Ditbinmas Polda Kaltim Laksanakan Tarawih Keliling dan Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Jamaah di Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang dirangkaikan dengan penyampaian kultum kepada para jamaah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 19.30 WITA di Masjid Jami Nurul Iman, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Kota. Kegiatan ini dihadiri sekitar 250 jamaah yang terdiri dari masyarakat sekitar serta tokoh agama setempat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dihadiri oleh sejumlah personel Ditbinmas Polda Kaltim, di antaranya AKBP Lugito, S.Pd., IPDA Jumansyah, S.H., BRIPDA M. Nur Hidayat, S.Pt., BRIPDA Aditya Putra Pagewang, dan BRIPDA M. Sholahuddin Rohid.

Pada kesempatan tersebut, personel Ditbinmas Polda Kaltim juga menyampaikan kultum Ramadhan dengan mengangkat tema “Ramadhan Aman, Ibadah Nyaman, Kamtibmas Terjaga.” Dalam penyampaiannya disampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dengan memperkuat kerukunan antarwarga, saling menghormati, serta menghindari berbagai potensi perpecahan. Selain itu, para orang tua juga diimbau untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, khususnya setelah pelaksanaan salat tarawih, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban seperti balap liar maupun penggunaan petasan secara berlebihan.

Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian rumah kosong saat ditinggal melaksanakan ibadah tarawih maupun ketika mudik Lebaran. Oleh karena itu, warga diharapkan dapat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling di lingkungan masing-masing.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan. Apabila menemukan hal-hal mencurigakan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada pihak kepolisian, Bhabinkamtibmas setempat, ataupun melalui layanan Call Center Kepolisian 110.

Kegiatan Tarawih Keliling yang dilaksanakan Ditbinmas Polda Kaltim ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Kapolda Kaltim Terima Audiensi PT Jasa Raharja Kaltim Bahas Sinergi Pelayanan Masyarakat

Balikpapan – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menerima audiensi dari PT Jasa Raharja Kalimantan Timur yang berlangsung pada pukul 11.00 WITA di Ruang Kerja Kapolda Kaltim.

Kegiatan audiensi tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Polda Kaltim dengan PT Jasa Raharja, khususnya dalam mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta penanganan berbagai hal yang berkaitan dengan keselamatan dan perlindungan bagi pengguna jalan.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltim. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi wadah untuk saling bertukar pandangan terkait berbagai program kerja sama yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini diharapkan hubungan koordinasi antara Polda Kaltim dan PT Jasa Raharja Kalimantan Timur semakin solid, terutama dalam upaya mendukung keselamatan berlalu lintas serta memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat.

Kapolda Kaltim Terima Audiensi Rektorat ITK, Bahas Kerja Sama dan Penandatanganan Nota Kesepahaman

Balikpapan – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menyambut hangat audiensi dari Rektorat Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara ITK dan Polda Kaltim. Kegiatan tersebut berlangsung pukul 10.00 WITA di Ruang Kerja Kapolda Kaltim, Selasa (10/3/2026).

Audiensi ini dilaksanakan sebagai langkah memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dengan dunia akademik, khususnya dalam mendukung berbagai program kerja sama yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, teknologi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim menerima langsung rombongan dari Institut Teknologi Kalimantan dan didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Kaltim, di antaranya Karo Ops, Karo SDM, Kabidkum, serta Kabid TIK.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi strategis antara Polda Kaltim dan ITK, terutama dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Kalimantan Timur.

Melalui kerja sama tersebut diharapkan dapat tercipta berbagai inovasi serta program kolaboratif yang bermanfaat, baik bagi institusi kepolisian maupun dunia pendidikan, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan publik yang semakin profesional dan berbasis teknologi.

Kegiatan audiensi dan penandatanganan nota kesepahaman berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kebersamaan.

