Pererat Silaturahmi di Bulan Mulia, Polres Kukar Gelar Buka Puasa Bersama Serikat Pekerja

Kukar – Suasana penuh kehangatan mewarnai pelataran Warung Berkah Polres Kutai Kartanegara pada Jumat (13/03/2026) petang. Jajaran Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh se-Kabupaten Kutai Kartanegara guna memperkuat sinergi menjaga kondusivitas wilayah di bulan suci Ramadhan 1447 H.

Acara yang dipusatkan di Jl. KH. Ahmad Mukhsin, Kelurahan Melayu, ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, didampingi Wakapolres Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kukar.

Selain para pimpinan serikat buruh seperti KAHUTINDO, FSP KEP, hingga SBSI 92, kegiatan ini juga diikuti oleh ratusan masyarakat dari komunitas ojek online (Ojol) dan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam sambutannya, AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa momen ini merupakan wadah penting untuk berdiskusi mengenai keamanan dan ketertiban selama Ramadhan. Ia juga mengenalkan program “Warung Berkah” yang menjadi lokasi acara tersebut.

“Warung Berkah ini telah kami inisiasi sejak Oktober 2025 melalui donasi sukarela personel Polres Kukar. Bukan sekadar berbagi makanan gratis setiap Jumat, namun ini adalah wujud nyata kepedulian Polri untuk merangkul dan mengayomi masyarakat,” ujar AKBP Khairul Basyar.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa dalam program Warung Berkah ini, Polres Kukar juga menyediakan layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tensi darah dan konsultasi medis bagi masyarakat yang hadir.

Apresiasi tinggi datang dari Ketua DPC KAHUTINDO Kukar, Mustain. Ia menilai inisiatif Polres Kukar ini sangat menyentuh hati para pekerja. “Kami berterima kasih atas undangan ini. Semoga kebersamaan dan hubungan kekeluargaan antara buruh dan Polri terus terjalin erat, membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Rojiin, menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres Kukar terkait pengolahan data isu-isu ketenagakerjaan, termasuk potensi dampak PHK di wilayah Kukar, guna melakukan langkah antisipasi dini terhadap gangguan kamtibmas.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama, sesi foto sinergi, serta pembagian bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Hingga berakhirnya acara pada pukul 19.00 WITA, situasi berjalan dengan sangat aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, Polres Kutai Kartanegara berharap dapat menciptakan suasana yang nyaman bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah, sekaligus memastikan roda ekonomi dan hubungan industrial di wilayah hukumnya tetap stabil dan kondusif.

Sapa Pengendara, Personel dan Bhayangkari Polres Kukar Bagikan Ratusan Paket Takjil di Depan Mako

Kukar – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terus digelorakan oleh jajaran Polres Kutai Kartanegara. Pada Jumat (13/03/2026) sore, giliran personel gabungan dari Bagian Operasional (Bagops), Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti), serta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) turun ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat.

Kegiatan sosial ini dipusatkan di jalur utama depan Mako Polres Kutai Kartanegara, Jl. Wolter Monginsidi, Kecamatan Tenggarong. Tak hanya personel Polri, ibu-ibu Bhayangkari dari masing-masing satuan fungsi juga turut serta menyapa langsung para pengendara yang melintas.

Kabagops Kompol Roganda menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

“Hari ini kami membagikan 100 paket takjil gratis. Ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama Bhayangkari kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa namun masih berada di perjalanan,” ungkap Kabagops Polres Kukar di sela kegiatan.

Selain memberikan bingkisan makanan untuk berbuka, para personel kepolisian juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Para pengendara diingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan, berhati-hati di jalan, serta selalu tertib dalam berlalu lintas.

Aksi simpatik ini mendapat respon positif dan apresiasi dari warga. Banyak pengendara yang menyampaikan terima kasih karena merasa terbantu dengan adanya pemberian takjil tersebut, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan cukup jauh.

Kehadiran petugas di jalan raya tidak hanya untuk berbagi keberkahan, tetapi juga secara tidak langsung membantu pengaturan arus lalu lintas sore hari sehingga situasi di depan Mako Polres Kukar tetap kondusif.

