaporkan pada 29 Agustus 2026 setelah peristiwa kekerasan yang diduga terjadi pada 27 dan 28 Agustus 2026 di sebuah rumah kontrakan di wilayah Desa Lebaho Ulaq.

Berdasarkan keterangan awal dalam laporan kepolisian, dugaan kekerasan pertama terjadi setelah persoalan pembayaran transaksi bahan bakar minyak (BBM) di warung keluarga. Korban diduga dipukul menggunakan kipas angin dan telepon genggam.

Peristiwa berikutnya diduga terjadi ketika korban kembali ke rumah bersama ketua RT dan seorang warga. Saat itu, korban mengungkapkan dugaan tindak pidana seksual yang pernah dialaminya. Pengungkapan tersebut kemudian memicu pertengkaran dan dugaan kekerasan fisik kembali terhadap korban.

Informasi mengenai dugaan tindak pidana seksual tersebut merupakan persoalan terpisah yang perlu ditangani secara serius oleh pihak berwenang. Kebenarannya harus didalami melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, ketua RT bersama warga dan unsur perlindungan lingkungan setempat mengambil langkah untuk membawa korban ke Polsek Muara Kaman agar peristiwa itu dapat dilaporkan dan ditangani sesuai ketentuan hukum.

Polsek Muara Kaman menindaklanjuti laporan dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terlapor, mengamankan barang bukti berupa pakaian, serta melengkapi administrasi penyidikan.

Perkara ini disangkakan dengan ketentuan terkait kekerasan terhadap anak, kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, dan penganiayaan, sebagaimana tercantum dalam laporan kepolisian. Penetapan kesalahan tetap harus didasarkan pada proses hukum dan pembuktian yang sah.

Kapolsek Muara Kaman Iptu Herwin mengatakan bahwa penanganan kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat lain, tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Setiap dugaan kekerasan perlu dilaporkan agar korban memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat.

“Kami juga perlu memastikan proses pemeriksaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, kondisi psikologis, serta hak-hak korban sebagai anak, termasuk menjaga kerahasiaan identitasnya”, pungkas Kapolsek.

Masyarakat yang mengetahui atau mengalami kekerasan terhadap anak diimbau segera melapor kepada kepolisian atau lembaga perlindungan anak agar dapat ditangani sesuai prosedur.

Polsek Muara Kaman terus melakukan penanganan perkara berdasarkan laporan yang diterima, dengan mengedepankan proses hukum serta perlindungan terhadap korban.

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Damkar, Karhutla 1 Hektare di Teluk Pemedas Berhasil Dipadamkan

Kukar – Gerak cepat Polsek Samboja bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Balikpapan–Handil II, RT 04, Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Kamis (22/10/2026).

Begitu menerima informasi kebakaran, personel Polsek Samboja bersama enam personel Damkar Kecamatan Samboja bergerak melakukan penanganan di lokasi. Sebanyak lima personel Polsek Samboja diterjunkan dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Api diperkirakan mulai menyala sekitar pukul 11.00 WITA. Upaya pemadaman dimulai pukul 11.30 WITA dan berhasil dikendalikan hingga padam sekitar pukul 13.00 WITA.

Berdasarkan hasil pemantauan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10.000 meter persegi atau sekitar satu hektare. Kebakaran terjadi di area bekas kebakaran semak belukar dan lahan gambut. Kondisi vegetasi yang mengering serta cuaca panas diduga menjadi faktor yang memicu kebakaran, meski penyebab pastinya masih memerlukan kepastian lebih lanjut.

Lokasi kebakaran berjarak sekitar lima kilometer dari Mako Polsek Samboja. Penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengancam area di sekitarnya.

Kapolsek Samboja menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi karhutla, terutama di kawasan semak belukar dan lahan gambut yang mudah terbakar saat cuaca panas.

Masyarakat diimbau tidak membakar lahan maupun sampah sembarangan serta segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Polsek Sanga Sanga Bergerak Bersama Tim Gabungan, Karhutla 2 Hektare di Kelurahan Pendingin Ditangani

Kukar – Polsek Sanga Sanga bersama tim gabungan bergerak melakukan peninjauan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lahan milik warga di Jalan Jaya Makmur RT 03, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga Sanga, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WITA tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta dukungan mobil tangki suplai air dari perusahaan untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pendingin, Aiptu Budi Santoso, bersama Bripda Mario Aditya turut berada di lokasi untuk mendukung upaya pemadaman dan berkoordinasi dengan unsur terkait.

Berdasarkan pendataan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Hingga kegiatan berakhir pukul 16.00 WITA, sejumlah titik api masih ditemukan karena kondisi lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara dan memicu kebakaran kembali.

Penyebab kebakaran masih dalam proses pengecekan dan pendalaman. Sementara itu, kerugian materiil masih didata dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Sanga Sanga, IPTU Wahid melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menangani karhutla, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut dan rentan terbakar.

Polsek Sanga Sanga juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun asap yang berpotensi meluas.

Penanganan karhutla membutuhkan kewaspadaan bersama. Masyarakat diminta tidak mendekati titik api yang membahayakan dan memberikan informasi secepatnya kepada petugas agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

Kegiatan peninjauan dan pemadaman berlangsung aman dan kondusif, dengan kewaspadaan tetap diperlukan karena masih terdapat titik api di lokasi.

