Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.

Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.

“Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali,” kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.

“Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami,” uacpnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.

“Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.

“Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan,” ujarnya.

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal.

Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

“Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta,” ujarnya.

Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.

Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus

“Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada,” tegas Kapolri.

“Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan,” imbuhnya.

Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.

“Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2,” tuturnya.

Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.

Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.

“Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026,” tuturnya.

“Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Kapolri.

Indonesia Siap Gelar AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Momentum Kebangkitan Voli Asia

JAKARTA – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat perkembangan bola voli di kawasan Asia. Hal ini ditandai dengan digelarnya acara Drawing & Press Conference AVC Men’s Champions League 2026 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (15/3).

Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian turnamen bergengsi tingkat internasional yang akan mempertemukan klub-klub bola voli putra terbaik dari berbagai negara di Asia.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Presiden Asian Volleyball Confederation (AVC) Ramon Suzara, Chief Business Officer Volleyball World Guido Betti, Presiden Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo, serta Ketua Voli Polisi sekaligus Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto.

Turnamen internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, panggung utama kompetisi klub-klub elite Asia kali ini akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.

Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme penonton lokal yang tinggi, keputusan ini juga menunjukkan semakin matangnya dukungan regulasi serta partisipasi sponsor di daerah untuk menyelenggarakan ajang olahraga bertaraf internasional. Penyelenggaraan di luar Jakarta diharapkan mampu memperluas euforia dan pemerataan perkembangan olahraga voli di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pipit Rismanto menekankan bahwa momentum besar ini sejatinya adalah milik para atlet, khususnya keluarga besar Bhayangkara Presisi. Menurutnya, kerja keras serta jam terbang para pemain di lapangan menjadi faktor penting yang membawa kompetisi kelas dunia seperti AVC Men’s Champions League kembali digelar di Indonesia.

“Prestasi yang telah diukir tidak hanya membawa piala ke lemari penghargaan, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi jutaan anak muda di berbagai daerah yang saat ini sedang berlatih bola voli di kampung-kampung mereka,” ujar Pipit.

Sementara itu, Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga standar penyelenggaraan internasional guna meningkatkan nilai jual olahraga nasional di kancah global. Ia berharap ajang ini dapat menjadi batu loncatan bagi atlet Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat dunia.

Di sisi lain, Ramon Suzara menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia dalam memajukan bola voli Asia. Menurutnya, kesiapan infrastruktur serta ekosistem olahraga di Indonesia, termasuk di Pontianak, menjadikan Indonesia sebagai salah satu mitra strategis penting bagi federasi bola voli Asia.

Keberhasilan membawa ajang internasional ke Pontianak menjadi bukti bahwa ekosistem olahraga nasional semakin matang. Hal tersebut ditopang oleh tiga pilar utama, yakni kualitas atlet yang mampu bersaing di level Asia, antusiasme suporter Indonesia yang dikenal sangat fanatik, serta sinergi kuat antara pemerintah, federasi olahraga, dan dukungan sponsor dalam memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan secara profesional.

Patroli Humanis Ops Damai Cartenz Hadirkan Senyum dan Rasa Aman bagi Warga Sinak

SINAK – Suasana hangat terlihat di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, ketika personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli pada Sabtu (14/3/2026). Di tengah aktivitas masyarakat di wilayah pegunungan Papua itu, kehadiran aparat tidak hanya membawa pengamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kedekatan dengan warga.

Saat menyusuri kampung, sejumlah personel terlihat menyapa warga yang sedang beraktivitas. Anak-anak yang awalnya hanya memperhatikan dari kejauhan perlahan mendekat, penasaran dengan kedatangan para anggota. Sapaan hangat dan senyum yang dibalas oleh warga membuat suasana patroli terasa lebih akrab, seolah memperlihatkan bahwa kehadiran aparat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Patroli tersebut dilakukan di sekitar Kampung Gigobak sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan nyaman. Selain memantau situasi wilayah, personel juga melakukan pengamanan terhadap sejumlah objek vital yang berada di sekitar Distrik Sinak.

Bagi warga setempat, kehadiran aparat di tengah kampung menjadi penanda bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang, terutama di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan keamanan tersendiri.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli yang dilakukan oleh personel tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang hangat dengan masyarakat.