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus mudik Lebaran 2026 di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten Jumat, 13 Maret 2025. Dalam tinjauan ini, turut hadir Menko PMK Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kapolri menuturkan, berdasarkan laporan dari ASDP maupun dari Polda Banten dan Polda Lampung terkait dengan kesiapan pelayanan mudik, khususnya di wilayah penyeberangan, ia melihat ada beberapa inovasi tambahan yang diharapkan bisa mengurai permasalahan dari tahun ke tahun terkait dengan antrean.

“Ada penambahan buffer zone dan juga ada penambahan pelabuhan baru yang tentunya diharapkan ini betul-betul bisa disosialisasikan, termasuk Command Center yang digunakan untuk betul-betul bisa mengendalikan real-time dan masyarakat juga bisa mengakses,” kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan semua fasilitas dan stimulus yang diberikan oleh pemerintah diharapkan bisa membantu mengurai di pelabuhan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan pengamanan di atas kapal dan beberapa wilayah di Provinsi Lampung.

“Tadi juga ada saran terkait dengan wilayah Lampung apabila memang ada wilayah-wilayah tertentu yang mungkin perlu diantisipasi karena adanya kerawanan terkait dengan masalah kamtibmas, petugas juga kita siapkan,” katanya.

Sigit menuturkan, Polri telah mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan sepanjang jalur mudik di seluruh Indonesia. Ia pun meminta masyarakat untuk memanfaatkannya jika membutuhkan bantuan.

“Jadi silahkan untuk terus bisa memanfaatkan layanan yang kita miliki, termasuk juga ada pelayanan terkait dengan dapur lapangan, kemudian pelayanan terkait dengan pos-pos yang kita siapkan apabila ada masyarakat yang ingin beristirahat. Silakan untuk dimanfaatkan dengan baik dan kita harapkan mudik kali ini menjadi mudik yang betul-betul bisa terlaksana dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Semua pelayanan dan pengamanan ini, kata Sigit, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang memberikan arahan kepada jajaran agar memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.

“Seluruh stakeholder terkait sesuai dengan arahan Bapak Presiden akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” katanya.

Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima hingga Menko PMK Patroli Naik Heli

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan patroli udara untuk memastikan kesiapan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2026. Peninjauan dilakukan di wilayah Pelabuhan Merak, Banten.

Patroli udara dilakukan Kapolri bersama dengan stakeholder terkait di antaranya Menko PMK Pratikno hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Dalam kesempatan itu, Sigit melihat langsung kondisi terkini dari kesiapan Pelabuhan Merak dalam menghadapi arus mudik hingga balik Lebaran 2026.

Patroli udara ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik hingga balik Lebaran untuk masyarakat.

Selain itu, Sigit dan stakeholder terkait lainnya nanti bakal melakukan rapat koordinasi di Pelabuhan Merak. Hal ini untuk memastikan kelancaran operasi ketupat 2026.

Mereka juga nantinya akan melakukan peninjauan langsung ke kapal yang menyeberangkan masyarakat menuju kampung halamannya masing-masing.

Kemudian, pemberian sembako secara simbolis kepada petugas. Peninjauan pos pengamanan terpadu dan posko siaga bencana. Dilanjutkan dengan menyapa langsung pemudik.

Rekor Tertinggi Stok Beras Nasional Sejak Merdeka, Bulog dan Polri Jamin Stabilitas Pangan Hingga Akhir 2026

JAKARTA – Sejarah baru tercipta di sektor ketahanan pangan Indonesia. Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Polri di Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026), Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 3,9 juta ton—posisi tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Angka ini bahkan diprediksi akan terus meningkat dan melampaui 4,3 juta ton pada akhir bulan ini.

Data tersebut menjadi dasar bagi Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo untuk menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Polri melalui jaringannya di seluruh Indonesia berkomitmen membantu Bulog mendistribusikan 80.000 ton beras serta puluhan ribu kiloliter minyak goreng per bulan guna memastikan harga tetap terjangkau dan ketersediaan barang merata di seluruh pelosok negeri.

“Kami berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan kepada masyarakat. Kita jamin ketersediaan pangan cukup, stabilitas harga menjadi bagian terpenting agar terjangkau oleh semua,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Dukungan Polri ini dinilai krusial untuk memastikan stimulus harga dari pemerintah benar-benar sampai ke konsumen tingkat akhir tanpa distorsi pasar.

