PRESS RELEASE

PENANGANAN PERKARA/PENYIDIKAN OLEH TIM PENYIDIK DITTIPIDEKSUS BARESKRIM POLRI TERHADAP DUGAAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG (TPPU) DENGAN TINDAK PIDANA ASAL (TPA) TINDAK PIDANA SECARA BERSAMA-SAMA MENAMPUNG, MEMANFAATKAN, MELAKUKAN PENGOLAHAN DAN ATAU PEMURNIAN, PENGANGKUTAN DAN PENJUALAN EMAS YANG BERASAL DARI PERTAMBANGAN TANPA IZIN (PETI)

Kegiatan penggeledahan hari ini merupakan bagian dari proses penyidikan yang dilaksanakan oleh Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri terkait perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal (TPA) tindak pidana secara bersama-sama menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, pengangkutan dan penjualan emas yang berasal dari pertambangan tanpa izin (PETI).

Adapun pengungkapan perkara ini didasarkan atas Laporan Hasil Analisis yang disampaikan PPATK perihal transaksi mencurigakan terkait dengan tata niaga emas di dalam negeri yang dilakukan oleh toko emas dan kegiatan perdagangan oleh perusahaan pemurnian emas ke luar negeri dengan menggunakan emas yang diduga berasal dari penambangan tanpa ijin/illegal (PETI).

Atas praktik penambangan emas ilegal yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat selama kurun waktu 2019-2022, dan telah dilakukan penyidikan sebelumnya dan telah mendapatkan putusan yang bersifat tetap (incracht) dari Pengadilan Negeri Pontianak. Berdasarkan fakta hasil penyidikan tindak pidana asal dan fakta persidangan, diketahui adanya alur pengiriman emas ilegal dan aliran dana hasil tindak pidana PETI yang mengalir ke beberapa pihak yang saat ini menjadi obyek penyidikan tindak pidana pencucian uang oleh Tim Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri.

Berdasarkan fakta hasil penyidikan sementara, diketahui akumulasi transaksi terkait jual beli emas yang diduga berasal dari pertambangan ilegal selama periode 2019-2025 mencapai Rp. 25,8 Triliun, terdiri atas transaksi pembelian emas yang berasal dari tambang illegal maupun penjualan sebagian atau seluruhnya kepada beberapa perusahaan pemurnian emas dan perusahaan eksportir.

Pada hari ini, Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan kegiatan penggeledahan di 3 (tiga) lokasi secara serentak, yang berada di wilayah Surabaya sebanyak 1 lokasi (tempat tinggal) dan di Kab Nganjuk sebanyak 2 lokasi (1 lokasi merupakan toko emas dan 1 lokasi lainnya sbg tempat tinggal). Dan dari hasil penggeledahan, tim penyidik menemukan barang bukti yg terkait dengan dugaan tindak pidana yg terjadi, berupa : beberapa surat/dokumen, bukti elektronik, uang, serta barang bukti lain yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencucian uang atas tindak pidana asal menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, pengangkutan dan penjualan emas yang berasal dari pertambangan tanpa izin.

Dittipideksus Bareskrim Polri menegaskan bahwa negara tidak akan memberikan ruang sedikitpun bagi segala bentuk praktik pertambangan illegal yang berpotensi mengakibatkan kerugian bagi lingkungan maupun kekayaan negara. Penyidikan atas tindak pidana pencucian uang yang saat ini dilakukan oleh Tim Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri ini merupakan salah satu bentuk pendekatan penegakan hukum, dimana setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, pengangkutan dan penjualan mineral apapun yang berasal dari pertambangan ilegal, kami pastikan akan dilakukan penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yg berlaku.

Penyidik juga berkomunikasi aktif dan berkolaborasi dengan PPATK dalam rangka penelusuran transaksi keuangan dalam pengungkapan perkara ini. Penanganan perkara ini diharapkan menjadi efek jera bagi para pelaku kejahatan pertambangan ilegal, dan sekaligus merupakan BENTUK PENEGASAN KOMITMEN POLRI dalam melindungi kelestarian lingkungan, mencegah kebocoran keuangan negara, dan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

Satreskrim Polres Kutai Kartanegara Ungkap Kasus Curas di Loa Kulu, Pelaku Ditangkap di Samarinda

Kukar – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Kecamatan Loa Kulu. Seorang pria berinisial AM (25) berhasil diamankan dua hari setelah kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 Wita di Jalan Alternatif, Kelurahan Loa Kulu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Korban, seorang mahasiswi berusia 19 tahun, menjadi sasaran penjambretan saat dalam perjalanan pulang dari arah Samarinda menuju Tenggarong. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diikuti oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna coklat hitam.