“Patroli yang dilakukan oleh personel kami tidak semata-mata untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat bagi warga,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua, karena kepercayaan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

“Keamanan tidak bisa diwujudkan hanya oleh aparat saja. Diperlukan dukungan dan kerja sama dari masyarakat. Karena itu kami terus mengedepankan pendekatan humanis agar tercipta kepercayaan dan komunikasi yang baik dengan warga,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di Distrik Sinak terpantau aman dan kondusif. Warga menyambut positif kehadiran personel yang rutin melakukan patroli di wilayah mereka. Sapaan sederhana, percakapan singkat, hingga tawa kecil bersama anak-anak kampung menjadi gambaran bahwa keamanan juga dapat dibangun melalui kedekatan dan rasa saling percaya.

Melalui patroli rutin yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan, Operasi Damai Cartenz 2026 terus berupaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat di Tanah Papua.

Sinergi Forkopimda Kukar Hadiri Final Runstreet 2026, Kapolres: Wadah Positif Kreativitas Pemuda

Kukar – Suasana malam di Kota Raja tampak begitu energik dan penuh semangat saat ratusan pemuda berkumpul untuk menyaksikan ajang bergengsi Final Runstreet Kukar 2026. Kegiatan yang memadukan ketangkasan lari jalanan dan kreativitas ini berlangsung meriah pada Sabtu (14/03/2026) malam.

Acara puncak ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara. Tampak hadir di lokasi kegiatan, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman, serta Sekretaris Daerah Kukar Sunggono.

Kehadiran jajaran Forkopimda ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah dan aparat keamanan terhadap kegiatan kepemudaan yang bersifat positif. Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini sebagai sarana untuk menyalurkan energi pemuda ke arah yang konstruktif.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti Runstreet ini. Selain sebagai ajang olahraga, ini adalah wadah yang tepat bagi anak-anak muda kita untuk berkompetisi secara sehat dan menjauhi perilaku negatif seperti balap liar atau penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Khairul Basyar di sela acara.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan ketertiban selama acara berlangsung. Ia memastikan bahwa personel Polres Kukar telah dikerahkan di sekitar lokasi untuk menjamin keamanan para peserta maupun penonton yang memadati jalur perlombaan.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam kesempatannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung ruang-ruang ekspresi bagi milenial Kukar agar terus berprestasi. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri dalam acara ini menjadi bukti kuat bahwa semua pihak memiliki visi yang sama dalam membina generasi muda.

Kegiatan final yang berlangsung hingga tengah malam ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Sorak sorai penonton menambah semarak suasana saat para pelari terbaik Kukar beradu cepat memperebutkan gelar juara.

Melalui ajang Runstreet ini, diharapkan muncul bibit-bibit atlet berpotensi sekaligus menjadi contoh bahwa kreativitas jalanan dapat dikemas menjadi sebuah gelaran yang profesional dan membanggakan bagi Kabupaten Kutai Kartanegara.

Banjir di Desa Menamang Kanan Mulai Surut, Polsek Muara Kaman Tetap Siagakan Personel

Kukar – Kabar baik datang dari wilayah hulu Kutai Kartanegara. Banjir yang sempat merendam Desa Menamang Kanan, Kecamatan Muara Kaman, akibat luapan Sungai Menamang, dilaporkan mulai berangsur surut pada Kamis (1/03/2026) siang.

Berdasarkan hasil monitoring tim di lapangan, debit air yang sebelumnya sempat menggenangi pemukiman warga dan akses jalan kini telah berada di batas aman. Kondisi ini dipicu oleh mulai berkurangnya intensitas curah hujan di wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, mengonfirmasi pada Sabtu (14/3) bahwa aktivitas masyarakat yang sebelumnya terhambat kini sudah berangsur normal.

“Update terbaru dari jajaran Bhabinkamtibmas, banjir di wilayah RT 4 dan RT 5 Desa Menamang Kanan sudah surut. Rumah warga yang sebelumnya terdampak kini sudah kering dari rendaman air, dan jalan poros desa sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Iptu Herwin.

Sebelumnya, sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) sempat terdampak luapan sungai sejak Sabtu (07/03) lalu. Ketinggian air di badan jalan yang semula mencapai 30 cm, kini menyisakan genangan tipis sekitar 5 cm dan terus menurun. Akses jalan blok kebun sawit PT Hamparan Sentosa yang sempat terputus juga dilaporkan sudah kembali normal.

Meski situasi membaik, Iptu Herwin menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin lengah. Tim Polsek Muara Kaman bersama Bhabinkamtibmas tetap melaksanakan patroli secara kontinu setiap hari untuk memantau fluktuasi debit air sungai.

“Kami tetap dalam posisi siaga. Personel di lapangan terus memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, mengingat cuaca masih dinamis. Kami meminta warga untuk selalu siap siaga apabila curah hujan kembali meningkat secara mendadak,” tambahnya.