Dirut Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan bahwa target serapan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton akan membuat stok akhir tahun diproyeksikan mencapai lebih dari 5 juta ton. Kondisi surplus ini merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Selain beras, pemerintah juga menyiapkan pasokan minyak goreng sebesar 43.000 kiloliter per bulan serta stok gula yang mencukupi guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Sementara itu, Polri terus melanjutkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari inisiatif strategis yang telah dimulai sejak tahun 2025. Program ini menjadi bentuk komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.

Melalui Satgas GPM Polri, berbagai langkah konkret dilakukan untuk memperkuat distribusi pangan. Pada tahun 2025, Satgas GPM Polri bahkan mencatatkan capaian luar biasa dengan melampaui target penyaluran beras SPHP. Dari target awal 131.883 ton, Satgas berhasil merealisasikan penyaluran hingga 195.636 ton, atau mencapai 148 persen dari target yang ditetapkan.

Keberhasilan tersebut membuat Polri kembali dipercaya untuk menyalurkan beras SPHP pada tahun anggaran 2026. Pada tahun ini, Polri menargetkan penyaluran sebesar 82.800 ton beras SPHP, yang mewakili sekitar 10 persen dari total target penyaluran nasional yang dikelola Perum Bulog.

Untuk memastikan manfaat program dirasakan secara luas, Polri mengoptimalkan keterlibatan seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polres di seluruh Indonesia. Pada hari ini, jajaran Polri juga menyelenggarakan bazar dan pasar murah secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda se-Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh 3.423 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Polda dan tamu undangan secara daring melalui platform Zoom. Sementara secara langsung, kegiatan ini dihadiri oleh 295.088 masyarakat yang menerima manfaat dari program ketahanan pangan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda di seluruh Indonesia menyalurkan total 1.337.375 kilogram beras atau setara dengan 1.337 ton kepada masyarakat pada hari pelaksanaan kegiatan.

Kerja sama masif antara Polri, TNI, dan Bulog ini menjadi langkah nyata negara dalam meredam potensi inflasi pangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Dengan pengawalan Polri di jalur distribusi dan cadangan pangan Bulog yang berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah, stabilitas pangan nasional berada dalam posisi yang kuat.

Melalui program ini, negara hadir secara konkret di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga dapat mengakses kebutuhan pokok dengan mudah, harga terjangkau, serta pasokan yang aman dan terkendali, sekaligus memperkuat fondasi menuju swasembada pangan nasional.

Polri Gelar Bakti Kesehatan dan Pangan Murah Serentak, Sentuh Ojol hingga Buruh Menjelang Idulfitri

JAKARTA – Menjelang Idulfitri 1447 H/2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya menggelar Bakti Kesehatan bagi masyarakat menengah ke bawah yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan yang berlangsung di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026) ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat, mulai dari pengemudi ojek online, buruh, warga sekitar, hingga berbagai unsur potensi masyarakat.

Program bakti kesehatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Warga yang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan gratis sekaligus kesempatan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa Polri ingin hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.

“Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan,” ujar Wakapolri saat menyapa masyarakat di lokasi kegiatan.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani turut mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Polri dan Bulog dalam membantu masyarakat.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program seperti ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bentuk stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

C. Bakti Kesehatan (Wilayah Jakarta)

Sasaran penerima manfaat kegiatan ini di wilayah Jakarta berjumlah 3.000 orang, yang terdiri atas 450 buruh, 650 pengemudi ojek online, serta 1.900 orang dari unsur potensi masyarakat, antara lain Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, Ormas FBR, Ormas GRIB, serta petugas PPSU. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan keberpihakan Polri kepada kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sekaligus memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.

Sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif, Polri menurunkan tenaga medis dan kesehatan untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, 10 dokter umum, 1 dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan analis laboratorium diterjunkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

Masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata yang disertai pembagian kacamata baca, serta pemeriksaan laboratorium yang meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat. Seluruh layanan tersebut juga didukung oleh fasilitas farmasi atau apotek dengan ketersediaan obat sesuai indikasi medis, sehingga kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari layanan pemeriksaan mata, sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Polri turut menyiagakan 7 unit ambulans guna memastikan kesiapsiagaan layanan medis selama kegiatan berlangsung.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah hasil sinergi Polri dengan Perum Bulog, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Kehadiran personel Polri yang sigap melayani warga, mulai dari proses pemeriksaan kesehatan hingga membantu masyarakat membawa pulang paket pangan murah, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Pendekatan humanis ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang memahami kebutuhan rakyatnya, khususnya pada momentum penting menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak hingga ke tingkat Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan kesehatan yang terjaga serta kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang, sehat, dan penuh kebahagiaan.