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi, Salurkan Bantuan Gula kepada Warga Sepinggan Baru

, Balikpapan – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Polwan Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan sosial berbagi kepada warga. Kegiatan yang digelar pada Selasa (10/3/2026) ini dilaksanakan di Gang Milenium 2, Jl. Syarifuddin Yoes RT 45, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Kegiatan bertajuk Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Berbagi tersebut dilaksanakan oleh Polwan Bidang Humas Polda Kaltim bersama Bhayangkari Bidhumas Daerah Kaltim sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Polwan dan Bhayangkari menyalurkan bantuan berupa gula pasir sebanyak 200 kilogram kepada masyarakat setempat. Bantuan tersebut dibagikan kepada 100 orang warga, masing-masing menerima 2 kilogram gula pasir guna membantu kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan ini diikuti oleh lima personel Polwan dari Bidhumas Polda Kaltim, yakni AKBP Qori Kurniawati, S.E., IPTU Dani Nuraini, S.H., M.H., Brigpol Intan Oka Yolanda, Briptu Ruth Mittha Sitorus, serta Bripda Risma Apriliani. Selain itu, turut hadir pula tiga orang anggota Bhayangkari dari Bhayangkari Bidhumas Daerah Kaltim yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.

Melalui kegiatan berbagi ini, diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya hambatan.

Kegiatan sosial seperti ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ditpolairud Polda Kaltim Berbagi 400 Takjil kepada Nelayan di Pesisir Teluk Balikpapan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah serta mempererat kedekatan dengan masyarakat pesisir, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para nelayan di wilayah pesisir Teluk Balikpapan, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 16.00 WITA tersebut dipimpin oleh jajaran Ditpolairud Polda Kaltim dan diikuti oleh para Pejabat Utama, perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), personel Ditpolairud, serta Bhayangkari Ditpolairud Polda Kaltim.

Dalam kegiatan sosial tersebut, personel Ditpolairud bersama Bhayangkari membagikan sebanyak 400 kotak takjil berupa paket makanan ringan kepada masyarakat pesisir dan para nelayan yang tengah beraktivitas di kawasan Teluk Balikpapan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan aktivitas dan penghidupannya di wilayah perairan.

Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Restika Pardemean Nainggolan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya sebagai wujud kepedulian di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat pesisir.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan oleh masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Kalimantan Timur.

Kegiatan pembagian takjil tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat pesisir dan para nelayan di kawasan Teluk Balikpapan.

Bidhumas Polda Kaltim Gelar Talkshow “Salam Presisi” di BTV, Sosialisasikan Sistem Pelaporan Cepat Propam

Balikpapan – Bidhumas Polda Kalimantan Timur melalui Subbid Penmas melaksanakan kegiatan talkshow bertajuk Salam Presisi yang disiarkan dari Studio Balikpapan TV (BTV), Jalan Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut menghadirkan narasumber IPTU Risnah selaku Kaurtrimlap Subbagyanduan Bidpropam Polda Kaltim, dengan dipandu oleh host BTV, Lili Hariyanti. Talkshow ini mengangkat tema “Sistem Pelaporan Pengaduan Cepat Propam Polri di Polda Kaltim” sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme pelaporan terhadap dugaan pelanggaran anggota Polri.

Dalam pemaparannya, IPTU Risnah menjelaskan bahwa Polri, khususnya Polda Kaltim, memiliki tugas pokok dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, Propam Polri berperan sebagai unsur pelaksana staf khusus yang bertugas membina pertanggungjawaban profesi, melakukan pengamanan internal, serta menegakkan disiplin dan ketertiban di lingkungan Polri.

Ia juga menyampaikan bahwa Polri telah meluncurkan sistem pelaporan berbasis QR Code guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan pengaduan apabila menemukan perilaku anggota Polri yang tidak sesuai dengan aturan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Adapun mekanisme pelaporan melalui QR Code Propam dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, yakni memindai barcode, membuka formulir pengaduan, mengisi data diri dan kronologi kejadian, mengunggah bukti pendukung, serta mengirim laporan untuk kemudian dipantau proses penanganannya. Seluruh identitas pelapor dijamin kerahasiaannya sehingga masyarakat dapat melapor dengan aman dan nyaman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa masyarakat juga dapat memantau perkembangan laporan yang telah diajukan melalui laman resmi yanduan.propam.polri.go.id. Tercatat sejak 1 Januari 2026 hingga saat ini, Polda Kaltim telah menerima sebanyak 56 laporan pengaduan, dengan rincian 37 laporan telah selesai diproses dan 19 laporan lainnya masih dalam tahap penanganan.

Melalui talkshow ini, Polda Kaltim mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota kepolisian melalui sistem pelaporan yang telah disediakan. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan profesionalitas dan integritas institusi Polri.