Hingga saat ini, situasi kamtibmas di Desa Menamang Kanan terpantau kondusif. Polsek Muara Kaman berkomitmen akan terus melaporkan perkembangan situasi secara berkala guna memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama selama masa siaga bencana ini.

Isi Pesantren Ramadhan, Polsek Muara Kaman Berikan Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja di SMPN 1

Kukar – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk membekali generasi muda dengan nilai-nilai positif, Polsek Muara Kaman menggelar penyuluhan terkait antisipasi kenakalan remaja. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di SMPN 1 Muara Kaman, Jumat (13/03/2026) pagi.

Sebanyak 120 siswa-siswi tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh personel Bhabinkamtibmas Polsek Muara Kaman, yakni Aipda Tuyar Miyanto dan Brigpol M. Lutfi N. Kehadiran pihak kepolisian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini serta membentengi para pelajar dari pengaruh pergaulan negatif.

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menekankan bahwa masa remaja adalah fase krusial dalam pencarian jati diri yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan.

“Kami hadir di tengah adik-adik pelajar untuk mengingatkan bahwa perbuatan seperti bullying, perkelahian antar pelajar, hingga penyalahgunaan narkoba dan kebiasaan menghisap lem bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat berhadapan dengan hukum,” ujar Iptu Herwin dalam pesannya.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas juga menyoroti bahaya merokok dan menghisap lem yang dapat merusak perkembangan otak serta organ tubuh. Para siswa diajak untuk lebih selektif dalam memilih teman dan mengisi waktu luang dengan kegiatan bermanfaat seperti olahraga dan ekstrakurikuler.

Pihak kepolisian juga mendorong para siswa untuk berani bersuara jika melihat atau mengalami tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. “Jangan ragu melapor kepada guru, orang tua, atau kami di kepolisian jika mengetahui adanya kenakalan remaja di sekitar kalian,” tegas petugas saat memberikan materi.

Perwakilan Kepala Sekolah SMPN 1 Muara Kaman, Eko Budi Setiawan, mengapresiasi inisiatif Polsek Muara Kaman. Menurutnya, kehadiran polisi di sekolah dalam suasana Ramadan memberikan kesan yang lebih mendalam bagi siswa untuk disiplin dan menjaga akhlak.

Polsek Muara Kaman berharap melalui pembinaan rutin seperti ini, para siswa di wilayah hukumnya dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan membanggakan keluarga serta bangsa.

Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Kukar Pasang Spanduk Imbauan di Dermaga Sungai Mahakam

Kukar – Guna meminimalisir risiko kecelakaan air dan meningkatkan kesadaran keselamatan bagi pengguna jasa transportasi sungai, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Kartanegara melakukan aksi preventif di sepanjang perairan Sungai Mahakam, Sabtu (14/03/2026).

Personel Satpolairud memasang sejumlah spanduk imbauan keselamatan di titik-titik strategis yang menjadi pusat mobilisasi masyarakat, tepatnya di Dermaga Aji Imbut dan lokasi Penyeberangan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong.

Kasatpolairud AKP Benedict Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan para nakhoda, motoris kapal, serta penumpang akan pentingnya penggunaan alat keselamatan selama berada di perairan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat di perairan. Kami memasang spanduk imbauan di titik-titik ramai seperti Pelabuhan Aji Imbut dan Penyeberangan Mangkurawang agar mudah terbaca oleh para motoris maupun penumpang,” ujar AKP Benedict Jaya.

Pemasangan spanduk ini dipimpin langsung oleh Kanit Patroli Ipda Ridwan, bersama Kanit Gakkum Ipda Rio Hedy Wiyatma, serta didampingi sejumlah personel Satpolairud lainnya. Spanduk tersebut memuat pesan-pesan penting terkait penggunaan life jacket, pengecekan kelayakan armada, hingga imbauan agar tidak melebihi kapasitas muatan (overload).

Langkah proaktif ini diambil mengingat perairan Sungai Mahakam merupakan jalur transportasi vital bagi warga Kutai Kartanegara. Melalui edukasi visual ini, diharapkan kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran dapat meningkat secara signifikan.

“Kami berharap imbauan ini tidak sekadar dibaca, tetapi benar-benar diterapkan demi keamanan bersama. Keselamatan di sungai adalah tanggung jawab kita bersama antara petugas dan pengguna jasa,” tambah Ipda Ridwan di sela kegiatan.