Di tengah perjalanan, pelaku menyalip kendaraan korban dan langsung merampas tas yang dibawa korban. Tas tersebut berisi satu unit telepon genggam, uang tunai, serta identitas diri. Korban sempat berupaya mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri. Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polres Kutai Kartanegara.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Alligator Satreskrim Polres Kukar segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi keberadaan pelaku di wilayah Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Tim kemudian berkoordinasi dengan Tim Chettah Samarinda untuk melakukan pencarian.

Pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 18.05 Wita, pelaku berhasil diamankan saat berada di Jalan Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Saat dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya melakukan penjambretan di Jalan Alternatif Loa Kulu.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna coklat hitam, satu unit handphone Samsung Galaxy A16, satu buah jaket warna biru navy, satu celana pendek warna coklat, satu tas warna putih, serta satu lembar STNK sepeda motor.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Kutai Kartanegara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana serupa di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Satreskrim Polres Kutai Kartanegara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kejahatan.

Respons Cepat Polsek Kenohan Tangani Laka Lantas di Tuana Tuha

Kukar – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kenohan bergerak cepat menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Poros Genting Tanah–Tabang, RT 02, Kelurahan Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.

Kapolsek Kenohan melaporkan bahwa pihaknya segera merespons laporan masyarakat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Petugas juga mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan serta mengantisipasi potensi kecelakaan lanjutan di lokasi kejadian.

Dalam penanganan awal, personel melakukan pendataan identitas para pihak yang terlibat, mencatat keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan ke kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Korban luka langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. Polisi juga memastikan kondisi korban dan melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak rumah sakit.

Selain itu, penyidik akan melakukan proses administrasi penanganan perkara, termasuk pembuatan laporan polisi, sketsa TKP, berita acara pemeriksaan, serta input data ke sistem IRSMS Korlantas Polri.

Kapolsek Kenohan menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara profesional dan prosedural sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di persimpangan dan kawasan pemukiman. Utamakan keselamatan serta jaga konsentrasi dalam berkendara,” tegasnya.

Polsek Kenohan memastikan proses hukum dan penyelidikan akan terus berlanjut guna memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang terlibat.

Polsek Muara Kaman Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Hari Ketiga

Kukar – Upaya pencarian korban tenggelam di anak Sungai Mahakam, RT 16 Desa Muara Kaman Ulu (Seberang), Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, membuahkan hasil. Pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 10.58 Wita, tim gabungan yang dipimpin dan dikoordinir oleh Polsek Muara Kaman berhasil menemukan jenazah korban.

Korban berinisial S (16), seorang pelajar warga Desa Muara Kaman Ulu (Seberang), sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Selasa (17/2/2026). Sejak laporan diterima, jajaran Polsek Muara Kaman langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan instansi terkait, hingga memimpin proses pencarian bersama tim gabungan.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara intensif selama tiga hari dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu serta pemantauan di titik-titik yang dianggap berpotensi.

“Sejak hari pertama laporan diterima, kami langsung melakukan koordinasi dan membentuk tim gabungan. Personel Polsek Muara Kaman turut terlibat aktif di lapangan dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Jenazah korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Setelah ditemukan, personel kepolisian bersama tim gabungan segera melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi, kemudian mengantar jenazah ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Selain melakukan pencarian, kepolisian juga melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Kapolsek Muara Kaman menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur yang terlibat, namun menegaskan bahwa kepolisian hadir sebagai garda terdepan dalam penanganan peristiwa tersebut.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Kami akan terus hadir dan responsif terhadap setiap laporan masyarakat,” tegasnya.

Dengan ditemukannya korban, rangkaian pencarian resmi dinyatakan selesai, dan situasi di wilayah Muara Kaman terpantau aman dan kondusif.

Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara Intensifkan Patroli Humanis di Pasar Ramadhan

Kukar – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah titik keramaian, Kamis (19/2/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 Wita tersebut difokuskan di kawasan Pasar Ramadhan Tangga Arung Square, yang menjadi pusat aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Sejumlah personel Sat Samapta diterjunkan untuk melakukan patroli dialogis sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada para pedagang dan pengunjung. Petugas menyampaikan pesan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan maupun barang berharga di area parkir.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang mencurigakan. Apabila terjadi gangguan keamanan, warga diminta segera melapor melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat.

Tak hanya berpatroli, personel Sat Samapta juga melakukan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat guna memantau perkembangan situasi keamanan di lingkungan sekitar.