Di akhir kegiatan, disampaikan pula pesan kamtibmas kepada masyarakat agar terus bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur, karena terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Polda Kaltim Bagikan 600 Takjil kepada Masyarakat di Depan Mako Polda

Balikpapan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polda Kaltim, Selasa (10/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 16.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dan dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Karo Rena, Diresnarkoba, Direskrimsus, Direskrimum, Dirbinmas, Kabid Humas, serta diikuti oleh personel Polda Kaltim bersama wartawan jajaran Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 600 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di sekitar kawasan Mako Polda Kaltim. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Selain sebagai bentuk berbagi kepada sesama, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menerima takjil.

Senyum Anak-Anak Mimika dan Hangatnya Kepedulian Satgas Damai Cartenz

MIMIKA – Pagi itu, suasana di Rumah Yatim dan Dhuafa Baiturrosul di Jalan Maleo, Wonosari Jaya, Mimika Baru, terasa berbeda. Tawa anak-anak pecah ketika personel Operasi Damai Cartenz 2026 datang berkunjung, Selasa (10/3/2026). Bukan sekadar membawa bantuan, mereka hadir membawa kehangatan, perhatian, dan pesan sederhana bahwa negara selalu ada untuk masyarakatnya.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin oleh Kasatgas Bantuan Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.M., bersama sejumlah personel satgas yang turut berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti.

Satu per satu anak-anak mendekat. Ada yang menggenggam tangan personel, ada pula yang tak ragu bercanda dengan wajah penuh rasa ingin tahu. Suasana yang tercipta jauh dari kesan formal. Yang terlihat justru kebersamaan yang hangat dengan pertemuan tulus antara aparat negara dan anak-anak yang menyambut dengan hati terbuka.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan berupa beras, telur, mi instan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya diserahkan kepada pengelola yayasan. Namun bagi anak-anak di panti, kehadiran para personel bukan hanya tentang bantuan yang dibawa. Kehadiran itu menjadi simbol kepedulian dan perhatian, bahwa mereka tidak berjalan sendiri.

Kehangatan yang sama kembali terasa saat rombongan melanjutkan kunjungan ke Yayasan Cinta Kasih Bunda di Jalan Jalur 3, Kamoro Jaya, Distrik Mimika Baru. Senyum anak-anak menyambut kedatangan para personel. Obrolan ringan, canda, dan kebersamaan singkat itu menghadirkan suasana penuh keakraban.

Di tengah berbagai dinamika yang dihadapi Papua, pendekatan kemanusiaan seperti ini menjadi pesan penting bahwa kehadiran negara bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merawat harapan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa nilai kemanusiaan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah operasi di Papua.

Menurutnya, keamanan sejati tidak hanya lahir dari stabilitas situasi, tetapi juga dari kedekatan, rasa percaya, dan kepedulian antara aparat dan masyarakat.

“Kehadiran negara harus bisa dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga dalam bentuk perhatian dan kepedulian. Kami ingin masyarakat Papua merasakan bahwa aparat hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat yang selalu ada untuk mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan, anak-anak Papua adalah harapan masa depan yang harus dijaga bersama. Karena itu, setiap langkah kecil yang menghadirkan senyum dan harapan bagi mereka menjadi bagian penting dalam membangun Papua yang damai.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Papua tumbuh dengan rasa aman dan harapan yang terjaga. Ketika negara hadir dengan hati, maka kepercayaan akan tumbuh. Dari situlah kedamaian yang sesungguhnya dapat dibangun,” tambahnya.

Bagi anak-anak di Rumah Yatim Baiturrosul dan Yayasan Cinta Kasih Bunda, kunjungan hari itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun kehangatan yang mereka rasakan meninggalkan kesan yang jauh lebih lama.

Di balik senyum dan tawa yang terukir pagi itu, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: bahwa di tanah Papua, negara selalu berusaha hadir membawa kedamaian, merawat harapan, dan menjaga masa depan generasi penerusnya.

Polda Lampung Tetapkan 14 Orang Tersangka Terkait Tambang Emas Ilegal

Lampung – Polda Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil membongkar praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau illegal mining yang beroperasi di wilayah Kabupaten Way Kanan. Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan 24 orang, dengan 14 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H didampingi oleh Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si dan Kolonel Cpm David Medion, S.I.P., M.H.I. dalam kegiatan press release di Mapolda Lampung, Selasa (10/3/2026).