Satpolairud Polres Kukar berkomitmen akan terus melakukan pengawasan dan patroli rutin guna menciptakan situasi perairan yang kondusif, terutama menjelang peningkatan arus penumpang di bulan Ramadhan.

Sinergi Tanpa Batas, Polsek Loa Kulu Gelar Apel Gabungan Pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2026

Kukar – Menandai dimulainya masa pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, Polsek Loa Kulu menggelar Apel Gabungan personel di Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Mahakam 2026, Jumat (13/03/2026) pagi.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, dengan melibatkan 15 personel gabungan dari berbagai instansi, mulai dari unsur TNI (Koramil), petugas Pemadam Kebakaran, Satlinmas, tim kesehatan Puskesmas, hingga anggota Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam arahannya, AKP Hari Supranoto menekankan bahwa Operasi Ketupat Mahakam 2026 ini akan berlangsung selama 12 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus utama operasi adalah memberikan rasa aman bagi pemudik serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Hari ini kita menyatukan persepsi dan kekuatan. Seluruh personel gabungan diinstruksikan untuk melakukan monitoring ketat di titik-titik keramaian, mulai dari pusat perbelanjaan, pasar, hingga objek wisata yang ada di wilayah Loa Kulu,” ujar AKP Hari Supranoto.

Selain pengamanan darat, Kapolsek juga memberikan atensi khusus pada keselamatan transportasi air mengingat karakteristik wilayah Loa Kulu. Patroli rutin akan ditingkatkan untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan air di sepanjang jalur mudik.

“Kehadiran kita di Pos Pam ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain berjaga, personel juga wajib aktif melaporkan perkembangan situasi secara real-time melalui aplikasi SOT Polri agar setiap potensi gangguan bisa segera kita respon,” tambah Kapolsek.

Kesiapan personel gabungan ini menunjukkan soliditas antar-instansi di Kecamatan Loa Kulu dalam mengawal momentum lebaran. Melalui penempatan personel di titik strategis, diharapkan arus mudik dan balik di wilayah tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Usai apel, para personel langsung menempati pos masing-masing untuk memulai pelayanan kepada masyarakat yang melintas di jalur poros Loa Kulu.

Cegah Banjir, Polsek Muara Kaman Fasilitasi Normalisasi Jalan Poros Desa Sabintulung

Kukar – Merespons keluhan warga terkait akses jalan yang kerap terendam air, Polsek Muara Kaman melalui Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan langsung ke lokasi rawan banjir di Jalan Poros RT 09, Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan pengecekan ini dilakukan menyusul laporan mengenai seringnya terjadi genangan setinggi 50 hingga 70 cm di badan jalan saat hujan deras. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga menuju SP Sebulu, tetapi juga menghambat akses menuju areal perkebunan sawit PT CAP dan PT MKH.

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menjelaskan bahwa pengecekan ini melibatkan unsur tiga pilar desa (Kades, Bhabinkamtibmas, Babinsa) serta perwakilan dari manajemen PT CAP dan PT MKH.

“Banjir di lokasi ini disebabkan oleh pendangkalan parit dan tersumbatnya aliran sungai dari area HTI, ditambah posisi badan jalan yang lebih rendah. Dampaknya, batu dan tanah di badan jalan sering tergerus air, yang tentu membahayakan pengguna jalan,” ujar Iptu Herwin.

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Kepolisian bersama Pemerintah Desa berhasil membangun kesepakatan dengan pihak swasta. Pihak perusahaan (PT CAP dan PT MKH) menyatakan kesanggupannya untuk menurunkan bantuan alat berat (ekskavator) guna melakukan normalisasi dan pembuatan parit baru di lima titik rawan banjir di sepanjang jalan poros tersebut.

“Kami mengapresiasi respons cepat pihak perusahaan. Normalisasi ini sangat mendesak agar akses ekonomi dan mobilitas warga tidak lumpuh setiap kali hujan turun,” tambahnya.

Selain membahas solusi teknis, Bhabinkamtibmas Desa Sabintulung, Aiptu Subandi, juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga setempat. Warga diminta untuk ekstra waspada saat melintasi genangan air guna menghindari kecelakaan. Selain itu, para orang tua diingatkan untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain air saat hujan deras demi mencegah risiko korban tenggelam.

Meskipun saat pengecekan air telah surut, beberapa titik jalan terpantau masih memiliki genangan sisa. Polsek Muara Kaman berkomitmen akan terus memantau proses pengerjaan parit oleh pihak perusahaan agar masalah banjir di Desa Sabintulung dapat segera teratasi secara permanen.