Kasat Samapta Polres Kutai Kartanegara AKP Nursan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga di ruang publik.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa tenang serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin di berbagai titik keramaian di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara guna menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadhan.

BUKU RASA BHAYANGKARA NUSANTARA HADIR DI AMERIKA SERIKAT SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI KULTURAL PRESIDEN PRABOWO

Washington DC — Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program resmi hadir di Amerika Serikat. Hari ini, Selasa (18 Februari 2026), buku tersebut diserahkan Dirgayuza setiawan Asisten Khusus Presiden RI di Washington D.C. sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di panggung global.

Buku ini disusun bersama oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, dan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.. Di sela pendampingan kunjungan Presiden RI ke Amerika Serikat, Dirgayuza Setiawan menyerahkan langsung buku tersebut di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat. Penyerahan diterima oleh Dwisuryo Indroyono Soesilo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.

Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Washington D.C. melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah mendapat sorotan media massa nasional maupun internasional. Pada Januari 2026, Dirgayuza Setiawan menyerahkan buku yang disusun bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo ini kepada Desra Percaya, Duta Besar RI untuk Inggris, di london 21 Januari 2026.

Tak lama berselang, buku tersebut diperkenalkan di forum global World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026), sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia. Sejumlah media menilai kehadiran buku ini di Davos sebagai pendekatan segar diplomasi Indonesia, yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang mudah diterima komunitas global.

Dirgayuza Setiawan menegaskan bahwa buku ini kini telah berkembang menjadi instrumen diplomasi negara.

“Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang sudah menjadi bagian dari diplomasi kultural Indonesia, mengenalkan kearifan budaya kita dalam program paling monumental Pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Dirgayuza.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan kebanggaannya karena buku yang disusunnya bersama Dirgayuza Setiawan dapat menjangkau berbagai penjuru dunia.

“Alhamdulillah, di tengah kesibukan lawatan Presiden, buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami susun bersama dapat hadir di tempat-tempat yang strategis. Setelah diperkenalkan di Kedutaan Besar RI di London, kemudian di forum bergengsi dunia WEF Davos, Swiss, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di Washington D.C., Amerika Serikat. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan gastronomi dan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Asta Cita Presiden kepada dunia,” ujar Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (18/2/2026).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh berbagai media massa, Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan pengabdian Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Polri yang tersebar di berbagai penjuru negeri, sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Di dalamnya tergambar keseharian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, mulai dari aktivitas dapur sejak sebelum matahari terbit hingga makanan bergizi diantarkan langsung kepada para penerima manfaat.

Badan Gizi Nasional memandang buku ini sebagai simbol cara baru membangun bangsa, melalui perhatian yang nyata, konkret, dan berkelanjutan terhadap kesehatan dan gizi masyarakat.

Melalui kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Amerika Serikat, Polri menegaskan dukungan penuhnya terhadap diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia, memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia, serta menyampaikan pesan bahwa transformasi bangsa dapat dimulai dari nilai-nilai budaya, kepedulian sosial, dan pemenuhan gizi masyarakat.

Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Perkuat Sinergi dengan Wartawan di Jayapura

Jayapura – Satgas Humas Operasi Damai Cartenz memperkuat sinergi dengan wartawan mitra media melalui kegiatan silaturahmi dan tatap muka yang digelar di Posko Satgas Ops Damai Cartenz-2026, Jayapura.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif antara aparat keamanan dan insan pers dalam mendukung pelaksanaan operasi di Papua.

Dalam pertemuan tersebut, Kasatgas Humas menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan aktif menyampaikan informasi terkait perkembangan situasi keamanan di wilayah Papua secara profesional dan berimbang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Sinergi antara Satgas dan insan pers merupakan bagian dari strategi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Informasi yang akurat dan tidak provokatif akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang kami lakukan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Operasi Damai Cartenz-2026 terus berkomitmen mengedepankan pendekatan profesional, humanis, dan terukur dalam setiap langkah penegakan hukum, khususnya terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB), demi melindungi masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI.

Di kesempatan yang sama, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa komunikasi yang terbuka dengan media menjadi salah satu kunci dalam menangkal disinformasi dan hoaks.

“Kami berharap kemitraan ini terus diperkuat. Koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan media akan mencegah ruang bagi penyebaran berita yang dapat memecah belah masyarakat. Transparansi informasi adalah bagian dari komitmen kami,” ujarnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara Satgas Damai Cartenz-2026 dan wartawan mitra media semakin solid, sehingga setiap informasi yang disampaikan kepada publik dapat memberikan edukasi, menyejukkan suasana, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua.