Polri dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 36 Polda dan sekitar 500 Polres di seluruh Indonesia, dengan pusat kegiatan nasional berada di wilayah Polda Metro Jaya.

Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Pada pagi hari ini, Polri bersama Direktur Utama Bulog dan kementerian terkait melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di 36 Polda dan sekitar 500 Polres,” ujar Wakapolri kepada awak media, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri menyalurkan sekitar 1.337.375 kilogram atau sekitar 1.337 ton beras kepada masyarakat di berbagai daerah. Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh bahan pokok lain seperti gula, minyak goreng, tepung, serta kebutuhan pokok penting lainnya.

Menurutnya, program ini juga bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Perlu kami informasikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman. Artinya masyarakat tidak perlu panik, karena ketersediaan stok pangan nasional masih sangat mencukupi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 Polri mendapatkan kuota sekitar 80.000 ton beras dari Bulog untuk disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program distribusi pangan.

“Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan pangan kepada masyarakat. Kami menjamin bahwa ketersediaan pangan cukup dan stabilitas harga tetap terjaga sehingga semuanya dapat terjangkau oleh masyarakat,” lanjutnya.

Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat yang terdiri dari buruh, pengemudi ojek daring, masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur keamanan lingkungan seperti Linmas dan Pokdar Kamtibmas.

Selain penyaluran bahan pangan, Polri juga menyelenggarakan bakti kesehatan yang memberikan layanan kepada sekitar 3.000 masyarakat.

Wakapolri menegaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan menjelang Idul Fitri, namun akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga akhir tahun 2026.

“Program ini tidak hanya dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, tetapi akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga Desember 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Bulog dan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada jajaran Polri yang luar biasa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan pada tahun 2025 dan kembali digelar tahun ini sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, kegiatan ini juga dilaksanakan secara masif bersama berbagai pihak, termasuk TNI dan kementerian terkait, guna mengantisipasi potensi panic buying di masyarakat.

“Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi panic buying di masyarakat,” ujarnya.

Dirut Bulog juga memastikan bahwa kondisi stok beras nasional saat ini berada pada level yang sangat aman.

“Kami melaporkan bahwa stok beras nasional sampai hari ini mencapai sekitar 3,9 juta ton. Ini merupakan stok tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka,” ungkapnya.

Ia memperkirakan pada akhir Maret 2026 stok beras nasional dapat mencapai sekitar 4,2 hingga 4,3 juta ton. Dengan target serapan Bulog sebesar 4 juta ton pada tahun ini, total stok beras nasional diproyeksikan bisa melampaui 5 juta ton pada akhir tahun.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah bersama Bulog dan Polri optimistis stabilitas pangan nasional dapat terjaga hingga akhir tahun 2026 serta memastikan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

Polsek Sebulu Tangani Kasus Pemuda Gantung Diri di Tempat Pencucian Mobil, Motif Masalah Asmara

Kukar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sebulu mengevakuasi seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di sebuah kamar mes pencucian mobil di Jl. P. Jayakarta, RT 03, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Kamis (12/03/2026) pagi.

Korban berinisial KSR (22), merupakan perantau asal Semarang, Jawa Tengah, yang bekerja di tempat pencucian mobil tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, S (42), sekitar pukul 09.00 WITA saat hendak memasuki kamar istirahat.

Kapolsek Sebulu, Iptu Edy Subagyo, mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian (TKP) bersama tim medis dari Puskesmas Sebulu II.

“Saat saksi membuka pintu kamar, korban ditemukan sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon berwarna biru pada kasau atap kamar. Petugas kami dibantu warga segera mengevakuasi korban untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Edy Subagyo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar (Visum et Repertum) oleh tim medis, petugas menemukan tanda-tanda fisik khas gantung diri dan tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa ponsel milik korban dan tali nilon yang digunakan.

Penyelidikan mendalam melalui pemeriksaan perangkat seluler korban mengungkap fakta memilukan. Polisi menemukan riwayat pesan singkat (WhatsApp) yang dikirimkan korban kepada ibu kandung dan tunangannya.