Kapolda Lampung menegaskan, pengungkapan ini merupakan komitmen Polda Lampung dalam menindak tegas praktik pertambangan ilegal yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara dalam jumlah besar.

“Dalam operasi penindakan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Lampung pada Minggu (8/3), kami berhasil mengamankan 24 orang dari lokasi penambangan emas ilegal yang berada di lahan PTPN I Regional 7 di Kabupaten Way Kanan. Dari hasil pemeriksaan, 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara 10 orang lainnya masih berstatus saksi dan sedang dilakukan pendalaman,” ujar Kapolda.

Penertiban dilakukan di tujuh titik lokasi di wilayah Kecamatan Blambangan Umpu, yang masih berada di dalam area Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan PTPN VII, di antaranya di sekitar Jalan Lintas Sumatera Sungai Betih, Desa Lembasung, Jalan Lintas Martapura KM 6 dan KM 9 Blambangan Umpu, serta beberapa titik di sekitar aliran Sungai Betih.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah alat berat dan peralatan tambang yang digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

41 unit ekskavator (7 unit telah diamankan di Polda Lampung, 2 unit dalam perjalanan, dan 32 unit masih berada di TKP)

24 unit mesin dompeng/alkon

47 jerigen berisi bahan bakar solar

17 unit kendaraan roda dua

1 unit kendaraan roda empat

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aktivitas penambangan ilegal tersebut diduga telah berlangsung sekitar 1,5 tahun dengan luas lahan mencapai sekitar 200 hektare.

Kapolda Lampung mengungkapkan, jika dihitung dari potensi produksi emas, aktivitas ilegal tersebut menghasilkan keuntungan yang sangat besar.

“Dengan asumsi satu mesin menghasilkan lima gram emas per hari dan jumlah mesin mencapai sekitar 315 unit, maka total produksi diperkirakan mencapai 1.575 gram emas per hari. Dengan harga emas sekitar Rp1,8 juta per gram, maka potensi pendapatan kotor dari aktivitas ilegal tersebut bisa mencapai sekitar Rp2,8 miliar per hari atau Rp73,7 miliar per bulan,” jelas Kapolda.

Secara keseluruhan, potensi kerugian negara akibat praktik pertambangan ilegal tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,3 triliun.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 158 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp100 miliar.

Selain itu, Polda Lampung juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menghitung lebih lanjut kerugian negara serta dampak kerusakan lingkungan akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri atau sianida dalam proses pengolahan emas.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa penanganan perkara ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

“Polda Lampung berkomitmen menindak tegas segala bentuk pertambangan ilegal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan tanpa izin karena selain melanggar hukum juga merusak lingkungan,” tegas Kapolda.

Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya, sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum di Provinsi Lampung.

Jelang Lebaran, Kapolri Salurkan Tali Asih dan Sembako kepada Personel Polri

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyalurkan tali asih kepada personel Polri dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polri kepada seluruh personel yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas negara.

Karo Watpers SSDM Polri, Budhi Herdi Susianto, mengatakan kegiatan penyerahan paket sembako tersebut merupakan bagian dari kepedulian Kapolri terhadap kesejahteraan anggota dan pegawai di lingkungan Mabes Polri menjelang hari raya.

“Pada hari ini dalam rangka kegiatan distribusi paket sembako yang diperuntukkan bagi anggota dan ASN Mabes Polri oleh Bapak Kapolri guna menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 M/1447 H. Sebagai wujud perhatian pimpinan atas dedikasi dan pengabdian rekan-rekan sekalian,” ujar Brigjen Pol Budhi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polri dalam menyambut Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.

Dalam kegiatan tersebut, total paket sembako yang didistribusikan mencapai 38.268 paket dengan rincian 29.960 paket untuk anggota Polri, 2.752 paket untuk PNS Polri, 107 paket untuk PPPK Polri, 1.189 paket untuk anggota BKO Polri, serta 4.260 paket untuk pegawai harian lepas (PHL) Polri.

Sementara sisanya akan disalurkan kepada para purnawirawan Polri, warakawuri, serta masyarakat sekitar di lingkungan Mabes Polri. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi personel Polri beserta keluarga, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian anggota Polri dalam melaksanakan tugas.