Bangun Kepercayaan Publik, Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kolaborasi dengan Mitra Media Timika

TIMIKA – Dalam rangka memperkuat sinergi dan membangun komunikasi konstruktif dengan insan pers, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan di Kabupaten Mimika, Selasa (17/2/26).

Kegiatan yang berlangsung di kedai kopi kawasan Timika, menjadi ajang dialog awal antara jajaran Satgas Humas dan para jurnalis yang selama ini aktif melakukan peliputan di wilayah Mimika dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pernyataan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., disampaikan melalui Kasubsatgas Penmas Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan media.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujar Kasubsatgas Penmas membacakan pernyataan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026.

Lebih lanjut, dalam pernyataan tersebut ditekankan bahwa peran media memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan Operasi Damai Cartenz 2026, khususnya melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat terus bekerja sama dalam menyukseskan Operasi Damai Cartenz 2026 melalui pemberitaan yang informatif, proporsional, dan bertanggung jawab. Semoga hubungan baik serta koordinasi yang efektif dalam penyampaian informasi dapat terus terjaga,” lanjutnya.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dua arah antara aparat dan insan pers, sehingga setiap perkembangan situasi di lapangan dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan terverifikasi, guna mencegah terjadinya disinformasi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan kemitraan dengan media merupakan bagian integral dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami memandang media sebagai mitra strategis. Informasi yang akurat dan berimbang sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Sinergi antara aparat dan insan pers menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa komunikasi yang terbangun secara baik akan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja aparat di lapangan.

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan setiap informasi terkait Operasi Damai Cartenz dapat tersampaikan secara jelas dan transparan. Kami membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan rekan-rekan media,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kemitraan antara Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 dan insan pers di Timika semakin solid, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan mendukung terciptanya situasi keamanan yang stabil di Papua.

Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara Tingkatkan Kemampuan Tali Dalmas, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

Kukar – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel di lapangan, Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan peningkatan kemampuan Tali Dalmas (Pengendalian Massa), Rabu (18/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Mako Polres Kutai Kartanegara tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Nursan, dengan instruktur Brigpol Faikur Rohman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Obvit Aipda Darsono, Kanit Turjawali Aipda Rhomy Rahman, serta 30 personel Sat Samapta.

Latihan dimulai pukul 08.00 Wita dengan materi teknis penggunaan tali Dalmas sebagai bagian dari taktik pengendalian massa dalam situasi kontinjensi. Personel dilatih membangun formasi, kekompakan gerakan, hingga teknik pengamanan yang mengedepankan langkah persuasif dan humanis.

Kasat Samapta AKP Nursan menjelaskan bahwa latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya dalam pengamanan aksi unjuk rasa maupun situasi darurat lainnya.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami teknik dan prosedur yang benar, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan tetap mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, dan pendekatan yang humanis,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kemampuan secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi komitmen Sat Samapta Polres Kutai Kartanegara untuk terus meningkatkan kapasitas personel demi terwujudnya pelayanan yang prima dan responsif kepada masyarakat.

Polsek Kota Bangun Gerak Cepat Tangani Laka Lantas di Jalan Poros Kota Bangun–Tenggarong

Kukar – Personel piket Polsek Kota Bangun bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Poros Kota Bangun–Tenggarong, tepatnya di RT 08, eks Lapangan Pesawat, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.04 Wita.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner warna hitam nomor polisi KT 1845 OO yang dikemudikan warga Kecamatan Kenohan, dengan sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam merah nomor polisi KT 4242 NT yang dikendarai dua orang pria dengan berboncengan.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara penumpangnya, mengalami luka berat berupa patah tulang dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Dayaku Raja Kota Bangun.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Ansan Rusmawan, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, anggota piket langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan tindakan kepolisian.

“Personel segera melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan susulan, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat,” jelasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan diduga terjadi saat mobil Toyota Fortuner yang datang dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong berupaya menyalip kendaraan di depannya dan melewati batas marka jalan hingga masuk ke jalur berlawanan. Di saat bersamaan, sepeda motor yang melaju dari arah Tenggarong menuju Kota Bangun Ulu dengan kecepatan tinggi tidak dapat menghindar sehingga tabrakan pun terjadi.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga telah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk tidak mendahului secara sembarangan, selalu memperhatikan marka jalan, serta menjaga kecepatan kendaraan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Situasi di lokasi kejadian telah kembali normal dan arus lalu lintas dapat berjalan lancar setelah dilakukan penanganan oleh personel Polsek Kota Bangun.