“Motif diduga kuat karena masalah asmara. Sebelum melakukan aksinya, korban sempat mengirimkan pesan pamitan dan foto tali nilon yang sudah disiapkan untuk gantung diri kepada orang tua dan kekasihnya,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga korban di Semarang telah dihubungi melalui sambungan video call. Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah, menolak proses otopsi, dan menyerahkan sepenuhnya proses pemulasaraan kepada pihak kepolisian dan pemerintah desa.

Atas kesepakatan keluarga, jenazah korban rencananya akan dimakamkan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu. Polsek Sebulu telah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat untuk proses pemakaman tersebut.

Iptu Edy Subagyo mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar mereka. “Jika melihat tanda-tanda depresi atau kerabat yang mengalami tekanan batin, mohon segera dirangkul atau diajak berkomunikasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Polsek Muara Jawa Gerebek Rumah Kontrakan, Pengedar Sabu Berhasil Diringkus

Kukar – Komitmen Polsek Muara Jawa dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial H (29), warga Kelurahan Muara Jawa Pesisir, berhasil diamankan petugas unit Reskrim setelah kedapatan menyimpan delapan poket narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (12/03/2026).

Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Reskrim Aiptu Subhan Sunu, berlangsung sekira pukul 15.30 WITA di sebuah rumah kontrakan berwarna merah muda yang terletak di Jalan A. Yani, Gang Pusaka, RT 25, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara.

Kapolsek Muara Jawa, Iptu I Wayan Edi Surya Puryana, mengonfirmasi bahwa pengungkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas di rumah kontrakan tersebut.

“Berdasarkan informasi warga, rumah kontrakan yang ditempati tersangka diduga kuat sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Menanggapi hal itu, tim segera bergerak melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” jelas Iptu I Wayan Edi Surya.

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh ketua RT setempat, petugas menemukan sebuah tas tangan merk Ripcurl berwarna hitam. Di dalamnya, polisi mendapati delapan poket sabu-sabu dengan berat bersih mencapai 7,96 gram.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya 27 plastik klip kosong, sebuah kotak mika bening, timbangan digital, serta satu unit ponsel merk Samsung yang diduga digunakan untuk sarana transaksi.

“Tersangka H yang berstatus karyawan swasta ini tidak berkutik saat barang bukti ditemukan. Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Muara Jawa guna proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan untuk memutus mata rantai peredarannya,” tegas Kapolsek.

Atas perbuatannya, tersangka H akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta pasal terkait dalam UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara yang berat.

Pihak Kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi sekecil apapun terkait peredaran narkoba demi menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Muara Jawa dari bahaya barang haram tersebut.

Sentuh Hati Warga, Polsek Loa Kulu Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan Bakti Sosial (Baksos), jajaran Polsek Loa Kulu menyambangi langsung rumah-rumah warga kurang mampu di Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai siang hingga pukul 15.30 WITA ini menyasar warga dengan kondisi khusus, mulai dari lansia yang hidup sebatang kara, penyandang disabilitas, hingga warga yang tengah berjuang melawan sakit stroke.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa aksi nyata ini merupakan bentuk empati kepolisian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya.

“Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga masyarakat Loa Kulu. Hari ini kami membagikan paket sembako lengkap kepada warga di RT 02, 03, 04, dan 06 Desa Jongkang sebagai upaya meringankan beban ekonomi mereka,” ujar AKP Hari Supranoto.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga perlengkapan pelengkap seperti susu steril, sirup, dan bumbu masak. Bantuan tersebut diterima langsung oleh warga, di antaranya Bapak Asnan (penyandang disabilitas), Bapak Tahir dan Bapak Bahron (penderita stroke), serta Ibu Maryam, seorang lansia yang tinggal sendiri.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kanit Intelkam Aiptu Filman Ardiansyah bersama Bhabinkamtibmas Desa Ponoragan Aiptu Sunardi, mendatangi rumah para penerima manfaat (door to door) agar bantuan tepat sasaran dan memberikan sentuhan semangat bagi mereka.

“Selain meringankan beban, tujuan utama kami adalah mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap aksi kecil ini dapat menjadi pemantik bagi komunitas lain untuk turut peduli terhadap warga yang membutuhkan di sekitar kita,” tambah Kapolsek.

Kegiatan baksos ini disambut haru oleh warga penerima bantuan. Kehadiran personel Polri di tengah pemukiman warga ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik serta menciptakan situasi kamtibmas yang lebih harmonis di wilayah Kecamatan Loa Kulu. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.