Cegah Karhutla dan Jaga Pelayanan Publik, Sat Binmas Polres Kukar Sambangi Disnaker

Kukar – Sat Binmas Polres Kutai Kartanegara terus memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sambang dan silaturahmi di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kecamatan Tenggarong, Kamis (22/10/2026) pukul 10.30 WITA.

Kegiatan dipimpin Ps Kasat Binmas Polres Kukar, Iptu Dewa Gede Ertana, bersama personel Sat Binmas. Dalam kunjungan tersebut, personel berdialog dengan jajaran pegawai Disnaker untuk menyerap informasi mengenai potensi permasalahan di lingkungan kerja serta memperkuat koordinasi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Selain mengajak seluruh pihak berperan aktif menjaga kamtibmas, Sat Binmas juga mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas.

Antisipasi Karhutla Jadi Perhatian
Di tengah kondisi yang rawan memicu kebakaran, personel turut memberikan imbauan pencegahan karhutla. Masyarakat diingatkan agar tidak membakar sampah, rumput, semak belukar, maupun lahan secara sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.

Kebersihan lingkungan dari daun dan rumput kering juga perlu diperhatikan. Warga yang melihat titik api atau asap mencurigakan diminta segera melapor agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Ps. Kasat Binmas Polres Kukar Iptu Dewa Gede Ertana menegaskan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan kepedulian bersama. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengambil risiko yang membahayakan diri ketika terjadi kebakaran dan segera meminta bantuan petugas.

Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110.

Melalui kegiatan sambang ini, Polres Kukar berharap komunikasi antara kepolisian, instansi pemerintah, dan masyarakat semakin kuat, sehingga potensi gangguan keamanan maupun kebakaran dapat dicegah sejak dini.

Perkuat Mental dan Spiritual Personel, Polres Kukar Gelar Binrohtal Lintas Agama

Kukar – Polres Kutai Kartanegara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel Polres dan Polsek jajaran, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WITA ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter personel Polri yang berintegritas, berakhlak, serta memiliki keteguhan mental dalam menjalankan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Binrohtal dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti personel sesuai agama masing-masing. Personel beragama Islam mengikuti kegiatan di Musholla As-Salam Wicaksana Leghawa Polres Kukar serta di masing-masing Polsek jajaran.

Rangkaian Binrohtal Islam diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah dan Surah Yasin, dilanjutkan tausiyah yang disampaikan Bripda Aufa Auriga Haq, Bamin Subditbintibsos Ditbinmas Polda Jawa Timur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan doa bersama.

Sementara itu, personel beragama Kristen mengikuti Binrohtal yang dipimpin Pdt. Haposan Silalahi juga melalui Zoom Meeting.

Melalui kegiatan rutin ini, Kabag SDM Polres Kukar AKP Suwarno berharap setiap personel memiliki landasan spiritual yang kuat, mampu mengendalikan diri, serta mengedepankan sikap humanis dan profesional dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.

Pembinaan rohani dan mental menjadi salah satu upaya Polres Kukar untuk membentuk personel yang tidak hanya siap secara fisik dan kemampuan, tetapi juga memiliki moralitas serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Kukar Hadir di Tengah Ribuan Santri, Tegaskan Peran Santri dalam Menjaga Persatuan dan Masa Depan Bangsa

Kukar – Ribuan santri memadati halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Kamis (22/10/2026), dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar hadir bersama jajaran Forkopimda dan tokoh agama untuk memperkuat semangat kebangsaan serta persatuan.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, dengan pesertanya berasal dari berbagai pondok pesantren serta madrasah di wilayah Kutai Kartanegara.

Kapolres Kukar hadir membawa pesan penting: menjaga keamanan dan persatuan bangsa membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk para santri.

Rangkaian upacara diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan ikrar santri, Resolusi Jihad, serta Deklarasi Pesantren Ramah Anak. Amanat Menteri Agama yang dibacakan pembina upacara juga menekankan pentingnya santri menguasai ilmu agama, ilmu pengetahuan, dan teknologi tanpa meninggalkan akhlak mulia.

Momentum ini menegaskan bahwa santri bukan hanya penjaga tradisi keagamaan, tetapi juga bagian penting dalam membangun masa depan Indonesia. Semangat perjuangan para ulama diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan beasiswa Santri Kukar Idaman Terbaik serta beseprah atau makan bersama Forkopimda, tokoh agama, pengasuh pesantren, dan para santri sebagai wujud kebersamaan.

Kehadiran Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar dalam peringatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi kepolisian dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan lingkungan pesantren demi menjaga kerukunan serta situasi kamtibmas yang kondusif.

Santri kuat, persatuan terjaga, Indonesia semakin berjaya. Polres Kukar bersama masyarakat menjaga negeri menuju Indonesia Emas.

Kapolsek Loa Janan Hadiri Upacara Hari Santri 2026, Perkuat Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Kukar – Semangat cinta tanah air dan perjuangan ulama menggema dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Modern Al-Muhajirin, Kecamatan Loa Janan, Kamis (22/10/2026).

Kapolsek Loa Janan IPTU Danang Wahyu Rahardika bersama unsur pemerintah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat mengikuti upacara yang berlangsung pukul 07.00–08.30 WITA tersebut.

Rangkaian upacara meliputi pembacaan Resolusi Jihad, Ikrar Santri Indonesia, serta amanat tentang perjuangan santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

Kehadiran Polri menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan karakter santri, nilai kedisiplinan, toleransi, dan nasionalisme.

Momentum ini juga mempererat sinergi antara kepolisian, pesantren, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan.