Jaga Keamanan Ikon Wisata Tenggarong, Polsek Tenggarong Intensifkan Patroli Objek Vital

Kukar – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Tenggarong melaksanakan patroli intensif di sejumlah Objek Vital (Obvit) dan destinasi wisata unggulan di wilayah Kecamatan Tenggarong, Minggu (19/4/2026).

Patroli ini menyasar dua lokasi strategis yang menjadi ikon wisata Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni Museum Mulawarman di Kelurahan Panji dan Kawasan Wisata Pulau Kumala di Kelurahan Timbau.

Kapolsek Tenggarong AKP Achmad Hanifi mengerahkan lima personel yang dipimpin oleh Aiptu Yeyeh bersama Aiptu Ardi, Aipda Yohanes, Aipda Erwin, dan Bripda Hidayat untuk memantau langsung aktivitas di lokasi tersebut.

“Patroli Obvit ini bertujuan utama untuk mencegah terjadinya tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) serta meminimalisir segala bentuk gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kukar,” ujar Aiptu Yeyeh di sela-sela kegiatan.

Selain melakukan pemantauan wilayah, para personel kepolisian juga berdialog langsung dengan warga masyarakat maupun pengunjung. Petugas memberikan himbauan agar masyarakat selalu waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di area wisata.

Kehadiran Polri di tengah titik keramaian ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan maupun warga setempat yang tengah beraktivitas. Langkah preventif ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Tenggarong dalam menjaga stabilitas keamanan di objek-objek penting negara dan area publik.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di Museum Mulawarman dan Pulau Kumala terpantau aman, tertib, dan terkendali. Polsek Tenggarong akan terus konsisten melaksanakan patroli serupa secara berkala demi menjamin wilayah hukum yang tetap kondusif.

Polsek Kota Bangun Gerak Cepat Tangani Kebakaran Rumah di Desa KBI, Posko Darurat Segera Didirikan

Kukar – Personel Polsek Kota Bangun menunjukkan dedikasi tinggi dalam merespons musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di RT 003, Desa Kota Bangun Ilir (KBI), Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Minggu (19/4/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 20.40 WITA tersebut menimpa rumah milik Darlansahni (49). Beruntung, saat api berkobar, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan ini.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, segera mengerahkan tujuh personel untuk mengamankan lokasi kejadian (TKP) dan membantu proses pemadaman bersama tim gabungan dari Koramil, Damkar, petugas medis, serta relawan.

“Setelah menerima laporan, anggota kami langsung bergerak ke titik api. Fokus utama kepolisian saat itu adalah memastikan keamanan warga di sekitar lokasi, membantu kelancaran akses armada pemadam kebakaran, serta mengamankan area agar barang-barang warga yang tersisa tidak dijarah,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan dan hasil olah TKP awal oleh pihak kepolisian, sumber api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting). Api dengan cepat merambat karena struktur bangunan yang didominasi material kayu. Berkat sinergitas tim gabungan dan warga yang menggunakan alat pemadam Alkon, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.10 WITA.

Tak berhenti pada pemadaman, peran kepolisian berlanjut pada langkah penanganan pasca-bencana. Pada pukul 22.00 WITA, Polsek Kota Bangun yang diwakili Aiptu Johansyah menghadiri rapat darurat bersama Camat Kota Bangun, Danramil, dan Kepala Desa KBI untuk membahas langkah mitigasi lanjutan.

“Hasil koordinasi lintas instansi menyepakati pendirian Posko Kebakaran di dekat lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan dan memantau kondisi korban. Kami akan terus melakukan pengawalan di posko tersebut guna memastikan situasi tetap aman dan bantuan tersalurkan dengan tepat,” tambah Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel yang terbakar dan puing bangunan untuk penyelidikan lebih lanjut. Total kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

Timika — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang dibackup Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap almarhum LN yang terjadi di salah satu hotel di Timika pada 29 Maret 2026.

Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pengejaran intensif yang dilakukan personel gabungan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mimika.

Pelaku utama berinisial EH (37) berhasil diamankan pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 16.13 WIT di wilayah SP 1, Timika. Dalam proses penangkapan tersebut, personel Operasi Damai Cartenz juga mengamankan empat orang lainnya, yakni EL (27), DBH (50), YH (27), dan JK (37) untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, EH diduga berperan sebagai pelaku utama dalam perencanaan pembunuhan yang dilatarbelakangi motif balas dendam terkait konflik yang terjadi sebelumnya di wilayah Kwamki Lama pada Januari 2026. Pelaku diketahui terlibat dalam perencanaan aksi, penyediaan sarana transportasi, serta pengadaan senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Setelah kejadian, pelaku sempat memindahkan jasad korban dari lokasi awal ke Jalan Kwamki Narama serta berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas, bahkan berencana melarikan diri ke wilayah Nabire melalui jalur darat sebelum akhirnya berhasil diamankan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat ditemui media (18/4) menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Mimika yang di back up oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif aparat dalam melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Tim gabungan Operasi Damai Cartenz dan Satreskrim Polres Mimika berhasil mengamankan pelaku utama beserta beberapa orang lainnya untuk kepentingan pemeriksaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini tiga orang yang sebelumnya diamankan, yakni DBH, YH, dan JK, telah dipulangkan. Sementara itu, EH masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika guna proses hukum lebih lanjut, sementara EL masih dilakukan pendalaman terkait keterlibatannya atas dugaan kasus pembunuhan di jln. Login Sp7-Sp9 kota Timika pada tanggal 2 Desember 2025
tahun lalu.

“Pelaku utama berinisial EH saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika. Sementara satu orang lainnya masih dalam pendalaman, dan tiga orang yang sebelumnya diamankan telah dipulangkan setelah pemeriksaan awal tidak menunjukkan keterlibatan langsung,” jelasnya.

Selain itu, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, antara lain :

  • dua bilah parang,
  • ⁠dua tas noken,
  • ⁠satu noken kepala,
  • ⁠dua unit telepon genggam,
  • ⁠kartu identitas,
  • ⁠kartu ATM,
  • ⁠sejumlah uang tunai,
  • ⁠serta satu unit kendaraan roda empat.

Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

“Proses penegakan hukum akan terus kami kawal secara profesional hingga seluruh rangkaian penanganan perkara selesai sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menambahkan bahwa proses pengembangan kasus masih terus dilakukan.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Setiap perkembangan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta mendorong peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Mimika.

Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

Bali – Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi juga membawa misi sosial melalui campaign Charity for Indonesia. Kegiatan yang akan digelar di Bali United Training Center, Bali (19/04). Itu mengajak komunitas lari dan pecinta olahraga untuk berpartisipasi sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.

Ketua Panitia Kemala Run 2026 Deny Agus Suryo mengatakan, tema Charity for Indonesia diusung sesuai arahan Ketua Umum Bhayangkari Juliana Listyo Sigit Prabowo agar kegiatan olahraga dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Untuk Kemala Run 2026 tahun ini, kami mengusung tema Charity for Indonesia, sesuai dengan arahan Ibu Ketua kami, Ibu Juliana Listyo Sigit Prabowo. Beliau berkenan mengajak seluruh komunitas lari dan pecinta olahraga lari untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Deny Agus Suryo, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, hasil dari kegiatan tersebut nantinya akan disalurkan kepada daerah-daerah yang terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

“Di mana hasilnya akan disumbangkan kepada daerah yang terdampak banjir seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” katanya.

Selain donasi dari penyelenggaraan event, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial lainnya, salah satunya pelelangan karya seni.

“Terkait bentuk charity sendiri ada bermacam-macam. Untuk kegiatan kali ini, kami juga mengadakan pelelangan. Sebelumnya telah dilakukan pelelangan lukisan karya anak-anak SLB dari Yayasan Kemala Bhayangkari. Hasil dari pelelangan tersebut kemudian disalurkan kepada daerah yang terdampak banjir,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Race Management Kemala Run 2026 Brigjen. Pol Sambodo Purnomo Yogo memastikan seluruh persiapan teknis pelaksanaan kegiatan hampir rampung.

“Hingga saat ini, persiapan kami sudah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan sudah maksimal,” ujar Sambodo.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia melibatkan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pecalang di wilayah yang dilalui rute lomba.

“Untuk pengamanan, Kemala Run 2026 melibatkan kurang lebih 1.300 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta pecalang di banjar dan desa yang dilalui rute,” katanya.

Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari area pendinginan, sport massage, hingga makanan dan minuman usai lomba.

“Kepada para peserta atau runners, kami akan memberikan pelayanan terbaik, baik sebelum maupun setelah finish. Setelah finish, peserta dapat menikmati fasilitas cooling down, sport massage, serta makanan dan minuman yang telah disediakan,” ungkap Sambodo.

Adapun jadwal start dibagi dalam tiga kategori, yakni pukul 05.00 WITA untuk half marathon, pukul 05.30 WITA kategori 10K, dan pukul 06.00 WITA kategori 5K.

Melalui kegiatan ini, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga lari, tetapi juga gerakan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Lancarkan Aktivitas Pagi, Polsek Anggana Siagakan Personel di Titik Padat Kendaraan

Kukar – Memastikan kelancaran arus lalu lintas di awal hari, Polsek Anggana kembali melaksanakan kegiatan Strong Point pagi di jalur utama Kecamatan Anggana. Personel kepolisian disiagakan di sepanjang Jalan Poros Samarinda – Anggana, Desa Sungai Mariam, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada Sabtu (18/4/2026).

Dimulai sejak pukul 06.30 WITA, kegiatan ini menyasar titik-titik rawan kemacetan, mengingat volume kendaraan meningkat tajam saat memasuki jam berangkat kerja dan sekolah.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan pada pagi hari adalah bentuk pelayanan prima dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

“Ini merupakan atensi pimpinan yang wajib dilaksanakan. Kami hadir lebih awal untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat memulai aktivitasnya. Target utama kami adalah tidak adanya penumpukan kendaraan yang dapat menghambat mobilitas warga,” tegas IPTU I Komang Mahendra Putra.

Dalam pelaksanaannya, tim yang dipimpin oleh IPTU Jumarin bersama tiga personel lainnya aktif melakukan pengaturan arus di titik rawan perlambatan. Selain mempercepat aliran kendaraan, petugas juga membantu warga menyeberang jalan serta memberikan edukasi langsung kepada pengendara agar tetap tertib berlalu lintas.

“Pagi ini volume kendaraan cukup tinggi. Kami fokus pada pengaturan arus agar tidak terjadi penumpukan di persimpangan dan membantu warga yang menyeberang jalan,” ujar IPTU Jumarin di sela-sela kegiatan.

Hingga berakhirnya kegiatan, arus lalu lintas di Jalan Poros Samarinda – Anggana terpantau ramai namun tetap lancar dan terkendali. Tidak ditemukan adanya laporan kecelakaan maupun kemacetan panjang selama kegiatan berlangsung. Polsek Anggana berkomitmen akan terus konsisten melaksanakan Strong Point pagi sebagai upaya nyata Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat.

Tim Kolomonggo Polsek Loa Kulu Ringkus Pengedar Sabu di Jembayan, Barang Bukti Siap Edar Diamankan

Kukar – Tim Kolomonggo Unit Reskrim Polsek Loa Kulu kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial “S”, warga Desa Jembayan, berhasil diringkus setelah kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu di kediamannya pada Rabu (15/4/2026) malam.

Penangkapan dilakukan sekira pukul 21.00 WITA melalui operasi cepat yang dipimpin langsung oleh jajaran Reskrim Polsek Loa Kulu. Tersangka “S” tak berkutik saat petugas menggerebek lokasinya di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari keresahan masyarakat terkait maraknya penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka. Informasi intelijen yang matang kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Kolomonggo dengan melakukan pengintaian di lapangan.

“Saat dilakukan penggeledahan, tersangka tertangkap tangan sedang menyimpan barang haram tersebut. Langkah tegas ini kami ambil untuk memutus rantai peredaran narkoba yang mengancam generasi muda di wilayah Jembayan,” tegas pihak Polsek Loa Kulu.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti yang cukup lengkap, yaknib3 bungkus narkotika jenis sabu-sabu siap edar, 1 buah pipet yang masih berisi serbuk kristal diduga sabu, 1 buah sedotan plastik putih dengan karet penutup merah dan 1 buah korek gas warna ungu.

Keberadaan alat-alat tersebut memperkuat dugaan bahwa tersangka tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam pendistribusian zat adiktif tersebut di wilayah sekitarnya.

Saat ini, tersangka “S” beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Loa Kulu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas di balik aktivitas tersangka.

Keberhasilan Tim Kolomonggo ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang berharap wilayah mereka bersih dari pengaruh narkoba. Polsek Loa Kulu kembali mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba demi menjaga kondusivitas wilayah hukum Kutai Kartanegara.

Antisipasi Karhutla, Polsek Muara Wis Pasang Himbauan Larangan Membakar Hutan di Desa Lebak Cilong

Kukar – Guna mencegah terjadinya bencana kabut asap dan kerusakan lingkungan, jajaran Polsek Muara Wis mengencangkan langkah preventif dengan melakukan sosialisasi dan pemasangan himbauan larangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan ini difokuskan di Desa Lebak Cilong, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh sejumlah personil, yakni Aiptu Benny J, Bripka Agus Indratmo, Briptu Arizal Rifai, dan Bripda Zulfahmi. Tim menyisir titik-titik strategis, mulai dari kawasan pemukiman penduduk hingga area perkantoran dan perkebunan milik warga.

Kapolsek Muara Wis, AKP Al Anas, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk deteksi dini untuk meminimalisir potensi pembakaran lahan secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami memasang sarana informasi di lokasi-lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat. Tujuannya jelas, memberikan edukasi mengenai aturan hukum yang berlaku serta dampak buruk yang ditimbulkan akibat Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” ujar AKP Al Anas.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas juga mengingatkan warga bahwa tindakan membakar hutan atau lahan secara disengaja merupakan tindak pidana serius. Polri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan mandiri di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap warga tidak hanya paham secara hukum, tetapi juga sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Jika melihat adanya aktivitas pembakaran yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Kegiatan pemasangan himbauan ini mendapat respon positif dari warga setempat yang menyadari pentingnya mencegah kebakaran lahan, terutama di area perkebunan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan tertib dan situasi di wilayah hukum Polsek Muara Wis terpantau aman dan kondusif.

Lestarikan Budaya, Polsek Loa Kulu Hadiri Tradisi Syukur Panen Uman Undat di Desa Lung Anai

Kukar – Semangat kebersamaan dan rasa syukur terpancar di Lamin Adat Desa Budaya Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu, saat masyarakat setempat menggelar tradisi syukur panen “Uman Undat”, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Polsek Loa Kulu sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat Dayak di Desa Lung Anai untuk merayakan hasil bumi yang melimpah. Selain dihadiri oleh Kepala Desa Lung Anai, Lukas Nai, kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, serta tokoh adat dan tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, tidak hanya memberikan apresiasi atas terjaganya tradisi leluhur, tetapi juga memberikan arahan terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa perayaan adat yang suci ini dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kami juga mengajak seluruh warga Desa Lung Anai untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan yang telah terbina dengan sangat baik selama ini,” ujar AKP Hari Supranoto.

Rangkaian acara diawali dengan laporan ketua panitia, sambutan dari berbagai tokoh termasuk Ketua KKDK LJ Kukar, Jon Efendi, dan ditutup dengan ibadah syukur panen yang dipimpin oleh Pdt. Martoni Usat. Tradisi Uman Undat sendiri merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan panen padi yang menjadi sandaran hidup warga desa.

Pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Bripka Roni Sappo dan Kanit IK Aiptu Filman juga tampak membaur dengan masyarakat, menciptakan suasana akrab antara aparat dan warga desa budaya tersebut.

Hingga berakhirnya acara pada pukul 12.00 WITA, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, aman, dan terkendali. Pelaksanaan syukuran ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkokoh sinergitas antara kepolisian dan masyarakat adat di wilayah hukum Polsek Loa Kulu.

Polsek Loa Kulu Gelar Bakti Sosial, Salurkan Sembako untuk Lansia dan Warga Sakit

Kukar – Sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, Polsek Loa Kulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga lansia dan yang tengah terbaring sakit di wilayah Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Loa Kulu, Aiptu Filman Ardiansyah, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Ponoragan, Aiptu Sunardi, serta disaksikan oleh perangkat Desa Ponoragan.

Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menyampaikan bahwa bantuan ini menyasar warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik akibat usia dan penyakit.

“Hari ini kami menyambangi beberapa orang tua kita, di antaranya Ibu Ngatminah (78), Bapak Sukari (79), Bapak Syaharuddin (80), dan Ibu Helmi (74). Kehadiran kami tidak hanya mengantar bantuan fisik, tapi juga memberikan dukungan moril kepada mereka,” ujar AKP Hari Supranoto.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, tepung, gula, hingga asupan tambahan seperti susu steril, biskuit, dan bahan pangan lainnya.

AKP Hari Supranoto menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman.

“Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban warga. Selain itu, aksi nyata ini kami harapkan dapat menginspirasi komunitas atau pihak lain untuk turut peduli terhadap sesama yang kurang mampu di lingkungan sekitar kita,” tambahnya.

Warga menyambut baik kehadiran personil Polri yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.

Musim Kemarau Tiba, Kapolsek Sangasanga Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan Saat “Jumat Curhat”

Kukar – Menghadapi perubahan cuaca ekstrem, Polsek Sangasanga memberikan atensi khusus terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Sangasanga, Iptu Wahid, saat menggelar program unggulan Kapolri “Jumat Curhat” bersama warga Kelurahan Sarijaya, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung santai di Jalan Yos Sudarso RT.07, Kelurahan Sarijaya ini, bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan imbauan kamtibmas langsung kepada masyarakat setempat.

Kapolsek Sangasanga, Iptu Wahid, menekankan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan, terutama saat memasuki musim kemarau seperti sekarang.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya di Kelurahan Sarijaya, agar apabila membuka lahan jangan dengan cara membakar. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan yang dapat merugikan kita semua,” ujar Iptu Wahid di hadapan para warga.

Selain masalah lingkungan, Iptu Wahid juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan menjalin silaturahmi antar sesama warga maupun dengan aparat pemerintah. Sinergitas ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga yang hadir, di antaranya Ibu Eka, Jumiati, dan warga lainnya. Mereka menyatakan sangat mendukung program Jumat Curhat ini karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan berdialog langsung dengan pihak kepolisian.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Polri di tengah-tengah kami. Melalui acara seperti ini, keluhan warga bisa langsung didengar dan kami merasa lebih dekat dengan aparat,” ungkap salah satu warga yang hadir.

Melalui program Jumat Curhat
Ini, Polsek Sangasanga berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan serupa guna meningkatkan kepercayaan publik serta menjamin stabilitas keamanan di wilayah hukum Sangasanga.